27.9 C
Bogor
Friday, April 3, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 96

Rudy Susmanto Pastikan Masjid Raya Kabupaten Bogor Jadi Fondasi Pusat Layanan Haji Dan Umrah Yang Holistik Dan Terdepan

0

jurnalinspirasi.co.id – Bupati Bogor, Rudy Susmanto menegaskan bahwa pembangunan Masjid Raya di kawasan Stadion Pakansari merupakan fondasi dalam mewujudkan ekosistem yang lebih besar, yaitu Pusat Layanan Haji dan Umrah yang holistic dan terdepan. Demikian disampaikan Rudy saat meninjau pembangunan masjid, Kamis (23/10).

Sebelum memantau masjid, Bupati Rudy melaksanakan sholat subuh berjamaah bersama para kyai dan tokoh agama Kabupaten Bogor, di Hotel Horison Sayaga. Kegiatan dilanjutkan dzikir dan doa bersama meminta keberkahan untuk Kabupaten Bogor.

Hadir bersama Bupati Bogor, Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Sekda Kabupaten Bogor, para kepala perangkat daerah, Direktur RSUD, Direktur BUMD, Ketua Baznas dan para pimpinan Ormas Islam Kabupaten Bogor.

Di lokasi pembangunan Masjid Raya Kabupaten Bogor, Bupati Bogor, Rudy Susmanto menjelaskan, proyek ini diprioritaskan sebagai solusi atas status Kabupaten Bogor yang memiliki kuota jemaah haji terbesar secara nasional. Dan menjawab kebutuhan jamaah yang selama ini masih harus melakukan proses manasik dan persiapan di luar daerah.

“Masjid Raya Kabupaten Bogor yang kita bangun ini adalah fondasi. Sejatinya yang kita bangun adalah pusat layanan haji dan umrah yang akan menjadi sebuah kebanggaan,” jelas Rudy.

Rudy menekankan filosofi penempatan proyek tersebut di area Stadion Pakansari. Ia ingin menunjukkan bahwa kepentingan umat dan kepentingan ibadah tidak diletakkan di belakang, tapi di sinilah, paling depan.

“Kami mohon doa dan dukungan penuh, dan mengajak organisasi islam, MUI, dan seluruh elemen masyarakat berkolaborasi dalam pengelolaan dan mengisi program-program keumatan di pusat layanan tersebut,” pungkas Rudy.

Untuk diketahui, tahun 2025, pembangunan Masjid Raya ditargetkan tuntas pada Desember. Masjid ini akan dilengkapi dengan miniatur Ka’bah untuk kegiatan manasik. Tahun 2026, pembangunan Asrama Haji setinggi 13 lantai dengan 253 kamar. (*)DR

The Jungle Tawarkan Paket Berenang dan Main Flying Fox

0

jurnalinspirasi.co.id – Wahana rekreasi air yang berlokasi di kawasan Bogor Nirwana Residence , The Jungle Waterpark Bogor menyiapkan berbagai promo menarik di Bulan Oktober. Ada banyak tawaran paket promo hemat dari destinasi wisata milik salah satu unit usaha PT Bakrieland Tbk tersebut.

General Manager The Jungle Zakky Afifi mengatakan ada promo  paket Bundling yang  berlaku selama bulan Oktober. Tentunya Promo ini sangat hemat dan ramah di kantong “ Promo Bundling Weekday yaitu Senin – Jumat dengan harga Rp. 140.000,- sudah mendapatkan 2 tiket masuk, 2 flying fox dan 1 tiket loker, dan untuk Sabtu – Minggu dan Hari Libur Nasional dengan harga Rp. 180.000,-” jelasnya.

Ada juga promo Shocktober, untuk pembelian langsung di loket selama bulan Oktober 2025. Dapatkan harga khusus Rp 65.000,-per orang pada hari Senin – Jumat dari harga normal Rp. 85.000,-per orang, sedangkan pada hari Sabtu – Minggu atau Libur Nasional  harga tiket  Rp. 80.000,-per orang dari harga normal Rp. 100.000,-per orang.

