30.4 C
Bogor
Friday, April 3, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 99

Ponpes Darul Iptida Nanggung Ludes Terbakar, Pemdes Parakanmuncang Minta Bantuan ke Antam

0

jurnalinspirasi.co.id – Bangunan  Pondok Pesantren Darul Iptida di Kampung Blok Paris di Desa Parakanmuncang,  Nanggung, Kabupaten Bogor ludes terbakar.

Kepala Desa Parakanmuncang Mauludin menjelaskan, Ponpes Darul Iptida yang dibangun menggunakan material kayu dan bambu membuat api mudah membesar membakar bangunan.

Informasi dari lingkungan pesantren, sebelumnya tidak ada yang mengetahui api muncul hingga cepat membesar dan memporakporandakan ponpes tersebut.

Penyebab kebakaran diduga dari korsleting listrik, sejumlah santri dan masyarakat bergerak cepat memadamkan kobaran api tersebut hingga Satpol PP, Babinsa dan pihak kepolisian mendatangi lokasi ponpes.

“Bangunan yang terbakar itu yang biasa digunakan santri atau yang biasa disebut kobong,” ujar Kepala Desa Parakanmuncang Mauludin kepada Jurnal Bogor, Senin (20/10/2025).

Kades menjelaskan, kejadian tersebut  sekitar pukul 09.00 WIB. Pihaknya berupaya untuk melakukan penanganan perbaikan ponpes yang terbakar dimana kerugian ditaksir puluhan juta.

“Sekarang ini bagaimana caranya agar fasilitas keagamaan pondok bisa dibangun lagi. Termasuk akan mengajukan bantuan perbaikan ke PT Antam. Dari musibah kebakaran yang menimpa pondok pesantren, kami akan mengajukan bantuan ke PT Antam,” jelasnya.

Babinsa Desa Parakanmuncang Serda Supriadi juga menginformasikan tidak ada korban jiwa dalam musibah kebakaran itu. Diketahui api itu muncul dari atap kobong, warga sekitar dan para santri langsung berjibaku memadamkan kobaran api menggunakan air seadanya.

(Arip Ekon)

ACRA 2025: Musik, Seni, dan Solidaritas dalam Semangat “Food for Everyone”

0

Jurnal Bogor – Unit Kegiatan Mahasiswa MAX!! (Music Agriculture X-Pression!!) IPB University kembali menghadirkan program unggulannya, ACRA (Art Collaboration and Revolutionary Action), sebagai wadah kolaborasi seni, musik, dan kepedulian sosial. Tahun ini, ACRA 2025 mengusung tema “Food for Everyone” yang menyoroti isu kemanusiaan, kesetaraan, serta keadilan sosial.

Ketua panitia ACRA 2025, Farhan Dinata, mengatakan bahwa tema tersebut melambangkan semangat kebersamaan dan solidaritas lintas batas.

“Makanan dipilih sebagai simbol dari kebutuhan dasar manusia yang mampu menyatukan siapa pun tanpa memandang latar belakang, sebagaimana musik yang menjembatani perbedaan. Melalui tema ini, kami ingin menegaskan bahwa setiap orang berhak memperoleh ‘sajian kehidupan’ yang layak,” ujar Farhan, Senin (20/10/25).

ACRA bukan sekadar ajang pertunjukan musik, tetapi juga gerakan sosial yang memadukan seni, kemanusiaan, dan solidaritas. Kegiatan ini memberikan ruang bagi generasi muda untuk mengekspresikan kepedulian terhadap isu sosial melalui musik dan karya kreatif.

Pelaksanaan ACRA 2025 terdiri dari empat rangkaian kegiatan utama yang dirancang untuk menggandeng masyarakat luas dan menanamkan nilai sosial di setiap kegiatannya.

Rangkaian pertama, ACRA Pre-Event 1, berupa mini concert hasil kolaborasi UKM MAX!! dengan Indonesian Green Action Forum LC IPB, organisasi mahasiswa yang fokus pada isu lingkungan. Dalam kegiatan ini, peserta diajak untuk peduli terhadap kelestarian alam melalui edukasi pengelolaan sampah organik dan non-organik, serta praktik daur ulang menjadi produk bermanfaat.

Rangkaian kedua, Band Competition, menjadi ajang bagi musisi muda menyalurkan kreativitas sekaligus menyuarakan kepedulian sosial melalui musik. Pemenang kompetisi ini akan tampil di acara puncak ACRA 2025.

