24.1 C
Bogor
Thursday, April 23, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 538

Hadits Hari Ini

0

Doa Rasulullah Sebelum Tidur

Sahih al-Bukhori: 5840

عَنْ الْبَرَاءِ بْنِ عَازِبٍ قَالَ: كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا أَوَى إِلَى فِرَاشِهِ، نَامَ عَلَى شِقِّهِ الأَيْمَنِ ثُمَّ قَالَ:

اللَّهُمَّ أَسْلَمْتُ نَفْسِي إِلَيْكَ، وَوَجَّهْتُ وَجْهِي إِلَيْكَ، وَفَوَّضْتُ أَمْرِي إِلَيْكَ، وَأَلْجَأْتُ ظَهْرِي إِلَيْكَ، رَغْبَةً وَرَهْبَةً إِلَيْكَ، لاَ مَلْجَأَ وَلاَ مَنْجَا مِنْكَ إِلاَّ إِلَيْكَ، آمَنْتُ بِكِتَابِكَ الَّذِي أَنْزَلْتَ وَبِنَبِيِّكَ الَّذِي أَرْسَلْتَ. وَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: مَنْ قَالَهُنَّ ثُمَّ مَاتَ تَحْتَ لَيْلَتِهِ مَاتَ عَلَى الْفِطْرَةِ.

Dari al-Baraa ibn ‘Azib, dia berkata: Apabila Rasulullah saw hendak beranjak ke tempat tidurnya, maka beliau berbaring pada sisi kanannya, kemudian beliau membaca:

Ya AIlah, aku berserah diri kepada-Mu, aku hadapkan wajahku kepada-Mu, aku menyerahkan urusanku kepada-Mu, dan aku menyandarkan punggungku (bergantung) kepada-Mu, dalam keadaan berharap dan takut kepada-Mu, karena tidak ada tempat berlindung dan tempat lari dari (adzab)Mu kecuali (dengan berlindung) kepada-Mu. Aku beriman kepada kitab-Mu yang telah Engkau turunkan dan (aku beriman) kepada Nabi-Mu yang telah Engkau utus. Lalu Rasulullah saw bersabda: Barangsiapa membacanya lalu meninggal pada malam itu, maka dia meninggal dalam keadaan fitrah.

Pesan :

  1. Anjuran untuk mengingat Allah di setiap waktu, salah satunya adalah sebelum kita tertidur.
  2. Anjuran untuk berbaring pada sisi tubuh sebelah kanan saat tidur.
  3. Keutamaan doa yang diajarkan Rasulullah, jika membacanya sebelum tidur dan meninggal disaat itu, maka ia meninggal dalam keadaan fitrah.

Diduga Ada ‘Pemain PPDB’, Warga Sambangi SMAN 1 Gunungputri

0

Gunung Putri | Jurnal Bogor

SMAN 1 Gunungputri yang berada di Desa Bojong Nangka, Gunung Putri, Kabupaten Bogor digeruduk puluhan warga sekitar. Pihak sekolah diduga telah melakukan praktik jual beli bangku dalam PPDB 2023.

Kepala Desa Bojong Nangka, H.Amir Arsyad mengaku sangat kecewa dengan sistem zonasi yang membuat sebagian besar warganya tidak bisa bersekolah di SMAN 1 Gunung Putri.

“Jarak yang diberikan itu 800 meter, sedangkan bagaimana untuk warga yang jaraknya lebih dari itu, berarti tidak bisa sekolah dong,” ungkapnya kepada Jurnal Bogor, Senin (17/7/23).

Bukan hanya itu saja, kata H.Amir, pihak SMAN 1 Gunungputri pun seolah tidak menghargai keberadaan Pemdes Bojong Nangka. Pasalnya, selama dirinya menjabat sebagai kepala desa tidak pernah ada komunikasi pihak sekolah dengan Pemdes.

“Bahkan diacara-acara besar pun saya sebagai Kades sendiri tidak pernah diundang atau dilibatkan. Jadi, minimnya komunikasi yang dijalin oleh pihak sekolah terhadap desa itu sangat disayangkan,” tandasnya.

