25.7 C
Bogor
Tuesday, April 28, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 609

Bayar Pesangon tak Sesuai, PT Intinusa Selareksa Diprotes

0

Cibinong | Jurnal Bogor

PT Intinusa Selareksa Tbk diprotes salah satu karyawannya, Priatno yang akrab dipanggil Neno setelah di-PHK (pemutusan hubungan kerja). Neno menolak pembayaran pesangon karena nominalnya dianggap tak sesuai aturan.

“Hanya nuntut hak saja,” ucap Neno usai pertemuan dengan pihak HRD PT Intinusa Selareksa dengan mediator dari Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Bogor, Selasa (23/5/2023).

Neno mengaku telah bekerja hampir 9 tahun di perusahaan interior marmer yang berlokasi di Citeureup tersebut. Awalnya Neno tak menyangka akan di-PHK karena tak memiliki kesalahan kerja. Namun pihak perusahaan tetap bersikukuh melakukan PHK dengan alasan kontrak tidak diperpanjang.

“Alasan perusahaan mem-PHK akhirnya saya terima dan pesangon pun awalnya saya mau terima. Namun nominalnya tidak sesuai harapan. Makanya kami menolak,” jelasnya.

Kuasa hukum Neno, Edison dari PPMI 98 (Persaudaraan Pekerja Muslim Indonesia 1998) menyayangkan PT Intinusa Selareksa Tbk mengabaikan hak karyawan. Padahal secara aturan, hak karyawan harus dibayarkan sesuai aturan perundang-undangan.

“Sebenarnya mau pakai Undang-undang lama oke atau mau pakai Omnibus Law yang baru tak masalah juga,” kata dia.

Namun PT Intinusa Selareksa Tbk seolah-olah tidak memiliki niat baik hingga uang yang seharusnya diterima tidak sesuai. Padahal perusahaan mestinya taat hukum karena ada yang dirugikan yakni karyawan.

“Undang-undang yang baru, selesai kontrak (PHK kontrak) pakai sistem pembayaran 0,5. Sebenarnya kalau aturan kontrak kan dapat kompensasi ya. Ya sistem pembayarannya sesuai kontrak PKWT ke PKWTT sesuai nominal yang diminta oke kita fix,” jelas Edison.

Masalahnya, kata dia, pihak perusahaan justeru maunya membayar uang pisah sehingga tidak mau membayar sesuai aturan atau undang-undang. “Kebijakan itu yang kita protes, kan tidak menuntut lebih hanya hak karyawan saja sesuai aturan,” ungkapnya.

Dengan demikian, menurut Edison, pihak perusahaan terkesan curang dengan mengabaikan hak-hak karyawan yang mestinya dipenuhi. “Jadi bayar sesuai aturan sajalah. Kalau uang pisah itu kan karyawan mengundurkan diri. Ini kan tidak, masih mau bekerja namun di-PHK dengan alasan tidak diperpanjang kontrak lagi,” tandasnya.

Sementara pada pertemuan dengan agenda klarifikasi (karyawan, pihak perusahaan dan Disnaker) ditolak Edison karena Yoyon sebagai HRD dari PT Intinusa Selareksa Tbk tidak memenuhi prosedur sehingga agenda pertemuan pekan depan langsung dengan agenda mediasi.

** Asep Saepudin Sayyev

74 Atlet NPCI Kabupaten Bogor Masuk Pra Pelatda dan TC Pelajar

0

Cibinong | Jurnal Bogor

Sebanyak 74 Atlet binaan NPCI Kabupaten Bogor mulai hari ini, Selasa, 23 Mei 2023 masuk dalam program Pra Pelatda dan TC Pelajar serta sudah harus tinggal di Mess Atlet NPCI Kabupaten Bogor.

Ketua NPCI Kabupaten Bogor, M Misbach mengatakan, pelaksanaan Pra Pelatda yang diikuti 44 atlet NPCI ini akan berlangsung selama 3 bulan di Cibinong.

” Kami melakukan TC Pra Pelatda kepada 44 atlet dari 9 cabang olahraga. Mudah mudahan setelah ikut Pra Pelatda ini akan ada hasilnya dengan banyak yang lolos ke Pelatda Jabar di Bandung,” tegas Misbach, Selasa, 23 Mei 2023.

Selanjutnya, kata Misbach, selama program Pra Pelatda ini 44 atlet akan mendapatkan uang saku dan juga perlengkapan atau seragam Pra Pelatda.

Disamping itu, kata Misbach, pihaknya juga akan terus memantau perkembangan para atlet yang ikut Pra Pelatda ini supaya bisa tembus dan masuk dalam bagian Kontingen Jabar di Peparnas 2024 di Sumut – Aceh.

