25.6 C
Bogor
Wednesday, May 6, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 962

Anggaran Baru Turun, Samisade Desa Cipambuan Kerjakan Drainase dan TPT

0

JURNAL INSPIRASI – Pemerintah Desa Cipambuan melakukan pembangunan drainase dan Tebing Penahan Tanah (TPT) dalam program Samisade tahap 1 .

Ketua Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) Adi Sanjaya menyampaikan, untuk kecamatan Babakan Madang ada 2 desa yang terlambat dalam pengajuan dan pencairannya, yakni Desa Kadumanggu dan Desa Cipambuan yang seharusnya sudah turun di awal 2021, tapi kini turun di akhir 2021 sehingga baru dikerjakan pada awal 2022.

“Pencairan tahap 1. 40% kurang lebih tanggal 20 Desember 2021, dan disusul tahap berikutnya genap masuk rekening kas desa satu miliar rupiah, angaran tersebut kita langsung gunakan sesuai pengajuan yaitu untuk pembangunan drainase dan TPT,” paparnya, Senin ( 03/01/2022).

Untuk pekerjaan TPT berada di RT 02 RW 02 Kampung Cipambuan. Memiliki volume panjang 700 m x lebar 0,6 m T.1,80 m, dan untuk pembuatan drainase di RT 01 RW 01 memiliki volume panjang 325 m x Lebar 0,6m x tinggi 0,6M, dengan jumlah anggaran Rp408.750.000.

“Karena kita sudah punya anggaran yang cukup pekerjaan akan kita kebut agar cepat selesai, namun tidak mengabaikan kualitas pekerjaan itu sendiri,” ucapnya.

Dia dan Pemerintah Desa Cipambuan mengucapkan terimakasih kepada Pemerintah Kabupaten Bogor khususnya Bupati Bogor Ade Yasin yang sudah menggelontorkan anggaran program Samisade, mengingat program ini dinilai sangat dirasakan oleh warga masyarakat Desa Cipambuan sehingga pembangunan diwilayahnya bisa lebih tertata rapi.

“Masih banyak kebutuhan terutama dalam bidang infastruktur maka kami berharap kepada Bupati secara khusus untuk terus melanjukan program Samisade ini,” pungkasnya.

**Nay Nur’ain

YATARO Berikan 100 Pohon Untuk TPU Cipenjo

0

JURNAL INSPIRASI – Tempat Pemakaman (TPU) Umum Cipenjo yang berada di Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor, ditanami 100 pohon dari salah satu perusahaan air minum mineral kemasan YATARO, Minggu (02/01/2022).

Penanaman 100 pohon tersebut dibantu oleh beberapa komunitas menggeliat sosial yang ada di Kabupeten Bogor, diantaranya adalah, Komunitas Sendal Jepit, Celengan Kasih Sayang (CEKAS), Sukubrantas, Celengan Sedekah (CS), RIMMBUN (Remaja Islam Masjid AlMuqorobun), Limusnunggal Peduli, Gappana Kabupaten Bogor, Baraya Primus Yustisio, LICCO dan Kopi Sedekah.

Menurut pemilik perusahaan YATARO, Guntur Aradea, pemberian 100 pohon untuk TPU Cipenjo adalah salah satu bentuk kepedulian.

“Ini bentuk kepedulian dari pabrik kami YATARO.  Keuntungan dari penjualan YATARO kami sisihkan untuk sosial, salah satunya pemberian seratus pohon dan paket sembako untuk para penggali kubur yang ada disini.” Katanya.

Sementara itu, dia juga menjelaskan bahwa alasan memberikan 100 pohon ke TPU Cipenjo atas usul pengurus pemakaman yang berkeinginan untuk merapikan makam.

“Keinginan mereka ingin merapikan makam dan batas. Karena pohon-pohon besar akarnya merusak makam, akhirnya kita berikan tanaman pembatas,” ucapnya.

Selain memberikan 100 pohon, YATARO pun memberikan berupa paket sembako untuk para penggali kubur yang ada di TPU Cipenjo tersebut.

