25.8 C
Bogor
Sunday, May 3, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 972

Tirta Pakuan Segera Wujudkan Pelayanan Berbasis Teknologi Informasi

0

JURNAL INSPIRASI – Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tirta Pakuan sebagai salah satu Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kota Bogor yang bergerak di bidang penyediaan air bersih tak pernah berhenti untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.
Di era digital saat ini menjadi pemantik Perumda Tirta Pakuan menyesuaikan pemenuhan kebutuhan kinerja perusahaan dan juga peningkatan pelayanan kepada pelanggan dengan membangun command center. Command center ini dibangun di area kantor pusat Perumda Tirta Pakuan, Jalan Siliwangi, Kota Bogor.

Direktur Utama Perumda Tirta Pakuan Rino Indira Gusniawan mengatakan, saat ini ada kegiatan seperti pemantauan Perumda Tirta Pakuan tersebar di beberapa tempat, antara lain di Katulampa, Dekeng, Palasari hingga Rancamaya. Sehingga nantinya yang terpisah tersebut akan terfokus satu tempat, yakni di command center.

“Sekarang mau kita tarik ke sini, kita akan buat command center ini dengan sembilan layar monitor utama, dengan enam layar disampingnya. Kita bisa memonitor langsung berkaitan dengan produksi, transmisi hingga distribusi air bersih,” kata Rino, belum lama ini.

Lebih lanjut dikatakan Rino, dari command center ini juga nantinya akan terlihat berbagai persoalan yang ada. Oleh karenanya diipilihnya command center di ruangan yang biasa digunakan rapat. Sehingga dari ruang command center bisa langsung diambil keputusan untuk mengatasi dari suatu masalah tersebut.

“Kita bisa ambil keputusan sambil lihat data di sana. Misalnya gini, coba kita lihat zona satu, ada masalah apa di sana, nah itu langsung kelihatan secara real time. Kita bisa langsung ambil keputusan untuk solusinya seperti apa,” tandas Rino.

Perumda Tirta Pakuan sendiri menargetkan pembangunan command center rampung dan diluncurkan pada Desember 2021. Direktur Teknik Perumda Tirta Pakuan Ardani Yusuf mengatakan, pembangunan command center saat ini sudah masuk tahap struktur dengan progres hampir 100 persen.

Disamping itu juga saat ini tengah digarap desain interior untuk layar monitor yang dilengkapi teknologi informasi. Selain interior, lanjut Ardani, pihaknya juga tengah membangun berkaitan dengan sarana prasarana teknologi informasi.

“Saat ini pengerjaan command center sudah tahapan struktur. Artinya pekerjaan struktur sudah hampir 100 persen. Kita sedang desain interiornya. Selain itu juga kita mulai bangun kaitan IT-nya. IT kemungkinan besar tahun ini juga kita lakukan pengadaannya,” ujarnya.

Ia mengatakan kehadiran command center ini cukup penting terlebih pada bidangnya, sehingga pemantauan informasi yang selama ini secara manual akan beralih berbasis teknologi informasi. Misalnya berkenaan pengolahan air bersih, dari mulai intake masuk ke transmisi, kemudian water treatment dan reservoir hingga ke pelanggan, kedepannya secara real time dan online terpusat di command center.

“Jadi kita bisa menggambarkan dari hulu hingga hilir. Berkaitan dengan kekeruhan, debit dan kualitas air, juga sampah itu bisa diketahui secara real time, sehingga kita bisa mengantisipasi apabila terjadi kejadian-kejadian itu,” paparnya.

“Di reservoir juga, terkait level, pembubuhan, disinfektan berapa PPM-nya yang selama ini pengecekan itu dilakukan tiga shift, nanti secara real time bisa mengetahui setiap jam, sehingga tidak perlu adanya pengecekan di reservoir. Ini sebagai bentuk efisiensi sumber daya manusia jadi bisa dialihkan ke yang lain,” tambahnya.

Lebih jauh Ardani mengatakan, command center juga akan terintegrasi dengan SIMOTIP (Sistem Informasi Mobile Tirta Pakuan). Command center ini rencananya akan beroperasi selama 24 jam dengan operator empat orang setiap satu shift. Sehingga jika diterapkan tiga shift akan membutuhkan sebanyak 12 orang.

“Kita harapkan (command center) bisa selesai segera sebelum tanggal 24 Desember dan sudah bisa diluncurkan tahun ini. Tentunya hal ini di-support dengan pengembangan IT dari hulu maupun hilir,” tandas Ardani.