Selanjutnya, ACRA Pre-Event 2 menghadirkan kegiatan sosial berupa kunjungan ke Panti Asuhan Bina Harapan Bogor. UKM MAX!! memperkenalkan musik kepada anak-anak panti dan memberi kesempatan mereka tampil dalam pertunjukan angklung sebagai simbol kebersamaan. Dalam kegiatan ini juga dilakukan penggalangan donasi bekerja sama dengan Komunitas Panti Goceng, yang hasilnya diserahkan pada malam puncak ACRA.

Sebagai penutup, ACRA Main Event 2025 akan dikemas dalam bentuk Charity Concert dengan menghadirkan Kunto Aji dan Perunggu sebagai guest star. Kedua musisi ini dikenal lewat karya yang sarat pesan kemanusiaan. Selain itu, UKM MAX!! juga akan tampil membawakan pertunjukan musik kolaboratif yang merepresentasikan semangat mahasiswa IPB University.

Melalui ACRA 2025, UKM MAX!! berupaya menunjukkan bahwa musik memiliki kekuatan untuk menyatukan perbedaan dan menyuarakan kepedulian sosial.

“ACRA bukan sekadar festival musik, melainkan gerakan kemanusiaan berbasis seni. Kami ingin setiap nada menjadi seruan untuk kemanusiaan, dan setiap karya menjadi langkah menuju dunia yang lebih adil dan peduli,” tutup Farhan. Yudi

Bupati Bogor Lantik 25 Pejabat Administrator dan Pengawas, Perkuat Tata Kelola Pemerintahan

0

jurnalinspirasi.co.id – Bupati Bogor, Rudy Susmanto, kembali melantik serta mengambil sumpah jabatan terhadap 25 pejabat administrator dan pengawas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bogor. Prosesi pelantikan berlangsung khidmat di Lobi Utama Sudirman, Kantor BKPSDM Kabupaten Bogor, Senin (20/10/25).

Bupati Bogor Rudy Susmanto menegaskan bahwa pelantikan ini merupakan bagian dari upaya konkret Pemerintah Kabupaten Bogor untuk memperkuat tata kelola pemerintahan, meningkatkan profesionalitas aparatur, serta memantapkan kualitas pelayanan publik.

“Pelantikan ini bukan sekadar seremonial, tetapi momentum penting untuk memperkuat komitmen kita bersama dalam mewujudkan pemerintahan yang lebih responsif, transparan, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat,” ujar Rudy Susmanto.

Ia juga berpesan agar para pejabat yang baru dilantik dapat menjalankan amanah jabatan dengan penuh tanggung jawab, integritas, dan dedikasi tinggi.

“Semoga amanah ini dijalankan dengan penuh tanggung jawab, integritas, dan dedikasi untuk masyarakat Kabupaten Bogor,” tegas Bupati Rudy.

Selanjutnya,, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor Ajat Rochmat Jatnika menyampaikan, pelantikan ini dilakukan untuk menuntaskan rekomendasi penempatan pejabat dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) yang telah disiapkan oleh Pemerintah Kabupaten Bogor.

Dari total 25 pejabat yang dilantik, terdapat dua camat baru yakni Camat Gunung Sindur dan Camat Ciseeng, serta sejumlah sekretaris, kepala bidang, dan kepala UPT di berbagai perangkat daerah.

“Hari ini kita sudah melantik 25 pejabat yang memang sudah direkomendasikan. Ini bagian dari penyegaran agar organisasi tetap dinamis dan siap menghadapi tantangan tahun depan,” imbuhnya. (*)

Pemkab Bogor Raih Mandaya Awards 2025, Bukti Keseriusan Tangani Kemiskinan Lintas Sektor

0

jurnalinspirasi.co.id – Pemerintah Kabupaten Bogor kembali menorehkan prestasi tingkat nasional dengan meraih Juara 1 Mandaya Awards 2025 kategori Kabupaten. Penghargaan ini menjadi bukti nyata keseriusan Pemkab Bogor dalam menanggulangi kemiskinan secara lintas sektor melalui beragam program pemberdayaan masyarakat.

Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika, mewakili Bupati Bogor, di Ballroom Plaza Jamsostek, Jakarta, Kamis (16/10).

