28.3 C
Bogor
Thursday, October 1, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 100

Perawatan AC Mobil Penting Sebelum Mudik, Sentral AC Promo Ramadhan diskon Hingga 25 % & Cek AC Gratis

0

Jurnal Bogor – Mobil yang mau dipakai untuk mudik keluarga pada saat Ramadhan dan Lebaran harus dipersiapkan. Salah satu komponen yang jangan sampai terlewatkan tapi sering disepelekan adalah memeriksa kondisi AC mobil. Kadang AC yang ada di mobil dianggap baik-baik saja. Cuma kondisinya saat mudik, AC jadi komponen yang bekerja keras, mendinginkan kabin saat terjebak di kemacetan jalan, apalagi saat panas sedang terik.

Jangan sampai AC malah tidak bekerja maksimal saat dibutuhkan. Makanya, hal yang paling mudah dilakukan adalah dengan membawa mobil ke tempat servis AC di Sentral AC Jalan Sholeh Iskandar, RT 01 RW 11, Kedungbadak, Kec. Tanah Sereal, Kota Bogor ,untuk memeriksa kondisi AC .

“Di Sentral AC saat ini sedang ada promosi Ramadhan diskon hingga 25 persen dan cek AC gratis,” ungkap Yuke.

“Pentingnya perawatan AC mobil sebelum melakukan perjalanan jauh bukan cuma sebagai pendingin! sangat penting AC mobil harus tetap hidup saat hujan, ” jelas
Yuke selaku Operasional Manager Sentral AC.

Dia mengatakan, servis AC mobil sebaiknya dilakukan paling cepat tiga bulan sekali dan paling telat adalah setiap enam bulan.

“Perawatan berkala dilakukan untuk mengetahui kondisi komponen yang ada di AC bekerja dengan baik atau tidak,” ucap Yuke kepada Jurnal Bogor, Kamis(19 /02 /2026).

Di masa mudik Lebaran nanti , jalanan akan padat oleh para pemudik yang menggunakan kendaraan pribadi. Oleh karena hal tersebut pastikanlah AC mobil bekerja dengan baik sehingga ketika berkendara dan melakukan perjalanan terasa nyaman dan aman, karena perjalanan akan terasa melelahkan dan mudik akan kacau ketika AC tidak berfungsi sebagaimana fungsinya. AC Mobil yang baik itu dinginnya bikin nyaman.

Jadi sebelum berangkat mudik, lakukanlah cek dan servis AC di bengkel Sentral AC untuk menjaga kondisi AC mobil tetap prima. Komponen yang perlu diperiksa seperti kondisi filter kabin, kinerja motor blower, evaporator, suhu yang dihasilkan, tekanan freon, kerja motor fan depan, belt AC dan mesin, sampai kerja kompresor.

“Untuk servis perawatan Sentral AC mengeluarkan paket promosi diskon Ramadhan hingga sebesar 25 persen dari 19.Febuary s/d 31 Maret 2026 dan Cek AC Gratis.

Perawatan AC dimulai dari ringan(fresh service) hingga berat (heavy service) ,untuk fresh service meliputi vacum +oli compressor +freon,ganti filter cabin, bersihkan motor blower dan cleverin, untuk heavy service fresh service + bersihkan evaporator/bongkar dashboard. Dia menjelaskan, kalau perawatan AC rutin dilakukan, maka kondisi komponen bisa dimonitor. Kalau terlihat aus atau abnormal, maka saat servis selanjutnya sekalian diganti, biar tidak terlanjur rusak.

“Untuk perbaikan, tergantung komponen apa yang bermasalah. Karena di AC itu ada bagian electrical, komponen utama, dan pendukung. Masing-masing berbeda (biaya perbaikannya) tergantung masalah atau kerusakannya,” jelas Yuke.

