25.9 C
Bogor
Monday, May 4, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 970

Apresiasi Bank Sampah Desa Mitra, Indocement Selenggarakan Bank Sampah Awards 2021

0

JURNAL INSPIRASI – PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk. (Indocement) memberikan apresiasi kepada Bank Sampah Desa Mitra yang konsisten melakukan kegiatan lingkungan melalui edukasi sampah yakni  di Bank Sampah Pelita, KRL Berhias, RW 04 Desa Gunung Sari, Kecamatan Citeureup, Kabupaten Bogor, baru-baru ini.

CSRC Division Manager Gadang Wardono mengatakan, program pemberian penghargaan untuk Bank Sampah desa mitra yang perdana dilakukan oleh Indocement ini juga mengusung slogan “Kenangan dapat hilang, plastik 1.000 tahun takkan hilang. Ayo bijak kelola sampah”.

“Walaupun terkendala oleh pandemi Covid-19, melalui penyelenggaraan Indocement Bank Sampah Awards (IBSA) 2021, Indocement memberikan apresiasi dan pemenang IBSA terbagi menjadi 3 Kategori,” katanya kepada Jurnal Bogor, Jum’at (24/12/21).

BACA JUGA Tak Tersentuh RTLH, Rumah di Jasinga Mengkhawatirkan

Dengan adanya IBSA 2021 kata Gadang Wardono, Indocement berharap Bank Sampah mitra dapat semakin termotivasi untuk berkontribusi terhadap lingkungan. “Sekaligus memberi edukasi kepada Bank Sampah mitra untuk terus konsisten melakukan pencatatan dengan baik dan terstruktur,” harapnya.

Seperti diketahui, Indocement adalah salah satu produsen semen terbesar di Indonesia. Saat ini Indocement dan entitas anak perusahaannya bergerak dalam beberapa bidang usaha yang meliputi pabrikasi dan penjualan semen (sebagai usaha inti) dan beton siap-pakai, serta tambang agregat dan trass, dengan jumlah karyawan sekitar 5.000 orang.

Indocement mempunyai 13 pabrik dengan total kapasitas produksi tahunan sebesar 24,9 juta ton semen. Sepuluh pabrik berlokasi di Kompleks Pabrik Citeureup, Bogor, Jawa Barat; dua pabrik di Kompleks Pabrik Cirebon, Cirebon, Jawa Barat; dan satu pabrik di Kompleks Pabrik Tarjun, Kotabaru, Kalimantan Selatan.*

Indocement Bank Sampah Awards (IBSA) 2021

Kategori Platinum

Juara 1: Bank Sampah Pelita (Desa Gunung Sari)
Juara 2: Bank Sampah Pelangi Bunda (Desa Gunung Putri)
Juara 3: Bank Sampah Salam 1 (Kelurahan Puspanegara)

Kategori Gold

Juara 1: Bank Sampah Ciliber (Kelurahan Puspanegara)
Juara 2: Bank Sampah Seger Bener (Desa Tarikolot)
Juara 3: Bank Sampah Manfaat (Kelurahan Puspanegara)

Kategori Silver

Juara 1: Bank Sampah Berseri 04 (Desa Gunung Putri)
Juara 2: Bank Sampah Zalak 2 (Desa Gunung Putri)
Juara 3: Bank Sampah Mede 1 (Desa Gunung Putri)

** Nay / Wisnu

Dana Samisade, Desa Sukamanah Bangun Jalan Lingkungan

0

JURNAL INSPIRASI – Dana Samisade (Satu Miliar Satu Desa) tahap dua yang digelontarkan oleh Pemerintah Kabupaten Bogor akan digunakan Pemerintah Desa Sukamanah, Kecamatan Jonggol  untuk membangun jalan lingkungan yang ada di dusun1, 2, 3 dan dusun 6.

Kepala Desa Sukamanah Hadi Sutardi mengatakan, mewakili warga masyarakat  dan pemdes menghaturkan  terimakasih kepada Pemkab, khususnya Bupati Bogor Ade Yasin atas bantuan  dana  Samisade untuk pembangunan desa, khususnya jalan lingkungan.

“Program Samisade, Pemdes Sukamanah  akan merealisasikan untuk pembangunan jalan lingkungan. Pembangunan jalan tersebut merupakan  keinginan warga yang bermukim di empat dusun,” ujarnya.

