JURNAL INSPIRASI – Tim Sepakbola Siaga Pratama sukses memetik kemenangan perdana dalam kompetisi Soeratin U-15 Jabar tahun 2022.
Dalam laga perdananya tim besutan di Lapangan Kaliki Mangunreja, Tasikmalaya, Kamis, 20 Januari 2022, tim besutan Wanda Eka menggasak Sukabumi Pro Soccer dengan skor 5-1
Lima gol kemenangan Siaga Pratama dicetak oleh M Zaki Riadul Zinan (16), M Safwan Hader (29 dan 47 ), Ahmad Zikri Zahriandi (57) dan Dimas Rizki (59).
Sementara satu gol hiburan Sukabumi Pro Soccer dilesakan M Robi (51).
“ Alhamdulillah kita mampu memetik poin penuh dalam laga perdana ini. Tiga poin Ini sangat penting bagi kami untuk menatap laga berikutnya,” ujar Head Coach Siaga Pratama, Wanda Eka kepada awak media, Kamis, 20 Januari 2022.
Wanda berharap pada laga kedua nanti, Siaga Pratama akan kembali memetik poin maksimal.
Sementara itu, Manager Siaga Pratama, Rohiman , ST tampak puas dengan raihan poin penuh para pemainnya dilaga perdana Piala Soeratin U-15 Jabar 2022.
Rohiman menambahkan, para pemainnya tampak percaya diri saat melakoni laga perdana lawan Sukabumi Pro Soccer.
Pada laga selanjutnya, kata Rohiman, Siaga Pratama akan duel melawan Rogger Cianjur, Jumat, 21 Januari 2022.
“ Mudah mudahan semua laga penyisihan grup ini akan kami raih dengan poin maksimal,” pungkasnya.
JURNAL INSPIRASI – The Buldozer atau Citeureup Raya FC kembali terkapar dalam laga uji coba keduanya di Stadion Mini Persikabo, Cibinong, Kamis, 20 Januari 2022.
Bang Sam
The Buldozder harus mengakui keunggulan Persikab Kabupaten Bandung yang tampil sangat agresif sepanjang pertandingan.
Tim besutan Dian Irawan kalah telak 0-3 dari Persikab. Ketiga gol yang bersarang ke gawang Citeureup Raya FC masing-masing diciptakan Dimas dan Dwiki, dan Mario.
Atas kekalahan ini, membuat Head Coach The Buldozer, Dian Irawan akan melakukan evaluasi terhadap pemaian, sebelum bertanding pada Liga 3 Nasional 2022.
“Kami harus mengakui kekuatan para pemain Persikab yang cukup bagus. Namun hasil ini tentunya akan jadi evaluasi bagi kami di tim pelatih, sebelum bergulirnya Liga 3 Nasional 2022,” kata Dian Irawan, usai pertandingan.
Dian mengatakan, evaluasi yang akan dilakukan pihaknya lebih kepada teknik menyerang dan bertahan.
“Kita harus perbaiki semua lini, tapi kekalahan ini akan jadi modal bagi kami untuk bisa jadi lebih baik. Apalagi kami juga masih harus melakoni dua laga uji coba sebelum Liga 3 Nasional 2022,” kata Dian.
Pada laga uji coba perdana beberapa waktu lalu, The Buldozer juga harus mengakui keunggulan Persikota Tangerang dengan skor 0-2.
Sementara itu, Bang Sam, selaku manager Tim The Buldozer mengatakan, masih banyak PR yang harus dilakukan timnya dalam menyambut perhelatan Liga 3 Nasional 2022.
“ Hasil uji coba ini akan kami bahas dalam evaluasi sebelum The Buldozer melakoni debut perdana di Liga 3 Nasional,” terang Sam kepada awak media, Kamis, 20 Januari 2022.
Sam menilai,l ini belakang memang masih jadi bahan evaluasi yang akan kami lakukan dalam waktu dekat ini.
Selain itu, tambah Sam, persoalan fisik dan kekompakan semua pemain juga menjadi sorotan tajam yang harus dilakukan evaluasi.
“Pada intinya The Buldozer salah satu kontestan Liga 3 Nasional yang punya target untuk promosi ke Liga 2 Nasional,” beber Sam.
Dalam laga melawan Persikab kemarin, The Buldozer juga menurunkan 10 pemain barunya yang akan jadi bagian dalam skuad di kancah Liga 3 Nasional.