Handy Mehonk | **
 

Tirta Pakuan Gencar Promosikan ‘Simotip’ dan Promo Diskon

0

JURNAL INSPIRASI – Perumda Tirta Pakuan terus melakukan sosialisasi air bersih, aplikasi Simotip dan promo diskon 40 persen sambungan baru kepada warga Kota Bogor di Posyandu Cempaka RW 009 Kel Situgede Bogor Barat pekan lalu.

Hal itu dilakukan Manager Humas dan Pelayanan Pelanggan Perumda Tirta Pakuan Sonny Hendarwan saat menyampaikan sosialisasi didampingi Asisten Manager Humas Dewi Puspitasari dan Asisten Manager Pemasaran Nita Dwiyanti.

Selain menyampaikan promo diskon 40 persen yang masih dibuka hingga akhir Desember 2021, kepada warga, Sonny mengingatkan efek samping penggunaan air bawah tanah yang digunakan tanpa kontrol. Salah satunya adalah bakteri jahat yang bisa menyebabkan penyakit berbahaya. Selain itu, Sonny juga menjelaskan hak dan kewajiban pelanggan Tirta Pakuan.

BACA JUGA Burhan Dampingi Kapolri dan Menteri Tinjau Vaksinasi Presisi di Cisarua

“Penurunan kualitas air bawah tanah dapat terjadi karena kepadatan penduduk yang semakin tinggi dan pembangunan septitank yang kurang baik. Hal ini mengakibatkan adanya indikasi air bawah tanah yang tercemar oleh bakteri Ecoli. Bakteri Ecoli sendiri merupakan bakteri yang mengakibatkan disentris pada manusia,” ungkap Sonny, Senin (13 Desember 2021).

Dalam kesempatan tersebut Sonny Hendarwan menjelaskan pula tentang aplikasi yang dimiliki oleh Perumda Tirta Pakuan yaitu SIMOTIP (Sistem Informasi Mobile Tirta Pakuan) beberapa fitur yang terdapat pada SIMOTIP adalah pembacaan meter mandiri dan pengecekan tagihan air, pengembangan aplikasi ini terus dilakukan agar pelanggan mendapatkan pelayanan terbaik dari Tirta Pakuan.

“Untuk mempermudah akses informasi Tirta Pakuan. Saya imbau pelanggan agar segera mengunduh aplikasi Simotip,” tandasnya.

Handy Mehonk | **

Burhan Dampingi Kapolri dan Menteri Tinjau Vaksinasi Presisi di Cisarua

0

JURNAL INSPIRASI – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor, Burhanudin mendampingi Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan para menteri saat melakukan peninjauan kegiatan gebyar vaksinasi Presisi Polres Bogor, di parkiran bus Taman Safari Indonesia (TSI), di Desa Cibeureum, Kecamatan Cisarua, Kamis (23/12).

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengatakan, peninjauan pelaksanaan vaksinasi di wilayah Kabupaten Bogor ini, dilakukan untuk mengecek secara langsung kegiatan anggota Polri dalam pelaksanaan vaksinasi, pagelaran Pospam dan Posyan dalam rangka persiapan jelang Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Kapolri menyatakan, kedatangannya ke wilayah Kabupaten Bogor, sekaligus melakukan langkah-langkah dalam rangka mengantisipasi kenaikan Covid-19. Karena beberapa tahun lalu, paska Nataru terjadi kenaikan Covid-19 mencapai 2,5 kali lipat, sehingga ada beberapa strategi yang harus dilaksanakan. Terlebih, tahun ini ada beberapa kelonggaran terhadap aktivitas kegiatan masyarakat,  tentunya nanti akan berdampak terhadap terjadinya lonjakan apabila tidak diantisipasi.

BACA JUGA Target Pajak Over, Bupati Luncurkan Aplikasi e-PBB Mobile

 “Kurang lebih ada 11 juta yang akan melaksanakan kegiatan mobilitas, khususnya di wilayah-wilayah yang menjadi tujuan wisata, tujuan mudik juga yang memiliki tradisi-tradisi pada saat Nataru. Termasuk juga kegiatan-kegiatan ibadah yang akan dilaksanakan. Ini tentunya memerlukan berbagai macam strategi,” ungkap Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Menurutnya, kegiatan vaksinasi hari ini, dilaksanakan secara serentak di seluruh provinsi, bekerjasama dengan TNI, Polri, pemerintah daerah, unsur kesehatan, unsur terkait lainnya yang selama ini bekerjasama dengan Polri dan TNI. Untuk target vaksinasi serentak yang dilaksanakan di seluruh provinsi, minimal mencapai 1,2 juta per hari.

