21.3 C
Bogor
Friday, April 3, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 94

Kuliner Inovatif! Sushi Republic Jadi Pelopor AYCE Grill, Shabu dan Sushi Pertama di Bandung

0

Bandung|JurnalBogor – Pecinta kuliner Jepang di Kota Bandung kini punya destinasi baru untuk menikmati sajian sushi dan grill premium tanpa harus merogoh kocek terlalu dalam. Restoran Sushi Republic resmi dibuka di Jalan Sukajadi No. 228A, Gegerkalong, Kecamatan Sukasari, menghadirkan konsep unik yang memadukan all you can eat grill, shabu, dan sushi dalam satu tempat.

Konsep ini dirancang untuk memberikan pengalaman kuliner berbeda bagi para pencinta makanan Jepang.

Manager Sushi Republic, Tarsono, menjelaskan bahwa konsep yang diusung restoran ini tidak hanya menonjolkan kelezatan menu, tetapi juga kualitas bahan premium dengan harga yang tetap terjangkau.

“Kami menghadirkan konsep berbeda dari restoran sushi pada umumnya. Dengan harga Rp198.000 sudah termasuk pajak dan layanan, pelanggan bisa menikmati berbagai pilihan daging premium seperti BIP Enge, Saikoro, hingga Wagyu,” ujar Tarsono saat sesi review menu di Bandung, Senin (27/10/2025).

Selain menu grill dan shabu, Sushi Republic juga menawarkan berbagai pilihan sushi dengan cita rasa autentik khas Jepang. Salah satu menu favorit pelanggan adalah Bib Gatni Gudong, yaitu rice bowl dengan topping daging bib kirimi asal Australia yang lembut dan gurih.

Untuk penggemar sushi, menu Giant Salmon Belly Roll menjadi daya tarik utama. Potongan salmon belly berukuran besar dan tebal memberikan sensasi rasa yang mewah di setiap gigitan. Ada juga signature sushi dengan topping unagi tebal yang menonjolkan keaslian cita rasa Jepang.

“Saat ini kami fokus memperkuat cabang Bandung agar semakin dikenal. Namun dalam waktu dekat, kami menargetkan ekspansi ke Cirebon, Jakarta, Tangerang, dan wilayah Jabodetabek,” ungkap Tarsono.

Dengan mengedepankan kualitas bahan, pelayanan prima, dan inovasi menu, Sushi Republic optimis dapat menjadi destinasi kuliner favorit bagi masyarakat yang ingin menikmati sajian Jepang modern dengan harga yang ramah di kantong.( Wawan Hermawanto)

Yayasan Seribu Satu Cita dan Komunitas Sahabat Dermawan Gelar “Aksi Vacation & Education in One Journey” untuk Anak-anak Panti Asuhan

0

jurnalinspirasi.co.id — Yayasan Seribu Satu Cita bersama Komunitas Sahabat Dermawan sukses menyelenggarakan kegiatan “Aksi Vacation & Education in One Journey” sebagai bentuk kepedulian terhadap pendidikan karakter dan kesejahteraan anak-anak panti asuhan. Kegiatan ini memadukan unsur rekreasi dan edukasi dengan tujuan memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan sekaligus bermakna di luar ruang kelas.

Melalui kegiatan ini, para peserta — yang terdiri dari anak-anak yatim dari Panti Asuhan H. Haryono Mukana dan Sahabat Yatim — diajak belajar langsung dari alam. Mereka mengunjungi berbagai lokasi edukatif seperti green house di Agribusiness and Technology Park, area peternakan ikan dan domba, serta mengenal aneka tanaman pertanian.

Selain itu, kegiatan ini juga dilengkapi dengan sesi pembelajaran spiritual, yang menanamkan nilai bahwa setiap fenomena alam merupakan bukti kebesaran dan keteraturan ciptaan Allah SWT. Anak-anak juga mengikuti aktivitas kreatif seperti melukis pot, menanam bibit, hingga memanen sayuran seperti selada.

Ketua panitia pelaksana menyampaikan bahwa kegiatan ini lahir dari kesadaran bahwa pembelajaran sejati tidak hanya berasal dari buku pelajaran, melainkan juga dari pengalaman hidup yang mengajarkan nilai-nilai spiritual, sosial, dan kemandirian.

