30.4 C
Bogor
Tuesday, March 24, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 9

Lebaran Sebentar Lagi, Jalan Cikopo Semakin Hancur

0

Cisarua | Jurnal Bogor
Arus mudik Lebaran tinggal menghitung hari, jalan alternatif Cikopo Selatan, Cisarua, Kabupaten Bogor merupakan jalur yang cukup tinggi mobilitasnya dilewati pemudik. Namun pantauan di beberapa lokasi, kondisi badan jalannya kini mengalami kerusakan yang cukup parah. Lubang-lubang bertebaran di sepanjang jalan menyebabkan rawannya kecelakaan di kawasan tersebut.

Seperti di kawasan Kampung Cidokom, Desa Kopo, sepanjang 200 meteran badan jalannya kini hancur. Aspalnya mengelupas hingga saat musim hujan seperti sekarang ini jalannya digenangi air. Dengan kondisi tersebut, warga juga para pengendara merasa terganggu.

“Akibat badan jalan yang berlubang dan hancur, rumah kita menjadi kotor terus. Kendaraan yang melintas mencipratkan air bercampur lumpur mengotori bagian teras rumah kita, ” tutur Said, warga Kopo.

Untuk menghindari terjadi kecelakaan akibat jalan berlobang, sebagian warga memberi tanda oleh ember atau kardus. Hal ini dilakukan supaya para pengendara mengetahui di lokasi tersebut banyak lubang.

“Sering terjadi kecelakaan sepeda motor yang tergelincir dan jatuh. Mereka terjebak oleh genangan air yang ternyata ada lubangnya, ” ungkap Edi.

Ia berharap, menjelang Lebaran ini Pemkab Bogor melakukan perbaikan terhadap kerusakan badan jalan tersebut.

“Sangat terganggu warga atau pengendara jika kondisi ini dibiarkan. Kami berharap ada upaya perbaikan terhadap kerusakan jalan tersebut. Terlebih, sebentar lagi akan mengadapi Idul Fitri, ” pungkas Edi.

** Dadang Supriatna

Buka Puasa Bersama, Iluni SMA Negeri 1 Parung Santuni 380 Anak Yatim

0

Parung | Jurnal Bogor
Kegiatan santunan anak yatim kembali digelar oleh Ikatan Alumni (Iluni) SMA Negeri 1 Parung dalam acara Santunan Yatim dan Buka Puasa Bersama yang ke-17, Sabtu (7/3/2026). Kegiatan sosial ini menjadi salah satu agenda rutin yang terus dilaksanakan setiap tahunnya, khususnya pada saat bulan Ramadhan.

Menariknya, kegiatan ini telah berlangsung secara konsisten selama 17 tahun, sejak pertama kali dilaksanakan pada tahun 2009 hingga tahun 2026 ini. Tradisi berbagi telah menjadi bukti kepedulian serta komitmen para alumni dalam menebarkan manfaat bagi sesama.

“Selain sebagai kegiatan sosial, acara ini juga menjadi ajang mempererat tali silaturahmi antaralumni SMA Negeri 1 Parung dari berbagai generasi. Tercatat, kegiatan ini diikuti oleh sekitar 37 angkatan alumni yang turut berpartisipasi dalam menyukseskan kegiatan tersebut,” ujar Ketua Panitia Santunan ke -17, Rayhan.

Dalam kegiatan ini, panitia menyalurkan santunan berupa paket sembako dan uang tunai kepada anak-anak yatim. Sasaran penerima santunan meliputi siswa dan siswi yatim SMA Negeri 1 Parung, anak yatim dari warga sekitar, serta anak yatim dari keluarga alumni sebanyak 380 paket santunan.

Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu meringankan kebutuhan para penerima sekaligus menjadi bentuk nyata kepedulian sosial para alumni terhadap lingkungan sekitar.

Selain kegiatan santunan, acara juga dimeriahkan dengan berbagai rangkaian kegiatan lainnya. Di antaranya penampilan bernyanyi solo yang menghibur para tamu undangan serta tausiyah yang memberikan ilmu dan motivasi.