Sementara itu, Sekum.NPCI Kabupaten Bogor, Rifin Sembiring menambahkan, selain menggelar Pra Pelatda yang diikuti 44 atlet, pihaknya juga tengah menggelar TC Pelajar.

” Ada sekitar 30 atlet yang masuk dalam program TC Pelajar kali ini,” tegas Ripin

Nantinya, sambung Ripin, 30 atlet pelajar yang ikut TC Pelajar ini akan jadi bagian dalam Kontingen Kabupaten Bogor pada Pepaperda Jabar 2023

” Pelaksanaan TC Pelajar ini akan dilakukan secara terpusat dan digelar di Cibinong selama satu bulan setengah,” pungkas Ripin.( asep syahmid)

Ajat Tegaskan Percasi Kabupaten Bogor Siap Gelar Kejurda

0

Cibinong | Jurnal Bogor

Pengurus Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Kabupaten Bogor, tengah fokus mempersiapkan diri menjadi tuan rumah pelaksanaan Kejuaraan Daerah (Kejurda) Catur Jawa Barat 2023, pada 18 hingga 23 Juni 2023 nanti.

Perhelatan event tahunan Percasi Jawa Barat ini, nantinya bakal digelar disalah satu hotel Cisarua. Bahkan jelang pelaksanaan, jajaran pengurus sudah mulai mempersiapkan segala sesuatu yang akan dipergunakan dalam kejurda nanti. Hal itu dikatakan Ketua Percasi Kabupaten Bogor, Ajat R Jatmika, Selasa, 23 Mei 2023

“Kejurda tahun 2023 akan berlangsung di Kabupaten Bogor. Bahkan kami sebagai tuan rumah, sudah mulai membahas segela sesuatunya, sebelum Kejurda digelar,” kata Ajat.

Kepala Dinas DPKPP Kabupaten Bogor ini menjelaskan, pada Kejurda nanti, sudah bisa dipastikan akan diikuti ratusan pecatur dari seluruh Pengcab Percasi se-Jawa Barat.

Apalagi kata Ajat, pelaksanaan Kejurda ini, sekaligus menjadi tolak ukur, dalam menyeleksi cikal bakal seluruh pecatur untuk Jawa Barat, yang nantinya akan dipersiapkan untuk Seleksi Daerah (Selekda) PON tahap satu.

“Jadi, kejurda ini, tidak terlepas bagian dari Jabar untuk menyeleksi para atlet, untuk persiapan menuju PON 2024,” sambung Ajat.

Adapun nomor yang dipertandingkan di antaranya, nomor Catur Standar dan Catur Cepat untuk semua kategori. Sedangkan pada Kejurda tersebut, Pengcab Percasi ‘Bumi Tegar Beriman’ akan menurunkan 40 Pecatur potensial.

“Untuk target. Pastinya kami dari Percasi Kabupaten Bogor, ingin meraih yang terbaik, yakni Juara Umum,” pungkasnya.. ( asep syahmid)

76 Siswa SMANTIC Lolos Perguruan Tinggi Negeri dari Berbagai Jalur.

0

Cibinong | Jurnal Bogor
Prestasi membanggakan kembali diraih SMAN 3 Cibinong atau yang lebih dikenal dengan SMANTIC pada tahun ini dengan meloloskan puluhan siswanya masuk ke Perguruan Tinggi Negeri dengan berbagai jalur .

Wakasek Bidang Kehumasan, SMAN 3 Cibinong, Joko Maryono menegaskan, ada sekitar 76 siswa SMANTIC tahun ini yang diterima di Perguruan Tinggi Negeri dan Swasta dari berbagai jalur.

Joko menambahkan, sebanyak 37 siswa masuk atau lolos lewat jalur SNBP di beberapa perguruan tinggi negeri ternama di tanah air seperti UI, IPB, Universitas Brawijaya, Unversitas Udayana , UPI, UNJ dll.

Selanjutnya, kata Joko, ada sekitar 8 siswa yang masuk lewat jalur PMDP, 16 siswa masuk dari jalur undangan, 11 siswa lewat jalur raport, 1 siswa dari jalur Beasiswa Korporat, 2 siswa mendapatkan besiswa penuh dan 1 orang siswa dari jalur test.

Joko Maryono ( Wakasek SMANTIC Bidang Kehumasan)

” Secara persentase jumlah siswa SMANTIC yang masuk perguruan tinggi negeri dan swasta terus mengalami peningkatan tiap tahunnya. Hal ini tak lepas dari peran dan upaya kerja keras semua civitas akademika di SMANTIC, kerja keras para Siswa dan juga motivasi penuh dari orang tua siswa yang terus memantau dan memberikan support pada anaknya dalam belajar,” tegas Joko Maryono, Selasa, 23 Mei 2023

Sementara itu, Kepala Sekolah SMANTIC, Asep Anwar mengatakan, jumlah siswa SMANTIC yang masuk perguruan tinggi negeri kemungkinan akan terus bertambah.