“Kami ingin anak-anak merasakan bahwa belajar bisa dilakukan dengan gembira. Melalui interaksi langsung dengan alam, mereka bisa menemukan makna syukur, kerja sama, dan tanggung jawab,” ujarnya.

Selama kegiatan berlangsung, anak-anak menunjukkan antusiasme tinggi. Mereka tampak gembira dan aktif berpartisipasi dalam setiap sesi kegiatan. Banyak di antara mereka mengaku mendapatkan wawasan baru serta pengalaman berharga yang tidak mereka temui di kegiatan belajar sehari-hari.

Panitia berharap kegiatan “Aksi Vacation & Education in One Journey” dapat menjadi agenda rutin dan menjangkau lebih banyak peserta di masa mendatang.

“Harapan kami, program ini bisa terus berlanjut dan menjadi wadah pembinaan karakter anak-anak yatim agar tumbuh menjadi generasi yang beriman, mandiri, serta mampu berkontribusi positif bagi masyarakat,” tutup panitia.

(*)

Komunitas Sahabat Dermawan dan JNE Bogor Salurkan ‘Paket Kebahagiaan’ di Momen Hari Santri Nasional

0

jurnalinspirasi.co.id – Dalam semangat kepedulian dan kebersamaan, Komunitas Sahabat Dermawan (KSD) berkolaborasi dengan JNE Cabang Utama Bogor menyalurkan bantuan sosial bertajuk “Paket Kebahagiaan” ke Pondok Pesantren Al Asmaul Husna di Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor, Minggu (26/10/2025).

Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian kolaborasi sosial berkelanjutan antara KSD dan JNE Bogor untuk mendukung mencukupi kebutuhan pangan bagi para santri yatim dan dhuafa di wilayah Bogor. Bantuan disalurkan ke Pondok Pesantren Al Asmaul Husna terdiri dari 50 kotak makanan siap saji dan 10 paket sembako.

Zeldy, Relawan Komunitas Sahabat Dermawan (KSD), mengungkapkan penyaluran bantuan ini diselaraskan dengan peringatan Hari Santri Nasional 2025.

“Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk kepedulian komunitas dalam memperingati Hari Santri Nasional pada 22 Oktober lalu. Kami berharap bantuan ini dapat membawa kebahagiaan bagi para santri,” ujarnya.

Kepala Cabang JNE Bogor, Ade Kurniawan, “Sebagai perusahaan jasa pengiriman dengan semangat Connecting Happiness, JNE tidak hanya menghubungkan paket, tetapi juga menghubungkan kebahagiaan. Kolaborasi dengan KSD ini adalah wujud nyata komitmen JNE kepada masyarakat, khususnya di momen Hari Santri. Memastikan saudara-saudara kita, para santri yatim dan dhuafa juga merasakan kebahagiaan dan perhatian dari lingkungan sekitar,” tutur Ade Kurniawan.

Selain di Pondok Pesantren Al Asmaul Husna, relawan KSD juga menginformasikan bahwa bantuan serupa telah disalurkan ke sejumlah panti asuhan dan pondok pesantren lainnya yang tersebar di wilayah Kota dan Kabupaten Bogor. Melalui kegiatan ini, diharapkan tali silaturahmi antar lembaga sosial dapat semakin erat, serta menumbuhkan semangat berbagi dan kepedulian yang lebih luas terhadap sesama.

(*)

Didukung Antam, Poktan Taruna Muda Kalongliud Panen Cabai Merah

0

jurnalinspirasi.co.id – Geliat program ketahanan pangan dengan keterlibatan Kelompok Tani (Poktan) Taruna Muda di Desa Kalongliud, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor terus bergulir. Melalui proses penanaman cabai merah di lahan seluas 1,5 hektare kini telah memetik hasil dengan digelar panen raya, Senin (27/10/2025).

Penanaman cabai merah ini berkolaborasi dengan PT Antam Tbk UBPE Pongkor, program ketahanan pangan yang digagas  Pemerintah Desa Kalongliud ini untuk mendukung kemandirian pangan desa.

Sementara panen raya cabai merah di Kalongliud dihadiri Vice President CSR and ER West Region PT Antam UBPE Pongkor, Munadji, serta Direktur Utama PT Antam Tbk dari kantor pusat Jakarta.