 “Kita terus mengejar target walaupun secara nasional vaksin pertama saat ini sudah tembus diangka 72% atau mungkin 73%, dan vaksin kedua secara rata-rata sudah diangka 40%. Tapi kita ingin pencapaian ini betul-betul bisa lebih ditingkatkan lagi. Karena kita tahu, saat ini sudah ada jenis varian baru Omicron yang harus kita antisipasi. Ini jadi tugas kita semua,” tegas Kapolri.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyatakan, sudah menyiapkan Pospam dan Pos Pelayanan dalam rangka mendukung strategi vaksinasi. Ia siapkan gerai-gerai vaksin di rest area dan Pospam, sehingga pada saat aplikasi peduli lindungi, mendetect ada masyarakat yang masih belum vaksin, atau yang baru vaksin sekali, dan mungkin terkonfirmasi positif, tentunya akan langsung diberikan langkah-langkah.

BACA JUGA Para WP Taat Pajak Terima Penghargaan

 “Yang belum vaksin, kita vaksin. Kemudian yang terkonfirmasi kita tempatkan di tempat isolasi sementara untuk kemudian kita tidak lanjuti, apakah kemudian kita bawa ke rumah sakit rujukan atau tempat isolasi yang sudah dipersiapkan. Jadi seluruh rangkaian itu kita laksanakan sehingga disatu sisi, aktivitas masyarakat bisa berjalan dengan baik, pertumbuhan ekonomi kita harapkan meningkat. Namun di sisi lain kita tetap harus waspada menjaga agar laju Covid bisa kita kendalikan dengan menegakkan aturan Protokol Kesehatan secara ketat, secara kuat, mengakselerasi percepatan vaksinasi dan tentunya memperkuat langkah-langkah 3M dan 3P. Sehingga tambah Kapolri, itu semua menjadi satu bagian yang harus dilaksanakan di dalam operasi Nataru kali ini,” bebernya.

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy mengatakan, apresiasi atas kerja keras dari Kapolri, Panglima TNI dan seluruh jajarannya. Sesuai dengan perintah presiden, akhir tahun harus sudah 70% seluruh Indonesia. Hari ini, ada 5.000 titik yang diprakarsai TNI dan Polri di seluruh Indonesia.

“Saya sangat optimis, target dari bapak presiden akan tercapai. Untuk pelaksanaan vaksinasi di wilayah Cisarua ini semuanya berjalan dengan baik,” ungkapnya.

Ditempat yang sama, Menteri Perhubungan RI, Budi Karya Sumadi menyatakan, ada ribuan titik kegiatan vaksinasi serentak diseluruh Indonesia, yang dilakukan secara masif.

BACA JUGA Ziven Rozul, Pembalap Cilik dengan Segudang Prestasi

 “Ini patut diapresiasi dari kita Ini patut diapresiasi dari kita semuanya. ini ada satu massage dari bapak presiden bahwa memang TNI, Polri ditugaskan untuk melaksanakan vaksinasi agar jumlah yang tervaksinasi lebih besar, ini juga ada hubungannya bagaimana Nataru di jadikan satu massage bahwa mereka yang akan berpergian harus melaksanakan vaksinasi dua kali dan sudah melakukan antigen di hari yang sama,” paparnya.

Menhub menerangkan, adanya varian baru Omicron yang semakin membahayakan, sebaiknya di rumah saja dan mengurangi mobilitas aktivitas diluar. Andaipun harus keluar harus divaksin dua kali dan antigen.

 “Kami tentunya bersama sama TNI dan Polri, akan melakukan random check di beberapa titik termasuk di mall,” tukasnya.

** Dede Suhendar/M. Yusuf

Para WP Taat Pajak Terima Penghargaan

0

JURNAL INSPIRASI – Sejumlah penghargaan diberikan Bupati Bogor, Ade Yasin kepada para wajib pajak (WP) yang telah disiplin membayar pajak, tepat jumlah dan tepat waktu. Penghargaan itu diberikan orang nomor satu di Bumi Tegar Beriman, pada Anugerah Pajak Daerah Kabupaten Bogor tahun 2021, di Pullman Hotel, Ciawi, Rabu (22/12) malam.

Dimalam penganugerahan tersebut, hadir pula Wakil Bupati Bogor, Iwan Setiawan, Perwakilan Kepala Pusat Pengelolaan Pendapatan Daerah Provinsi Jawa Barat, Dandim 0621 Kabupaten Bogor, Kapolres Bogor, Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Bogor, Ketua Pengadilan Negeri Cibinong, Ketua Pengadilan Agama, Perwakilan Danlanud ATS, Sekda Kabupaten Bogor, Pimpinan Bank Jabar, Pimpinan Bank BNI, Ketua IPPAT, jajaran Pemerintah Kabupaten Bogor, para camat, kepala desa dan lurah serta para wajib pajak.

