28.9 C
Bogor
Friday, July 24, 2026

Buy now

spot_img

BPN Tuntaskan Pengukuran Lahan di Pasirjaya, Warga Sambut Positif Kepastian Status Tanah

Cigombong | Jurnal Bogor – Badan Pertanahan Nasional (BPN) melalui Kantor Pertanahan Kabupaten Bogor I akhirnya melaksanakan pengukuran lahan di Desa Pasirjaya, Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor, Jumat (24/7/2026), setelah sebelumnya sempat tertunda. Proses pengukuran berlangsung aman, tertib, dan mendapat dukungan penuh dari masyarakat penggarap.

Masyarakat bersama perwakilan Pemerintah Desa Pasirjaya hadir menyaksikan langsung jalannya pengukuran. Kegiatan juga mendapat pengamanan dari aparat guna memastikan seluruh rangkaian berjalan kondusif.

Salah seorang warga Kampung Palalangon, RW 03, Desa Pasirjaya, Ahim, mengaku bersyukur pengukuran akhirnya dapat terlaksana. Menurutnya, masyarakat telah lama menantikan kepastian terkait status lahan yang selama ini mereka garap.

“Alhamdulillah pengukuran hari ini berjalan lancar. Masyarakat mendukung penuh dan ikut menyaksikan prosesnya. Kami berharap hasil pengukuran ini memberikan kepastian hukum sehingga status tanah menjadi jelas,” ujar Ahim di sela kegiatan.

Sementara itu, Koordinator Subseksi (Korsub) Pengukuran Kantor Pertanahan Kabupaten Bogor I, Hanggas Wirapradeksa, menjelaskan bahwa pelaksanaan pengukuran merupakan bagian dari tugas dan kewenangan BPN dalam proses administrasi pertanahan.

“Kami melaksanakan sesuai kewenangan. Pengukuran dilakukan untuk memperoleh data sebagai dasar analisis lebih lanjut dalam proses administrasi pertanahan,” katanya.

Hanggas menambahkan, pengukuran dilakukan sebagai tindak lanjut atas permohonan yang telah diajukan serta aspirasi masyarakat yang menginginkan kejelasan mengenai penguasaan dan kepemilikan tanah.

“Hasil pengukuran nantinya tidak serta-merta menentukan kepemilikan suatu bidang tanah, melainkan menjadi data teknis yang akan dianalisis sesuai ketentuan yang berlaku. Yang ingin dipastikan adalah kejelasan mengenai penguasaan dan pemilikan tanah berdasarkan hasil pengukuran dan data yang tersedia,” jelasnya.

Berdasarkan informasi dari lapangan, seluruh rangkaian pengukuran telah selesai dilaksanakan dalam kondisi aman, tertib, dan tanpa adanya penolakan dari masyarakat. Selanjutnya, hasil pengukuran akan diproses sesuai mekanisme administrasi pertanahan yang berlaku.

Sebelum pengukuran dimulai, situasi di lokasi sempat memanas. Diduga terdapat seorang oknum yang berupaya memprovokasi warga. Namun, aparat keamanan segera mengamankan yang bersangkutan sehingga situasi kembali kondusif dan proses pengukuran dapat dilanjutkan hingga selesai tanpa kendala. Yudi

Related Articles

- Advertisement -spot_img

Latest Articles