28.3 C
Bogor
Wednesday, July 29, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 583

Dilatih Manajemen dan Administrasi Keuangan, Petani Sawit Riau: Terimakasih BPDP-KS dan Kementan

0

Pekanbaru | Jurnal Bogor
Kementerian Pertanian (Kementan) bekerjasama dengan Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) melaksanakan pelatihan Manajemen dan Administrasi Keuangan, 11 – 17 Juli 2023 di Pekanbaru Riau.

Sebanyak 25 orang pekebun kelapa sawit dari Kabupaten Kampar, Riau mengikuti pelatihan yang dilaksanakan Balai Besar Pelatihan Manajemen dan Kepemimpinan Pertanian (BBPMKP) Ciawi Bogor.

Dalam sebuah kesempatan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo menegaskan pentingnya industri kelapa sawit bagi pertumbuhan ekonomi nasional. Menurutnya, industri sawit adalah salah satu yang menopang laju ekspor Indonesia disaat semua negara mengalami krisis global. Apalagi, selama ini, sawit juga merupakan andalan sekaligus kebanggaan bangsa Indonesia.

Sementara Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Kementerian Pertanian (Kementan) Dedi Nursyamsi menilai Sawit, sebagai penggerak perekonomian daerah, menyerap tenaga kerja dan mendukung pengentasan kemiskinan di perdesaan

Dalam pelatihan tersebut sebanyak 25 pekebun sawit terdiri dari petani dan anak petani kalapa sawit. Berasal dari 4 desa di Kabupaten Kampar, dengan rincian 14 orang dari Desa Bandur Picak, Kecamatan Koto Kampar Hulu, 3 orang dari Desa Kuntu Darussalam, Kecamatan Kampar Kiri. Kemudian, 3 orang dari Desa Rumbio, Kecamatan Kampar, 5 orang dari Desa Sarak, Kecamatan Kampar.

Seorang peserta pelatihan dari Desa Bandur Picak, bernama Muhammad Ikhwal ingin pelatihan ini bisa terus dilanjutkan. Karena menurutnya banyak ilmu dan manfaat yang didapat.

“Kami sebagai peserta sangat bersyukur sekali, bisa ikut pelatihan ini. Karena tidak semua petani dan anak petani yang bisa ikut pelatihan ini. Kami berterima kasih kepada KBPDP-KS dan Kementerian Pertanian,” tandasnya.

Kepala Bidang Pengembangan Usaha dan Penyuluhan, Dinas Perkebunan Provinsi Riau Sri Ambar Kusumawati menyampaikan, bahwa arah dan kebijakan Pemerintah Provinsi Riau tahun yang akan datang dalam memperkuat pembangunan perkebunan adalah meningkatkan nilai tukar petani (NTP) dan meningkatkan daya saing sektor perkebunan.

“Khusus untuk sektor perkebunan Kelapa sawit telah menjadi unggulan perkebunan Riau dan menjadi andalan petani kita dan berdampak ekonomis yang baik. Kita menyadari sepenuhnya dalam melaksanakan/mensukseskan pembangunan perkebunan, banyak kendala yang kita hadapi,” ujarnya saat hadir membuka Pelatihan.

Saat ini, kata Ambar, program pemerintah tidak hanya ditujukan untuk meningkatkan produksi di bidang perkebunan. Namun, yang lebih diutamakan adalah peningkatan pendapatan petani. Pada akhirnya diharapkan mampu mewujudkan kesejahteraan petani tersebut terus meningkat dari waktu ke waktu.

“Konsep-konsep pembangunan untuk mengatasi berbagai kendala seperti rendahnya tingkat pengetahuan dan keterampilan petani dan lainnya, secara bertahap terus diupayakan pemecahannya,” kata Ambar.

** Regi- BBPMKP

Tiga ASN Kabupaten Bogor Perkuat Jabar di PORNAS Korpri 2023

0

Tiga ASN dari Pemkab Bogor mewakili Jawa Barat pada event PORNAS XVI Korpri 2023 yang berlangsung mulai 15 sampai 21 Juli 2023.