BACA JUGA Tak Tersentuh RTLH, Rumah di Jasinga Mengkhawatirkan

Hadi menuturkan pembangunan ,  jalan lingkungan sebagai jalan  penghubung antar kampung. Apabila Pembangunan jalan  lingkungan  dapat terealisasi  dapat memudahkan akses pengguna jalan dari Desa Sukamanah  ke Sukamaju.

Pembangunan jalan lingkungan  tersebut sangat  disambut antusias oleh warga Sukamanah, selain memudahkan akses warga, adanya pembangunan infrastruktur jalan lingkungan akan meningkatkan perekonomian.

“Jalan antar lingkungan  ini akan dibangun sesuai juklak dan juknis, semua proses pekerjaan pembangunan didanai dari program Samisade,” ujar Hadi.

Hadi menambahkan, untuk  proses pekerjaan pembangunan jalan lingkungan melibatkan warga sekitar Desa Sukamanah.

Terpisah, Dorman  tokoh masyarakat saat ditemui turut mengucapkan terimakasih kepada Bupati Bogor dan khususnya kepada Kepala Desa Sukamanah  atas terealisaainya  jalan lingkungan.

** Nay / Ramses

Tak Tersentuh RTLH, Rumah di Jasinga Mengkhawatirkan

0

JURNAL INSPIRASI – Sudah 8 tahun keberadaan rumah yang dihuni 7 jiwa dari dua keluarga keberadaannya sangat mengkhawatirkan. Dengan kondisi  tersebut, rumah ini layak dapat bantuan rumah tidak layak huni (RTLH), namun tak kunjung didapat.

Terlihat bangunan tua yang berada di Kampung Bojong Kancas RT 04 RW 06 Desa Barengkok, Kecamatan Jasinga, Kabupaten Bogor itu hampir semua sudut rumahnya sudah mengalami kerusakan sangat parah, sehingga membuat penghuninya di tengah ancaman ambruk.

“Kalo hujan saya ngungsi ke rumah tetangga, soalnya sangat khawatir jika di tempati,” kata Eha (32) pemilik rumah tersebut kepada Jurnal Bogor, Minggu (26/12).

Baca Juga Bupati Berikan Penghargaan ke SD IT Al Muhajirin

Eha menceritakan, dia menempati rumah itu sudah sejak lama. Meskipun keberadaan rumahnya cukup mengkhawatirkan namun ia tetap tinggal,  karena sumber pendapatan yang didapat tidak menentu.

“Suami saya bekerja ojek online di Serpong Tangerang, sedangkan saya jualan seblak kalo lagi ada itu juga,” ungkapnya.

Bahkan Ia juga menyebut, sempet dijanjikan oleh pemerintahan desa akan dibangun rumah layak huni, namun sudah dua tahun menanti tak kunjung terealisasi.

“Pak kades juga tau kondisi rumah saya, ia sempet kesini waktu penyemprotan disinfektan lalu meminta KTP, tapi hingga kini tidak ada respons lagi,” ujarnya.

“Ibu RT nya juga sempat bilang, rumah saya mau ada bantuan bedah rumah, rumah saya sudah masuk dalam pengajuan, akan tetapi sampai saat ini tidak ada,” tambahnya.

BACA JUGA Selain Peningkatan Kapasitas, Pemdes Batutulis Alokasikan DD Tahap Akhir Hotmix Jalan

Eha juga mengaku bosan menanti rumahnya yang tak kunjung ada perbaikan dari pemerintah desa.

“Saya menanti harapan yang pasti hingga bosan, cuma di PHP in doang,” imbuhnya.

Dengan kondisi itu dirinya juga saat ini tidak mendapatkan bantuan tunai maupun nontunai.

“Dulu sempet dapet uang bantuan sosial BLT DD, kalo sekarang mah udah nggak dapet lagi,” kata dia.

Sementara itu,  Ketua RT setempat Yati membenarkan keberadaan rumah itu sudah tidak layak untuk dihuni dan sudah dimasukan ke pengajuan akan tetapi dana tersebut dialihkan untuk Covid-19.

BACA JUGA Pandemi Covid, Warga Desa Setu Beralih Profesi dari Marketing Jadi Jualan Kopi Keliling

“Ya rumah Bu Eha sudah masuk ke pengajuan cuman dananya masih dipakai Covid-19 ya, rumahnya sudah difoto, pak kades juga tau,” ujarnya.

Sementara ia menyebut keluarga Eha sudah mendapatkan bantuan dari BLT DD sebanyak tiga kali akan tetapi dia dapat di kantor pos sehingga BLT-DD miliknya dialihkan ke orang lain.