BACA JUGA Target Pajak Over, Bupati Luncurkan Aplikasi e-PBB Mobile

Bupati Bogor menjelaskan, kondisi Pendapatan Asli Daerah (PAD), dicerminkan oleh kemampuan keuangan daerah dalam mendukung penyelenggaraan pembangunan. Hingga saat ini, pajak daerah merupakan komponen terbesar kontribusinya terhadap PAD Kabupaten Bogor, yakni sebesar 63,53%.

 “Untuk mewujudkan semua cita-cita Kabupaten Bogor, yakni menjadi kabupaten termaju, nyaman dan berkeadaban melalui program Pancakarsa, tentunya diperlukan sumber pendanaan yang besar, perhitungan yang cermat dan penggunaan anggaran yang efektif serta efisien,” kata Ade Yasin dihadapan para tamu undangan dalam acara tersebut.

Ade Yasin mengungkapkan, banyak program pembangunan yang dijalankan dan harus kita biayai, pertama ada Samisade, pembangunan jalan dan jembatan, penataan kota, rehabilitasi sekolah, beasiswa Pancakarsa, kebutuhan penanganan pandemi Covid-19, termasuk kesehatan, BPJS, pemulihan ekonomi dan sebagainya.

“Semua bisa terlaksana berkat kontribusi para wajib pajak yang taat membayar pajak. Untuk itu kami atas nama Pemerintah Kabupaten Bogor menghaturkan banyak terima kasih dan mengapresiasi kepada pihak yang sudah berkontribusi mendukung pembangunan di Kabupaten Bogor melalui pembayaran pajak yang tepat jumlah dan tepat waktu,” tandas Ade.

BACA JUGA Ziven Rozul, Pembalap Cilik dengan Segudang Prestasi

Disebutkan Bupati Bogor, ada perusahaan-perusahaan besar yang sudah membayar pajak tepat jumlah dan tepat waktu, namun masih ada juga perusahaan yang belum membayar pajak tepat jumlah. Hal ini butuh kesadaran, kejujuran dan transparansi dalam membayarkan pajaknya tepat jumlah.

Sementara, Kepala Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah (Bappenda) Kabupaten Bogor, Arif Rahman mengatakan, Anugrah Pajak Daerah Kabupaten Bogor ini, dalam rangka meningkatkan dan memotivasi kesadaran wajib pajak serta meningkatkan peran serta wajib pajak  berpartisipasi dalam pembangunan di Kabupaten Bogor.

“Kami secara rutin melaksanakan kegiatan yang dilaksanakan setiap tahunnya, yaitu pemberian penghargaan kepada wajib pajak dari 10 jenis pajak yang dikelola oleh Bappenda, serta memberikan penghargaan kepada Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT), Desa dan Kelurahan, Kecamatan serta  instansi vertikal dan pihak lain yang telah mendukung optimalisasi penerimaan pendapatan daerah di Kabupaten Bogor,” terang Arif.

Arif menuturkan, Pemkab Bogor merasa perlu memberikan apresiasi dan penghargaan kepada semua pihak yang telah memberikan kontribusinya terhadap pencapaian target penerimaan pajak daerah Kabupaten Bogor.

** Dede Suhendar

Target Pajak Over, Bupati Luncurkan Aplikasi e-PBB Mobile

0

JURNAL INSPIRASI – Memberikan kemudahan kepada masyarakat dalam pelayanan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), Bupati Bogor, Ade Yasin luncurkan aplikasi elektronik PBB. Peluncuran e-PBB mobile bersamaan dengan acara Anugerah Pajak Daerah Kabupaten Bogor tahun 2021, di Pullman Hotel, Ciawi, Rabu (22/12) malam.

Hadir pada acara penganugerahan tersebut, Wakil Bupati Bogor, Iwan Setiawan, Perwakilan Kepala Pusat Pengelolaan Pendapatan Daerah Provinsi Jawa Barat, Dandim 0621 Kabupaten Bogor, Kapolres Bogor, Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Bogor, Ketua Pengadilan Negeri Cibinong, Ketua Pengadilan Agama, Perwakilan Danlanud ATS, Sekda Kabupaten Bogor, Pimpinan Bank Jabar, Pimpinan Bank BNI, Ketua IPPAT, jajaran Pemerintah Kabupaten Bogor, para camat, kepala desa dan lurah serta para wajib pajak.

