32 C
Bogor
Saturday, August 15, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 933

Suhandi: Samenan Itu Tradisi Tahunan yang Harus Terus Dilestarikan

0

Babakan Madang | Jurnal Bogor

Kepala Desa Karang Tengah, H.Suhandi menginginkan para kepala sekolah negeri maupun swasta di Desa Karang Tengah, tetap mengadakan kembali samenan atau biasa disebut kegiatan tahunan kenaikan kelas untuk mendidik mental siswa.

“Dengan adanya pemberitaan kemarin samenan dianggap pungli membuat saya harus mengelus dada. Pasalnya samenan itu hal yang sudah biasa, karena anak sekolah itu selama 12 bulan atau setahun sekali, ya wajar lah. Iuran pun boleh karena itu kan buat tenda, snack dan segala macemnya untuk memeriahkan anak sekolah sekaligus mendidik mental siswa,” ujarnya kepada Jurnal Bogor, Senin (06/06).

Dia menyayangkan adanya pemberitaan tersebut sehingga kepala sekolah menjadi ketakutan sehingga seolah-olah tidak boleh ada kegiatan samenan, dan tidak boleh ada pagelaran kenaikan kelas yang sudah biasa setiap tahunnya dilakukan.

“Karena untuk memeriahkan anak sekolah itu, setahun sekali wajar lah menurut saya, sangat disayangkan kalo dengan pemberitaan itu sampe gagal samen. Kemaren juga kepala sekolah, sudah menceritakan kepada kami, ingin mengadakan samen serentak di SD,” katanya.

Menurutnya, kegiatan samenan itu jika dihilangkan akan ada yang terasakurang, karena pada acara samenan itu ada seni tari, da nada drama kolosal yang secara tidak langsung itu membentuk karakter anak – anak.

“Karena samen itu diadakan setahun sekali, mereka tampil di depan banyak orang menguji mental dalam mengembangkan karakter siswa, apa tidak bisa melihat sisi baiknya. Jangan hanya dilihat biaya yang dikeluarkan tidak seberapa,” paparnya.

Ia berharap, tradisi samenan ini terus berjalan khususnya di Desa Karang Tengah agar seni yang sudah hidup bertahun – tahun terus lestari.

“Harapan saya tradisi ini bisa terus berjalan karena itu hanya setahun sekali, jadi suka cita menyambut ajaran baru dan lelah setelah belajar setahun bisa terbalaskan dengan tampilan seni tari,” pungkasnya.

** Nay / Wisnu 

SDN Cengal Sirna Tertimpa TPT yang Longsor

0

Leuwiliang | Jurnal Bogor

Tembok bangunan ruang kelas Sekolah Dasar Negeri (SDN) Cengal Sirna yang terletak di Kampung Cengal, Desa Karacak, Kecamatan Leuwiliang, Kabupaten Bogor, ambrol akibat tertimpa Tebingan Penahan Tanah (TPT) setinggi enam meter, Minggu (5/06/2022).

Kepala Sekolah SDN Cengal Sirna Titin Suhartini mengatakan, kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 19:00 wib, akibat hujan deras yang melanda cukup lama, sehingga TPT yang berada di belakang sekolah tersebut ambruk dan menimpa tembok sekolah tersebut.

“Alhamdulillah kalau korban tidak ada, namun ruang kelas satu dan  dua ini tertimpa longsoran,” ungkapnya.

Menurut dia, dari kejadian itu sekolahnya mengalami kerugian meterial kurang lebih 50 juta.

Selain buku banyak yang rusak, ruang kelas dipenuhi lumpur dan saat ini kegiatan belajar harus berpindah ke gedung madrasah diniyyah yang tidak jauh dari lokasi.

Jadi kata dia, untuk kejadian longsor tersebut selama ia bertugas dari tahun 1985 di sekolah itu baru pertama kali terjadi.

“Baru, saya dulu di sini sejak 85 dan sekarang mau pensiun baru pertama kali,  dan itu dari tebingan dan ada bangunan sekolah PAUD di atas sekolah SD ini,”katanya.

Ia berharap akibat kejadian itu segara ada bantuan dari dinas terkait mengingat dalam waktu dekat akan ada tahun ajaran baru.

“Mudah mudahan segara ada perbaikan karena khawatir jika turun hujan deras lagi terjadi longsor kembali,”pungkasnya.