Melalui kegiatan Santunan Yatim dan Buka Puasa Bersama ke-17 ini, Ikatan Alumni SMA Negeri 1 Parung berharap tradisi berbagi yang telah berjalan selama belasan tahun tersebut dapat terus dilanjutkan di masa mendatang, sekaligus memperkuat kebersamaan dan rasa kekeluargaan antaralumni.

** Wawan Hermawanto

Tarawih Keliling Peringati Nuzulul Quran, Polsek Ciomas Ajak Warga Tingkatkan Keamanan Lingkungan

0

Ciomas | Jurnal Bogor – Dalam rangka memperingati malam Nuzulul Quran di bulan suci Ramadan, Polsek Ciomas bersama unsur Forkopimcam melaksanakan kegiatan tarawih keliling di Masjid Jami Nurul Islam, Kampung Bojongsari, Desa Ciapus, Kecamatan Ciomas, Kabupaten Bogor, pada Sabtu malam (7/3/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Kapolsek Ciomas AKP Hendra Kurnia, Camat Ciomas, Danramil yang diwakili Babinsa, Kepala Desa Ciapus, Ketua MUI Desa Ciapus, Ketua BPD, para kiai, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta warga Desa Ciapus.

Kapolsek Ciomas AKP Hendra Kurnia dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan tarawih keliling ini merupakan upaya mempererat silaturahmi antara aparat pemerintah, TNI-Polri dan masyarakat di wilayah Kecamatan Ciomas.

Menurutnya, kehadiran unsur Forkopimcam dalam kegiatan tersebut juga menjadi sarana untuk menyampaikan pesan-pesan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) kepada warga.

“Kegiatan tarawih keliling ini menjadi momentum untuk memperkuat silaturahmi dengan masyarakat sekaligus mengajak warga bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolsek juga mengimbau masyarakat agar kembali meningkatkan kegiatan siskamling dengan mengaktifkan ronda malam guna mencegah terjadinya tindak pencurian maupun gangguan keamanan lainnya.

Selain itu, masyarakat juga diminta untuk mewaspadai potensi kerawanan kamtibmas yang sering terjadi selama bulan Ramadan, seperti tawuran remaja, geng motor, hingga perang sarung.

Ia juga menekankan pentingnya peran orang tua dalam mengawasi anak-anaknya, khususnya yang masih remaja, agar tidak terlibat dalam aksi tawuran, geng motor maupun tindak kriminalitas lainnya.

“Peran orang tua sangat penting dalam mengawasi anak-anaknya agar tidak menjadi pelaku maupun korban dari tindakan kriminalitas,” pungkasnya. Yudi

Kul-Ind Bogor Raya Berbagi Takjil dan Buka Puasa Bersama di Puri Mandalika

0

Kota Bogor | Jurnal Bogor – Komunitas Kuliner Indonesia (Kul-Ind) Bogor Raya menggelar kegiatan berbagi di bulan suci Ramadan dengan membagikan takjil kepada masyarakat. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Kantor Pusat Graha Kreatif Pendidikan dan Pelatihan Pangan Kul-Ind yang berada di kawasan Puri Mandalika, Cimahpar, Kota Bogor, Sabtu (7/3/2026).

Kegiatan sosial ini diawali dengan pembagian takjil kepada para pengguna jalan yang melintas di depan kantor Kul-Ind menjelang waktu berbuka puasa. Puluhan paket takjil dibagikan kepada masyarakat sebagai bentuk kepedulian dan berbagi kebahagiaan di bulan Ramadan.

Ketua Kul-Ind Bogor Raya, Subagiyo, mengatakan bahwa kegiatan berbagi ini merupakan agenda sosial yang dilakukan untuk mempererat kebersamaan sekaligus menumbuhkan semangat berbagi kepada sesama.