Munadji menjelaskan bahwa kegiatan panen raya ini merupakan bagian dari program Gerakan Ramah Lingkungan Ketahanan Pangan (Garitan) kolaborasi antara Antam dan masyarakat dalam upaya mendukung kemandirian pangan desa.

“Mudah-mudahan ke depan melalui program Garitan ini kita bisa meningkatkan swasembada pangan, khususnya di Desa Kalongliud dan umumnya di Kecamatan Nanggung,” ujarnya.

Ia menambahkan, sektor ketahanan pangan menjadi fokus utama Antam di tahun ini, sejalan dengan program pemerintahan Presiden Prabowo.

“Untuk hari ini, kita fokus di sektor ketahanan pangan. Pemasaran hasil panen juga sudah siap, bahkan harga cabai di pasaran saat ini cukup bagus, yakni sekitar Rp40 ribu per kilogram,” jelasnya.

PT Antam Pongkor, lanjut Munadji, memiliki beberapa program prioritas di wilayah Kecamatan Nanggung.

Di antaranya, pengembangan peternakan di Desa Bantarkaret, pengembangan sistem usaha pertanian berkelanjutan Sulung Cisarua di Desa Cisarua dan di Desa Malasari, serta program Garitan di Desa Kalongliud. Ke depan, program serupa akan diperluas hingga menyasar 11 desa di Kecamatan Nanggung.

Sementara itu, Kepala Desa Kalongliud, Jani Nurjaman, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkolaborasi dalam mewujudkan program ketahanan pangan di desanya.

“Atas nama pemerintah desa, saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh pengurus kelompok tani, para petani, serta PT Antam UBPE Pongkor yang telah bersama-sama melaksanakan program ketahanan pangan sesuai arahan pemerintah pusat,” ujarnya.

Ia menjelaskan, program ketahanan pangan ini mengacu pada Peraturan Presiden Nomor 104 dan Permendesa Nomor 2 Tahun 2024, yang menempatkan ketahanan pangan sebagai salah satu program prioritas nasional.

Dalam kegiatan panen raya tersebut, pemerintah desa bersama kelompok tani berhasil memanen 600 kilogram cabai merah besar dari lahan seluas 2,5 hektare dengan 11.000 pohon yang ditanam.

Secara keseluruhan, terdapat 62 hektare lahan pertanian aktif di Desa Kalongliud yang digunakan untuk berbagai komoditas, seperti padi dan hortikultura.

“Kami berharap kegiatan ini tidak berhenti pada seremoni saja, tetapi bisa terus berkelanjutan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Mayoritas warga kami adalah petani, dan Kalongliud memiliki potensi agraris yang sangat besar,” bebernya.

Program ketahanan pangan di Desa Kalongliud sendiri telah berjalan sejak tahun 2022 dengan alokasi 20 persen Dana Desa. Tahun ini, seluruh pengelolaan diserahkan kepada Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) yang berperan dalam pemasaran dan pendampingan petani.

Selain meningkatkan produksi pertanian, program ini juga membuka lapangan kerja baru. “Dari yang awalnya hanya melibatkan 22 orang pada 2022, kini meningkat menjadi 97 orang di tahun 2025,” jelassnya.

Hasil panen pun kini langsung dikelola oleh BUMDes untuk didistribusikan ke pasar, sementara pemerintah desa berperan sebagai pengawas dan penerima laporan.

Dengan dukungan penuh dari PT Antam dan pendampingan UPT Penyuluhan DPP Wilayah 3 Nanggung, Desa Kalongliud optimistis menjadi salah satu contoh sukses pelaksanaan program ketahanan pangan di Kabupaten Bogor.

“Ini langkah nyata menuju desa mandiri pangan sekaligus upaya meningkatkan taraf hidup masyarakat petani,” tutupnya.

(Arip Ekon)

Menikmati Car Free Day di Nirwana Hill Serpong

0

Gunung Sindur|JurnalBogor Car Free Day (CFD) di kawasan Nirwana Hill Serpong Jalan. Raya Pahlawan No.51, Cibinong, Kec. Gunung sindur Sindur, Kabupaten Bogor, Jawa Barat menunjukkan magnetnya, menarik ribuan warga yang tumpah ruah memadati area tersebut setiap Minggu ya dari jam 6.00 s/d jam 10.00 CFD Nirwana Hill Serpong, bertransformasi menjadi pusat energi akhir pekan, dipenuhi hiruk pikuk aktivitas olahraga, keramaian bazar Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM), serta ekspresi dari komunitas seni yang menyemarakkan suasana.