(Wawan Hermawanto)

100 Bibit Kopi Ditanam, Situs Batu Tapak Gunung Tenjoleat Butuhkan Sinergi Pelestarian

0

Cigudeg l Jurnal Bogor
Kabupaten Bogor cukup kaya akan sejarah dan peninggalan cagar budaya warisan yang sangat berharga dari para pendahulu. Salah satunya, Situs Batu Tapak yang berada di lereng Gunung Tenjoleat di kawasan hutan negara Perum Perhutani di Desa Sukamaju wilayah administratif Kecamatan Cigudeg, Kabupaten Bogor.

Situs purbakala berupa batu berbekas telapak kaki itu hingga kini masih terjaga, namun dibutuhkan sinergi pelestarian, baik dari masyarakat maupun pemerintah.

Farid Samsudin, salah satu pelestari hutan mengatakan, Situs Batu Tapak Tenjoleat terletak tepat di puncak Gunung Tenjoleat yang memiliki ketinggian 476 meter di atas permukaan laut itu salah satu situ peninggalan sejarah yang harus dilestarikan.

“Harus dijaga dan terus dilestarikan, tetapi sinergi pelestarian dibutuhkan keterlibatan semua unsur antara masyarakat, pemerintah termasuk pihak pengelola hutan,” ujarnya kepada Jurnal Bogor, Rabu (18/2/2026).

Farid yang akrab disapa Agenk itu termasuk pelestari hutan asal Desa Batutulis, Nanggung yang gemar berpetualang menjajaki gunung. Beberapa hari terakhir ini ia tengah aktif melakukan penghijauan dengan menanam ratusan bibit kopi di kawasan hutan Gunung Tenjoleat Cigudeg.

“Secara berkala, 100 bibit kopi yang kita tanam, jenisnya kopinya arabica. Inisiatif penaman ini, tak lain hanya untuk pelestarian,” ujarnya.

Menurutnya, karena keberadaan Situs Batu Tapak di Gunung Tenjoleat salah satu cagar budaya dan peninggalan sejarah di Kabupaten Bogor pelestariannya yang harus dijaga dengan baik oleh semua pihak terutama Pemerintah Kabupaten Bogor.

Arip Ekon

Tindak Tegas Bila Pohon Penghijauan Ada yang Merusak

0

Megamendung | Jurnal Bogor
Pemerintah Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor telah melakukan penanaman pohon untuk satu hektare hutan kecamatan belum lama ini. Lahan yang menjadi target untuk pembuatan hutan ini adalah tanah PTPN Gunung Mas di Blok Arca, Desa Sukaresmi.

Sebanyak 2000 pohon jenis pohon yang dipilihnya adalah pohon alpukat miki yang disumbangkan oleh para pengusaha wisata yang ada di Kecamatan Megamendung.

Untuk menjaga pohon itu tumbuh dan aman, hasil tanam dipantau melalui aplikasi di masing-masing handphone penanam. Tidak hanya itu, guna menjaga dari perusakan orang-orang yang tidak bertanggung jawab, Camat Megamendung Ridwan, S.Sos menghimbau supaya para petani yang lahannya ditanami pohon penghijauan agar menjaga dan merawatnya dengan baik.

“Kami meminta ini merupakan program pemerintah pusat dan kita mendapatkan instruksi dari Bupati untuk melaksanakan program ini. Dengan demikian jangan sampai ada yang menghalangi atau mengganggu terhadap program dan pohon yang sudah ditanam dirusak, ” tandasnya.

Hal senada juga ditegaskan Kapolsek AKP Desy Triana. Pihaknya tidak akan segan-segan menindak jika ada oknum yang merusak pohon penghijauan tersebut.

“Ya jangan coba coba mengganggu atau merusak pohon-pohon yang sudah ditanam. Jika itu terjadi, kami dari jajaran Polsek akan melakukan tindakan. Kita berharap masyarakat turut menjaga pepohonan itu, ” tegas Kapolsek.

Sementara pada acara penanaman pohon, usai memberikan sambutan dan dinyatakan sudah diresmikannya pembuatan hutan, Camat, Danramil, juga Kapolsek beserta para peserta secara serentak melakukan penanaman.