“Alhamdulillah, sedekah yang terkumpul sangat melimpah. Kegiatan diawali dengan pembagian takjil kepada masyarakat, kemudian dilanjutkan dengan buka puasa bersama dengan pemilik Puri Mandalika yang juga merupakan penasihat Kul-Ind, serta dihadiri divisi sosial, divisi bisnis development (bisdev), tim, dan karyawan,” ujar Subagiyo.

Ia menambahkan, saat ini Graha Kreatif Kul-Ind Puri Mandalika mengelola berbagai kegiatan, mulai dari catering, food court, pelatihan-pelatihan kuliner, hingga dapur Makan Bergizi Gratis (MBG). Ke depan, pihaknya berharap berbagai program tersebut dapat terus berkembang dengan menghadirkan ide-ide kreatif di bidang kuliner dan pemberdayaan masyarakat.

“Karena makanan yang tersedia cukup melimpah, sebagian juga kami bagikan kepada warga sekitar, dan ada juga yang dibawa pulang oleh tim serta karyawan untuk keluarga mereka,” tambahnya.

Melalui kegiatan ini, Kul-Ind Bogor Raya berharap dapat terus menebar manfaat bagi masyarakat serta memperkuat nilai kebersamaan dan kepedulian sosial, khususnya di bulan suci Ramadan. Yudi

Hujan Deras, Rumah Warga Cinagara Caringin Ambruk

0

Caringin | Jurnal Bogor – Akibat hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Caringin, satu unit rumah milik Yuyun, warga Kampung Cinagara RT 002 RW 005, Desa Cinagara, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor, ambruk pada Sabtu (7/3/2026). Beruntung dalam peristiwa tersebut tidak ada korban jiwa.

Kepala Desa Cinagara, Burhanuddin, membenarkan kejadian tersebut. Ia mengatakan rumah milik Yuyun ambruk saat hujan deras melanda wilayah tersebut.

“Memang benar rumah milik Ibu Yuyun ambruk saat hujan deras. Namun tidak seluruh bangunan roboh, hanya sebagian saja,” kata Burhanuddin.

Ia menjelaskan, bagian rumah yang ambruk merupakan dapur, sementara bagian kamar dan ruangan lainnya masih dalam kondisi baik sehingga masih bisa ditempati oleh keluarga pemilik rumah.

“Pemilik rumah bersama keluarganya tidak diungsikan karena yang ambruk hanya bagian dapur. Bagian kamar dan ruangan lainnya masih bisa digunakan,” jelasnya.

Setelah menerima laporan, pihak pemerintah desa bersama aparat terkait langsung mendatangi lokasi untuk membantu proses evakuasi material bangunan yang roboh.

“Tidak lama setelah mendapat laporan, kami dari pihak desa bersama Babinkamtibmas, Babinsa, Satpol PP Kecamatan, serta Linmas langsung ke lokasi untuk membantu evakuasi material yang ambruk,” tegasnya.

Ia juga mengimbau masyarakat agar selalu meningkatkan kewaspadaan saat terjadi hujan deras maupun angin kencang guna mengantisipasi potensi bencana.

“Kami meminta warga untuk selalu waspada. Jika terjadi sesuatu segera melapor kepada ketua RT atau pihak desa agar dapat segera dilakukan langkah penanganan,” pungkasnya. Yudi

Usai Tarawih, Warga Warung Limus Gotong Royong Benahi Drainase dan Jalan

0

Bogor Selatan | Jurnal Bogor – Semangat gotong royong warga Kampung Warung Limus RT 005 RW 009, Kecamatan Bogor Selatan, tetap terjaga meski di tengah bulan Ramadan. Warga setempat menggelar kerja bakti memperbaiki saluran drainase dan merapikan jalan lingkungan agar lebih nyaman dilalui pejalan kaki maupun kendaraan roda dua.

Kegiatan kerja bakti tersebut dilaksanakan pada malam hari setelah warga selesai melaksanakan salat tarawih. Perbaikan dilakukan secara swadaya oleh warga dengan membawa peralatan masing-masing.