**Nay Nur’ain

D’Garinkz Fried Chicken Siap Saingi Merek Ayam Goreng Terkenal

0

JURNAL INSPIRASI – D’Garinkz Fried Chicken hadir di Ciapus, Kabupaten Bogor. Tidak hanya menjual ayam goreng, D’Garinkz juga menawarkan hidangan lainnya seperti kulit crispy dan kentang crispy. Selain itu kedai ini juga menawarkan banyak pilihan saus yang bisa dicoba. Mulai dari saus sambal, saus tomat, saus keju, saus barbeque dan sambal geprek lho!.

Dari tampilan serta bentuk potongannya, fried chicken ini memang cukup berbeda dengan restoran fried chicken lainnya. Karena daging ayamnya yang tebal dan besar, ditambah tepung hasil marinasi racikan sendiri yang membuat ayam ini terasa lebih kriuk dan garing dari ayam lainnya.

Berdasar dari mencoba-coba dan modifikasi resep sendiri, D’Garinkz berhasil menemukan racikan bumbunya sendiri. “kalau masalah keunggulan dari D’Garinkz ini sebenarnya ada 3. Yang pertama dari kriuk luar(kulitnya), rasa kriuknya(tepung) dan juga rasa dari dagingnya. Jadi balik lagi tuh, kalau dari rasa daging itu kuncinya di marinasi. Bagusnya sih 6 jam atau kalau mau lebih meresap bisa seharian. Nah kalau untuk tepung itu gimana racikannya sih,” ujar owner D’Garinkz, Arief Rahman saat dimintai keterangan.

Kamu pun dapat mencoba paket ayam spesial yaitu paket ayam sambal geprek. Yang dimana perpaduan rasa sambal geprek yang nampol pedasnya dengan potongan daging ayamnya yang juicy dan lembut serta ditambah nasi putih yang hangat. Sungguh membangkitkan nafsu makan.

Selain menu ayam, D’Garinkz juga menawarkan pilihan menu lainnya yang bisa kamu coba. Seperti kentang crispy dengan bentuk dan potongan yang besar dan dibalut dengan tepung, sehingga membuat sensasi gurih dan renyah. Kentang crispy yang satu ini bisa dibilang memiliki rasa yang berbeda dari kentang goreng lainnya. Karena kentang pada umumnya hanya disajikan dengan langsung menggorengnya saja, namun kentang crispy milik D’garinkz ini dibumbui dengan tepung dan diracik dengan bumbu-bumbu rahasia. Sehingga membuat lebih nikmat dan kriuk ketika disantap.

Serta kulit crispynya yang disajikan dengan porsi yang penuh dan potongan kulit yang besar. Ditambah rasanya yang gurih dan kriuk, seakan ingin terus ngemil dan menguyahnya.

Tak hanya rasa, harga yang ditawarkan pun juga terjangkau. Ayam goreng dimulai dari harga Rp6.000 untuk potongan paha bawah dan sayap, dan Rp8.000 untuk potongan paha atas dan dada. Lalu untuk kulit crispy dan kentang crispy masing masing dihargai Rp6.000 saja. Harga yang tentu saja sangat dapat bersaing dengan restoran fried chicken lainnya.

Jangan khawatir bagi kamu yang ingin mencoba sensasi kriuk dan garingnya fried chicken ini, gerai D’garinkz kini sudah terteta dalam google maps. Dan bisa menerima pesan antar, jika ingin mencicipi langsung saja kunjungi akun Instagram resminya yaitu @dgarinkz. Kamu pun dapat melihat informasi terbaru serta nomor yang tentunya dapat dihubungi.

Seperti diketahui, pada dasarnya Fried Chicken atau ayam goreng tepung adalah hidangan yang dibuat dari potongan daging ayam yang telah dimarinasi lalu dilapisi dengan tepung atau adonan encer yang telah dibumbui dan kemudian digoreng dengan minyak panas.

Fried chicken atau biasa disebut ayam goreng tepung sejatinya berasal dari Amerika Serikat (AS). Popularitas ayam goreng tepung tak luput dari restoran cepat saji asal AS yang mampu berekspansi hampir ke seluruh negara. Paling awal dilakukan oleh wanita berkulit hitam, yang baru dibebaskan dari perbudakan setelah Emancipation Proclamation pada 1863.

