32.1 C
Bogor
Monday, April 13, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 504

Hadits Hari Ini

0

Keutamaan Syahid di Jalan Allah

Sahih al-Bukhori:6686

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ: أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ:

وَالَّذِي نَفْسِي بِيَدِهِ وَدِدْتُ أَنِّي أُقَاتِلُ فِي سَبِيلِ اللَّهِ فَأُقْتَلُ ثُمَّ أُحْيَا، ثُمَّ أُقْتَلُ ثُمَّ أُحْيَا، ثُمَّ أُقْتَلُ.

Dari Abu Hurairah: Bahwa Rasulullah saw bersabda:

Demi Zat yang jiwaku berada di tangan-Nya, sungguh aku suka jika aku berperang di jalan Allah, lantas aku terbunuh, kemudian dihidupkan, kemudian terbunuh, kemudian dihidupkan, kemudian terbunuh.

Pesan :
Syahid dalam peperangan di jalan Allah memiliki keutamaan yang sangat besar, hingga Rasulullah bersabda bahwa beliau suka jika beliau syahid, kemudian dihidupkan kembali, lalu syahid kemudian dihidupkan kembali, kemudian gugur sebagai syahid lagi.

Selamat Ultah 61 Tahun Istriku yang Cantik nan Solehah

0

Jurnalinspirasi.co.id – Bismillahir Rahmanir Rahiem. Pada hari ini, Rabu 23 Agustus 2023, istriku Hj.Sudarijati Apendi yang dimataku adalah seorang perempuan yang  cantik nan solehah, alhamdulillah kini seorang wanita yang aku sangat cintai memasuki usia ke-61 tahun.

Aku jujur berkata pada ruang publik ini bahwa walaupun sang pujaan hatiku itu telah beusia kategori  ‘lansia”, akan tetapi aku tetap merasakan, dia adalah sumber kedamaian dan ketentraman hatiku bersama ketiga putriku di rumah tangga.

Subhanallah, aku bersyukur kepada Allah SWT, pendamping hidupku itu dalam keadaan sehat walafiat dan aku mengamati nyonya Atik, begitu nama panggilan sayangnya tetap energik dan bersemangat menunaikan tugas dan kewajiban keluarga (domestik) dan juga tugas-tugas pengabdian masyarakat dan kemanusiaan diluar rumah, terutama tugas-tugas Tri Dharma Perguruan Tinggi di kampus Universitas Djuanda Bogor yang begitu padat.

Kami berdua, alhamdulillah sama-sama satu profesi selaku dosen tetap yayasan (non ASN) mengabdi di universitas, yang pada tahun 1986 aku ikut mendirikannya. Atik sejak September 1987 bertugas sebagai dosen pada prodi Manajemen Fakultas Ekonomi, dan pernah menjadi Wakil Dekan dan Dekan FE UNIDA, sekarang Sekretaris Senat Akademik UNIDA.

Sedangkan saya bertugas pada Fakultas Pertanian UNIDA Bogor prodi Agribisnis, pernah juga memangku aneka jabatan struktural, terakhir 2010 sebagai Wakil Rektor Satu bidang Akademik UNIDA. Setelah itu, saya banyak meluangkan waktu menjalankan tugas-tugas keprofesian dan pengabdian sosial di luar kampus.

Jujur saya berkata, Atik istriku yang berulangtahun ke 61 thn hari ini Rabu (23/8/2023), sangatlah  mendukung dan berandil besar dalam capaian karier suaminya.

Pada kesempatan ini, aku suamimu dengan tulus ikhlas mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya, semoga Allah SWT menjadikan amal sholeh dengan limpahan pahala-Nya. Aku juga memohon maaf kepada Ibunya anak-anakku, atas segala kekhilafan dan kesalahan, yang Ayah perbuat tanpa sadar, baik sengaja maupun tidak yang cukup “membebanimu”.

