26.3 C
Bogor
Friday, July 24, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 504

Ada Perumahan dalam Perumahan di Desa Bojong, Izin Siteplan Milik Siapa?

0

Klapanunggal | Jurnal Bogor
Perumahan di dalam perumahan, itu istilah yang tepat untuk keberadaan Perumahan Grahatama Residence yang nempel dalam tubuh Perumahan Primavera Residence yang berada di Desa Bojong, Kecamatan Klapanunggal, Kabupaten Bogor.

Hal tersebut disampaikan oleh salah satu warga Perumahan Primavera Recidence Anto Sadeli (45) yang sudah lebih dari 8 tahun tinggal di perumahan tersebut mengatakan, keberadaan Perumahan Grahatama Residence menggangu akses jalan warga Perum Primavera. Pasalnya, Perumahan Grahatama Residence persis ada di tengah-tengah Perumahan Primavera.

“ Sebetulnya keluhan ini sudah lama saya sampaikan kepada Manager Perumahan Primavera Residence Pak Josua. Namun sampai saat ini belum ada tanggapan yang berarti dari beliau,” ungkap Anto sapaan akrabnya kepada Jurnal Bogor, Rabu (4/10/23)

Menurutnya, lahan yang saat ini dibangunkan Perumahan Grahatama Residence dalam gambar siteplan adalah tanah kosong milik Perumahan Primavera Residence, bisa dibilang seperti rawa dulunya. Namun, sejak tahun 2016 tiba-tiba ada pembangunan rumah. Saat itu, dikira masih bagian dari tubuh Perum Primavera, tapi setelah ditanya-tanya ternyata beda perusahaan dan beda pemilik.

“ Saya sendiri heran, apa boleh ada perumahan di dalam perumahan. Pernah suatu hari kami membuat plang jalan dengan dituliskan batas Perumahan Grahatama Residence. Tapi saat itu kami ditegur oleh developer, jangan ada yang tau kalo di dalam ini ada perumahan lain,” tuturnya.

“ Dari situ kami curiga, bahwa keberadaan perumahan ini memang beda perusaahaan dan pemillik, tapi kok seolah ditutupi. Sebagai konsumen, kami merasa dirugikan, karena akses jalan yang dipakai adalah akses jalan Perumahan Primavera, kami kan bayar untuk akses jalan ini, walaupun pada akhirnya menjadi fasum,” tambahnya.

Sementara, salah satu warga Perumahan Grahatama Residence Dadi Abdilah (55) mengatakan dirinya sudah tinggal sejak tahun 2018, dan memang jalan akses masuknya dari Perumahan Primavera. Dadi menyebut tidak mengetahui, jika dua perumahan yang ada dalam satu tubuh ini beda perusahaan.

“ Saya tidak tahu sampai sejauh itu, yang kami tahu luasan Perumahan Grahatama Residence ini memang sedikit hanya sekitar 3 hektare dengan dihuni oleh 60 rumah,” tuturnya.

Untuk diketahui, Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah menetapkan Peraturan Pemerintah (PP) tentang Pembangunan Perumahan Perumahan Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR). PP Nomor 64 Tahun 2016 tentang Pembangunan Perumahan MBR ini diteken dengan pertimbangan untuk mempercepat penyediaan rumah.

Hal tersbut berdasarkan Pasal 13 huruf g, PAsal 14 hurif I, Pasal 15 huruf n, dan PAsal 54 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2011 tentang Perumahan dan Kawasan Permukiman. Menurut PP ini MBR adalah masyarakat yang mempunyai keterbatasan daya beli sehingga perlu mendapatkan dukungan pemerintah untuk memperoleh rumah.

Pembangunan perumahan MBR dibangun untuk luas lahan tidak lebih dari 5 hektare dan paling kurang 0,5 hektare atau 5000 meter persegi, serta berada dalam satu lokasi yang diperuntukan bagi pembangunan rumah tapak.

Saat dikonfirmasi terkait keberadaan Perumahan Grahatama Residence yang berada dalam lingkungan Perumahan Primavera, Manager Perumahan Primavera Recidence, Josua tidak bisa dihubungi. Sampai diturunkannya berita ini, masih belum ada penjelasan resmi, baik dari pihak pemerintah maupun pihak developer.