Ketua RT 005, Ismail Idrus mengatakan, kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian warga terhadap lingkungan sekitar, khususnya saluran air dan jalan lingkungan yang perlu diperbaiki.

“Meski sedang menjalankan ibadah puasa, semangat warga untuk bergotong royong tetap tinggi. Kami memperbaiki drainase agar aliran air lancar serta merapikan jalan lingkungan supaya lebih aman dan nyaman dilalui,” ujarnya, Sabtu malam (7/3/2026).

Sementara itu, Seksi Pembangunan RT 005, Apri menjelaskan, kerja bakti tersebut melibatkan warga secara sukarela. Selain memperbaiki drainase, warga juga merapikan badan jalan agar terlihat lebih tertata.

“Ini murni swadaya masyarakat. Warga bersama-sama bekerja memperbaiki lingkungan demi kenyamanan bersama,” katanya.

Salah satu warga menambahkan, kegiatan kerja bakti di bulan Ramadan justru menjadi momen untuk mempererat kebersamaan antarwarga.

“Selain memperbaiki lingkungan, kerja bakti ini juga menjadi ajang silaturahmi setelah salat tarawih,” ujarnya.

Kegiatan gotong royong tersebut diharapkan dapat membuat lingkungan Kampung Warung Limus menjadi lebih bersih, tertata, dan nyaman bagi masyarakat. Yudi

Jagoan DPRD Golkar Kalah di Rumah Sendiri

0

Cibinong | Jurnal Bogor

Pemilihan ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kelurahan Tengah Kecamatan Cibinong berlangsung dramatis. Satu suara dari 85 hak pilih berhasil membawa kemenangan.

Dramatisnya pemilihan ketua LPM ini tak lepas dari unsur politisasi menuju Pemilu 2029. Meskipun masih lama namun persiapan ini musti digalang rapi dan kokoh. Keterlibatan anggota DPRD Fraksi Golkar dalam pemilihan Ketua LPM kepada salah satu calon makin menambah drama pemilihan mirip drama film India.

Susul menyusul perolehan suara yang digelar di kantor Kelurahan Tengah di tengah bulan suci Ramadan 1447 H, menambah ketegangan saat penghitungan suara.

Pemilihan Ketua LPM Kelurahan Tengah diikuti 2 calon. Nomor urut 1 Sanusi. Berlatarbelakang pengacara dan memiliki segudang pengalaman dalam berbagai aktivitas politik sosial kemasyarakatan. Latarbelakang aktivis sosial yang kuat dan dominan itu membuatnya mampu memengaruhi anggota DPRD Fraksi Golkar merestui dan mendukungnya di pemilihan ketua LPM.

Calon nomor urut 2 adalah Syamsudin. Berlatarbelakang ketua RW 9 Kelurahan Tengah dan malang melintang di karir pemerintahan sebagai penghulu pernikahan di kantor Kementerian Agama Cibinong. Puluhan tahun bersafari sebagai kepala KUA mulai dari kecamatan Rancabungur, Megamendung, Dramaga, Citeureup, dan Sukaraja dan pensiun sebagai kepala seksi Penyelenggaraan Haji dan Umroh di 2020.

Kedua figur yang punya keunggulan di bidang keahliannya itu akhirnya harus mau menerima hasil pemilihan yang ketat dan menegangkan. Dari 85 hak pilih, 43 suara memilih Syamsudin, 42 suara memilih Sanusi. “Benar-benar seru dan menegangkan. Tapi ya inilah hasil akhirnya dan harus kita terima dengan legawa,” kata Aripin, salah satu pemilih.

Kantor Kelurahan Tengah ini hanya berjarak 300 meter dari kediaman anggota DPRD Kabupaten Bogor Fraksi Golkar yang memberikan dukungan kepada Sanusi. Hasil akhir membuktikan bahwa kediaman rumah tinggal tidak dapat mendominasi sengitnya perebutan pengaruh di Kelurahan Tengah, Cibinong.