BACA JUGA Humas Tohaga: Sejak 2013 Kami tak Terima Setoran dari PKL Area TJU Pasar Citeureup

Bupati mengatakan, aplikasi elektronik PBB (e-PBB) mobile yang malam ini diluncurkan, bertujuan untuk memudahkan masyarakat saat akan melakukan pembayaran PBB. Pada e-PBB mobile terdapat fitur untuk pendaftaran e-SPPT, pengecekan pembayaran, serta pengecekan berkas pelayanan.

“Selain itu e-PBB mobile merupakan langkah awal persiapan pendistribusian SPPT secara online untuk masyarakat Kabupaten Bogor pada tahun 2023. Pada tahun tersebut, kita akan fokus pada pendataan, dimana akan dilakukan pemutakhiran basis data pajak daerah. Salah satu langkahnya melalui aplikasi e-PBB mobile,” kata Ade Yasin.

Menurutnya, di era digitalisasi ini, masyarakat tidak bisa menunggu, tapi harus terus mengejar ketertinggalan karena dengan digitalisasi. Melalui digitalisasi, pekerjaan-pekerjaan yang sulit akan mudah dan pekerjaan lama pun akan menjadi cepat.

“Upaya tersebut diharapkan target pendapatan daerah dapat tercapai, khususnya sektor pajak daerah sehingga dapat mewujudkan misi Kabupaten Bogor, yakni terwujudnya kabupaten termaju, nyaman dan berkeadaban,” jelas politisi PPP tersebut.

BACA JUGA Desa Gunung Putri Borong Juara Kampung Ramah Lingkungan

Namun, diungkapkan Bupati Bogor, di saat daerah lain kekurangan uang atau finansial untuk membangun karena terkena refocusing, Kabupaten Bogor over target dengan capaian pajak 114,77 %.

Ade Yasin mengakui, capaian 114,77 % ini tidak mudah diraih, terlebih di saat kondisi pandemi seperti saat ini. Tetapi, pihaknya berterimakasih kepada jajaran Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah (Bappenda) Kabupaten Bogor, disaat daerah lain kekurangan uang atau finansial untuk membangun, karena anggarannya terkena refocusing, harus berbagi antar anggaran Covid dan pemulihan ekonomi, BLT dan lain-lain, tetapi Bappenda Kabupaten Bogor malah over target.

“Dengan kelebihan target 308,7 milyar rupiah, akhirnya kami bisa menutup kekurangan-kekurangan yang seharusnya diterima pada tahun 2021. Contohnya bagi hasil pajak dari provinsi dipotong dari Rp.900 milyar jadi Rp.200 milyar,” ujar Ade.

Ade Yasin menuturkan, ini membuatnya bingung di akhir tahun anggaran, bagaimana menutupi program yang sudah jalan tapi uangnya tidak ada. Tapi dengan over targetnya Bappenda, Alhamdulillah bisa tertangani dengan baik.

“Kemudian di saat daerah lain berhutang untuk menjalankan roda pemerintahan, untuk membangun infrastruktur dan lain-lain, Alhamdulillah Kabupaten Bogor tidak pernah berhutang. Insyaallah sampai kapanpun kita akan bisa mendanai pembangunan dengan potensi-potensi yang ada di Kabupaten Bogor, selain dari potensi APBD provinsi maupun APBN,” tutur Ade.

BACA JUGA Ziven Rozul, Pembalap Cilik dengan Segudang Prestasi

Ade menambahkan, dengan pajak, dan inovasi-inovasi di bidang perpajakan yang dijalankan oleh Bappenda, seperti menghapus biaya administrasi, menghapus denda, menerapkan diskon pajak, dan lain sebagainya, membuat wajib pajak yang menunggak akhirnya mau membayar.

 “Ini suatu inovasi baik yang tentunya disaat pandemi sekarang sangat kita butuhkan,” tukasnya.

**Dede Suhendar

Humas Tohaga: Sejak 2013 Kami tak Terima Setoran dari PKL Area TJU Pasar Citeureup

0

Setoran Masuk Kantong Siapa?

JURNAL INSPIRASI – Masih menjadi bahan pembicaraan akan aliran anggaran yang ditarik oleh pengelola PKL area TJU Pasar Citeureup, yang berjalan sejak tahun 2012 hingga saat ini, begitu pun dengan keberadaan surat sakti yang pernah dibuat antara PD Tohaga saat itu seolah melemahkan instansi terkait untuk bertindak dan menertibkan.