JURNAL INSPIRASI – Wakil Ketua I KONI Kabupaten Bogor, Joy Pendhita terkesan bingung ketika ditanya soal asuransi kesehatan untuk para atlet serta pelatih yang akan jadi bagian Kontingen Kabupaten Bogor menuju arena Porprov XIV Jabar 2022.
Joy Pendhita
Ketika ditanya awak media terkait apakah semua atlet Kabupaten Bogor yang akan dipertandingkan di Porprov XIV Jabar 2022, JP panggilan akrab dari Waka I KONI Kabupaten Bogor mengaku belum ada progres soal asuransi kesehatan atlet dan pelatih Kabupaten Bogor
“ Seingat saya ini belum dibahas dalam rapat pimpinan, saya sangat terimakasih atas masukan dan saran dari teman teman media soal asuransi kesehatan untuk para atlet dan pelatih Kabupaten Bogor,” ucap JP, Kamis, 20 Januari 2022.
Lebih lanjut, sambung JP, usulan asuransi kesehatan atlet ini sangat bagus dan ia akan bawa dalam rapat pimpinan.
Mudah mudahan, kata JP, usulan soal asuransi atlet dan pelatih ini sudah bisa masuk ketika sudah ada SK Kontingen Kabupaten Bogor menunju Porprov XIV Jabar 2022.
Joy juga menginginkan, SK Kontingen Kabupaten Bogor yang akan terjun dalam Porprov XIV Jabar 2022 ini segera terbit dan langsung action melaksanakan semua tahapan yang urgen terkait kebutuhan para atlet dan pelatih yang akan tergabung di kontingen Kabupaten Bogor.
Arga salah satu pengurus Perbasi Kabupaten Bogor membenarkan pentingnya asuransi kesehatan kepada para atlet dan pelatih Kabupaten Bogor yang akan berjuang di arena Porprov XIV Jabar 2022 mendatang.
“ Seingat saya pada Porprov sebelumnya, Kontingen Kabupaten Bogor sudah melakukan kerjasama terkait soal asuransi kesehatan bagi atlet dan pelatih,” beber Arga.
Ia berharap, persoalan asuransi atlet dan pelatih Kabupaten Bogor yang akan terjun pada arena Porprov XIV Jabar 2022 ini akan segera jadi pembahasan di Kontingen nantinya.
JURNAL INSPIRASI – Ketua Hockey Kabupaten Bogor, M Aep Saepudin mengatakan, harusnya asuransi kesehatan untuk atlet dan pelatih itu sudah ada ketika satu tahun menjelang pelaksanaan event Porprov XIV Jabar 2022 dan Peparda VI Jabar 2022 atau minimalnya ketika sudah terbentuk Kontingen.
Ia menambahkan, sudah seharusnya KONI dan NPCI Kabupaten Bogor mulai merancang program asuransi kesehatan untuk para atlet dan pelatih Kabupaten Bogor yang akan diterjunkan pada event Porprov XIV Jabar 2022 dan Peparda VI Jabar 2022
Aep mengingatkan, asuransi atlet itu sangat penting karena untuk melindungi para atlet dari resiko kecelakaan saat berlatih atau bertanding.
“Asuransi kesehatan untuk atlet ini setidaknya akan memberi perlindungan kepada para atlet dari resiko yang tak diinginkan saat berlatih ataupun dalam pertandingan resmi,” ucap Aep Saepudin, Kamis, 20 Januari 2022.
Ia berharap, persoalan asuransi kesehatan atlet kabupaten Bogor yang akan bertanding pada Porprov XIV Jabar 2022 dan Peparda VI Jabar 2022 harus menjadi skala prioritas dalam 3 bulan pertama tahun 2022 ini.
Minimanlnya, tambah Aep, paling lambat bulan Maret atau setelah ada SK Kontingen Kabupaten Bogor menuju Porprov XIV Jabar 2022 dan Peparda VI Jabar 2022 sudah ada kepastian jaminan asuransi kesehatan bagi semua atlet dan pelatih.
“ Kita berharap tidak terjadi apa apa kepada para atlet dan pelatih yang akan masuk dalam Kontingen Kabupaten Bogor ke Porprov XIV Jabar 2022 dan Peparda VI Jabar 2022. Namun alangkah pentingnya kita “sedia payung sebelum hujan,” tegas Aep yang juga tercatat sebagai pejabat di Dispora Kabupaten Bogor ini.
