28.3 C
Bogor
Thursday, October 1, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 98

KNPI dan Karang Taruna Kecamatan Tambal Jalan Nasional

0

Jasinga | Jurnal Bogor – Organisasi Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) bersama Karang Taruna, Kabupaten Bogor wilayah Bogor Barat, menggelar aksi gotong royong menambal jalan rusak di ruas jalan nasional, Minggu (22/2/2026).

Aksi perbaikan dilakukan di ruas Jalan Leuwiliang–Jasinga, yang selama ini dipenuhi lubang dan kerap tergenang air sehingga membahayakan pengguna jalan.

Ketua KNPI Kecamatan Jasinga, Ama Dery, kepada Jurnal Bogor mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian pemuda sekaligus pengingat kepada para pemangku kebijakan agar segera melakukan penanganan serius terhadap kondisi jalan nasional yang rusak.

“Langkah ini kami lakukan sebagai bentuk aksi protes atas lambannya penanganan pemerintah, khususnya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat yang memiliki kewenangan atas jalan nasional,” ujar Ama Dery.

Dengan peralatan seadanya, para pemuda turun langsung menambal sejumlah titik jalan berlubang. Seluruh material perbaikan diperoleh dari swadaya masyarakat melalui penggalangan dana.

Perwakilan pemuda setempat, Dindin, menegaskan bahwa aksi tersebut bukan sekadar kegiatan sosial, melainkan bentuk kritik terhadap lambannya perbaikan jalan nasional.

“Ini bukan hanya kegiatan sosial, tetapi bentuk kritik terhadap penanganan jalan nasional yang terkesan lamban,” tegasnya.

Senada, Dede menyampaikan bahwa sesuai ketentuan perundang-undangan, perbaikan dan pemeliharaan jalan nasional merupakan kewenangan pemerintah pusat melalui kementerian terkait serta Balai Pelaksanaan Jalan Nasional.

“Namun faktanya, di lapangan masih banyak lubang yang dibiarkan, bahkan tergenang air dan sangat membahayakan pengendara,” ujarnya.

Ia juga menyoroti kewajiban negara dalam memberikan pelayanan publik yang layak.
“Ironisnya, masyarakat setiap hari membayar pajak. Seharusnya pajak itu kembali dalam bentuk pelayanan publik yang layak, termasuk infrastruktur jalan yang aman,” tambahnya.

Para pemuda menilai, ruas Jalan Raya Nasional Jasinga–Cigudeg merupakan jalur vital yang menopang aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat Bogor Barat. Kerusakan yang dibiarkan berlarut-larut dinilai berpotensi meningkatkan risiko kecelakaan serta menghambat mobilitas warga.

Mereka berharap pemerintah segera melakukan perbaikan secara menyeluruh dan berkelanjutan, bukan hanya tambal sulam sementara.

“Aksi ini merupakan pengingat bahwa ketika masyarakat sudah turun tangan memperbaiki fasilitas negara, maka ada tanggung jawab besar dari pihak berwenang yang harus segera ditunaikan, yaitu melakukan perbaikan jalan secara menyeluruh,” pungkas Arip Ekon.

Semangat Penghijauan, RSUD Moh Noh Nur Tanam Belasan Pohon di HUT ke-15

0

Leuwiliang | Jurnal Bogor
Dalam memperingati Hari Ulang Tahun ke-15, RSUD Moh. Noh Nur Leuwiliang, Kabupaten Bogor menggelar kegiatan penanaman 13 pohon di sepanjang area jalan masuk menuju lingkungan internal rumah sakit, Jumat (20/02/2026).

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Direktur Utama, dr. Vitrie Winastri, S.H., MARS., didampingi Kepala Sub Bagian Umum M. Lintang K.H., SKM., M.Kes., serta dr. Dadang Herdiana, Sp.PD selaku Ketua Komite Medik. Penanaman pohon ini menjadi simbol komitmen rumah sakit dalam membangun lingkungan yang lebih hijau, sehat, dan berkelanjutan.

Direktur Utama dr. Vitrie Winastri, S.H., MARS., menyampaikan bahwa penanaman pohon bukan sekadar seremoni peringatan hari jadi, melainkan investasi jangka panjang bagi generasi mendatang. “Apa yang kita tanam hari ini, mudah-mudahan kelak akan memberikan manfaat bagi generasi selanjutnya. Pohon-pohon ini akan tumbuh, memberi keteduhan, memperbaiki kualitas udara, dan menjadi bagian dari wajah rumah sakit yang ramah lingkungan,” ujar dr. Vitrie dalam keterangannya dikutip, Senin (23/2/2026).