” Saat ini banyak siswa kami yang sedang ikut UTBK 2023. Mudah mudahan mereka masuk semua di Perguruan Tinggi Negeri,” ujar Asep Anwar.

Ia melanjutkan, pada tahun ini juga ada siswa SMANTIC yang ikut test dalam Kedinasan.

” Saya ucapkan selamat kepada para siswa yang sudah masuk atau lolos ke Perguruan Tinggi Negeri dan Swasta dari berbagai jalur. Bahkan, saya juga optimis akan banyak siswa SMANTIC yang berhasil lolos test UTBK,” pungkasnya. ( asep syahmid)

Dukung Pembangunan Jembatan Otista, Warga Berharap Bogor Lebih Lancar

0

Sejatinya pembangunan fasilitas umum untuk kebaikkan bersama. Seperti halnya pembangunan jembatan Otto Iskandardinata (Otista) tujuanya untuk memecahkan masalah kemacetan di Kota Bogor di masa mendatang.

Pembangunan jembatan Otista sudah berlangsung hampir tiga pekan. Pemkot Bogor pun melakukan penutupan jalan Otista dan memberlakukan rekayasa lalu lintas. Dampaknya, warga Kota Bogor yang melintasi jalan protokol pasti mengalami ketidaknyamanan terjebak dalam kepadatan lalu lintas. Beberapa warga kesal dan mengeluh dengan kepadatan lalu lintas ini, namun mayoritas warga Kota Bogor mendukungan proses pelebaran Jembatan Otista yang rencananya memakan waktu delapan bulan kedepan atau hingga akhir 2023.
Seperti pernyataan warga RW.01, Kebon Kelapa, Kelurahan Babakan Pasar, Zubaedi.
Dia mengungkapkan Jembatan Otista tidak hanya untuk warga Kota Bogor saja, tetapi warga luar Kota Bogor turut menggunakannya. Bahkan, menjadi jalur bagi Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo ketika pulang dan menerima tamu negara di Istana Bogor.

“Presiden RI pun lewat jalan ini. Makanya kita sebagai warga wajar jika sedikit banyak ikut berkorban untuk menyelesaikan revitalisasi jembatan ini, tidak jadi masalah. Lagian hanya sampai akhir tahun, sekitar delapan bulan saja. Memang dalam prosesnya aktivitas warga terdampak, khususnya ketika mau ke pasar yang harus berjalan lewat jalur lain. Ke Kampung Pulo Geulis tidak terlalu signifikan,” kata Zubaedi saat ditemui di Jembatan Otista, Selasa (2/5/2023).

SEPARUH JEMBATAN SUDAH DIBONGKAR: Bongkar pasang jembatan Otista terus dikebut. Tahap demi tahap masih dalam pengerjaan kontraktor, sementara Pemkot Bogor mengawasi ketat proses pembangunan tersebut

Sebagai warga, dirinya berterima kasih dengan adanya pembangunan jembatan Otista. Semestinya revitalisasi dilaksanakan tahun kemarin atau tahun-tahun sebelumnya. Ke depan dirinya berharap ketika prosesnya rampung kemacetan yang terjadi dapat direduksi sehingga tidak menjadi separah yang terjadi beberapa tahun kebelakang, khususnya di akhir pekan.

Selanjutnya, Bagus (37), warga RT.01 RW. 08, Lebak Pasar yang mendukung revitalisasi Jembatan Otista sehingga ke depan jembatannya menjadi lebih lebar dibanding kondisi yang ada saat ini sehingga arus lalu lintas akan menjadi lebih lancar.

“Harapan saya Bogor menjadi lebih lancar, sebelumnya macet banget apalagi dulu kan sempat dua arah. Sebagai warga, mendukung dengan adanya perubahan ini, dampak adanya ketidaknyamanan mah wajar, namanya juga pembangunan,” ujarnya.

Rendra Siahaan, warga Jalan Sanggabuana, Babakan, Kecamatan Bogor Tengah mengaku rutin menggunakan pedestrian seputaran SSA untuk berolahraga bersama keluarganya.

“Kalau menurut saya pastinya repot juga, tapi memang mau tidak mau, bottleneck ini mesti dibongkar dan direvitalisasi, sebagai warga pasti mendukung,” katanya.

Banyaknya kendaraan yang menggunakan Jalan Otista menjadi poin yang harus diperhatikan, sehingga revitalisasi Jembatan Otista semestinya diimbangi dengan perbaikan di titik-titik lain sepanjang Jalan Otista sehingga terintegrasi.

Sementara itu, pengamat Tata Kota, Yayat Supriyatna menuturkan, seiring waktu volume kendaraan yang melintasi Jalan Otista akan semakin bertambah. Sementara jika jalan dan jembatan Otista tidak diperlebar atau direvitalisasi, maka pada tahun 2025 Kota Bogor berpotensi mengalami stuck dalam konteks di jalur Sistem Satu Arah (SSA).

