34.6 C
Bogor
Tuesday, September 29, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 83

Tanam Padi Serentak 19 Provinsi, Kementan Dorong Optimalisasi Lahan Cetak Sawah Rakyat

0

Tarakan | Jurnal Bogor
Kementerian Pertanian (Kementan) melalui Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) bersama Unit Pelaksana Teknis (UPT) pelatihan menggelar gerakan tanam padi serentak di 19 provinsi dengan total luas mencapai 10.000 hektar sebagai upaya mempercepat pemanfaatan lahan cetak sawah rakyat sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional.

Di Provinsi Kalimantan Utara, kegiatan tanam serentak dilaksanakan di dua wilayah, yaitu Kota Tarakan dan Kabupaten Bulungan, dengan pendampingan dari Balai Besar Pelatihan Manajemen dan Kepemimpinan Pertanian (BBPMKP) sebagai penanggung jawab wilayah.

Di Kota Tarakan, kegiatan tanam dilaksanakan di lokasi Brigade Pangan Juwata Inti Perkasa, Desa Juata Laut, Kecamatan Tarakan Barat, dengan luas lahan 203 hektar dan target tanam 27 hektar, dimana hingga saat ini telah terealisasi penanaman seluas 15 hektar. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala BBPMKP beserta jajaran, Kepala Dinas Pertanian Kota Tarakan beserta jajaran, para penyuluh pertanian, petani, serta Brigade Pangan Juwata Inti Perkasa.

Sementara itu di Kabupaten Bulungan, kegiatan tanam berlangsung di dua lokasi Brigade Pangan di Kecamatan Tanjung Palas Tengah, yaitu Brigade Pangan Budaya Taka dengan luas lahan 211,87 hektar dan target tanam 17 hektar, serta Brigade Pangan Bintang Jaya Bulungan dengan luas lahan 97,95 hektar dan target tanam 6 hektar. Hingga saat ini, realisasi tanam di kedua lokasi tersebut telah berjalan sesuai dengan rencana yang ditetapkan.

Kegiatan di Kabupaten Bulungan turut dihadiri oleh Bupati Bulungan, Kepala Dinas Pertanian Provinsi Kalimantan Utara, Komandan Kodim Bulungan, Kepala BRMP Provinsi Kalimantan Utara beserta jajaran, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Bulungan beserta jajaran, para penyuluh pertanian, petani, serta Brigade Pangan Budaya Taka dan Brigade Pangan Bintang Jaya Bulungan.

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan bahwa percepatan tanam merupakan langkah strategis dalam menjaga ketersediaan pangan nasional. Pemanfaatan lahan cetak sawah rakyat harus terus didorong agar dapat memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan produksi padi nasional.

Senada dengan hal tersebut, Kepala BPPSDMP Idha Widi Arsanti menyampaikan bahwa gerakan tanam serentak ini merupakan bagian dari upaya percepatan Luas Tambah Tanam (LTT) melalui kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, penyuluh, petani, serta Brigade Pangan.

“Kegiatan tanam padi di lahan cetak sawah rakyat perlu terus didorong agar berjalan konsisten dan berkelanjutan. Peran penyuluh sangat penting dalam melakukan pendampingan kepada petani di lapangan sehingga aktivitas pertanaman tetap berjalan optimal,” ujar Santi.

Ia juga menekankan pentingnya penguatan koordinasi antara penyuluh, dinas pertanian kabupaten dan provinsi, serta tim dari Kementerian Pertanian dalam menindaklanjuti kebutuhan di lapangan, termasuk penyiapan CPCL, dukungan sarana produksi, serta pendampingan teknis bagi petani dan Brigade Pangan.

Sementara itu, Kepala BBPMKP Sukim Supandi selaku penanggung jawab Brigade Pangan Provinsi Kalimantan Utara menyampaikan bahwa gerakan tanam serentak ini menjadi momentum untuk mengoptimalkan pemanfaatan lahan cetak sawah rakyat yang telah selesai dibangun.

“Melalui gerakan tanam serentak ini diharapkan setiap lahan yang telah siap dapat segera ditanami sehingga pemanfaatannya dapat berjalan optimal. Dengan dukungan penyuluh, Brigade Pangan, serta pemerintah daerah, kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan semangat petani dan mempercepat realisasi luas tambah tanam di Kalimantan Utara,” ujar Sukim.