**andres

Bupati Berikan Penghargaan ke SD IT Al Muhajirin

0

JURNAL INSPIRASI – Bupati Bogor Ade Yasin memberikan penghargaan untuk SD IT Al Muhajirin pada event Bogor Kabupatenku Green and Clean (BKGC) 2021 atas partisipasinya dalam menanggulangi sampah.

SD IT Al Muhajirin telah mengikuti kegiatan untuk mencapai penghargaan Adiwiyata sejak awal tahun 2021 di bawah monitor dan evaluasi Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bogor. Penerima penghargaan langsung oleh Wakil Kepala Sekolah Humas, R. A. Dharmawangsa, S.Pd,.M.Pd, Jumat (17/12/21).

Darma mejelaskan, penilaian yang diberikan seperti admistrasi, tata lingkungan sekolah , dan kegiatan yang sistemnya sesuai visi misi sekolah yang mana ditemanya adalah mencintai lingkungan hidup.

BACA JUGA Pandemi Covid, Warga Desa Setu Beralih Profesi dari Marketing Jadi Jualan Kopi Keliling

“Alhamdulillah kita masuk kategori sekolah Adiwiyata tingkat kabupaten, dan pasti akan berlanjut hingga provinsi dan-seterusnya. Seperti kegiatan tanam-menanam, kegiatan Jumsih (Jumat bersih) dengan program – program sekolah yang menjadi penilaian Dinas Lingkungan Hidup (Tim penilaian Kabupaten), ya 8 standar pendidikan itu masuk semua di Adiwiyata,” ungkap Dharma kepada Jurnal Bogor.

Ia menyebutkan, di Kabupaten Bogor yang menjadi pekerjaan rumah adalah sampah yang sulit dibasmi ketika kesadaran pada diri sendiri tidak ada.

“Jika di Kabupaten Bogor ini setiap orang saja 1 bulan 0,1 persen, kalau 0,01 per hari sudah berapa dikali dengan yang luasnya Kabupaten Bogor ini hampir seluas pulau Bali,” paparnya.

Dharma pun berharap dengan menyandang penghargaan ini SD IT Al-Muhajirin ini kedepan beserta seluruh guru-guru dan warga sekolah dapat konsisten menjaga alam dengan langkah-langkah sederhana dan berkelanjutan di lingkungan kelas dan sekolah.

BACA JUGA Selain Peningkatan Kapasitas, Pemdes Batutulis Alokasikan DD Tahap Akhir Hotmix Jalan

Seperti mengurangi sampah, membuang sampah pada tempatnya, memilah sampah, mengelola sampah, menjaga kelestarian air dan sumber ernergi.

“Dan harapan lainnya semoga kedepan SD IT Al-Muhajirin bisa berkontribusi dalam skala yang lebih besar dengan mengikuti sekolah Adiwiyata provinsi di tahun 2022 dan dapat mengurangi sampah yang paling tidak, baru wilayah sekolah untuk menumbuhkan mindset kepada warga sekolah dulu,” pungkas Dharma.

** Nay / Wisnu

Pandemi Covid, Warga Desa Setu Beralih Profesi dari Marketing Jadi Jualan Kopi Keliling

0

JURNAL INSPIRASI – Dampak dari pandemi Covid-19  membuat  warga Kampung Ranca RT 02/05 Desa Setu, Kecamatan Jasinga, Kabupaten Bogor harus rela menghabiskan uang tabungannya selama mencari pekerjaan untuk menafkahi anak dan istri.

Hal itu diceritakan Muhammad Amin (28) pedagang es dan kopi keliling yang kerap mangkal di jalan raya Cigudeg – Jasinga, tepatnya di jalur kebun kelapa sawit.

Pandemi Covid-19 yang melanda membuat dirinya harus beralih profesi dari marketing bank ke dagang jualan es dan kopi keliling.

“Tadinya saya kerja di Bank Mandiri sebagai marketing, tapi pasca covid-19 melanda di perusahaan gak sampe target dan akhirnya kena imbasnya,” ungkapnya kepada Jurnal Bogor, kemarin.

BACA JUGA Selain Peningkatan Kapasitas, Pemdes Batutulis Alokasikan DD Tahap Akhir Hotmix Jalan

Semenjak dirinya dirumahkan, ia sempat mencari kerja ke sana sini. Namun tak kunjung mendapatkan pekerjaan, sampai semua tabungannya habis terkuras dan memaksa dirinya berpikir keras.

