28.6 C
Bogor
Monday, August 17, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 956

Buntut PT BAP, DPUPR Akan Dipanggil Komisi 3

0

Ciawi|Jurnal Bogor

Ketua Komisi 3 Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bogor, Tutty Alawiyah akan melakukan pemanggilan terhadap Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR). Pemanggilan itu, terkait belum adanya tindakan terhadap perusakan aset negara yang dilakukan PT Balina Agung Perkasa (BAP), vendor ekspedisi pengangkut air minum salah satu perusahaan di wilayah selatan Kabupaten Bogor.

 “Untuk mengetahui adanya saluran Daerah Irigasi (DI) Cikereteg-Rancamaya yang ditutup dan dirusak perusahaan tersebut, nanti kami akan panggil pihak DPUPR,” ungkapnya kepada wartawan saat melaksanakan kegiatan buka bersama (Bukber) di kediamannya di Kampung Pandansari, Desa Pandansari, Kecamatan Ciawi, beberapa waktu lalu.

Untuk pemanggilan, lanjutnya, tentunya tidak harus secara cepat dan tergesa-gesa. Apalagi, saat ini masih dalam bulan suci Ramadhan. “Mungkin setelah hari raya Idul Fitri pemanggilan akan dilakukan,” kata istri Eddy Santana, anggota DPR RI yang sebelumnya menjabat sebagai Walikota Palembang dua periode.

Selain melakukan pemanggilan terhadap dinas terkait, kata wakil rakyat asal daerah pemilihan (Dapil) 3 itu, Komisi 3 juga menunggu adanya laporan dari warga setempat.

 “Kami juga mempersilahkan apabila warga mengadukan perusakan saluran irigasi itu. Tapi pengaduan tersebut secara tertulis,” ujar Tutty yang merupakan politisi Partai Gerindra tersebut.

Sebelumnya, Wakil Bupati (Wabup) Bogor, Iwan Setiawan mengaku sudah mendengar dan mengetahui adanya perusakan saluran irigasi yang dilakukan perusahaan swasta di Desa Teluk Pinang, Kecamatan Ciawi itu.

Wabup mengatakan, barang siapa yang merusak atau menghilangkan aset negara, bisa dipidanakan.

 “Di Pasal 406 ayat (1) KUHP yang sangat jelas mengatur hal tersebut,” ungkapnya kepada wartawan saat menyambut kedatangan kunjungan Presiden Jokowi ke Pasar Ciawi, Kamis (21/4).

Iwan pun menjelaskan, apabila ada salah satu aset negara yang dirusak akan ada tindak lanjut. Karena seharusnya bisa dilakukan proses melalui rislah atau ganti rugi.

“Pihak perusahaan dalam melakukan pembangunan juga tidak bisa semena – mena, semua ada aturannya. Seharusnya melakukan koordinasi dengan pihak pemerintah setempat,” tukasnya.

** Dede Suhendar

Keluarga Penderita Gizi Buruk Disambangi Pihak Kecamatan

0

Cigudeg | Jurnal Bogor

Adanya sorotan penderita gizi buruk di wilayah Desa Banyuresmi, Kecamatan Cigudeg Kabupaten Bogor,  Pemerintah Kecamatan Cigudeg mendatangi rumah keluarga pasien penderita gizi buruk dan meningitis yang meninggal beberapa waktu lalu.

Kasi Pemberdayaan Masyarakat Kecamatan Cigudeg Imas Maswati mengatakan, pihaknya didampingi Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) UPT Puskesmas Cigudeg dan  Ikatan Pekerja Sosial Masyarakat (IPSM) terjun langsung dan sosialisasi dan memberikan santunan kepada keluarga korban.

“Alhamdulillah dengan adanya bantuan dari teman- teman media akhirnya kami bisa terjun langsung ke lapangan dan bisa tau kondisinya ternyata di Kecamatan Cigudeg masih saja ada pasien gizi buruk,” kata Imas kepada wartawan.