Zakky menambahkan bagi yang berenang rame-rame tersedia  paket Shocktober Ber-8 berlaku untuk umum mulai pukul 12.00 siang. Paket ini ditawarkan dengan  harga tiket Rp. 400.000,- untuk delapan orang pada Senin-Jumat, dan pada Sabtu-Minggu dan libur Nasional Rp. 500.000,- untuk delapan orang.

Bagi mereka yang berulang tahun di bulan Oktober gratis masuk dengan syarat  membawa minimal dua orang pendamping dan harus datang di bulan kelahiran. Menyerahkan fotokopi identitas seperti KTP, SIM, Akta Lahir, atau KK di loket tiket. Harga untuk pendamping Rp 65.000,-per orang pada hari Senin – Jumat dan  pada hari Sabtu – Minggu atau Libur Nasional  harga tiket Rp 80.000,-per orang.

Selain itu ada juga promo Jurasik (Jumat Murah Asik) khusus untuk pembelian tiket hari Jumat dengan harga Rp 99.000 untuk 3 orang. Termasuk dapat voucher potongan harga Rp 10.000,- untuk flying fox/loker.

“Jika ingin membeli tiket dengan cepat dan praktis bisa juga  melalui pembelian online di website www.thejungleadventure.com ,”  kata Zakky, Kamis (24/10/25).

Selain serunya berenang  The Jungle juga menghadirkan  wahana Flying Fox. Rasakan sensasi meluncur diatas kolam renang dari ketinggian 12 meter dengan panjang lintasan 85 meter. Wahana ini bisa dinikmati orang dewasa dan juga anak – anak, syaratnya minimal tinggi badan 120 cm dan berat badan 75 kg.

The Jungle Waterpark merupakan taman rekreasi yang diklelola oleh PT. Graha Andrasentra Propertindo Tbk salah satu unit usaha PT Bakrieland Tbk yang memiliki banyak wahana diantaranya kolam bernuansa pantai (Jungle Beach), kolam ombak (wave pool), menara seluncur (tower slide), kolam anak (kiddy pool), kolam santai (leisure pool), kolam air hangat (whirpool), seluncur balap (racer slide), fountain futsal, kolam arus (lazy river). Berbagai fasilitas juga tersedia, termasuk cabana (gazebo), pelampung, loker, ruang ganti dan toilet, sarana ibadah, P3K, ATM, serta foodcourt. Foodcourt The Jungle banyak menyajikan makanan dan minuman yang beragam. Jam operasionalnya adalah dari pukul 09.00 hingga 17.00 WIB. (Yudi)

POW Kota Bogor Gelar Organization Gathering, Perkuat Sinergi dan Kebersamaan Perempuan

0

jurnalinspirasi.co.id – Perkumpulan Organisasi Wanita (POW) Kota Bogor menggelar kegiatan Organization Gathering dengan tema “Bersatu dan Berkolaborasi untuk POW yang Tangguh” di Taman Ekspresi, Kota Bogor, Pada Rabu (22/10/25).

Kegiatan yang diikuti oleh kurang lebih 150 orang berasal dari 27 organisasi wanita tersebut berlangsung meriah dan penuh kebersamaan. Beragam acara digelar, mulai dari fun games, door prize, potluck ditutup dengan makan bersama.

Ketua Umum Perkumpulan Organisasi Wanita Kota Bogor, dr. Hj Dian Pintaningdyah mengatakan bahwa kegiatan ini menjadi wadah untuk mempererat silaturahmi antarorganisasi wanita di Kota Bogor sekaligus menumbuhkan semangat kolaborasi.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin memperkuat sinergi antarorganisasi, saling mengenal lebih dekat, dan menumbuhkan semangat kebersamaan untuk kemajuan bersama,” ujar Dian Pintaningdyah, Kamis (23/10/25).

Menurut Dian, tema yang diangkat mencerminkan semangat perempuan yang tangguh dan berdaya, serta mampu berperan aktif dalam berbagai bidang sosial dan pemberdayaan masyarakat.

“Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut, menjadi agenda rutin yang mempererat hubungan antarorganisasi serta memberikan dampak positif bagi masyarakat,” tambahnya.

Acara yang berlangsung santai namun penuh makna ini menjadi momentum penting bagi POW Kota Bogor dalam memperkuat kolaborasi lintas organisasi, menuju perempuan Bogor yang lebih solid dan tangguh.