Ia juga menambahkan bahwa penghijauan di area internal rumah sakit selaras dengan fungsi pelayanan kesehatan. Lingkungan yang asri dan teduh tidak hanya memperindah kawasan, tetapi juga memberikan efek psikologis positif bagi pasien, keluarga pasien, maupun tenaga kesehatan. Suasana yang nyaman diyakini dapat mendukung proses pemulihan dan meningkatkan semangat kerja seluruh jajaran.

Usia ke-15 menjadi momentum refleksi bagi RSUD Moh. Noh Nur untuk terus bertumbuh dan berbenah. Seperti pohon yang ditanam dan dirawat hingga besar, rumah sakit ini berkomitmen menjaga kualitas pelayanan secara konsisten, menguatkan profesionalisme, meningkatkan fasilitas, serta memperluas akses layanan kesehatan bagi masyarakat.

Melalui semangat penghijauan dan peringatan hari jadi ke-15 ini, RSUD Moh. Noh Nur menegaskan tekad untuk terus berkembang sebagai institusi pelayanan kesehatan yang tidak hanya unggul dalam mutu layanan, tetapi juga peduli terhadap keberlanjutan lingkungan. Merawat kehidupan bukan hanya dilakukan di ruang perawatan, tetapi juga melalui langkah nyata menjaga alam sekitar.

(yev/cc)

Longsor Terjang Kopo, Sumber Air Warga Terputus

0

Cisarua | Jurnal Bogor
Hujan yang hingga kini masih mengguyur kawasan Puncak, Kabupaten Bogor mengakibatkan bencana longsor dan banjir terus terjadi. Setelah beberapa waktu lalu banjir bandang melanda Kampung Bina Taruna, Desa Tugu Selatan, Kecamatan Cisarua, yang mengakibatkan puluhan rumah mengalami kerusakan, kini giliran wilayah Desa Kopo dilanda hal serupa.

Kerusakan akibat banjir di wilayah Desa Kopo, selain beberapa rumah juga derasnya air yang mengalir di kali dan sungai, mengakibatkan saluran irigasi di Kampung Cidokom terputus.

“Hujannya terus menerus turun, air air yang berada di kali-kali dan sungai pada meluap. Termasuk di kali Cibogo yang melintasi Kampung Cidokom, Desa Kopo airnya cukup besar. Hal ini mengakibatkan saluran irigasi di wilayah itu kini terputus, ” ujar Mamad, warga setempat.

Agar warga tetap bisa mendapatkan air, sejumlah warga melakukan kerja bakti. Begitu juga beberapa petugas pengelola air dari desa setempat terjun ke lokasi untuk melakukan perbaikannya di sepanjang saluran.

Rawannya saluran irigasi itu oleh banjr dan longsor, mengingat saluran irigasi yang sangat di pentingkan oleh warga disana, tidak pernah disentuh oleh dana pembangunan, baik itu dari Kabupaten Bogor maupun dari desa setempat.

“Sangat rawan kondisi irigasi ini. Karena pinggiran kiri dan kanannya masih dari tanah. Pemerintah belum melakukan penanganan terhadap irigasi yang airnya dibutuhkan warga ini. Seandainya sepanjang saluran ini dipondasi dipastikan aman dari terjangan banjir. Karena, selama ini penyebab terputusnya aliran air ke warga akibat longsornya tebingan saluran di beberapa lokasi. Kita berharap, pemerintah memperhatikan hal ini. Karena sebagian warga Kampung Cidokom sangat mengandalkan sumber air dari irigasi tersebut, ” pungkas Suryana.

** Dadang Supriatna

Tata Kota Kecamatan Megamendung Bakal Pesat

0

Megamendung | Jurnal Bogor
Kecamatan Megamendung, khususnya di dua desa, yaitu Desa Sukaresmi dan Desa Sukamanah, dipastikan akan dijadikan pusat kota di tingkat kecamatan tersebut.

Camat Megamendung Ridwan, S.Sos menjelaskan, pihaknya bersama Bupati Bogor Rudy Susmanto memiliki rencana ke depan untuk terus melakukan penataan di wilayahnya.

Melalui rencana pembangunan yang sudah disusun di tingkat Kecamatan, pasar Sukamanah akan direvitalisasi dengan tidak mengubah pengelolaannya sebagai badan usaha milik Desa Sukamanah.

