27.9 C
Bogor
Saturday, May 9, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 908

Setelah Dikeluhkan, UPT Dishub Langsung Benahi PJU

0

Babakan Madang | Jurnal Bogor

Setelah mendapat laporan dari warga, lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) di Desa Karang Tengah, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor sedikit demi sedikit di perbaiki Unit Pelaksana Teknis (UPT) Dinas Perhubungan Wilayah 1 Kabupaten Bogor, Kamis (12/5/2022).

Kepala UPT Dinas Perhubungan (Dishub) wilayah 1 Kabupaten Bogor H. Sujana Azhari mengatakan, setelah dicek pihaknya melakukan perbaikan PJU di Desa Karang Tengah.

“Setelah saya kroscek, hari ini kita perbaiki 5 panel dan 10 lampu di Desa Karang Tengah, dan sisanya , akan kita usulkan di tahun depan agar menjadi program prioritas Pemda, apalagi ini kan tempat wisata,” paparnya  lepada Jurnal Bogor, Kamis (12/5/2022).

Ia menyebutkan bahwa masih ada titik-titik yang belum bisa diperbaiki karena berbagai kendala dengan jalurnya yang sulit dilewati mobil Dinas Perhubungan dan anggaran yang banyak dipotong karena Covid-19.

“Yang belum kita perbaiki, insya Allah akan kita usulkan dan prioritas di tahun depan untuk diperbaiki, dan untuk PJU yang berada di jalan yang kecil , nantinya akan kita perbaiki secara manual agar semua masyarakat bisa menikmati jalan yang terang,” jelas Sujana.

Dia juga berharap untuk masyarakat, khususnya pemerintah desa maupun kecamatan untuk membantu mengusulkan agar PJU menjadi salah satu program prioritas.

“Untuk mengantisipasi agar tidak kelamaan saya berharap masyarakat membantu untuk penerangan sendiri, soalnya kita juga banyak keterbatasan anggaran maupun orang, begitupun untuk desa dan kecamatan dimohon untuk menganggarkan agar PJU ini bisa menjadi program prioritas,” pungkasnya.

** Nay / Wisnu

Masih Minimnya PJU, Achmad Fathoni: Jika Diikuti Sesuai Akadnya PJU Bisa Terpenuhi

0

Bogor Timur | Jurnal Bogor

Minimnya sarana prasarana Penerangan Jalan Umum (PJU) sepanjang jalur Jonggol menuju Sukamakmur yang banyak dikeluhkan warga mendapat sorotan anggota DPRD Kabupaten Bogor, Achmad Fathoni. Dia menegaskan persoalan ini karena tak mengikuti aturan. Bahkan ia mengaku sudah mengusulkan hal tersebut berkali – kali kepada Dinas Perhubungan, bahkan ia langsung memasukan kedalam usulan program pokirnya (pokok pikiran).

“Setahu saya di anggaran 2022 ini sudah disiapkan raturan titik lokasi untuk pemasangan PJU,” terang Aleg yang berangkat dari Partai PKS tersebut kepada Jurnal Bogor , Kamis ( 12/05/22).

Pada dasarnya, kata dia, mestinya urusan PJU tidak ada lagi kendala dalam soal anggaran karena pada saat rapat LKPJ ada Pajak Penerangan Jalan (PPJ) dengan nilai kurang lebih 270 miliar.

“Apabila kita ikuti aturan akadnya, PPJ diperuntukan untuk penerangan jalan. Mestinya itu tidak boleh dipakai untuk kegiatan lain, sampai kebutuhan sesuai akadnya yaitu penerangan jalan terpenuhi,” paparnya.

Menurutnya, saat itu Dinas Perhubungan sangat menyetujuinya, cuma memang alokasi Dinas Perhubungan dari Bupati Bogor masih rendah hanya sekitar 130 miliar. “Itu harusnya diubah, harusnya Bupati bisa perintahkan Bapedalitbang dan Sekretaris Daerah untuk memprioritaskan PJU,” cetusnya.

Jadi, kata dia, urusannya adalah political will Bupati Bogor serta prioritas anggaran  atau politik anggaran yang mestinya diperbaiki, dan harus ada keinginan untuk memperhatikan keinginan rakyat dan pemerataan pembangunan ke pelosok pedesaan.