Ketua Pitaloka Dian Hestiningsih, POW bisa menjadi wadah untuk para perempuan Kota Bogor, sehingga bisa memberikan efect multiplier buat anggota khusus nya masyarakat Kota Bogor dan pemerintah, juga bisa berkolaborasi dengan berbagai elemen atau kolaborasi pentahelic, dimana bersinergi dengan pemerintah, masyarakat, dunia bisnis, akademisi, dan media.

“Model kolabirasi ini bertujuan untuk mensinergikan program-program POW kedepannya,” ungkap Dian. (Yudi)

Indibiz Priangan Barat Kabupaten Cianjur Gelar Pelatihan Digitalisasi UMKM di Pasar Muka Cianjur

0

jurnalinspirasi.co.id – Indibiz Priangan Barat kembali menegaskan komitmennya dalam mendorong kemajuan pelaku UMKM di Pasar Muka Cianjur. Para pelaku UMKM mengikuti pendampingan bersama Mas Pandu selaku pemateri dari Indibiz Priangan Barat, mengenalkan pentingnya penggunaan media sosial untuk mendorong promosi produk dan membangun komunikasi lewat pelanggan.

Materi diawali dengan bagaimana membuat akun email yang akan digunakan di berbagai media sosial seperti di Instagram. Kemudian, materi selanjutnya yaitu tips foto produk sederhana yang dipraktekan langsung menggunakan salah satu produk pelaku UMKM yaitu sepatu.

Para pelaku UMKM sangat antusias dengan adanya pelatihan digitalisasi ini karena dapat langsung mempraktikkan teknik promosi yang relevan dengan bisnis mereka.
Melalui pelatihan ini, diharapkan para pelaku UMKM dapat memperluas jangkauan pasar, meningkatkan daya tarik produk, serta memperkuat identitas usaha mereka di ranah digital.

Program pendampingan ini juga menjadi bagian dari komitmen Indibiz Priangan Barat untuk terus mendorong transformasi digital UMKM agar mampu bersaing di era ekonomi digital.
“Harapannya, para pelaku UMKM dapat mengoptimalkan media sosial sebagai sarana promosi yang efektif dan efisien, sehingga usaha mereka semakin berkembang,” ujar Pandu.

Kegiatan ini merupakan rangkaian program pendampingan berkelanjutan dari Indibiz Priangan Barat untuk mendukung percepatan digitalisasi UMKM di wilayah Priangan Barat.

(tlk/rls)

Mie mangkok pangsit Cheff Boni gurihnya bikin ketagihan..

0

Bogor |Jurnalbogor Mie ayam sering kali menjadi menu pilihan yang cukup digemari. Nah di Bogor ada nih mie Mangkok dengan aneka sajian yang tidak biasa yakni menggunakan pangsit sebagai mangkuknya.
Cita rasa yang khas, membuat kedai mie ayam Om Boni yang ada di gang tersembunyi jalan Rawa sari Pamoyanan Bogor Selatan selalu diburu pembeli.

Dalam sehari, kedai yang ada sejak 2024 ni mampu menjual ratusan mangkuk setiap harinya. Varian mie ayam yang disajikan di antaranya adalah mie ayam super dengan topping potongan daging ayam dada premium plus baso dan sayuran mie nyemek

Belum lagi sajian mie ayam coet yang 12 varian Rasa mia ayam bakso, mie ayam bumbu tomyam , dan mie ayam pangsit Satu lagi varian yang paling favorit adalah mie ayam mangkuk pangsit.

Sensasi menyantap mie ayam habis sampai ke mangkuknya membuat mie ayam mangkuk pangsit laris dipesan pembeli. Seperti yang dirasakan Eka salah satu pelanggan mie ayam mangkuk pangsit di Kedai Om Boni. Ia mengaku sudah menjadi pelanggan mie ayam mangkuk pangsit sejak awal kedai ini buka.

“Sudah sering makan di sini. Paling sering mie ayam mangkuk pangsit ini. Selain gurih dan legit juga ada sensasi kriuk dari mangkuknya,” ujarnya saat ditemui di Kedai Om Boni, Kamis (23/10/2025).

