Pancasila Sebagai Ideologi Bangsa Kembali Ditegaskan Anton Suratto

0

Cibinong | Jurnal Bogor

Sekretaris MPR RI Fraksi Partai Demokrat H. Anton Sukartono Suratto menggelar Dengar Pendapat Masyarakat (DPM) pada Selasa (14/12/2021) di Aula DPC Partai Demokrat, Kabupaten Bogor, acara tersebut dihadiri, sejumlah aktivis pemuda, ormas, serta para tokoh yang mewakili daerah pemilihan (Dapil) 6 Kabupaten Bogor.

Acara yang mengambil tema penegasan Pancasila sebagai dasar negara ideologi bangsa dan negara ini berlangsung meriah, bahkan di akhir acara dilakukan sesi tanya jawab tentang nilai pancasila sebagai pedoman dan falsafah bangsa Indonesia.

Acara tersebut menjadi bagian dari agenda rutin yang dilaksanakan anggota MPR RI. Dengan harapan agar masyarakat bisa menyampaikan langsung aspirasinya dan berdialog dengan wakilnya di parlemen.

Pria yang akrab disapa Kang H. Anton menyampaikan, bahwa semua sila yang ada di dalam Pancasila merupakan kesatuan yang bulat dan utuh, sehingga pemahaman dan pengalamannya harus mencakup semua nilai yang terkandung di dalamnya.

‚ÄúPada Sila pertama yaitu, Ketuhanan Yang Maha Esa, mengandung nilai spirituil yang memberikan kesempatan seluas – luasnya kepada semua pemeluk agama dan kepercayaan terhadap Tuhan YME. Semua makna yang terkandung didalam semua sila utuh, pada sila kedua Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab, mengandung nilai satu derajat, sama hak dan kewajiban, serta bertoleransi dan saling mencintai,” ujarnya.

Pada sila ke 3 Persatuan Indonesia sambung Kang H. Anton, mengandung nilai kebersamaan, bersatu dalam memerangi penjajah dan bersatu dalam mengembangkan negara Indonesia. Dan pada sila kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/ perwakilan, mengandung nilai kedaulatan berada di tangan rakyat atau demokrasi yang dijelmakan oleh persatuan nasional

“Pada bagian sila ke 5 keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia, mengandung sikap adil, menghormati hak orang lain, dan bersikap gotong-royong yang menjadi kemakmuran masyarakat secara menyeluruh dan merata,” tuturnya.

Dalam acara yang menggunakan protokol kesehatan ini, banyak dari peserta yang menyampaikan aspirasinya kepada Kang H. Anton, mulai dari soal kesehatan, Ekonomi, Infrastruktur, serta masalah Blank Spot atau wilayah yang sama sekali tidak ada sinyal.

**gp

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here