** Andres

Semarak Warna Warni Peringatan HJB 540

0

Helaran di Alun-Alun Kota Bogor, menjadi pemuncak peringatan Hari Jadi Bogor ke 540. Meskipun sempat diguyur hujan, pesta budaya yang menampilkan beragam kesenian daerah itu tetap meriah. Warga antusias menyaksikan pesta yang  telah menjadi agenda tahunan itu.
Helaran diawali parade Forkopimda menunggangi kuda dari balaikota menuju alun-alun. Diikuti sejumlah pimpinan OPD yang berjalan kaki sepanjang Jalan Juanda hingga ke depan alun-alun. Wilayah meliputi jalan Kapten Muslihat dan sebagian Jalan Dewi Sartika ditutup sejak jam 13.00 sampai jam 23.00 untuk mendukung acara tersebut
Tiba di Alun Alun Kota Bogor, rombongan disambut tarian tunggul kawung dari Sanggar Edas dan sanggar gabungan. Tarian ini mengisahkan cikal bakal Kota Bogor. Lalu tampak pula Lengser Midang yang ditampilan oleh 18 anggota komunitas lengser Kota Bogor. Diiikuti selanjutnya dengan pawai dongdang yang menjadi simbol rasa syukur atas hasil panen hasil bumi.

Panggung utama di alun-alun dimeriahkan dengan pagelaran seni dari sejumlah sanggar, diikuti  perwakilan setiap kecamatan. Mereka bergantian menunjukkan penampilan terbaiknya. Bukan hanya menampilkan kesenian, keenam perwakilan kecamatan juga membawa dongdang berisi makanan dan minuman yang menjadi ciri khas wilayahnya masing-masing. Mulai dari sayuran, buah-buahan, cemilan, kue-kue, serta kudapan lainnya yang berada di dongdang, kemudian dibagi kepada warga.
Menurut Wali Kota Bogor, Bima Arya, peringatan HJB ke-540 kali ini situasinya berbeda dibanding tahun sebelumnya, karena kasus Covid-19 mulai melandai. Itulah alasan digelarnya kembali helaran atau festival budaya. Ia bersyukur melihat masyarakat bisa kembali bergembira setelah semua pihak bekerjasama berjuang menghadapi pandemi.
“Tanpa kerja keras semua pihak, tidak mungkin pendemi bisa kita atasi. Doa kita untuk seluruh petugas yang telah gugur dalam penanganan Covid-19 dan juga bagi warga yang telah wafat di masa pandemi. Semoga diberikan tempat paling mulia di sisi Allah SWT,” katanya.  Ia juga mengingatkan bahwa Kota Bogor perlu terus dibangun dan dibenahi.
“Tetapi pembangunan dan perubahan, tidak dengan merusak lingkungan. Kita perlu pertumbuhan ekonomi, tapi tidak mengorbankan anak cucu. Kita perlu mengejar investasi, tapi hanya yang peduli pada pembangunan yang berkelanjutan,” tegasnya.
Bima juga meminta jajarannya untuk tetap semangat bekerja. Tidak kendur dalam memberikan pelayanan bagi masyarakat warga Kota Bogor. “Jangan persulit urusan warga, permudah rusan mereka. Berjuanglah untuk kebahagiaan Kota Bogor,” pesannya. Sebelumnya, tak lupa Bima mengajak semua yang hadir untuk memanjatkan doa bersama bagi Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil dan keluarga yang tengah menghadapi musibah hilang putra sulungnya, Emmiril Khan Mumtaz belum lama ini.