“Dinas Perhubungan memang terbatas anggarannya, itu karena tidak dialokasikan dengan cukup oleh atasannya. Setahun hanya sekitar 130 miliar saja, padahal kalo mau didasarkan PPJ itu bisa 2 kali lipatnya,” pungkasnya.

** Nay Nur’ain

Camat Dramaga Lantik Pjs Kepala Desa Babakan

0

Dramaga | Jurnal Bogor

Camat Dramaga, Tenny Ramdhani melantik Subhi sebagai penjabat sementara (Pjs) Kepala Desa Babakan di aula Kantor Kecamatan Dramaga, Kamis (12/5).

Pelantikan Pjs Kades dilakukan setelah Kades sebelumnya Sehu Syam meninggal dunia akibat sakit saat mengikuti rapat dengan Bupati Bogor.

Camat berpesan kepada Pjs Desa Babakan agar lebih teliti dan berhati-hati dalam melaksanakan tugas secara administratif sebagai Pjs.

Selesaikan laporan pertanggungjawaban kegiatan Tahun Anggaran 2021, lanjutkan program RPJMDes dan RKPDes yang sudah dirumuskan oleh kepala desa defitinif terdahulu dan bisa menciptakan budaya kerja yang efisien, komunikatif, cepat tanggap dalam percepatan pelayanan kepada masyarakat.

“Terpenting bangun komunikasi, koordinasi, konsolidasi dan sinergitas antar forum komunikasi di tingkat Desa Babakan dan ciptakan suasana kondusif di lingkungan masyarakat, “ujarnya.

Tenny menambahkan Pjs segera konsolidasi dengan BPD Babakan agar terlaksana Musdesus dalam agenda pembahasan dan pelaksanaan PAW (Pergantian Antar Waktu) Kepala Desa Babakan sisa masa jabatan sampai tahun 2025.

“Pjs Desa Babakan, Subhi menjalankan roda pemerintahan sampai dengan sia-sia waktu masa Jabatan yakni 3 tahun dan terpilihnya kepala desa definitif,“ katanya.

Sementara itu, Pjs Desa Babakan, Subhi mengatakan dengan terpilihnya sebagai Pjs Kades Babakan ia berjanji akan melaksanakan tugas sebagaimana mestinya. Ia pun akan tetap melanjutkan program kerja kades yang lama.

“Amanah yang dipercayakan kepadanya itu merupakan tugas tambahan yang harus dijalani. Saya akan berusaha memimpin Desa Babakan hingga terpilihnya kades definitif, ” tukasnya.

** Andres

Pemcam Cigudeg Lakukan Pendampingan, Labil Dapat Penanganan Medis

0

Cigudeg | Jurnal Bogor

Pemerintah Kecamatan Cigudeg menyatakan sudah melakukan pendampingan terhadap bocah berusia 1 tahun 8 bulan, Labib Al Mumin yang menderita hidrosefalus. Pihak kecamatan mengaku berupaya agar warga kampung Ciasahan, Desa Sukamaju, Kecamatan Cigudeg, Kabupaten Bogor mendapat penanganan medis.

“Sudah kita tangani oleh dokter, TKSK maupun IPSM sampai ke RS Cipto Jakarta,” ujar Kasi Pendidikan dan Kesehatan Kecamatan Cigudeg Kabupaten Bogor Titin Sumarni, Kamis (12/5).

Ia menyebut, saat itu yang diberikan posisi untuk mendampingi bocah tersebut adalah Kasi Pemberdayaan Masyarakat dan Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) oleh Camat Cigudeg.

Hingga kedua kalinya menyambangi ke rumah Labil agar dioperasi. “Pas saya terjun ke rumahnya saat itu dapat perintah dari Pak Camat langsung, akan tetapi mereka sudah tidak ada di rumah,” ujarnya.

Ia berharap, kedepan masyarakat harus berani untuk melaporkan agar pihaknya langsung turun ke lapangan. “Kita kalau ada laporan tidak diam. Kita biasanya begitu ada laporan langsung turun untuk memberikan pelayanan yang terbaik untuk warga masyarakat Cigudeg baik pendidikan maupun kesehatan,” kata dia.