Warga menyambut baik nuansa yang aman, nyaman, dan ramah keluarga ini. “Setiap ada CFD, saya selalu datang bersama anak-anak. Mereka bisa bersepeda dengan bebas, sementara saya bisa menikmati aneka kuliner. CFD ini benar-benar membawa kebahagiaan bagi masyarakat,” tutur yanah, warga gunung sindur , dengan antusias.

Antusiasme yang sama dirasakan Nico seorang pelaku UMKM. Ia menegaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya menyehatkan fisik, tetapi juga menjadi pendorong vital bagi ekonomi lokal.

“Banyak pelaku UMKM yang mengalami kenaikan omzet hingga dua kali lipat. Kami sangat berharap CFD bisa rutin diselenggarakan, bahkan kalau bisa setiap Minggu. Saya yakin ini membawa manfaat yang besar bagi semua pihak,” jelasnya penuh harap.Ungkap Nico Artono Salah satu pelaku Usaha UMKM di Lokasi CFD pada saat jurnalbogor wawancarai Minggu (26/10/2025).

Selain menjadi arena olahraga, CFD Nirwana Hill Serpong juga menghadirkan beragam kuliner UMKM yang Hadir ,Lebih dari itu, CFD Nirwana Hill Serpong telah menjadi wadah promosi yang efektif bagi produk-produk lokal dan komunitas kreatif. Warga Gunung Sindur terus menegaskan Nirwana Hill Serpong berkomitmen untuk menyelenggarakan CFD secara berkala, sambil berupaya meningkatkan kenyamanan bagi seluruh pengunjung.

Dengan antusiasme warga yang terus melonjak, CFD Nirwana Hill Serpong kini tak lagi sekadar hari tanpa kendaraan. Ia telah menjelma menjadi simbol gaya hidup sehat dan motor penggerak ekonomi masyarakat yang tumbuh dan berkembang bersama Ungkap Nico Artono.(Wawan Hermawanto)

SMP Yapis Kota Bogor Raih Juara Pertama Turnamen Fun Futsal

0

Jurnal Bogor – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh siswa SMP Yapis Kota Bogor. Tim futsal sekolah tersebut berhasil meraih juara pertama dalam ajang Turnamen Fun Futsal yang digelar di Lapangan Futsal Udin Hero, Kota Bogor.

Turnamen yang diikuti oleh para pelajar tingkat SMP ini berlangsung meriah. Para peserta berasal dari berbagai sekolah, mulai dari kelas 7, 8, hingga kelas 9. Melalui permainan yang kompak dan semangat juang tinggi, tim futsal SMP Yapis berhasil menyingkirkan lawan-lawannya hingga akhirnya keluar sebagai juara utama.

Kepala Sekolah SMP Yapis Kita Bogor, Dian Hestiningsih, menyampaikan rasa bangga dan apresiasinya terhadap capaian anak didiknya tersebut.

“Alhamdulillah, saya sangat senang dan mengapresiasi anak-anak yang telah berhasil menjuarai turnamen ini. Ini merupakan langkah awal yang baik, semoga bisa memotivasi mereka untuk terus berlatih dengan serius dan disiplin,” ujarnya, Senin (27/10/25).

Menurut Dian, kemenangan ini bukan hanya menjadi kebanggaan bagi sekolah, tetapi juga bukti bahwa kegiatan ekstrakurikuler olahraga dapat menjadi sarana pembentukan karakter, kerja sama tim, dan sportivitas bagi para siswa.

“Kami akan terus mendukung potensi siswa, baik di bidang akademik maupun non-akademik. Harapannya, prestasi ini bisa menjadi inspirasi bagi seluruh peserta didik SMP Yapis Kita Bogor,” tambahnya.