Dirinya menyebut, tidak ada keterbukaan informasi yang dilakukan pihak sekolah terkait kapan dimulainya sistem online zonasi, afirmasi, dan lain sebagainya.

“Ini salah satu yang membuat kita kecewa, tidak ada keterbukaan publik yang dilakukan pihak sekolah, itu kan ada zonasi, ada zona KETM, ada zona situasi tertentu dan ada zona orang tua pindah tugas, juga ada anak guru, itu yang tidak bisa terbuka di publik,” cetusnya.

Sementara, salah satu warga Desa Cicadas, Yusuf dalam mediasi tersebut meminta data perihal siapa saja yang masuk ke SMAN 1 Gunung Putri yang menggunakan zonasi dibuka, mengingat dari data yang dia punya, ada beberapa nama dan alamat siswa yang menggunakan jalur zonasi dan itu bisa masuk.

“Jika tidak ada permainan di sekolah SMAN 1 Gunungputri ini, coba kami minta tunjukan data  siswa yang menggunakan jalur zonasi, apakah pihak sekolah berani membuka data informasi ini kepada kami,” tantang Yusuf dalam pertemuan perwakilan masyarakat.

Yusuf menduga adanya permainan berkedok sistem zonasi yang dilakukan oleh oknum di SMAN 1 Gunungputri, sehingga setiap tahunnya selalu ada polemik.

“Mereka janji jam 4 sore akan dibuka data yang kami minta, kita lihat apakah mereka berani untuk transparan atau tidak,” pungkasnya.

** Nay Nur’ain

Jalan di Lebak Sirna Dipenuhi Sampah Rumah Tangga

0

Ciampea | Jurnal Bogor
Sampah rumah tangga berserakan di jalan raya, tepatnya di kampung Lebak Sirna RT 03 RW 07, Desa Ciampea, Ciampea, Kabupaten Bogor.

Keberadaan sampah- sampah itu membuat pengguna jalan geram. Pasalnya, kondisi jalan membuat pengendara harus lebih berhati-hati saat melewati jalan tersebut.

Warga sekitar Asep mengatakan, sampah yang berserakan tersebut ada sehabis hujan deras pada malam kemarin. Dikatakannya, peristiwa tersebut bukan pertama kali terjadi.

Hal ini akibat saluran air yang ada di bahu jalan sudah rusak. Sehingga dimanfaatkan oleh oknum warga dijadikan tempat pembuangan sampah.

“Setelah adanya hujan deras yang menyebabkan sampah-sampah tersebut meluap ke jalan. Mungkin orang-orang pikir buang sampah ke situ akan terbuang ke sungai padahal irigasi di bahu jalan tersebut rusak,” katanya, Senin (17/07/2023).

Sementara warga sekitar juga menghentikan pengendara yang melintas membawa sampah dalam plastik. Dalam video si pengendara yang merupakan pria membawa sampah tersebut akan membuang ke tempat sampah di pasar.

Di tempat terpisah Kepala desa Ciampea Maman Suparman menjelaskan, pihak desa harus turun tangan untuk membersihkan sampah-sampah yang berserakan di jalan tersebut.

Sementara satu oknum warga yang sedang membawa sampah dalam plastik di sepeda motornya tertangkap basah membuang sampah.
“Pelaku buang sampah sembarangan ketangkap basah, Itu warga jauh, bukan warga Ciampea,” katanya.

Kendati pihaknya, hanya memberikan teguran himbauan kepada pengendara yang membawa sampah tersebut.

“Kita hanya berikan teguran tadi. Tetapi kalo ketika melakukan perbuatannya mengulangi lagi baru kita proses hukum, Pol PP tentunya itu,” ucapnya.
Dia juga mengakui, bahwa banjir sampah di wilayahnya sudah sering terjadi akibat ulah oknum warga.

