Cigombong | Jurnal Bogor
Wilayah Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor, menjadi lumbung telur ayam. Musababnya, hampir semua desa di daerah ujung paling selatan di Bumi Tegar Beriman itu memiliki peternakan ayam yang dikelola oleh Badan Usaha Milik Desa (BUMD).
Seperti disampaikan, Sekcam Cigombong, Yedi Surachman bahwa, peternakan ayam telur di hampir setiap desa merupakan implementasi dari program Ketahanan Pangan (Ketapan) 2004-2005 tersebut.
“Kecuali Desa Tugu Jaya, menjadi ternak kambing dan Desa Cigombong disektor perikanan juga ayam. Selebihnya desa-desa berternak ayam telur. Ini merupakan program Ketapan,”jelas Yedi saat ditemu Jurnal Bogor, di salah satu rumah makan depan Kantor Kecamatan Cigombong, Rabu (6/4/2026).
Dilanjutkan, untuk sementara, tiap desa tidak memiliki kendala dalam mengembangkan usaha ternak ayam petelur. Bahkan untuk pemasaran, jelas Yedi, setiap desa sudah memiliki pasar sendiri untuk penjualan telur.
“Alhamdulillah, dalam prosesnya tidak ada kendala. Karena untuk pasar mereka rata-rata sudah ada penampungnya. Apalagi untuk Desa Ciburayut tiap harinya sudah menghasilkan 300-400 butir telur,”Lanjutnya.
Dijelaskannya juga, bahkan ada desa yang sudah menyuplai kebutuhan telur untuk dapur Makan Bergizi Gratis (MBG). Dengan begitu, keberadaan dapur MBG menjadi salah satu potensi pasar penjualan telur.
“Sudah ada juga desa yang bekerjasama dengan dapur MBG. Meskipun terkadang kebutuhan telurnya disesuaikan dengan menu,” pungkasnya.n Herry Setiawan (AR)