** naynur’ain

PPOPM Terjunkan 18 Atlet di Kejurnas Atletik 2023

0

Cibinong| Jurnal Bogor
Kepala UPT PPOPM Dispora Kabupaten Bogor, Sujana mengatakan, PPOPM bakal menerjunkan 18 Atlet binaanya dalam Kejurnas Atletik antar PPLP, PPLPD dan SKO Atletik 2023.

” Kejurnas Atletik antar PPLP, PPLPD dan SKO Atletik 2023 akan dilangsungkan di Lintasan Atletik Stadion Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor dari tanggal 23 sampai 28 Oktober 2023,” ujar Sujana, 4 Oktober 2023

Ia menambahkan, saat ini para atlet PPOPM yang akan diterjunkan dalam Kejurnas Atletik itu tengah fokus melakukan program latihan dibawah asuhan Erwin Maspaitela dkk di Lintasan Atletik Pakansari.

” Insya Allah pada tanggal 22 Oktober para atlet akan masuk ke Hotel sampai pelaksanaan Kejurnas Atletik berakhir,” ucap Sujana lagi

Erwin Maspaitela selaku pelatih Atletik PPOPM Kabupaten Bogor membenarkan kalau 18 atlet binaanya akan terjun pada Kejurnas Atletik antar PPLP, PPLPD dan SKO Atletik 2023.

Erwin Maspaitela

Dalam Kejurnas kali ini, kata Erwin, Tim Atletik PPOPM Kabupaten Bogor ditargetkan 1 emas, 2 perak dan 2 perunggu.

” Saya belum bisa bicara banyak soal target dalam Kejurnas kali ini. Namun kami akan all out memberikan prestasi yang terbaik bagi Kabupaten Bogor,” kilah Erwin.

Selanjutnya, tambah Erwin, para atlet PPOPM Kabupaten Bogor saat ini sudah melakukan adaptasi dengan lintasan atletik Pakansari.

Nama nama Atlet PPOPM yang akan Tampil pada Kejurnas Atletik antar PPLP, PPLPD dan SKO Atletik 2023

** asep syahmid

CV Wijaya Tinggalkan Puing Bekas Pekerjaan Sembarangan di Badan Jalan

0

Gunung Putri | Jurnal Bogor
Semrawut, itulah kata yang cocok untuk bahan material yang diampar begitu saja di badan jalan oleh Pelaksana CV Wijaya. Bukan hanya menggangu, tapi berantakannya material jenis pasir dan bebatuan yang tidak ditata dengan baik tersebut juga berdampak membahayakan keselamatan pengendara yang melintas.

Penempatan material proyek pembangunan drinase yang dikerjakan oleh CV Wijaya di Perumahan Griya Bukit Jaya, Desa Tlajung Udik, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, sangat membahayakan pengguna jalan.

Pasalnya, material berupa bebatuan cadas dan pasir itu diletakan begitu saja hingga memakan setengah badan jalan yang minim penerangan oleh kontraktor, tanpa menggunakan rambu-rambu atau peringatan.

Kontraktor proyek pengerjaan drinase yang berasal dari Dinas Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Bogor senilai Rp366.359.000 itu, dinilai tindak memperdulikan keselamatan pengendara.

Salah satu pengendara roda dua, Ahmad mengatakan, pengguna jalan harus lebih konsentrasi mengingat setengah badan jalan ditempati tumpukan batu dan pasir milik proyek drinase tersebut.

“Aduh ini tumpukan batu sama pasir sampai makan setengah jalan, sangat membahayakan. Apalagi kondisi jalan gelap kita bisa saja nambrak, terutama pengguna jalan baru yang engga tau medan jalan,” katanya kepada Jurnal Bogor, Rabu (4/10/23).

Menurut Ahmad, dengan kondisi jalan yang bagus, pengendara bisa memacu kendaraan dengan cepat. Jarang disangka oleh pengendara ada material bangunan karena tidak ada papan informasi sebelum sampai di lokasi.

“Udah gitu nggak ada papan informasi atau rambu bahwa di jalan ini ada tumpukan material, bahaya bangat ini. Apa kontraktor nggak peduli sama keselematan pengendada apa ya,” keluhnya.