Selain pasar yang akan direvitalisasi diatas lahan seluas 6 hektare itu, nantinya akan dibangun berbagai fasilitas umum dan sarana pendidikan dan olahraga.

“Ya kedepannya terdapat rencana untuk dilakukan perubahan untuk lebih maju dan tertata. Mulai dari kondisi pasar, sarana ola raga, sarana pendidikan dan berbagai fasilitas untuk yang dibutuhkan oleh masyarakat,” ujar Kades Sukamanah, Hj Irmayani beberapa waktu lalu.

Tidak hanya sarana tersebut diatas yang akan dibangun, melainkan sarana untuk transportasi juga mendapat perhatian khusus. Di Pasar Sukamanah itu nanti nantinya akan dibangun sub terminal. Pentingnya sub terminal disana mengingat, selama ini angkutan kota jurusan Pasirmuncang-Ciawi keberadaannya dinilai liar. Mereka naik dan menurunkan penumpang, bahkan ngetem memanfaatkan badan jalan. Hal ini menjadikan kawasan disana sering terjadi kemacetan.

“Pembangunan sub terminal sangat penting. Karena selama ini angkutan kota ngetemnya di badan jalan. Hal ini kerap menjadi salah satu penyebab terjadinya kemacetan disana. Mudah mudahan, untuk pembangunan sub terminal ditahun ini dikabulkan oleh Pemkab Bogor. Perlu diketahui, pengajuan sub terminal ini, selalu diusulkan di setiap tahunnya. Tetapi, hingga saat ini keinginan masyarakat tersebut belum juga terkabulkan,” pungkas Kades Hj Irmayani.

** Dadang Supriatna

Tanah Milik Terploting PTPN, Warga Gagal Ikut Program PTSL

0

Cisarua | Jurnal Bogor
Seikitar 10 orang pemilik tanah adat di Kampung Legok Malaci, Desa Citeko, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor dipastikan gagal ikut program PTSL pembuatan sertifikat.

Hal ini karena lahan milik warga yang terdiri dari sawah dan tanah darat itu masuk ploting sertifikat HGU PTPN Regional 1 dan 2 ( Gunung Mas). Diketahuinya tanah warga tersebut masuk ke HGU PTP, setelah dilakukannya pengukuran yang diakukan oleh petugas BPN Kabupaten Bogor beberapa waktu yang lalu.

Indra, salah satu pemilik tanah yang terkena ploting PTPN merasa kecewa terhadap kejadian itu. Pengurusan sertifikat program bantuan dari pemerintah ini terancam tidak bisa diikutinya.

“Tanah sawah saya ini tanah adat merupakan warisan dari orang tua. Surat surat dasar yang kami miliki lengkap semua. Mulai dari girik, leter C dan bukti pajak tahunan ada semua, tapi kenapa bisa masuk ke ploting PTPN, ” ujarnya.

Hal serupa diungkapkan oleh Yulianah. Tanah miliknya seluas 300 meter yang dibelinya 10 tahun yang lalu masuk ke ploting PTPN Gunung Mas. Ia merasa dirugikan dari hasil ploting satelit yang dimiliki PTPN tersebut.

” Tanah saya itu bukan tanah garapan atau tanah negara, tetapi tanah milik sesuai dengan surat jual beli kita dulu. Adanya hal ini kita jelas dirugikan oleh plotingan PTPN tersebut. Karena dengan adanya hal itu pengurusan sertifikat kita menjadi terhambat, ” ungkapnya.

Adanya hal tersebut, sejumlah pemilik tanah adat yang terkena plotingan PTPN akan mendatangi pihak PTPN Gunung Mas untuk menyampaikan keberatannya. Secara fakta di lapangan, tanah-tanah warga yang terbawa ke foto satelit plotingan PTPN itu semuanya tanahnya berbatasan dengan tanah negara bekas perkebunan teh Gunung Mas.

** Dadang Supriatna

Polsek Ciomas Gelar Patroli KRYD Selama Ramadhan

0

Ciomas | Jurnal Bogor – Guna mengantisipasi tindak kejahatan jalanan seperti pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian dengan kekerasan (curas), pencurian kendaraan bermotor (curanmor), tawuran, perang sarung, serta potensi gangguan kamtibmas lainnya, jajaran kepolisian melaksanakan Patroli Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) skala besar di wilayah Ciomas, selama bulan suci Ramadhan.

Kegiatan patroli tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Ciomas, Hendra Kurnia, serta melibatkan personel gabungan dari Polsek jajaran Zona IV, unsur Polres Bogor, Tentara Nasional Indonesia, Satuan Polisi Pamong Praja, Linmas, dan Polmas.