Panggung pertunjukan terus berlanjut hingga malam dengan menampilkan pentas musik dan layar tancap. Sedangkan di bagian Jalan Nyi Raja Permas, digelar bazar UMKM. Masih banyak sederet kegiatan lain yang akan berlangsung sebagai rangkaian HJB 540. Diantaranya seperti Gepang Loop, SV IPB Culture Week. Ciliwung Couple Ride dan sebagainya.
Selain helaran, beragam agenda acara peringatan terangkai sejak pagi hari. Nuansa Sunda juga menghiasi rapat paripurna istimewa di DPRD Kota Bogor pada pagi harinya. Dihadiri Plh Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum, seluruh yang hadir menghormati HJB dengan khusus mengenakan pakaian khas Sunda. Begitupun kata pengantar dan sambutan paripurna memakai Bahasa Sunda. Ini adalah protokoler yang sudah berlangsung dalam dua dekade terakhir.
Usai paripurna Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim menilai peringatan HJB sebagai titik evaluasi. “Momentum HJB sekaligus sebagai bahan untuk introspeksi diri. Sebab, bagaimanapun pembangunan itu harus berkelanjutan,” ujarnya. Salah satu pembangunan fisik yang menurutnya diperlukan segera adalah  pelebaran Jembatan Otista. Untuk itu  Pemerintah Kota Bogor masih menanti lampu hijau untuk anggarannya yang diajukan ke Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Plh Gubernur Jabar, Uu Ruzhanul Ulum merespon. Menurutnya, Pemerintah Provonsi Jabar akan mempertimbangkan alokasi anggaran perbaikan dan pelebaran jembatan tersebut. Perbaikan dan pelebaran jembatan itu memang menjadi salah satu solusi untuk menyelesaikan kemacetan di Kota Bogor. “Kami tidak mempermasalahkannya (anggaran),” tegasnya. Namun ia berharap  semua pihak bersabar. Sebab, “Ini semua perlu tahapan, perlu payung hukum, perlu mekanisme. Apakah bentuknya hibah ke Kota Bogor ataupun yang dikerjakan oleh kita. Tergantung status jalan ini, milik pemprov Jabar atau Kota Bogor,” lanjutnya.
Sementara itu Dedie mengingatkan, pembangunan bukan hanya sekadar insfrastruktur dan fisik. Pembangunan juga perlu menyentuh aspek sumber daya manusia. “Kemajuan sebuah kota tak hanya fokus pada apa yang dapat dilihat saja, tetapi bagaimana dapat mewujudkan masyarakat yang cerdas. SDM Kota Bogor harus unggul dan menjadi kontributor dari tercapainya Indonesia Emas di tahun 2045.” lanjutnya.

Kesibukan memperingati HJB tak mengabaikan jalannya tugas pelayanan ke masyarakat. Dalam hal itu Pemerintah Kota Bogor menyerahkan KTP secara serentak kepada 11 pelajar di sekolah yang berbeda. Sekaligus penyerahan KTP ini menjadi peringatan ulang tahun ke-17 bagi mereka. Ini adalah hadiah kejutan yang diserahkan langsung oleh Wali Kota Bogor.
Tak ayal kejutan ini membuat Annisa Putri, salah satu penerima KTP, benar-benar terkejut. Siswi yang sedang praktik di ruang laboratorium itu kaget saat Bima Aya menghampirinya. Bahkan, bukan hanya menerima KTP-el, tapi juga dibawakannya kue ulang tahun, kado kartu BJB Cash dan voucer pemeriksaan potensi akademik dari PMI. Ia tak menyangka ulang tahunnya hari itu menjadi sangat istimewa dan juga bertepatan dengan HJB. “Semoga Kota Bogor semakin berkembang lebih baik lagi dan makin maju. Setelah selesai praktik, saya akan makan kue bersama teman-teman saya,” ujarnya.

Kejutan sweet seventeen juga dirasakan salah satu siswi di SMK Baranangsiang Bogor, Maureen Ivanna Subrata. Siswi itu sedang berada di kelas bersama teman-teman dan gurunya ketika  Bima membawakan kue ulang tahun beserta KTP-el. Tentu saja, seisi kelas sontak menjadi riuh dan bergembira.
Maureen merasa sangat senang dengan kehadiran Wali Kota. Ia pun tak menyiakan kesempatan langka itu untuk mengabadikannya dengan berfoto bersama. “Deg-degan banget. Saya baru pertama kali ketemu Pak Wali. Senang banget. Saya harap Kota Bogor semakin maju dan makin banyak wisatawan yang datang ke Kota Bogor,” katanya.
Tak hanya mengunjungi para pelajar yang berulang tahun ke-17. Wali Kota Bogor Bima Arya juga menyempatkan diri untuk menjenguk bayi yang lahir, bertepatan dengan HJB ke-540. Ia menyerahkan akta kelahiran dan sejumlah bantuan untuk warga yang baru melahirkan anaknya.
Masih banyak agenda dan kegiatan yang dilaksanakan untuk HJB 540. Semoga semua itu tak hanya menjadi sekadar hiburan, melainkan bisa menyemangati warga untuk semakin mencintai kotanya. Semakin peduli dengan kebersihan kota, keindahan, ketertiban dan keamanan kotanya. (Advertorial)

Sukseskan JIEC, Ericsson Dukung Penuh Layanan 5G Bagi Pelanggan IOH

0

Jakarta | Jurnal Inspirasi
Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) sebagai Official 5G Partner yang didukung oleh Ericsson, memamerkan beberapa pengalaman 5G berkelas dunia di Jakarta Royal Suite dan area E-Village pada gelaran Jakarta E-Prix 2022.