“Hal ini karena penyempitan dan kapasitas jalan sudah tidak mendukung, khususnya penyempitan di Jembatan Otista, volume kendaraan semakin bertambah sehingga faktor kemacetan akan semakin meningkat di Jalan Otista. Jika tidak dari sekarang maka kita akan punya delikasi besar,” jelasnya. (*/ded)

Berbagi Keceriaan Bersama Anak – anak, IndiHome Sukseskan Donasi 1000 Buku bagi Taman Baca Melego

0

Jakarta, 17 Mei 2023 – Secara konsisten mendukung peningkatan minat baca pada anak-anak, Telkom Regional II (Jabotabek dan Banten) mengadakan program bertemakan “Donasi 1000 Buku Anak-Anak” bagi Taman Baca Melego. Kegiatan donasi buku ini merupakan bagian dari program charity yang dilaksanakan sebagai bentuk kontribusi IndiHome bagi masyarakat, khususnya generasi anak–anak. Donasi buku dikumpulkan melalui box donasi yang tersebar di 10 titik lokasi, yakni Gedung Wilayah Telkom Banten, Bekasi, Bogor, Jakarta Barat, Jakarta Pusat, Jakarta Selatan, Jakarta Timur, Jakarta Utara, Tangerang, dan Lobby Graha Merah Putih, The Telkom Hub Tower.

Selain donasi berupa buku bacaan khusus anak-anak, diberikan juga bantuan berupa dana perbaikan fasilitas ruang baca senilai 20 Juta Rupiah dari Telkom Regional II yang akan kepada Taman Baca Melego, di Wilayah Depok, Jawa Barat. Dana perbaikan fasilitas ruang baca dikumpulkan melalui penukaran poin myIndiHome yang tertera pada aplikasi myindiHome pelanggan. Satu kali penukaran poin myIndiHome akan senilai dengan 500 poin, dengan konversi sebesar Rp 5.000. Baik program donasi 1000 buku dan perbaikan fasilitas ini berlangsung sejak awal April hingga pertengahan Juni 2023.

Pemberian bantuan secara simbolis oleh Telkom Regional 2 yang diwakilkan oleh Bheri Priyo (OSM Consumer Marketing Telkom Regional 2) dan Retno Isro (Manager CDC Telkom Regional 2)
Sumber: Dokumen pribadi Telkom Regional II

“Menumbuhkan minat baca kepada bagi generasi penerus bangsa merupakan tanggung jawab kita bersama. Ayo kita wujudkan dengan ikut mendonasikan 1 buku pada program Donasi 1.000 Buku. Satu buku lama yang kita donasikan, dapat menjadi buku baru bagi mereka yang menerimanya” Ujar Executive Vice President Telkom Regional II, Mohammad Salsabil.

Taman Baca Melego yang berlokasi di Kelapa Dua, Depok dibangun pada pertengahan tahun 2019 oleh sekumpulan mahasiswa di wilayah Depok. Pada awalnya lokasi tersebut merupakan lahan pembuangan sampah yang kurang mendapat perhatian, namun akhirnya dengan niat baik untuk membangun anak bangsa, Taman Baca Melego didirikan dan sudah berkembang cukup baik hingga saat ini. 

Ahmad Zaoharudin, sebagai inisiator Taman Baca Melego, bertekad untuk membersihkan lahan tersebut dan menjadikannya sebagai tempat berkumpul yang layak bagi anak-anak di wilayah sekitar. Setelah proses pembersihan lokasi yang memakan waktu selama kurang lebih 8 bulan, perkumpulan mahasiswa mulai membuka donasi buku, alat tulis serta mainan untuk anak-anak yang akan ditempatkan di Taman Baca Melego.

Kegiatan Donasi 1000 Buku IndiHome ini dibagi menjadi 2 tahap penyerahan yakni tahap pertama telah dilaksanakan pada tanggal 12 April 2023 dan tahap kedua yang akan dilaksanakan pada pertengahan bulan Juni 2023. Pada tahap 1, selain penyerahan buku hasil donasi, dilaksanakan pula tausiyah oleh Ustadz Kamaluddin, unjuk bakat oleh anak-anak Taman Baca Melego dan Buka Puasa Bersama warga sekitar. Untuk tahap 2 agenda utama yang diharapkan adalah peresmian Taman Baca Melego yang telah direnovasi yang disertai dengan penyerahan buku dan donasi.

