Command Center Tirta Pakuan Mulai Beroperasi

0
20

JURNAL INSPIRASI – Target yang dijanjikan terkait pembangunan Command Center Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor di Kantor Pusat mereka, yang berada di Jalan Siliwangi, Kecamatan Bogor Timur, akhirnya terpenuhi.

Terbaru, saat ini Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor sedang menyempurnakan sentra berbagai informasi dari wilayah maupun pelanggan yang terpusat.

Direktur Utama Perumda Tirta Pakuan Rino Indira Gusniawan menjelaskan, saat ini command center telah berfungsi dengan baik, hanya dirinya ada keinginan untuk menyempurnakan command center yang diibaratkannya sebagai pusat komando.

Sehingga dari ruangan command center tersebut, selain termonitor informasi juga bisa menyampaikan pemberitahuan penugasan kepada petugas masing-masing divisi.

“Sekarang Command center memang belum sempurna. Jadi, saya maunya sesuai namanya command bisa memberi komando. Komando di sini dalam artian ‘Pak ada laporan kebocoran air di jalan ini, RT, RW sekian, no pelanggan sekian’. Kemudian, hari ini itu sudah muncul di command center, tapi harusnya command center juga bisa memberikan perintah, seperti ke bagian pengaliran untuk dikerjakan,” terang Rino, kepada wartawan, kemarin.

Masih kata dia, setelah pekerjaan selesai, petugas kembali melaporkan informasi ke command center. Selanjutnya command center menyampaikan notifikasi ke pelanggan atau pelapor kebocoran air tersebut jika sudah diperbaiki.

“Dan sekarang baru sampai view serta ada petugas, tapi belum otomatis karena masih pakai kertas,” aku dia.

Untuk menunjang hal tersebut, pihaknya tengah membuat aplikasi work order. Perangkat lunak terbaru ini nantinya akan terintegrasi dengan inovasi layanan pengaduan yang lebih dulu diluncurkan Perumda Tirta Pakuan.

Termasuk terintegrasi dengan aplikasi Sistem Informasi Berbagi Aduan dan Saran (SiBadra) dari Pemerintah Kota Bogor.

“Nanti kami akan mau masukan laporan-laporan dari call center, Hublang termasuk dari aplikasi SiBadra. Jadi petugas tahu permasalahan-permasalahannya, tinggal dilanjutkan ke bagian-bagian. Kami ingin seperti itu, mudah-mudahan tahun ini selesai,” tandasnya.

Rino menambahkan, bahwa command center saat ini sudah beroperasi dengan dua petugas operator. Ia berencana untuk kedepannya menambah jumlah petugas dengan sistem shift atau bergantian lantaran command center beroperasi selama 24 jam.

“Sekarang masih dua petugas. Kedepan bakal ditambah lebih dari delapan orang dan command center beroperasi 24 jam,” tutup dia.

Handy Mehonk

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here