** Dadang Supriatna

Amuk Bobar Suarakan Pemekaran

0

Leuwisadeng l Jurnal Bogor
Aliansi Masyarakat Untuk Pemekaran Bogor Barat (Amuk Bobar) terus menyuarakan pemekaran Bogor Barat untuk lepas dari Kabupaten Bogor. Ketua Amuk Bobar Bukhari Muslim optimis bahwa pemerintah mendukung terwujudnya Daerah Otonomi Baru (DOB) atau pemekaran Bogor Barat.
Meski demikian, saat ini pemerintah pusat masih fokus menyukseskan program Makan Bergizi Gratis (MBG) sehingga pemekaran Bogor Barat belum terealisasi.

“Memang negara saat ini masih punya PR dulu terkait MBG sebagai program nasional Bapak Prabowo, Insya Allah setelah ini akan segera untuk pemekaran,” ungkapnya, baru baru ini.

Menurut Bukhari, Presiden Prabowo Subianto akan meneken RPP Desartada (Desain Besar Penataan Daerah) dan Detada (Penataan Daerah) menjadi Peraturan Pemerintah (PP). Hal itu sebagai bukti bahwa pemerintah mendukung kemajuan daerah termasuk Bogor Barat.

Amuk Bobar juga mendapat angin segar dari Wakil Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Wamendes PDT) Ahmad Riza Patria yang menyatakan dukungannya untuk pemekaran Bogor Barat.

“Pak Wamendes sangat mengapresiasi, apalagi beliau tahu Bogor ini terpadat se-Indonesia. Maka sebagai sebuah keharusan, solusinya adalah pemekaran,” kata Bukhari.

Lebih jauh ia menyampaikan, pemekaran sejatinya bertujuan untuk meningkatkan pelayanan dan pemerataan kesejahteraan masyarakat di suatu daerah. Sehingga Bukhari berharap, setelah program MBG sukses, pemekaran Bogor Barat bisa terealisasi.

“Karena ini memang sudah 27 tahun perjuangan masyarakat Bogor Barat, sampai hari ini kita nyalakan terus semangat, dan pemerintah juga akan kooperatif,” tandasnya.

Sebelumnya, Wamendes PDT, Ahmad Riza Patria menyebut bahwa MBG merupakan program unggulan Presiden RI Prabowo Subianto dalam mempersiapkan sumber daya manusia yang unggul.
Bagaimana pemerintah ingin memastikan anak-anak pelajar, serta ibu hamil mendapatian asupan makanan bergizi yang seimbang melalui program MBG.

“Program penguatan SDM sudah betul-betul ada di republik yang kita cintai ini, dan sudah 60 juta penerima manfaat MBG. Tahun ini ditargetkan mencapai 82,9 juta penerima manfaat,” pungkasnya.

** Arip Ekon

Polsek Ciomas – Polres Bogor Gelar Bersih-Bersih Masjid Sambut Ramadhan 2026

0

Ciomas | Jurnal Bogor – Dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan 2026, jajaran Polsek Ciomas melaksanakan kegiatan bersih-bersih masjid melalui program Kapolres Bogor bertajuk “GEBER MASJID ASRI”. Kegiatan dipimpin langsung oleh Kapolsek Ciomas, Hendra Kurnia, dan dilaksanakan di Masjid Al Muhajirin, Perumahan Taman Pagelaran, RW 09, Kelurahan Padasuka, Kecamatan Ciomas, Kabupaten Bogor.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kapolsek Ciomas, Lurah Padasuka, Ketua DKM Masjid Al Muhajirin yang juga Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah Ciomas, personel Polsek Ciomas, personel Linmas Kelurahan Padasuka, staf kelurahan, pengurus DKM Masjid Al Muhajirin, Ketua RW 09, serta warga masyarakat sekitar.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolsek Ciomas menyerahkan bantuan dari Kapolres Bogor berupa satu unit CCTV portable dan sejumlah peralatan kebersihan kepada Ketua DKM Masjid Al Muhajirin. Selain itu, juga diserahkan lima pohon untuk ditanam di area taman masjid.

Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan penanaman pohon secara simbolis, kerja bakti atau bersih-bersih di dalam masjid, halaman, serta area taman Masjid Al Muhajirin.

Kapolsek Ciomas, AKP Hendra Kurnia, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap kebersihan dan kenyamanan tempat ibadah, khususnya menjelang bulan suci Ramadhan, Rabu (18/2/2026).

“Melalui kegiatan GEBER MASJID ASRI ini, kami berharap masjid menjadi lebih bersih, nyaman, dan aman untuk digunakan beribadah, sekaligus mempererat sinergi antara Polri, pemerintah kelurahan, dan masyarakat,” ujarnya. Yudi

BPKAD Gelontorkan 288 M. Inspektorat Belum Reviu Luncuran Fisik

0

Cibinong | Jurnal Bogor

Usai disepakati membayar tagihan proyek tahun anggaran 2025 di tahun anggaran 2026, Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Bogor kini telah membayarkan Rp 288.627.616.996,00 dari total utang hasil reviu Inspektorat sebesar Rp 344 Miliar. Namun pekerjaan yang mengalami luncuran fisik karena belum tuntas dikerjakan di akhir 2025 namun sudah diselesaikan di Januari-Februari 2026 belum ada kepastian kapan akan dibayarkan Pemkab Bogor.

“Per 13 Februari 2026, sudah dibayarkan sebesar Rp288.627.616.996,00, sekitar Rp288 miliar dari total yang harus dibayarkan Rp344 miliar. Ini masih berproses terus dan semoga bisa terkejar sebelum puasa besok,” kata Sekretaris BPKAD, Ahmad Wildan kepada Jurnal Bogor, Selasa (17/2/2026).

Berdasar data yang diperoleh Jurnal Bogor, hingga kini Dinas Pekerjaan Umum masih memegang peringkat pertama yang paling lambat dalam mengirim tagihan pembayaran ke BPKAD. Dari total tagihan utang sebesar Rp159,7 miliar, baru terbayar Rp54,7 miliar dengan 112 berkas yang sudah diselesaikan. Peringkat kedua, Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman (DPKP) dengan total utang berkas yang belum terbayar sebesar Rp4,8 miliar dari total tagihan Rp19,8 miliar.

Peringkat ketiga diduduki Dinas Lingkungan Hidup dengan utang berkas sebesar Rp2,3 miliar dari total Rp28,6 miliar. Peringkat keempat diduduki RSUD Bakti Pajajaran Cibinong sebesar Rp874.556.100 dan peringkat kelima diduduki Dinas Kesehatan sebesar Rp707.381.847 dan peringkat keenam dihuni Dinas Sosial pimpinan Farid Ma’ruf dengan utang belum terbayarkan sebesar Rp361,8juta. Sementara peringkat diduduki Dinas Pendidikan dengan utang belum terbayar Rp178.750.000.

Sementara yang sudah lunas bayar utang ke penyedia pihak ketiga adalah Satpol PP, Bapperida, Bappenda, Disparekraf, Dinas Peternakan dan Perikanan, DP3AP2KB, DiskopUKM, dan DPMD.

Lambatnya pembayaran kepada penyedia pihak ketiga di Dinas Pekerjaan Umum masih terganjal di Bidang Pembangunan Jalan dan Jembatan. Menurut informasi yang diperoleh Jurnal Bogor, lambatnya bidang ini menuntaskan pekerjaan administrasi karena terkendala SDM bagian keuangan bidang yang hanya 1 orang. Sementara tagihan berkas menumpuk dan membutuhkan sumber daya tambahan.

Di sisi lain, Inspektorat Kabupaten Bogor atau Aparatur Pengawas Internal Pemerintah (APIP) belum mendapat perintah menjalankan reviu atas pekerjaan luncuran fisik 2025 yang baru tuntas dikerjakan di awal 2026. Padahal ada beberapa paket pekerjaan bernilai besar yang mengalami luncuran fisik di 2026. “Kami belum terima surat perintah reviu dari TAPD untuk pekerjaan luncuran fisik 2026. Jadi kami belum bisa menjawab lebih lanjut terkait pekerjaan tersebut,” ujar Inspektur Badan 1, Raya Alfajar kepada Jurnal Bogor, Jumat (13/2/2026).