Dia berharap agar pihak kontraktor dapat merapikan material ke tempat yang lebih aman dan bukan di jalan umum seperti saat ini sebelum memakan korban. “Ini harus dipindahkan ke tempat aman biar nggak ada korban,” harapnya.

** Nay Nuráin

Dewan Heran Disdik Bangun Toilet Seharga Rumah Subsidi

0

jurnalinspirasi.co.id – Ketua Komisi III DPRD Kota Bogor, H Zaenal Abidin angkat bicara mengenai polemik pembangunan toilet seharga rumah subsidi di SMPN 9 dan SMPN 17.

“Sekarang kan Kota Bogor masih kekurangan sekolah dan ruang kelas. Kenapa justru Dinas Pendidikan (Disdik) membangun toilet seharga rumah subsidi,” ujar H Zaenal kepada wartawan, Rabu (4/10).

Menurut dia, dengan nilai pagu anggaran masing-masing Rp200 juta. Seharusnya, Disdik membangun ruang kelas baru lengkap dengan meubelair.

“Memang toilet itu penting. Tetapi jangan sampai anggarannya terlalu besar,” katanya.

H Zaenal menegaskan bahwa pihaknya akan segera melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke proyek toilet tersebut. Selain itu, Komisi III akan memanggil Disdik untuk meminta klarifikasi mengenai hal tersebut.

“Komisi 3 mendapat aduan dari masyarakat soal adanya proyek toilet bernilai fantastis,” ungkapnya.

Diketahui, proyek pembangunan toilet SMPN 17 dikerjakan oleh CV Citra Megah Konstruksi, sementara toilet SMPN 9 dikerjakan CV Makmur Sejahtera senilai Rp199.960.944.* Fredy Kristianto

Pekerjaan SAMISADE Tahap 1 Rampung, H. Holil Berharap Bankeu SAMISADE Terus Berlanjut

0

Jonggol | Jurnal Bogor
Pemerintah Desa Sukamaju, Kecamatan Jonggol, Kabupaten Bogor, menuntaskan pembangunan jalan desa melalui anggaran tahap satu yang bersumber dari dana Satu Miliar Satu Desa (SAMISADE). Dana SAMISADE tahap 1 digelontorkan untuk pembangunan 2 lokasi, yakni di Kp Nyalindung RT 003 RW 005 dengan jenis pekerjaan pengaspalan bervolume 300 m x 3 m x 0,3 m dan drainase dengan volume 353 m x 0,30 m x 0,40 m sebesar Rp456.530.000.

“ Sedangkan di titik yang kedua yakni untuk Kp Ceger RT 02/06 dengan pengerjaan pengaspalan dengan volume 255 m x 2,5 mx 0,3 m dan untuk betonisasi jalan dengan volume 183 m x 2,5 m x 0,15 m dengan memakan anggaran sebesar Rp226.900.000,” ungkap Kepala Desa Sukamaju, H. Holil, Rabu (4/10/23).

Sedangkan untuk titik yang ke-3, sambung H.Holil, masih di Kp Ceger RT 05/06 yakni pengerjaan pengaspalan jalan dengan volume 610 m x 2,5 m x 0,03 m dan untuk pengerjaan TPT dengan volume 38 m x 1,5 m sebesar Rp316.570.000.

“ Itu adalah volume total untuk tahap 1 dan tahap 2. Namun, untuk pekerjaan yang saat ini sudah berjalan baru tahap 1. Saya berharap, semua pembangunan jalan yang sudah dikerjakan oleh Pemdes dengan anggaran SAMISADE ini bisa dirawat oleh warga kedepannya, hingga untuk anggaran selanjutnya tidak lagi terfokus kepada persoalan jalan saja,” cetus H. Holil kepada Jurnal Bogor.

H. Holil menyebut, kelanjutan untuk anggaran SAMISADE sendiri dirinya tidak mengetahui, apakah akan berlanjut sampai tahun 2024 dan seterusnya. Atau hanya sampai tahun 2023 ini, walaupun desa masih diminta untuk mengajukan SAMISADE oleh Pemkab untuk anggaran tahun 2024.

