28.3 C
Bogor
Thursday, February 5, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 9

GM Witel Priangan Barat Serahkan Bantuan Sarana Air Bersih ke Ponpes Mabda Islam Sukabumi

0

Sukabumi | Jurnal Bogor
GM Witel Priangan Barat, Dode Suparman, menyerahkan bantuan sarana air bersih kepada Yayasan Cinta Dakwah Indonesia Pondok Pesantren Mabda Islam, yang berlokasi di Kecamatan Nyalindung, Kabupaten Sukabumi, Jumat (23/1/2026).

Penyerahan bantuan ini merupakan bentuk kepedulian dan komitmen Telkom melalui Witel Priangan Barat dalam mendukung ketersediaan sarana dasar yang layak, khususnya akses air bersih, bagi lingkungan pendidikan keagamaan dan masyarakat sekitar.

GM Witel Priangan Barat disambut oleh perwakilan Pondok Pesantren Mabda Islam, yaitu Bapak Dadang Suparman, Ustaz Zainal Abidin selaku Ketua Pondok Pesantren Mabda Islam, Ustaz Aang Yusup, dan Ustaz Udas.

Bantuan sarana air bersih ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari santri dan pengelola pondok pesantren, sekaligus mendukung terciptanya lingkungan yang sehat dan nyaman untuk kegiatan belajar dan ibadah.

Melalui kegiatan ini, Witel Priangan Barat berharap sinergi dan silaturahmi dengan Pondok Pesantren Mabda Islam dapat terus terjalin dengan baik, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan lingkungan sekitar.

(yev/cc)

Bandung Starts Here, Wadah Komunitas Seni Lahir di 23 Paskal Shopping Center

0

Bandung | Jurnal Bogor
Bandung Starts Here hadir di 23 Paskal Shopping Center. Ini event community tahunan perdana mengkolaborasikan seni, kuliner dan musik.

Kegiatan ini berlangsung sampai 25 Januari 2026 dengan mengusung semangat “23 Paskal adalah Rumah Baru untuk Seluruh Komunitas di Bandung”.

Event ini juga sebagai bentuk apresiasi terhadap komunitas, seniman lokal, dan partner yang
selama ini tumbuh bersama.

Bandung Starts Here hadir sebagai ruang terbuka untuk berekspresi, berkolaborasi, dan menunjukkan talenta, sekaligus memperkuat ekosistem kreatif Bandung. Melalui event ini, 23 Paskal ingin menciptakan ruang aman dan inklusif bagi komunitas dan juga artis lokal.

Mereka bisa menampilkan karya, ide, serta potensi mereka di ruang publik yang terbuka dan mudah terjangkau masyarakat.

“Bandung Starts Here adalah awal dari komitmen kami. 23 Paskal bukan hanya pusat
perbelanjaan, tetapi rumah baru bagi komunitas berkumpul, berkreasi, dan saling
mengapresiasi,” ujar Indra Pratama Wicaksono selaku Campaign, Experience &
CRM Manager 23 Paskal.

Agenda Bandung Starts Here
Adapun kegiatan acara Bandung Start Here melibatkan ribuan partisipan, di antaranya;

  1. Redmiller Blood & Re-Exp Exhibition
    Pameran karya kreatif dari komunitas dan local artist yang menghadirkan eksplorasi
    visual dan ide segar khas Bandung.
  2. Workshop Mewarnai & Kreasi Anak
    Lebih dari 1.000 anak berpartisipasi dalam workshop kreatif bersama Redmiller Blood &
    Re-Exp sebagai bentuk dukungan terhadap kreativitas sejak dini.
  3. The Majestic Cake Meeting
    Ruang temu komunitas Pattisier kreatif dan pelaku industri untuk berbagi ide, inspirasi,
    dan kolaborasi serta menampilkan cake yang beraneka ragam keunikan dengan cerita
    dibaliknya.
  4. Bandung Bernyanyi
    Sebanyak 500 peserta turut ambil bagian dalam momen kebersamaan melalui musik
    dan suara. Hal ini sekaligus memperkuat identitas Bandung sebagai kota kreatif dan kolaboratif.
  5. Community Gala
    Malam apresiasi khusus sebagai bentuk penghormatan kepada komunitas yang menjadi
    partner 23 Paskal. Ini menjadikan 23 Paskal sebagai mall pertama yang menghadirkan
    malam apresiasi bagi komunitas partnernya.