“Susah nyari kerja lagi, sedikit simpanan pun habis, sampai saya berpikir dan akhirnya ya jualan es dan kopi keliling,” paparnya sambil menghela napas.

Jadi kata dia bahwa omset yang kerap ia dapat rata-rata sekitar 50.000 per hari, dengan kondisi cuaca mendukung.

“Saya jualan kopi kurang lebih sudah setengah tahun, untuk omset sehari 50.000 itu omset kotor kalo bersihnya paling 15.000 sampai 20.000,” ujar pria beranak satu itu.

Meski dengan keadaan demikian, kata Amin, dirinya tetap bersukur dan berusaha menikmati suka dukanya demi anak dan istri.

“Masih diberikan kesehatan dan bisa ikhtiar aja udah sukur Alhamdulillah, dari pada sakit kan kita gak bisa berusaha untuk nafkahin anak istri,” tutupnya.

**andres

Selain Peningkatan Kapasitas, Pemdes Batutulis Alokasikan DD Tahap Akhir Hotmix Jalan

0

JURNAL INSPIRASI – Dipenghujung tahun 2021, Pemerintahan Desa (Pemdes) Batutulis, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor memanfaatkan Dana Desa (DD) tahap ketiga tahun anggaran 2021 untuk membangun insfrastruktur dan peningkatan kapasitas kelembagaan desa.

Kepala Desa Batutulus Ade Supriatna menyebutkan, sumber anggaran dana desa akhir tahun telah direalisasikan berupa pengaspalan jalan desa yang terletak di Kampung Pasirgintung RT 02 RW 01.

“Pengerjaan pengaspalan jalan antar RT  dengan sistem hotmix yang berdiameter 309x 2,5 meter,” ujar kepala Desa Batutulis Ade Supriatna kepada Jurnal Bogor, kemarin.

Tak hanya itu, selain  membangun insfrastruktur jalan dan pelaksanaan peningkatan kapasitas kelembagaan desa yang digelar beberapa waktu lalu, di penghujung tahun ini telah dilaksanakan penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT-DD) bagi keluarga penerima manfaat.

BACA JUGA BPA Dicegah Sejak Dini, Revisi Aturan Label BPA Free AMDK Sedang Berproses

Pelatihan peningkatan kapasitas kelembagaan desa yang di gelar belum lama ini dengan sejumlah peserta diantaranya RT, RW, BPD dan seluruh staf desa. Menurutnya, sasarannya dari pelatihan tersebut agar semua kelembagaan desa bisa mengambil manfaat serta dampak nilai positif.

“Tentu mereka bisa tahu dasar dan tugas fungsi dari masing – masing lembaga pemerintahan desa,” tuturnya.

Sementara ketua LPM Desa Batutulis Jaja Subagja atau yang akrab dipanggil Sanim menjelaskan, pembangunan  hotmix jalan agar akses menuju pelosok kampung tak lagi digenangi air ketika hujan.

“Tentunya masyarakat merasa nyaman menggunakan jalur itu dengan hotmix,” tandasnya.

Diketahui hotmix jalan selain menuju perkampungan juga akses menuju tempat pemakaman umum Sipayung.

“Pembangunan hotmix itu salah satu jalan yang sering dilalui masyarakat ke tempat pemakaman umum Sipayung,” jelasnya.  

**Arip Ekon

BPA Dicegah Sejak Dini, Revisi Aturan Label BPA Free AMDK Sedang Berproses

0

Badan POM Lindungi Masyarakat Untuk Masa Depan

JURNAL INSPIRASI – Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan RI (Badan POM) Penny Kusumastuti Lukito mengatakan revisi aturan yang berkaitan tentang pelabelan Bisphenol A (BPA) Free pada air minum dalam kemasan (AMDK) saat ini sedang berproses dan dalam tahap harmonisasi.

“Tidak sembarangan Badan POM melakukan proses untuk kita melakukan revisi terhadap peraturan yang ada. Upaya Badan POM adalah untuk melindungi masyarakat. Upaya atau tugas dan tanggungjawab pemerintah adalah melindungi masyarakat tidak hanya di masa ini tapi juga di masa depan, di masa yang lebih panjang,” jelas Penny K. Lukito dalam sesi tanya jawab konferensi pers secara virtual via Zoom Meeting tentang “Intensifikasi Pengawasan Pangan Olahan Menjelang Natal 2021 dan Tahun Baru 2022” di Jakarta pada Jumat (24/12) yang disiarkan juga di YouTube Channel Badan POM.

