Gunakan Dana PEN, Anggota DPRD Jabar Optimistis Ruas Jalan Cisangku Direalisasikan

0

Sukajaya | Jurnal Inspirasi

Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Asep Wahyuwijaya bersama anggota DPRD Kabupaten Bogor Aan Triana Almuharom meninjau pembangunan ruas jalan Cisangku – Kiara Sari – Cigudeg, Kabupaten Bogor.

Menurut mereka, meskipun APBD Jabar tahun 2021 ini masih mengalami kontraksi bahkan defisit sekitar 5 trilun, membuat banyak kegiatan berpotensi tidak bisa direalisasikan.

Namun karena pembangunan ruas jalan Kiara Sari – Cigudeg ini sumber anggarannya berasal dari pinjaman Pemulihan Ekonomi  Nasional (PEN) yang diajukan oleh Pemprov Jabar, maka kegiatan pembangunan atas ruas tersebut tetap dapat direalisasikan.

“Anggarannya insya Allah akan tetap ada. Pemborongnya pun tidak usah khawatir tidak dibayar,” ujar Asep Wahyuwijaya, Sabtu (4/9).

Sebagaimana diketahui, kata Asep, daerah Cigudeg dan Sukajaya pada awal 2020 lalu mengalami bencana alam banjir dan longsor yang cukup parah, sehingga menyebabkan banyak ruas jalan menjadi rusak dan terputus.

Ribuan warganya pun banyak kehilangan tempat tinggal sehingga harus mengungsi ke hunian sementara (huntara) yang dibangun dalam kondisi darurat. Sebenarnya, kata dia, alokasi bantuan anggaran keuangan yang diberikan oleh Pemprov Jabar untuk penanganan dampak bencana ini cukup besar, selain diperuntukan untuk pembangunan ruas jalan Cigudeg – Kiarasari – Cisangku dengan bantuan anggaran sekitar 28 miliar.

Ada juga bantuan untuk ruas jalan Kiarabeha – Pasirmadang – Cileuksa sebesar 25 miliar dan pembangunan rumah khusus terdampak bencananya sendiri yakni sebesar 25 miliar yang akan disebar di Desa Sukaraksa dan Desa Sukamaju, Kecamatan Cigudeg serta Desa Urug dan Desa Harkatjaya di Kecamatan Sukajaya.

“Hanya mengingat kondisi anggaran di Pemprov Jabar tahun ini mengalami defisit, sejujurnya saya cukup khawatir juga apabila pembangunan ruas jalan ke Cileuksa dan pembangunan rumah khusus warga yang terdampak bencana terkena efisiensi atau dicoret kegiatannya, karena sumber anggaran murni berasal dari APBD Jabar, bukan dari PEN,” papar Asep Wahyuwijaya, Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Provinsi Jabar ini.

Asep Wahyuwijaya yang akrab disapa Kang AW berharap, anggaran untuk pembangunan ruas jalan ke Cileuksa dan pembangunan rumah khusus warga yg saat ini masih tinggal di huntara bisa pindah ke tempat yang jauh lebih layak, ungkap politisi berlambang bintang mercy asal dapil Kabupaten Bogor ini.

“Namun, semuanya tentu akan kembali berpulang ke Pemkab Bogor agar bisa melakukan negosiasi maksimal ke Pemprov Jabar agar kedua kegiatan itu bisa tetap direalisasikan dan tidak terkena efisiensi,” pungkas Kang AW.

** Cepi Kurniawan 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here