30.2 C
Bogor
Saturday, July 25, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 535

Tanah Diklaim Milik PT Perumnas, Dewan Diminta Turun Bantu Warga Sirnagalih

0

Jonggol | Jurnal Bogor
Reses dewan Dapil 2 yang digelar di Kecamtan Jonggol, Kabupaten Bogor pada beberapa waktu lalu mendapat tantangan dari masyarakat Jonggol untuk menyelesaikan persoalan yang ada di wilayah Jonggol khususnya.

Seperti hal yang disampaikan oleh LPM Desa Sirnagalih Dudu Sanjaya yang meminta dewan dapil 2 untuk tidak kebanyakan duduk di kantor, tapi turun ke lapangan melihat langsung kondisi permasalahan-permasalahan yang dialami warga.

“ Yang saya ajukan saat ini ialah persoalan tanah milik PT Perumnas yang sampai saat ini belum juga diselesaikan. Pasalnya, tanah warga yang diklaim milik PT Perumnas itu ada yang belum dibayar kepada warga dan ada juga yang warga tidak merasa menjualnya, tapi sudah menjadi sertifikat,” ungkap Dudu kepada Jurnal Bogor, Kamis (7/9/23).

Dudu menyebut, dirinya sudah mengajukan keluhan ini kepada pihak desa dan kecamatan, namun tak jua ada penyelesaikan dan solusi untuk warga. Yang membuat bingung, sambung Dudu, PT Perumnas ini tidak pernah membayar pajak tapi sudah memiliki sertifikat.

“Kenapa saya berkata begitu, karena pajak yang terbit adalah wajib pajak masyarakat. Letter C Desa dan wajib pajak masih atas nama masyarakat, tapi yang kami herankan kenapa pihak PT Perumnas sudah punya sertifikat dan AJB. Sedangkan, sejak pembebasan lahan seluas 5 hektare milik warga yang dilakukan tahun 1985 lalu, sampai saat ini belum juga dilunasi, secara aturan itu sudah batal pembelian lahannya,” cetus Dudu.

Maka dari itu, sambung Dudu, dirinya berharap dengan diadukannya persoalan ini dalam reses bisa ada penyelesaian yang dilakukan oleh pihak dewan. Memang warga belum melakukan upaya apapun, tapi warga juga tidak bisa mengakui lahan mereka diklaim milik PT Perumnas.

“ Ada sekitar 12 pemilik lahan yang merasa dirugikan karena tanahnya diklaim milik PT Perumnas. Dan pernah ada pembicaraan saat itu di desa, namun pihak PT Perumnas justeru tidak memberikan solusi apapun, mereka hanya bilang tidak tahu dan akan mengajukan persoalan ini kepada pihak pusat,” tandasnya.

“ Dan sampai saat ini sudah berjalan satu tahun pascamediasi tak jua ada solusi yang ditawarkan, maka dari itu saya adukan ini dan berharap dewan bisa bertindak. Jika tidak ada tindakan dari dewan, lalu kepada siapa lagi kami harus mengadukan persoalan ini,” tandas Dudu.

** Nay Nuráin

Perawatan dari Anggaran Desa, Fathoni Minta SAB di Cicadas Dijaga

0

Gunung Putri | Jurnal Bogor
Anggota DPRD Kabupaten Bogor, Achmad Fathoni meninjau pembangunan Sarana Air Bersih (SAB) di Perumahan Alam Segar, Desa Cicadas, Kecamatan Gunung Putri, Kamis (7/9/23). Fathoni menyebut, sumur bor yang dibuat di Perumahan Alam Segar ini merupakan aspirasi yang sudah lama, namun tidak termonitor sehingga baru sekarang ini bisa terakomodasi.

“ Seharusnya sumur ini dibangun pada tahun 2021 kemarin, namun karena terlewatkan, hingga akhirnya baru kali ini diakomodir untuk pembangunannya,” ungkap Fathoni kepada Jurnal Bogor.

Politisi PKS tersebut berharap, apa yang sudah diberikan ini bisa dijaga dan dimanfaatkan sebaik mungkin, sehingga umurnya bisa panjang. Mengingat, ketika sudah menjadi SAB nanti, baiknya masuk kedalam anggaran desa untuk biaya perawatan berkalanya.