Penny menyatakan bahwa dampak dan akibat dari keberadaan kandungan BPA di dalam AMDK mungkin tidak dirasakan saat ini. Masalah dampak BPA akan muncul dalam masa-masa ke depan, terutama berdampak ke anak-anak dan kaum perempuan.

“Nanti akan muncul masalah-masalah public health, kesehatan masyarakat, terkait BPA yang harus diantisipasi dan dicegah sejak dini,” jelas Penny.

BACA JUGA Diskominfo Gandeng Influencer di Program Kehumasan

Penny menegaskan bahwa Badan POM tidak bergerak asal-asalan sendiri untuk melakukan revisi terkait aturan BPA Free dalam AMDK.

“Revisi (peraturan BPA Free) ini sudah dilakukan cukup panjang sejak tahun 2019 melalui proses-proses konsultasi publik, berkonsultasi dengan para expert (ahli dari berbagai bidang), me-refer (merujuk) dan mempelajari perubahan standard yang ada di berbagai negara-negara lain. Dan ini tujuannya untuk melindungi masyarakat” papar Penny.

Penny pun mengajak para pelaku usaha industri besar untuk juga melakukan usahanya dengan tanggungjawab yang sama untuk melindungi masyarakat tidak hanya saat ini tapi juga di masa depan. Karena terkait BPA, dalam ilmu pengetahuan, ada resiko-resiko terhadap aspek-aspek kesehatan manusia yang sudah dibuktikan dengan data scientific (kajian ilmiah).

“Laporan scientific pendukung sudah menunjukkan adanya resiko tersebut sehingga peraturan standard, peraturan pelabelan BPA Free, harus diperbaiki,” tegas Penny.

Dalam Kajian Ekonomi Kesehatan Dampak Bisphenol A (BPA) pada Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) yang dilakukan oleh Universitas Gajah Mada (UGM) Yogyakarta mencatat dampak pada kesehatan manusia dilakukan dengan menghitung burden of disease akibat BPA yang melibatkan pakar dari perguruan tinggi.

BACA JUGA Tirta Pakuan Segera Wujudkan Pelayanan Berbasis Teknologi Informasi

Kajian Cost of Illness Infertilitas menunjukkan bahwa biaya satuan yang dibutuhkan untuk satu siklus layanan in-vitro fertilization (IVF) di Indonesia memiliki rentang biaya antara Rp 80.292.952 di layanan kesehatan pemerintah hingga Rp 153.951.964 di layanan kesehatan swasta.

Sehingga diperoleh total beban biaya infertilitas terkait paparan BPA dalam AMDK galon dengan hasil kisaran antara Rp 16 triliun sampai dengan Rp 30,6 triliun dalam periode satu siklus IVF.

Penny menjelaskan bahwa terkait revisi peraturan labeling tersebut juga akan diberikan waktu yang cukup panjang untuk penerapannya. Sehingga pelaku usaha memiliki waktu yang cukup mempersiapkan diri. Penny memastikan revisi aturan terkait BPA tidak menyasar pelaku UMKM tapi umumnya menyasar industri besar.

BACA JUGA Menkominfo Ajak Masyarakat Sukseskan Presidensi G20 Indonesia

“Seharusnya menjadi komitmen mereka (para produsen AMDK). Karena produknya menyebar dalam porsi persentase yang besar sekali, sehingga kalau ada efek yang membahayakan, dampaknya juga akan sangat besar sekali,” jelas Penny.

Penny berharap komitmen terhadap BPA Free ini menjadi visi bersama untuk melindungi masyarakat terkait keberadaan BPA dalam AMDK. Dan tentunya ini menyangkut kualitas masa depan Indonesia bukan hanya sekarang tetapi juga masa depan.

Terkait persepsi bahwa ketentuan pelabelan BPA Free akan berdampak ekonomi yang cukup besar, pakar berpendapat bahwa hal tersebut cukup berlebihan. Karena dengan adanya ketentuan BPA Free tersebut, galon berbahan PC tidak perlu ditarik/diganti, namun perlu penambahan keterangan dengan mencetak pada label atau bahkan tidak perlu melakukan perubahan apapun (existing) jika dapat dibuktikan sesuai ketentuan hasil uji.