Mereka menggunakan keahlian menggoreng ayam itu sebagai modal usaha untuk menghidupi diri sendiri dan keluarganya. Barulah pada awal abad ke-19, orang kulit putih dari kelas atas Mary Randolph menulis buku resep koki berkulit hitam dengan resep fried chicken di dalamnya. Inilah yang membuat fried chicken semakin populer seperti yang kita kenal saat ini.

Tiara|Edfyra.mg-up

ATTB Sayangkan Perbup 120

0

JURNAL INSPIRASI – Asosiasi Transporter Tangerang Bogor (ATTB) menyayangkan terbitnya Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 120 tahun 2021 perihal pembatasan waktu operasional kendaraan angkutan barang khusus tambang di ruas jalan di wilayah Kabupaten Bogor.

Ahmad Gojali

Sekjen ATTB Ahmad Gojali mengatakan, dengan terbitnya Perbup tersebut pihaknya mengaku keberatan. Musababnya masih banyak masyarakat yang menggantungkan secara ekonomi pada operasinya truk tambang.

“Kami masyarakat yang hidupnya ketergantungan sama angkutan tambang, terutama masyarakat di wilayah Kecamatan Cigudeg dan Rumpin, artinya sangat disayangkan ketika Bupati mengeluarkan Perbup ini,” katanya.

Menurut dia, seharusnya sebelum mengeluarkan prodak hukum itu ada audensi  dengan para tokoh masyarakat maupun para pengusaha terlebih dahulu.

“Perbup yang mengatur jam operasional angkutan tambang ini kan bukan solusi sebenarnya dan sangat disayangkan, seharusnya Bupati (Ade Yasin) mengundang terlebih dahulu para tokoh masyarakat yang memang tahu persis kehidupan yang sebenarnya keadaan ekonomi masyarakat yang ada di lokasi tambang,” imbuhnya.

Ia menyebut Perbup tersebut bukan solusi, tetapi menambah masalah baru, terutama masalah sosial ekonomi kehidupan masyarakat.

Padahal kata Gojali, dengan tambahan waktu operasional tiga jam pada waktu pagi dan tiga jam untuk sore mungkin akan dipahami.

“Tapi kalo Perbup dari jam 20:00 wib sampai jam 5:00 pagi kami rasa itu sangat keberatan. Kecuali jalan tol tambang ini sudah ada, jadi ada kepuasan untuk masyarakat di sekitar tambang juga.”

“Saya ingin bupati ini mengundang para tokoh masyarakat yang ada di wilayah Bogor Barat dan mengundang para pengusaha truk tambang dan pengusaha tambangnya kita duduk bareng dan mencari solusi penyelesaiannya.

Sebelumnya, Bupati Bogor Ade Yasin menetapkan Perbup yang dikeluarkan pada 29 Desember 2021 dan berlaku pada 1 Januari 2022 dengan tujuan meminimalisasi truk tambang yang melintas yang dinilai menjadi salah satu penyebab kemacetan dan semrawutnya kondisi jalan di Bogor barat.

**andres

Jalan Gelap Gulita, Wilayah Kecamatan Caringin Minim PJU

0

JURNAL INSPIRASI – Lagi warga di Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor, mengeluhkan penerangan jalan umum (PJU). Kali ini, warga RT 001/005 Kampung Cikalang, Desa Muarajaya, Kecamatan Caringin, mengeluhkan minimnya sarana PJU di wilayah mereka yang sejak lama. Kondisi jalan gelap saat malam hari menyisakan kekhawatiran bagi warga.

Terlebih menurut warga, kawasan tersebut dikenal rawan aksi kejahatan, salah satunya pencurian kendaraan bermotor (curanmor).

“Apalagi di gang masuk ke jalan ini, kalau malam gelap banget, makanya khawatir banget takut ada orang jahat dan hal-hal lainnya,” ujar Lilih, warga sekitar.