Sekda Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika, menjelaskan bahwa penghargaan ini merupakan pengakuan atas konsistensi Pemkab Bogor dalam menjalankan berbagai inovasi penanganan kemiskinan yang terintegrasi antara pembangunan infrastruktur, peningkatan ekonomi, dan pemberdayaan masyarakat.

“Program-program yang kami jalankan tidak hanya fokus pada satu sektor, tapi melibatkan banyak pihak dan lintas bidang. Dari pembangunan infrastruktur desa, pemberdayaan ekonomi, penanganan stunting, hingga penyediaan hunian tetap bagi masyarakat terdampak bencana semuanya berorientasi pada pemberdayaan masyarakat,” ungkap Ajat.

Menurutnya, prestasi ini tidak telepas dari sukesi lima Aspek Utama Penanganan Kemiskinan Lintas Sektor di Kabupaten Bogor, antara lain Program Samisade (Satu Miliar Satu Desa) dengan memberikan bantuan keuangan khusus infrastruktur kepada seluruh desa yang dilaksanakan secara padat karya.

Sehingga membuka lapangan kerja bagi masyarakat desa. Program ini menjadi motor penggerak ekonomi di tingkat akar rumput dengan perputaran uang di desa mencapai ratusan miliar rupiah setiap tahun. Kemudian program Gotasmil (Gerakan Orang Tua Asuh Anak Stunting dan Ibu Hamil KEK) dengan menggerakkan kepedulian lintas elemen mulai dari pelaku usaha hingga pejabat pemerintahan untuk menurunkan angka stunting dan meningkatkan gizi ibu hamil berisiko melalui partisipasi langsung dan sukarela.

Lalu ada Beasiswa Pendidikan Tinggi, Pemerintah Kabupaten Bogor memberikan bantuan pendidikan bagi 1.200 mahasiswa berprestasi dari keluarga kurang mampu untuk menempuh pendidikan S1 sebagai investasi jangka panjang dalam memutus rantai kemiskinan.

Selanjutnya, program Pemberdayaan Ekonomi Keluarga Miskin, melalui dukungan modal usaha, pelatihan, dan pendampingan di sektor perikanan dan peternakan, program ini membantu masyarakat miskin agar mampu mandiri dan memiliki sumber penghasilan berkelanjutan.

Dan Pembangunan Hunian Tetap (Huntap) Melalui Pokmas, dengan memberikan hunian layak bagi korban bencana melalui mekanisme swakelola tipe IV, dimana masyarakat sendiri terlibat langsung dalam proses pembangunan. Selain menciptakan lapangan kerja, program ini juga menumbuhkan rasa kepemilikan dan gotong royong antarwarga.

Selain lima aspek utama tersebut, Pemkab Bogor juga terus mengembangkan berbagai program pemberdayaan lain, seperti perbaikan rutilahu, pengelolaan air bersih dan sanitasi, kampung ramah lingkungan, pelatihan wirausaha baru, pengembangan desa wisata, serta kerja sama dengan perguruan tinggi dalam KKN tematik kemiskinan dan stunting.

Ajat Rochmat Jatnika menegaskan, seluruh program tersebut merupakan wujud konkret komitmen Pemkab Bogor untuk memastikan penanganan kemiskinan dilakukan secara berkelanjutan, inklusif, dan kolaboratif.

“Kami berupaya agar setiap rupiah anggaran yang dikeluarkan benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Penghargaan Mandaya Awards ini bukan akhir, tapi motivasi untuk terus memperkuat sinergi lintas sektor demi Bogor yang maju, berdaya, dan sejahtera,” tutupnya. (*)

Program Makan Bergizi Gratis Bantu Siswa MTS Nurul Falah Kurangi Jajan

0

Jurnal Bogor – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dicanangkan pemerintah pusat mulai dirasakan manfaatnya oleh siswa MTS Nurul Falah, Kecamatan Tamansari, Kabupaten Bogor. Program ini resmi berjalan sejak 29 September 2025, dan setiap hari para siswa mendapatkan suplai makanan bergizi dari pemerintah.

Kepala MTS Nurul Falah, Mumuh Muhidin, S.ag mengatakan bahwa kehadiran program MBG sangat membantu siswa, terutama dalam mengurangi kebiasaan jajan di luar sekolah.

