Setelah 86 Tahun, Shalat Jumat Pertama Digelar di Hagia Sophia

0
50

Bogor | Jurnal Inspirasi

Shalat Jumat pertama digelar di Hagia Sophia, gedung berusia 1.500 tahun yang semula museum. Sekitar 1.000 orang diperkirakan akan mengikuti shalat Jumat pertama dalam 86 tahun. Pada 1934, di bawah kepemimpinan Presiden Mustafa Kemal Ataturk, pendiri Turki modern, setelah jatuhnya Ottoman, masjid itu dijadikan museum.

Lukisan dan ornamen Kristiani akan ditutup tirai dengan menggunakan mekanisme khusus selama waktu shalat tetapi tetap akan dipajang. Gedung ini dibangun pada abad keenam sebagai katedral namun dijadikan masjid pada 1453 ketika Ottoman, biasa disebut juga dengan Kekhalifahan Utsmaniyah, di bawah Mehmed II atau Sultan Muhammad al-Fatih menaklukkan Konstantinopel yang kemudian berganti nama menjadi Istanbul.

Shalat Jumat pertama akan dipimpin oleh Ali ErbaÅŸ ketua direktur keagamaan, lapor harian Turki. Hürriyet melaporkan, “Mekanisme tirai yang digunakan mirip dengan yang dipakai dalam industri film,” kata harian itu. “Tidak ada satu pun paku yang akan digores di struktur beton itu,” tambah Hürriyet.

Karpet yang akan dipakai untuk shalat Jumat diproduksi di Provinsi Manisa, salah satu pabrik karpet pertama di Turki, kata surat kabar itu. “Terbuat dari bulu domba 100%, karpet hijau yang dipasang dengan motif Ottoman abad ke-17.

Bagi kelompok Islamis Turki, Hagia Sophia kembali dijadikan masjid menandai mimpi lama mewujudkan kembali simbol kejayaan Ottoman.

ASS |*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here