Rawan Pencurian, Warga Tingkatkan Keamanan

0
Ilustrasi

Cisarua | Jurnal Inspirasi

Seiring dengan dibebaskannya ribuan narapidana, membuat masyarakat kini meningkatkan keamanan di masing-masing desa. Hal ini dilakukan banyaknya kabar tindakan kriminal yang yang mengarah kepada pencurian. Barang yang dijadikan target pencuri adalah sepeda motor yang dikendarai oleh anak-anak atau perempuan.

Yang terpantau, kesiagaan masyarakat yakni meningkatkan ronda malam dan mengawasi setiap gerak gerik orang yang tidak dikenalnya. “Kabar sering terjadinya pencurian membuat kita selalu waspada. Terutama pengamanan terhadap kendaraan. Baik itu sepeda motor maupul mobil. Kondisi ini merupakan situasi yang dimanpaatkan oleh pencuri, seiring dengan diberlakukannya PSBB oleh pemerintah,” kata Salim, salah satu ketua RT di Cisarua

Selain peningkatan kewaspadaan di tiap  lingkungan, beberapa ruas jalan yang dinilai rawan terhadap tindakan kejahatan juga menjadi perhatian warga. Seperti, ruas jalan alternativ Cikopo Selatan, di tanjakan Samendul, Desa Kopo, merupakan lokasi yang dinilai cukup rawan teejadinya tindakan kriminal. Dikawasan itu situasinya cukup gelap dan tidak ada rumah penduduk. Jalan yang menanjak dan menikung cukup rawan jika malam hari.

“Kondisi sekarang ini ruas jalan itu cukup sepi jika dimalam hari. Dan kalau kami hendak melintas diatas jam 21, saya suka menunggu kendaraan lain untuk berbarengan. Kepada intansi terkait kita minta penerangan jalan umum dihidupkan kembali, biar situasi disana tidak gelap,” kata Idris ,warga Desa Kuta.

“Akan diberlakukannya PSBB untuk Kabupaten Bogor Rabu (15/4), masyarakat yang ada di dua kecamatan, Cisarua dan Megamendung, sejak satu bulan mereka sudah melakukan pembatasan sosial. Warga selalu memantau kepada orang orang yang baru dilihatnya. Ini dilakukan untuk mencegah penularan virus Corona.

Dadang Supriatna

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here