Adapun pemilik kedai Om Boni, Boni Eka saputra mengatakan sejak dibuka tahun 2024 lalu mie ayam mangkuk pangsit dan mie ayam Coet paling laris dipesan. Mangkuk pangsit ini berasal dari pangsit yang dibentuk seperti mangkuk sebelum digoreng. Sedangkan mie ayam Coet adalah mie ayam yang disajikan dalam Coet dan tahan lama panasnya

“Di sini ada banyak menu mi ayam dengan varian yang beda-beda. Tetapi yang paling laris itu mie ayam super dan mie ayam mangkuk pangsit,” kata dia. buka mulai pukul 10.00 WIB hingga 20.00 WIB ini rata-rata bisa menjual hingga 150 mangkuk mie ayam. Untuk harganya, masih ramah di kantong. Mulai dari Rp 10 ribu per porsi sampai Rp 21 ribu per porsi.

“Ya kalau rata-rata 150 mangkuk per hari. Dari awal buka jam 10 siang sampai tutup jam 8 malam. Harganya memang tidak sama tergantung varian dan topping yang dipilih,” sebutnya.

Ditanya soal rasa yang gurih dan legit, Boni menuturkan menggunakan bumbu seperti mie ayam pada umumnya. Hanya ia menambah dengan bumbu rempah-rempah.

“Kalau bumbu sebenarnya seperti bumbu mie lain. Hanya memang ada tambahan bumbu rempah-rempah,” terangnya.( Wawan Hermawanto)

UIKA Bogor Meriahkan Expo Kampus di SMAN 1 Citeureup

0

jurnalinspirasi.co.id – Universitas Ibn Khaldun (UIKA) Bogor turut memeriahkan kegiatan Expo Kampus yang digelar di SMAN 1 Citeureup, Kabupaten Bogor. Kegiatan yang berlangsung dari pagi hingga siang hari ini diikuti oleh seluruh siswa, guru, serta anggota OSIS SMAN 1 Citeureup. Tidak hanya itu, sejumlah perguruan tinggi lainnya juga berpartisipasi dalam memperkenalkan kampus mereka kepada para siswa.

Sebagai perwakilan dari UIKA Bogor, Yulia bersama tim menjaga stand kampus serta melakukan presentasi sekitar sepuluh menit untuk memperkenalkan profil kampus, program studi, dan peluang pendidikan yang tersedia di UIKA. Dalam kegiatan ini, para siswa tampak antusias mengunjungi stand dan bertanya mengenai jurusan, biaya kuliah, prospek kerja, hingga informasi beasiswa.

Expo kampus juga diisi dengan berbagai kegiatan menarik seperti lomba menyanyi, lomba baca puisi, dan lomba kreativitas siswa. Selain itu, siswa SMAN 1 Citeureup menampilkan pertunjukan seni budaya Sunda dengan memainkan alat musik tradisional, yang menciptakan suasana khas dan penuh nilai budaya.

“Hal yang menarik dari expo ini adalah kreativitas siswa-siswi SMAN 1 Citeureup yang ikut melestarikan budaya daerah. Mereka memainkan alat musik tradisional Sunda dan bahkan tampil dengan memakai kebaya. Itu keren banget,” ujar Yulia, perwakilan dari kampus UIKA Bogor.

Tujuan utama kegiatan expo ini adalah untuk memberikan edukasi dan informasi mengenai perguruan tinggi kepada siswa SMA, sekaligus mendorong mereka agar melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

“Kami berharap teman-teman dari SMAN 1 Citeureup bisa bergabung menjadi bagian dari keluarga besar UIKA Bogor,” tambahnya.

Selain memperkenalkan kampus, tim UIKA juga membagikan berbagai merchandise menarik seperti kipas, pulpen, tote bag, dan brosur kepada para pengunjung. Sebagai penutup, siswa diarahkan untuk mengikuti akun media sosial resmi UIKA di Instagram, TikTok, dan siaran WhatsApp agar dapat memperoleh informasi terbaru mengenai pendaftaran mahasiswa baru dan program beasiswa.

(Putri Diana/mg)

Satpol PP Tamansari Gelar Program “Kamis Manis”, Tertibkan Spanduk Liar di Ruang Publik

0

Jurnal Bogor – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kecamatan Tamansari menggelar kegiatan Program Kamis Manis (Kamis Nyaman dan Harmonis) dengan menyisir sepanjang jalan protokol di wilayah Tamansari, Kabupaten Bogor.

Kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut dari Surat Edaran Bupati Bogor Nomor: 100.3.4/570/DPKPP tentang pelaksanaan Program Kamis Manis dalam rangka penataan kawasan perkotaan, kawasan pariwisata, serta kawasan strategis lainnya.

Program Kamis Manis bertujuan untuk menciptakan lingkungan yang tertib, indah, serasi, dan aman bagi masyarakat. Melalui kegiatan ini, Satpol PP Tamansari menertibkan berbagai media luar ruang yang tidak sesuai ketentuan, termasuk spanduk, baliho, dan umbul-umbul yang dipasang sembarangan.

“Penertiban ini sebagai upaya menjaga keindahan dan ketertiban kawasan publik agar sesuai dengan arahan Bupati Bogor. Kami temukan puluhan spanduk yang melanggar, khususnya spanduk rokok,” ujar Kanitpol PP Kecamatan Tamansari, Loli Hidayat, saat ditemui di lokasi kegiatan, Kamis (23/10/25).

Dalam kegiatan tersebut, petugas menertibkan berbagai media promosi yang dipasang di pohon, tiang listrik, tiang telepon/provider, serta tiang penerangan jalan umum. Selain itu, Satpol PP juga menertibkan spanduk produk yang dipasang di warung atau toko di sepanjang jalan nasional, provinsi, dan kabupaten.

Loli menegaskan, pihaknya akan terus melaksanakan kegiatan serupa secara rutin setiap hari Kamis untuk mendukung program Pemerintah Kabupaten Bogor dalam mewujudkan kawasan yang tertata rapi dan nyaman.

“Kami berharap masyarakat dan pelaku usaha ikut berperan aktif menjaga ketertiban dan tidak lagi memasang spanduk atau baliho sembarangan,” pungkasnya. Yudi

Nikmat dan Hangatnya kembang tahu Bogor bikin Mantaaap

0

Bogor |Jurnalbogor Terbuat dari susu kedelai yang dimurnikan hingga membentuk tekstur seperti agar-agar lembut, kembang tahu disajikan hangat dengan kuah manis dari gula merah, rempah jahe, dan daun pandan yang wangi.

Saat disendok, rasa manis legit langsung menyatu dengan hangatnya rempah—seolah memeluk jiwa di tengah udara dingin khas Bogor.

Salah satu pelestari kuliner ini adalah Apin, seorang pedagang keliling yang setiap hari membawa dagangannya menyusuri gang-gang Kota Bogor.

Setiap Hari, ia bisa ditemui di kawasan Perkampungan Tegalega Kota Bogor dengan Pukulan yang dilengkapi wadah khusus untuk menjaga suhu kembang tahu tetap hangat.

“Satu porsinya cuma Rp 6.000, murah dan menghangatkan,” ujarnya sambil tersenyum ramah, kamis (23/10/2025)

Untuk memenuhi permintaan, Wawan salah satu Konsumen dipagi hari ini , Mas Apin /kang apin mulai berjualan pagi hari di lokasi lain, lalu beralih ke area pemukiman saat senja tiba.

apin menjajakan kembang tahu dengan cara dipikul — cara tradisional ini masih ia lakukan untuk menyusuri gang -gang kecil , saat ini banyak pedagang kembang tahu demi menjangkau lebih banyak pelanggan, beralih ke motor roda dua, mas Apin masih mempertahankan jualannya dengan dipikul keliling kampung

Meski penyajiannya secara modern proses pembuatan kembang tahu tetap dipertahankan secara tradisional: kacang kedelai digiling halus, direbus, lalu diendapkan hingga membentuk lapisan tipis seperti selaput di permukaan—mirip tahu sutra.

“Itulah yang disebut kembang atau bunga dari tahu,” jelas Apin.

Kuahnya sendiri direbus lama dengan jahe dan daun pandan agar aroma dan rasa meresap sempurna.