Defi

Mendapati hal tersebut sebelumnya, Defi Humas Tohaga membenarkan adanya surat perjanjian yang dibuat oleh Kepala Pasar Citeureup 1 Mira dengan perorangan Nurlela untuk mengelola PKL di area TJU, Namun menurutnya perjanjian tersebut sudah tidak berlaku secara otomatis saat revitalisasi Pasar Citeureup 1 sudah selesai.

“Harusnya sudah tidak berlaku, karena kami membuat perjanjian tersebut hanya disaat revitalisasi Pasar Citeureup 1 , dan pedagang yang tercatat saat ini sudah berada semua di dalam pasar,” beber Defi yang didampingi tim hukum di ruang kerjanya beberapa hari lalu.

BACA JUGA Achmad Fathoni Apresiasi Program Pembinaan Desa Wisata LPPM Unpak di Situsari

Menurutnya, ia tidak mengetahui masih masuk atau tidak setoran yang diambil Nurlela ke Perumda Tohaga. “Saya akan kroscek kepada bendahara apa masih setoran atau tidak,” jelasnya.

Lanjut, saat dimintai keterangan perihal adanya setoran masuk atau tidak oleh Jurnal Bogor melalui pesan singkat WhatsApp, Defi mengatakan bahwa Perumda Tohaga sudah tidak menerima setoran dari pengelola PKL di area PJU Pasar Citeureup.

“Sejak tahun 2013 Perumda Tohaga sudah tidak menerima setoran dari pengelola PKL di area TJU,” bebernya, Rabu (22/12/21).

Masih kata dia, sudah jelas surat kesepakatan itu hanya berlaku sebelum revitalisasi Pasar Citeureup 1 selesai, dan tidak ada revisi diperjalanan sehingga poin 5 dianggap tidak berlaku.

BACA JUGA Ziven Rozul, Pembalap Cilik dengan Segudang Prestasi

“Secara otomatis perjanjian itu tidak berlaku lagi, dan kami tegaskan Perumda Tohaga sudah tidak menerima iuran dari PKL di area TJU sejak tahun 2013,” pungkasnya.

Sebelumnya, anggota DPRD Dapil 1 Ferry Roveo Chechanova megomentari seharusnya pihak Perumda Pasar Tohaga saat ini sudah mengeluarkan surat pembatalan perjanjian kerjasama yang dibuat pada tahun 2012 terkait iuran kepada PKL pada saat Revitalisasi Gedung Pasar Citereup 1.

“Kalo emang surat perjanjian tersebut dinyatakan ‘seharusnya tidak berlaku’ oleh Humas Perumda Pasar Tohaga, mestinya pihak Perumda Tohaga harus sudah mengeluarkan surat pembatalan perjanjian yang dibuat tahun 2012 lalu,” tegasnya kepada Jurnal Bogor, Kamis (16/12/12).

Pria yang akrab disapa Pio tersebut menegaskan, setelah pembangunan revitalisasi Pasar Citereup 1 sudah rampung, seharusnya Perumda Pasar Tohaga yang mendapatkan 50 persen dan 50 persen untuk pihak kedua dari hasil iuran PKL. Namun saat ini jangan lagi menerima setoran dari pihak kedua. Jika masih menerima, berarti dapat dikategorikan melakukan pungutan liar (pungli).

“Seharusnya jangan ada terima setoran dari yang mengelola PKL. Apalagi kalo menerima setoran dan tidak dilaporkan ke bendahara itu sudah dikategorikan pungli,” paparnya.

BACA JUGA Desa Gunung Putri Borong Juara Kampung Ramah Lingkungan

Anggota DPRD yang berasal dari Daerah Pilih (Dapil) I itu menekankan, jika lahan yang digunakan para PKL tersebut bukanlah lahan milik Perumda Pasar Tohaga.

“Yang perlu dicermati adalah area tepi jalan itu bukan milik Perumda Pasar Tohaga, dan seharusnya, segera Perumda Pasar mencabut surat kontrak tahun 2012 tersebut, karena memberikan pengelolaan di lahan yang bukan miliknya,” pungkasnya.

** Nay Nur’ain

Achmad Fathoni Apresiasi Program Pembinaan Desa Wisata LPPM Unpak di Situsari

0

JURNAL INSPIRASI – Program Wisata Situ Tunggilis yang dirintis Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) Situsari, Kecamatan, Cileungsi, Kabupaten Bogor dibawah komando Arief Wibowo dan Wanto mulai menampakkan progresnya. Setelah satu tahun lebih didampingi oleh Anggota DPRD Kabupaten Bogor, Achmad Fathoni.