JURNAL INSPIRASI – Tim Wushu Kabupaten Bogor meloloskan sebanyak 16 atlet dari 16 nomor pertandingan yang diikuti pada Porprov XIV Jabar 2022 mendatang.
Fitri Putra Nugraha
Keberhasilan tim wushu Kabupaten Bogor meloloskan sebanyak 16 atlet terbaiknya ke Porprov XIV Jabar 2022 merupakan capaian yang sangat fantastis.
Pasalnya, selama ini cabor wushu Kabupaten Bogor termasuk salah satu cabor yang sudah fokus pada pembinaan talenta atlet lokal.
Ketua Umum Wushu Kabupaten Bogor, Fitri Putra Nugraha mengatakan, ia sangat bangga dengan dedikasi dan daya juang para atletnya yang tampil all out untuk meraih tiket ke Porprov XIV Jabar 2022.
Mudah mudahan, kata Nungki, panggilan akrab dari Ketua Wushu Kabupaten Bogor ini para atletnya akan mampu memberikan kontribusi medali semaksimal mungkin bagi Kabupaten Bogor dalam Porprov XIV Jabar 2022.
“ Saya tak mau takabur dan tak mau bicara jumlah medali dulu. Saya tekankan kepada para atlet untuk tampil maksimal dan meraih prestasi terbaik bagi Kabupaten Bogor dalam Porprov XIV Jabar 2022 mnedatang,” ucap Nungki, Kamis, 20 Januari 2022
Nungki optimis, para atlet wushu Kabupaten Bogor akan tampil maksimal dan bisa menyumbangkan medali bagi Kabupaten Bogor .
Saat ini , kata Nungki, pasca BK Porprov XIV Jabar 2021, semua atlet Wushu Kabupaten Bogor sudah mulai fokus kembali melakukan latihan.
“ Sebelum berangkat ke arena Porprov XIV Jabar 2022 mendatang, semua atlet Wushu akan masuk mess Pelatcab yang didukung dengan pemberian nutrisi dan vitaminnya dari Kontingen Kabupaten Bogor selama mereka tergabung di Pelatcab,” pungkasnya.
Berikut Nomor dan Nama Atlet Kabupaten Bogor yang lolos ke Porprov XIV Jabar 2022
Nomor Sanda
Kelas 48kg (Putra) – Tofan N
Kelas 56kg (Putra) – Frediawan
Kelas 65kg (Putra) – Adam
Kelas 52kg (Putri) – Annisa
Kelas 56kg (Putri) – Devi
Kelas 60kg (Putri) – Feti
Nomor Taolu
NanQuan dan NanGun (Putra) – AA Zidan/Robert S
JianShu dan QiangShu (Putra) – Andrew Xavier
DaoShu dan GunShu (Putra) – Bambang M W
Daoshu dan GunShu (Putri) – Basyasyah Ayu
ChanQuan (Putra) – Andrew Xavier
ChanQuan (Putri) – Basyasyah Ayu
Taiji dan Taiji Jian (Putra) – Ragil
Taiji dan Taiji Jian (Putri) – Keisha/Frita Sinatra
JURNAL INSPIRASI – Pembangunan Program Sanitasi Desa (Sandes) di Desa Cariu, Kecamatan Cariu, Kabupaten Bogor, disinyalir kurang maksimal. Pasalnya, penerima manfaat mengeluhkan adanya bahan bangunan dan atap tidak menggunakan anggaran dari program Sandes itu sendiri. Bahkan ada bahan material penerima yang terpakai.
H.Mulyadi, MMA
Mak Ijah, salah satu warga yang menerima bantuan Sandes mengatakan, atap rumahnya merupakan bangunan lama dan dari dinding temboknya pun pakai bata miliknya.
“Dindingnya sendiri masih nempel ke rumah emak yang lama, jadi tidak semua dindingnya dibuat baru. Jangankan untuk yang lain, keramik saja cuma satu iket jika diakumulasi hanya 1×1 meter persegi saja. Batu bata 50 buah dipakai untunk membangun, banyak juga material punya saya yang dipakai untuk membangun. Pengen ditambah paralon aja gak ngasih,” beber Mak Ijah.
