Kementan Angkat Duta Petani Milenial yang Berbinis Sejak Usia Belasan Tahun

0

Ciawi | Jurnal Bogor

Ketua Pusat Pelatihan Pertanian  Perdesaan Swadaya (P4S) Citra Muda dan pendiri P.O Sayur Organik Merbabu (SOM) Shofyan Adi Cahyono, anak petani yang memulai bisnis diusia belasan diangkat menjadi Duta Petani Milenial  Kementerian Pertanian (Kementan). Pengukuhan dilakukan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL) melalui V.Con dari Agriculture War Room (AWR) Kantor Pusat Kementan  di Pasar Minggu, Jakarta Selatan.

Menteri pertanian berharap Duta Petani Milenial dan Petani Andalan bisa mewakili harapan dan kebutuhan dari sektor pertanian serta panggilan dunia untuk menjadikan pertanian maju, mandiri, modern.

“Pertanian sekarang berbeda dengan pertanian di masa lalu. Sekarang ini adalah era digital. Oleh karena itu, sektor pertanian juga perlu beradaptasi dengan teknologi 4.0 untuk menjawab tantangan ke depan. Disitulah peran serta generasi milenial, “ ujar Mentan

Mendampingi Mentan, Dedi Nursyamsi Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumberdaya Manusia Pertanian (BPPSDMP) menekankan pentingnya regenerasi pertanian, karena turunnya jumlah petani yang berusia muda menjadi tantangan Kementan.

“Turunnya jumlah petani berusia muda akan menimbulkan krisis petani, oleh karenanya regenerasi petani mutlak dilakukan karena mereka paling berperan sangat strategis didalam pembangunan pertanian Indonesia kedepan, di era modern, era 4.0, karena mereka dipastikan melek teknologi dan cerdas, “ tandasnya.

Shofyan Adi Cahyono penyandang gelar Magister Ilmu Pertanian mengaku bangga Kementan memilihnya, karena dengan menjadi duta petani millenial bisa lebih banyak mengenal orang – orang hebat dan yang lebih penting Ia bisa menularkan ilmu dan pengalamannya  utk memotivasi petani muda yang lain.

“Pertanian telah membawa saya, keTaiwan untuk belajar pertanian organik, pertanian pula yang menuntun saya bertemu dengan tokoh – tokoh penting negeri  seperti Presiden Jokowi, Gubernur Jateng Ganjar Paranowo, Menteri Pertanian 2014 – 2019 Amran  Sulaiman dan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, “ ucapnya bangga.

Memulai bisnis menjual sayur organik sejak 2014 saat usianya masih belasan tahun, kini Ia bisa menikmati manisnya berbisnis disektor  pertanian. P.O Sayur Organik Merbabu (SOM)  yang digagasnya sudah memasarkan 50 jenis sayuran organik kesejumlah daerah di pulau Jawa hingga Kalimantan bahkan menyebrang ke Singapura dengan omzet puluhan juta rupiah sebulan.

Sebagai Duta Petani Milenial warga  Dusun Sidomukti, Desa Kopeng, Kecamatan Getasan, Kabupaten. Semarang, penyandang  seabreg profesi diantaranya sebagai konsultan pertanian, fasilitator dan asesor pertanian organik ini sudah memiliki niat mulia yakni berbagi ilmu melalui konten – konten yang Ia buat.

“Rencana  kedepan kami akan tetap fokus di pertanian organik dengan mengembangkan bisnis, menjalin relasi, kemitraan  sertq membuat konten-konten seputar pertanian organik supaya pertanian organik dapat lebih dikenal masyarakat terutama petani muda,” tuturnya.

RG/PPMKP

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here