IOH dan Ericsson juga menerapkan jaringan non-standalone 5G menggunakan spektrum 3,5GHz, 28GHz, dan spektrum 5G yang ada. Dengan kapasitas besar yang disediakan oleh bandwidth 500MHz, peserta, tim balap, panitia yang terlibat, dan pelanggan umum di sekitaran area Jakarta E-Prix akan merasakan pengalaman yang luar biasa dari teknologi 5G.

President Director and CEO Indosat Ooredoo Hutchison, Vikram Sinha, mengatakan “IOH yang baru berusia beberapa bulan sejak 4 Januari 2022, terus menunjukkan peran aktifnya dalam mendukung penyelenggaraan acara nasional maupun internasional bersama dengan para mitra strategis kami.

Hal ini sejalan dengan misi kami dalam menghadirkan pengalaman digital berkelas dunia sambil terus menghubungkan dan memberdayakan masyarakat Indonesia. Sebagai Official 5G Partner dari ajang Jakarta E-Prix 2022, kami ingin menunjukkan bahwa teknologi mampu memberikan pengalaman nyata bagi pelanggan dalam menikmati olahraga secara digital.”

Head of Ericsson Indonesia, Jerry Soper, mengatakan, “Cara kita menikmati olahraga terus berkembang, terutama dalam hal keterlibatan teknologi. Penelitian menunjukkan bahwa pelanggan siap untuk pengalaman yang lebih mendalam, dan seperti yang kami tunjukkan di Jakarta E Prix 2022, 5G akan mengubah permainan sepenuhnya. Bahkan saat pelanggan merasakan pengalaman 5G di sepanjang sirkuit, Ericsson akan mendukung penggunaan 5G seperti cloud gaming 5G dan pengalaman kamera neckband Fitt 360.”

Pada acara ini, IOH juga meluncurkan Kartu Perdana Turis TravelOn dengan kuota besar hingga 20GB yang masa aktifnya hingga 30 hari bagi para wisatawan mancanegara. Dengan TravelOn, pelanggan dapat menelpon ke 39 negara menggunakan 001 atau 008, dan juga ke seluruh operator di Indonesia dengan tarif Rp1/detik.

Para pelanggan wisatawan asing hanya membutuhkan waktu sekitar 15 menit untuk melakukan aktivasi kartu perdana dan segera dapat menikmati fitur di dalamnya. Didukung oleh lebih dari 206 ribu BTS IOH di seluruh Indonesia, para pelanggan akan dapat menikmati pengalaman digital kelas dunia di mana pun mereka berada.

“Melalui Jakarta E-Prix 2022, Indonesia akan lebih dikenal dan menarik lebih banyak turis. Kartu Perdana TravelOn dengan paket spesial turis, yang didukung oleh jaringan terintegrasi IOH, akan memberikan kepuasan dan kenyamanan bagi turis mancanegara dalam menggunakan layanan telko digital selama mereka berada di Indonesia. Semoga layanan 5G ini juga dapat menjadi nilai tambah daya tarik Indonesia bagi wisatawan mancanegara,” Vikram menambahkan.

Direktur Fasilitas PT Jakarta Propertindo (Jakpro) sekaligus Vice Managing Director Formula E, Gunung Kartiko, mengatakan “Kami sangat mengapresiasi dukungan dari Indosat Ooredoo Hutchison sebagai Official 5G Partner yang didukung oleh Ericsson di pergelaran Jakarta E-Prix 2022. Berbagai use case 5G yang ditampilkan pada stan serta pengalaman 5G di sepanjang sirkuit, akan menambah nilai penyelenggaraan acara ini dan nantinya akan membanggakan bagi Indonesia.”

Sejalan dengan visinya menjadi perusahaan telekomunikasi digital yang paling dipilih di Indonesia, IOH senantiasa memberikan manfaat pemberdayaan kepada masyarakat Indonesia melalui berbagai program CSR dan Sustainability yang inklusif dan berkelanjutan. Sebelumnya IOH juga mengambil bagian pada penyelenggaraan ajang MotoGP Mandalika bulan Maret lalu melalui program pemberdayaan masyarakat bagi pelaku UMKM dan Komunitas Nelayan di desa Kuta, Mandalika, Nusa Tenggara Barat.