Madun, warga lainnya juga mengaku beberapa waktu lalu, sepeda motor miliknya raib digondol maling. Ia menduga hal itu dipicu oleh PJU yang tidak berfungsi.

“Saya, tetangga juga pernah kehilangan motor. Selain situasi kampung yang sepi, minimnya PJU juga menjadi salah satu pemicu aksi kejahatan di kampung ini,” ungkapnya.

Tamrin, warga lainnya membenarkan, jika di kampungnya rawan aksi curanmor. Ia mengaku sudah dua kali kehilangan sepeda motor miliknya dalam kurun waktu yang berbeda.

“Saya dua kali, belum motor milik tetangga. Kalau dihitung-hitung lebih dari delapan unit motor warga yang hilang di kampung ini. Dari jalan masuk ke sini saja sudah gelap,” terangnya.

Warga pun meminta pihak terkait segera melakukan perbaikan sejumlah PJU yang sudah lama padam. Karena diakui warga, selain rawan curanmor, jalur tersebut juga kerap menjadi pelarian para pelaku tawuran di jalur utama yakni jalan HR Edi Sukma atau jalur Bocimi.

Sebelumnya, Rudi, warga Kampung Ciderum, Desa Ciderum mengatakan, sepanjang jalan mulai dari Kampung Anyar hingga Kampung Ciderum, keberadaan PJU sangat minim.

 “Hanya ada beberapa PJU saja yang terpasang. Dan itu juga kondisinya tidak nyala alias padam,” ungkapnya.

Menurutnya, kondisi jalan gelap tanpa penerangan, membuat jalan yang merupakan akses utama warga beraktivitas, rawan kejahatan maupun kecelakaan.

 “Kalau giliran kerja shift tiga, saya sering takut pulang. Dari pabrik itu keluar jam 24.00 WIB atau tengah malam, karena sepanjang jalan gelap saya mengendarai motor dengan kencang,” aku Rudi yang bekerja di salah satu pabrik di wilayah Caringin tersebut.

Rudi mengungkapkan, belum lama ini lebih dari tiga unit kendaraan milik warga Kampung Ciderum, hilang dicuri maling saat di parkir didepan rumah. Itu terjadi, karena kondisi jalan gelap.

 “Mungkin kalau jalanan terang, maling juga tidak akan berani. Untuk itu saya minta agar sepanjang Jalan Ciderum terpasang PJU, biar tidak ada lagi tindak kejahatan,” paparnya.

**Dede Suhendar

Ada Keterangan tak Sinkron, Bayu: Kami Akan Cari Keadilan Untuk Bruder

0

JURNAL INSPIRASI – Penangkapan terhadap Bruder Angelo dinilai tim kuasa hukum dan pihak yayasan terkesan banyak kejanggalan. Mereka pun melakukan klarifikasi perihal pemberitaan yang beredar terkait kasus pencabulan yang menyeret nama Bruder Angelo.

Legal Konsultan Yayasan Fajar Cahaya Harapan, Lely menceritakan awal mula dia mengenal sosok Bruder Angelo. Menurutnya pada tahun 2015 dirinya diperkenalkan oleh sahabatnya dan meminta dia untuk membantu pembuatan akta yayasan, mengingat Lely merupakan seorang notaris.

Akhirnya terbentuklah Yayasan Kencana Bejana Rohani dan dia berada didalamnya bersama dengan Bruder Angelo. “Pada tahun 2020, dan disaat kenal dekat itu saya mulai berani bertanya isu – isu miring yang ditujukan kepada Bruder Angelo pada tahun 2019 yang menyebabkan dirinya ditahan selama 90 hari di Polres Depok atas tuduhan pencabulan, namun karena tidak cukup bukti akhirnya Bruder Angelo  dibebaskan,” paparnya.

Saat itu, Kata Lely, dia sempat menanyakan kepada keuskupan gereja akan kasus yang terjadi pada Bruder Angelo hingga mengakibatkan anak- anak asuhnya terpisah – pisah diasuh di beberapa panti, dan dia diarahkan ke Polres Depok, hingga dia mempertanyakan kasus yang sudah lampau tersebut.