“Kami mulai disuplai pada tanggal 29 September 2025. Dengan adanya MBG, para siswa terbantu karena tidak perlu lagi membeli jajanan di luar sekolah,” ujarnya, Senin (20/10/25).

Ia menambahkan, menu makanan yang disediakan cukup bervariasi setiap harinya agar siswa tidak merasa bosan. Distribusi makanan tidak hanya dilakukan ke MTS Nurul Falah, tetapi juga ke PAUD Nurul Falah, dengan jumlah sesuai data peserta didik.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada pemerintah yang telah membantu melalui program makan bergizi gratis ini. Dampaknya sangat positif bagi sekolah dan siswa,” tambah Mumuh.

Sementara itu, salah satu siswi kelas IX, Kania, mengaku senang dengan adanya program makan gratis tersebut.

“Saya senang sekali ada makan gratis. Jadi bisa hemat uang jajan,” katanya.

Program Makan Bergizi Gratis merupakan salah satu program prioritas pemerintah pusat yang bertujuan meningkatkan asupan gizi peserta didik serta mendukung tumbuh kembang anak-anak di sekolah. Yudi

Warga Rasakan Dampak Macet Akibat Perbaikan Jalan di Tajur Bogor

0

jurnalinspirasi.co.id – Proses perbaikan jalan dan jembatan di wilayah Tajur, Kota Bogor kini mulai dirasakan dampaknya oleh warga sekitar. Meski proyek ini bertujuan untuk meningkatkan keamanan dan kenyamanan pengguna jalan, warga mengakui adanya beberapa kendala selama masa perbaikan berlangsung.

Salah satu warga setempat, Arifin yang tinggal di sekitar area perbaikan, mengungkapkan bahwa kemacetan menjadi dampak paling terasa.

“Lumayan banyak macetnya, apalagi buat warga sekitar. Kalau malam minggu, macet bisa sampai subuh,” ujar Arifin saat ditemui di lokasi.

Ia menjelaskan, kemacetan biasanya terjadi karena adanya penutupan jalan di beberapa titik.

“Kemarin itu sempat ditutup dari jam 10 malam sampai jam 4 pagi, parah banget macetnya,” tambahnya.

Selain kemacetan, warga yang memiliki usaha di sekitar lokasi juga terdampak, terutama terkait akses parkir dan pengunjung toko.

“Parkiran jadi sempit, apalagi yang punya ruko di sini. Kadang pengunjung juga suka bilang males ke arah sini karena macet,” jelas Arifin.

Meski demikian, warga tetap berharap agar proyek ini bisa segera diselesaikan dengan baik, karena setelah rampung nanti, kondisi jalan akan lebih lancar dan aman untuk digunakan masyarakat.

(Mazia Embun/mg)

KPP KBB Gelar Lokakarya Persiapan Pemekaran Bogor Barat, Dechan: Butuh Komitmen dan Sinergi Semua Pihak

0

jurnalinspirasi.co.id – Komite Persiapan Pembentukan Kabupaten Bogor Barat (KPP KBB) bekerja sama dengan Ikatan Ahli Perencanaan Wilayah dan Kota Indonesia (IAP) menyelenggarakan Lokakarya Perencanaan Partisipatif II proses perencanaan persiapan pemekaran wilayah Kabupaten Bogor Barat.

Acara yang dihadiri berbagai pemangku kepentingan strategis, antara lain anggota Komisi 5 DPRD Jawa Barat Dede Chandra Sasmita, para camat se-Kabupaten Bogor, Kepala Desa Cigudeg, Kepala Bapenda, perwakilan KPP KBB, Sekcam Leuwiliang, Kepala BTPN 3 Arif Rahman Suhandi, Korcam se-Bogor Barat, serta tokoh-tokoh masyarakat.

Dede Chandra menyatakan bahwa perjuangan untuk memekarkan Bogor Barat telah berlangsung sejak tahun 2000.

“Ini adalah proses panjang yang membutuhkan komitmen dan sinergi dari semua pihak. Dalam pendekatan partisipatif seperti ini, kita bisa menyepakati langkah-langkah yang konkret untuk mempersiapkan pemekaran,” tegas Dechan sapaan akrabnya di Desa Cigudeg, Jumat (17/10).

Politisi Demokrat itu menyebut  kesiapan infrastruktur, transportasi, dan penguatan ekonomi sebagai aspek krusial.