Turnamen Fun Futsal ini digelar dengan tujuan mempererat silaturahmi antar pelajar serta menumbuhkan semangat berolahraga di kalangan remaja sekolah. Yudi

TPQ An-Noer Wahid,Memperingati Hari Santri Nasional 2025

0

Tenjolaya |Jurnalbogor Dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional tahun 2025 TPQ An-Noer Wahid menyelenggarakan serangkaian kegiatan yang bertujuan menumbuhkan semangat keislaman, kecintaan terhadap Al-Qur’an, serta membentuk karakter santri yang berakhlak mulia dan berprestasi. Kegiatan ini bertemakan “Membentuk Generasi Qur’ani, Berakhlak, dan Berprestasi”, yang selaras dengan semangat nasional para santri dalam menghidupkan nilai-nilai keagamaan di tengah masyarakat.

Rangkaian acara dimulai jauh sebelum puncak peringatan Hari Santri. Tepat pada tanggal 14 September sampai 07 Oktober 2025, TPQ An-Noer Wahid telah menggelar berbagai perlombaan edukatif dan religius seperti lomba mewarnai, kaligrafi, tahfidz, fashion show, adzan, cerdas cermat, MTQ, dan pidato. Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang untuk menunjukkan bakat dan kemampuan santri, tetapi juga sebagai sarana pembelajaran karakter, kepercayaan diri, dan kebersamaan.

Puncak acara diselenggarakan pada Minggu, 26 Oktober 2025, bertempat di Kampung Tegallangkap RT 003 RW 003, Desa Gunung Malang, Kecamatan Tenjolaya, Kabupaten Bogor. Suasana penuh semangat dan kebahagiaan terlihat jelas sejak awal kegiatan. Santri, wali santri, tokoh masyarakat, serta masyarakat sekitar turut berpartisipasi aktif, menciptakan nuansa kekeluargaan dan kebersamaan yang kental. Acara dibuka dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, Menyanyikan lagu Indonesia raya dan mars hari santri. Setelah pembukaan dilanjutkan dengan sambutan dari ketua TPQ An-Noer Wahid Ustad Andi Setiawan, serta tokoh masyarakat, dan dilanjutkan lesengan, kreasi seni Santriawan/i serta pengumuman pemenang perlombaan ungkap Gugum selaku panitia Acara kepada Jurnalbogor Minggu ( 26/10/2025)

Kegiatan ini tidak hanya menjadi momentum perayaan semata, tetapi juga sebagai wadah pembentukan karakter santri yang berlandaskan nilai-nilai Qur’ani. Melalui kegiatan seperti ini, para santri belajar tentang makna perjuangan, disiplin, dan semangat berkompetisi secara sehat. Lebih dari itu, kegiatan Hari Santri Nasional di TPQ An-Noer Wahid juga mempererat hubungan antara lembaga pendidikan, keluarga, dan masyarakat dalam membangun generasi muda yang berakhlak dan berprestasi.

Alhamdulillah, seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan lancar dan penuh keberkahan. Keberhasilan acara ini menjadi bukti nyata bahwa sinergi antara guru, santri, wali santri dan masyarakat mampu menghadirkan suasana pendidikan yang menyenangkan, inspiratif, dan berlandaskan nilai-nilai Islam. Semoga semangat Hari Santri ini terus hidup dalam diri para santri TPQ An-Noer Wahid, menjadi bekal dalam membangun masa depan bangsa yang Qur’ani dan berakhlak mulia( Wawan Hermawanto)

FGD IPB Dorong Sinergi Ekologi dan Ekonomi Puncak

0

jurnalinspirasi.co.id – IPB University bersama para pakar lintas disiplin dan pelaku usaha menggelar Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Pengembangan Kawasan Puncak yang Berkelanjutan: Melestarikan Kawasan Puncak dan Meningkatkan Pertumbuhan Ekonomi Regional”.

Forum ini membahas arah pengelolaan kawasan Puncak agar mampu menyeimbangkan kepentingan ekologi, ekonomi, dan sosial secara berkelanjutan.

Kawasan Puncak, Kabupaten Bogor, memiliki peran strategis ganda sebagai kawasan konservasi lingkungan sekaligus destinasi wisata nasional. Secara hukum, wilayah ini berstatus Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN), yang berarti pengembangan wisata berbasis ekologi sah dilakukan selama tetap menjaga fungsi konservasi.

Namun, tumpang tindih kewenangan dan ketidakselarasan regulasi antara pemerintah pusat dan daerah telah menimbulkan ketidakpastian hukum bagi pelaku usaha dan investor, sehingga diperlukan langkah penyelarasan yang lebih terintegrasi.