“Tidak ada jawaban pasti atas kasus Bruder Angelo yang menyebabkan dia di tahan pada tahun 2019, dari pihak penyidik yang saya tanya dan kini penyidik tersebut sudah meninggal dunia,” jelasnya.

Namun kasus tersebut kini mencuat kembali. Pada tahun 2020 Bruder Angelo kembali dilaporkan atas kasus yang sama yaitu pencabulan oleh Darius yang merupakan pengasuh dari anak korban “Y” yang kini berusia (12) tahun. Saat kejadian ” Y ” diperkirakan masih usia 10 tahun.

“Bluder Angelo distatuskan menjadi terdakwa pencabulan pada bulan Juli 2019 lalu,  namun proses yang terjadi atas penangkapan Bruder Angelo terkesan banyak kejanggalan mulai dari proses penangkapan, dan penetapan menjadi tersangka hingga berbedanya kesaksian korban dan saksi lainnya.”

“Untuk saat ini kami masih menghormati proses hukum yang sedang berjalan, namun disini kami akan jelaskan kronologi baik yang tertera dalam BAP maupun dalam sidang Pengadilan Depok mensinkronkan dengan pemberitaan yang beredar di luar sana,” cetusnya.

Senada disampaikan Bayu Ferianto, SH, kuasa Hukum dari Luckas Lucky Nangola atas kasus tuduhan perbuatan cabul terhadap anak korban. “Disini saya akan bicara fakta persidangan saja dimana dasar hukum polisi bisa menahan terdakwa berdasarkan minimal 2 alat bukti , dan disini yang dijadikan dasar adalah keterangan korban, keterangan saksi, dan bukti visum. Fakta pertama ada perbedaan antara keterangan anak korban dan saksi perihal kejadian pencabulan di angkot,” kata Bayu.

“Anak korban mengatakan jika tangan Bruder Angelo langsung masuk kedalam kemaluan korban dan mengocoknya. Saat mobil berhenti, saat itu sebagian anak sedang diantar kedalam oleh sopir Tercisius Usnaat. Hanya ada 3 anak dalam angkot termasuk anak korban. Namun hal berbeda disampaikan saksi Tercisius Usnaat bahwa dirinya melihat bahwa terdakwa Bruder Angelo sudah melakukan pencabulan saat masih dalam perjalanan dengan modus merangkul, anak korban. Dari keterangan saksi dan anak korban saja sudah berbeda,” cetus Bayu.

Menurutnya, selain itu kasus pencabulan tersebut kejadiannya pada tahun 2019, namun mengapa tidak dilakukan rekontruksi?. Paling tidak untuk melihat locus delicti maupun tempus delicti dimana pasti sudah terjadi perubahan. Fakta yang kedua ada keterangan anak korban mengatakan saat dilakukan pencabulan di toilet warung pecel lele, kelaminnya dikocok sampai keluar sperma hingga muncrat sampai ke baju. Mengapa baju yang terkena sperma itu tidak dijadikan alat bukti saat persidangan?.

Fakta lainnya saat itu disebutkan bahwa dalam kejadian di angkot ada saksi anak ” E ” dan ” A”, namun anak yang kini masih dalam asuhan yayasan. Bruder Angelo mengatakan bahwa dirinya tidak pernah diajak dan ikut ke pangkas rambut Raja Gombal lokasi kejadian yang dimaksud.

” Selain itu, ada saksi anak korban yang turut mencabut kesaksiannya di pengadilan dan mengatakan bahwa dirinya dipaksa dan diiming – iming akan diberikan sejumlah uang jika mau menjadi saksi yang memberatkan terdakwa. Dalam persidangan tersebut saksi anak korban mengatakan kenapa dirinya memberikan kesaksian begitu karena kesal dengan Bruder yang melarang untuk mengikuti ajang kompetisi Pencak Silat yang merupakan impiannya,” papar Bayu.