Imas menyampaikan, kedatangan pihaknya tersebut juga mendapat penjelasan sedetail mungkin dari pihak keluarga pasien tentang kronologi yang memang sesuai dengan apa yang diberitakan sejumlah media tersebut.

“Memang sudah tertera disitu (berita) mudah-mudahan kedepan kita bisa mengambil langkah dengan pihak UPT Kesehatan untuk monitoring dan koordinasi dengan pihak desa maupun dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor,” ungkapnya.

Jadi kata dia, kedatangannya ke rumah keluarga tersebut tidak didampingi oleh kepala desa setempat.

“Kemarin informasinya akan didampingi (Kepala Desa dan Sekdes) ternyata tidak ya, hari ini hanya didampingi oleh staf desanya saja yaitu Kasie Kesra Desa,” jelasnya.

Dia berharap, hal tersebut tidak terulang kembali. Namun penting menjaga dan meningkatkan komunikasi yang lebih baik dengan semua leading sektor. “Yang pasti kedatangan hari ini merupakan tindak lanjut yang ramai diberitakan,” tandasnya.

Ditempat yang sama, Ketua TKSK Kecamatan Cigudeg, Hambali menuturkan hal yang sama, justru dirinya menyampaikan terimakasih kepada rekan-rekan media yang turut membantu memberikan informasi sebagai sosial kontrol.

“Kedatangan kami kesana justru atas dasar pemberitaan dari rekan-rekan media. Dalam arti kita kesana itu bukan laporan dari pihak desa justru dari rekan-rekan media yang membantu sebagai partner kerja kita,” kata dia.

Menurut informasi, almarhumah balita perempuan berusia 2 tahun tersebut merupakan anak ke-3 dari pasangan suami istri Waludin (37) dan Wati (35). Pasien gizi buruk dan meningitis meninggal dunia pada, Jumat 22 April 2022 lalu dan sempat dirawat selama sembilan hari di Rumah Sakit Umum Daerah (RDUD) Leuwiliang. Jenazah balita tersebut dibawa pulang pihak keluarga dengan menggunakan kendaraan mobil bak terbuka atau pick up.

Diberitakan sebelumnya, seorang anak usia dibawah lima tahun (balita) yang diduga menderita  gizi buruk dan meningitis di Kampung Cisarua RT 01 RW 07, Desa Banyuresmi, Kecamatan Cigudeg, Kabupaten Bogor meninggal dunia saat dirawat di RSUD Leuwiliang. Yang lebih memperihatinkan keluarga korban yang kurang mampu itu luput dari dari perhatian pemerintah desa setempat.

** Andres

Pasar Tani Kementan di Kota Bekasi Diserbu Massa

0

Bekasi | Jurnal Bogor

Pasar Tani Ramadhan digelar Kementerian Pertanian (Kementan) di Alun – alun Kota Bekasi, Rabu (27/4) diserbu masyarakat Kota Bekasi. Meski pembelian dibatasi dimana setiap pengunjung hanya diperbolehkan membeli 1 kg untuk setiap jenis pangan pokok, dalam sekejap  beras, bawang merah, bawang putih, gula pasir, cabe merah, cabe rawit, daging sapi, minyak goreng dan telur ludes dalam sekejap.

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Dedi Nursyamsi kembali menegaskan bahwa ketersediaan pangan pokok khususnya di kota bekasi aman. “Masyarakat jangan panik, pangan kita mencukupi,” himbaunya.

Pasar Tani yang digelar di berbagai wilayah merupakan salah satu bukti pangan kita aman. Dedi mengatakan setiap pekan (sabtu/minggu) Kementerian Pertanian berkeliling ke berbagai pasar di 34 provinsi untuk memastikan pasokan dan ketersediaan aman serta harga terkendali.

Ia mengakui ada kenaikan harga, akan tetapi kenaikan masih dibawah 10%. Mengenai minyak goreng curah kata Dedi untuk pasokan memang belum lancar, akan tetapi ketersediaan tercukupi.