Kedepan, Kementerian Pertanian juga akan terus memperkuat dukungan bagi Brigade Pangan melalui peningkatan kapasitas sumber daya manusia, termasuk pelatihan pemanfaatan teknologi pertanian seperti penggunaan drone, serta dukungan sarana dan prasarana alat dan mesin pertanian (alsintan) guna meningkatkan efisiensi dan produktivitas di lapangan.

Melalui sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, penyuluh, petani, serta Brigade Pangan, program percepatan tanam di lahan cetak sawah rakyat diharapkan dapat berjalan optimal dan memberikan kontribusi nyata dalam memperkuat ketahanan pangan nasional.

(Restu /BBPMKP)

PKRS RSUD R. Moh. Noh. Nur Leuwiliang Bersama PPI Kenalkan Pencegahan Campak dan Hand Hygiene

0

Leuwiliang | Jurnal Bogor
RSUD R. Moh. Noh. Nur Leuwiliang, Kabupaten Bogor melalui Instalasi Promosi Kesehatan Rumah Sakit (PKRS) bersama Komite Pencegahan dan Pengendalian Infeksi (PPI) melaksanakan edukasi kesehatan mengenai Pencegahan Campak pada Orang Dewasa dan Hand Hygiene di Rawat Jalan Poliklinik Penyakit Dalam, Selasa (10/03/26).

Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman pasien dan pengunjung mengenai pencegahan penularan penyakit serta pentingnya menjaga kebersihan tangan dalam kehidupan sehari-hari.

Dalam kegiatan tersebut, tim PKRS dan PPI memberikan penjelasan mengenai gejala, cara penularan, serta langkah-langkah pencegahan penyakit campak pada orang dewasa.

IPCN (Infection Prefention Control Nurse) RSUD R. Moh. Noh. Nur Leuwiliang, Neng Sri Nurhasanah, S.Kep., Ners, menjelaskan bahwa penularan campak dapat terjadi melalui berbagai faktor, termasuk kontak dengan penderita serta kebiasaan hidup yang kurang sehat.

“Campak bisa menyebar lewat udara (airborne) dan kontak langsung atau tidak langsung dengan orang yang terinfeksi, misalnya saat mereka batuk, bersin, atau ngobrol. Untuk mencegahnya, kita bisa hindari kontak dengan orang sakit, isolasi keluarga yang sakit, pastikan anak-anak sudah diimunisasi campak, dan terapkan PHBS di rumah dan pastikan sirkulasi udara baik. Jangan lupa cuci tangan yang benar, ya!,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, RSUD R. Moh. Noh. Nur Leuwiliang terus berupaya meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya perilaku hidup bersih dan sehat sebagai langkah pencegahan penyakit menular.

(yev/cc)

Pelayanan Warga di Kecamatan Tamansari Tetap Normal di Ramadan

0

Tamansari | Jurnal Bogor – Pemerintah Kecamatan Tamansari tetap membuka pelayanan kepada masyarakat selama bulan Ramadan 1447 Hijriah dengan penyesuaian jam operasional.

Kasi Pemerintahan Kecamatan Tamansari, Dede Fauzi mengatakan, selama Ramadan pelayanan dibuka mulai pukul 08.00 hingga 15.00 WIB. Sementara untuk hari Jumat, pelayanan berlangsung dari pukul 08.00 hingga 16.00 WIB.

“Selama Ramadan pelayanan tetap berjalan seperti biasa, hanya ada penyesuaian jam pelayanan,” ujar Dede Fauzi, Kamis (12/3/2026).

Ia menjelaskan, dalam satu hari jumlah masyarakat yang datang untuk mengurus administrasi kependudukan berkisar antara 30 hingga 36 orang. Layanan yang paling banyak diakses warga di antaranya pembuatan Kartu Tanda Penduduk (KTP), Kartu Keluarga (KK), Kartu Identitas Anak (KIA), hingga pembuatan akta kematian.

Selain itu, sejumlah perubahan data kependudukan juga dapat dilakukan melalui aplikasi Siloka yang memudahkan masyarakat dalam mengurus administrasi secara digital.