**ass-rs

BADKO HMI Jabagbar Ancam tak Akui PB HMI

0

Jika 4 Tuntutan tidak dipenuhi dalam Kurun 3×24 Jam

JURNAL INPIRASI – Terlihat di surat keputusan yang dikeluarkan oleh Himpunan Mahasiswa Islam Badan Koordinasi Jawa Bagian Barat yang berjudul fakta integritas bahwa surat ini ditetapkan pada tanggal 18 Jumadil awal 1443/23 September 2021 di Jakarta yang ditanda tangani langsung oleh ketua umum BADKO Aceng hakiki dan Ahmad Izat Jazuli sekertaris BADKO, surat keputusan itu berisi:

“FAKTA INTERGRITAS”
TENTANG
HASIL KEPUTUSAN RAPAT PIMPINAN CABANG HMI BADAN KORDINASI JAWA
BAGIAN BARAT
PERIODE 1441 – 1443 H / 2020-2022 M

  1. Bahwa kami, BADKO JABAGBAR menyatakan sikap akan bergerak sesuai dengan grand design pengurus “Berkhidmat Untuk Umat, Menuju Islam Rahmatan Lil ‘alamin’
  2. Bahwa kami, BADKO JABAGBAR akan melakukan Ekspansi wilayah kekuasan dan penambahan cabang baru di wilayah jawa bagian barat.
  3. Hasil kesepakatan Cabang – Cabang HMI di wilayah Jawa Bagian Barat
    a. Menuntut PB HMI MPO, segera melaksanakan Pleno III, sebelum Surat Keputusan
    (SK) presidium sidang kongres ke XXXII Di kendari akan selesai.
    b. Menuntut PB HMI MPO, melaksanakan kongres ke 33 mengingat Surat Keputusan
    (SK) Presidium sidang di kongres ke 32 Di kendari akan selesai.
    c. Kami menuntut kepada saudara Ahmad Latupono agar tidak lagi melakukan aktivitas apapun yang membawa nama PB HMI MPO dan penggunan segala atribut HMI.
    d. Mendorong kepada PB HMI MPO yang dinakodai oleh saudara Afandi Ismail yang
    terpilih pada kongres ke 32 di kendari, melakaukan Rekonsiliasi. (karena sampai saat ini saudara Ahmad Latupono dengan rekan-rekanya terus melakukan kegiatan
    Inkonstitusional yang mengatas namakan PB HMI MPO, Di akui atau tidak di akui bahwa publik / masyarakat pada saat ini menilai ada PB lain selain PB HMI MPO saudara Afandi Ismail).

Diakhir, Pengurus HMI Badko Jabagbar menegaskan bahwa “Apabila hasil kesepakatan Rapat Pimpinan Cabang, melalui surat keeputusan BADKO JABAGBAR tidak di penuhi dalam waktu 3X24 jam terhitung sejak surat dikirimkan, maka seluruh cabang yang tergabung diwiliayah kordinasi BADKO JABAGBAR, kami akan menyatakan sikap tegas untuk tidak mengakui kepengurusan PB HMI MPO periode 2020-2022 M,” tutupnya.

**nc

HADITS HARI INI

0

Keutamaan Bershalawat Kepada Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam

Dari ‘Abdullah bin ‘Amr, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

مَنْ صَلَّى عَلَيَّ أَوْ سَأَلَ لِي الوَسِيْلَةَ حَقَّتْ عَلَيْهِ شَفَاعَتِي يَوْمَ القِيَامَةِ

“Barangsiapa bershalawat kepadaku atau meminta agar aku mendapatkan wasilah, maka dia berhak mendapatkan syafa’atku pada hari kiamat nanti.” (Hadits ini terdapat dalam Fadhlu Ash Sholah ‘alan Nabiy no. 50, Isma’il bin Ishaq Al Jahdiy.
Dikatakan shohih oleh Syaikh Al Albani)

Dari Abu Hurairah, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

مَنْ صَلَّى عَلَىَّ وَاحِدَةً صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ عَشْرًا

“Barangsiapa yang bershalawat kepadaku sekali, maka Allah akan bershalawat kepadanya sepuluh kali.”
(HR. Muslim no. 408)

Keutamaan Bershalawat di Hari Jum’at

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

أَكْثِرُوا عَلَىَّ مِنَ الصَّلاَةِ فِى كُلِّ يَوْمِ جُمُعَةٍ فَإِنَّ صَلاَةَ أُمَّتِى تُعْرَضُ عَلَىَّ فِى كُلِّ يَوْمِ جُمُعَةٍ ، فَمَنْ كَانَ أَكْثَرَهُمْ عَلَىَّ صَلاَةً كَانَ أَقْرَبَهُمْ مِنِّى مَنْزِلَةً