Pasar Tani berlangsung meriah, dibuka dengan kuiz yang dipandu langsung oleh Kepala BPPSDMP yang melontarkan berbagai pertanyaan terkait dengan pangan. Pengunjung pertama dan bisa menjawab pertanyaan langsung diberi hadiah produk yang ada di Pasar Tani.

Kegiatan hasil kolaborasi Pusat Pelatihan Manajemen dan Kepemimpinan Pertanian (PPMKP) Ciawi Bogor dan Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Yogya Magelang (Yoma) dihadiri Kapolres Kota Bekasi Kombes Hengki yang juga Ketua Satgas Pangan Kota Bekasi, Kepala dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan Kota Bekasi.

Menteri Pertanian menyatakan untuk menjaga stock merata disetiap daerah, strategi Kementan ialah mendistribusikan bahan pangan dari wilayah sentra produksi yang surplus ke daerah defisit.

“Ada daerah surplus dan defisit. Kami coba intervensi diatribusinya sehingga stock twrjaga disemua daerah,” ujarnya.

** Regi/PPMKP

PKBM Insan Mandiri Gelar Hari Terakhir Sanlat Ramadhan

0

Bogor | Jurnal Bogor

PKBM Insan Mandiri menuntaskan kegiatan Sanlat Ramdhan pada hari terakhir di ruang serbaguna, Rabu (27/4). Sanlat Ramadhan pada hari terakhir ini tidak diikuti 100 persen karena sebagian warga belajar telah mudik.

“Alhamdulillah kegiatan Sanlat Ramadhan dapat berjalan lancar dan mudah – mudahan  melalui kegiatan ini ilmu dan wawasan para warga belajar yang mengikuti dapat bertambah sehingga keimanan dan ketaqwaan kita semua dapat semakin meningkat dari sebelumnya,” jelas Kepala lembaga PKBM Insan Mandiri Doni Kurniawan, SE.

Sanlat Ramadhan pada hari terakhir memang diikuti puluhan warga belajar dan meskipun para warga belajar sedang menjalankan ibadah puasa, namun keaktifan dan keseriusan mereka mengikuti Sanlat Ramadhan tampak semangat.

Kepala Admin PKBM Insan Mandiri Riska Rachmawati Ridwan, A.Md, SE, juga menjelaskan kegiatan Sanlat Ramadhan di PKBM Insan Mandiri  berjalan tertib dan lancar. Materi demi materi telah selesai dibahas dengan baik.

Pada Sanlat Ramadhan, warga belajar hadir setelah dhuhur hingga jelang berbuka puasa mengikuti sejumlah materi pembelajaran agama dan membaca Al Quran. “Ada baca tulis Quran dan tausiyah juga. Kami harapkan mereka juga mendapat pelajaran agama pada momen Ramadhan dengan kegiatan sanlat ini,” jelas Riska.

** Asep Saepudin Sayyev

KPK Tangkap Bupati Bogor Ade Yasin

0

Bogor | Jurnal Bogor

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap Ade Yasin pada Selasa (26/4) hingga Rabu (27/4) pagi. Bupati Bogor ini digelandang Tim Penindakan KPK bersama beberapa pihak dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Jawa Barat dan pihak terkait lainnya.

“Tadi malam sampai pagi KPK melakukan kegiatan tangkap tangan di wilayah Jawa Barat. Di antaranya Bupati Kabupaten Bogor, beberapa pihak dari BPK Perwakilan Jawa Barat dan pihak terkait lainnya,” ujar Plt. Juru Bicara Penindakan KPK, Ali Fikri, Rabu (27/4).

Ali belum merinci terkait penangkapan KPK terhadap Bupati Bogor Ade Yasin. Namun kasus yang menjeratnya terkait dugaan tindak pidana suap.

“Kegiatan tangkap tangan ini dilakukan karena ada dugaan tindak pidana korupsi pemberian dan penerimaan suap,” ucap dia.

Lembaga antirasuah mempunyai waktu 1×24 jam untuk menentukan status hukum para pihak yang ditangkap tersebut.