Untuk menunjang pelayanan, Kecamatan Tamansari juga telah menerima sebanyak 200 blanko KTP dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Bogor.

Tak hanya pelayanan administrasi kependudukan, saat ini di Kantor Kecamatan Tamansari juga tersedia layanan pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) melalui UPT Pajak Ciomas. Layanan tersebut telah berjalan hampir satu bulan guna memudahkan masyarakat dalam melakukan pembayaran pajak.

Sementara itu, pihak kecamatan menginformasikan bahwa pelayanan di Kantor Kecamatan Tamansari akan berlangsung hingga 17 Maret 2026. Selanjutnya pelayanan akan diliburkan sementara dan kembali dibuka pada 25 Maret 2026. Yudi

45 Tahun Tirta Kahuripan Melayani 244.675 Pelanggan

0

Cibinong | Jurnal Bogor
Perumda Air Minum Tirta Kahuripan memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-45 pada Jumat (6/3/2026) dengan penuh rasa syukur dan refleksi atas perjalanan panjang dalam melayani masyarakat Kabupaten Bogor.

Selama 45 tahun, perusahaan daerah ini terus berupaya meningkatkan kualitas layanan air minum sekaligus memperkuat perannya sebagai Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang sehat, berdaya saing dan turut serta dalam pembangunan Kabupaten Bogor.

Berdasarkan laporan evaluasi BPKP Jabar, kinerja Perumda Air Minum Tirta Kahuripan tahun buku 2024 memperoleh nilai 4,27 dengan kategori “Sehat”. Sementara itu, per 31 Desember 2025 (unaudited) mencatat 244.675 sambungan langganan (SL), Cakupan pelayanan administratif 12,85% dan Cakupan teknis 32,11%.

Direktur Utama Perumda Air Minum Tirta Kahuripan Tedi Kurniawan, dalam sambutannya memaparkan capaian tersebut menjadi fondasi penting untuk terus memperluas layanan, meningkatkan efisiensi operasional, sekaligus memperkuat kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Selama 45 tahun, kami menyadari bahwa tantangan pelayanan air minum di Kabupaten Bogor tidaklah ringan. Keterbatasan sumber air baku, tingkat kehilangan air, serta cakupan pelayanan yang masih perlu ditingkatkan menjadi fokus utama kami. Ke depan, kami akan memperkuat inovasi pencarian sumber air baku baru, percepatan digitalisasi layanan dari hulu ke hilir, serta peningkatan efisiensi operasional untuk menurunkan kehilangan air. Kami optimistis, dengan dukungan Pemerintah Daerah dan seluruh pegawai, visi menjadi perusahaan air minum termaju dan terbaik di Indonesia dapat terwujud sebagai bentuk komitmen dalam melayani dan bertransformasi untuk mendukung Kabupaten Bogor Istimewa,” ucap Tedi dalam keterangannya dikutip Kamis (12/3/2026).

Peringatan HUT Perumda Air Minum Tirta Kahuripan ke-45 dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika selaku Ketua Dewan Pengawas Perumda Air Minum Tirta Kahuripan dan Kepala Bagian Perekonomian Sekretariat Daerah Kabupaten Bogor, Abdul Karim. Dan kegiatan yang bertepatan dengan bulan suci Ramadhan tersebut dirangkai dengan pemberian santunan kepada 237 anak yatim, pengumuman pemenang lomba 5R (Ringkas, Rapi, Resik, Rawat, Rajin) dalam rangka Bulan K3 Nasional, serta pemberian hadiah ibadah keagamaan kepada 10 pegawai dan ditutup dengan buka puasa bersama.

Selain itu, bagi masyarakat Kabupaten Bogor yang ingin menjadi pelanggan Perumda Air Minum Tirta Kahuripan bisa mendapatkan harga spesial HUT Perumda Air Minum Tirta Kahuripan yakni gratis biaya sambungan baru khusus untuk kategori pelanggan sosial dan promo harga spesial sambungan baru hanya Rp. 450.000 khusus kategori pelanggan rumah tinggal. Promo ini berlaku mulai bulan Maret hingga Mei 2026 dan untuk info lebih lanjut dapat datang langsung ke cabang pelayanan terdekat atau daftar melalui aplikasi playstore MyKahuripan.