“ Saya pribadi berharap Bankeu Pemkab ini masih terus digelontorkan ke setiap desa, karena memang bisa mempercepat pembangunan,”tandasnya.

Sementara Sekretaris Desa Sukamaju Rohim berharap bantuan keuangan terus mengalir ke desa siapapun yang akan memimpin Kabupaten Bogor kedepannya. Mengingat, jika hanya mengandalkan anggaran bantuan dari pusat, pembangunan hanya bisa dilaksanakan sedikit.

“ Dan untuk saat ini yang sedang trending topik ialah pernyataan dari Bupati Iwan Setiawan soal BPJS Ketenagakerjaan untuk RT. Kami masih belum ada sosialisasi, itu mau dianggarkan dari mana, apa dari desa atau Pemkab yang akan menganggarkannya,” tanya dia.

Lebih lanjut Rohim mengatakan, jika dari desa, anggaran dari mana yang harus diambil alih sedangkan Bupati sudah mencetuskan RT harus didaftarkan BPJS Ketenagakerjaan pada tahun 2023 ini.

“Jika dipaksakan masuk kedalam anggaran perubahan pun sudah tidak bisa, karena anggaran perubahan sudah dibuat,” tuturnya.

Rohim berharap, ada sosialisasi khusus yang dilakukan Pemkab terkait pernyataan Bupati Iwan Setiawan tersebut, jangan sampai desa yang selalu menjadi pertanyaan oleh RT.

“ Sedangkan kami sendiri masih bingung harus ngambil anggaran dari mana,” pungkasnya.

** Nay Nuráin

Pakansari Tuan Rumah Kejurnas Atletik Antar PPLP 2023

0

Cibinong | Jurnal Bogor
Lintasan Atletik Stadion Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor ditetapkan sebagai tuan rumah Kejurnas Atletik antar PPLP, PPLPD dan SKO Atletik 2023.

Kejurnas Atletik antar PPLP, PPLPD dan SKO Atletik 2023 itu akan digelar pada tanggal 23 sampai 28 Oktober 2023.

Kadispora Kabupaten Bogor, Asnan AP mengatakan, Pemkab Bogor melalui Dispora sangat siap mensukseskan event Kejurnas Atletik antar PPLP, PPLPD dan SKO Atletik 2023.

” Lintasan Atletik dan Lapangan untuk nomor teknik sudah dilakukan pengecekan oleh Kemenpora dan Dispora Jabar belum lama ini. Semuanya sangat layak dan kami sangat senang Kejurnas Atletik yang jadi program Kemenpora bisa digelar di Pakansari,” tegas Asnan AP, Rabu, 4 Oktober 2023

Kasubag TU UPT Sapras Dispora Kabupaten Bogor, Yadi Supriadi mengatakan pada prinsipnya UPT Sarpras siap all out mensukseskan event Kejurnas Atletik antar PPLP, PPLPD dan SKO Atletik 2023.

Yadi juga mengatakan, kondisi lapangan atau lintasan Atletik yang akan digunakan Kejurnas sudah sangat layak.

Lebih lanjut, kata Yadi, Kejurnas Atletik PPLP, PPLPD dan SKO Atletik 2023 ini akan menggelar 19 nomor yang dipertandingkan untuk putra dan putri seperti lari 100, 200, 400, 800, 1500, 5000, 4 × 100 meter estafet, 4 x 400 meter estafet, 5000 meter jalan cepat, 110 meter gawang, 400 meter gawang, lompat jauh, lompat jangkit, lompat tinggi, lempar cakram, tolak peluru, lempar lembing, 2000 meter Steeplechase dan Lontar Martil.

** asep syahmid

Boling Terakhir ke Sukajaya, Iwan Minta Maaf ke Warga yang jadi Korban Bencana Alam

0

Sukajaya | Kabupaten Bogor

Bupati Bogor Iwan Setiawan meminta maaf kepada masyarakat korban bencana alam tahun 2020 di Sukajaya, Kabupaten Bogor.

Iwan yang didampingi istrinya dalam kunjungan kerja Boling ke Kecamatan Sukajaya tersebut mengaku ini adalah kunjungan yang terakhir.