Ketiga ASN Pemkab Bogor yang memperkuat Kontingen Jawa Barat pada PORNAS XVI Korpri 2023 di Semarang diantaranya Sri Agus Meliyana, SE, MM dari Cabor Tenis Lapang dan berasal dari Dispora Kabupaten Bogor.

Selain itu, Endar sakti lubis SS, M.Si yang juga berasal dari Dispora Kabupaten Bogor dan Erdi Setiajaya
dari Kecamatan Ciomas akan bermain pada Cabor Catur pada PORNAS XVI Korpri 2023.

” Alhamdulilah tiga ASN Kabupaten Bogor akan tampil pada PORNAS XVI Korpri 2023 membela Jawa Barat. Kami siap all out memberikan yang terbaik bagi Jawa Barat pada PORNAS kali ini,” ujar Sri Agus Meliyana alias Agus Althaf, Jumat, 14 Juli 2023

Mudah mudahan, kata Agus, semua Atlet ASN yang membela Jawa Barat akan mampu memberikan Konstribusi medali pada ajang PORNAS XVI Jabar 2023.

Hal yang sama dikatakan Endar Sakti Lubis ( Dispora) dan Erdi Kecamatan Ciomas) dua atlet Catur asal Pemkab Bogor yang siap memberikan prestasi terbaik pada PORNAS XVI Korpri 2023 di Semarang.

” Semua lawan bagus bagus yang akan tampil pada PORNAS XVI Korpri 2023. Namun saya akan berusaha memberikan yang terbaik bagi Kontingen Jabar dan juga bagi Pemkab Bogor,” papar Endar Sakti Lubis.

Dalam kesempatan yang sama, Akung Susmono salah satu sesepuh tenis lapang Kabupaten Bogor berencana akan memberikan dukungan langsung ke Agus Althaf dkk di ajang PORNAS kali ini.

Akung Susmono akan bertolak ke Semarang dan akan memberikan dukungan langsung kepada Agus Althaf dkk saat bertanding.

” Insya Allah saya akan mengajak Pak Anto Kaos untuk menyaksikan dan memberikan supporr kepada Agus Althaf dkk di PORNAS XVI Korpri 2023,” pungkasnya. ( asep syahmid)

Tempati Lahan Fasos Fasum Warga Perum Bumi Mutiara, Labs School Kaizen Dikeluhkan

0

Gunung Putri | Jurnal Bogor

Warga Perumahan Bumi Mutiara, Desa Bojong Kulur, Gunung Putri, Kabupaten Bogor mengeluhkan lahan fasos fasumnya yang dipakai oleh sekolah swasta Labs School Kaizen. Pasalnya, bangunan gedung sekolah tersebut berdiri di lahan fasos fasum milik warga dengan luas kurang lebih 8000 m2.

Kepada Dusun 08, Desa Bojong Kulur, Yusron membenarkan lahan yang digunakan oleh Labs School Kaizen adalah lahan fasos fasum dari Perumahan Bumi Mutiara yang dahulunya adalah lapangan sepak bola dan lapangan voli yang digunakan warga untuk berolahraga.

“Saya kurang tahu persisnya, karena saat saya kesini, sekolah itu sudah berdiri. Namun, belum lama ini memang pihak sekolah meminta tanda tangan untuk perpanjang izin lingkungan keberadaan sekolah tersebut. Tapi, saya arahkan untuk ke RT dan RW terlebih dahulu, dan sampai saat ini belum ada tindaklanjutnya lagi,” ungkap Yusron kepada Jurnal Bogor, Kamis (13/7/23).

Yusron menyebut, pihak Labs School Kaizen sendiri selama berdiri tidak ada kontribusi kapada lingkungan sekitar, baik saat warga mengadakan kegiatan, ataupun diskon saat warga sekitar ingin bersekolah ditempat tersebut. Mengingat, sekolah yang dikelola yayasan tersebut biayanya sangat mahal, dan warga sekitar yang berpenghasilan pas-pasan tidak akan mungkin sanggup untuk menyekolahkan anaknya disitu.

“ Anak Yatim yang kami titipkan saja tidak ada perhatiannya, hanya dikurangi 50 ribu rupiah. Padahal jika diberikan biaya pendidikan gratis pun sekolah tersebut tidak akan rugi jika hanya 1 anak yang di gratiskan, apalagi ini anak yatim,” tandasnya.