“Sering banget, itu udah beberapa kali membersihkan. Semalem memang kondisi ujan gede akhirnya ke bawa itu sampah-sampah ke tengah jalan,” paparnya.

Dia menyebut, pihaknya kedepan kedepannya akan pasang baliho peringatan yang buang sampah sembarangan akan dituntut sesuai Perda yang berlaku.

“Kita juga akan merazia jika ada motor lewat kita periksa bersama dengan Babinsa Bhabinkamtibmas,” katanya.
Diakuinya di wilayahnya ada dua titik yang jadi tempat pembuangan sampah oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.

“Ada dua titik satu lagi di jembatan dan tadi yang kejadian. Saya menghimbau kepada masyarakat jangan buang sampah sembarangan, agar tidak ada lagi sampah-sampah yang berserakan di tengah jalan dan menggangu aktivitas pengguna jalan,” pungkasnya.

** Andres

Mursidin Nahkodai Pelti Kabupaten Bogor

0

Pelti Kabupaten Bogor secara resmi telah menetapkan H Mursidin sebagai Plt Ketua Pelti Kabupaten Bogor hingga 2 bulan kedepan atau sampai 17 September 2023.

Penetapan Plt Ketua Pelti Kabupaten Bogor ini dilakukan karena Ketua Umum Pelti Kabupaten Bogor sebelumnya, Usep Supratman, SH, MH meninggal dunia.

Penunjukan H Mursidin sebagai Ketua Pelti Kabupaten Bogor dilakukan dalam rapat pengurus teras cabor tersebut yang dilakukan di Aula BPKAD Kabupaten Bogor, Senin, 17 Juli 2023.

Rapat pengurus teras Pelti Kabupaten Bogor itu dihadiri lebih dari 50 persen pengurus Pelti Kabupaten Bogor.

” Saya hanya mengemban amanah Plt Ketua Pelti Kabupaten Bogor ini hingga dua bulan kedepan atau sampai terselenggaranya Muscablub Pelti Kabupaten Bogor,” tegas Mursidin, Senin, 17 Juli 2023

Mursidin berharap, dua bulan kedepan sudah ada Ketua Umum Pelti Kabupaten Bogor yang baru.

“Insya Allah kedepannya Ketua Umum Pelti Kabupaten Bogor akan berasal dari kalangan pengusaha yang peduli tenis dan hobi olahraga,” paparnya.

Menurutnya, selama satu bulan kedepan ia akan melobi beberapa pengusaha yang ada di Kabupaten Bogor untuk masuk atau menjadi calon Ketua Umum Pelti Kabupaten Bogor kedepan. ( asep syahmid)

Desa Antajaya Fokus Bangkitkan PKK

0

Tanjungsari | Jurnal Bogor

Desa Antajaya di Kecamatan Tanjungsari baru-baru ini menjadi tuan rumah kunjungan dari tim Monev dan Pembinaan 10 Program PKK Kabupaten Bogor. Kedatangan tim tersebut merupakan upaya untuk memantau dan memberikan pembinaan terhadap program-program PKK yang sedang berjalan di desa tersebut.

“Saya sangat apresiasi atas Kunjungan tim Monev dan Pembinaan 10 Program PKK Kabupaten Bogor di Desa Antajaya. Ini merupakan sebuah langkah yang sangat baik untuk pengembangan PKK di Desa Antajaya,” kata Kepala Desa Antajaya, Andi kepada Jurnal Bogor, Senin (17/7/23).

Menurut dia, kegiatan monev tersebut diharapkan dapat memberikan dampak positif serta mampu memberikan peningkatan yang signifikan dalam pelaksanaan program PKK di Desa Antajaya.

“Dengan adanya pembinaan dan pengawasan langsung dari tim Monev, diharapkan desa ini bisa menjadi lebih baik lagi dalam mengimplementasikan program-program PKK di masa yang akan datang,” harapnya.

Andi juga mengajak kepada semua pihak agar berpartisipasi, mendukung serta menyukseskan program PKK di Desa Antajaya.