Pasalnya, jabatan Iwan akan berakhir pada Desember mendatang. Dirinya meminta agar pembangunan yang sudah direncanakan untuk dilanjutkan.

“Banyak yang harus dilanjutkan, mohon maaf saya akan berhenti jadi bupati tanggal 30 Desember 2023. Jadi mohon maaf beberapa pembangunan pembangunan yang belum bisa dilaksanakan,” kata Bupati Bogor Iwan Setiawan dalam sambutan Boling di halaman Kantor Kecamatan Sukajaya, Rabu (4/10/2023).

“Khusus warga Sukajaya kami yang terakhir datang ke sini. Mohon pamit jadi Bupati, doakan saya husnul khatimah,” tambah Iwan.

Selian itu, Boling Bupati juga menghibur warga korban bencana Sukajaya dengan dangdutan dan membagikan hadiah, dilanjut pada malam hari digelar wayang golek.

Dia menjelaskan, selama lima tahun memimpin Bogor adalah kebanggaan.

“Selama jadi bupati, ini kebanggaan buat saya dan doa orang tua saya, semoga panjang umur selama lima tahun husnul khatimah,” bebernya.

** Andres

KNPI Desak Usut Tuntas Kasus Pelecehan UIKA

0

jurnalinspirasi.co.id – Kasus dugaan pelecehan seksual yang dilakukan oknum dosen Universitas Ibn Khaldun (UIKA) terhadap mahasiswinya terus mendapat sorotan.

Wakil Ketua KNPI Bidang Perempuan Kota Bogor, Zakiyatul Fikriyah menyayangkan jika peristiwa yang sempat viral di media sosial TikTok tersebut memang benar terjadi.

Menurut dia, segala bentuk tindakan pelecehan terhadap perempuan harus mendapat perhatian dari semua pihak.

Pihaknya berharap UIKA memberlakukan sanksi tegas jika oknum tersebut terbukti melakukan tindakan pelecehan seperti yang viral belakangan ini.

“Pihak kampus juga harus memberikan perlindungan kepada korban,” ujarnya menambahkan kepada wartawan, Selasa (3/10).

Dia juga menekankan bahwa persoalan tersebut sangat penting menjadi perhatian dengan harapan agar tidak ada lagi kasus serupa di kemudian hari.

“Tindakan ini tentu menambah rentetan kasus pelecehan terhadap perempuan di lingkungan kampus, yang notabene-nya ini gak boleh terjadi,” tuturnya.

Lebih lanjut menurutnya, seorang dosen pembimbing selain harus bisa menjadi teladan intelektual, harus juga bisa jadi teladan moral bagi mahasiswa dan mahasiswinya.

Selain itu, lingkungan Perguruan Tinggi harus menjadi tempat yang aman bagi siapapun, terutama bagi perempuan yang rentan dijadikan objek bagi sebagian orang atau oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab.

“Kami berharap kejadian ini tidak terjadi lagi, dan terduga pelaku bisa diproses berdasarkan hukum yang berlaku. Untuk korban harus segera dilakukan pendampingan untuk pemulihan secara psikis dan mental,” paparnya.

Ustazah yang juga mahasiswi S3 di UIKA ini mengapresiasi terduga korban yang telah berani bicara dan mengungkapkan hal pahit yang menderanya, sehingga bisa menjadi pembelajaran bagi semua pihak.

“Semoga pihak berwenang dan pihak kampus memberikan perlindungan secara maksimal kepada korban. KNPI Bidang Perempuan juga siap memberikan advokasi dan pendampingan,” tandasnya.* Fredy Kristianto

DPRD Pastikan Anggaran Inagurasi Bima – Dedie Rp6 M Dicoret

0

jurnalinspirasi.co.id – Ketua DPRD Kota Bogor, Atang Trisnanto memastikan bahwa kegiatan inagurasi di akhir masa jabatan Wali Kota Bima Arya dan Wakil Wali Kota Dedie A Rachim tidak jadi dilaksanakan.

“Dalam rapat Badan Anggaran (Banggar) bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) meniadakan inagurasi dan kegiatan akhir masa jabatan lainnya senilai Rp6 miliar,” ujar Atang kepada wartawan, Rabu (4/10).