Dengan belum adanya kepastian pembayaran luncuran fisik, maka akan ada perubahan parsial 2 APBD Kabupaten Bogor TA 2026 untuk memasukan tagihan pembayaran pekerjaan yang sudah selesai dikerjakan meskipun lewat tahun. Seperti diketahui pembayaran utang kepada penyedia barang dan jasa di Tahun Anggaran 2026 dengan mekanisme memasukan usulan perubahan APBD di parsial 1. Dengan begitu anggaran sebesar Rp344 miliar lebih sudah dipastikan siap untuk membayar utang. “Insya Allah duitnya sudah ready,” tandas Wildan.n Herry Setiawan

Ramadhan Tiba, Gebyar Cucurak Hingga Santunan Yatim di MCN

0

Nanggung l Jurnal Bogor
Sebanyak 20 anak yatim yang berada di lingkungan kantor Media Center Nanggung (MCN) di Desa Parakanmuncang, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor mendapat bantuan berupa uang tunai, Selasa (17/2/2026).

Program sosial MCN dengan menyantuni puluhan anak anak yatim tersebut dilakukan dalam momen menyambut datangnya bulan suci Ramadhan 1447 Hijriyah sekaligus acara Cucurak, acara makan bersama sebelum puasa.

Sementara santunan diserahkan langsung oleh Ketua MCN Rahman Efendi bersama pewarta lainnya.

Terlaksananya kegiatan tersebut berkat dukungan berbagai unsur baik masyarakat, pemerintah maupun unsur lainnya yang telah berkontribusi terhadap acara tersebut.

Termasuk dukungan PT Antam yang peduli terhadap lingkungan terutama di wilayah Kecamatan Nanggung.

“Kami ucapkan terimakasih kepada yang telah berkontribusi dalam penggalangan bantuan ini. Di setiap tahun di momen jelang Ramadhan, diharapkan kegiatan tersebut terus dilakukan. Atas nama MCN kami mengapresiasi dan mengucap terimakasih,” ujar Rahman Efendi.

** Arip Ekon

Warga Kecamatan Cijeruk Geram TPS Ilegal di Depan Masjid Al-Muchtar

0

Cijeruk | Jurnal Bogor – Warga Kampung Cijeruk RT 03/06, Desa Tajurhalang, Kecamatan Cijeruk, mengaku geram dengan maraknya pembuangan sampah liar di pinggir jalan, tepatnya di depan Masjid Al-Muchtar.

Mirisnya, saat warga setempat sedang membersihkan tumpukan sampah dengan cara dibakar, mereka justru memergoki warga lain yang diduga hendak kembali membuang sampah di lokasi yang sama.

Salah seorang warga setempat, Ujang Amin, mengungkapkan bahwa keberadaan tempat pembuangan sampah (TPS) ilegal tersebut sangat mengganggu kenyamanan warga. Selain berada di pinggir jalan, tumpukan sampah juga mengarah ke tebingan sungai sehingga berpotensi membahayakan lingkungan apabila terjadi longsor.

“Ironisnya yang buang sampah itu bukan warga sini, Pak, tetapi dari desa tetangga. Bahkan kata yang bersangkutan, ia disuruh oleh ketua RW-nya. Ini jelas tidak mendidik dan harus ada pembinaan dari kepala desanya,” ujar Ujang, Selasa (17/2/2026).

Menurut Ujang, kondisi sampah yang sudah menumpuk di tebing jalan tersebut sangat rawan longsor dan dapat berujung pada saling menyalahkan jika terjadi bencana.

“Sampah sudah menumpuk begini. Kalau sampai terjadi longsor, pasti nanti saling menyalahkan. Sebelum itu terjadi, lebih baik tebingan ini dibuat turap agar tidak ada lagi warga yang membuang sampah di sini,” tegasnya.