Sekedar info Kembang Tahu Kembang tahu bukan sekadar camilan, tapi bagian dari budaya Betawi dan Sunda yang kini nyaris punah.
di masa lalu, sering disajikan saat musim hujan, acara keluarga, atau sebagai teman minum teh malam.
Saat ini generasi muda mulai tertarik melestarikan kuliner ini melalui proyek UMKM mikro, bahkan ada yang menjual versi frozen untuk pasar online. Pemerintah Kota Bogor sedang menginisiasi program “Warisan Kuliner Takbenda”, di mana kembang tahu masuk dalam daftar prioritas dokumentasi.
Hidangan ini rendah lemak, bebas kolesterol, dan cocok untuk vegetarian—namun konsumsi tetap harus moderat karena kandungan gulanya cukup tinggi.
Kembang tahu menyimpan nilai budaya dan emosional yang besar. Ia adalah simbol dari kesederhanaan, ketahanan, dan kehangatan keluarga. (Wawan Hermawanto)

Usep Nukliri Kunjungi Ponpes yang Terbakar, Musibah jadi Ujian Untuk Bersabar

0

jurnalinspirasi.co.id – Anggota DPRD Kabupaten Usep Nukliri menyambangi Pondok Pesantren Darul Iptida yang ludes terbakar di Kampung Blok Paris di Desa Parakanmuncang, Kecamatan Nanggung, Rabu (22/10/2025).

Bertepatan dengan Hari Santri Nasional, wakil rakyat asal Nanggung itu mendatangi langsung pondok Pesantren yang belum lama ini dilanda musibah kebakaran.

Sembari memberikan bantuan kepada pemilik ponpes, ia mengingatkan musibah ini merupakan ujian agar kita bertawakal dan berusaha untuk bersabar. Bahkan ujian menurutnya agar kita tetap yakin dan terus  melangkah untuk kemajuan umat.

“Semoga hikmah dari musibah kebakaran ini, kedepan Pondok Pesantren Darul Iptida bisa lebih  maju dan berkembang,” pungakasnya.

Sebelumnya diberitakan, Kepala Desa Parakanmuncang Mauludin menjelaskan, Ponpes Darul Iptida yang dibangun menggunakan material kayu dan bambu membuat api mudah membesar dan cepat membakar bangunan.

Informasi dari lingkungan pesantren, sebelumnya tidak ada yang mengetahui api muncul hingga cepat membesar dan memporakporandakan ponpes tersebut.

Penyebab kebakaran diduga dari korsleting listrik, sejumlah santri dan masyarakat bergerak cepat memadamkan kobaran api tersebut hingga Satpol PP, Babinsa dan pihak kepolisian mendatangi lokasi ponpes.

“Bangunan yang terbakar itu yang biasa digunakan santri atau yang biasa disebut kobong,” ujar Kepala Desa Parakanmuncang Mauludin kepada Jurnal Bogor, Senin (20/10/2025).

Kades menjelaskan, kejadian tersebut  sekitar pukul 09.00 WIB. Pihaknya berupaya untuk melakukan penanganan perbaikan ponpes yang terbakar dimana kerugian ditaksir puluhan juta.

“Sekarang ini bagaimana caranya agar fasilitas keagamaan pondok bisa dibangun lagi. Termasuk akan mengajukan bantuan perbaikan ke PT Antam. Dari musibah kebakaran yang menimpa pondok pesantren, kami akan mengajukan bantuan ke PT Antam,” jelasnya.

PT Antam Tbk, UBPE Pongkor menyatakan akan membantu Pondok Pesantren Darul Iptida yang terbakar di Kampung Blok Paris di Desa Parakanmuncang, Nanggung, Kabupaten Bogor pada Senin (20/10/2025).

“Setelah dicek, Antam siap membantu ponpes yang hangus terbakar,” kata Manajer CSR PT Antam Arif Rahman Shaleh saat dihubungi Jurnal Bogor, Selasa (21/10/2025).

Terbakarnya pondok pesantren yang biasa digunakan para santri itu, Antam meminta  pihak desa segera untuk mengajukan perbaikan.

“Karena pondok pesantren yang terbakar itu merupakan fasilitas untuk kegiatan keagamaan, untuk itu Kepala Desa segera mengajukan untuk perbaikan ke PT Antam,” jelasnya.