Patroli skala besar ini melibatkan Polsek Ciomas, Polsek Tamansari, Polsek Dramaga, Polsek Ciampea dan Polsek Cibungbulang, yang tergabung dalam pengamanan wilayah Zona IV.

Kapolsek Ciomas, AKP Hendra Kurnia, mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan upaya preventif untuk menekan angka kriminalitas serta menciptakan situasi yang aman dan kondusif bagi masyarakat selama bulan Ramadhan.

“Patroli KRYD skala besar ini bertujuan untuk mencegah terjadinya curat, curas, curanmor, tawuran, perang sarung, serta berbagai gangguan kamtibmas lainnya. Kami ingin memastikan masyarakat dapat menjalankan ibadah di bulan Ramadhan dengan aman, nyaman, dan khusyuk,” ujar AKP Hendra Kurnia, Minggu (22/2/2026).

Ia menjelaskan, personel gabungan melakukan patroli secara mobile dengan menyasar titik-titik rawan gangguan keamanan, kawasan permukiman warga, pusat keramaian, serta lokasi yang kerap dijadikan tempat berkumpulnya para remaja pada malam hingga dini hari.

Selain itu, pihaknya juga mengimbau kepada seluruh masyarakat agar turut berperan aktif menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan masing-masing.

“Kami mengajak seluruh warga untuk bersama-sama menjaga situasi kamtibmas dan segera melapor kepada pihak kepolisian apabila menemukan adanya potensi gangguan keamanan di lingkungannya,” pungkasnya. Yudi

Produsen Topi Rimba Lugina Asal Nanggung Kebanjiran Pesanan, Ikut Dorong Produk Lokal

0

Nanggung | Jurnal Bogor – Produsen topi rimba asal Desa Batutulis, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor, terus menunjukkan eksistensinya dengan aktif mengikuti berbagai pameran UMKM tingkat kecamatan hingga kabupaten.

Rivan, pengrajin sekaligus produsen topi rimba bermerek Lugina yang berasal dari Kampung Pasirgintung, Desa Batutulis, mengaku belakangan kebanjiran pesanan. Kondisi tersebut membuatnya harus menyelesaikan pekerjaan hingga malam hari demi memenuhi permintaan pelanggan.

Selain memproduksi topi rimba, Rivan juga memproduksi blangkon khas Sunda serta melayani pembuatan berbagai jenis model pakaian sesuai pesanan.

“Jadi, tidak hanya pembuatan topi rimba atau blangkon, sesuai pesanan, bermacam jenis model pakaian pun kami buat,” ujar Rivan, Minggu (22/2/2026).

Ia menuturkan, usaha pembuatan topi rimba dan blangkon tersebut telah berjalan selama tiga tahun terakhir. Selama itu pula, produk Lugina telah mengikuti berbagai pameran UMKM yang digelar di wilayah Kabupaten Bogor.

Rivan menyebutkan, salah satu momen yang berkesan adalah saat digelarnya pameran UMKM di Stadion Pakansari, ketika masih dipimpin Penjabat Bupati Iwan Setiawan. Pada kesempatan tersebut, produk topi rimba Lugina mendapat respons positif dan dibeli langsung oleh pimpinan daerah.

Tak hanya itu, Camat Nanggung pada saat itu juga memesan sejumlah blangkon untuk digunakan dalam berbagai kegiatan.

“Saat ini kami sedang memproduksi puluhan topi rimba dan blangkon untuk suvenir pesanan PT Antam Pongkor,” ungkapnya.

Menurut Rivan, dukungan dan respons dari berbagai pihak, baik pemerintah daerah maupun perusahaan, menjadi motivasi tersendiri bagi pelaku UMKM lokal untuk terus berkembang.

“Tidak hanya bupati atau camat, termasuk PT Antam pun merespons dan memesan topi rimba dan blangkon kami,” tukasnya. Arip Ekon

Toko Kue Ludes Digasak Maling

0

Bogor | Jurnal Bogor

Sebuah toko kue di kawasan Kecamatan Bogor Barat dibobol maling pada Minggu (22/2). Akibatnya puluhan hampers dan paket kue ludes, kerugian pun ditaksir mencapai Rp10 juta.

Kepada wartawan, Kapolsek Bogor Barat, AKP Didin Komarudin mengatakan, kejadian tersebut pertama kali diketahui karyawan toko, Muhamad Saeful Adi saat hendak membuka toko. Ketia itu ia mendapati pintu teralis besi toko sudah dalam keadaan sedikit terbuka.