“Jadi, saat ada kerusakan pada mesin pompa atau pada jaringan lainnya bisa diakomodir oleh Pemerintah Desa setempat. Jangan sampai, setelah dibangun, kemudian ada trouble diabaikan sehingga tidak berfungsi, itu sangat sayang sekali. Karena untuk mendapatkan bantuan aspirasi ini harus ekstra dalam pengajuan keatas, karena banyak yang mau,” tuturnya.

Sementara LPM Desa Cicadas, Gojali mengucapkan terimakasih atas bantuan aspirasi yang digelontorkan oleh Achmad Fathoni. Gojadi menyebut, bantuaan untuk Desa Cicadas ini bukan baru pertama kalinya.

“ Sebelumnya itu kami diberikan bak motor, dan juga saluran air TPT. Itu semua berkat aspirasi pak Dewan Achmad Fathoni. Saya berharap, pak dewan menggelontorkan bantuan yang lain, yang notabene masih sangat dibutuhkan oleh warga,” tandasnya.

Untuk SAB ini, sambung Gojali, sangat membantu sekali, apalagi saat ini memasuki musim kemarau yang agak panjang. Warga Alam Segar sendiri sudah panik jika kondisi kemarau masih berkepanjangan. Bahkan sebagian wilayah sudah mengalami kekeringan dan kekurangan air bersih.

“ Pekerjaan sumur bor ini baru berjalan selama 3 hari, kami berharap pihak ketiga yang mengerjakannya bisa cepat, hingga nantinya bisa segera digunakan,” pungkasnya mengakhiri.

** Nay Nuráin

Kesulitan Air Bersih, 10 Ribu Liter Air Didistribusikan ke Leuwiliang

0

Leuwiliang | Jurnal Bogor
Dampak kemarau panjang, 10 ribu liter air bersih didistribusikan ke dua titik di wilayah Desa Leuwiliang, Kecamatan Leuwiliang, Kabupaten Bogor yang mengalami kesulitan air bersih.

Pendistribusian air bersih itu diangkut oleh mobil pemadam kebakaran (Damkar) sektor Parung tersebut disambut antusias ratusan masyarakat di dua kampung RT 02/ 03 RW 011.

Salah satu staf di Desa Leuwiliang, Baba mengatakan, pendistribusian air bersih tersebut adalah usulan warga ke pemerintah desa. Sebanyak 10 ribu air tersebut telah didistribusikan.

“Usulan warga ke desa agar pasokan air bersih ini agar kebutuhan masyarakat bisa terpenuhi,” katanya, Kamis (7/9/2023).

Dia menjelaskan penyebabnya, sumber mata air mulai mengecil dan air sumur milik warga berkurang dan bahkan mengering.

“Kekurangan air bersih di daerah ini menjadi langganan setiap tahun saat musim kemarau,” jelasnya.

Sementara, saat dihubungi Komandan Unit Sektor Parung Napi’i mengatakan, satu unit merapi yang di khususkan untuk distribusi air bersih berkapasitas 5 ribu liter. Mobil tangki pemadam kebakaran itu mendistribusikan air bersih kepada warga di wilayah terdampak.

“Kemarin satu unit mobil Damkar berkapasitas 5 ribu liter kita turunkan kedua titik lokasi di wilayah Leuwiliang hingga dua balik,” katanya.

** Andres

Mimin PJU, Dewan Minta Dishub Tambah Penerangan di Bogor Barat

0

Sukajaya l Jurnal Bogor
Anggota DPRD Kabupaten Bogor Dapil 5 Aan Triana Al Muharom meminta percepatan pengadaan lampu penerangan jalan umum (PJU), di wilayah Bogor Barat. Musababnya, kerap terjadi aksi kejahatan karena minim pencahayaan.

“Sebetulnya di jalan-jalan kabupaten itu apalagi di daerah yang rawan kriminal termasuk dari mulai masuk Kecamatan Sukajaya sampai perbatasan Banten itu sering kita usulkan,” kata Aan, Kamis (7/9/2023).

Makanya ia menegaskan akan menagih Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bogor menanyakan sudah sejauh mana realisasinya terkait usulan yang diminta oleh pihak desa.

“Sebetulnya anggaran ke Dishub itu ada cuman tidak banyak juga karena di dinas sendiri juga masih banyak skala prioritas,” cetusnya.

Selain itu ia ingin memperbanyak jumlah lampu PJU untuk disebar di semua wilayah Kabupaten Bogor ini, apalagi terkait kepentingan Dapil seperti Cigudeg Jasinga, Sukajaya dan Nanggung itukan berbatasan dengan daerah lain.