Tidak hanya itu saja, IOH juga menjadi salah satu pendukung utama Indonesian Basketball League (IBL) 2022 dengan menggelar program pelatihan talenta basket ke sekolah di 5 kota yang diluncurkan pada awal April lalu.

**handy mehonk

Tarif Baru Tiket Candi Borobudur Dinilai Kontraproduktif

0

Jakarta | Jurnal Bogor

Publik di Tanah Air menyoroti rencana tiket Candi Borobudur dimana wisatawan domestik akan dikenai tiket sebesar Rp750.000 per orang. Sedangkan wisatawan mancanegara akan dikenai tiket masuk sebesar USD100 per orang.

Alasannya, untuk menekan jumlah pengunjung di kawasan wisata Candi Borobudur yang terkenal di Jawa Tengah dan hanya sebanyak 1.200 orang per hari. Tarif baru ini disebutkan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan dari akun Instagram pribadinya, @luhut.pandjaitan.

“Khusus untuk pelajar, kami berikan biaya Rp5.000 saja,” ungkap Luhut dalam unggahannya, Sabtu (4/6).

Dalam unggahan tersebut Luhut menjelaskan bahwa pembatasan jumlah pengunjung dan penetapan harga tiket baru itu didasari pertimbangan untuk menjaga kelestarian kekayaan sejarah dan budaya nusantara.

Selain itu, Luhut juga menyampaikan untuk semua turis yang akan memasuki Candi Borobudur harus menggunakan tour guide dari warga lokal di sekitar kawasan Borobudur.

“Ini kami lakukan demi menyerap lapangan kerja baru sekaligus menumbuhkan sense of belonging terhadap kawasan ini. Sehingga rasa tanggung jawab untuk merawat dan melestarikan salah satu situs sejarah nusantara ini bisa terus tumbuh dalam sanubari generasi muda di masa mendatang,” terang Luhut.

Namun anggota Komisi X DPR RI Nuroji mengkritik rencana pemerintah yang akan menaikkan tarif tiket masuk wisata Candi Borobudur. Menurutnya, pemerintah tidak perlu menaikkan harga setinggi langit. Nuroji mengatakan, dari wacana kenaikan yang diungkapkan Luhut bertolak belakang dengan promosi destinasi wisata.

“Memang Borobudur perlu dijaga kelestariannya, tapi bukan dengan menaikkan tarif yang selangit. Itu bertolak belakang dengan promosi destinasi wisata ini, kepentingan konservasi dan wisata memang perlu seimbang. Tapi bukan menaikkan harga setinggi itu,” kata Nuroji dari keterangan, Minggu (5/6).

Dia juga menyoroti, dari rencana pembatasan jumlah wisatawan yang naik ke Candi Borobudur bisa dilakukan dengan membatasi jumlah pengunjung atau dengan cara bergiliran atau antre.

“Hal lain yang bisa dijadikan alternatif solusi pelestarian Candi Borobudur adalah dengan menutup area candi pada waktu-waktu tertentu untuk perawatan atau pengurangan beban berat candi,” jelasnya.

**ass

Dugaan Perampasan dan Pemerasan Akan Dilaporkan Kuasa Hukum Ubaeni ke Polsek Jasinga

0

Jasinga | Jurnal Bogor

Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Tri Darma Indonesia menyatakan akan melaporkan dugaan perampasan dan pemerasan dalam kasus pencurian rongsokan di Desa Koleang, Kecamatan Jasinga, Kabupaten Bogor ke Polsek Jasinga. Kasus ini berpolemik lantaran pelapor dan terlapor memiliki ikatan keluarga.

“Kami akan laporkan adanya dugaan perampasan dan pemerasan. Klien kami atasnama Ubaeni sudah mengakui kesalahannya dan sudah meminta maaf kepada pelapor pasca kejadian pencurian tanggal 20 April 2022,” ujar M. Yunus dari LBH Tri Darma Indonesia dalam keterangannya, Minggu (5/6).

Dia menjelaskan, kasus perampasan dan pemerasan terjadi keesokan harinya setelah segerombolan orang yang diperintahkan pelapor menghubungi terlapor dan bertemu di Saung Cikidung. “Nah, disitulah terjadi perampasan satu buah unit motor roda 2 milik Ubaeni, kemudian Ubaeni diajak ke rumah Sekdes dan terpaksa menanda tangai surat pernyataan yang sudah disiapkan oleh Sekdes,” kata Yunus.

