Polisi Tahan Demonstran yang ke Istana

0
57

Jakarta | Jurnal Inspirasi

Aksi massa dari elemen buruh dan mahasiswa yang menolak Omnibus Law di Istana Negara dihadang polisi, Kamis (7/10). Hampir di seluruh sisi Jalan Medan Merdeka telah diblokade aparat Kepolisian.

Tampak di Jalan Medan Merdeka Timur, massa mahasiswa berkumpul dan di antara mereka memakai jas almamater kampus.

Para mahasiswa ini tidak bisa lanjut ke Istana untuk melakukan aksi unjuk rasa. Sementara itu, di perempatan Harmoni, massa dari pelajar STM dan mahasiswa berkumpul. Massa di Harmoni ini tampak berjumlah lebih banyak. Mereka pun diadang oleh aparat Kepolisian dan TNI. 

Situasi lalu lintas di penempatan  Harmoni ini pun macet total. Massa berdiri dan memblokade perempatan Harmoni ini. Kendaraan yang hendak lewat pun tak bisa. Massa pun terus bertambah. Aparat kepolisian dan TNI pun tidak membuka jalan bagi massa. 

“Bagi masyarakat yang melewati Jalan Raya Majapahit atau yang dari Harmoni mau ke Thamrin Sudirman, begitu juga sebaliknya, lebih baik cari jalan lain.  Semua akses jalan menuju Istana kita tutup,” kata Kasat Lantas Polres Metro Jakarta Pusat Kompol Lilik Sumardi, Kamis (8/10).

Di Simpang Harmoni ini,  massa aksi sempat melakukan aksi dorong dan melempari aparat Kepolisian. Saat ini, massa yang terdiri dari mahasiswa, pelajar dari STM dan kaum buruh melakukan orasi di Simpang Harmoni. Sebelumnya, di depan Kantornya Wali Kota Jakarta Pusat, aparat gabungan TNI dan Polri membubarkan pelajar yang hendak ke Istana Negara.

** ass

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here