Ia mengatakan, dengan 409 point wilayah administratif yang dimiliki Bogor Barat, kita sangat layak untuk menjadi kabupaten mandiri.

“Harapannya, sebelum 2030, ketok palu bisa terjadi. Bahkan, jika pemekaran bisa terjadi di tahun 2027,” harapnya.

Direktur Program IAP Nasional, Sofi, menjelaskan bahwa saat ini pihaknya memasuki tahap mikro perencanaan, melanjutkan pembahasan yang sebelumnya masih bersifat umum.

“Kami sudah menyiapkan sejumlah pendekatan teknis yang juga mengacu pada arahan dari Kemendagri. Termasuk di dalamnya adalah penguatan ekonomi berbasis pertanian, pembagian wilayah, pembangunan infrastruktur dan jaringan transportasi,” jelasnya.

Bogor Barat disebut memiliki potensi besar dari segi pariwisata dan geopark yang perlu dikembangkan melalui pembangunan fasilitas penunjang dan aksesibilitas.

Dian, bendahara IAP sekaligus ketua suspensi pembentukan Kabupaten Bogor Barat, memaparkan beberapa catatan penting yang menjadi syarat pendukung pemekaran wilayah:

Penetapan lokasi pusat perkotaan, Penciptaan pusat-pusat ekonomi baru dan perluasan wilayah, Pengurangan penggunaan lahan kurang produktif, Penetapan kawasan pencadangan pembangunan Cigudeg ditetapkan sebagai kawasan perkotaan utama dengan rincian wilayah: Kawasan inti perkotaan: 41,76 ha, Kawasan perkotaan terencana: 202,81 ha, Kawasan pencadangan perkotaan: 78,76 ha.

Dengan target, kata dia, kepadatan penduduk sebesar 100 jiwa per hektar, wilayah ini akan menjadi pusat kegiatan ekonomi, pemerintahan dan sosial, dengan proyeksi total penduduk mencapai 32.500 jiwa.

Namun, sebaran pusat aktivitas saat ini masih berskala kecil dan cenderung pedesaan. Oleh karena itu, diperlukan penyediaan ruang yang cukup untuk mendukung pertumbuhan ekonomi serta pembangunan jalur akses baru guna menunjang potensi pariwisata dan pergerakan ekonomi.

Ketua Umum IAP, Andi, menegaskan bahwa forum ini merupakan ruang diskusi terbuka untuk mengumpulkan gagasan dan masukan dari berbagai elemen masyarakat.

“Mari kita mulai perencanaan pemekaran Bogor Barat dari sekarang. Semua usulan dan hasil diskusi ini akan kami tampung dan teruskan ke Bapenda untuk ditindaklanjuti,” tegasnya.

Dengan semangat kolaborasi, kegiatan ini menjadi langkah konkret dalam mewujudkan mimpi masyarakat Bogor Barat menuju otonomi daerah yang lebih baik dan berdaya saing tinggi.

Seperti diketahui, kehadiran mereka tersebut didukung penuh dari berbagi perwakilan yang diundang di setiap Kecamatan yakni Yana Nuryana selaku Ketua Komite Persiapan Pembentukan Kabupaten Bogor Barat (KPP KBB).

Dan perwakilan putra putri, organisasi Kepemudaan, Kepala Desa yang ikut hadir, Ormas, LSM dan sejumlah OKP yang lainya darah Kecamatan, Dramaga, Cibungbulang, Ciampea, Pamijahan, Rumpin, Lewiliang, Lewisadeng, Nanggung, Sukajaya, Cigudeg, Jasinga, Tenjo, Parungpanjang, Tenjolaya yang merupakan Kabupaten Bogor bagian barat di 14 kecamatan.

Selain itu dihadiri oleh Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah Kabupaten Bogor dan Ikatan Perencanaan Wilayah dan Kota Indonesia (IAP) beserta pihak Kecamatan, Direktur PTPN I regional II dan PTPN IV regional I juga dihadir anggota DPRD Provinsi Jawa Barat.

(Arip Ekon)

Jelang Akhir Tahun, Bantarkaret Aspal Jalan Lingkungan

0

jurnalinspirasi.co.id – Pemerintah Desa Bantarkaret, Nanggung, Kabupaten Bogor terus mengebut perbaikan jalan rusak  menjelang akhir tahun 2025.