Momentum ini menegaskan bahwa perusahaan tidak hanya berorientasi pada kinerja bisnis, tetapi juga pada penguatan budaya kerja, kepedulian sosial, serta peningkatan kesejahteraan pegawai.

**yev/cc

Ribuan Personel Gabungan di Kabupaten Bogor Disiagakan Selama Libur Idul Fitri 2026

0

Cibinong | Jurnal Bogor
Sebanyak lebih dari 5000 personel gabungan disiagakan dalam Operasi Ketupat Lodaya Tahun 2026 di wilayah Kabupaten Bogor.

Jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan stakeholder gelar pasukan Operasi Ketupat Lodaya Tahun 2026, di area Parkir VVIP Stadion Pakansari, Cibinong, Kamis (12/3/2026).

Kapolres Bogor AKBP Wikha Ardilestanto mengatakan, bahwa ada ribuan personel dilibatkan dalam Operasi Ketupat Lodaya, yang akan diberlakukan selama hampir dua pekan.

“Operasi Ketupat Lodaya mulai dari 13 sampai 25 Maret 2026. Personel keseluruhan lebih dari 5000, yakni 1999 anggota Polres Bogor dibantu 4000 lebih personel dari Kodim, Subdenpom, Brimob, Dishub, Satpol PP dan seluruh lapisan masyarakat yang ikut mengamankan mudik dan arus balik Lebaran,” ujar Wikha kepada Wartawan, usai menggelar Apel Operasi Ketupat Lodaya 2026.

Mantan Sekpri Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo itu menambahkan, belasan pos pengamanan didirikan untuk pelayanan masyarakat selama merayakan Idul Fitri 1447 Hijriah.

“Kami juga mendirikan 14 pos pengamanan yang sudah disiapkan dan tersebar di seluruh wilayah Kabipaten Bogor. Satu Pos pelayanan yang kami dirikan di Rest Area Gunung Mas Puncak dan Pos terpadu di Gadog,” kata Wikha.

Lebih lanjut ia memaparkan, pihaknya juga libatkan Sukarelawan Pengatur Lalu Lintas (Supeltas) selama Operasi Ketupat Lodaya Tahun 2026 sekarang.

“Pasti Supeltas turut serta dalam mengamankan arus lalu lintas selama libur Lebaran ini. Diprediksi lonjakan arus lalu lintas bukan saat mudik tapi hari pertama atau kedua Operasi Ketupat Lodaya, makanya kami siagakan,” tandasnya. n Noverando H

Komisi 4 Minta Disdik Tingkatkan Keamanan di Sekolah

0

Bogor | Jurnal Bogor

Maraknya aksi pencurian di lingkungan sekolah, juga menjadi perhatian jajaran Komisi 4 DPRD Kota Bogor.

Sekretaris Komisi 4 DPRD Kota Bogor, Subhan menegaskan jika pihaknya sangat menaruh perhatian kepada peristiwa pencurian yang terjadi di SMP Negeri 22 Kota Bogor.

Menurutnya, kejadian tersebut saat ini masih diselidiki oleh aparat kepolisian.

“Kami tunggu hasil penyelidikan dari kepolisian nanti seperti apa. Apakah melibatkan orang dalam atau tidak. Selanjutnya kami akan berkoordinasi dengan Kepala Dinas Pendidikan Kota Bogor,” ujar Subhan, Rabu (11/03/2026).

Politisi Demokrat Kota Bogor itu juga mengatakan, jika Komisi 4 akan merekomendasikan peningkatan sistem keamanan di lingkungan sekolah untuk mengantisipasi kejadian serupa terulang kembali.

“Harus ada satpam atau personel keamanan yang berjaga 24 jam. Kami berharap kejadian seperti ini tidak terulang lagi,” tandasnya.

Komisi 4, kata Subhan, juga bakal segera menggelar rapat bersama Dinas Pendidikan Kota Bogor untuk membahas berbagai persoalan demi meningkatkan mutu pendidikan di Kota Bogor.

“Sebelumnya sudah kami ingatkan soal sistem keamanan lingkungan sekolah. Selanjutnya kami akan kembali mengingatkan jajaran dinas pendidikan untuk lebih memperhatikan aspek keamanan,” pungkasnya.