Pintu Jejaring Komunitas
Melalui Bandung Starts Here, 23 Paskal tidak hanya menyasar komunitas di Kota Bandung. Akan tetapi membuka kesempatan bagi seluruh komunitas se-Jawa Barat untuk ikut andil, menunjukkan bakat, dan memperluas jejaring kolaborasi.

Harapannya, ruang lingkup Bandung Starts Here akan terus berkembang dan menjangkau komunitas yang lebih luas dari tahun ke tahun.

Bandung Starts Here menjadi bukti nyata bahwa 23 Paskal adalah rumah baru bagi seluruh
komunitas di Bandung. Ruang kreativitas dimulai, kolaborasi terbangun, dan
apresiasi diberikan.

** Wawan Hermawanto

Kondisi Jalan Rusak Parah di Ace Tabrani Picu Lonjakan Kecelakaan

0

Nanggung | Jurnal Bogor
Ruas Jalan Raya Ace Tabrani hingga Curug Bitung yang masuk dalam klasifikasi jalan Kabupaten kini dalam kondisi rusak parah. Jalan tersebut dipenuhi lubang-lubang besar yang membahayakan keselamatan pengguna jalan, khususnya pengendara sepeda motor.

Kerusakan struktural jalan itu telah memicu peningkatan angka kecelakaan. Banyak pengendara, terutama roda dua, terperosok ke dalam lubang yang seringkali tidak terlihat karena tertutup genangan air hujan. Situasi menjadi lebih kritis saat musim penghujan, di mana kondisi jalan yang licin dan berlubang semakin mengintai.

“Jumlah kecelakaan meningkat saat musim hujan karena kondisi jalan licin dan lubang-lubang besar tidak terlihat akibat tertutup air,” ujar Aceng seorang warga setempat.

Akibatnya, tidak sedikit korban yang mengalami luka cukup parah dan harus dilarikan ke rumah sakit terdekat. “Kalau yang luka ringan seperti lecet dan lebam sudah sangat banyak,” tambahnya.

Kekhawatiran serupa disampaikan Agam, pemilik bengkel motor di sekitar lokasi, yang sering menyaksikan langsung kecelakaan akibat jalan berlubang.

“Dari kemarin siang sampai sore, Senin (26/1) sudah tiga motor mengalami kecelakaan. Salah satunya menimpa Ronal, karyawan PT Sinar Mas, warga Cibeteng Muara, yang mengalami luka di tangan dan kaki. Kami bantu menepi ke pinggir jalan. Kasihan, banyak yang luka-luka,” tutur Agam.

Warga setempat berharap Pemerintah Daerah melalui dinas PUPR, segera melakukan perbaikan total terhadap ruas jalan tersebut. Mereka khawatir jika dibiarkan, kerusakan ini bukan hanya menyebabkan luka-luka, tetapi dapat memakan korban jiwa.

Perbaikan infrastruktur jalan dinilai mendesak untuk menghentikan tren kecelakaan dan menjamin keamanan bagi ribuan pengguna jalan setiap harinya.

** Rahman Efendi

Pemkot Bogor Tata Angkot ‘Ala Jaklingko’

0

Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor menata angkutan perkotaan (Angkot) yang sudah berusia tua. Tujuan tak lain agar pengguna jasa transportasi aman dan nyaman menggunakan jasa transportasi di Kota Bogor.

Upaya pembenahan transportasi publik di Kota Bogor terus berlangsung. Penataan angkot tua ini mengusung konsep ala Jaklingko seperti yang telah diterapkan di DKI Jakarta.

Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim mengatakan, konsep tersebut menjadi bagian dari realisasi program rerouting, konversi, dan peremajaan angkutan umum yang saat ini sedang berjalan.

“Sebagian sudah terimplementasi melalui program Buy The Service (BTS) BisKita. Peremajaan saat ini sedang dikaji dan akan dituangkan dalam Peraturan Wali Kota (Perwali),” ujar Dedie.

Dedie menegaskan, Perwali yang sedang disusun tidak mengatur ulang batas usia teknis Angkot. Aturan tersebut, kata dia, hanya akan memperjelas arah kebijakan peremajaan dan konversi angkutan umum di Kota Bogor.

“Dari berbagai masukan masyarakat dan akademisi, konsepnya mengacu pada model Jaklingko di Jakarta yang modern dan nyaman,” jelasnya.

Saat ini, Pemkot Bogor masih merampungkan tata cara dan persyaratan bagi pelaku usaha maupun perorangan yang akan mengikuti program peremajaan angkutan umum tersebut.

Terkait usia teknis, Dedie menegaskan bahwa batas usia operasional angkutan umum tidak bisa diubah. Ketentuan itu telah diatur secara tegas dalam Perda Nomor 8 Tahun 2023 dan Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 98 Tahun 2013.

“Usia teknis maksimal operasional angkutan perkotaan ditetapkan 20 tahun,” tegasnya.

Dengan demikian, tuntutan perpanjangan usia teknis angkot dari 20 tahun menjadi 25 tahun dipastikan tidak dapat dipenuhi, karena bertentangan dengan regulasi yang berlaku.

“Tuntutan tersebut mustahil dipenuhi karena sudah final sesuai Perda 8 Tahun 2023,” kata Dedie.

Berdasarkan data Dinas Perhubungan (Dishub), jumlah angkot tua di Kota Bogor saat ini mencapai 1.854 unit, dari total 2.714 kendaraan angkutan kota yang masih eksisting.

Dari data tersebut, terdapat tiga trayek dengan jumlah angkot tua terbanyak. Urutan pertama ditempati trayek 02 AK, dengan 196 angkot berusia di atas 20 tahun dari total 309 unit yang masih beroperasi.

Urutan kedua diduduki trayek 17 AP, dengan 188 angkot berusia di atas 20 tahun dari total 216 unit eksisting. Selanjutnya trayek 03 AK, dengan jumlah angkot tua mencapai 140 kendaraan dari total 248 unit yang kini masih mengaspal.

Sekadar diketahui, Jaklingko merupakan sistem transportasi umum terintegrasi yang menggabungkan berbagai moda, seperti TransJakarta, MRT, LRT, dan Mikrotrans.

Ke depan, peran Angkot ini nantinya menjadi Mikrotrans. Mikrotrans dalam sistem Jaklingko berperan sebagai angkutan pengumpan (feeder) utama yang menghubungkan kawasan pemukiman, pasar, dan pemukiman padat langsung ke jaringan transportasi utama seperti halte Transjakarta, stasiun KRL, dan MRT. Armada Mikrotrans ini standarnya ber-AC dan sistem pembayaran terintegrasi (gratis/subsidi), Mikrotrans meningkatkan konektivitas first-mile dan last-mile serta efisiensi mobilitas warga.

Program Tarif Integrasi adalah keunggulan dari sistem pembayaran JakLingko Indonesia. Sejak Agustus 2022, biaya perjalanan maksimal terintegrasi untuk tiga moda transportasi Transjakarta, MRT Jakarta, dan LRT Jakarta adalah Rp10.000 (Sepuluh Ribu Rupiah).

Pengguna akan mendapatkan manfaat tarif integrasi, bila menggunakan lebih dari satu moda transportasi. Sebaliknya, bila pengguna hanya menggunakan satu moda, maka masing-masing moda transportasi akan mengenakan tarif normal yaitu Rp3.500 untuk Transjakarta, Rp5.000 untuk LRT Jakarta, serta tarif maksimal rute terjauh sebesar Rp14.000 untuk MRT Jakarta.