Menurut Achmad Fathoni, dia memenuhi permintaan Sekretaris Dekan FT Universitas Pakuan (Unpak), Janthy yang juga dosen S2 MPWK untuk didampingi pelaksanaan Program Pengabdian Lanjutan dari Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Program Desa Wisata Situsari.

BACA JUGA Ziven Rozul, Pembalap Cilik dengan Segudang Prestasi

“Siang ini, setelah dari Balai Desa Ciangsana, saya langsung menuju ke Balai Desa Situsari, memenuhi permintaan Bu Janthy yang juga dosen saya di S2 MPWK. Saat kuliah Sabtu kemarin, Bu Janthy, beliau sampaikan minta didampingi untuk pelaksanaan Program Pengabdian Lanjutan dari LPPM Unpak ke Program Desa Wisata Situsari. Yaitu berupa program pelatihan dan pembuatan Ikon Situ Tunggilis. Sebelumnya LPPM Unpak sudah membuatkan desain siteplannya,” katanya kepada Jurnal Bogor, Kamis (23/12/12).

Dalam kesempatan itu, dirinya menyampaikan apresiasi ke Unpak atas perhatian dan program pengabdiannya dan diharapkan bisa terus berlanjut. “Saya sampaikan bahwa ini akan menjadi stimulus bagi Pemda Bogor untuk berikan perhatian lebih baik. Orang luar dan tidak ada beban kewajiban saja mau peduli,” tegasnya.

Pria yang akrab disapa Fathoni itu menambahkan, untuk Kades Situsari, Bumdes serta jajaran untuk terus serius menangani program ini. Ibarat orang memancing ikan, harus disiapkan kail dan umpannya dengan baik.

BACA JUGA Desa Gunung Putri Borong Juara Kampung Ramah Lingkungan

“Juga harus sabar dan serius. Jika mau ikan yang besar, siapkan umpan yang lebih besar juga. Unpak dan lainnya akan semangat membantu, jika Pemdes Situsari dan masyarakatnya yang dibantu juga terus semangat dan berusaha maksimal,” pesannya

Sebagai anggota dewan, dia selalu siap untuk memfasilitasi, memediasi dan ikut mendorong program-program pengembangan wisata desa dengan setu sebagai salah satu destinasinya. “Saya sampaikan ke Bu Janthy dan Unpak, Setu Gunung Putri – Pak Daman Huri, Situ Citongtut Kang Wawan Ramdani, Pak Dian Hermawan dan Situ Wanaherang Kang M Ramdani siap untuk dibina dan dibantu pengembangan wisatanya,” pungkasnya.

**Nay/Wisnu

Ziven Rozul, Pembalap Cilik dengan Segudang Prestasi

0

JURNAL INSPIRASI – Kecil-kecil cabe rawit pantas disandang Ziven Rozul Abi Salim yang mulai mantap menunggangoi motornya di kelas nasional. Ziven Rozul, kini memiliki segudang prestasi.

Meskipun usianya baru menginjak 10 tahun, Ziven sudah berhasil mengumpulkan 44 piala di berbagai ajang balap motor. Menariknya, Ziven mengaku sudah mengikuti kompetisi adu kecepatan kuda besi sejak umur 5 tahun.

“Waktu umur lima tahun ikut balap MiniGP, tapi belum juara,” ucapnya, Kamis (23/12/21).

Tak berhenti, di MiniGP, saat usianya menginjak 7 tahun, Ziven pun mencoba untuk ikut menarik gas motor bebek yang kini menghasilkan 44 piala.

BACA JUGA Desa Gunung Putri Borong Juara Kampung Ramah Lingkungan

“Pengen jadi pembalap profesional, kalo latihan seminggu tiga kali buat cari time dan setting motor,” jelas bocah kelas 4 sekolah dasar ini.

Bahkan, diusianya kini, Ziven pun sudah handal mengendalikan motor sport. “Bisa motor sport, pernah jatoh juga tapi gak kapok,” singkatnya.

Agus Salim, ayah Ziven mengakui anaknya mulai menunggangi motornya di sirkuit sejak usia lima tahun.

“Ziven termotivasi saat melihat balap MotoGP. Kalo soal bakat dia tumbuh begitu aja, saya sebagai orang tua hanya memfasilitasi,” katanya. BACA JUGA Tangga Pedestrian Ranggagading Diprotes Warga

Agus pun turut membeberkan caranya mementor Ziven hingga bisa meraih banyak penghargaan di usianya yang masih amat muda.