Maka dari itu, sambung Yusron, dirinya meminta kepada dinas terkait untuk datang menyambangi sekolah swasta yang sudah menggunakan lahan fasos fasum milik warga Perumahan Bumi Mutiara tersebut. Dan kami nyatakan, kami tidak akan menandatangani perpanjangan izin penggunaan lahan untuk sekolah tersebut, karena yang kami inginkan ialah adanya sekolah negeri di Desa Bojong Kulur, baik itu sekolah SMAN ataupun SMPN.

“Desa Bojong Kulur ini sudah padat sekali peduduknya, dan disini tidak ada sekolah negeri. Kami menginginkan ada sekolah negeri di wilayah kami, agar anak-anak kami juga bisa merasakan bersekolah di sekolah negeri,” pintanya.

“Saya berharap, keluhan ini didengar pihak terkait, kalau pun Labs School Kaizen masih ingin beroperasi disana, tolong gantikan lahan fasos fasum kami,”tambahnya.

** Nay Nuráin

UPT Ultimatum Pemilk Restoran Wulan Sari

0

Cileungsi | Jurnal Bogor

UPT Penataan Bangunan Wilayah I melakukan pemasangan segel sebagai upaya pengawasan terkait pelanggaran bangunan yang dilakukan oleh pemilik restoran wulan sari di wilayah Cileungsi. Hal itu dilakukan sebagai upaya agar pemilik restoran menempuh seluruh proses perizinan yang berlaku di Kabupaten Bogor. Dari pengawasan yang dilakukan oleh pihak UPT, pemilik restoran disinyalir melanggaran Peraturan Pemerintah No 16 tahun 2021, Peraturan Daerah Nomor 12.

“Pemasangan tanda pengawasan ini kami lakukan dikarenakan adanya tindakan pelanggaran izin bangunan yang dilakukan oleh pemilik restoran. Segel ini baru dapat dilepas jika pemilik sudah memenuhi seluruh proses perizinan yang berlaku di Kabupaten Bogor,” kata Kepala UPT Penataan Bangunan Wilayah 1, Riza Juangsah kepada Jurnal Bogor.

Menurut dia, keputusan tersebut diambil oleh pihak UPT karena sebelumnya pihak pengawas UPT sudah melakukan sidak dan kroscek di lapangan terkait adanya pelanggaran bangunan di restoran wulan sari. Sebelumnya, pihak UPT juga sudah melayangkan dua kali surat peringatan kepada pemilik agar segera melakukan pembenahan.

“Ini tindakan tegas dari kami selaku pengawas bangunan. Kami harap pihak pemilik restoran dapat melakukan perbaikan dan menempuh proses perizinan terlebih dahulu,” ujarnya.

Riza mengatakan, untuk bangunan yang berada di pinggir danau atau sungai memang memiliki ketentuan tersendiri pada saat mendirikan bangunan yang diperuntukan usaha atau komersil lainnya. Oleh karena itu, ia mengimbau kepada para pengusaha yang ingin berinvestasi di Kabupaten Bogor untuk mengetahui seluk beluk aturan mengenai perizinan dan pemanfaatan ruang. Hal itu diperlukan untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan pada saat bangunan sudah rampung dibangun.

“Oleh karena itu, saya imbau kepada pengusaha agar mengurus perizinan terlebih dahulu sebelum mendirikan bangunan untuk usaha. Karena dari proses pembuatan izin tersebut nantinya diketahui batasan serta aturan yang berlaku agar tidak terjadi pelanggaran dalam mendirikan bangunan,” tandasnya.

** Taufik/Nay

Asisten Virtual Laras Manis, Memudahkan Masyarakat  Mengecek IMB

0

Inovasi itu luar biasa. Namun inovasi di tengah minimnya anggaran pastinya sangat istimewa. Nah, ini sudah dilakukan oleh Dinas Arsip dan Perpustakaan Kota Bogor. Dinas ini memudahkan masyarakat warga Kota Bogor mendapatkan informasi arsip Izin Mendirikan Bangunan (IMB), melalui aplikasi layanan arsip dinamis (Laras Manis). Seperti apa?
Dalam dunia kearsipan dikenal istilah arsip dinamis dan arsip statis. Arsip dinamis merupakan arsip yang digunakan secara langsung dalam kegiatan organisasi atau pencipta arsip dan disimpan dalam jangka waktu tertentu. Sedangkan arsip statis merupakan arsip yang sudah tidak gunakan oleh organisasi atau pencipta arsip tetapi masih memiliki nilai sejarah untuk kepentingan bangsa dan negara.