Di hari yang sama bantuan pun sudah mulai berdatangan ke Labib Al Mumin. Bantuan itu datang dari Unit Pelayanan Teknis UPT Sentra Galih Pakuan yang berada di bawah naungan Kementerian Sosial RI.

Mulai dari susu, kemudian perlengkapan bayi, dan bantuan uang untuk membantu Labil yang kini harus terus dilakukan pendampingan pengobatan.

Kepala Unit Pelayanan Teknis (UPT) Sentra Galih Pakuan Siti Sari Rumyanti mengetahui kondisi Labil dari beberapa berita sehingga pihaknya memberikan  bantuan itu suatu bentuk sumbangsih kepedulian pihaknya.

“Jadi kami ditugaskan untuk datang ke rumah Labil untuk membantu apa yang bisa kami bantu. Yang jelas perintah langsung Ibu Menteri  karena kondisi Labil sakit hidrosefalus,” ungkapnya.

Setelah melakukan assesmen kata dia, langkah selanjutnya pihaknya akan mengawal hingga kondisi labil membaik.

“Meski informasi dari kelurga sudah dioperasi posisinya saat ini sedang berobat jalan pascaoperasi. Jadi intinya Kemensos melalui sentra Galih Pakuan akan membantu semampu kami supaya Labil bisa baik lagi begitupun dengan keluarganya,” paparnya.

Sementara itu, orang tua dari Labib, Maman Firmansyah berterimakasih atas bantuan yang diberikan .Bahkan, dia pun tidak kuasa menahan tangis.

** Andres

Nanggung Lakukan PTM 100 Persen

0

Nanggung | Jurnal Bogor

Pascalibur hari raya Idul Fitri 2022 sejumlah sekolah di wilayah Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor melaksanakan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) 100 persen. Seperti di Sekolah Dasar Negeri (SDN) 02, Desa Parakanmuncang. Pihak sekolah memberlakukan PTM 100 persen dengan protokol kesehatan Covid-19. 

“Alhamdulillah di sekolah (SDN Parakanmuncang 02) sudah PTM 100,” kata Kepala Sekolah SDN Parakanmuncang 02 Ondeng Sofwanudin kepada Jurnal Bogor, Kamis (12/05).

Namun, kata Ondeng, karena saat ini hari pertama masuk sehingga pembelajaran secara langsung belum diberlakukan. Pihak sekolah baru melakukan halal bihalal setelah para siswa menjalani libur Lebaran 2022.

“Ya belum, karena hari ini hari pertama masuk, sehingga kita isi dengan acara halal bihalal,” ujarnya.

Menurut Ondeng, pihaknya memang sudah sejak jauh-jauh hari mempersiapkan untuk PTM 100 persen, selain sudah hampir memenuhi target dari vaksinasi satu, dua dan booster.

Selain itu, pihak sekolah juga menerapkan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) untuk antisipasi adanya kasus hepatitis akut.

“Meski kapasitas dalam proses pembelajaran sudah 100 persen. Tapi untuk jam belajar para siswa masih akan dibatasi, sesuai dengan kebijakan surat edaran,” paparnya.

Sementara, Kasi pendidikan dan kesehatan Kecamatan Nanggung Ida Nurhidayati menyatakan, bahwa sesuai dengan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level dua di wilayah Nanggung PTM sudah 100 persen dan Prokes tetap dilakukan dengan ketat.

“Di (rapat) Minggon kemarin dokter sudah sosialisasi kepada para kepala desa dan penilik dan bahan sosialisasi sudah di share. Antisipasinya tetap PHBS,” tukasnya.

** Andres

UPT Jalan Cigudeg Tangani DPT yang Amblas

0

Nanggung | Jurnal Bogor

Unit Pelaksana Teknis (UPT) Jalan dan Jembatan wilayah VI Cigudeg menangani Tembok Penahan Tanah (TPT) yang ambrol.

TPT yang ambrol terjadi beberapa waktu lalu di  diruas Jalan Panjaungan-Curugbitung, tepatnya di Kampung Pakapuran, Desa Parakanmuncang, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor.