Aku sadar bahwa mengelola rumah tangga yang Sakinah Mawaddah Warohmah tidaklah mudah dan ringan, penuh tantangan dan rintangan, terutama mendidik ketiga putri kita yang cerdas nan cantik seperti mamanya.

Alhamduillah, aku Ayah dari anak-anakku sungguh berbahagia dan bersyukur kepada Allah SWT bahwa ketiga buah hatiku tumbuh-besar dan berkembang dengan sangat baik dalam proses pendidikan dan berkarier serta berkarya di lingkungan sosial mereka.

Sekali lagi Ayah sungguh berbahagia atas rezeki dan ridho dari Allah Yang Maha Pengasih dan Penyayang  tersebut  Barang tentu, itu semua berkat usaha dan pengorbanan istriku Atik yang mengutamakan dan menyayangi keluarganya.

Dalam hal ini, kita sangat paham menurut syariah Islam bahwa seorang ibu adalah madrasyah utama dalam kehidupan keluarganya, apalagi sang suami sangat sibuk dengan tugas-tugas publik, menyita banyak waktu diluar rumah. Mohon maaf seperti aku sejak muda hingga sekarang lansia, yang hobby dan gemarnya berorganisasi di beberapa lingkungan sosial, kehadiran sang istriku Atik yang setia mendampingiku sangat terasa besar andilnya dalam mengharungi bahtera keluarga yang penuh liku, dan juga pilu, yang akhirnya sampai juga ke tujuannya, ahamdulillah, subhanallah wallahu akbar.

Dan akhirnya Atik istriku yang milad ke 61 hari ini senantiasa Ayah dan anak-anaknya  mendoakan, senantiasa Ibu/Mama Atik sehat walaffiat, berbahagia selalu, murah rezeki dan panjang umur, serta dianugerahi hidup yang penuh berkah, selamat di dunia dan akhirats. Aamiin.
Syukron barakallah

Penulis:
Dr.Ir.H.Apendi Arsyad, M.Si
Pendiri dan Dosen Senior (Assosiate Profesor) Universitas Djuanda Bogor, Pendiri dan.Ketua Wanhat ICMI Orwilsus Bogor merangkap Wasek WanKar ICMI Pusat, Ketua  Majelis Pakar Dekopinda Kab Bogor, Pegiat dan Pengamat Sosial

====✅✅✅

Rabu, 23 Agustus 2023, artikel ditulis selama dalam perjalanan via Tol Cikampek, menuju Bandung.City dengan bus GSM rombongan aktivis Gerakan Koperasi (Dekopinda) Kabupaten.Bogor, semua senang dan bergembira utk menghadiri acara puncak  HUT ke-76 tahun 2023 tingkat Provinsi Jawa Barat di Gedung Sembik Jln Sutta Bandung. Harap maklum dan mohon maaf atas kekurangannya.
Wassalam

Jalan Bebatuan Dibeton, Warga Cibolang Apresiasi Pemdes Banjarwangi

0

Ciawi | Jurnal Bogor

Warga Kampung Cibolang, Desa Banjarwangi, Ciawi, Kabupaten Bogor mengapresiasi pembangunan betonisasi yang dilaksanakan pemerintah desa. Sebab, keinginan warga bertahun-tahun untuk adanya pembangunan jalan yang selama ini kondisinya bebatuan tersebut, akhirnya terealisasi.

Rohman, warga Kampung Cibolang RW 01 mengatakan, meski jalan yang dibangun Pemerintah Desa (Pemdes) Banjarwangi berada di lingkungan kavling perumahan, namun jalan itu masuk kedalam akses utama warga beraktivitas.

 “Memang kalau untuk ke rumah saya harus melewati dulu kavling perumahan. Dibelakang perumahan itu perkampungan warga dan penduduk asli,” ungkapnya kepada Jurnal Bogor, Selasa (22/8).

Menurutnya, selama ini warga lebih memilih menggunakan akses jalan yang melewati bekas kantor UPT Pendidikan Ciawi, karena kondisi jalan nya sudah bagus, baik saat berangkat kerja, ke pasar, sekolah dan aktivitas lainnya.