** Fredy Kristianto

Dewan Golkar Tegas Tak Campuri Pemilihan LPM

0

Cibinong | Jurnal Bogor

Anggota DPRD Kabupaten Bogor, Haji Maulana menegaskan dirinya tak ikut campur soal pemilihan Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kelurahan Tengah Kecamatan Cibinong yang digelar Sabtu, (7/3/2026) lalu.

“Itu asumsi dan tuduhan sepihak dari orang-orang tertentu yang tidak ingin Kelurahan Tengah ini maju dan mengaitkan saya terlibat dalam pemilihan ketua LPM Kelurahan Tengah,” kata Haji Maulana kepada Jurnal Bogor, Rabu (11/3/2026).

Sebagai warga asli Cibinong yang kini menjabat Anggota DPRD Kabupaten Bogor dari Partai Golkar, Haji Maulana punya fokus membangun wilayah Dapil 1 termasuk Kecamatan Cibinong untuk lebih baik lagi ke depan.

“Ada banyak hal yang terus saya perjuangkan bersama Partai Golkar di wilayah Dapil 1 ini termasuk Kelurahan Tengah Kecamatan Cibinong agar kualitas hidup masyarakat menjadi lebih baik dan berkualitas,” ujar politikus muda Partai Golkar.

Dalam kesempatan itu, Haji Maulana menegaskan bahwa pemilihan ketua LPM adalah wadah demokrasi yang harus dikawal dan dijaga bersama seluruh lapisan masyarakat. “LPM ini lembaga yang dipilih langsung oleh perwakilan masyarakat dan harus dijaga dan dikawal bersama seluruh lapisan warga,” tandasnya.n Firdaus

Demokrat Kota Bogor Ditarget “Double Up” Kursi

0

Bogor | Jurnal Bogor

Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Kota Bogor menggelar Rapat Kerja Cabang (Rakercab) sekaligus silaturahmi bersama jajaran pengurus hingga tingkat ranting. Agenda ini menjadi momentum krusial bagi partai berlambang mersi tersebut untuk mengevaluasi kinerja dan menyusun strategi pemenangan menghadapi Pemilu 2029.

Hadir dalam acara tersebut Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) DPP Partai Demokrat, Ketua DPC Partai Demokrat Kota Bogor Anita Primasari Mongan, serta Ketua Fraksi Demokrat DPRD Kota Bogor, Subhan.

Dalam kesempatan tersebut, terungkap bahwa Demokrat Kota Bogor mengusung target besar untuk meningkatkan raihan kursi di legislatif. Dari tiga kursi yang dimiliki saat ini, partai menargetkan bisa meraih minimal enam kursi pada Pemilu 2029 mendatang.

Ketua Fraksi Demokrat DPRD Kota Bogor, Subhan, menegaskan bahwa kehadiran seluruh elemen partai, mulai dari pengurus tingkat kecamatan (PAC) hingga tingkat kelurahan (Ranting), menunjukkan kesolidan mesin partai di bawah kepemimpinan DPC.

“Hari ini kami bersilaturahmi dengan lengkap, ada perwakilan PAC dan ketua-ketua ranting di seluruh kelurahan di Kota Bogor. Intinya, melalui Rakercab ini kita membahas strategi pemenangan di masa depan. Harapan kita di 2029, raihan kursi di DPRD Kota Bogor bisa double up dari tiga menjadi enam kursi,” ujar Subhan.

Ketua DPC Partai Demokrat Kota Bogor, Anita Primasari Mongan, menjelaskan bahwa Rakercab ketiga ini dilakukan secara lebih spesifik untuk membedah kekurangan pada pemilu sebelumnya. Salah satu poin evaluasi utama adalah efektivitas penempatan calon legislatif (caleg).

“Kita belajar dari kesalahan. Ke depan, penempatan caleg akan didasarkan pada data yang akurat. Kami memiliki bidang riset dan analisa (BRINS) yang akan melakukan survei dan kajian secara rutin untuk memetakan kekuatan di lapangan,” jelas Anita.

Selain riset, fokus utama Demokrat Kota Bogor ke depan adalah perekrutan saksi untuk memastikan seluruh Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Kota Bogor terisi oleh saksi partai yang kompeten.

Selain itu DPC, kata Anita, akan mencari figur calon yang mumpuni secara kapasitas, fisik, maupun kesiapan logistik.