UPT Jalan Cigudeg melalui pengamat jalan wilayah Kecamatan Nanggung H Idris mengatakan, pascaambrolnya dinding penahan tanah Daerah alirah sungai (Das) di jalan milik Kabupaten Bogor, pihaknya satu pekan pihak UPT Jalan dan Jembatan melakukan penanganan dengan dibangunnya TPT tersebut.

TPT dibangun sepanjang 12 meter dan tinggi 6 meter  karena  kalau tidak segera ditangani khawatir bisa berdampak pada bangunan badan jalan. “Selain pengerjaan DPT berikut saluran saluran air pada gorong gorong diganti dengan sistem book cover,” ujar H Idris kepada Jurnal Bogor, Kamis (12/5).

Dengan dibangunnya TPT dan bahu jalan, saat ini diimbau penggunaan jalan yang melewati harus berhati hati.

Ia menyebut ambronya TPT tersebut selain pengaruh hujan, begitu juga kondisi  gorong-gorong yang sudah sudah lapuk karena dibangun  sejak  zaman Belanda. “Salah satu penyebab TPT ambrol, saluran air pada bangunan gorong-gorong tersumbat,” ujarnya.

Ditambah dampak getaran  kendaraan besar yang setiap hari melintas di jalur itu. Sebelum dibangun TPT terlebih dahulu dilakukan penanganan sementara dengan memasang rambu-rambu di lokasi.

** Arip Ekon

Mentan SYL Tinjau Posko dan Peternakan di Gresik, Pastikan Penanganan PMK Terkendali dan Optimal

0

Gresik | Jurnal Bogor

Penyakit mulut dan kuku  (PMK) pada hewan ternak ditemukan di sejumlah daerah di Jawa Timur (Jatim). Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo, gerak cepat turun ke lapangan dan mengunjungi Kabupaten Gresik sebagai salah satu wilayah yang terkonfirmasi penyakit ini.

Usai mengunjungi peternak dan posko penanganan PMK di Gresik, Mentan Syahrul memastikan penanganan dan penanggulangan PMK di Jawa Timur berjalan baik dan terkendali.

Ia menyebut Kementerian Pertanian (Kementan) akan mendukung penuh upaya berjenjang yang dilakukan pemerintah daerah dalam penanganan dan pengendalian PMK.

“Saya bersama seluruh Dirjen di Kementan dan Forkopimda beserta Bupati Gresik dan Empat Bupati lainnya hadir di lapangan. Ini menandakan apa yang diminta Bapak Presiden agar seluruh kekuatan di pemerintah pusat dan daerah secara serius melakukan penanganan yang maksimal” ungkapnya di Balai Desa Sembung, Kecamatan Wringin Anom, Kabupaten Gresik.

Indonesia tercatat bebas PMK sejak 1986 dan mendapatkan pengakuan internasional pada 1990.

Untuk itu, Mentan Syahrul berharap berbagai upaya mitigasi yang dilakukan pihaknya bersama pemerintah daerah dapat secara optimal menekan penyebaran PMK dan mengantar kembali Indonesia sebagai negara bebas PMK.

“Indonesia menjadi negara yang bebas PMK di Asia dari 1990, dan ternyata beberapa hari lalu kita harus berhadapan dengan PMK, tetapi dari hasil tes dan pemantauan di lapangan, disertai jumlah yang terinfeksi dengan tingkat kematiannya yang bisa dikatakan rendah, kita harapkan PMK kali ini berada pada level ringan,” terang Syahrul.

Dukungan yang diberikan Kementan, menurut Syahrul, tidak hanya sebatas pengerahan tim lapangan maupun obat – obatan. Ia memastikan pihaknya akan bekerja cepat meneliti dan menghasilkan vaksin PMK.

“Kami akan terus bekerja, kami lakukan langkah – langkah terpadu yang dapat meminalisir angka penyebaran, baik dengan isolasi, lockdown wilayah atau kandang, kita lakukan tracing, dan intervensi obat – obatan, dan secepatnya kami dapatkan serotype dari PMK ini dan kami dapat segera mungkin menghasilkan vaksinnya,” kata Syahrul.