“Perbanyaklah shalawat kepadaku pada setiap Jum’at.
Karena shalawat umatku akan diperlihatkan padaku pada setiap Jum’at.
Barangsiapa yang banyak bershalawat kepadaku, dialah yang paling dekat denganku pada hari kiamat nanti.” (HR. Baihaqi dalam Sunan Al Kubro.
Hadits ini hasan ligoirihi –yaitu hasan dilihat dari jalur lainnya-)

Amalkanlah Shalawat Berikut

Di antara shalawat yang dianjurkan yang dapat kita amalkan adalah:

Dari Zaid bin Abdullah berkata bahwa sesungguhnya mereka dianjurkan mengucapkan,

اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ النَّبِيِّ الأُمِّيِّ

“Allahumma sholli ‘ala Muhammad an nabiyyil ummiyyi.

[Ya Allah, berilah shalawat kepada Muhammad Nabi yang Ummi]”
(Fadhlu Ash Sholah ‘alan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam no. 60.
Syaikh Al Albani mengomentari bahwa hadits ini shohih)

Dari Ka’ab bin ‘Ujroh, beliau mengatakan,
“Wahai Rasulullah, kami sudah mengetahu bagaimana kami mengucapkan salam padamu.
Lalu bagaimana kami bershalawat padamu?”

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Ucapkanlah,

اللَّهُمَّ صّلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى آلِ إِبْرَاهِيْمَ اِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ

“Allahumma sholli ‘ala Muhammad wa ‘ala ali Muhammad kama shollaita ‘ala ali Ibrahim, innaka hamidun majid”

[Ya Allah, berilah shalawat kepada Muhammad dan kerabatnya karena engkau memberi shalawat kepada kerabat Ibrahim. Sesungguhnya Engkau Maha Terpuji lagi Maha Mulia].

(Fadhlu Ash Sholah ‘alan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam no. 56. Syaikh Al Albani mengomentari bahwa sanad hadits ini shohih)

Dalam riwayat Bukhari no. 3370 terdapat lafazh shalawat sebagai berikut,

اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ ، وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ ، كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى إِبْرَاهِيمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيمَ ، إِنَّكَ حَمِيدٌ مَجِيدٌ ، اللَّهُمَّ بَارِكْ عَلَى مُحَمَّدٍ ، وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ ، كَمَا بَارَكْتَ عَلَى إِبْرَاهِيمَ ، وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيمَ ، إِنَّكَ حَمِيدٌ مَجِيدٌ

“Allahumma sholli ‘ala Muhammad wa ‘ala ali Muhammad kama shollaita ‘ala Ibrahim wa ‘ala ali Ibrahim, innaka hamidun majid. Allahumma barik ‘ala Muhammad wa ‘ala ali Muhammad kama barokta ‘ala Ibrahim wa ‘ala ali Ibrahim, innaka hamidun majid.”

[Ya Allah, berilah shalawat kepada Muhammad dan kerabatnya karena engkau memberi shalawat kepada Ibrahim dan kerabatnya. Sesungguhnya Engkau Maha Terpuji lagi Maha Mulia. Ya Allah, berilah keberkahan kepada Muhammad dan kerabatnya karena engkau memberi keberkahan kepada Ibrahim dan kerabatnya. Sesungguhnya Engkau Maha Terpuji lagi Maha Mulia]

Itulah bacaan shalawat yang dapat kita amalkan dan hendaknya kita mencukupkan diri dengan shalawat yang telah diajarkan oleh Nabi kita shallallahu ‘alaihi wa sallam.

Bojongkerta Masuk Penjurian Tahap II Kampung KB Terbaik Tingkat Provinsi

0

JURNAL INSPIRASI – Penjurian Kampung KB (Keluarga Berkualitas) Terbaik Tingkat Provinsi Jawa Barat Tahun 2021 memasuki Tahap II. Wali Kota Bogor, Bima Arya menyebut, ada tiga alasan utama kenapa Kota Bogor fokus untuk pengembangan Kampung KB di Kelurahan Bojongkerta.

Pertama, hanya Kota Bogor yang memiliki visi menjadikan Kota Bogor sebagai kota ramah dan layak bagi keluarga.