“Tetap kami akan meninjau lagi kinerja Dinas Perhubungan terkait dengan PJU,” kata Aan.

Bahkan dia berharap peran UPT bisa dioptimalkan lagi karena yang tahu kondisi wilayah mereka, dan sering berkomunikasi sampai melaporkan rehab PJU rusak dan hilang.

“Dari CSR PLN juga mudah-mudahan dibawa untuk penerangan jalan umum terutama untuk wilayah perbatasan-perbatasan yang rawan kriminal,” tukasnya.

** Arip Ekon

Disdik Diminta Serius Tangani Sekolah Rusak

0

Permadi Dalung Akan Kawal Pembangunan Sekolah Bisa Diakomodir di 2024

Rumpin l Jurnal Bogor
Sekolah rusak berat masih banyak ditemukan di Kabupaten Bogor. Kondisi ini membuat anggota DPRD Pemadi Dalung meminta Dinas Pendidikan (Disdik) serius menangani kondisi gedung sekolah yang telah rusak berat tersebut.

SDN 03 Rumpin

“Sudah kami sampaikan ke Disdik Kabupaten  agar perbaikan sekolah SDN 03 Rumpin bisa dilakukan.

Termasuk  wilayah Kecamatan Nanggung diantaranya kondisi SDN 01 Parakanmuncang, SDN Ciketug Desa Pangkaljaya dengan SDN Parigi Desa Cisarua sudah disampaikan melalui ke bagian Sarprasnya untuk diakomodir pada pembangunan 2024 mendatang,”  kata Pemadi Dalung, Kamis (7/9/2023).

“Disdiknya kemana saja. Kami minta Disdik harus serius tangani kedaan sekolah yang sudah tak layak. Masih banyak keadaan sekolah yang tak layak, kami akan  kawal kebetulan mengenai anggaran 2024 minggu depan mulai dibahas.” Papar Dalung lagi.

Sebelumya, Kepala Sekolah SDN 03 Rumpin Ati Nurhasanah membenarkan kondisi rusak sekolahnya kurang lebih tiga tahun. Untuk dinding sudah lama, dan atap yang bocor sejak 2022 setelah ada gempa. Menurut dia kerusakan lain akibat area sekolah terkena getaran galian telah menambah kerusakan.

SDN Ciketug, Desa Pangkaljaya, Kecamatan Nanggung

Begitu juga, SDN 01 Parakanmuncang, Desa Parakanmuncang Kecamatan Nanggung. Salah satu tenaga pengajar di SDN Parakan Muncang 01, Ujang Ma’mun mengatakan, dari 8 lokal ruang belajar siswa ada 3 ruang belajar yang kondisinya sangat memprihatinkan. Bahkan, tiga tahun terakhir ini sudah tidak lagi digunakan demi keselamatan siswa.

“Sudah diusulkan dari tahun 2020 hingga 2021 namun hingga sekarang tak kunjung dibangun SDN 01 Parakanmuncang itu,” kata dia.

Hal serupa dikeluhkan Kepala SDN Parigi Juju Juhaeriyah. SDN ini dari 15 lokal terdapat  10 ruang yang mengkhawatirkan dan diketahui 2 ruang yang dinyatakan membahayakan karena rusak berat. Juju berharap, usulannya segera dilaksanakan agar siswa-siswinya nyaman saat belajar dan tidak merasa khawatir.

SDN Parigi Desa Cisarua Kecamatan Nanggung

“Kami harap perbaikan itu segera dilaksanakan karena menyangkut siswa juga, khawatir ada kejadian yang tidak diinginkan,” tukasnya.

Senada dengan Kepala SDN  Ciketug Mursid menyebutkan, dari tujuh lokal berikut kantor dan enam ruang belajar secara umum mengalami kerusakan. “Secara umum sudah rusak, namun yang rusak berat itu tiga ruangan, yakni kelas satu, dua dan tiga,” kata Mursid.

** Arip Ekon

Ketahanan Pangan Desa Parakanmuncang Kembangkan Potensi Desa

0

Nanggung | Jurnal Bogor
Pemberdayaan masyarakat melalui program  ketahanan pangan bagi kelompok masyarakat di Desa Parakanmuncang, Nanggung, Kabupaten Bogor dilakukan Pemerintah Desa Parakanmuncang. Upaya itu untuk mendorong penggunaan dana desa dalam pengembangan potensi desa.