 “Makanya untuk menuju ke jalan utama, Kami jarang menggunakan jalan yang sekarang sudah dibangun itu, lantaran kondisi nya bebatuan dan rusak parah,” aku Rohman.

Setelah dibangun dan kondisi jalan sudah bagus, Rohman menyakini jalan tersebut akan ramai dilalui warga beraktivitas dan tentunya dapat membawa dampak positif.

 “Dampak positif bagi kami, pastinya mobilitas akan lancar dan siapa pun pengguna jalan yang melintas merasa nyaman,” paparnya.

Sementara, Totong Nurwanto, pelaksana pembangunan betonisasi jalan Desa Banjarwangi mengungkapkan, pembangunan jalan desa yang dimulai dari depan SMAN 1 Ciawi, persisnya diperbatasan Jalan Veteran Banjarwaru – Cibedug ini, merupakan keinginan warga. Pasalnya, kondisi jalan desa yang merupakan akses utama warga beraktivitas ini, tidak pernah dilakukan pembangunan.

 “Alhamdulillah tahun ini jalan yang tadinya bebatuan, dibangun dengan menggunakan beton,” ujarnya.

Totong menjelaskan, betonisasi jalan desa yang berada di Kampung Cibolang RW 01 RT 02, bersumber anggaran dari bantuan keuangan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor, tahun 2023. Untuk pembangunan betonisasi jalan sepanjang 701 meter, lebar 4,5 meter dan tinggi 15 centimeter.

 “Anggaran tahap satu Bankeu yang diterima desa sebesar 614 juta lebih. Semua anggaran tahap satu dialokasikan untuk pembangunan betonisasi jalan disini,” jelasnya.

Untuk menjaga kualitas beton, lanjutnya, pihak desa bersama TPK mengandeng atau bekerjasama dengan perusahaan beton agar kondisi jalan tetap bagus serta tahan lama.

 “Walau pun bekerjasama dengan pihak perusahaan beton, para pekerja tetap kami libatkan warga setempat,” katanya.

Totong berharap, setelah selesainya pembangunan tahap pertama dengan volume kegiatan sesuai target, Pemkab Bogor segera mencairkan kembali Bankeu tahap ke dua yang nilainya mencapai 40 persen.

 “Tahap pertama itu kan baru 60 persen, tinggal yang sisanya 40 persen lagi. Kami berharap tahap ke dua segera cair agar bisa melanjutkan lagi pembangunan infrastruktur yang belum selesai 100 persen,” imbuhnya.

** Dede Suhendar

Siswa SMPN 1 Dramaga Kesetrum Listrik Alami Luka Serius

0

Jarak Kabel Listrik tak Aman

Dramaga l Jurnal Bogor

Seorang siswa kelas 9 (3) SMPN 1 Dramaga Muhamad Rehan menjadi korban tersengat aliran listrik saat bermain di lantai dua gedung sekolah. Diketahui jarak bangunan sekolah dengan kabel listrik itu tak aman.

Korban warga warga RT 02/04, Desa Babakan, Dramaga, Kabupaten Bogor ini mengalami luka cukup serius kulit melepuh. Rehan dilarikan ke Rumah Sakit KBP Dramaga untuk dilakukan penanganan medis lebih lanjut.

Usai kejadian tersebut, akses menuju tangga lantai dua sekolah ditutup menggunakan kursi dan diberikan stiker PLN (Bangunan ini berdekatan dengan tegangan listrik).

Wakil Kepala Sekolah SMPN 1 Dramaga, Neli Latifah menerangkan, kejadian itu terjadi pada Senin (21/8) saat jam istirahat. Saat itu, pihak sekolah tengah mengumpulkan siswa di lapangan dalam rangka  memeriahkan HUT Kemerdekaan RI ke-78.