Hingga saat ini Telkom Regional 2 masih sangat mengharapkan donasi buku bacaan anak-anak dapat dikirimkan atau diserahkan melalui box donasi yang tersebar di 9 Wilayah Telkom dan Graha Merah Putih, The Telkom Hub. Tak hanya donasi berupa barang, masyarakat juga dapat berdonasi dana perbaikan fasilitas Taman Baca Melego melalui tukar poin di aplikasi myIndiHome dan scan QR melalui barcode yang telah tersedia. Untuk infomasi lebih lengkap dapat mengunjungi akun media social IndiHome Telkom Regional II melalui Instagram @Indihomejabotabek.

Tentang IndiHome
IndiHome sebagai layanan fixed broadband terkemuka milik PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk menyediakan tiga layanan utama, yaitu Internet, Telepon dan TV Interaktif. IndiHome adalah market leader layanan fixed broadband nasional dengan jumlah pelanggan mencapai lebih dari 8,6 juta hingga akhir 2021. IndiHome telah menjangkau 498 dari 514 kota/kabupaten, bahkan 10 pulau terluar di Indonesia, yaitu Pulau Bintan, Karimun, Kei, Alor, Simeulue, Weh, Sebatik, Rote, Sabu dan Nusa Penida). Serat optik IndiHome membentang sejauh 170.885 kilometer dari pusat kota hingga desa-desa terpencil di seluruh nusantara atau setara dengan 4 kali keliling bumi. Menyediakan berbagai pilihan konten menarik mulai dari layanan TV Interaktif, Minipack Channel TV, add-on, 11 OTT partner antara lain Netflix, Disney+ Hotstar, Vision+, VIU, CATCHPLAY+, MOLA, Vidio, WeTV, Lionsgate Play, HBO Go, dan Gameqoo. Selain itu, IndiHome juga memiliki jumlah channel terbanyak hingga mencapai 238 channel yang dapat ditawarkan kepada pelanggan. Informasi lebih lanjut tentang IndiHome kunjungi www.indihome.co.id.

Melly Amelya Komitmen Perjuangkan Ekonomi Kerakyatan

0

Bogor | Jurnal Bogor

Bakal Calon Legislatif (Bacaleg) Partai Hanura dari daerah pemilihan Bogor Timur Tengah, Melly Amelya, berkomitmen memperjuangkan ekonomi kerakyatan. Salah satunya dengan menggagas aplikasi berbasis online untuk memudahkan pelaku UMKM mengembangkan usaha.

“Bogor adalah kota jasa dan gudangnya UMKM, sehingga mesti ada inovasi untuk mengembangkan usahanya,” ujar Melly kepada wartawan, Selasa (23/5).

Selain itu, kata Melly, hal yang paling penting dalam mengembangkan usaha adalah memberikan edukasi pelaku UMKM agar lebih memperkenalkan produk yang dijual kepada warga, baik dalam maupun luar daerah.

“Nantinya aplikasi ini berguna untuk pelaku UMKM yang tak tahu akan menjual produknya kemana, dan mereka yang ingin memulai usaha tetapi belum terinspirasi produk apa yang ingin dijual. Sebab nantinya semuanya akan terhubung di aplikasi,” jelas Melly.

Lebih lanjut, kata Melly, hal yang tak kalah penting adalah memakmurkan masjid. Salah satunya dengan memperbaiki masjid yang kurang layak.

“Itu adalah salah satu kunci mencetak generasi unggul dan beriman,” katanya.* Fredy Kristianto

Bahaya Mengintai Bagi yang Sering Telat Makan

0

Bogor | Jurnal Bogor

Dokter Spesialis Penyakit Dalam Eka Hospital BSD, dr Virly Nanda Muzellina, Sp.PD-KGEH memaparkan bahaya sering telat makan karena kesibukan atau terkadang diet yang ketat juga sering membuat orang untuk sering melewatkan jadwal makan.

Padahal makanan adalah sumber energi untuk Anda melakukan aktivitas. Energi didapatkan dari makanan melalui sistem metabolisme dengan mencerna kandungan makanan dan mengubahnya menjadi energi untuk dialirkan ke seluruh tubuh.

“Ketika kebutuhan energi Anda berkurang karena terlalu sering telat makan, maka hal yang akan terjadi yaitu tubuh Anda akan kekurangan energi dan produktivitas Anda akan menurun,” ungkapnya dikutip dari RMOL, Selasa (21/5/2023).

Hal yang dapat timbul dari kekurangan energi yaitu tubuh akan mengirim sinyal untuk Anda segera beristirahat dengan membuat Anda mengantuk. Selain itu tubuh juga akan lebih mudah untuk merasa lemas, sehingga menurunkan kemampuan Anda untuk konsentrasi, bergerak, maupun berpikir.