“Perlu dioptimalkan untuk pengembangan potensi desa diantara melalui membangun  dengan membudidaya ikan lele, bebek pedaging serta pada peternakan ayam kampung,” kata Kepala Desa Parakanmuncang Mauludin Kepada wartawan, baru-baru ini.

Kata dia, program ketahanan pangan yang dianggarkan dari dana desa senilai 20 persen diharapkan mampu dan berkelanjutan sehingga dapat berkembang secara mandiri.

Berbagai macam  bidang usaha yang dibentuk secara kelompok masyarakat dari sektor perikanan dan peternakan

“Penggunaan dana desa untuk ketahanan pangan yang tersebar di beberapa wilayah Kampung di Desa Parakanmuncang bertujuan  agar  masyarakat kedepan untuk pengembangannya bisa secara mandiri dan berkelanjutan,” katanya.

Dengan demikian kata dia, menggali potensi sumberdaya desa agar masyarakat memiliki kemampuan yang cukup dalam memenuhi kebutuhan pangan hingga bisa bisa berjalan hingga memiliki pangsa pasar.

** Andres

Menuju Porprov Jabar 2026, KONI Bahas Sinkronisasi Data

0

Cibinong | Jurnal Bogor
KONI Kabupaten Bogor periode 2023-2027 dibawah Komando Dedi Ade Bachtiar langsung gerak cepat melakukan pembahasan program kerja semua bidang yang ada di KONI Kabupaten Bogor.

Dedi Ade Bachtiar

” Rapat kali ini diikuti semua bidang yang ada dan membahas program kerja untuk empat tahun kedepan,” tegas Dedi Ade Bachtiar disela sela rapat KONI , Kamis, 7 September 2023.

Dedi menambahkan, kendati membahas soal program kerja empat tahun kedepan, tapi tiap tahunnya harus ada capaian program kerja yang dilakukan.

” Ending dari semua program kerja tiap bidang ini nantinya tetap bermuara pada Kabupaten Bogor ” Kahiji” pada Porprov Jabar 2023,” tegasnya

Selain itu, kata Dedi, KONI juga akan melakukan sinkronisasi data atlet dan prestasi atlet yang ada pada semua cabor di KONI Kabupaten Bogor.

Bahkan, sambung Dedi, KONI juga tengah mengusahakan soal peningkatan kesejahteraan para atlet atau mantan atlet yang saat ini masih menunjukan dedikasi dan loyalitasnya pada olahraga Kabupaten Bogor.

” Soal kesejahteraan atlet dan mantan atlet tentunya bukan tanggung jawab KONI semata. Namun itu tanggung jawab kita semua. Makanya kami akan koordinasi dan bersinergi dengan Dispora untuk masalah kesejahteraan atlet,” paparnya.

Dedi kembali menegaskan pada Porprov Jabar 2026 mendatang pihaknya akan mengoptimalkan potensi atlet binaan semua cabor yang ada.

” Jika memang harus ada atlet mutasi tentunya ini hanya menutupi kekurangan dari potensi target yang ada;” pungkasnya.

** asep syahmid

Soca Event Sukses Gelar Turnamen Golf HUT KOREM 061

0

Sentul | Jurnal Bogor

Setelah sukses menggelar turnamen golf Hari Jadi Bogor (HJB), beberapa waktu lalu, Soca Event kembali menggelar kegiatan serupa.

Kali ini, sebanyak 144 golfer ambil bagian pada Turnamen Golf HUT Korem 061 Suryakencana, di Sentul Highlands Golf Club, Kamis (7/9/2023).

Ketua Panitia Pelaksana, Risca Oktavia mengatakan, antuasis peserta sangat luar biasa. Bahkan, kata dia, ada beberapa golfer yang harus masuk daftar tunggu.

“Antusias peserta sangat luar biasa. Turnamen ini kita buka untuk umum, dan mereka datang dari daerah se-Jawa Barat. Korem 061 membawahi Kota/Kabupaten Bogor, Kota/Kabupaten Sukabumi, dan Cianjur,” kata wanita yang akrab disapa Caca itu menjelaskan.

Caca menambahkan, ini adalah event ketiga selama tahun 2023. Sebelumnya, Soca Event pernah sukses menggelar turnamen antar pengusaha, Hari Jadi Bogor, dan HUT Korem 061 Suryakencana.

“Kalender Soca Event bakal berlanjut, dan kemungkinan selanjutnya bakal digelar di Jakarta,” pungkas Caca.