Terpisah Kepala Desa (Kades) Cariu, Ahmad Suryadi mengatakan, secara spek teknisnya agar tim pelaksaan kegiatan (TPK) yang berhak menjawabnya. Jika ada hal lain tentang spek bisa jadi subsidi silang mungkin ada peralihan lain dari barang atau material supaya dapat menutupi kebutuhan yang lain.
“Masalah spek silakan tanyakan kepada TPK, kalo saya kebijakannya jika tidak ada yang terbangunkan saya akan tegur TPK. Bila ada barangnya yang lama terpakai bisa jadi subsidi silang, mungkin si penerima bantuan minta peralihan barang,” kilahnya.
Terpisah disampaiakan H.Mulyadi, MMA, anggota DPR RI Komisi 5 mengatakan, program Sandes merupakan program aspirasi yang diajukannya untuk wilayah Dapil. Dia mengaku sangat miris sekali mendengar jika ada temuan – temuan yang seharusnya itu tidak terjadi, apalagi ini merupakan program untuk warga yang memang sangat membutuhkan.
” Saya berterima kasih kepada Jurnal Bogor ,yang menyampaikan adanya temuan seperti ini, pastinya ini akan menjadi kajian – kajian saya kedepannya, apalagi jika sampai ada pemotongan berbentuk persentase,” cetusnya.
Ia menjelaskan , jika dirinya hanya memberikan surat pengantar untuk desa yang ingin mengajukan bantuan melalui program aspirasinya. Kemudian selanjutnya pihak desa berkomunikasi langsung dengan balai yang ditunjuk oleh Kemen PUPR untuk mengkroscek sebelum melakukan realisasi.
“Dari program yang sudah – sudah , saya hanya mendapatkan amplop surat ucapan terimakasih dari instansi dan pihak yang saya ajukan melalui program aspirasi saya, dan dengan adanya informasi ini maka akan jadi kajian saya kedepannya dalam menyalurkan anggaran aspirasi,” papar anggota Legislatif yang berangkat dari Partai Gerindra tersebut.
Dia menghimbau kepada siapapun yang mendapatkan bantuan melalui aspirasinya, jangan diberikan apapun kepada siapapun yang mengatasnamakan dirinya. Apalagi sampai ada nominal persentase yang nantinya berakibat buruk pada kualitas program itu sendiri.
“Jangan sampai program yang saya beri untuk masyarakat justru merugikan diri saya sendiri, dan saya pun berpesan hati – hati dalam penggunaan anggaran ini, karena ini merupakan anggaran dari APBN yang sudah pasti bersinggungan langsung dengan KPK, jangan sampai ada temuan jika tidak ingin diaudit apalagi sampai ada penyimpangan – penyimpangan,” pungkasnya H. Mulyadi
Sekedar diketahui, kriteria penerima manfaat adalah keluarga yang termasuk dalam Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) serta memiliki Ibu hamil, memiliki bayi di bawah usia 3 tahun (balita), memiliki anak stunting, memiliki anggota keluarga yang berkebutuhan khusus (disabilitas). Masih melakukan BABS dan tidak mempunyai akses sanitasi, belum mempunyai akses sanitasi berupa tangki septik dan toilet yang layak, tidak mempunyai mata pencaharian tetap, tidak mempunyai akses sanitasi atau limbah belum dikelola dengan baik.
Untuk Desa Cariu sendiri merupakan salah satu penerima program Sandes dengan anggaran dari pemerintah pusat sebanyak Rp 500 juta yang dibagi 38 titik dan tersebar di beberapa kampung di Desa Cariu yang dikerjakan dengan padat karya oleh Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM).
JURNAL INSPIRASI – Melalui program Sabadesa, Wakil Bupati Kabupaten Bogor Iwan Setiawan, mengimbau para kepala desa (kades) agar tak merasa sebagai kepala dinas (kadis) dengan adanya program Samisade di Kecamatan Cariu, Kabupaten Bogor.
“Ini komitmen kami (Pemkab-red) yang harus diamini oleh desa, karena sekarang yang memiliki tanggung jawab dalam pengerjaan itu desa, jadi tolong kepada kades dengan adanya program Samisade ini jangan merasa jadi kepala dinas,” tuturnya kepada wartawan, Rabu (19/1/21).