“Gembok sudah hilang, dan ada bekas congkelan di pintu,” kata Kapolsek.

Selain itu, kata dia, pintu kaca bagian dalam juga telah terbuka sebelah. Ketika memasuki area toko, ditemukan meja pajangan sudah dalam keadaan kosong.

“Kami sudah mendatangi lokasi untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan mengumpulkan keterangan dari para saksi,” beber dia.

Menurutnya, saat ini polisi tengah melakukan penyelidikan untuk mengidentifikasi pelaku pembobolan.

** Fredy Kristianto

Ketua DPRD Kabupaten Bogor Sastra Winara Sebut Satu Tahun Rudy-Jaro Ade Bawa Banyak Perubahan

0

Cibinong | Jurnal Bogor
Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bogor, Sastra Winara, menilai kepemimpinan Bupati Rudy Susmanto dan Wakil Bupati Ade Ruhandi atau Jaro Ade selama satu tahun telah membawa banyak perubahan nyata bagi Kabupaten Bogor.

Menurut Sastra, perubahan tersebut tidak hanya dirasakan di wilayah ibu kota kabupaten, Cibinong, tetapi juga hingga ke pelosok wilayah barat Kabupaten Bogor.

“Sudah terlihat banyak perubahan dari ibu kota Cibinong sampai ke bagian ujung barat Kabupaten Bogor sudah terlihat,” ujar Sastra, Sabtu (21/2/2026).

DPRD Kabupaten Bogor, kata Sastra, berkomitmen terus mendukung dan mengawal realisasi program-program prioritas pemerintah daerah, khususnya di sektor pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur.

“Pertama pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur yang memang betul kita dukung supaya bisa diselesaikan oleh pemerintah Rudy Susmanto dan Jaro Ade,” ucapnya.

Sastra juga berharap pasangan bupati dan wakil bupati tersebut dapat terus mengabdi dan memberikan manfaat bagi seluruh elemen masyarakat Kabupaten Bogor hingga akhir masa jabatan mereka.

“Mudah-mudahan Bupati dan Wakil Bupati satu tahun ke depan, dua tiga tahun ke depan hingga selesai masa jabatannya bisa berbakti pada masyarakat Kabupaten Bogor,” tutup Sastra. (*)

PSI Kota Bogor Bantu Biaya Pendidikan untuk 20 Anak Kurang Mampu

0

Kota Bogor | Jurnal Bogor
DPP Partai Solidaritas Indonesia (PSI) memberi bantuan biaya pendidikan kepada 20 anak tidak mampu di Kota Bogor, yang bukan penerima Program Indonesia Pintar (PIP). Kegiatan sosial ini berlangsung di Gedung DPD PSI Kota Bogor, Bogor Barat, Kota Bogor, Jumat (20/2/2026).

Tim aksi sosial DPP PSI membagikan paket perlengkapan sekolah, tempat makan, serta bantuan uang tunai sebesar Rp500.000 untuk masing-masing anak. Bantuan diberikan kepada anak-anak dari keluarga dengan ekonomi rendah yang belum pernah menerima bantuan Program Indonesia Pintar yang bersumber dari APBN maupun APBD.

Ketua DPP PSI Melky J. Pangemanan mengatakan, program ini merupakan inisiatif Dewan Pimpinan Pusat di bawah arahan Ketua Umum Kaesang Pangarep. Anak-anak yang mendapat bantuan merujuk data dari DPD PSI Kota Bogor.

“Program ini diberikan kepada peserta didik yang kurang mampu agar dapat meringankan beban orang tua serta memberikan motivasi kepada anak-anak untuk terus semangat belajar,” ucap Melky.

Ia menceritakan, program bantuan sosial pendidikan tersebut telah dilaksanakan di lima titik dan terus berkeliling ke berbagai daerah di Indonesia.

“Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen PSI untuk terus hadir dan bekerja untuk rakyat, tidak hanya saat masa kampanye, tetapi juga dalam aktivitas kerja politik sehari-hari,”katanya.

Sementara itu, Sekretaris DPD PSI Kota Bogor, Albert Roffy Aries, menyampaikan apresiasinya terhadap program yang diinisiasi oleh Ketua Umum PSI.
“Kami sangat menyambut baik program yang diberikan oleh Mas Kaesang Pangarep dan berharap kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut demi membantu masyarakat yang membutuhkan,” pungkasnya. (Citra Lionita)