“Terima kasih atas dukungannya. Saya bertekad untuk menbawa Kelurahan Tengah menjadi lebih baik,” kata Syamsudin.n Firdaus

Tingkatkan Kualitas Layanan, BGN Gelar Bimbingan Teknis Penjamah Makanan Program MBG dan Percepatan Penyediaan SLHS

0

Tangerang | Jurnal Bogor — Dalam upaya meningkatkan kualitas layanan penyediaan makanan bergizi bagi masyarakat, diselenggarakan kegiatan Bimbingan Teknis Penjamah Makanan Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) dan Percepatan Penyediaan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) pada 7–8 Maret 2026.

Kegiatan ini dilaksanakan secara serentak di delapan wilayah Kantor Koordinasi Program Pemenuhan Gizi (KPPG) yaitu KPPG Jakarta, KPPG Bogor, KPPG Bandung, KPPG Cirebon, KPPG Semarang, KPPG Sleman, KPPG Surabaya, dan KPPG Jember, dengan jumlah peserta mencapai 500 orang setiap harinya.

Peserta kegiatan terdiri dari berbagai unsur yang terlibat langsung dalam operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), antara lain Kepala SPPG, Mitra/Yayasan pengelola, Pengawas Gizi, dan Asisten Lapangan.

Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat kapasitas para penjamah makanan dalam menerapkan standar higiene dan sanitasi pangan, sekaligus mempercepat proses penerbitan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) bagi dapur-dapur SPPG yang menjadi bagian penting dari implementasi Program MBG.

Kegiatan dibuka secara hybrid oleh Wakil Kepala Badan Gizi Nasional Republik Indonesia Bidang Operasional Pemenuhan Gizi, Irjen Pol (Purn) Sony Sonjaya.

Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa makanan bergizi merupakan hak seluruh anak di Indonesia, sehingga kualitas penyediaan makanan harus menjadi perhatian bersama.

Menurutnya, pelaksanaan bimbingan teknis ini sangat strategis sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam meningkatkan kualitas layanan pemenuhan gizi nasional melalui peningkatan pengetahuan dan keterampilan para penjamah makanan.

Sony Sonjaya juga menyampaikan bahwa Program MBG saat ini telah berkembang pesat dengan keterlibatan masyarakat yang sangat besar, yang ditunjukkan dengan berdirinya lebih dari 25 ribu SPPG di seluruh Indonesia, sebagian besar diinisiasi oleh mitra atau yayasan dari masyarakat. Oleh karena itu, peningkatan kapasitas sumber daya manusia yang terlibat di dapur SPPG menjadi langkah penting untuk memastikan standar keamanan dan kualitas makanan tetap terjaga.

Di Tangerang kegiatan berlangsung di Swiss-Bell Hotel Serpong, Sabtu-Minggu (7-8/3/2026) yang diikuti empat rastusan peserta dari perwakilan SPPG, relawan, mintra/yayasan yang terlibat aktif dalam penyaluran program MBG untuk melakukan sertifikasi SPPG.

Sony Sonjaya juga mengatakan setelah beberapa waktu tidak melaksanakan kegiatan, hari ini pihaknya memulai kembali pelatihan penjamah makanan dan percepatan SLHS.

“Pelatihan penjamah makanan ini, salah satu persyaratan untuk mendapatkan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) dan dengan SLHS ini kegiatan Program Makan Bergizi gratis (MGB) atau produksi-produksi makan bergizi dilaksanakan pada satu tempat yang memang sarana-prasarananya itu sudah terjamin kebersihannya, kesehatannya. Makanya disebut laik higiene sanitasi kesehatan,” paparnya, Sabtu (7/3/2026).

Disampaikannya, poin tersebut sangat penting, karena itu pihaknya mengarahkan kepada seluruh KSPPG untuk mengingatkan mitra-mitranya dari sejak dinyatakan operasional sampai 30 hari harus segera mendaftar untuk proses SLHS.

“Apabila 30 hari daftar saja belum, maka BGN akan suspend atau hentikan operasional SPPG,” tegasnya.