Bukan tanpa alasan Iwan berkata demikian, karena menurutnya setelah adanya program Samisade ini, tidak sedikit perusahaan yang datang kepada tiap kades di wilayahnya masing-masing.
“Intinya banyak perusahaan yang merapat ke kades, saya imbau kepada para kades untuk hati-hati karena disini ada TPK sebagai tim yang akan mengawal diluar Pemkab, Kejari, Dandim dan kepolisian,” ucapnya.
Selain itu, Iwan Setiawan juga mengharapkan tidak ada permasalahan dalam program Samisade yang telah dilakukan di tahun pertama ini.
“Karena kalau tahun ini Samisade berjalan ada permasalahan itu jadi catatan kami dan jika terlalu banyak mungkin Samisade harus dikoreksi, tapi mudah-mudahan seluruh kegiatan Samisade di Kabupaten Bogor lancar,” lanjutnya.
Iwan pun mengkhawatirkan terkait awal mula berjalannya program andalan Pemkab Bogor ini.
“Waktu belum menyusun dan menggiring anggaran dari OPD ke Samisade itu bukan perjalanan mudah, kurang lebih di awal tergelontorkan anggaran sebesar Rp318 miliar, itu uang bukan baru datang, tapi bagaimana mengiris kegiatan-kegiatan di OPD, SKPD, kecamatan, digiring ke Samisade,” paparnya.
Yang mana diketahui, penggiringan anggaran tersebut sedikitnya memakan waktu dua tahun lamanya.
“Ini sebuah perjuangannya dan alhamdulillah di tahun ke tiga kita bisa merasakan. Dan kami Forkopimda sudah berbicara kepada semua unsur masyarakat untuk bantu kami dalam pengawasan, karena itu penting,” pungkasnya.
JURNAL INSPIRASI – Nuhayati resmi dilantik menjadi Kepala Desa Sukajadi, Kecamatan Cariu, Kabupaten Bogor. Pelantikan sendiri dilaksankan langsung oleh Bupati Bogor Ade Yasin di Taman Tematik Kecamatan Cariu, Rabu (19/1).
Nurhayati mengatakan dia akan langsung tancap gas, sebab masih banyak pekerjaan rumah yang belum usai dikerjakan oleh almarhum bunda Tarsima saat menjabat kades.
“Infrastruktur dasar yang diharapkan masyarakat Desa Sukajadi akan jadi prioritas,” kata Nurhayati pada Jurnal Bogor, Kamis ( 20/01/22).
Nurhayati juga berharap, disisa jabatannya agar semua elemen ikut membantu dalam mendorong pembangunan Desa Sukajadi. “Kita bersama dengan BPD, RT, RW, tokoh masyarakat dan unsur lainnya bersama membangun Desa Sukajadi,” tutur Nurhayati.
Ia meyakini pada sisa jabatan ini investasi di Desa Sukajadi akan tumbuh , karena hal inilah yang dapat mendorong peningkatan pendapatan desa.
“Dengan pendapatan asli desa meningkat akan ada kemandirian di desa akan jadi sejajar dengan dengan desa lainnya di Kabupaten Bogor,” imbuhnya.
Menurutnya, untuk mewujudkan pembangunan di Desa Sukajadi dia akan meneruskan pembangunan yang sudah direncanakan oleh almarhumah. Selain infrastruktur desa, akan fokus dalam penangnan Covid-19 di Sukajadi.
“Ini amanat dari ibu Bupati Bogor dan melakukan tahapan dari penanganan vaksinasi Covid-19 hingga dampak sosial ekonomi di masyarakat,” pungkasnya.
Dinsos tak Miliki Tanggung Jawab dan Kewenangan Himbara
JURNAL INSPIRASI – Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Bogor mengaku tak memiliki tanggung jawab perihal sanksi terkait telur busuk yang sampai ke Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) di Desa Karang Tengah, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor.
H.Suhandi
Hal ini diungkapkan Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial Dinsos Kabupaten Bogor, Eni Irawati. Ia menjelaskan perihal agen BPNT yang memberikan telur busuk ke KPM, Dinsos tak memiliki kewenangan untuk memberikan sanksi atau hukuman.
“Itu kewenangan Himpunan Bank Negara (Himbara) kalau masalah agen,” katanya kepada Jurnal Bogor, Kamis (20/01/2022)
Menurut Eni, sembako yang sebelumnya diterima oleh KPM dengan kondisi kurang baik sudah diganti oleh agen penyalur BPNT.