Arsip dinamis pada dasarnya bersifat tertutup dan hanya untuk kepentingan dinas. Arsip dinamis dapat dinyatakan terbuka jika ada izin untuk mengakses arsip tersebut dari pencipta arsip.
Arsip dinamis merupakan salah satu sumber informasi yang akurat dan dapat dipercaya karena merupakan rekaman informasi yang tercipta seiring dengan berjalannya kegiatan organisasi. Akses arsip dinamis banyak menjadi perdebatan apalagi pada era keterbukaan informasi publik.
Pada saat ini desakan publik untuk bisa mengakses berbagai informasi sangat besar. Hak untuk memperoleh informasi merupakan hak asasi bagi manusia, dan keterbukaan informasi merupakan salah satu ciri negara demokrasi yang menjunjung tinggi kedaulatan rakyat untuk mewujudkan penyelenggaan negara yang baik. Hal itulah yang mendasari munculnya Undang-Undang Keterbukaan Informasi Publik (KIP) Nomor 14 Tahun 2008.
Keterbukaan Informasi Publik mendorong adanya transparansi di berbagai sektor, salah satunya hak akses masyarakat untuk mengetahui dokumen arsip dinamis instansi pemerintah. Salah satu contoh arsip dinamis adalah IMB yang diterbitkan Pemkot Bogor melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTS) dan kecamatan.
Menurut Kepala Bidang Arsip Dinamis, Dinas Arsip dan Perpustakaan Kota Bogor, Ara Wiraswara pihaknya merasa perlu untuk melakukan inovasi layanan kepada warga untuk mendapatkan arsip IMB. Selama ini, banyak warga Kota Bogor maupun luar Kota  Bogor yang memiliki asset berupa tanah dan bangunan di Kota Bogor ingin mendapatkan IMB asli dan memfotocopy-nya.
“Sebenarnya sebelum saya masuk ke dinas ini, kebutuhan masyarakat mendapatkan arsip IMB ini cukup tinggi, misalnya untuk agunan atau jaminan pinjaman ke Bank, atau jual beli asset harus ada berkas IMB asli atau legalisirnya,” kata Ara sapaannya.
Atas dasar kebutuhan masyarakat, pihaknya pun membuat inovasi layanan untuk memudahkan masyarakat mendapatkan arsip IMB ini melalui aplikasi layanan arsip dinamis (Laras Manis). Terlebih kebutuhan arsip IMB ini tak hanya datang dari warga Kota Bogor, tapi juga warga luar Bogor yang memiliki asset di Kota Bogor.
“Kami sering kedatangan warga Jakarta, Bandung untuk mendapatkan arsip IMB, sebelum ada aplikasi ini mereka datang langsung ke kantor kami. Persoalannya adalah tidak selalu arsip yang mereka cari ada di kami. Bayangkan yang sudah datang jauh-jauh dari luar kota dengan harapan arsip IMB yang mereka cari ada di dinas kami, ternyata ketika dicari arsipnya tidak ada. Ini menurut saya persoalan serius,” detailnya.  
Sekarang, kata Ara, warga luar Bogor ini cukup mengklik link chatbot nya: https://app.smojo.org/diarpuskotabogor/LarasManis yang ada di website dan IG Dinas Arsip untuk pengecekan IMB dan memperoleh kepastian mendapatkan arsip IMB ini.
“Warga tinggal memasukkan nama lengkap yang tercantum di IMB atau nomor SK lengkap dan chatbot Laras Manis (asisten virtual-red) akan melakukan pengecekan kurang dari 1 menit untuk memastikan ada atau tidak arsip IMB-nya di record center kami. Kalau ada, warga bisa langsung melakukan reservasi hari dan jam kedatangan. Dan kami menyiapkan IMB yang diminta. Jadi, warga datang ke dinas kami dengan satu kepastian layanan bahwa arsip yang mereka cari ada di kami,” papar Ara.  
Saat ini, Dinas Arsip dan Perpustakaan Kota Bogor menyimpan kurang lebih 29.829 berkas Izin Mendirikan Bangunan (IMB) yang tercipta sejak 1984 hingga 2015. Arsip IMB ini tersimpan dan terdata di record center Dinas Arsip dan Perpustakaan. Arsip ini dikelola agar selalu dapat diakses oleh masyarakat atau pihak yang berkepentingan.
Dinas ini memiliki Layanan Arsip Dinamis (Laras Manis). Ada dua layanan yakni program layanan Laras Manis ini, yaitu informasi ada atau tidak sebuah data IMB melalui chatbot https://app.smojo.org/diarpuskotabogor/LarasManis dan peminjaman salinan dari IMB setelah melakukan reservasi dengan menyampaikan surat permohonan dan data pendukung ke Dinas Arsip dan Perpustakaan Kota Bogor.