Namun karena sudah masuk waktu sholat Dzuhur, anak-anak diarahkan untuk sholat atau istirahat. Sontak  pihak sekolah mendapatkan kabar ada siswa yang kesetrum listrik di lantai dua. 

“Korban Muhammad Rehan siswa kelas 9 (3) yang mengalami luka bakar akibat tersengat listrik langsung ditandu dan dibawa ke rumah sakit. Korban cepat ditangani, kemudian pihak keluarga pun langsung dihubungi,” ujar Wakil Kepala sekolah SMPN 1 Dramaga Neli Latifah kepada wartawan, Selasa (22/8).

Neli mengungkapkan, menurut keterangan siswa, awalnya yang naik ke lantai dua ada 10 siswa.  Namun, saat kejadian ada empat orang, salah satunya Rehan.

“Menurut cerita siswa, memang keempat siswa tersebut sempat iseng siapa yang berani pegang kabel listrik tersebut dapet Rp 100 ribu. Hingga akhirnya  Rehan tersengat aliran listrik,” ujarnya.

Terkait berdekatannya bangunan sekolah dengan kabel listrik, dirinya tidak mengetahui secara jelas dari awalnya.  Pihak sekolah juga sudah menghubugi PLN, terkait penanganan sementara aliran listrik tersebut .

“Saat ini tangga menuju lantai dua sudah ditutup dan pihak sekolah bersama Wali Kelas dan Komite Sekolah sudah bermusyawarah membantu biaya pengobatan Rehan,” ungkapnya.

Sementara itu Bagian Teknik PLN ULP Bogor Kota, Fikri mengatakan pihak PLN sudah memasang stiker peringatan, “Awas bahaya ada tegangan arus listrik” . Pihak PLN juga sudah mengecek ke lokasi kabel yang berdekatan dengan banggunan sekolah.

Kabel tersebut bertegangan tinggi dan jalur utama ke wilayah Desa Cikarawang. Untuk sementara jenis penghantar arus digantikan, namun untuk arus listrik tidak dipadamkan.

“Kita sudah memberikan peringatan agar bangunan sekolah tersebut tidak berdekatan dengan kabel listrik. Minimal dari jarak kabel listrik utama ke bangunan sekitar 2 meter,” tandasnya.

** Arip Ekon

Keterbatasan Ekonomi, Warga Teluk Pinang Hanya Bisa Berbaring

0

Ciawi | Jurnal Bogor

Kesehatan adalah kesejahteraan fisik yang  tentu diinginkan semua orang. Hal itu juga diharapkan oleh wanita paruh baya warga Kampung Teluk Pinang RT 01 RW 04 Desa Teluk Pinang, Ciawi, Kabupaten Bogor setelah 10 tahun penyakit yang dideritanya.

Ibu Ijo perempuan kelahiran 1949 saat ini hanya bisa berbaring di tempat tidur setelah penyakit diabetes dengan kadar gula mencapai 600 sehingga mengakibatkan komplikasi yang fatal.

“Jadi Ibu Ijo ini menderita sakitnya sudah 10 tahun, tetapi luka di kaki kanan sehingga tidak bisa jalan baru selama 6 bulan,” kata salah satu kerabatnya, Jaya saat dikonfirmasi Jurnal Bogor, Selasa (22/8).

Dia memaparkan, bahwa Bu Ijo saat ini hanya bisa berbaring tak bisa banyak aktivitas yang dia lakukan. Semakin parahnya sakit Bu Ijo karena keterbatasan ekonomi yang menyebabkannya tidak bisa melakukan pemantauan terhadap kadar gula darahnya secara berkala.

“Sekarang hanya bisa terbaring gitu aja. makan juga paling sehari tiga suap, dan suaminya juga sudah tua,” katanya.

Jadi kata dia, sejauh ini Bu Ijo belum melakukan pengobatan lanjut. Kendati memiliki BPJS yang masih aktif.

“Saat ini belum, mungkin dulu udah pernah. Karena keterbatasan ekonomi sehingga tidak bisa membawa ke rumah sakit,” katanya.