Manfaat tarif integrasi juga bisa dirasakan oleh pengguna Kartu Uang Elektronik (KUE) non-JakLingko, seperti E-money, Brizzi, Tap Cash, Flazz, dan JakCard.

Wakil Bupati Bogor Tinjau Longsor di SDN Pasir Jawa 01 Cigombong

0

Cigombong | Jurnal Bogor
Sekolah Dasar Negeri (SDN) Pasir Jawa 01, Desa Pasir Jaya, Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor, yang mengalami bencana tanah longsor pada Jumat (23/1) lalu, mendapat perhatian langsung dari Wakil Bupati Bogor, Ade Ruhandi. Wakil Bupati meninjau lokasi longsor usai menghadiri kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) di Kantor Kecamatan Cigombong, Senin (26/01/26).

Dalam kunjungan tersebut, Wakil Bupati Bogor didampingi Camat Cigombong R.E. Irwan Somantri, Kepala Desa Pasir Jaya Suhandra Hendrawan, anggota DPRD Kabupaten Bogor Wawan Haikal Kurdi, serta Ketua PK KNPI Kecamatan Cigombong.

Ade Ruhandi yang akrab disapa Ade Jaro mengatakan, peninjauan dilakukan sebagai tindak lanjut laporan dari pihak kecamatan terkait adanya longsor di lingkungan sekolah.

“Setelah kegiatan Musrenbang, kami bersama Pak Camat langsung meninjau lokasi longsor karena adanya laporan dari Kecamatan Cigombong bahwa terdapat sekolah yang tebingannya mengalami longsor,” ujarnya.

Ia menjelaskan, longsornya tebing sekolah berdampak pada bangunan sekolah, khususnya dinding yang mengalami retak-retak dan berpotensi membahayakan keselamatan siswa. Kondisi tersebut akan segera dilaporkan kepada Bupati Bogor dan dinas terkait untuk ditindaklanjuti.

“Ke depan, apakah sekolah akan direlokasi atau dibangun Tembok Penahan Tanah (TPT), akan dilakukan kajian terlebih dahulu oleh tim. Namun yang pasti, penanganan akan dilakukan secepatnya karena pendidikan sangat penting. Kami upayakan tahun 2026 sudah bisa dilaksanakan,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala SDN Pasir Jawa 01, Hadliasyah, mengungkapkan bahwa longsor terjadi pada Jumat, 23 Januari, sekitar pukul 15.00 WIB. Peristiwa tersebut langsung dilaporkan ke pihak Kecamatan Cigombong dan mendapat respons cepat.

“Setelah kami melapor, Pak Camat datang malam harinya dan meminta agar tiga ruang kelas dikosongkan karena membahayakan siswa. Sebanyak 40 siswa terpaksa diungsikan sementara karena ruang kelas sudah tidak layak digunakan,” jelasnya.

Ia berharap, dengan adanya kunjungan Wakil Bupati Bogor, proses penanganan dan pembangunan kembali sekolah dapat segera direalisasikan demi kelancaran kegiatan belajar mengajar.

“Alhamdulillah, setelah kedatangan Pak Wakil Bupati, kami berharap sekolah ini bisa segera dibangun kembali,” pungkasnya.

** Yudi

Infrastruktur di Desa Rusak Akibat Curah Hujan

0

Cisarua | Jurnal Bogor
Pemerintah desa pada tahun 2025 melakukan berbagai kegiatan pembangunan mulai dari pengaspalan, betonisasi dan kegiatan pembangunan lainnya. Namun kini banyak yang mengalami kerusakan. Khususnya pengaspalan dan tembok penahanan tebing tidak kuat akibat tingginya curah hujan yang turun di wilayah Puncak.