“Jadi kami juga tidak asal memberikan arsip IMB ini, hanya orang yang berhak atas IMB saja yang bisa dan alasan yang jelas, misalnya IMB-nya hilang atau terkena musibah banjir/kebakaran,” tegas Ara.
Pihaknya mengakui untuk mendapatkan aplikasi ini tidak mudah. Terlebih anggaran di dinasnya sangat terbatas. Dirinya pun harus menyebar proposal ke sponsor baik di Kota Bogor maupun luar Kota Bogor. Dirinya bersyukur Bank Kota Bogor mensponsori atau membiayai pembuatan aplikasinya ini. Konsekuensinya pada aplikasi Laras Manis ini ada logo Bank Kota Bogor.
Tak hanya itu, dirinya juga bekerja sama dengan ai4impact sebuah perusahaan pembuat layanan digital yang berbasis di Singapura, memiliki kantor cabang di Jakarta. Dirinya pun mendatangi perusahaan tersebut untuk membuatkan aplikasi layanan Laras Manis. “Saya bersyukur akhirnya bisa juga membuat aplikasi Laris Manis ini,” jelas Ara sumringah.
Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Arsip dan Perpustakaan Kota Bogor, Rudiyana berharap aplikasi ini dapat bermanfaat bagi warga Kota Bogor, khususnya dan warga luar Bogor yang memiliki asetnya di Kota Bogor untuk mengetahui atau mengecek arsip IMB-nya. “Jadi, ketika datang ke kantor kami, mereka sudah datang dengan kepastian bahwa arsip IMB-nya ada,” imbuh Rudi. (**)

Climber Kota Hujan Juara Umum Kejurda Jabar 2023

0

Soreang | Jurnal Bogor

Tim panjat tebing Kota Bogor, keluar sebagai juara umum, setelah mengoleksi 19 medali pada Kejuaraan Daerah (Kejurda) Kelompok Umur Jawa Barat 2023, yang digelar di Wall Si Jalak Harpat-Soreang, Kabupaten Bandung, sejak 11 hingga 13 Juli 2023.

Ke 19 medali yang diraih climber ‘Kota Hujan’ pada Kejurda KU 2023 kali ini, enam di antaranya medali emas, 10 medali perak dan tiga medali perunggu. Raihan 19 medali tersebut, membuat tim panjat tebing FPTI Kota Bogor, kembali mempertahankan gelar juara umum Kejurda 2022 lalu.

Ketua Umum FPTI Kota Bogor, Samson Purba mengaku puas, dan bangga dengan prestasi juara umum yang diraih oleh atlet-atlet junior, di ajang Kejurda KU Panjat Tebing Jawa Barat 2023.

“Ini merupakan prestasi yang sangat memuaskan tentunya bagi kami.
Apalagi tim kami keluar sebagai juara umum di ajang
Kejurda KU tahun 2023. Ini artinya pembinaan yang kami lakukan berjalan dengan baik,” ujar Samson Purba, Kamis (13/7/2023).