“Dengan kerjasama yang solid antara pemerintah daerah, tim Monev, kepala desa, dan masyarakat, diharapkan program-program PKK dapat berjalan dengan lancar dan memberikan manfaat yang maksimal bagi warga,” tandasnya.

Kunjungan tim Monev dan Pembinaan 10 Program PKK di Desa Antajaya tersebut merupakan salah satu bentuk komitmen dari pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat di tingkat desa. Melalui pembinaan dan pengawasan yang berkelanjutan, diharapkan program-program PKK di desa dapat terus ditingkatkan sehingga kehidupan di desa dapat lebih maju dan sejahtera.

** Taufik / Nay

Kades Ajak Warga Sadar Pajak

0

Cileungsi | Jurnal Bogor

Kepala Desa Limusnunggal Galih Rakasiwi, mengajak warga Desa Limusnunggal, Kabupaten Bogor untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya pajak. Oleh karena itu, Galih akan mengintensifkan program sosialisasi pajak kepada warganya. Hal itu guna mendongkrak tingkat partisipasi masyarakat dalam membayar kewajiban pajak.

“Sosialisasi pajak sangat penting untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan kewajiban mereka dalam membayar pajak dan memahami manfaat yang diperoleh dari pembayaran pajak tersebut. Karena pajak daerah merupakan sumber pendapatan penting bagi pemerintah daerah dalam membiayai berbagai program pembangunan dan pelayanan publik. Namun, saat ini masih banyak masyarakat yang belum sepenuhnya memahami pentingnya kewajiban pajak ini,” kata Kades Limusnunggal, Galih Rakasiwi kepada Jurnal Bogor, Senin (17/7/23).

Menurut dia, sosialisasi pajak daerah menjadi langkah yang perlu dilakukan untuk mengedukasi tentang pentingnya kontribusi masyarakat dalam pembangunan dan pemeliharaan infrastruktur serta pelayanan public, khususnya di Desa Limusnunggal.

“Tujuan dari kegiatan sosialisasi adalah meningkatkan pemahaman masyarakat tentang jenis-jenis pajak yang ada, cara perhitungan pajak, serta manfaat yang diperoleh dari pembayaran pajak tersebut,” ujarnya.

Galih mengatakan, kegiatan sosialisasi pajak daerah juga bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang penggunaan dana pajak yang telah dibayarkan. Transparansi dalam penggunaan dana pajak serta pemanfaatan lainnya.

“Dengan menyampaikan informasi mengenai program dan proyek yang didanai oleh pajak daerah, diharapkan masyarakat dapat melihat kontribusi mereka dalam pembangunan dan merasa termotivasi untuk terus berpartisipasi dalam membayar pajak,” ujarnya

Galih juga menekankan pentingnya kesadaran kolektif dalam membayar pajak sebagai wujud tanggung jawab sosial setiap individu dalam memajukan daerah. Ia berharap, melalu berbagai kegiatan sosialisasi mengenai pajak, masyarakat di Desa Limusnunggal dan Kecamatan Cileungsi umumnya dapat memahami bahwa pembayaran pajak bukanlah beban, melainkan investasi untuk masa depan yang lebih baik.

Melalui upaya sosialisasi pajak daerah diharapkan dapat tercipta kesadaran dan kepatuhan masyarakat dalam membayar pajak. “Dengan meningkatnya pemahaman masyarakat tentang pentingnya kontribusi mereka dalam pembangunan daerah, diharapkan pemerintah daerah dapat mengoptimalkan pemanfaatan dana pajak untuk meningkatkan kualitas infrastruktur dan pelayanan publik,” tandasnya.

** Taufik / Nay

Linmas di Leuwisadeng Dibekali Pelatihan Pekat dan Kesiapsiagaan Bencana

0

Leuwisadeng | Jurnal Bogor

Puluhan satuan pelindung Masyarakat (linmas) di Kecamatan Leuwisadeng, Kabupaten Bogor mendapatkan pelatihan dan pembinaan operasi penyakit masyarakat (pekat) dan kesiapsiagaan bencana.

Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Kasi Trantibum Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kecamatan Leuwisadeng itu agar para peserta paham tentang tugas pokok linmas, baik dalam penanggulangan bencana alam maupun bantuan perkuatan dalam melaksanakan pengamanan kegiatan masyarakat.

“Dalam pelatihan ini sebanyak 40 orang linmas di 8 desa Kecamatan Leuwisadeng. Tentunya untuk kesiapsiagaan bencana dan penindakan gangguan ketentraman dan ketertiban umum (trantibum) seperti pencurian atau minum minum  beralkohol atau obat obatan yang dilarang oleh pemerintah,” kata Kasi trantibum SatPol PP Leuwisadeng Cecep Tarmiji, Senin (17/07/2023).

Dia menjelaskan, pihaknya memonitoring dengan kepala desa sesuai keputusan Kemendagri nomor 26 tahun 2020 dan di Peraturan Daerah (Perda) juga tertuang pelindung masyarakat dan ketentraman ketertiban umum.

“Satlinmas ini adalah garda yang terdepan di masing masing desa,” bebernya.

Inovasi operasi pekat dan kesiapsiagaan bencana yang diberikan Kasi Trantibum Pol PP Kecamatan Leuwisadeng tersebut diharapkan berkesinambungan.

“Yang saya harapkan untuk proses jangka menengah dan jangka panjangnya agar hal dalam kesiapsiagaan ini tetap berjalan sesuai kebutuhan yang ada di masyarakat,” pungkasnya.

** Andres

Djendral Bogor Menuju Arena Politik

0

Cibinong | Jurnal Bogor

Sosok M Yusuf Kiat atau yang dikenal dengan sebutan “Djendral” Bogor adalah salah satu pentolan suporter Kabomania atau pendukung fanatik skuad Persikabo Bogor.

Keterlibatan “Djendral” Bogor dalam atmosfir suporter sepakbola di Bogor terutama suporter Persikabo sudah dilakukan sejak tim kebanggaan masyarakat Kabupaten Bogor itu masih berada di kancah Divisi Utama dan bermakas di Stadion Mini Persikabo Cibinong.

Totalitas dan loyalitas Djendral Bogor dalam mendukung Persikabo sudah tak perlu diragukan lagi.

Ia selalu hadir dan berada di Tribune penonton guna memberikan dukungan penuh kepada Laskar Padjajaran melakukan laga kandang maupun tandang.

Pria yang juga salah satu aktivis KNPI di Kabupaten Bogor saat ini tengah merintis karir politiknya dengan bergabung di Partai Gerindra Kabupaten Bogor.

” Bismillah tahun ini saya maju dalam Pencalegan di Dapil 2 Kabupaten Bogor dan bergabung dengan Partai Gerindra,” ujar Djendral, Senin 17Juli 2023.

Intinya, kata Djendral, berawal dari tribune suporter saat ini ia fokus maju di arena Politik Kabupaten Bogor dengan jadi Caleg Dapil 2 Kabupaten Bogor dengan Partai Gerindra.

Sejak mendaftarkan jadi Caleg Dapil 2 Kabupaten Bogor, Djendral langsung turun kebawah menyapa semua elemen masyarakat yang ada di Dapil 2 Kabupaten Bogor.

” Hampir setiap hari saya turun sosialisasi ke Masyarakat. Kecuali hari Jumat saya libur dan fokus di rumah saja. Namun saya tetap menjalin komunikasi dengan elemen masyarakat terutama kalangan Milenial dan elemen suporter,” papar Djendral.