“Perkembangannya akan disampaikan lebih lanjut,” ucap Ali.

Sejumlah uang suap juga diamankan, namun pihak KPK belum menghitung jumlah uang tunai saat operasi tangkap tangan tersebut.

**ass

Tak Perhatian Terhadap Warga, Sikap Kades Disayangkan

0

Lima Balita Alami Gizi Buruk, Satu Diantaranya Meninggal Dunia

Cigudeg | Jurnal Bogor

Ketua Umum Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Gerakan Nasional Pajajaran (Genpar) Sambas Alamsyah  menyayangkan sikap Kepala Desa (kades) Banyuresmi, Kecamatan Cigudeg, Kabupaten Bogor yang terkesan tidak perhatian terhadap warganya.

Diketahui, lima balita dari warga Desa Banyuresmi  menderita gizi buruk dan miningitis, bahkan satu orang  meninggal dunia saat menjalani pengobatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Leuwiliang beberapa waktu lalu.

Menurut Sambas, seorang anak berusia dua tahun penderita gizi buruk dan meningitis dikabarkan minim perhatian baik dari Pemerintah Desa Banyuresmi maupun Puskesmas hingga instansi terkait seperti Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor.

“Dengan adanya kasus gizi buruk yang tidak diketahui oleh Pemerintah Desa setempat kami menganggap bahwa kepala desa telah gagal dalam mengurus warganya. Sebagai pelayan masyarakat di desa, sejatinya harus tahu  kondisi  masyarakat dibawah,” ujar Sambas Alamsyah.

Dengan begitu, kata Sambas, kades juga harus bisa memberikan sosialisasi pentingnya kesehatan terhadap warga. “Ini sangat disayangkan seorang kepala desa minim informasi,” paparnya.

Jadi kata dia, terindikasi bahwa kepala desa tidak bisa memberikan edukasi dan tidak berjalannya sosialisasi di masyarakat. “Apa lagi saya mendengar kepala desa tidak standby di lokasi. Tinggalnya di luar area padahal sebagai pemimpin, jarum satu jatuh pun dia harus tau dan dia harus bertanggung jawab terhadap masyarakat di desanya,” ujarnya.

Sambas meminta Pemerintah Kabupaten Bogor untuk segera turun dan evaluasi kinerja kepala desa tersebut lantaran karena adanya 5 warga orang menderita gizi buruk dan satu diantaranya meninggal dunia.

“Saya berharap Pemkab untuk segera langsung turun dan evaluasi kinerja kepala desa tersebut, saya yakin itu menjadi harapan semua warga,” pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan seorang anak usia dibawah lima tahun (balita) diduga menderita gizi buruk dan meningitis di Kampung Cisarua RT 01 RW 07. Meski demikian, koordinasi di lingkungan Pemerintahan Desa Banyuresmi, Kecamatan Cigudeg, Kabupaten Bogor terkesan masih minim dengan sulit dihubunginya seorang Kepala Desa dan Sekretaris Desa perihal keadaan warganya.

** Andres

Advokat Muda Indonesia Somasi Hotman Paris

0

JURNAL INSPIRASI – Advokat Muda Indonesia Bergerak wilayah Jakarta bersama dengan 22 kota lainnya secara serempak melakukan somasi terbuka kepada Hotman Paris Hutapea melalui siaran pers bersama.

Ke-22 kota itu antaralain Banjarmasin, Surakarta, Tangerang, Palu, Nusa Tenggara Barat/Lombok, Gorontalo, Samarinda, Aceh, Lampung, Ambon, Sampang, Semarang, Madiun, Magelang, Bangkinang, Makasar, Bali, Cibinong, Sidoarjo, Kalimantan Barat, Pekanbaru dan Surabaya.