Ia berharap dalam hal ini pihak kepolisian jeli melakukan penyelidikan sehingga masyarkat miskin dan buta hukum dapat mendapatkan keadilan.

Sementara Kapolsek Jasinga AKP Fajar Hidayah saat dikonfirmasi menyatakan akan menyelesaikan kasus ini. Namun dia menyebutkan, dari bukti surat yang dimiliki Polsek Jasinga, terlapor menandatangani surat pernyataan. “Bakal diselesaikan. Tapi ya pencuriannya bukan Rp50 ribu seperti yang diberitakan, sering dan ratusan ribu hingga pelapor mengalami kerugian, tapi memang bukan residivis dan sedang didalami,” kata Kapolsek.

Dia juga menolak upaya permintaan penangguhan penahanan dari DPD Arun Lebak dan LBH Tri Darma Indonesia karena khawatir terlapor kabur. “Ada permintaan untuk penangguhan, tapi (tidak dikabulkan) takut kabur,” kata dia.

BACA JUGA: Warga tak Mampu Dalam Kasus Pencurian Rongsokan Rp 50 Ribu Dapat Perhatian Arun dan LBH Tri Darma

Sebelumnya disebutkan, warga tak mampu yang ditahan polisi karena mencuri rongsokan Rp50 ribu mendapat pendampingan hukum DPD Advokasi Rakyat Untuk Nusantara alias DPD Arun Lebak dan Lembaga Bantuan Hukum atau LBH Tri Darma Indonesia.

**ass/rls

Aliri Puluhan Hektar Sawah, DI Cilonjong Dibangun Melalui P3-TGAI

0



Caringin | Jurnal Bogor
Para petani di dua desa di Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor, dipastikan tidak akan kekurangan pasokan air untuk mengaliri area sawah mereka. Sebab Daerah Irigasi (DI) Cilonjong yang merupakan akses petani di Desa Pancawati dan Desa Cimande Jaya mendapatkan pasokan air, saat ini sudah hampir selesai dibangun.

Ketua kelompok Perkumpulan Petani Pengguna Air (P3A) Cilonjong, Desa Pancawati, Mada mengatakan, melalui Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3 – TGAI), realisasi Padat Karya Tunai (PKT) dari Kementerian Pekerjaan Umum Dan Penataan Ruang (Kemen PUPR) di bawah Ditjen Sumber Daya Air, pembangunan infrastruktur DI Cilonjong saat ini tinggal tahap finishing.

Menurutnya, DI Cilonjong yang berlokasi di Kampung Pasir Kuda Desa Pancawati ini, merupakan akses saluran air yang mengaliri sekitar puluhan hektar sawah petani di Desa Pancawati dan Desa Cimande Jaya.

“Jadi bukan hanya petani di Kampung Pasir Kuda Desa Pancawati saja yang menikmati program P3-TGAI ini, petani di Desa Cimande Jaya pun dapat merasakan manfaatnya,” ujar Mada kepada wartawan di lokasi pembangunan DI Cilonjong di Kampung Pasir Kuda RT 06 RW 04.

Mada mengungkapkan, infrastruktur DI Cilonjong yang dibangun saat ini dengan panjang sekitar 450 meter dan lebar 30 centimeter. Adapun untuk pelaksanaan pembangunannya, sesuai dengan juklak dan juknis yang ada dibawah pengawasan pihak Balai Besar Wilayah Ciliwung Cisadane (BBWS).

“Kami hanya sebagai pelaksana kegiatan saja,” paparnya.

Mada berharap, setelah dibangunnya DI Cilonjong, bisa meningkatkan hasil pertanian para petani baik di Desa Pancawati khusunya dan Desa Cimande Jaya umumnya.

“Harapan saya agar hasil panen para petani meningkat, sehingga membantu perekonomian mereka,” imbuhnya.

Ibrohim, warga Desa Cimande Jaya  mengaku sangat mengapresiasi, pembanguan saluran DI Cilonjong yang ada di Kampung Pasir Kuda, Desa Pancawati tersebut.

“Saluran irigasi yang sekarang dibangun saya pun akan merasakan manfaatnya,” ucapnya.

Ibrahim meyakini, setelah adanya pembangunan irigasi, area sawah yang sebelumnya selalu kekurangan mendapatkan pasokan air, bisa teratasi dan tidak lagi ada petani yang gagal panen.

“Mudah-mudahan kedepannya hasil panen sawah kami lebih meningkat lagi,” tukasnya.