1. Mengganggu sistem metabolisme

Sistem metabolisme adalah sistem yang bertugas untuk mengubah makanan yang Anda konsumsi menjadi energi. Sistem ini merupakan salah satu sistem dalam tubuh yang selalu bekerja meski dalam keadaan tidur. Maka dari itu, ketika tubuh tidak mendapatkan asupan makan untuk dicerna, sistem metabolisme Anda akan membaca situasi tersebut sebagai masa darurat dan memulai menghemat pembakaran kalori untuk penghematan.

Hal ini dapat mengganggu sistem kerja dari metabolisme Anda karena jika jika terlalu sering dilakukan, maka tubuh akan mulai terbiasa dengan proses metabolisme yang lambat. Ketika metabolisme mulai melambat, tubuh akan lebih sedikit untuk mendapatkan energi, sehingga tubuh Anda juga akan mudah untuk lelah.

2. Menyebabkan penyakit asam lambung

Lambung merupakan salah satu organ pencernaan yang memiliki peran penting dalam tubuh Anda. Ia memiliki tugas untuk mencerna makanan dengan enzim serta asam sehingga makanan hancur dan bisa dicerna dengan baik oleh usus halus. Lambung adalah organ yang selalu bekerja bahkan Anda sedang beristirahat, sehingga meski dalam keadaan kosong lambung akan terus mengeluarkan cairan asam.

Jika lambung terlalu lama dibiarkan kosong, ini dapat memicu luka karena menipisnya lapisan mukus lambung akibat paparan asam lambung. Jika sudah terluka, luka juga akan diperparah oleh asam lambung yang terus diproduksi, menyebabkan ada penyakit lambung. Jika sudah terkena penyakit asam lambung, perut akan terasa sakit dan tubuh akan merasakan mual.

3. Menggagalkan program diet

Asumsi yang menyatakan bahwa semakin sedikit Anda mengonsumsi makanan, maka semakin cepat berat badan tubuh akan turun merupakan mitos belaka. Program diet dirancang untuk menjaga kesehatan dan berat badan ideal sesuai dengan proporsi tubuh seseorang. 

Jika Anda mengurangi asupan makanan terlalu banyak, hal ini justru hanya akan meningkatkan rasa lapar Anda. Karena dalam keadaan lapar, tubuh akan membutuhkan asupan kalori atau lemak yang lebih, sehingga risiko Anda untuk malah justru makan dengan porsi lebih banyak menjadi lebih tinggi, berakhir menggagalkan program diet Anda.

4. Menurunkan imun tubuh

Terlalu sering makan juga dapat menurunkan imun tubuh dan meningkatkan risiko Anda untuk lebih gampang terkena penyakit. Ini dikarenakan imun tubuh yang kuat terbentuk dari zat dan nutrisi makanan yang Anda makan. 

Sering telat makan akan membuat Anda kekurangan nutrisi dan gizi sehingga imun tubuh menjadi lebih lemah untuk melawan penyakit. Anda juga mungkin membutuhkan waktu yang lebih lama untuk pulih dari sebuah penyakit. Selain itu, sering telat makan juga diketahui meningkatkan risiko Anda untuk terkena penyakit kronis seperti diabetes

5. Potensi insomnia dan masalah kesehatan mental

Lalu dampak bahaya yang terakhir dari sering telat makan yaitu mengganggu kesehatan mental. Rasa sakit pada perut yang dihasilkan oleh telat makan bisa saja menyebabkan Anda untuk terkena insomnia dan membuat Anda kesulitan untuk tidur. Insomnia diketahui sebagai salah satu alasan kuat dari penyebab masalah kesehatan mental seperti stres dan depresi. 

** yev

Hadits Hari Ini

0

Sahih al-Bukhori:2214

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ:

لَوْ كَانَ لِي مِثْلُ أُحُدٍ ذَهَبًا مَا يَسُرُّنِي أَنْ لاَ يَمُرَّ عَلَيَّ ثَلاَثٌ وَعِنْدِي مِنْهُ شَيْءٌ إِلاَّ شَيْءٌ أُرْصِدُهُ لِدَيْنٍ.

Dari Abu Hurairah ra, dia berkata: Rasulullah saw bersabda:

Seandainya aku memiliki emas sebesar Uhud, maka tidaklah akan membuatku senang jika berlalu tiga (hari) dan masih ada yang tersisa darinya di sisiku, kecuali sebagian yang aku simpan untuk membayar hutang.

Pesan :
Anjuran untuk bersedekah, karena keutamaannya yang begitu besar. Jika seorang Muslim bersedekah dengan ikhlas, maka Allah akan mengembangkan sedekahnya hingga di akhirat kelak, orang tersebut akan bingung begitu melihat pahala yang ia miliki karena merasa tidak pernah melakukan suatu amalan yang sebesar itu. Kemudian akan diberitahukan padanya bahwa itu adalah sedekahnya yang Allah kembangkan hingga menjadi sebesar gunung. Semoga kita menjadi orang yang senantiasa gemar bersedekah lillahi ta’ala.