Pantauan di beberapa lokasi, infrastruktur yang banyak mengalami kerusakan adalah ruas-ruas jalan, baik itu jalan milik Kabupaten Bogor maupun jalan milik desa. Kondisinya badan jalan menjadi berlubang dan sebagian aspalnya mengelupas. Tidak hanya itu, badan jalannya juga yang tadinya rata kini menjadi bergelombang.

“Curah hujannya cukup tinggi, banyak fisik hasil pembangunan tahun 2025 mengalami kerusakan. Mulai dari aspal jalannya yang mengelupas, hingga ke fisik jembatan yang hancur akibat air yang deras. Salah satu contoh fisik bangunan yang hancur akibat curah hujan yang tinggi yaitu jembatan Pasir Ipis di Desa Batulayang. Akibatnya Dua Desa Batulayang dan Tugu Utara kini terputus aksesnya. Jembatan itu di bangun oleh dana bantuan keuangan tahun lalu, ” ujar Yanto, pengawas dari UPT JJ Ciawi.

Adanya hal tersebut, di Musrenbang tingkat Kecamatan Cisarua, dipastikan bakal banyak yang mengalami perubahan.

“Kondisi seperti itu, adanya bencana alam, akan berdampak kepadaMmusrenbang di tingkat kecamatan. Terlebih, Cisarua merupakan wilayah yang cukup rawan terjadinya bencana alam, ” pungkas Yanto.

** Dadang Supriatna

Pra Musrenbang, Kecamatan Ciawi Siap Bangun Taman Hutan Kota

0

Ciawi | Jurnal Bogor
Pemerintah Kecamatan Ciawi menggelar Pra Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Pra Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun Anggaran 2027 di aula Kecamatan Ciawi, Kabupaten Bogor, Senin (26/1/2026).

Kegiatan ini merupakan tahapan awal dalam proses perencanaan pembangunan daerah dengan mengusung tema “Pengembangan Pusat Pertumbuhan Ekonomi Baru dalam Rangka Penurunan Ketimpangan Wilayah, Kemiskinan, dan Pengangguran.” Forum tersebut dihadiri unsur Forkopimcam Ciawi, para kepala desa, serta pemangku kepentingan di lingkup Kecamatan Ciawi.

Pelaksana Tugas (Plt) Camat Ciawi, Denny Kuswara, M.M., dalam sambutannya menegaskan bahwa Pra Musrenbang menjadi forum strategis untuk menyerap aspirasi masyarakat dan menyelaraskannya dengan arah kebijakan pembangunan Kabupaten Bogor.

“Pra Musrenbang ini menjadi wadah penting untuk menyatukan aspirasi masyarakat dengan kebijakan pembangunan daerah. Setiap usulan harus berbasis kebutuhan riil masyarakat dan memberikan dampak langsung bagi peningkatan kesejahteraan warga,” ujar Denny Kuswara.

Dalam kesempatan tersebut, ia juga menyampaikan program strategis Bupati Bogor terkait pembangunan Taman Hutan Kota di setiap kecamatan se-Kabupaten Bogor. Untuk Kecamatan Ciawi, program tersebut dinilai berpeluang besar untuk direalisasikan karena ketersediaan lahan di Desa Bojongmurni, hasil dukungan dan pemberian dari Kepala Desa setempat.

“Insya Allah program Taman Hutan Kota di Kecamatan Ciawi dapat direalisasikan. Lahan sudah tersedia di Desa Bojongmurni, namun lokasinya berada di ujung wilayah kecamatan dan di lereng bukit, sehingga diperlukan perencanaan teknis yang matang agar aman dan berkelanjutan,” jelasnya.

** Dadang Supriatna

Pengendara Terganggu, RM Alam Sunda Gunakan Badan Jalan Untuk Parkir

0

Megamendung | Jurnal Bogor
Adanya tamu yang makan di rumah makan Alam Sunda, di jalan Raya Puncak, Desa Cipayung Datar, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor membuat para pengendara yang melintas di kawasan tersebut merasa terganggu. Terlebih, jika satu arah sedang diberlakukan kawasan tersebut menjadi salah satu penyebabnya kemacetan.