“Itu kesaksian, saksi dari anak korban yang jelas – jelas dilontarkan di pengadilan, sejauh ini kami masih terus melakukan investigasi atas kejadian ini. Kami bukan membela seorang yang melakukan pencabulan, kami justeru mengutuk jika memang benar pencabulan itu dilakukan oleh Bruder. Namun melihat dari fakta persidangan ini ada beberapa keganjilan yang harus diluruskan dan kenapa saya paparkan ini agar masyarakat luas tahu bahwa kejadian sebenarnya tidak seperti itu.”

“Begitu pun dari hasil visum yang dilakukan di Rumah Sakit Bhayangkara Kramat Jati, ada perbedaan tahun. Dalam BAP korban mengatakan dicabuli di dalam angkot di depan pangkas rambut Raja Gombal pada bulan Juli tahun 2019 dan keterangan dalam hasil forensik visum itu kejadian bulan Juli tahun 2020, kami sudah melakukan klarifikasi dan meminta penjelasan akan adanya perbedaan dari tahun kejadian tersebut, dan pihak Rumah Sakit Bhayangkara menegaskan bahwa hasil yang dibuat itu sudah berdasarkan yang sebenarnya. Ini yang benar yang mana, pencabulan tersebut terjadi tahun 2020 apa 2019,” tegas Bayu.

“Tak hanya sampai disitu, kami sampai mendatangkan saksi dokter forensik, yang paham d ibidangnya oleh karena itu disini kami tidak akan berhenti sampai kebenaran itu terkuak. Adapun jika nanti kami kalah kami akan lakukan banding dengan bukti – bukti lain yang kami miliki mulai ada dugaan skenario dari kasus yang sedang menimpa terdakwa. Cuma karena ada kepentingan segelintir orang di dalamnya sehingga membenarkan yang salah dan menyalahkan yang benar,” pungkasnya mengakhiri.

**nayn

Tertibkan Parkiran, Hedi Usulkan Dibentuk BUMD Khusus Parkir

0

JURNAL INSPIRASI – Maraknya parkir liar yang sangat memprihatinkan dan justru dikelola oleh segelintir orang untuk kepentingan pribadi, tak luput membuat kemacetan di sepanjang jalan sehingga memang sangat perlu untuk dilakukan penataan.

Kepala Bidang Lalu Lintas Dinas Perhubungan Kabupaten Bogor Hedi Heriady mengatakan, potensi parkir di Kabupaten Bogor sangat banyak sekali mulai dari pasar, tempat hiburan , rumah sakit , mall dan tempat pariwisata lainnya. Jika itu semua kelola dengan baik akan bisa menambahkan PAD untuk Kabupaten Bogor.

“Sekarang kita lihat, berapa banyaknya potensi yang ada , pemasukan parkir kendaraan bisa menjadi salah satu pemasukan terbesar untuk Kabupaten Bogor,” paparnya.

Selain itu, kata dia, mungkin perlu di Kabupaten Bogor membentuk BUMD khusus untuk mengelola parkir. “Agar tidak tercampur untuk urusan lain, hanya khusu untuk parkir saja. Itu hanya usul, syukur – syukur bisa diaplikasikan, ya mungkin nanti bisa dikaji lagi plus minusnya,” jelasnya.

Terpisah, Anggota DPRD Kabupaten Bogor Komisi 3 , Achmad Fathoni mengatakan, usulan soal pengadaan BUMD khusus untuk mengelola parkir sangatlah bagus , namun ada plus minusnya dan harus benar – benar dikaji, serta tanamkan orang yang benar – benar amanah jangan sampai seperti persoalan BUMD yang sudah – sudah

“Kita bisa lihat, kondisi BUMD kita saat ini, jika nanti ada BUMD khusus parkir, bisa menjamin gak sesuai yang diharapkan jangan sampai ada modal gak ada pemasukan untuk Pemkab,” pungkasnya.

** Nay Nur’ain

UPT, Pemdes, BPBD, Ormas dan Masyarakat Bersihkan Situ

0

JURNAL INSPIRASi – UPT Pengelolaan  Sampah 2 Kecamatan Jonggol bersama pemerintah desa, ormas, BPBD, dan tokoh masyarakat  melaksanakan kegiatan bersih situ yang terletak di Desa Situsari, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor.