Dekan Fakultas Ekologi Manusia (FEMA) IPB University, Prof. Dr. Sofyan Sjaf, menyampaikan bahwa pembangunan di kawasan Puncak bukan sekadar soal investasi, tetapi tentang melindungi ekosistem strategis, menjaga identitas budaya, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Kawasan ini harus menjadi contoh sinergi antara ekologi dan ekonomi. Kita perlu membuktikan bahwa pembangunan bisa berjalan tanpa merusak alam,” ujarnya.

Diketahui, salahsatu pembahasan utama dalam FGD adalah EIGER Adventure Land di kawasan Megamendung, hasil kemitraan antara PT Perkebunan Nusantara (PTPN) dan sektor swasta, yang menjadi contoh nyata penerapan ekowisata berkelanjutan yang mengusung prinsip 5P (People, Planet, Prosperity, Peace, Partnership) dan 7E (Ekologi, Etnologi, Ekonomi, Edukasi, Estetika, Etika, Entertainment).

Sementara dari aspek lingkungan, EIGER Adventure Land menerapkan pendekatan konservasi dan inovasi melalui program “One Ticket One Tree” yang menargetkan penanaman satu juta pohon, disertai pembangunan sumur resapan dan kolam retensi untuk menjaga daya serap air dan mencegah banjir. Sejak 2021, PTPN dan mitra telah menanam lebih dari 96.000 pohon di hulu DAS Ciliwung sebagai bagian dari rehabilitasi vegetasi berkelanjutan.

Selain itu, EIGER Adventure Land juga menunjukkan komitmen kolaboratif dengan pemerintah pusat dan daerah dalam memulihkan ekosistem Taman Nasional Gunung Gede Pangrango serta mengembalikan dan mengoptimalkan aset negara milik PTPN yang telah lama dikuasai masyarakat secara ilegal sejak 1998.

Upaya ini memperkuat konservasi sekaligus memulihkan fungsi ekologis lahan kritis di kawasan hulu. Dari sisi sosial-ekonomi, destinasi ekowisata ini berkontribusi melalui penciptaan lapangan kerja, yaitu lebih dari 400 tenaga kerja pada fase pembangunan dan sekitar 1.200 pada fase

“Operasional penuh, serta kemitraan dengan m UMKM dan pelestarian budaya Sunda melalui pusat kebudayaan dan jalur wisata edukatif. Dengan visi tersebut, EIGER Adventure Land dipandang sebagai contoh nasional ekowisata berkelanjutan, membuktikan bahwa investasi swasta dapat berjalan seiring dengan pelestarian lingkungan, pemberdayaan masyarakat, dan pelestarian budaya lokal,” jelasnya.

Dalam sesi hukum dan tata kelola lingkungan, sejumlah ahli menilai bahwa pencabutan izin kepada beberapa pelaku usaha di kawasan Puncak, termasuk EIGER Adventure Land, perlu ditinjau ulang karena ditemukan indikasi ketidaksesuaian prosedur sebagaimana diatur dalam Pasal 48 Permen LHK 14/2024 dan UU 30/2014. Para pakar hukum dan lingkungan sepakat bahwa langkah yang lebih konstruktif adalah melalui rencana aksi perbaikan (Corrective Action Plan), bukan pencabutan izin, selama tidak ditemukan pelanggaran berat terhadap lingkungan.

Atas dasar itu, FGD ini merumuskan tiga rekomendasi utama untuk mewujudkan tata kelola Kawasan Puncak yang berkelanjutan.

Pertama, harmonisasi kebijan dan kepastian izin sinkronisSi mandat KSPN dengan perizinan lingkungan dan tata ruang diperlukan agar pelaku usaha memperoleh kepastian hukum. Untuk kasus yang telah berjalan, disarankan pendekatan rencana aksi perbaikan (Corrective Action Plan) dibanding pencabutan izin, selama tidak ada pelanggaran lingkungan berat.

Kedua, perizinan berbasis kinerja lingkungan, sebab regulasi perlu memberi ruang bagi pelaku usaha yang terbukti menjaga keseimbangan ekologi, sosial, dan ekonomi, tanpa harus menghentikan investasi yang berorientasi keberlanjutan.

Ketiga, kewajiban sosial ekonomi yang terukur karena tiap investasi perlu disertai komitmen nyata bagi masyarakat lokal melalui kemitraan dengan UMKM, penyerapan tenaga kerja daerah, serta kontribusi bagi kesejahteraan dan pemberdayaan komunitas.