** Dede Suhendar 

Awali Bupati Cup, Nanggung Jajal Gunung Sindur di Lapangan Garam

0

Nanggung | Jurnal Bogor

Perhelatan turnamen sepakbola U-19 Bupati Cup 2022 yang diikuti antarkecamatan se-Kabupaten Bogor mengawali pertandingan pertama, yakni tim Kecamatan Nanggung verus Kecamatan Gunung Sindur di lapangan Garam Gunung Sindur, Kabupaten Bogor, Senin (6/6).

Ketua Olahraga Kecamatan (KOK) Nanggung Qomaruddin mengatakan, setelah defile di Stadion Pakansari Cibinong baru-baru ini,  sejumlah tim kesebelasan antarkecamatan dibuka pertandingan pertama dari Grup I yakni tim kesebelasan Kecamatan Nanggung kontra tim Kecamatan Gunung Sindur.

“Setelah mengikutinya penyeleksian dimasing-masing desa,  dipastikannya tim sepakbola Kecamatan Nanggung siap mengikuti perhelatan Bupati Cup. Sebanyak 26 orang mulai  usia 17, 18 19 berikut pemain cadangan dinyatakan sudah siap akan menghadapi tim kesebelasan Gunung Sindur,”  ujar Qomaruddin kepada wartawan, kemarin.

Sebelum dibentuk tim kesebelasan Nanggung, kata Qomaruddin, dari 164 pemain secara berkala selama 3 hari digelarnya turnamen di tiga tempat lapangan guna proses penyeleksian untuk dijadikan tim unggul sepak bola Kecamatan Nanggung.

Qomaruddin yang akrab disapa Engkom memaparkan, setelah perjalanan panjang, dari 164 orang sehingga mengerucut menjadi 26 orang menjadi tim sepak bola Kecamatan Nanggung.

Bahkan pada pertandingan uji coba untuk menghadapi Bupati Cup, kata Engkom, tim Kecamatan Nanggung verus Kecamatan Leuwisadeng yang disaksikan Camat Nanggung bahwa tim kesebelasan Nanggung unggul 1-0.

“Sekali lagi tim sepak bola Kecamatan Nanggung siap berlaga di Lapangan garam Gunung Sindur,” tandasnya.

Ketua Apdesi  Kecamatan Nanggung Jani Nurzaman mengatakan, untuk Piala Bupati Bogor Tahun 2022 yang bertepatan pada Hari Jadi Bogor (HJB) yang ke-540, stakeholder Kecamatan Nanggung berswadaya untuk mensukseskan turnamen tersebut. 

Apdesi menyebut, untuk mendukung kegiatan tersebut mulai dari masyarakat setiap Pemdes telah dilakukan berswadaya, termasuk bantuan Muspika dan  PT Antam.

Jani mengatakan, program olahraga tentu bisa dilakukan secara kontinyu hal ini untuk menjaring potensi pemain, namun bukan hanya sebatas di dunia persepakbolaan, tapi juga untuk menjaring potensi di cabang olahraga lainnya.

“Diharapkan semua cabor yang terhimpun dalam KOK di Nanggung bisa berjalan sesuai  leading sektor dan senantiasa dapat menjaring semua usia,” tukasnya. 

** Arip Ekon/ Andres

GPN Desak DLH Laporkan Pelaku Pungutan ke Polisi

0

Cibungbulang | Jurnal Bogor

Terkait sengkarut permasalah di Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPAS) Galuga, Desa Galuga, Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor menuai sorotan dari berbagai pihak.

Salah satunya dari Gerakan Pemuda Nasional (GPN) yang mendesak Kepala Bidang Pengelolaan Sampah Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bogor agar melaporkan ke pihak kepolisian.

Ketua GPN Robby Faisal juga meminta kepada pihak kepolisian untuk melakukan tindakan tegas kepada para pelaku pungutan jikalau memang pungutan di TPAS Galuga tersebut itu tidak dibenarkan.

“Agar menjadikan itu efek jera buat mereka (pelaku pungutan) terutama agar tidak ada lagi yang namanya pungutan liar di TPAS Galuga,” ungkap Robby Faisal saat dihubungi, kemarin.

Selain itu, Bang Botol sapaan akrab Robby Faisal juga mendesak DLH Kabupaten Bogor jika memang tidak pernah menyetujui para oknum melakukan pungutan untuk melaporkan kepada pihak kepolisian agar dilakukan tindakan tegas.