“Kami juga akan memperkuat koordinasi antara struktur tingkat kota, provinsi, hingga pusat,” tandasnya.n Fredy Kristianto

Panik, Warga Mulai Stok BBM

0

Cisarua | Jurnal Bogor
Konflik Iran dengan Israel yang didukung oleh Amerika Serikat yang menyusul ditutupnya selat Hiormuz oleh Iran, kini mulai direspons oleh sejumlah mayarakat yang ada di wilayah Puncak, Kabupaten Bogor. Semakin memanasnya perang tersebut, warga merasa was-was terhadap pasokan BBM ke wilayahnya. Terlebih, pidato Presiden Prabowo di medsos yang mengatakan masyarakat harus siap-siap menghadapi kesulitan.

” Rasa was was semakin bertambah setelah melihat Presiden Prabowo berpidato, bahwa rakyat harus siap-siap untuk menghadapi kesulitan. Untuk ini, dikhawatirkan terjadinya kesulitan BBM, kita terpaksa membuat beberapa kendaraan milik kita tangki bensinnya dibuat semuanya penuh. Mulai dari sepeda motor hingga mobil, ” ujar Mulyani.

Tidak hanya menyetok BBM, warga juga melakukan pembelian terhadap sembako yang daya tahannya awet. Seperti tepung terigu, gula, bawang putih dan beberapa jenis kebutuhan lainnya. Cemas sih tidak, tetapi yang namanya antisipasi itu diperlukan. Paling tidak, jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan kita memiliki kebutuhan yang diperlukan. Semoga semuanya berjalan baik-baik saja, ” imbuh warga lainnya.

Adanya langkah yang dilakukan masyarakat ini bisa dilihat di setiap SPBU yang ada di sepanjang jalur Puncak. Antrean kendaraan terlihat ada perubahan dari hari-hari biasanya. Setiap saat antrean kendaraan selalu panjang. Terlebih, di SPBU Ciawi antreannya sampai ke tepi jalan raya.

** Dadang Supriatna

DLH Ciawi Bersihkan Gunungan Sampah di Desa Kopo

0

Cisarua | Jurnal Bogor
Gunungan sampah di Desa Kopo yang sempat menjadi sorotan masyarakat pada Selasa (10/3/2026), dilakukan pembersihan oleh tim Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bogor dan UPT Ciawi. Tidak tanggung tanggung, sebanyak 75 unit dum truk dikerahkan ke lokasi. Pembersihan dengan menggunakan satu unit alat berat tersebut memakan waktu satu hari.

Adanya penanganan secara cepat oleh pihak DLH, masyarakat setempat juga para pengendara memberi acungan jempol. Hal ini karena kondisi gunungan sampah tersebut sudah sejak lama menggunung di lokasi yang berada di tepi sungai Cisarua.

“Langkah yang bagus adanya pembersihan gunungan sampah itu. Karena, lokasi tersebut berada di pinggir sungai. Sebelumnya, gunungan sampah tersebut selalu tumpah ke sungai dan hanyut ke hilir,” ujar Doni, salah seorang warga.

Sementara itu dikatakan warga lainnya, setelah dilakukan pembersihan, lokasi harus benar-benar diawasi. Dalam hal ini, Pemerintah Desa Kopo memiliki tanggung jawab untuk melakukan penanganan supaya lokasi tersebut tetap terjaga.

“Ya adanya pembersihan sampah disini cukup bagus. Selanjutnya, Pemerintah Desa Kopo harus melakukan langkah-langkah penanganan selanjutnya, ” tutur Karim.

Menanggapi hal ini, Gunawan salah seorang staf Desa Kopo menyebutkan, untuk penangan sampah warganya kini akan ditertibkan. Dikatakannya, untuk membuang sampahnya, warga kini tidak bisa langsung ke tempat yang kini masih sedang dibersihkan oleh petugas DLH.

“Hingga hari Rabu ini, petugas dari DLH masih melakukan pembersihan di lokasi. Setelah beres, lokasi itu akan ditutup sementara. Dan untuk warga yang hendak membuang sampahnya, akan ditampung dulu di lokasi lain. Pemerintah desa sudah berkoordinasi dengan beberapa Ketua RT, ” pungkas Gunawan.

** Dadang Supriatna