Menurut Kasubag Tata Usaha UPT Pengelolaan Sampah 2 Jonggol Eming Sutisna,  kegiatan tersebut bagian dari kewajiban kita untuk membersihkan situ.

“Seringkali  Situ Tunggilis dijumpai kondisinya banyak  sampah. Sampah tersebut merupakan sampah liar yang dibuang oleh warga saat berkunjung ke situ. Untuk menjaga kondisi situ  dibutuhkan pengelolaan sampah  hal ini  sangat penting, selain dari aspek estetika tentu juga dari sisi kesehatan sampah yang tidak dikelola dengan baik akan berdampak ,” ujarnya, Jumat (31/12).

Eming  menambahkan, selain itu sampah yang  dibuang  secara sembarangan di lingkungan situ  bisa membahayakan bagi kesehatan warga sekitar.

” Tujuan dari kegiatan bersih  situ adalah meningkatkan kepedulian dan partisipasi masyarakat dalam menjaga lingkungan  untuk menciptakan lingkungan yang bersih dan lestari serta meningkatkan kerjasama lintas sector,”  tambahnya.

Lanjutnya, kegiatan Bersih  Situ Tunggilis melibatkan unsur Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bogor Pemdes, LSM dan ormas. Kelompok masyarakat tersebut antara lain dengan asal peserta yang beraneka ragam tersebut diharapkan dapat meningkatkan kerjasama lintas sektor utamanya dalam penanganan sampah situ yang menjadi salah satu tujuan kegiatan

“Berdasarkan pembersihan yang telah dilakukan, sampah yang dominan ditemukan di kawasan situ adalah sampah plastik seperti sedotan,  kemasan makanan, minuman dan sendok plastik. Sebagian besar plastik yang ditemukan sudah dalam kondisi rapuh dan mudah terurai menjadi butiran – butiran plastik yang lebih kecil. Hal ini menunjukkan sampah plastik tersebut sudah berada di kawasan situ cukup lama dan tidak bisa terurai, meskipun menjadi butiran – butiran kecil yang kita kenal dengan mikroplastik. Mikroplastik ini justru lebih berbahaya karena bisa terakumulasi ,” ungkapnya

Sementara jumlah sampah yang diangkut dari Situ Tunggilis  kurang lebih dari lima truk. Terbayangkan  betapa banyaknya sampah yang ada di Situ Tunggilis yang tidak terkelola dengan baik dan menyebabkan penurunan kualitas lingkungan ataupun membahayakan situ. “ Oleh karena itu, mari jaga lingkungan dan situ dengan mengurangi penggunaan plastic,” pungkasnya.

**Nay / Ramses

Daman Huri: Tahun 2022 Kita Target Lebih Banyak Penghargaan

0

JURNAL INSPIRASi – Desa Gunung Putri, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor meraih sebanyak 23 penghargaan dari tingkat Kabupaten Bogor sampai ke tingkat nasional pada tahun 2021.

Kepala Desa Gunung Putri Daman Huri, mengatakan, Kampung Ramah Lingkungan (KRL)  meraih 13  penghargaan, satu penghargaan peringkat ke-4, harapan 1 tingkat nasional penghargaan Binter, satu penghargaan Bulan Bakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) juara 2 terbaik 2021, lima penghargaan Sekolah Adiwiyata, satu  penghargaan juara umum peserta terbaik KRL, satu  penghargaan Desa Lunas Pajak, dan satu  penghargaan Posyandu terbaik pertama tingkat Kabupaten Bogor.

“Untuk 2021 Alhamdulillah Desa Gunung Putri meraih penghargaan terbaik dengan target kita sebanyak 20 penghargaan, namun ternyata ditahun ini dan kita mendapatkan 23 penghargaan,” Ucap Daman Huri kepada Jurnal Bogor, Minggu (02/01/22).

Daman Huri mengatakan untuk tahun 2022 akan lebih semangat dalam meraih penghargaan dan akan melebihi target sebelumnya. “Tahun 2022 kita targetkan sebanyak 30 penghargaan dan insya Allah akan kita capai semua,” katanya.