Saat ini, yang diharapkan oleh Bu Ijo menginginkan kesembuhannya, selain itu agar untuk bisa membantu sementara waktu aktivitasnya dia membutuhkan tongkat dan kursi roda.

“Pertama kesembuhan, dan yang kedua tongkat yang kakinya empat ya serta kursi roda,” paparnya.

** Andres

Ratusan Siswa Smanel Diterima di PTN dan Lulusannya Banyak Berkiprah

0

Leuwiliang | Jurnal Bogor

Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 1 Leuwiliang, Kabupaten Bogor terus alami peningkatan, baik itu dari sisi prestasi siswa maupun para alumni yang kini diketahui ada yang menjadi abdi negara maupun pejabat birokrasi di pemerintahan.

Sekolah berjuluk Smanel yang jadi sekolah favorit  di willayah Bogor barat dan sekitarnya, pada Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2023 sebanyak 127 siswa diterima di PTN dan Poltekkes.

Bahkan tak sedikit alumi Smannel yang telah menorehkan prestasi, salah satu Defia Rosmianiar telah berhasil menyumbangkan medali emas pertama untuk Indonesia di ajang Asian Games 2018. Atlet muda berusia 23 tahun itu rupanya sudah sering kali memperoleh medali setiap kali turun bertanding di kejuaraan tingkat nasional maupun internasional.

Bahkan mantan Kapolres Bogor Brigjen Pol Asep Safrudin, S.I.K lulusan Smannel kini  menjabat Wakil Kepala Kepolisian Daerah Kepulauan Riau. Begitu juga dengan lulusan Smannel Asep Wahyu Wijaya alias Kang AW telah menjadi anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dapil 6 Kabupaten Bogor.

“Kita mempersiapkan siswa untuk masuk perguruan tinggi terutama negeri itu dari semenjak kelas 10, mereka diarahkan punya prestasi untuk dipertahankan. Sehingga nanti peluang untuk masuk perguruan tinggi negeri tanpa tes istilahnya SNMPTN itu lebih besar,” kata Kepala sekolah SMAN 1 Leuwiliang H.Taopik, Selasa (22/8).

Dia mengatakan, prestasi Smanel terus naik dan peluang untuk masuk ke perguruan tinggi lebih besar. Tak hanya itu, lewat tes atau Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) itu juga sudah disiapkan dari kelas 10.

“Jadi tidak mengandalkan pembinaan atau bandingan di kelas akhir tapi kita sudah siapkan dari kelas 10,” bebernya.

Menurut Topik pihaknya juga mengarahkan agar pelajar  untuk tidak ambisi masuk ke perguruan tinggi yang diidamkan atau yang nilainya tinggi.

“Selain itu kita arahkan juga mereka tidak terlalu untuk berambisi masuk perguruan tinggi yang favorit. Saya pernah bilang kalau kamu mau jadi sarjana ekonomi tidak mesti harus lulusan UI, gradenya di bawah itu juga tak masalah. Tetapi bukan berarti mereka tidak boleh masuk UI, Unpad, IPB, tetap ada yang masuk juga kesana,” paparnya.

Bahkan pada tahun sebelumnya ada yang diterima di dua perguruan tinggi, baik UI dan IPB. Kemudian di tahun ini dari satu orang ada yang diterima di 4 perguruan tinggi melalui jalur mandiri.

“Jadi pembinaan kita dilakukan sejak awal. Pertama tadi masalah prestasi motivasi belajar yang kedua masalah pilihan perguruan tinggi,” tegasnya.

Dia berpesan pada pelajar untuk bersyukur telah diterima dan meneruskan pendidikannya ke jenjang yang lebih tinggi.

“Harus bersyukur, karena memang itu salah satu berkah yang diberikan bisa masuk perguruan tinggi negeri tapi bagi yang belum walaupun di swasta teruskan. Saya berharap lulusan Smanel tidak berhenti sekolah hanya lulus SMA tapi masuk perguruan tinggi, baik itu negeri maupun swasta,” katanya.