Forum FGD ini menyampaikan pesan penting bahwa menjaga Kawasan Puncak bukanlah sekadar pilihan, melainkan merupakan kebutuhan dan panggilan bersama.

Di balik hijaunya lereng dan sejuknya udara, tersimpan tanggung jawab besar untuk merawat sumber kehidupan yang memberi manfaat bagi jutaan orang. Melalui kemitraan dan kolaborasi tulus antara pemerintah, swasta, masyarakat, akademisi, dan media, Puncak dapat terus lestari dan tumbuh sebagai ruang hidup yang bermakna, membawa harapan baru di mana aspek ekologi, sosial, budaya, dan ekonomi berjalan beriringan, membangun kawasan yang lebih hijau dan berkelanjutan.

** Fredy Kristianto

Siswa SMK dan PKBM Bakti Nusa Gelar Kemah Sumpah Pemuda di Sukamantri

0

Tamansari |Jurnalbogor Ratusan murid gabungan SMK dan Program Kegiatan Belajar Mengajar (PKBM) Bakti Nusa berkumpul di Bumi Perkemahan Sukamantri Tamansari Kabupaten Bogor.

Kegiatan berlangsung 25 s/d 26 Oktober 2025 itu pun menjadi rangkaian peringatan Hari Sumpah Pemuda. Acara tersebut turut diikuti pesantren – pesantren rekanan diantaranya: Nuruttaqwa, Nurul Jannah, Skoba Madani, Ihsan Tauhid

“Di sini kita memberikan pengalaman outdoor yang menyenangkan sambil mengenang perjuangan para pahlawan dan menjadi ambasador cinta alam serta niat memelihara kebersihan hutan dan lingkungan” jelas Kepala Sekolah SMK Bakti Nusa Ucep Sucitra, Sabtu (25/10/2025)

Turut hadir memberikan penyuluhan tentang kesehatan dari puskesmas Sirnagalih, Dewi Kariyawati. Ikut memberikan pengarahan tentang penanganan penyakit menular dan menjaga kesehatan diri.

Fajar Ramadhan murid Paket C Kelas 11 PKBM Bakti Nusa yang juga penulis membacakan puisi perjuangan dan semangat pemuda untuk merdeka.
“Kegiatannya seru, belajar di alam seperti ini jauh lebih menarik, gotong royong bersihkan sampah, fun games pokoknya seru. “ujar Fajar

Terlihat dalam kegiatan tersebut perwakilan dari Kementerian Kehutanan RI, Dudi Mulyadi Kasi Wilayah 2 TNGHS membawa pesan tentang pelestarian alam.

Bintara Pembina Masyarakat- Babinmas Polsek Tamansari Aipda Mulyadi turut serta memberikan materi tentang bahaya kenakalan remaja.

Nanda Maulidan, murid SMK Kehutanan kelas 12 menambahkan, “Kita ikut lomba masak masak, saling bantu antar teman2 dalam menyelesaikan project juga dapat hadiah piala, semoga ada lagi kegiatan seperti ini dalam waktu dekat.”

Rentetan acara dikemas selama dua hari kegiatan diantaranya upacara bendera dihiasi oleh tim drumband ekskul Sekolah Bakti Nusa, dilanjutkan dengan pembacaan sumpah pemuda oleh seluruh peserta.

Bazar produk buatan peserta didik yang dipasarkan ke orang tua dan pengunjung serta staf bumi perkemahan sebagai bentuk pelatihan kewirausahaan siswa.

Dilanjutkan dengan pertunjukan tari, Broadway show drama perjuangan pahlawan merebut kemerdekaan, pembacaan puisi, nyanyian lagu nasional, renungan malam dan pembacaan ayat suci Al Quran di sesi api unggun.