“Dan untuk Kabid DLH kalau memang tidak pernah menyetujui langkah para oknum pungutan liar di TPAS Galuga alangkah lebih baiknya anda (Kabid DLH) juga melaporkan atas pencatutan nama atau pencemaran nama baik di dinas anda,” kata dia.

Sebelumnya sengkarut permasalah di TPA Galuga tidak kunjung henti mulai dari permasalah kompensasi, dan saat ini terkait pungutan sebesar Rp 5 ribu per mobil truk sampah oleh Forum Komunikasi Masyarakat Galuga (FKMG) dengan dalih pemberdayaan masyarakat menjadi kontroversi. Pasalnya hal itu diduga menjadi pungutan liar.

Kapolsek Cibungbulang, Polres Bogor menyoroti adanya dugaan pungutan sebesar Rp 5000  yang diklaim sebagai pemberdayaan masyarakat di Galuga. Bahkan pihaknya akan menindaklanjuti dugaan pungutan yang dibebankan kepada ratusan sopir truk sampah, baik dari Dinas Lingkungan Kota maupun Kabupaten. 

** Andres

Kesal Jalan Bak Kubangan Kerbau, Pengusaha Bogor Timur Uruk Jalan

0

Gunung Putri | Jurnal Bogor

Geram karena jalan yang dilintasi setiap hari rusak parah dan berlubang, Ketua Asosiasi Pengusaha Besi Tua Bogor Timur Edy Rohman, pada Hari Jadi Bogor (HJB) ke-540 tahun 2022 melakukan penambalan dengan bahan seadanya agar jalan tersebut tidak terlalu parah bak kubangan kerbau.

Edy Rohman

“Dalam rangka Hari Jadi Bogor, saya pecut Pemerintah Kabupaten Bogor untuk melihat kondisi jalan yang amat sangat buruk ini. Bertahun – tahun kami menikmati jalan bak kubangan kerbau,” papar Edy Rohman kepada Jurnal Bogor, Minggu (5/6).

Dia mempertanyakan peran pemerintah, mengingat PAD Bogor Timur berkontribusi besar untuk Kabupaten Bogor, tetapi pembanguan infrastruktur jalan di Bogor Timur banyak yang memprihatinkan.

“Jangan dulu bicara mekar menjadi Kabupaten Bogor Timur, jalan yang dekat dengan banyak perusahaan saja nasibnya memprihatinkan. Jalan Lapangan Kapuk ini sudah diabaikan bertahun – tahun tanpa sentuhan baik peningkatan maupun pemeliharaan jalan, dimana peran pemerintah ini,” paparnya.

Menurutnya ,tindakan yang dilakukan dirinya bersama pengusaha di Bogor Timur adalah bentuk kekecewaan terhadap Pemerintah Kabuapaten Bogor dimana tidak bisa memilah mana yang harusnya menjadi prioritas.

“Saya berinisiatif dengan menggandeng rekan – rekan pengusaha lain kita lakukan pengurukan Jalan Lapangan Kapuk ini. Kami kesal jalan parah begini pemerintah gak melek – melek,” paparnya kecewa.

Terpisah disampaikan oleh Achmad Fathoni Anggota DPRD Kabupaten Bogor yang mengapresiasi apa yang dilakukan oleh Edy Rohman dan kawan – kawan pengusaha besi tua, dimana sudah memberikan contoh sekaligus mencambuk Pemerintah Kabupaten Bogor.

“Untuk jalan tersebut, saya sudah pernah mengajukan dan mengusulkan dari tahun 2019, kemudian terhalang oleh pandemi Covid – 19 , hingga terjadi recofushing dan jalan yang dianggaran ini akhirnya dialihkan ” ucap Fathoni.

Namun, dia pun menyayangkan pada tahun 2021 jalur yang tidak terlalu memprihatinkan dibenahi, tetapi jalur yang parah dengan lubang dalam malah diundur-undur hingga membuat jalan tersebut semakin parah.

“Wajar jika masyarakat kecewa dan kesal karena memang sudah sangat lama menunggu tak jua terlihat tanda – tanda untuk diperbaiki. Tapi dengan adanya tindakan dari para warga tersebut saya sudah sampaikan ke UPT Pak Zulkifli dimana dia mengatakan bahwa jalan tersebut sudah dilelang dan sudah ada pemenangnya. Rencananya pekan depan akan cek lokasi,” pungkas Fathoni.

**Nay Nur’ain