Menurutnya, meski hal tersebut adalah usaha mereka-masing masing, tapi ada kontribusi dari  orang tua dan guru sehingga jangan lupa dengan jasa kedua orang.

“Kalau sudah sukses balik ke sekolah dimana mereka bersekolah untuk menyampaikan kabar baiknya supaya menjadi motivasi buat ade-ade kelas ini. Tahun depan mudah-mudahan ada yang masuk kedokteran umum IPB,” jelasnya.

** Andres

Tanjungsari Mulai Dilanda Kekeringan, Ribuan Jiwa Terdampak

0

Tanjungsari | Jurnal Bogor

Selain Jonggol, Sukamakmur dan Cariu, kini kekeringan mulai melanda Kecamatan Tanjungsari, Kabupaten Bogor. Kekeringan meluas di beberapa desa dan dari empat kampung di dua desa, tercatat ada 1.781 jiwa yang terdampak kekeringan dan membutuhkan bantuan pasokan air bersih.

“Untuk sementara di beberapa kampung kebutuhan air bersih sudah terpenuhi, dan ada beberapa wilayah lagi yang masih membutuhkan pendistribusian air bersih,” kata Kasi Kadaruratan BPBD Kabupaten Bogor, M Adam kepada wartawan, Selasa (22/8).

Penyebab kekeringan, dimana mata air yang menjadi sumber air warga mengalami kekeringan. Ditambah lagi tidak adanya curah hujan membuat warga tidak memiliki sumber air alternatif.

“ Kekeringan imbas musim kemarau di Kabupaten Bogor mulai meluas ke sejumlah desa di wilayah Kecamatan Tanjungsari. Kalau beberapa pekan lalu di wilayah Tanjungsari menurut tak ada laporan warga yang terdampak kekeringan, namun kini daerah ini ikut menjadi salah satu wilayah terdampak kekeringan,” kata Adam.

Menurut dia, berdasarkan data dan laporan dari lapangan, setidaknya ada dua Desa di Kecamatan Tanjungsari yang mulai terdampak kekeringan. Kedua desa tersebut adalah Desa Buanajaya dan Desa Tanjungsari.

“Kekeringan dikarenakan tidak adanya curah hujan di wilayah tersebut sehingga mengakibatkan sumber mata air warga berkurang,” kata Adam.

Kondisi tersebut, lanjut Adam, membuat warga di Desa Buanajaya dan Tanjungsari mengalami kesulitan mendapatkan pasokan air bersih untuk kebutuhan sehari-hari.

“BPBD sudah mendidistribusikan bantuan air bersih ke tiga kampung di dua desa tersebut menggunakan tangki mobil namun itu pun belum cukup untuk mengatasi permasalahan warga terkait pasokan air bersih. Maka akan kami agendakan untuk pemberian bantuan air bersih lagi,” jelasnya. Taufik / Nay

Paskibra jadi Unggulan di SMAN 1 Klapanunggal

0

Klapanunggal | Jurnal Bogor

Pasukan pengibar bendera (Paskibra) kerap menjadi pusat perhatian masyarakat pada setiap peringatan HUT Republik Indonesia, baik tingkat nasional, provinsi, kabupaten/kota hingga kecamatan. Pasalnya, keberadaan Paskibra menjadi kunci suksesnya upacara pengibaran bendera.

Faktor inilah yang membuat SMAN 1 Klapanunggal memfokuskan pembinaan siswa melalui ekstrakurikuler Paskibra. Alhasil, banyak siswa asal SMAN 1 Klapanunggal yang terlibat sebagai pasukan pengibar bendera pada saat momentum 17 Agustus, baik tingkat kecamatan, kabupaten hingga provinsi.