Siaran pers yang dilakukan dimasing-masing daerah mengecam atas segala tindakan dan perilaku Hotman Paris Hutapea. berupa pernyataan-pernyataan melalui sosial media pribadinya atas perseteruannya dengan Otto Hasibuan, S.H. (selaku Ketua Umum PERADI) yang bersifat meresahkan para Advokat Muda
Indonesia

Dalam siaran persnya di Jakarta, Ryza Fardiansyah selaku koordinator menyampaikan “Pernyataan Hotman Paris Hutapea melalui social medianya yang menyebutkan Kartu Advokat yang diterbitkan Peradi tidak sah menimbulkan keresahan bagi para advokat muda”.

Ryza menyebut, pernyataan Hotman paris tersebut serampangan tidak ada bukti. Jelas-jelas Mahkamah Agung sudah menegaskan Kartu Advokat tersebut sudah sah dan memang sah.

“Kami berharap pihak-pihak lain tidak ikut terlibat atau membekingi Hotman Paris Hutapea, biarkan ini menjadi urusan antara Hotman dengan Peradi dan Advokat Muda,” ujar Ryza.

Despa Siregar perwakilan Advokat Muda Indonesia Bergerak mengatakan, Hotman Paris Hutapea selaku publik figur yang memperkenalkan dirinya sebagai seorang Advokat, telah melakukan tindakan-tindakan yang diduga tidak menjaga wibawa dan tidak mencerminkan profesi Advokat sebagaimana dalam Kode Etik Advokat Indonesia.

“Tindakan seperti memposting foto atau video yang tidak sesuai dengan marwah dan nilai seorang advokat yaitu dengan mempertontonkan tindakan atau sikap dan perilaku menjadikan perempuan sebagai objek pertunjukan sehingga dapat menimbulkan persepsi bahwa seorang advokat bisa bertindak sewenang-wenang terhadap perempuan,” katanya.

Oleh karena tindakan dan pernyataan dari Hotman Paris Hutapea tersebut kami para Advokat Muda Indonesia Bergerak menyampaikan dan meminta:

A. Tindakan – Tindakan yang dilakukan Hotman Paris Hutapea sebagai
orang yang memperkenalkan dirinya seorang Advokat adalah tidak menunjukkan seorang Advokat yang menjunjung tinggi nilai Officium Nobile.

B. Tindakan – Tindakan yang dilakukan Hotman Paris Hutapea telah menciderai Profesi kami selaku Advokat Indonesia.

C. Pernyataan Hotman Paris Hutapea Hotman Paris Hutapea melalui akun
media sosialnya mengenai tidak sahnya kartu advokat yang diterbitkan
oleh PERADI merupakan pencemaran nama baik kami sebagai advokat,
dan oleh karenanya telah melanggar Pasal 27 ayat 3 UU ITE “setiap orang
dengan sengaja dan tanpa hak mendistribusikan dan/atau
mentransmisikan dan/atau membuat dapat diaksesnya Informasi
Elektronik dan/atau Dokumen Elektronik yang memiliki muatan penghinaan dan atau pencemaran nama baik”.

D. Tindakan dan pernyataan-pernyataan tersebut di atas telah nyata merupakan suatu perbuatan melawan hukum yang merugikan kami selaku advokat dalam menjalankan profesinya

E. Untuk itu kami Advokat Muda Indonesia Bergerak meminta kepada Hotman Paris Hutapea segera meminta maaf kepada seluruh anggota Perhimpunan Advokat Indonesia di bawah Kepemimpinan Prof. Dr. Otto Hasibuan, S.H., M.C.L., M.M melalui media cetak dan media elektronik selambat-lambatnya 3 (tiga) hari sejak disampaikannya Somasi Terbuka ini.

F. Meminta kepada Hotman Paris Hutapea segera meminta maaf kepada Prof. Dr. Otto Hasibuan, S.H., M.C.L., M.M melalui media cetak dan media elektronik selambat-lambatnya 3 (tiga) hari sejak disampaikannya Somasi Terbuka ini.(*)

Dapat Penghasilan, Warga Harjasari Merasa Terbantu Ada PM

0

Bogor | Jurnal Bogor
Keberadaan Pasar Malam (PM) di Kelurahan Harjasari, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor, sangat membantu warga setempat. Sebab, adanya PM yang sudah menjadi tradisi setiap tahun di wilayah tersebut, membuat warga mempunyai penghasilan.

