Kualitas Beras Bansos Buruk, Achmad Fathoni Langsung Tinjau Lapangan

0

Cileungsi | Jurnal Inspirasi
Banyaknya keluhan dari masyarakat perihal buruknya kualitas beras bantuan sosial dari Pemda Kabupaten Bogor membuat anggota DPRD asal Partai Keadilan Sejahtera (PKS) langsung turun gunung. Achmad Fathoni Fraksi PKS Komisi III yang mendapatkan keluhan langsung dari masyarakat hingga memenuhi laman Facebooknya langsung menanggapi perihal keluhan tersebut.

“Banyak laporan perihal buruknya kualitas beras bansos, kami dari dewan PKS langsung menanggapi keluhan tersebut dan kroscek ke lapangan perihal kebenarannya, saya sudah melaporkan dan berkordinasi langsung dengan Koordinator Logistik Tim Penanganan Covid-19 Kabupaten Bogor Nuradi baik melalui pesan singkat WhatsApp dan bertemu langsung saat pengiriman Bansos ke Kantor Desa Cileungsi Kidul,” katanya.

Ia melanjutkan, untuk beras yang terlanjur dibagikan jika tidak memungkinkan ditukar harus ada mekanisme penggantian selisih harga karena kualitas yang tidak sesuai, karena dengan pemda membayar 10.300 tentu kualitasnya harus bagus,dan untuk beras yang belum dibagikan meminta tim Covid-19 terutama bagian pengawasan untuk mengecek terlebih dahulu semua beras dari Bulog sebelum dipacking dan dikirim sehingga bisa dipastikan beras dengan kualitas bagus yang dikirim.

“Hasil dari kunjungan saya bersama dewan lainnya, Irvan Tabrani ke Kepala Dinas Disperindag dan sekaligus Koordinator tim Covid-19, Kamis lalu kami menyerahkan sampel beras yang jelek yang sudah dibagikan ke desa-desa dan sudah diterima masyarakat. Adapun dia hal yang kami usulkan kepada Kadisperindag yaitu beras yang sudah terlanjur diterima dan jelek masih bisa ditukar”.

“Dengan melakukan koordinasi di tingkat desa kemudian ke Disperindag, dan untuk yang belum dikirim silakan pihak kecamatan dan desa kirim utusan untuk mengecek langsung ke Gudang Bulog Dramaga sebelum jam 07.00 dihari jadwal pengiriman,” lanjut Achmad Fathoni.

“Oleh karena itu kami harapkan agar desa dan masyarakat agar mengetahui informasi ini dengan di sebar luaskannya melalui media sehingga tidak ada lagi beras jelek di masyarakat,” pungkasnya.

** Nay Nur’ain

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here