“ Untuk tahun ini ada 10 siswa yang ikut sebagai pasukan pengibar bendera asal SMAN 1 Klapanunggal. Satu siswa di tingkat provinsi atasnama Keisya Maharani, satu orang tingkat Kabupaten atasnama Nayla sedangkan delapan siswa lainnya masuk dalam pasukan pengibar bendera di tingkat kecamatan,” kata Guru Bidang Kesiswaan SMAN 1 Klapanunggal, Sandi, Selasa (22/8).

Menurutnya, Paskibra merupakan ekstrakurikuler yang banyak diminati oleh siswa. Selain itu, setiap tahun, dari SMAN 1 Klapanunggal kerap mengirim utusan sebagai anggota pasukan pengibar bendera di tingkat kabupaten atau provinsi.

“ Ya walaupun setahun sekali. Tapi bagi siswa dan orang tua juga sekolah kalau anaknya bisa menjadi pasukan pengibar bendera pada upacara peringatan HUT RI itu suatu yang sangat membanggakan. Jadi banyak siswa di SMAN 1 Klapanunggal ini yang ikut ekstrakurikuler Paskibra. Karena itu juga merupakan salahsatu ekstrakurikuler yang kami andalkan disini untuk mendulang prestasi,” kata Sandi.

Selain mengirim siswa menjadi anggota Paskibra di tingkat kabupaten dan provinsi, di sekolah sendiri melaksanakan kegiatan peringatan HUT RI dengan menggelar berbagai kegiatan sebagai penampung kreativitas siswa. Diantaranya adalah kegiatan fotografi, pembuatan poster hingga fashion show dengan menggunakan bahan daur ulang.

Dari berbagai kegiatan yang digelar pihak sekolah dalam memeriahkan HUT kemerdekaan Republik Indonesia tersebut, Sandi berharap, siswa dapat memahami jika segala sesuatu atau hasil yang maksimal itu harus ditempuh dengan cara kreatif, kerja keras dan perjuangan. Sebagaimana yang diajakan oleh para pejuang yang mampu memberikan kemerdekaan bagi tanah air dengan mengorbankan harta bahkan jiwa.

“Tujuan utama kami membina dan memberikan pemahaman kepada siswa jika saat ini pun mereka harus berjuang untuk mencapai cita-cita. Dan hasil yang maksimal itu akan didapat melalui perjuangan, usaha dan pengorbanan,” tandasnya.

** Taufik/Nay

Kades Hambalang Datangkan Mantan Pemain Timnas

0

Babakan Madang | Jurnal Bogor

Kepala Desa Hambalang benar-benar memanjakan warga dengan berbagai perlombaan dan hiburan dalam memeriahkan HUT Republik Indonesia ke -8. Khusus bagi para pecinta sepak bola, Kades Hambalang sengaja mendatangkan para legenda sepak bola nasional yang merupakan mantan pemain timnas, seperti Aliyudin dan Ismed Sofyan.

“Warga disini sangat suka sepakbola makanya saya gelar pertandingan eksibisi antara tim dari Hambalang dengan tim mantan pemain timnas. Dan antusias warga sangat luar biasa,” kata Kepala Desa Hambalang Wawang Sudarwan kepada Jurnal Bogor, Selasa (22/8).

Menurut dia, pertandingan eksebisi tersebut digelar dalam rangka memberikan hiburan kepada warga Desa Hambalang dan sekitarnya yang ingin menyaksikan permainan bola para mantan pemain timnas. Selain itu, para pemain yang junior juga dapat menimba ilmu dan pelajaran dari mereka yang sudah berkiprah di sepakbola nasional.

“Ini hiburan sekaligus pembelajaran untuk meningkatkan teknik dalam bermain sepakbola kepada mereka yang sudah malang melintang di dunia sepakbola tanah air,” ujarnya.

Selain menggelar pertandingan eksebisi yang menghadirkan para mantan pemain timnas, Pemerintah Desa Hambalang juga menggelar berbagai lomba dan kegiatan yang melibatkan warga Desa Hambalang. Hal itu dilakukan guna memberikan hiburan kepada warga.