Menurutnya, sampai tadi malam sudah ada 25.061 SPPG yang sudah kami lakukan pemeriksaan atau inspeksi-inspeksi ke lapangan oleh jajaran Direktur Pemantauan dan Pengawasan.

“Langsung disana diketahui ada beberapa SPPG yang tidak memenuhi persyaratan. Baru kemudian langsung diberi SP, surat peringatan kesatu, surat peringatan kedua, dan ada juga yang langsung dihentikan,” katanya.

“Contoh pada waktu saya langsung datang ke satu tempat di satu Provinsi, melihat sarana prasarana ini benar-benar memang tidak layak dan langsung saat itu juga dihentikan, karena memang saranannya betul-betul tidak layak. Kita cek itu dari mulai sirkulasi udara, suhu ruangan seperti apa pada saat produksi, termasuk ipalnya.Ipal, ada yang ipal hanya berupa septic tank,” sambung Sony.

“Disamping itu, acara ini juga untuk meningkatkan persentase TPP yang memenuhi persyarakatan administratif dan teknis SLHS. Kami juga memfasilitasi pemenuhan syarat mandiri inspeksi kesehatan lingkungan minimal 80 persen. Serta, mempercepat penertiban SLHS melalui pendampingan pendaftaran di sistem OSS,” ungkapnya.

Sony juga menekankan Bimtek SLHS fokus pada penerapan prinsip higiene sanitasi pangan siap saji. “Yang meliputi 6 prinsip Higiene Sanitasi Makanan, Higiene Perorangan, Sanitasi Tempat dan Bangunan, Sanitasi Peralatan, dan Standar Baku Mutu,” ujarnya.

“Dengan demikian program MBG ini dapat dilakukan dengan peningkatan mutu atau kualitas sehingga akan menjadi MBG yang berdampak positif bagi generasi kita,” tegasnya.

Untuk itu, Sony mengimbau kepada KSPPG untuk memiliki 3 media sosial ini wajib dimiliki, fungsi dari media sosial itu sebagai sarana komunikasi antara KSPPG dengan masyarakat.

“Jadi SPPG wajib menginformasikan hari ini menunya apa, kandungan, gizinya termasuk harganya berapa. Misalkan hari ini nasi, kemudian ayam teriyaki, lalu steam wortel dan buncis, buahnya pisang, nah Itu harus ada harganya,” beber Sony.

Ia pun meminta, silakan masyarakat memonitor bagaimana dilapangan, sesuaikan dengan harga yang memang betul-betul real dan fakta. “Misalkan pisang, pisang itu berapa? Misalkan Rp1.500 satu biji pisang ya, satu putih,” lanjut Sony.

Jika di lapangan menemukan yang tidak sesuai, katanya, langsung protes ke media sosial yang dimiliki SPPG tersebut. Atau bisa juga menghubungi hotline di 127 atau ada juga nomer WhattApp dan telepon.

Pada kesempatan pembukaan di KPPG Cirebon, Deputi Bidang Penyaluran dan Penyediaan Badan Gizi Nasional, Brigjen (Purn) Suardi Samiran, S.Sos., M.M., menegaskan bahwa kualitas makanan tidak hanya ditentukan oleh bahan yang digunakan, tetapi juga oleh cara pengolahan, penyimpanan, dan penyajiannya.

Menurutnya, standar keamanan pangan harus diterapkan secara menyeluruh dalam setiap tahapan operasional dapur SPPG. Ia juga menekankan bahwa melalui kegiatan Bimbingan Teknis Penjamah Makanan dan Percepatan SLHS, pemerintah ingin memastikan seluruh petugas yang terlibat memiliki pengetahuan, keterampilan, serta kesadaran yang memadai dalam menjalankan tugasnya di masing-masing SPPG.

“Selain itu, percepatan penerbitan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) menjadi salah satu prioritas penting sebagai bentuk komitmen dan pertanggungjawaban SPPG dalam menyediakan makanan bergizi yang aman, higienis, dan memenuhi standar sanitasi,” tandasnya.