** asep syahmid

PSSI Resmi Rekrut Pemain Muda Persikabo 1973

0

Jakarta | Jurnal Bogor

PSSI secara resmi memangil pemain muda Persikabo 1973, Syamsul Rifa untuk mengikuti pelatnas Timnas U17 yang akan dilakukan di Jakarta dari tanggal 7 sampai 17 September 2023.

Gelandang bertahan milik Laskar Padjajaran ini sejak Kamis, 7 September 2023 sudah berada di The Sultan Hotel and Residence, Jakarta bergabung dengan para pemain lainnnya.

Pemanggilan pemain asal Kecamatan Gunung Putri yang juga asuhan Bahar Lesataluhu di PPOPM Kabupaten Bogor ini berdasarkan surat PSSI Nomor : 3544/ AGB/ 544/ |X-2023 tertanggal 6 September 2023 dan ditandatangani secara langsung oleh Sekretaris Jenderal, Yunus Nusi, SE , perihal pemanggilan Pemain Timnas U17 Indonesia.

Yunus Nusi dalam suratnya menegaskan pemanggilan Syamsul Rifa ini berkaitan dengan pemusatan latihan dan persiapan keberangkatan ke Jerman pada tanggal 7 sampai 17 September 2023.

Skuad Timnas U17 akan berlaga dalam Piala Dunia U17 di Indonesia 10 November sampai 2 Desember 2023.

Bahar Lestaluhu salah satu pelatih sepakbola di Kabupaten Bogor yang ikut menangani Syamsul Rifa selama ini optimis kalau pemain yang saat ini bergabung dengan Persikabo 1973 akan menjadi salah satu pemain yang akan masuk dalam skuad Timnas U17 di Piala Dunia U17 yang akan dilangsungkan di Indonesia November mendatang.

Hal yang sama dikatakan Mantan Manager RANS U-18, Gautama Bayu yang secara tegas mengatakan skill dan kemampuan Syamsul Rifa tak perlu diragukan lagi.

Selain itu, kata Bayu, Syamsul Rifa juga punya mentalias yang sangat oke dan ini akan menjadi modal dia dalam meniti karir selanjutnya.

“Sebagai warga Bogor sangat bangga ada pesepakbola asal Kabupaten Bogor dipanggil Timnas U17 yang akan mengikuti Piala Dunia U17 di Indonesia. Saya berharap Syamsul Rifa bisa masuk dalam skuad yang ke Jerman dan bisa tampil di Piala Dunia U17,” pungkas Bayu yang saat ini aktif di Persikabo U20.

** asep syahmid

Gautama Bayu Sosok di Balik Layar Para Pemain Muda Bogor

0

Cibinong | Jurnal Bogor
Gautama Bayu adalah salah satu sosok yang selama ini berada dibelakang layar berkibarnya para talenta muda sepakbola Bogor dalam kancah sepakbola nasional baik Liga 3, Liga 2 dan Liga 1.

Gautama Bayu

Kiprah Gautama Bayu memang tidak menyenyuh pada soal teknik dan skill para talenta sepakbola muda di Bogor.

Namun, sentuhan motivasi dan support yang diberikan Gautama Bayu ternyata berdampak positif pada daya juang dan psikologi talenta sepakbola Bogor untuk bisa berbicara pada kancah sepakbola nasional.

Banyak talenta sepakbola di Bogor yang selama ini kerap mendapatkan sentuhan motivasi dari Gautama Bayu salah satunya Syamsul Rifa pemain muda Persikabo 1973 yang juga binaan PPOPM Kabupaten Bogor yang mendapatkan panggilan dari Timnas U17.

” Saya bukan siapa siapa dalam sepakbola. Tapi saya punya rasa bangga kalau banyak talenta sepakbola Bogor bisa masuk Timnas ataupun klub klub Liga 1, Liga 2 dan Liga 3″ ujar Gautama Bayu, Kamis, 7 September 2023.

Komisaris Utama EFSOD Management ini menambahkan, ia merasa senang karena dalam bulan ini ada 2 pemain dari Bogor yakni Ryan Kurnia ( Persib) dan Syamsul Rifa ( Persikabo 1973 ) yang mendapatkan panggilan Timnas Senior dan Timnas U17.

” Kedepannya saya berharap akan banyak lagi para pemain dari Persikabo 1973 ataupun PPOPM Kabupaten Bogor yang mendapat panggilan dari PSSI,” pungkas mantan Manager RANS U-18 ini.

** Asep Syahmid