“Tahun-tahun kemarin kan kita tidak bisa menggelar lomba dan hiburan karena covid. Jadi tahun ini benar-benar warga dapat merasakan kembali kemeriahan dalam menyambut Kemerdekaan Republik Indonesia ke 78,” ujarnya.

Wawang mengatakan, peringatan HUT kemerdekaan harus dapat dijadikan momentum bagi masyarakat untuk terus menjaga persatuan dan kesatuan. Terlebih akan memasuki tahun politik Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres) 2024.

“Walaupun berbeda pilihan politik tapi persatuan dan kesatuan diantara warga harus tetap terjaga jangan sampai ada pertikaian atau perpecahan,” tandasnya.

** Nay Nur’ain

Siswa SMPN 1 Jonggol Raih Juara Tiga Festival Pelajar

0

Klapanunggal | Jurnal Bogor

Perwakilan dari SMPN 1 Jonggol berhasil menorehkan prestasi sebagai juara ketiga dalam ajang Festival Pelajar Bogor 3.0 (FPB 3.0) yang digelar oleh Purna Paskibraka Indonesia (PPI) Kota Bogor. Hal tersebut tentunya patut diapreasisi mengingat peserta yang mengikuti lomba tersebut merupakan perwakilan dari tingka SMP se-Bogor Raya.

Prestasi lainnya SMPN 1 Jonggol di bidang kepramukaan

“Alhamdulilah dalam ajang Festival Pelajar Bogor kami berhasil meraih juara ketiga untuk katagori Lomba Ketangkasan Baris Berbaris. Kami sampaikan terima kasih dan sangat mengapreasi usaha dari siswa-siswi SMPN 1 Jonggol yang telah berjuang dan berhasil mengharumkan nama sekolah,” kata Humas SMPN 1 Jonggol, Iwan kepada Jurnal Bogor, Selasa (22/8/23).

Menurut dia, lomba tersebut merupakan event tahunan rutin yang digelar oleh PPI sebagai sarana untuk menjaring potensi pelajar dan meningkatkan kapasitas pelajar dari tingkat sekolah dasar, menengah hingga atas.

“Tentunya ke depan kami akan terus tingkatkan dan bina potensi ini. Sehingga ke depan, SMPN 1 Klapanunggal dapat meningkatkan capaian prestasi diajang seperti ini,” ujarnya.

Selain juara ketiga LKBB, Iwan mengatakan, tahun ini, SMPN 1 Jonggol juga berhasil menjadi Juara Utama 2 LKBB Kabupaten Bogor yang diselenggarakan Ikapaskab dan PPI Kabupaten Bogor. Prestasi ini, lanjutnya, menjadikan paskibra merupakan salah satu potensi unggulan dari SMPN 1 Jonggol yang dapat mengukir prestasi.

“Ke depan akan kami terus bina potensi ini sehingga semakin banyak prestasi yang bisa diraih oleh siswa,” tukasnya.

Sementara itu, Ketua pelaksana FPB 3.0 Ahmad Dwi Luthfansa yang biasa dipanggil Dwi mengatakan, even FPB merupakan yang ketiga kalinya, dimana even pertama di tahun 2019, kedua tahun 2022 dan sekarang ini yang ketiga di tahun 2023.

Kegiatan ini, lanjutnya adalah sebuah festival kumpulan dari berbagai mata lomba untuk pelajar-pelajar di Bogor dalam rangka meningkatkan kompetensi diluar bidang akademik. Untuk 2023 ini, kata Dwi ada 3 lomba Utama dalam Festival Pelajar Bogor yaitu lomba videografi, e-Sport mobile dan lomba Ketangkasan Baris Berbaris (LKBB) untuk tingkat SD, SMP dan SMA. “Kegiatan ini diikuti pelajar tingkat SD/SMP/SMA sederajat se-Bogor Raya dengan tema Lestari Budayaku,” ujarnya.

** Nay Nur’ain