(Wawan Hermawanto)

Santunan Yatim dan Dhuafa Yayasan Anugerah Insani dan Dewantara“Menyebar Kasih Menggapai Ridho Ilahi”

0

Cibinong | JurnalBogor
Yayasan Anugerah Insani bersama Yayasan Dewantara kembali menyelenggarakan kegiatan sosial Santunan Yatim dan Dhuafa dalam rangka menyemarakkan bulan suci Ramadhan 1447 H. Kegiatan yang mengusung tema “Menyebar Kasih Menggapai Ridho Ilahi” ini berlangsung pada Sabtu, 7 Maret 2026 (17 Ramadhan 1447 H) di Masjid Nurul Ilmi Komplek Kampus ITB Dewanatara Perumahan Acropolis Blok LC 19, Karadenan, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor.

Acara ini menghadirkan Ust. TB Anshari, S.Pd.I sebagai pemateri yang menyampaikan tausiyah dengan tema “Sedekah Jariyah dan Anak yang Sholeh.”

Dalam ceramahnya, Ust. TB Anshari menekankan pentingnya amal jariyah yang terus mengalir pahalanya serta peran anak yang sholeh sebagai investasi akhirat bagi orang tua. Ia juga mengingatkan bahwa doa anak yatim memiliki keistimewaan di sisi Allah SWT, sehingga umat Islam dianjurkan untuk memuliakan, membantu, dan menyantuni mereka sebagai bentuk kepedulian sosial sekaligus ibadah.

Ketua Pelaksana kegiatan, Ust. Suhaemi, S.Pd.I, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada seluruh donatur yang telah berkontribusi dalam kegiatan ini.

Ia menyampaikan bahwa kepedulian para dermawan menjadi kunci terselenggaranya kegiatan santunan yang membawa manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan.

Santunan pada tahun ini diberikan kepada 375 penerima manfaat, yang terdiri dari anak yatim piatu, masyarakat kurang mampu, serta beberapa panti asuhan di sekitar wilayah Cibinong.

Total donasi yang berhasil dihimpun mencapai Rp72.000.000, yang disalurkan dalam bentuk paket santunan dan bantuan kebutuhan lainnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua HRD Yayasan Dewantara, para dosen Institut Teknologi dan Bisnis (ITB) Dewantara, serta Wakil Rektor ITB Dewantara, Dr. Zeze Zakaria Hamzah.

Dalam sambutannya, Dr. Zeze menyampaikan rasa kebahagiaannya dapat berbagi dengan masyarakat sekitar kampus. Ia menegaskan bahwa kegiatan santunan ini merupakan agenda rutin tahunan yang menjadi wujud komitmen Yayasan Dewantara dalam membangun kepedulian sosial dan mempererat hubungan dengan masyarakat.

Salah satu penerima santunan, Rudi, seorang anak yatim, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas bantuan yang diterimanya.

“Saya sangat bersyukur atas rezeki yang saya dapatkan hari ini. Terima kasih kepada Yayasan Dewantara dan para donatur yang peduli kepada kami. Bantuan ini sangat berarti bagi kami,” ungkapnya dengan penuh haru.

( Wawan Hermawanto)

Wow, Meskipun Bulan Puasa Godongijo Wisata Edukasi Tetap Jadi Buruan Para Pendidik Untuk Fieldtrip

0

Jurnal Bogor | Memasuki pekan kedua di bulan puasa, geliat wisata edukasi Godongijo seolah-olah tak pernah sepi pengunjung terbukti dengan masih banyaknya peminat dari berbagai sekolah untuk datang field trip ke godongijo sebagai pembelajaran luar kelas anak didiknya. (5/3/26)

Godongijo yang terletak dijalan Cinangka Raya No.km 10, RW.no.60, Serua, Kec. Bojongsari, Kota Depok, Jawa Barat 16517, memang memiliki nilai plus di kalangan dunia pendidikan terutama sekolah-sekolah baik di jabodetabek, daerah-daerah, maupun sekolah di luar negeri sebagai tempat belajar yang compact lengkap sesuai standariasi sekolah

Mengapa demikian, karena hanya di godongijo inilah para pendidik bisa memastikan jika program-program edukasi yang ada di godongijo sesuai dengan mutu kurikulum sekolah, sehingga tak jarang para pendidik menjadikan program di godongijo sebagai standariasi mutu yang mereka jadikan rujukan di sekolah mereka.