Asep Utung, warga Kelurahan Harjasari mengungkapkan, PM yang setiap tahun dilaksanakan di wilayahnya, sangat membantu warga terutama para pemuda. Dimana, pihak pengelola merangkul warga dalam program pemberdayaan.

“Warga bisa bekerja dan mempunyai penghasilan. Hasil dari kegiatan pasar itu kan lumayan buat lebaran,” ungkapnya kepada wartawan.

Terlebih, lanjutnya, keberadaan PM yang sudah berjalan beberapa tahun dilaksanakan pengusaha saat bulan ramadhan itu, menjadi alternatif warga juga untuk membeli kebutuhan hari raya.

“Di PM ini warga bisa berbelanja untuk lebaran dengan harga murah dan terjangkau,” jelas Asep.

Selain itu, kata Asep, untuk membuka pasar rakyat ini, pengusaha telah mendapatkan izin, baik itu dari pihak kepolisian maupun Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor.

“Tapi sebelumnya izin warga, RT, RW, kelurahan hingga kecamatan sudah ditempuh. Dan semuanya menyetujui adanya PM ini,” paparnya.

Bahkan, pihak penyelenggara kegiatan pasar, mulai dari awal pembukaan bekerjasama dengan pihak kelurahan sukses melaksanakan kegiatan vaksinasi jenis Booster, baik vaksinasi dosis pertama, kedua maupun ketiga.

“Jadi para pengunjung yang belum divaksin, diarahkan pengelola PM untuk ikut divaksinasi oleh tim medis dari tenaga kesehatan (Nakes) Puskesmas Harjasari. Jadi, adanya PM ini banyak manfaatnya,” ujar Asep.

Lurah Harjasari, Arif Hidayat mengakui adanya pasar rakyat di wilayahnya ini, banyak manfaatnya untuk warga maupun pemerintahan. Manfaat yang didapat warga, mereka bisa bekerja sebagai juru parkir ataupun berjualan.

“Karang taruna kelurahan juga saya libatkan agar mereka bisa merasakan manfaat adanya PM ini,” katanya.

Arif yang baru beberapa bulan menjabat di Kelurahan Harjasari itu pun merasa terbantu dengan adanya pasar musiman tersebut. Pasalnya, Kelurahan Harjasari yang sebelumnya capaian vaksinasi paling sedikit, saat ini malah terbanyak.

Meningkatnya capaian vaksinasi di Kelurahan Harjasari, sambung Arif, setelah pihak pengelola PM bekerjasama dengan kelurahan dan tim nakes dari Puskesmas Harjasari, membuka kegiatan vaksinasi bagi warga maupun pengunjung.

“Bayangkan saja, mulai dari pertama pasar dibuka, setiap hari lebih dari 30 warga atau pengunjung yang divaksin. Kegiatan vaksinasi sendiri baru ditutup pada tanggal 25 April lalu,” akunya.

Arif menghimbau agar pihak pengelola tetap menerapkan protokol kesehatan (Prokes) kepada para pengunjung. “Dan para pengunjung juga diwajibkan menggunakan masker saat masuk kedalam pasar. Kalau ada pengunjung yang tidak pakai masker, pengelola harus menegurnya,” imbuh Lurah yang sebelumnya menjabat di Kelurahan Rancamaya itu

Sementara, pengelola PM, Agus Candra berharap, adanya pasar rakyat yang dikelolanya itu, bisa berdampak positif dan banyak manfaatnya untuk lingkungan melalui pemberdayaan masyarakat.

“Kami juga ingin membantu warga dengan membuka pasar rakyat ini dengan harga terjangkau untuk semua kalangan, terutama kalangan menengah kebawah,” tegasnya saat dikonfirmasi melalui telepon selulernya.