“Kalo persiapan, dari awal mula dia mulai balap adalah fisik yang utama, dan didampingi juga dengan pendidikan agama dan formalnya di sekolah. Saya berharap, dia (Ziven-red) bisa terus berprestasi sesuai dengan apa yang dia harapkan,” pungkasnya.

**Nay/Tedy

Desa Gunung Putri Borong Juara Kampung Ramah Lingkungan

0

JURNAL INSPIRASI – Bogor Kabupatenku Green and Clean (BKGC) 2021 sudah terlaksana, Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten sudah memverifikasi Kampung Ramah Lingkungan (KRL) dan Sekolah Adiwiyata se-Kabupaten dan akan menominasi ”Best oF The Best” Penghargaan yang diberikan berdasarkan penilaian Tim Varpal (Verifikasi Lapangan), di Gedung Tegar Beriman, Jumat (17/12/2021).

Kepala Desa Gunung Putri, Daman Huri merasa bersyukur dengan perjuangan keras yang diperjuangkan Pemdes, pengurus lingkungan, masyarakat dan lembaga-lembaga desa dalam satu komando.

“Alhamdulliah, akhirnya setelah kita berjuang keras untuk membangun dan menata lingkungan di wilayah Desa Gunung Putri sekarang memperoleh hasil dengan mendapatkan penghargaan terbanyak se-Kabupaten Bogor dan Dinas Lingkungan Hidup membagi beberapa kategori seperti Pengelolahan Tanah, Penataan Lingkungan Terbaik dan masih banyak lagi,” ucapnya kepada Jurnal Bogor, Kamis (23/12/21).

BACA JUGA Satpol PP Leuwisadeng Amankan Pelajar yang Hendak Tawuran

Lanjut A Heri biasa disapa mengatakan, desanya mendapatkan juara KRL sebanyak 13 juara, dengan harapan kedepannya Desa Gunung Putri menjadi desa yang terbaik dan penghargaan yang lebih banyak.

“Insya Allah di tahun yang akan datang bisa mendapat lebih banyak lagi penghargaan, dan saya mengajak untuk kita bersama-sama bersemangat serta kerja keras. Sebab kerja keras tidak akan pernah mengkhianati hasil, kedepan semoga KRL terus berkembang dan Desa Gunung Putri menjadi lebih asri nyaman dan ramah warga dan lingkungannya,” harapnya.

** Nay/Wisnu

Satpol PP Leuwisadeng Amankan Pelajar yang Hendak Tawuran

0

JURNAL INSPIRASI – Sejumlah pelajar yang hendak tawuran di Jalan Raya Leuwisadeng Km 25 digagalkan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kecamatan Leuwisadeng, Kabupaten Bogor.

Pristiwa itu terjadi pada Kamis (23/12) sekitar pukul 10:00 wib. Sebelum ya terlihat sejumlah pelajar sedang konvoi membawa senjata tajam (sajam) berupa cerulit. Namun saat dilakukan pengejaran, sajam tersebut dibawa lari oleh pelajar tersebut.

Kasi trantibum Kecamatan Leuwisadeng Cecep Tarmizi mengatakan, saat akan mengamankan para siswa sempat terjadi kejar-kejaran dengan mereka yang menggunakan sepeda motor.

BACA JUGA Sudah Sepekan, Jembatan Urug Dibangun

“Kita sudah melakukan upaya pencegahan dengan cara mengejar pelajar tersebut menggunakan kendaraan roda dua akhirnya tertangkap enam orang siswa yang akan melakukan tawuran,” ungkapnya.

Ia mengatakan, keenam siswa tersebut memang bersekolah di seputar wilayah Kecamatan Leuwisadeng yaitu di SMPN 1 Leuwisadeng.

“Kita menindak lanjuti hal tersebut dan menyerahkan para siswa tersebut ke pihak sekolah agar kembali dibina. Ada sekitar 16 motor yang akan melakukan tawuran antar pelajar,” bebernya.

Ia menegaskan, jika hal tersebut terjadi kembali kepada para siswa tersebut, tentunya pihaknya akan melakukan sanksi tegas kepada para siswa.

BACA JUGA Pendapatan Rujak Tumbuk Turun Drastis

“Jika kembali melakukan hal tersebut kita akan menyerahkan ke pihak kepolisian,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Sekolah SMPN 1 Leuwisadeng, Atang mengatakan, dengan kejadian ini pihaknya akan melakukan pembinaan kembali kepada para siswa.

“Kita akan bina dan akan memberikan sanksi kepada para siswa,” singkatnya.

**andres