Mudah mudahan, sambung Djendral, semua ikhtiar dan kerja kerasnya akan membuahkan hasil yang positif dan bermanfaat bagi masyarakat nantinya. ( Asep Syahmid)

Buat Saluran Manual, Petani GP3A Minta Pemerintah Serius Tangani Revitalisasi Bendungan Cibeet

0

Tanjungsari | Jurnal Bogor

Gabungan Perkumpulan Petani Pemakai Air (GP3A) yang diketui oleh Sarif Hidayat menyayangkan kurangnya perhatian pemerintah akan kebutuhan air untuk petani. Mereka mengharapkan pihak pemerintah lebih serius untuk menyegerakan revitalisasi sepanjang irigasi dan perbaikan bending atau dam Cibeet (Pandit) di hulu irigasi agar debit air bisa berjalan normal ke irigasi, dan petani bisa bertanam lagi seperti dulu yang tidak pernah kekurangan air.

“Saya berharap pemerintah ini bisa serius, karena keinginan kami itu hanya sebatas revitalisasi bendungan agar air mengalir ke irigasi. Sehingga, kebutuhan air petani bisa tercukupi,” ungkap Sarif Hidayat kepada Jurnal Bogor, Senin (17/7/23).

Sarif menyebut, ada kekecewaan tersendiri dalam diri petani yang tergabung di GP3A. Mengingat, parkiran wisata Rusa yang saat ini sedang dikerjakan oleh CV Zeemah Karya Utama yang menelan anggaran sampai Rp 4,5 miliar seolah lebih penting dari kebutuhan air petani.

“Padahal, bertani merupakan sumber penghidupan kami satu-satunya, tapi seolah diabaikan. Dan seolah parkiran Rusa lebih penting dari sumber penghidupan kami,” cetusnya.

Oleh karena itu, sambung Sarif, atas inisiatif bersama akhirnya melakukan aksi untuk mengaliri air ke saluran Irigasi dengan cara manual. Aksi tersebut dilakukan karena memang permintaan revitalisasi sungai yang diajukan tak kunjung direalisasikan.

“Semoga tahun ini atau tahun 2024 mendatang apa yang kamj harapkan untuk dilakukan revitalisasi sungai bisa segera terwujud. Jadi kepada pemerintah saya mohon untuk tidak mempersulit kami, karena yang kami minta itu hanya sebatas saluran air,” tandasnya.

** Nay Nur’ain

KNPI Rumpin Menarik Diri dari Kepanitiaan HUT RI ke-78 di Rumpin

0

Rumpin | Jurnal Bogor

KNPI Kecamatan Rumpin menyatakan mundur dari kepanitiaan olahraga HUT RI ke-78 di Rumpin, Kabupaten Bogor, setelah cabang olahraga sepakbola tidak dipertandingkan dengan alasan keamanan. Sebelumnya pada HUT RI tersebut akan diramaikan dengan turnamen sepakbola antardesa.

“Saya sangat merasa kecewa dengan ketidakprofesionalan Ketua APDESI Rumpin, yang bagi kami sangat meragukan kemampuan pemuda dan pihak keamanan dengan alasan klasik terutama soal sepakbola antardesa,” Ketua KNPI Rumpin Munzir Tamam yang dipilih sebagai ketua bidang kepanitiaan olahraga  untuk meramaikan HUT RI tersebut dalam keterangannya, Senin (17/7/2023).

Padahal kata Munzir, sepakbola adalah olahraga yang digemari. “Sepakbola adalah hobi bagi kami. Adanya turnamen sepakbola antardesa harusnya didukung apalagi ini soal memeriahkan HUT RI ke-78, yang mana kami juga sudah mempersiapkan segala kebutuhannya. Tapi alangkah lucunya malah meragukan keamanan,” pungkasnya.

Sementara Ketua HMR Wildan Muholad juga menyebutkan, upaya meniadakan lomba yang sudah tersusun adalah tidak adanya sinergita Ketua APDESI dengan para kepala desa ke Kecamatan Rumpin.

“Salah satu buktinya ketua Apdesi pun masih meragukan soal keberlangsungan keamanan Pordes sepakbola untuk memeriahkan HUT RI. Sudah dipastikan banyak para pemain bola yang kecewa dengan ketidakprofesionalan ini di saat sudah majunya cara berpikir dan cara pandang para pemuda masa kini,” jelas Wildan.

** yev