Patut diketahui bersama, dengan mengusung konsep Ecotaiment yaitu kegiatan karyawisata yang memiliki nilai edukasi dalam membantu meningkatkan kecerdasan anak didik serta meningkatkan kreativitas anak dan wawasan ilmu pengetahuan terhadap lingkungan sekitar dengan sistem pembelajaran yang menyenangkan serta tak membosankan.

Dibimbing langsung oleh instruktur Godongijo yang ramah menjadikan susana Fieldtrip lebih menyenangkan membuat anak didik yang datang merasa nyaman dan fokus selama dalam proses belajar di godongijo.

Jane Nadek, General Manager Godongijo mengatakan jika dirinya sangat berterima kasih kepada sekolah – sekolah yang telah mempercayai dan mengapresiasi semua proses pembelajaran digodongijo, baik dari sisi program belajar maupun semasa anak didik mereka dalam bimbingan instruktur – instruktur tim godongijo.

“Saya pribadi sangat berterima kasih kepada para pihak dari sekolah – sekolah yang telah mempercayai kami (godongijo) sebagai mitra pembelajaran luar kelas anak didik sekolah mereka. Kami selalu berupaya memberikan program-program terbaik untuk meningkatkan mutu pendidikan anak-anak sekolah yang hadir ke godongijo.”ujar jane

Ia pun menambahkan, jika godongijo akan terus menjalin kemitraan yang baik dengan sekolah-sekolah untuk menciptakan anak didik yang unggul dan cerdas kedepannya, tanpa sinergi yang baik mustahil semua itu dapat terwujud.

Hal senada disampaikan juga oleh Miss Martha, dari SD BPK Bandung yang hadir berserta rombongan anak didiknya, jika dirinya sangat senang bisa filedtrip ke godongijo, meskipun jauh, tapi lelahnya terbayarkan, karena tempatnya sangat bagus, nyaman banyak pepohonan yang asri dan sejuk, ada restonya juga dengan air terjun dan pemancingan serta hewan-hewan dan reptil langka, serta program – program yang di ikuti anak – anak bisa menambah ilmu pengetahuan mereka.

“Saya benar-benar kagum pada pesona alam yang ada digodongijo, walau hari ini hujan kita tetap semangat belajar, keren sekali tempatnya, compact semua ada disini, mulai dari wisata edukasinya, alam hijau, dunia hewan, pemancingan dan resto lengkap ada disini, anak-anak pun terlihat hepi dan enjoy dengan sistem pembelajaran digodongijo, klo begini pasti besok-besok kami akan kesini lagi. “ucap Miss Martha pada sesi pembelajaran membuat minuman jahe.

Lain halnya Albert, salah satu wali murid yang mendampingi putrinya Fieldtrip dari sekolah TKK Triana Bekasi mengatakan, jika dirinya baru pertama kali datang ke sini mendampingi putrinya, luas sekali tempatnya, hijau asri layaknya hutan kota yang sejuk, di tambah saat ini hujan, jadi udaranya terasa segar sekali berada digodongijo

“Iya kami rombongan datang ke godongijo untuk Fieldtrip TKK Triana Bekasi, luas sekali tempatnya, hijau asri layaknya hutan hota menyejukan, apalagi saat ini hujan jadi tambah dingin dan segar sekali udara disini, anak-anak pun bahagia sekali belajar dan bermain disini, seneng banget, sukses selalu buat godongijo, terus maju dan berkembang ya.”tandasnya.

** Erwin