Ia menjelaskan, bahwa prestasi yang diraih para climber muda Kota Bogor di ajang Kejurda KU 2023 ini, bukan hal yang mudah. Tapi butuh perjuangan ekstra. Maka dari itu, sambung Samson, dirinya menginginkan agar prestasi tersebut, bisa jadi motivasi bagi para atlet kedepannya.

“Semua medali itu berhasil dipersembahkan atlet-atlet junior kami dari semua kategori yang ditandingkan pada Kejurda KU 2023. Mulai dari kategori youth A,B,C,D, maupun kategori junior,” tegasnya.

Yang jelas, tambah Samson, semua atlet junior ini, merupakan cikal bakal dari tim panjat tebing Kota Bogor, untuk memperkuat Kontingen Kota Bogor, pada event-event selanjutnya. =ADI

Atlet Peraih Medali Pada Kejurda KU Jawa Barat 2023 di antaranya:

Kategori Lead Youth D Putra:

  1. Kafka El Azzam
  2. Jason Wirya Tanya

Kategori Speed Youth D Putra:

  1. Kafka El Azzam
  2. Jason Wirya Tanya

Kategori Lead Youth C Putra:

  1. M. Rafqi Firdaus

Kategori Speed Youth C Putra:

  1. Faturrahman Z.B
  2. M. Rafqi Firdaus

Kategori Speed Youth C Putri:

  1. Diva Nur Azmi
  2. Zascha Nuraini

Kategori Lead Youth B Putra:

  1. Sabastian B.M

Speed Youth B Putra

  1. Sabastian B.M

Ketegori Lead Youth A Putra:

  1. M. Farel Al Farid
  2. M. Azril Ramadhan

Kategori Speed Youth A Putra:

  1. Obet Kornelius S
  2. M. Farel Al Farid

Kategori Lead Youth A Putri:

  1. Neyla Ayu Putri
  2. Rahmanda Aulia Putri

Kategori Speed Youth A Putri

  1. Neyla Ayu Putri
  2. Nagita Febriyanti

SMPN 2 Sukaraja Sekolah Favorit Siswa Bertalenta Olahraga

0

Sukaraja | Jurnal Bogor

SMPN 2 Sukaraja yang berlokasi di Jalan Alternatif Sentul saat ini menjadi sekolah favorit bagi para siswa yang punya talenta pada beberapa cabang olahraga.

Pembinaan siswa yang punya talenta pada cabang olahraga mendapatkan perhatian serius dari Kepala Sekolah SMPN 2 Sukaraja, Dedi Budi Sumardi

Bahkan, pada Porprov Jabar 2022 lalu banyak siswa dan alumni SMPN 2 Sukaraja yang memperkuat Kontingen Kabupaten Bogor pada beberapa cabor yang dipertandingkan di Porprov Jabar 2022 seperti Badminton, Futsal, Sepakbola, Bola Voli, Tenis dan beberapa cabor beladiri

Selain itu, SMPN 2 Sukaraja sejak dinahkodai Dedi Budi Sumardi atau yang akrab disapa Debus terus bersolek dalam membangun fasilitas sarana olahraganya.

” Kami akan terus berkomitmen dan memberikan kesempatan para siswa bertalenta pada beberapa cabang olahraga untuk masuk di SMPN 2 Sukaraja,” ucap Dedi Budi Sumardi, Kamis, 13 Juli 2023.

Debus menambahkan, SMPN 2 Sukaraja saat ini sudah menjadi etalase sekolah yang ada di Kabupaten Bogor.

Untuk itu, Debus akan terus mempercantik semua fasilitas sekolah termasuk sarana olahraga .

Namun demikian, kata Debus, prestasi akademik para siswanya tetap menjadi prioritas yang akan tetap menjadi perhatian khusus seluruh civitas akademika SMPN 2 Sukaraja. ( asep syahmid)

Dua Atlet NPCI Kabupaten Bogor Perkuat Jabar di Peparpenas 2023

0

Cibinong | Jurnal Bogor

Ketua NPCI Kabupaten Bogor, M Misbach mengatakan dua atlet binaanya akan tampil pada ajang Peparpenas 2023 di Palembang, Sumsel yang akan dilangsungkan 29 Juli sampai 4 Agustus 2023

Dua atlet binaan NPCI Kabupaten Bogor yang akan membela Jabar di Peparpenas 2023 diantaranya Hizkia Yobel ( Para Renang) dan Alnida ( Para Atletik)

Misbach menambahkan, Pada Peparpeda Jabar 2023 di Kabupaten Garut, Hizkia Yobel mampu mendulang 3 emas pada cabor Para Renang.