Dikesempatan yang sama, Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani, mengapresiasi upaya Kementan dalam penanggulangan PMK. Ia mengaku dukungan penuh Kementan akan mempercepat dan mempernudah pihaknya dalam melakukan sejumlah strategi penanganan PMK.

“Pak Menteri sangat luar biasa, kami di daerah sangat berterimakasih, sambil menunggu vaksin dari Kementan, lakukan pendataan yang valid dan terukur, dan sesuai arahan Pak Menteri kami akan lakukan pembukaan pelan pelan pada pasar ternak tentu dengan pengecekan, mudah – mudahan kita bisa hadapi PMK ini,” ujarnya.

Sebagai informasi, sejak ditemukannya kasus konfirmasi positif PMK pada awal Mei lalu di Jawa Timur. Kementan telah memberikan sejumlah bantuan. Dalam kesempatan tersebut, Mentan SYL berkesempatan memberikan bantuan tahap kedua kepada Pemprov Jatim berupa Desinfektan, Antibiotik, Vitamin, Antiradang, APD dan sejumlah unit handsprayer manual.

Terkait hal ini, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP), Dedi Nursyamsi, menyampaikan SDM Pertanian ikut berperan penting dalam mendampingi peternak untuk melakukan pencegahan penyebaran penyakit ini.

“Balai-Balai Pelatihan Peternakan dan Kesehatan Hewan dibawah Kementan kita gerakan untuk memberikan pelatihan bagaimana mencegah dan mengendalikan penyakit PMK bagi hewan ternak, diharapkan dengan diberikannya pelatihan ini peternak mampu mengendalikan dan menangani secara tepat serta tentunya tidak panik terhadap wabah penyakit ini,” ujar Dedi.

** BPPSDMP/PPMKP

Kota Bogor Masih Terapkan PTM 50 Persen

0

JURNAL INSPIRASI – Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di Kota Bogor pada jenjang pendidikan Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) masih dilaksanakan dengan kapasitas 50 persen. Padahal, Kota Bogor sudah memenuhi syarat menyelenggarakan PTM 100 persen sesuai SK Empat Menteri.

Kepada wartawan, Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bogor, Hanafi mengatakan bahwa PTM tetap dilaksanakan 50 persen bukan karena maraknya hepatitis akut, melainkan memang sudah direncanakan sebelumnya.

“Bukan karena adanya hepatitis. Kita bisa PTM 100 persen karena pencapaian vaksin di tenaga pendidikan sudah diatas 80 persen, tapi kami di Kota Bogor tetap melaksanakan PTM 50 persen. Bila nantinya melihat kondisi Covid-19 landai akan kita lakukan 100 persen,” ujar Hanafi, Kamis, (12/5).

Kata dia, walaupun PTM 50 persen, keberadaan kantin sekolah tetap diperbolehkan untuk buka. Tetapi, harus menggunakan protokol kesehatan (prokes) ketat.
diperbolehkan.

Sedangkan, sambungnya, untuk pelaksanaan PTM secara 100 persen, rencananya akan digelar pada tahun ajaran baru di bulan Juli mendatang. 

Terkait dengan antisipasi hepatitis akut yang menyerang anak, Hanafi mengaku, pihaknya secara fungsional terus berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Kota Bogor, dan membuat surat edaran terkait penyakit tersebut agar sekolah dan orangtuan dapat menjaga kesehatan anak-anak.

“Sifatnya menghimbau kepada orang tua siswa. Menganjurkan kepada orang tua untuk menjaga kesehatan dan sebagainya. Kita belum mengambil kebijakan-kebijakan lain soal penyebaran penyakit itu,” ungkap dia.** Fredy Kristianto

Dedie Sebut Laporan Keuangan Tanggungjawab Manajemen Perumda Jasa Transportasi

0

JURNAL INSPIRASI – Belum diserahkannya laporan pertanggungjawaban keuangan tahun 2021 dan program Buy The Service (BTS) oleh Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Jasa Transportasi kepada DPRD terus menjadi sorotan, seiring dengan mundurnya Lies Permana Lestari dari kursi direktur.

Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim menyebut bahwa laporan keuangan itu bersifat satu paket dari managemen Perumda Jasa Transportasi bukan berasal dari direktur saja.