Agus, warga Cisarua menceritakan hampir saja mengalami kecelakaan di saat melintas di depan RM Alam Sunda. Diterangkannya, siang itu ia mengendarai sepeda motornya sepulang dari Ciawi, tepat di depan RM Alam Sunda, sebuah Kijang Innova dan beberapa kendaraan lainnya parkir di badan jalan. Pengemudi Inova tersebut membuka pintu sopir, saat itu datang Agus yang melaju dari arah belakang yang reflek mengerem sepeda motornya hingga kecelakaan itu bisa dihindari.

“Sangat berbahaya tamu RM Alam Sunda parkir di badan jalan raya Puncak. Saya waktu itu nyaris menabrak pintu mobil kijang Innova yang dibuka oleh sopirnya. Untung, saat saya tidak lengah dan langsung ngerem secara mendadak, ” ujarnya.

Beberapa warga lainnya meminta supaya Dinas Perhubungan Kabupaten Bogor tidak tinggal diam.

“Memang sering para tamu itu parkir di badan jalan. Ini terjadi akibat parkir di dalam penuh. Mau tidak mau pengunjung yang hendak makan tersebut parkir di pinggir badan jalan. Untuk hal ini, petugas Dishub Kabupaten Bogor supaya memberikan himbauan kepada pengurus RM Alam Sunda. Jalur itu merupakan jalur cepat yang sangat riskan terjadinya kecelakaan, ” pungkas Solehudin.

** Dadang Supriatna

Peninggalan Raja Purnawarman di Batutulis Masih Terjaga

0

Nanggung l Jurnal Bogor
Keberadaan Situs Prasasti Jambu peninggalan purbakala sejarah Raja Purnawarman di Desa Batutulis, Nanggung, Kabupaten Bogor masih terjaga dan tertata rapi.

Batu andesit besar berusia lebih dari 1.500 tahun silam seolah menyimpan energi masa lalu yang masih terasa hingga kini. Terletak di ketinggian 485 mdpl, prasasti ini menjadi bukti kuat kejayaan Kerajaan Tarumanagara.

Juru Kunci Situs Prasasti Jambu Yatno mengatakan, situs ini pertama kali ditemukan oleh warga negara Belanda pada tahun 1854.

“Jonathan Rigg pada tahun 1854 dulu disini kebun jambu sampai ke Sadeng sana sejarahnya begitu prasasti Jambu Koliangkak,” ujarnya, Senin (26/1/2026).

Menurutnya, meskipun tidak mendapatkan perhatian secara menyeluruh, akan tetapi dengan adanya juru kunci mendapatkan honor setidaknya perawatan situs bisa lebih optimal.

“Alhamdulillah diperhatikan, disini cuma inisiatif beli-beli bahan seperti sapu, pengki, kita sendiri disini, tapi terkait perhatian khusus jarang,” jelasnya.

Ia mengatakan, bahwa saat ini dirinya telah dilantik menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) untuk mengurus situs tersebut.

“Alhamdulillah digaji 1 juta per bulan baru honor maksudnya, sudah masuk PPPK,” katanya.

Ia juga menuturkan bahwa cagar budaya tersebut sudah dipelihara oleh dua generasi.

“Baru kedua ini, kayaknya generasi kedua, sebenernya kan sekarang gak ada pensiun-pensiun sekarang gak ada PNS, PPPK semua,” bebernya.

Selain menjadi tempat destinasi wisata sejarah, situs peninghalan Raja Purawarman ini kerap dijadikan tempat pembelajaraan oleh siswa dan mahasiswa.

“Alhamdulillah rame belajar, piknik aja kayak begitu kebanyakan disini belajar, kebanyakan anak sekolah disini,” pungkasnya.

** Arip Ekon