“Disertai dengan membuat pernyataan atau berita acara yang dilaporkan ke tim koordinasi (Tikor) Kabupaten dan diketahui oleh Aparat Penegak Hukum (APH),” ujarnya.
Adapun pembagian BPNT yang dilakukan di Kantor Desa Karang Tengah, lanjutnya, bisa dilakukan selama ada pengajuan dari agen.
“Dengan tujuan untuk menghindari kerumunan dan disetujui oleh tikor kecamatan/desa itu diperbolehkan,” pungkasnya.
Sebelumnya, warga Desa Karang Tengah penerima BPNT mengeluh karena barang yang diterimanya berupa telur dominan busuk dan tidak layak konsumsi. Bahkan BPNT yang seharusnya dibagikan di e-Warung justru dibagikan di Kantor Desa Karang Tengah, Minggu (16/01/22).
Senada disampaikan Kepala Desa Karang Tengah, H.Suhandi saat dikonfirmasi mengatakan jika pada Sabtu dan Minggu memang ada pembagian bansos yang dimotori oleh TKSK, dan Dinsos. Memang ada telur yang busuk dan ada juga buktinya. Dia juga sudah terima laporan ada warganya yang menerima telur busuk.
” Memang ada telor yang busuk tapi tidak semua, dalam hal ini kepala desa tidak ikut campur mengenai hal itu, karena hanya menyediakan tempat saja, mengingat di agen itu sangat sempit, sedangkan di kantor desa itu ada aula dan tempatnya sangat luas,” ucap Suhandi kepada Jurnal Bogor.
Menurutnya, untuk selanjutnya pihaknya juga akan ikut mengawasi karena baru kali ini ada telor yang busuk dan warga complain. Diharapkan kedepannya, pemasok maupun agen harus menyediakan barang yang bagus yang layak. Dia sebagai kepala desa akan mengawasi dan menegur kepada agen maupun pemasok.
“Saya denger itu penyedia barang dari PT Aam Prima Artha nanti akan saya tegur melalui TKSK dan agen,” jelasnya.
Dia menyayangkan kejadian tersebut apalagi terjadi kepada masyarakatnya karena bantuan ini diinstruksikan langsung oleh Kemensos yang seharusnya bahan pangan itu diberikan kepada warga dengan kualitas yang sangat bagus.
“Semoga dengan kejadian ini menjadi pedoman ya untuk lebih berhati-hati dan lebih bagus lagi dan barangnya berkualitas,” tutupnya.
JURNAL INSPIRASI – Sejumlah pengusaha tenda di Cibungbulang belakangan ini banyak menerima orderan. Salah satu pengusaha tenda yang berlokasi di Kampung Kelurahan RT 04 RW 04, Desa Cibatok 2, Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor, Roni Malik dalam waktu satu pekan bisa bongkar pasang tenda di tiga tempat.
Jelang tahun baru 2022, masih banyak orderan.” Namun pada Januari kurun waktu sebulan ini bisa 3 atau 4 kali pemasangan tenda,” ujar Roni kepada Jurnal Bogor, Kamis (20/1)
Roni Malik yang merupakan pemilik usaha tenda yang bernama Jaya Malik merintis usaha tenda telah berjalan selama dua tahun. Dibantu 5 orang pekerja, kini usaha tendanya yang sudah lama dirintisnya terus mengalami kemajuan.
Dimana para pegawainya biasa membongkar tenda yang telah dipakai untuk acara hajatan pernikahan. “Tak sedikit permintaan untuk pemasangan tenda ditempat resepsi ulang tahun. Termasuk adanya permintaan pemasangan tenda di perkantoran Pemerintahan Desa,” ,” ujar Roni.
Selain melayani pemasangan tenda untuk kepentingan hajatan, ada pula untuk kepentingan acara lainnya. Pada Januari ini beberapa orderan pasangan tenda sudah ia terima.
Roni menerangkan, sekarang ini pengusaha tenda di wilayah Kecamatan Cibungbulang sangat banyak, tetapi meski begitu setiap bulannya ada saja kecuali di bulan suci ramadhan.
“Mudah mudahan di tahun baru 2022 ini usaha bisa terus berkembang dan lancar,” harapnya.