“Syarat pengunduran diri Bu Lies itu memberikan laporan selama menjabat termasuk keuangan dan PR yang masih harus diselesaikan,” kata Dedie kepada wartawan, Kamis (12/5).

Dedie menyebut bahwa Lies sudah menyerahkan laporan, hanya saja untuk laporan ke DPRD masig dalam proses. Namun, ia mengaku belum mengetahui sedetail apa laporannya.

“Saya ngga hafal atuh sedetail apa. Teknisnya tanya Bu Sekda,” tegas Dedie.

Sementara itu, Anggota Komisi III DPRD Kota Bogor Zaenul Mutaqin mengkritisi penunjukan plt direktur utama perusahaan pelat merah itu. Menurutnya, pemkot jangan asal menunjuk, sebab dalam pelaksanaan pekerjaannya harus dibarengi dengan rencana apa yang akan dilakukan baik itu tata kelola perusahaan kemudian pembenahan menajemen serta pengelolaan armada.

“Harus dibarengi dengan rencana itu, kalau tidak ada rencana atau belum ada rencana, ya sama aja bohong, nunjuk siapapun ya akan seperti itu,” ujarnya.

Ia pun heran kenapa direktur Perumda Jasa Transportasi mengundurkan diri. Padahal, posisi direktur merupakan hasil dari seleksi yang dilakukan Pemkot Bogor.

“Hal ini tidak bisa dianggap enteng. Sebab, perumda masih tercatat perusahaan milik pemerintah daerah. Oleh karenanya, harus disikapi dengan serius oleh Wali Kota Bogor,” ungkapnya.

Kata dia, selama tidak ada tindakan atau action yang arahnya untuk pembenahan ke manajemen, tata kelola perusahaan maupun pengelolaan armada, bisa saja nanti plt juga ikut mengundurkan diri.

“Banyak permasalahan di perusahaan itu. Dulu saya pernah menyampaikan bahwa PDJT itu sebenarnya statusnya jadi BLUD saja, tapi ternyata sekarang menjadi perumda. Kemudian menggandeng beberapa pihak perusahaan untuk bekerja sama, ya otomatis lebih kompleks dan ini harus ada tindakan serius dari pemkot,” tandasnya.** Fredy Kristianto

.

Revitalisasi Stadion Pajajaran, Pemkot Tunggu Arahan Jokowi

0

JURNAL INSPIRASI – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor masih menunggu keputusan Presiden Jokowi untuk merevitalisasi kawasan Stadion Pajajaran. Hal itu lantaran biaya pengerjaannya bakal bersumber dari APBN.

Wali Kota Bogor, Bima Arya menyebut bahwa kebutuhan anggaran pembangunan Stadion Pajajaran diperkirakan mencapai ratusan miliar rupiah. Sehingga dibutuhkan arahan Jokowi, apakah dana bantuan nantinya diperuntukan bagi pusat pemerintahan atau Stadion Pajajaran.

Ia berharap, bila Presiden Jokowi bisa menyetujui anggaran pembangunan Stadion Pajajaran, sehingga pelaksanaan dapat dimulai 2023 mendatang.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Bogor, Herry Karnadi mengatakan bahwa tahapan pembangunan Stadion Pajajaran tinggal menunggu tandatangan dari Presiden Jokowi. Sebab, pembuatan drafting Intruksi Presiden (Inpres) sudah selesai. 

“Persyaratan administrasinya sudah selesai, sekarang tinggal proses dua tahap lagi nih, penandatanganan Inpres oleh pak presiden dan penganggaran sebelumnya masih empat tahap. Tetapi setelah drafting Inpresnya selesai tinggal tanda tanggan presiden dan penganggaran setelah itu,” ucap Herry.

Kendati demikian, Herry tidak menjelaskan secara rinci anggaran kebutuhan yang akan diberikan oleh pemerintah pusat.

Namun, kata dia, kebutuhan anggaran untuk revitaliasai stadion mencapai ratusan miliar.

“Masih kita godok lagi belum ada angka pastinya karena semua di kementerian PU. Target pembangunannya tahun depan,” pungkasnya.** Fredy Kristianto