Sebagai gantinya, kata Atang, inagurasi diganti dengan kegiatan biasa. Kendati demikian, apabila nantinya saat penetapan APBD Perubahan 2023 setelah evaluasi gubernur, kegiatan itu ada maka DPRD bisa saja mengnolkannya.

“Jadi wali kota berpesan kepada TAPD agar tak membuat Inagurasi. Kalaupun ada ASN yang memberi penghormatan di akhir masa jabatan, itu urusan lain. Yang pasti anggaran Rp6 miliar itu tak ada,” jelas politisi PKS itu.

Sedangkan untuk kegiatan Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI). Atang memastikan bahwa pelaksanaannya tidak akan bersumber dari APBD.

“Kalau APEKSI dari anggaran di luar APBD,” kata Atang.

Lebih lanjut, Atang menjelaskan bahwa mengenai pendapatan APBD Perubahan terdapat kenaikan dari pendapatan transfer senilai Rp120 miliar naik serta retribusi pajak sebesar Rp36 miliar.

“Kenaikan itu membuat belanja daerah naik, sehingga APBD Perubahan 2023 menjadi Rp3,89 triliun,” tandasnya.* Fredy Kristianto

Menangkan Anies – Cak Imin, Koalisi Perubahan untuk Persatuan Gelar Konsolidasi

0

jurnalinspirasi.co.id – Sebanyak tiga partai pengusung dan satu partai pendukung pasangan calon presiden dan calon wakil presiden Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar (Amin) di Kota Bogor menggelar rapat konsolidasi pemenangan di Hotel Grand Asana Pangrango, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor, Selasa (3/10).

Koalisi perubahan untuk persatuan pemenangan Capres dan Cawapres Anies-Cak Imin ini pasang target 80 persen suara pada Pemilihan Umum Presiden (Pilpres) 2024 nanti di Kota Bogor.

Rapat konsolidasi pemenangan itu dihadiri langsung petinggi partai pengusung dan pendukung Anies-Cak Imin (Amin), yakni Ketua DPD Nasdem Kota Bogor Benninu Argoebie, Ketua DPD PKS Kota Bogor Atang Trisnanto, Ketua DPC PKB Kota Bogor Dewi Fatimah dan Ketua DPD Partai Ummat Kota Bogor DR. H. Ramlanto.

“Target kami memang memastikan kemenangan mutlak dengan capaian suara 80 persen untuk pasangan Amin di Kota Bogor,” ujar Ketua DPD Nasdem Kota Bogor Benninu Argoebie.

Menurut dia, dalam kegiatan yang dihadiri pimpinan partai dari NasDem, PKS, PKB dan Partai Ummat di Kota Bogor ini mendeklarasikan tim pemenangan pasangan Amin pada Pilpres 2024 di Kota Bogor.

“Kami ingin tim ini untuk bisa bergerak lebih cepat dan lebih dulu, karena pasangan Amin adalah pasangan Capres dan Cawapres yang sudah resmi dideklarasikan, walaupun belum mendaftar,” ungkapnya.

Selain pembentukan tim pemenangan pasangan Amin, sambungnya, dalam waktu dekat akan meresmikan sekretariat bersama tim pemenangan pasangan Amin.

“Tadi juga kami sudah berdiskusi dengan ketua PkS, PKB dan Partai Ummat selepas ini akan diresmikan rumah atau markas pemenangan untuk Amin di Kota Bogor,” terangnya.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua DPD PKS Kota Bogor Atang Trisnanto menambahkan, tim pemenangan sudah sepakat menerjunkan saksi 100 persen di seluruh tempat pemungutan suara (TPS) Kota Bogor dan ada saksi pelapis untuk menjaga kemenangan suara Amin di Kota Bogor.

“Bahwa dalam pemenuhannya nanti kami akan petakan dan sepakati mana bagian dari tanggungjawab NasDem, PKB, Partai Ummat, PKS dan juga simpul relawan,” ucap Atang.

“Kami ingin bersama-sama dengan seluruh partai koalisi dan simpul relawan pemenangan Amin dilakukan secara bersama. Dengan kebersamaan kami yakin akan menghadirkan Kemenangan 80 persen untuk Amin di Kota Bogor,” pungkasnya.* Fredy Kristianto