” Sedangkan Alnida mampu menyabet 2 medali emas pada cabor Para Atletik di ajang Peparpeda Jabar 2023″ ujar Misbach, Kamis, 13 Juli 2023.

Lebih lanjut, kata Misbach, ia sangat optimis dua atlet NPCI Kabupaten Bogor yang berjaya di Peparpeda Jabar 2023 akan kembali mendulang prestasi pada Peparpenas di Palembang, Sumsel.

Rencananya, sambung Misbach, ia bersama jajaran pengurus NPCI Kabupaten Bogor akan mensuport langsung ke Palembang memberikan dukungan kepada atlet NPCI Kabupaten Bogor yang membela Jabar di Peparpenas Jabar 2023. ( asep syahmid)

Debus Sudah Siapkan Tim Badminton Untuk Porprov Jabar 2026

0

Sukaraja | Jurnal Bogor

Ketua Umum PBSI Kabupaten Bogor, Dedi Budi Sumardi atau yang akrab disapa Debus mengatakan, pihaknya sudah menyiapkan para pemain Badminton untuk Tim Kabupaten Bogor menuju Porprov Jabar 2026 di Kota Bogor.

Menurutnya, pada Porprov Jabar 2026 kemungkinan besar akan menggunakan regulasi usia kelahiran 2007.

” Kalau kelahiran 2007, insya Allah kita sudah ada 6 pemain yang akan masuk dalam kerangka Tim Badminton Kabupaten Bogor menuju Porprov Jabar 2026,” ujar Debus, Kamis, 13 Juli 2023.

Debus menambahkan, dari 6 pemain yang sudah ada tersebut ada 2 pemain berasal dari Gunung Putri, 1 pemain asal Cibinong dan 1 pemain asal Bojong Gede.

” Intinya saya bersama jajaran pengurus PBSI Kabupaten Bogor sudah mempersiapkan kerangka Tim Porprov 2026 dari sekarang,” tegasnya.

Lebih lanjut, kata Debus, PBSI Kabupaten Bogor akan berusaha mempertahankan predikat juara umum pada Porprov Jabar 2026

” Saat Porprov Jabar 2022, PBSI Kabupaten Bogor mampu meraih 6 emas. Insya Allah target kami di Poprov Jabar 2026 mempertahankan juara umum,” pungkas Debus. ( asep syahmid)

Alberto Rodriguez Optimis Bisa Tampil Lebih Baik

0

Bandung | Jurnal Bogor

Bek asal Spanyol, Alberto Rodriguez menyatakan kesiapannya untuk kembali berjuang membantu Persib meraih hasil maksimal pada pertandingan melawan Dewa United di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Jumat, 14 Juli 2023.  
Dalm dua pertandingan yang sudah dimainkan Persib Alberto dipercaya tampil penuh dalam dua pertandingan melawan Madura United dan Arem FC.

“Saya merasa dalam kondisi yang baik untuk melawan Dewa United. Saya memang harus lebih baik lagi dalam beradaptasi dengan sepakbola Indonesia. Tapi, saya tak sabar memainkan pertandingan ketiga nanti,” kata Alberto dilansir dari laman resmi klub, Kamis, 13 Juli 2023. 

Soal adaptasi dengan tim, Alberto memastikan, dirinya tak menemukan kesulitan, bahkan dalam urusan komunikasi dengan rekan sesama pemain.

Pemain berusia 30 tahun itu menggunakan bahasa Spanyol dalam komunikasi sehari-hari. 

“Di dalam sepakbola, ada bahasa sign (gestur). Saya juga bisa bahasa Inggris, meskipun masih dasar. Memang butuh waktu untuk belajar agar lebih baik dalam bermain dan berkomunikasi,” jelasnya. ( asep syahmid)