Terima Kasih Saya Telah Diundang Reunian KNPI

0

Dr Ir. H. Apendi Arsyad, M.Si
(Pendiri dan Dosen Senior Universitas Djuanda Bogor)

Melihat gambar yang diposting WAG KNPI Kabupaten Bogor Lintas Generasi,  ada 3 orang yang bergaya dengan rambut yang sudah beruban,  tetapi tetap gagah. Mereka adalah senior KNPI tempo dulu,  saya mengenal ketiganya yaitu kang Pepen (aktivis AMS), Beben (AMS) putra Bogor ganteng adiknya kang Nawafie Shaleh dan kang Herry senior saya di PPM Kabupaten Bogor.

Senang dan berbahagia ya kita bisa reuni, bertemu muka dan bersilaturrahmi para aktivis pemuda lintas angkatan dan generasi pada acara Halal bilhalal 1444 H. Sudah pada berumur lansia begini, badan mulai melemah,  sebagian kawan-kawan lama pun sudah wafat seperti tokoh ormas Pemuda Pancasila bung Rudy Batlolone dan Jhony Tambunan,  tokoh AMS dan Waket DPD KNPI bung Endy Mawardi,  bung Gingin,  bung Iyus Djuher,  serta para kilancek kang Dedy Irfan, kang Lutfi,  kang Nawasi Djamjuri, kang Elif Djehan, dan banyak lagi yang lain.

Saya dan kita berbahagia sekali bersua teman lama, untuk sekian lama tak jumpa, kini bisa bersalam-salaman,  “cipika cipiki” dengan penuh haru. Teringat kenangan manis semasa menjadi aktivis kepemudaan di bumi Tegar Beriman, Kabupaten Bogor. 

Sebuah kabupaten terluas penyangga Ibu Kota negara, Daerah Khusus Jakarta, berpenduduk banyak dan padat multietnis yang tersebar di 40 kecamatan. Ada ribuan desa dengan alamnya pegunungan yang indah seperti gunung Salak dan Pangrango,  daerah perbukitan yang eksotik yang dipenuhi bangunan villa di daerah Puncak,  gunung Salak Endah,  serta alamnya kaya dengan aneka tambang emas, gunung kapur, dan galian C seperti Pongkor, Ciseeng,  Parung Panjang,  dan lain-lain.

Terima kasih,  hatur nuhun atas undangannya dari Ketua dan Sekretaris Alumni KNPI,  Engkus Sutisna, ST,  MT pejabat teras Pemprov Jabar,  harapan kita beliau bisa dicalonkan menjadi Pjs Bupati Bogor, dan terima kasih juga kepada Egy tokoh politisi muda PDIP binaan kang Karfat dan kang Ruddy Harsa, kang Bayu Sahjohan dan lain-lain.

Saya senang juga bersua  dengan tokoh politik berstamina hebat, berkarier sukses dalam dunia perpolitikan dan bisnis proverty sahabatku mantan Bupati Bogor bung Drs. Rachmat Yasin, MM (panggilan kerennya bung RY dari unsur GP Ansor,  ayahnya politisi PPP versi Orba di masa itu).

Saya kenal betul semasa mudanya, bung RY punya communication skill politik yang bagus dan piawai,  beliau RY sebagai salah satu Waket DPD KNPI Kabupaten Bogor periode 1989-1991, sedangkan saya AA (unsur HMI)  selaku Wasek Satu, teman debat dan berdiskusinya.

Ketua DPD KNPI-nya alm. kang Gingin Nugraha (Ketua PPM), Waket selain RY ada bung Ruddy (PP) dan Endik Mawardi (AMS) dan Sekretarisnya Luthfi Syam (unsur FKPPI Kabupaten Bogor) dan Bendahara bung Iyus Djuher (AMS dan PNS pejabat Pemda Bogor. 

Selanjutnya bung Iyus berhasil menjadi Ketua DPD KNPI Kabupaten Bogor, berkompetisi merebut suara peserta Musda V di Badiklat Kemendagri di kawasan Semplak Bogor tahun 1991, mengalahkan saya AA yang mencalonkan diri, dukungan ormas nonkekaryaan,  termasuk ormas Pemuda Demokrat, Ketuanya bung Rudy Harsya dan lain-lain.

Alhamdullilah, pada acara halal bi halal alumni DPD KNPI,  Sabtu 20, Mei 2023 di gedung Tegar Beriman Cibinong, Kabupaten Bogor, sahabat saya RY tampak sehat dan masih tetap bersemangat memotivasi kaum muda Kabupaten Bogor untuk memajukan Kabupaten Bogor.

Retorikanya masih bernas dan bersemangat seperti dulu, ketika berkumpul di sekretariat DPD KNPI Kabupaten Bogor,  Jalan Perintis No.17 Kota Bogor,  dan berkantor di ruang Pemkab Bogor Jalan Veteran no. 1 Kota Bogor, sebelum ibukota pindah ke Desa Sukahati, Cibinong sekarang.