Kegiatan pagi diawali sholat subuh berjamaah, senam pagi, fashion show, lomba memasak di alam bebas dan diakhiri operasi semut – bersih bersih kaki gunung Salak sebelum pulang.( Wawan Hermawanto)

Sekolah Vokasi IPB University Beri Pelatihan Bahasa Inggris Warga di Destinasi Wisata

0

  • Kolaborasi Perguruaan Tinggi dengan Kelurahan Mulyaharja

jurnalinspirasi.co.id – Kemampuan berbahasa asing di destinasi wisata tentu menjadi bagian yang penting apalagi destinasi wisata di Kota Bogor juga menjadi destinasi yang dikunjungi wisatawan mancanegara. Upaya untuk meningkatkan kemampuan berbahasa asing di destinasi wisata di Kota Bogor terutama di sekitar objek wisata Saung Eling dan Agro Wisata Organik (AEWO) Mulyaharja dengan pemberian pelatihan Tenses Bahasa Inggris di kegiatan pengabdian Terpusat dan Terpadu Sekolah Vokasi IPB University. Sekitar  20 orang dilatih kemampuan berbahasa inggris  terutama materi Basic English Tenses dilaksanakan pada tanggal 29 September hingga 3 Oktober 2025.

Peserta pelatihan mengikuti rangkaian kegiatan mulai dari pelaksanaan pre-test, pembelajaran dan post-test. Kegiatan Pre-test dan post-test merupakan bentuk pengukuran keberhasilan kegiatan pelatihan pada program pengabdian ini. Tes yang dilakukan setelah pelatihan (post-test) untuk mengetahui peningkatan penguasaan peserta terhadap tenses dasar bahasa inggris.

Pre-test dilaksanakan pada hari pertama, yakni tanggal 29 September 2025, dihadiri oleh 17 peserta, dan post-test diikuti oleh 19 peserta pada tanggal 3 Oktober 2025. Peserta yang berhalangan hadir pada tanggal tersebut diberi keleluasaan untuk melaksanakan tes susulan di hari berikutnya.

 Total peserta yang mengikuti pelatihan Basic English Tenses ini berjumlah 20 orang sebanyak 7 orang dari Saung Eling, 2 orang dari Kelompok Wanita Tani (KWT) dan 11 orang dari AEWO. Sebagian besar peserta pelatihan Bahasa Inggris menyampaikan sudah bekerja selama 4 hingga 5 tahun dengan penghasilan Rp1.000.000 hingga Rp1.500.000 per bulannya.

Sepuluh peserta berstatus belum menikah karena 7% peserta masih berusia di bawah 20 tahun dan sepuluh lainnya sudah menikah dengan rentang usia 21 hingga 60 tahun. Ira Resmayasari Penaggungjawab kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat Terpusat dan Terpadu dari Prodi Ekowisata Sekolah Vokasi IPB University menyampaikan soal yang disiapkan dalam bentuk pilihan ganda sebanyak 20 nomor soal.

 “Soal ini meliputi tiga kompetensi dasar tenses, yakni simple present, simple past dan simple future tense, serta Present Continuous Tense sebagai keterampilan tambahan,” ujar Ira. 

Ira juga menyampaikan Kegiatan pembelajaran Bahasa Inggris dilakukan setelah pelaksanaan pre-test, yaitu tanggal 30 September hingga 2 Oktober 2025. Sesi ini difasilitasi oleh Dosen Bahasa Inggris Sekolah Vokasi IPB yaitu Irma Rasita Gloria Barus dan Harries Marithasari . Hasil dari kegiatan observasi dilakukan untuk mengetahui latar belakang pekerjaan, pendidikan, usia dan kemampuan bahasa Inggris yang disebutkan oleh peserta. 

Metode pembelajaran dalam kegiatan pelatihan dilakukan dengan ceramah yang sederhana, santai dan fleksibel selain itu juga dilakukan diskusi, tanya jawab dan permainan ringan untuk menambah pemahaman peserta terhadap materi.

Hasil observasi tim pengabdian masyarakat menunjukkan ternyata latar belakang pendidikan peserta beragam mulai dari SD hingga SMU namun yang mendominasi adalah lulusan SMU/sederajat. Sebanyak 44% peserta menilai bahwa kemampuan Bahasa Inggris mereka berada pada kategori rendah.

“Salah satu yang menyebabkan hal ini karena peserta jarang menggunakan Bahasa Inggris. Sebanyak 78% peserta terkadang menggunakan simple present tense meski ketepatannya diragukan. Mudah-mudahan setelah pelatihan ini warga bisa melatih diri untuk berani mempraktikan secara langsung kepada wisatawan mancanegara yang berwisata ke destinasi ini,”pungkas Ira.

(Wawan Hermawanto/*)