Terkait adanya informasi terkait lalulintas yang macet, Agus menegaskan, pihak pengelola PM sudah menyediakan lahan parkir pengunjung didalam.

“Kami juga tidak bisa melarang ketika ada oknum yang memanfaatkan parkir di jalan. Yang jelas, kami sebagai pengelola sudah menyediakan lahan parkir pengunjung didalam area, bukan di jalan,” tukasnya.

** Dede Suhendar

Rumah Warga di Bojongnangka Disambangi Kera

0

Ciampea l Jurnal Bogor

Seekor kera berekor panjang terlihat berkeliaran di seputaran rumah warga di Kampung Warung  Borong RT 03 RW 02, Desa Bojongnangka, Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor.

Kera yang badannya masih terikat tersebut sudah terlihat sekitar pukul 05.00 WIB dini hari seusai sahur dan mengundang perhatian warga sekitar.

Warga sekitar, Padli mengatakan, kera terebut diduga peliharaan orang yang kabur. Hal tersebut  terlihat dari badan kera yang masih terpasang tali.

“Warga terlihat ketakutan akan kehadiran kera tersebut, bahkan salah satu rumah memberikan makanan dengan dibungkus keresek,” ujarnya kepada wartawan, kemarin.

Beberapa anak-anak sempat mengajak main kera tersebut dengan memanggil-manggilnya serta berlarian.

“Tak lama kera tersebut dibawa oleh seorang warga dan dibawanya ke sekitar Pasar Ciampea, ” tukasnya.

** Arip Ekon

Wujudkan Semangat Kebersamaan Ramadhan, Eiger Serentak Berbagi Takjil

0

Dramaga | Jurnal Bogor

Eiger Adventure Store Dramaga Bogor, salah satu outlet cabang PT Eigerindo Multi Produk Industri, merayakan bulan Ramadhan 1443 Hijriah dengan semangat kebersamaan bertajuk kegiatan “Eiger Berbagi Takjil “. Hal ini merupakan gerakan serentak di 150 toko Eiger yang tersebar di seluruh Indonesia.

Pembagian takjil yang dilakukan di depan toko Eiger ini, dilaksanakan pada Senin (25/4), persis di Jalan Raya Dramaga. Sebanyak 50 box takjil dibagikan kepada para pengguna jalan yang melintas menjelang berbuka puasa.

“Alhamdulillah hari ini kami, Eiger Adventure Store Cabang Dramaga Bogor diberikan kelancaran dalam berbagi takjil kepada para pengguna jalan yang melintas, dan alhamdulillah juga mendapat sambutan yang begitu hangat dari masyarakat,” ujar Rizka Novelliana, Store Leader Eiger Outlet Dramaga Bogor.

Eiger Berbagi Takjil ini sendiri dilakukan oleh karyawan Eiger Adventure Store dengan bekerjasama bersama komunitas pecinta kegiatan luar ruang yang menjadi partner Eiger.

“Harapan utama tentunya terjadi keakraban yang lebih mendalam antara brand Eiger Adventure, dengan komunitas Eiger yang sudah berlangsung selama bertahun-tahun. Kegiatan ini tidak berfokus di kota besar saja, bahkan sampai di kota-kota kecil. Tujuan utamanya tentu agar kegiatan ini dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat,” tambah Riadi.

Kegiatan yang sudah berlangsung sejak 14 April 2022 ini rencananya akan berlangsung hingga 27 April 2022 dan akan ada sekitar 50 sampai 100 paket takjil yang dibagikan dalam program Eiger Berbagi Takjil ini. Paket takjil itu akan dibagikan kepada masyarakat sekitar Eiger Adventure Store dan pengguna jalan yang melintas di depan Eiger Adventure Store.

“Kegiatan ini sendiri dimulai di pukul 16.30 sampai dengan 17.30. Setiap karyawan dan komunitas yang terlibat akan membagikan paket takjil tepat di sekitar Eiger Adventure Store,” pungkasnya.

**gp