(Arip Ekon)

Kondisi Sekolah Memprihatinkan, Kasi Penkes Nanggung Akan Kunjungi SDN Rimba Kencana

0

jurnalinspirasi.co.id – SDN Rimba Kencana yang rusak berat akan didatangi Kepala Seksi Pendidikan dan Kesehatan (Penkes) Pemerintah Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor, Ujang Maulana. Sekolah ini sebelumnya disebutkan tak mendapat perhatian Pemkab Bogor.

“ Setahu kami  SDN Rimba Kencana yang berada di Kampung Cilanggar di Desa Bantarkaret pertama kalinya dibangun oleh PT Antam, wajar saja kalau sekolah itu telah mengalami rusak berat karena  gedung SDN Rimba Kencana itu usianya sudah puluhan tahun,” kata Ujang kepada Jurnal Bogor, Rabu (22/10/2025).

Gedung SDN Rimba Kencana yang berada di pelosok kampung, lanjut Ujang bukan satu-satunya sekolah yang kini kondisinya memprihatinkan. Termasuk SDN  yang berada di Kampung Ciguha masih di lingkup Desa Bantarkaret mengalami kondisi serupa yakni telah mengalami kerusakan.

“Waktu dekat ini kami akan mendatangi SDN Rimba Kencana dan SDN Ciguha diharapkan bisa dibangun ditahun 2026 mendatang,” ujarnya

Sebelumnya diberitakan, meski telah disurvei beberapa tahun lalu, SDN Rimba Kencana yang rusak berat itu tak kunjung dibangun. Sekolah SDN Rimba Kencana  berada di pelosok kampung yang jauh dari keramaian kota  di Desa Bantarkaret, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor kini luput dari perhatian Pemerintah Kabupaten Bogor.

Kepala Sekolah SDN Rimba Kencana  Suryana Kusmayadi membenarkan, sekolah SDN Rimba Kencana telah mengalami kerusakan yang cukup berat. “Sudah lama mengalami kerusakan, namun  belum juga dibangun. Apalagi kondisi SDN Rimba Kencana saat ini sangat memprihatinkan,” kata kepala SDN Rimba Kencana Suryana Kusmayadi saat dihubungi Jurnal Bogor, Senin (21/10/2025).

Suryana menerangkan, pada tahun 2022 SDN Rimba Kencana sempet disurvei oleh pihak terkait namun setelah itu tidak  ada kabarnya lagi. Sampai saat ini kondisi SDN Rimba Kencana cukup parah lantaran belum juga dibangun Pemkab Bogor. “Setelah disurvei waktu itu, sampai sekarang belum ada tindak lanjutnya,” paparnya.

Tak hanya SDN Rimba Kencana, sebelumnya diberitakan SDN Cisarua 01 Nanggung, Kabupaten Bogor  kondisi bangunan sekolahnya juga nyaris ambruk.

Kepala Sekolah SDN Cisarua 01 Yedih mengaku setelah ambruknya SDN Nangela di Desa Nanggung, ia juga khawatir bangunan sekolahnya yang sudah tua itu sewaktu-waktu bisa ambruk.

“Satu ruangan sudah sangat tua, khawatir  bisa ambruk juga seperti di SDN Nangela waktu itu,” kata Yedih kepada Jurnal Bogor, Senin (8/9/2025).

Kekhawatirannya memang cukup beralasan dimana usia sekolah sejak dibangun tahun 1982 belum pernah dibangun lagi dan hanya saja pernah rehab ringan saja. Kini sejumlah guru dihantui ketakutan karena usia bangunan sekolah yang menahan beban berat genteng itu bisa saja seketika ambruk.

Pihak sekolah juga mengakui jaringan listrik  sudah diputus, sebab pihak sekolah tak mau mengambil risiko ketika sewaktu-waktu sekolah itu ambruk. Disaat hujan dan genteng bocor pun, sejumlah guru tak ada yang berani  memperbaikinya .

“Tak ada yang berani memperbaiki, karena kondisi bangunan sekolah yang sudah tua itu membahayakan. Serta adanya keterbatasan ruangan, terpaksa kegiatan belajar terbagi dua sift,” ungkap Yedih.

Dia berharap Pemerintah Kabupaten Bogor segera membangun sekolah yang nyaris ambruk itu, karena tidak menutup kemungkinan sekolah yang dibangun 1982 itu  bisa saja terjadi ambruk.

(Arip Ekon)