Kedua, janji kampanye yang fokus pada pemberdayaan manusia. Ketiga, pembangunan yang tidak hanya di pusat kota.

“Untuk mewujudkan misi ini kita bangun sistem mulai dari wilayah yang kemudian dikoordinasikan dinas-dinas. Untuk yang kedua menjadi ikhtiar kami fokus untuk mempersiapkan masa bonus demografi, dimana isu stunting masuk didalamnya. KB tidak tidak hanya persoalan 2 anak cukup tapi juga pemberdayaan, kesejahteraan, kesehatan, edukasi dan sebagainya. Pembangunan tidak hanya di pusat tapi juga di pinggir kota yang bisa dinikmati warga yang tinggal di pinggir kota, sehingga bisa merasakan,” ujar Bima Arya secara virtual, Kamis (23/12/2021).

Pemilihan Kelurahan Bojongkerta mengikuti Penilaian Kampung KB Terbaik Tingkat Provinsi Jawa Barat ini menurutnya, berdasarkan data-data yang ada di kelurahan Bojongkerta, mulai dari ekonomi yang terbilang masih rendah, demikian juga komitmen kepesertaan KB di samping persoalan kesehatan dan kebersihan.

“Jadi kita ingin membangun perilaku, melakukan edukasi bagi warga terkait kesadaran. Dasawisma adalah ujung tombak kita berkolaborasi dengan PKK, posyandu, PAUD, Kelurahan dan yang lainnya. Kami juga fokus stunting sudah lebih bagus, pencegahan stunting sudah lebih baik, aparat wilayah bersama dinas serta pihak lainnya sudah berhasil mendorong warga untuk melakukan inovasi-inovasi masyarakat. Ini yang saya maksud Kampung KB tidak hanya dua anak cukup, tapi ada persoalan ekonomi, pendidikan, kesehatan dan dimensi sosial yang dibangun secara sistematis,” papar Bima Arya.

Ketua TP PKK Kota Bogor, Yane Ardian menambahkan, PKK adalah ujung tombak di masyarakat. KB tidak hanya keluarga berencana, tapi juga keluarga berkualitas, hal tersebut yang selalu ditanamkan kepada para kader bahwa kegiatan PKK adalah menuju keluarga berkualitas.

“Pola asuh anak remaja menjadi program pokok PKK, yang perlu ditekankan adalah pembangunan mewujudkan masyarakat sejahtera. PKK melakukan bagaimana program membangun untuk mewujudkan sejahtera, datang dari masyarakat, banyak inovasi datang dari masyarakat, kedatangan kami untuk mendampingi mereka. Jadi seperti kerja Sama antara PKK sampai ke Dasawisma, pendekatan ini yang kami lakukan,” kata Yane di Taman Lalu Lintas, Kantor Kelurahan Bojongkerta, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor.

Tantangan pembangunan yang dilakukan PKK lanjut Yane, lebih bersifat non fisik dan diakuinya membangun karakter warga tidaklah mudah.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor, Syarifah Sofiah menjelaskan, awalnya kondisi Bojongkerta termasuk daerah terisolir dan banyak kampung kumuh. Data lainnya adalah lama usia sekolah rata-rata SMP, masih ditemukan anak-anak yang DO (Drop Out) dan keikutsertaan KB masih rendah.

Namun kata dia, di balik persoalan ternyata Kelurahan Bojongkerta memiliki potensi yang besar, di antaranya keguyuban warga untuk memajukan daerah bersama institusi dan kader posyandu cukup untuk membangun kampungnya.

Melalui rembug tercipta kolaborasi dan sinergitas hingga akhirnya fasilitas sosial yang ada mampu direnovasi dan diubah, di antaranya bersama CSR, ada mushola untuk kegiatan ibadah.

Tak hanya itu, topografi wilayah berkat inisiasi lurah dan warga daerah Kelurahan Bojongkerta menjadi destinasi wisata yang representatif. Termasuk kegiatan lain untuk membangkitkan ekonomi masyarakat, Germas termasuk didalamnya.

“Untuk meningkatkan ekonomi dinas teknis terkait turun langsung dan juga partisipasi pihak yang peduli lainnya, salah satu produk yang dihasilkan warga Bojongkerta adalah tempe. Selain dampak ekonomi juga memiliki pembinaan yang berdampak pada kesehatan untuk eliminasi stunting bagi anak-anak dan ibu hamil di wilayah Bojongkerta,” kata Sekda.

** fredyk-rls