Sekretaris Desa Bantarkaret H Sastra menyebut, pembangunan dilakukan pada peningkatan jalan dengan tambal sulam sistem pelapisan menggunakan material aspal kini hampir rampung.

Proses peningkatan jalan lingkungan sepanjang 3.700 meter di lingkungan RW 08  Kampung Gunung Dahu terus digelar sesuai usulan masyarakat.

Adapun mengalokasikan anggaran untuk peningkatan jalan melalui bantuan keuangan (Bankeu)   satu miliar satu desa tahap pertama APBD Kabupaten Bogor hingga menyasar di pelosok Kampung dengan peningkatan jalan lingkungan di Kampung Gunung Dahu.

H.Sastra menjelaskan, perbaikan bakal dilakukan secara bertahap hingga akhir tahun. Peningkatan jalan lingkungan terus dilakukan hingga  menyusul di tahap dua di Kampung Cimanganten di wilayah RW 14.

“Kepada warga yang jalannya belum diperbaiki,  supaya bersabar karena proses perbaikan jalan  secara berkala bakal dilakukan,”  ujar Sekdes Desa Bantarkaret, Minggu (19/10/2025).

“Selama proses perbaikan jalan berlangsung, mohon maaf bila aktivitas masyarakat  agak terganggu.  hal ini supaya peningkatan jalan fokus dilakukan dengan baik dan lancar,” jelasnya.

Jelang  akhir tahun 2025, Sekdes menegaskan langkah percepatan ini dilakukan bukan hanya untuk mengejar target penyelesaian pekerjaan, tetapi juga untuk menekan pengajuan pembangunan anggaran untuk di tahap kedua.

(Arip Ekon)

Tanamkan Jiwa Pemimpin Muda Katar Nanggung Gelar PKD- KT

0

jurnalinspirasi.co.id – Karang Taruna Kecamatan Nanggung menggelar Pelatihan Kepemimpinan Dasar Karang Taruna (PKD-KT) di Wisma Antam Perumahan Parengpeng di Desa Kalongliud, Nanggung, Kabupaten Bogor baru baru ini.

Kegiatan yang berlangsung dua hari bertemakan “Meneguhkan Solidaritas Kepemimpinan dalam Bingkai Asta Cita Karang Taruna Menuju Bogor Istimewa diisi sharing session, fun camp, live performance hingga suasana malam yang menarik dan penuh keakraban.

Para peserta juga mendapatkan materi dari narasumber berpengalaman, mulai dari praktisi kepemimpinan, akademisi, tokoh masyarakat, hingga perwakilan paralegal dari Peradi.

Tak hanya berfokus pada pembentukan karakter pemimpin muda, kegiatan PKD-KT ini juga menghasilkan program kolaborasi antara Karang Taruna dan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) untuk mengentaskan anak tidak sekolah (ATS) dan meningkatkan angka rata-rata lama sekolah (RLS) di wilayah Nanggung.

Acara ini turut di hadiri oleh sejumlah tokoh seperti Anggota DPRD Kabupaten Bogor dari Fraksi PKB Nurodin Jaro Peloy, anggota DPRD Fraksi PAN Usep Nukliri, serta mantan Ketua Karang Taruna Kabupaten Bogor dua periode, Irfan Darajat.

Ketua Karang Taruna Kecamatan Nanggung, Hamdan Yuwafi menegaskan pentingnya peran Karang Taruna sebagai wadah pembinaan generasi muda yang adaptif terhadap perubahan zaman.

“Potensi sumber daya manusia di Kecamatan Nanggung sangat besar. Kita harus mampu menjawab tantangan zaman dan menjadikan Karang Taruna sebagai kawah candradimuka untuk kemajuan wilayah,” ujarnya.

Hamdan juga menjelaskan alasan menghadirkan pemateri dari Peradi. Menurutnya, pemahaman hukum sangat penting bagi generasi muda, mengingat potensi persoalan hukum di Kecamatan Nanggung cukup tinggi.

“Kami mengundang narasumber untuk sosialisasi hukum dari paralegal. Apalagi sudah ada surat edaran gubernur tentang pembentukan paralegal di tingkat desa. Karang Taruna sebagai organisasi sosial terdidik harus bisa mengisi ruang itu demi kemaslahatan bersama,” jelasnya.