Dalam meraih penghargaan tersebut, ia menjelaskan tidak semata mata hanya duduk manis dan tidak melakukan apa apa. Daman Huri mengatakan, sedikitnya kepala desa harus melakukan pendekatan ke masyarakat dan tidak hanya tinggal diam di belakang meja.

“Intinya pendekataan ke masyarakat, kemudian kepengurus lingkungan untuk mensosialisasikan program-program desa kemasyarakat. Lalu bentuk tim inti untuk mensosialisasikan mengajak masyarakat sehingga masyarakat dapat berpartisipasi untuk membangun desa lebih baik, dan memang harus ada kesepahaman visi dan misi. Memang bukan pekerjaan mudah, mendapatkan 23 penghargaan ini setelah sosialisasi selama 2 tahun, dari 2 tahun inilah memetik hasil sehingga mereka bisa bergerak, dan bisa menghasilkan 23 penghargaan di tahun 2021 yang melampaui target,” jelasnya A Heri biasa disapa.

Ia pun berharap besar kepada masyarakat untuk tetap satu komando dan tetap fokus kedalam penataan lingkungan sehingga lingkungan tetap asri. Sebab berangkat dari lingkungan itulah bisa bekerja baik, berpikir positif, kemudian untuk meningkatkan g tahap ke 2 ini untuk membuat konsep lingkungan bisa diberdayakan dalam bentuk ekonomi dan sudah dapat dilakukan

” Seperti bank sampah, sudah terbentuk 46 dan itu bisa menjadi cuan, bila sudah mendapatkan hasilnya, masyarakat pasti pada semangat, pasti bergerak. Nah konsep sekarang ini yang sedang kita lakukan,  tahun ke-2 ini yaitu konsep ekonomi yang bisa disinergikan lingkungan, dari lingkungan kita garap potensi-potensi yang besar sebetulnya, yang dianggap tadi sebelah mata, ternyata ada hasilnya,” pungkasnya mengakhiri.

** Nay / Wisnu

PKK Desa Wanaherang Gelar Bazar, Senam Pancakarsa dan Vaksinasi

0

JURNAL INSPIRASI – Desa Wanaherang melalui TP PKK mengadakan kegiatan bazar makanan dan senam Pancakarsa dalam rangka memperingati Hari Ibu yang ke-93 dan juga memperingati HUT ke-1 tahun pemerintahan Heri Sadewo di kantor Desa Wanaherang, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Kamis (30/12/21).

Ketua TP PKK Titik Budiarti S, SE mengatakan, selain acara bazar makanan dan senam Pancakarsa, juga dilakukan vaksinasi covid-19. Upaya ini juga agar tercipta imunitas untuk melawan Covid 19 yang kini sudah mencapai 90%,

“Hanya ada beberapa yang belum vaksin karena mungkin punya gejala tertentu untuk tidak bisa vaksin,” ucapnya kepada Jurnal Bogor, Minggu (2/1/2022).

Pada acara tersebut, ada 5 Kepala Dusun (Kadus) yang ikut dalam lomba senam Pancakarsa dan masing – masing mengirim wakilnya dan dengan acara itu diharapkan terciptanya sinergitas pemerintahan desa dan masyarakat.

“Melalui Kadus-kadus kita harapkan mereka ikut berpartisipasi juga agar kerja sama juga bisa tercapai untuk kemajuan Desa Wanaherang kedepannya. Dan Lomba-Lomba seperti ini akan kita adakan kembali selanjutnya untuk kemajuan desa kita, jadi mereka bisa memberikan suport dan sumbangannya untuk kemajuan Desa Wanaherang,” ucap Titik.

Di tempat yang sama, perwakilan juara 1 lomba senam Pancakarsa, Indah mengaku senang dusunnya bisa menang dalam perlombaan senam, meskipun persiapannya hanya sebentar.

“Kadus 2 mantap, lomba juara 1 Pancakarsa tingkat Desa Wanaherang dengan persiapannya hanya 5 hari. Semoga Desa Wanaherang lebih maju lagi lah, lebih kreatif lagi supaya kedepannya lebih bagus lagi lebih oke,” tutup  Indah.

** Nay / Wisnu