Subhanallah KNPI telah mewadahi kita yang berbagai macam latar belakang SARA bisa saling mengenal demi persatuan kesatuan bangsa dalam wadah NKRI.

Saya sebagai kader HMI berasal dari kampus IPB,  setelah bergabung di KNPI hasil Musda tahun 1989 menjadi salah seorang anggota formatur yang terpilih secara demokratis di forum Musda IV 1989 di hotel Purnama Cipayung, Puncak, Kabupaten Bogor.

Jujur saya AA berkata bahwa saya banyak belajar di masa muda akan makna keberagaman,  perbedaan dan kesamaan tujuan dan cita-cita hidup bermasyarakat, berbangsa dan bernegara di dalam aktivitas Ormas kepemudaan, yang namanya Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI).

Buah dari berbagai interaksi sosial tersebut,  sekarang banyak para aktivis pemuda Kabupaten Bogor menjadi tokoh dan pemimpin dalam berbagai profesi seperti RY (Bupati) , Karfat (Wabub)  Ruddy (DPRD Jabar 4 periode) dan lain-lain menjadi politisi,  birokrasi Pemda seperti Engkus Sutisna (Ormas Ikapri,  staf ahli Gubernur Jabar,  sebelumnya Karo dan Kadis Pemuda dan Olahraga Pemprov Jabar), Agus Ridhallah (Ikapri jadi Kadis Perhubungan,  sebelumnya Kadis Sospol Pemkab Bogor, om Gerry,  Kang Lutfi Syam (Kadisdik, Kadis Arsip), Dany (sekarang Kadis di Pemkab Bogor), kang Dace (beberapa Kadis, Ketua KWB sekarang akan nyaleg)  dan lain-lain.

Pebisnis sukses juga banyak,  para kontraktor jasa konstruksi seperti bung May Komaruddin, bung Abdul Hamid dan lain-lain.  Sedangkan saya memilih jalan lain, saya hanya berhikmat di kampus dan beberapa ormas lainnya untuk pengabdian dan dakwah.

Saya pernah aktif Wasek PG Golkar Kabupaten Bogor, pernah menjadi caleg pada Pemilu 1999 era reformasi, tetapi tidak punya nyali dan tak bermaqom untuk duduk di DPRD Kabupaten Bogor, walaupun terpilih di Pileg 1999 dapil Darmaga Bogor bersaing dengan bung RY dari PPP.

Akhirnya saya AA lebih memilih melanjutkan studi pasca sarjana di IPB, karena saya sadar bahwa saya berprofesi tenaga pengajar (dosen)  di kampus UNIDA Ciawi Bogor, yang pernah ikut mendirikan (Mei 1986).

Saya sadar bahwa saya berkewajiban meningkatkan kualifikasi dan kompetensi akademik,  alhamdulillah S2 dan S3 tercapai, kini jabatan Lektor Kepala (Assosiate Profesor).

Kegiatan politik di masa transisi reformasi, pada waktu lalu,  hanya menimba pengalaman untuk memenuhi keinginantahuan (courosity)  apa, mengapa dan bagaimana dunia perpolitikan itu.

Berbeda dengan para sahabat saya RY (Ketua DPC PPP dan Ketua DPRD Kabupaten Bogor,  akhirnya ikut pilkada dan terpilih menjadi Bupati Bogor).

Begitu juga kang Karyawan Fathurachman (dikenal panggilan Karfat, Ketua PDIP Kabupaten Bogor,  pada pilbub berkoalisi dgn RY akhirnya terpilih menjadi Wakil Bupati Bogor,  mendampingi RY). Namun demikian di sela-sela kesibukan belajar dan mengajar,  saya tetap menyalurkan minat-bakat gemar berorganisasi dan aktivitas pengabdian sosial di berbagai ormas hingga kini seperti MD Kahmi, ICMI,  Kadinda,  Dekopinda,  IKC se-Jabodetabek,  IKPMR Bogor,  Yayasan Insancita dan Arsyada, dan lain-lain.

Begitulah sekilas narasi tentang intersosial politik saya dengan sahabatku RY,  politisi Kabupaten Bogor keren dan mantul. Itulah namanya garis tangan,  nasib dan pilihan hidup. Saya bersyukur kepada Allah SWT atas nikmat-Nya.

Saya berkesempatan bergaul dengan kaum muda etnis Sunda yang hebat, hangat dan ramah antarsesama, kami kaum pendatang nonetnis Sunda, saya sendiri AA berasal dari etnis Melayu Riau. Semoga silaturrahmi kita alumni aktivis KNPI tetap terjalin kini dan ke depan. Syukron barakallah. Wassalam

**