Ia juga meminta agar Kabupaten Bogor segera turun tangan membangun turap di sekitar lokasi pembuangan sampah liar tersebut, guna mencegah longsor serta menutup akses warga yang kerap membuang sampah di area itu.

Sementara itu, tokoh masyarakat Desa Tajurhalang, Saepulloh, turut menyayangkan adanya informasi bahwa seorang ketua RW diduga menyuruh warganya membuang sampah sembarangan.

“Tentunya kami sangat menyayangkan apabila benar ada ketua RW yang menyuruh warganya membuang sampah di lahan orang, dengan alasan tidak memiliki tempat pengolahan sampah. Ini sangat merugikan semua pihak dan perlu adanya pembinaan dari kepala desa kepada para ketua RW,” pungkasnya. Yudi

Jelang Ramadan, PT Indomarco Prismatama Gelar Aksi Bersih Masjid Al Ikhlas

0

Sukaraja | Jurnal Bogor
PT Indomaret Cabang Bogor 1 melaksanakan kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR) berupa aksi pembersihan Masjid Al- Ikhlas kampung Blok Parigi Cijujung, Sukaraja, Kabupaten Bogor, Senin (16/2/2026).

Kegiatan ini bertujuan untuk menciptakan lingkungan yang bersih nyaman dan kondusif bagi masyarkat khususnya umat muslim yang akan menjalankan rangkaian ibadah Ramadhan, mulai dari puasa hingga salat tarawih.

Selain aksi bersih-bersih, PT. Indomarco Prismatama juga menyalurkan bantuan berupa perlengkapan ibadah, 5 pcs sajadah, 5 pcs sarung, 5 pcs mukena, serta bantuan berupa makanan dan perlengkapan kebersihan, dalam bentuk 100 pcs roti Mr. Bread, 100 Roti Prime Bread, 10 karton paket kebersihan dan alat kebersihan.

H. Kosasih selaku Ketua DKM Masjid Al-Ikhlas, menyambut baik kegiatan tersebut dan sangat mengapresiasi atas kepedulian manajemen PT. Indomarco Prismatama yang telah berkontribusi menjaga kebersihan dan kenyamanan masjid menjelang Ramadhan.

Melalui program CSR ini, PT. Indomarco Prismatama – PT Indomaret Cabang Bogor 1 berharap dapat terus berperan aktif dalam kegiatan sosial yang memberikan dampak positif dan berkelanjutan bagi masyarakat sekitar.

(Dedi R)

Cucurak, BPC Gapensi Bogor Minta Maaf

0

Cibinong

Badan Pengurus Cabang Gapensi Kabupaten Bogor menggelar cucurak sebelum masuk Ramadan 1447 Hijriah di kantor sekretariat, Senin (16/2/2026). Hadir puluhan anggota dan pengurus Gapensi Kabupaten Bogor.

“BPC Gapensi Kabupaten Bogor mengucapkan mohon maaf lahir dan batin selamat menunaikan ibadah puasa,” ujar para pengurus dan anggota di sesi foto bersama usai cucurak.

Cucurak adalah ajang silaturahmi dan makan minum bersama sebelum masuk bulan Ramadan dan menjalankan ibadah puasa. Momentum itu juga dijadikan ajang saling maaf memaafkan di antara anggota dan pengurus.

Pengurus menghadirkan menu makanan istimewa berupa nasi kebuli kambing dan ayam serta aneka makanan dan minuman ringan istimewa lainnya.

Tak hanya itu, momentum itu juga dijadikan pengurus Gapensi untuk saling tukar cerita pengalaman menjalankan pekerjaan proyek Pemkab Bogor, provinsi Jawa Barat dan pemerintah pusat. Berbagai suka duka dilontarkan dan mendapat respon langsung dari para anggota dan pengurus Gapensi Bogor.

“Kami berharap momentum bulan puasa tahun ini jadi ajang instrospeksi diri dan meniatkan serius untuk memperbanyak ibadah di bulan Ramadan,” ujar Wakil Ketua 1 Irsan di sela kegiatan.n Herry Setiawan