Selain itu, Karang Taruna Nanggung juga tengah mendorong program Sisilokal Karang Taruna (Siloka), yang fokus pada pengembangan olahraga, kebudayaan, dan kearifan lokal.

Hamdan berharap setiap anggota Karang Taruna mampu menciptakan peluang usaha yang dapat membuka lapangan pekerjaan baru di lingkungannya.

Sementara itu, Irfan Darajat, mantan Ketua Karang Taruna Kabupaten Bogor yang kini menjabat sebagai Ketua MPKT Karang Taruna Kabupaten Bogor, memberikan apresiasi terhadap semangat dan inisiatif para pengurus Karang Taruna Nanggung.

“Apa yang dilakukan rekan-rekan Karang Taruna ini luar biasa. Ini bukti bahwa pemuda Kabupaten Bogor siap mengambil peran strategis dalam pembangunan daerah,” ujarnya.

Irfan menegaskan bahwa pembangunan sumber daya manusia (SDM) harus menjadi prioritas utama di setiap wilayah.

“Pemimpin yang tidak berpikir untuk generasi mudanya sama saja menyiapkan kehancuran bagi daerah dan bangsanya,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan pentingnya menyiapkan generasi muda dalam menghadapi Bonus Demografi 2030 dan menuju Indonesia Emas 2045.

“Pembangunan SDM sama penting, bahkan lebih penting, daripada pembangunan infrastruktur. Bangun pemuda, maka bangsa akan maju,” pungkasnya.

(Arip Ekon)

Motor Bebek Honda Termahal Hadirkan Warna Baru dan Edisi Spesial

0

jurnalinspirasi.co.id – Honda kembali memperbarui dua motor bebek legendarisnya, Super Cub 110 dan Cross Cub 110, untuk model tahun 2026 di Jepang. Pembaruan kali ini membawa penyegaran warna, edisi spesial, serta sedikit penyesuaian harga, namun tetap mempertahankan karakter klasik yang menjadi ciri khas keduanya.

Untuk Super Cub 110, Honda menghapus warna Flare Orange Metallic dari jajaran sebelumnya.

Sebagai gantinya, model ini tetap menawarkan empat pilihan warna yang elegan, yakni Glint Wave Blue Metallic, Tasmania Green Metallic, Virgin Beige, dan Classical White. 

Sementara itu, varian Super Cub 110 Pro yang ditujukan bagi kebutuhan niaga seperti pengiriman surat atau barang ringan dan hanya tersedia dalam warna Seychellen Blue.  Sementara itu, Cross Cub 110 hadir lebih segar dengan dua warna baru, yakni Harvest Beige dan Bonnie Blue. Dikutip voi.id.

Warna Matte Armored Green Metallic dan Graphite Black juga masih dipertahankan bagi penggemar gaya tangguh khas motor petualang. Menariknya, Honda juga merilis Cross Cub 110 Kumamon Edition, hasil kolaborasi dengan maskot populer dari Prefektur Kumamoto yang menampilkan aksen hitam-merah khas karakter tersebut.

Dari segi performa, kedua model masih mengandalkan mesin 109 cc satu silinder empat langkah yang mampu menghasilkan tenaga 8 tenaga kuda dan torsi puncak 8,8 Nm. Transmisi empat percepatan tetap dipertahankan, begitu juga dengan sistem pengereman cakram depan berfitur ABS dan rem tromol di belakang. 

Konsumsi bahan bakar diklaim mencapai 67,9 kilometer per liter berdasarkan standar WLTC. Dari sisi harga, Super Cub 110 dibanderol 352.000 yen, atau sekitar Rp38 juta. Sedangkan versi Pro dijual 396.000 yen, atau setara dengan Rp43,7 juta.

Harga untuk Cross Cub 110 standar ditetapkan 412.500 yen atau sekitar Rp45,5 juta, sementara edisi Kumamon dijual 423.500 yen, setara Rp46,7 juta. Harga tersebut menjadikannya tetap kompetitif di segmen motor bebek premium berdesain klasik di pasar domestik Jepang.

Honda akan mulai memasarkan Super Cub 110 dan Cross Cub 110 model 2026 di Jepang pada 11 Desember 2025 mendatang. Dengan pembaruan ringan namun tetap mempertahankan esensi klasiknya, kedua motor ini diyakini akan terus menjadi ikon sepeda motor bebek di pasar global.(dr)