25.7 C
Bogor
Friday, July 24, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 495

Seringkali Diusulkan, UPT Jalan Jembatan Leuwiliang Kesulitan Miliki Kantor Sendiri

0

Leuwiliang l Jurnal Bogor
UPT Infrastruktur Jalan dan Jembatan kelas wilayah V Leuwiliang belum memiliki gedung sendiri sehingga seringkali diusulkan pembangunan kantornya.  UPT yang berada dibawah Dinas PUPR Kabupaten Bogor ini pun sudah puluhan tahun masih ngontrak.

Sejumlah petugas UPT dibuat kewalahan lantaran status kantor saat ini masih ngontrak dan harus berpindah-pindah tempat. “Ya, risikonya harus ngontrak hingga berpindah-pindah tempat,” ujar Kepala UPT Jalan dan Jembatan Eko Sulistianto, baru baru ini.

Sebelum pihaknya menjabat di UPT Jalan Leuwiliang, kantor tersebut sudah beberapa kali pindah tempat. Dia pun mencoba mengusulkan untuk bangunan UPT, namun  DPUPR maupun Pemda bukan tidak diakomodir, tetapi pengajuan untuk kantor tersebut itu masuk di tataguna lahan  di areal tanah basah.

Sebelumnya areal tanah yang diajukan, kata Eko, tetap saja lahan tersebut tak dapat digunakan untuk bangunan. Sejauh ini  Eko mengaku tengah  kesulitan  mencari lahan yang akan digunakan untuk bangunan gedung Kantor UPT Jalan tersebut.

“Kami terus keliling, mencari  lahan  terutama lahan aset milik Pemerintah Daerah yang bisa dimanfaatkan menjadi bangunan kantor. Kali saja bisa melalui asset- aset lain, salah satu aset pemda sehingga meminimalisir pembebasan lahan,” jelasnya.

Menurutnya, wilayah Kecamatan Leuwiliang merupakan titik lokasi yang strategis untuk membangun kantor UPT Jalan dan Jembatan kelas A wilayah V tersebut.

“Kalau untuk zonanya sendiri saya lebih cenderung menginginkan di posisi leuwiliang,” katanya.

Hal itu, kata dia, bukan tanpa alasan karena titik lokasi di wilayah Kecamatan Leuwiliang merupakan lokasi yang strategis untuk menjangkau wilayah kerja UPT Jalan dan Jembatan kelas A wilayah V tersebut dalam memaksimalkan pekerjaannya.

“Sebenarnya supaya akses saja ke wilayah Rumpin maupun wilayah Leuwisadeng dan Leuwiliang itu terfasilitasi dan untuk memaksimalkan pekerjaan,” pungkasnya.

** Arip Ekon

Usai Dilantik, Ini Pesan Dewan Pakar Untuk Ketua MPC PP Kabupaten Bogor

0

Gunung Putri | Jurnal Bogor 
Dewan Pakar MPO PP Kabupaten Bogor Saiful Amari, S.T menghadiri pelantikan Majelis Pimpinan Cabang Pemuda Pancasila Kabupaten Bogor periode 2023 – 2027, yang bertemakan ” Dengan Semangat Baru Menuju Organidasi Yang Aktif, Mandiri, Untuk Membangun Kabupaten Bogor “. Dia berpesan agar kepemimpinan yang saat ini bisa mengubah paradigma tentang ormas di masyarakat.

” Alhamdulilah saya bisa berkesempatan menghadiri pelantikan pengurus PP MPC Kabupaten Bogor periode saat ini. Dimana saya berpesan kepada Daulat S. Harahap untuk bisa merubah paradigma di masyarakat terlebih dahulu,” kata Kang Ipul sapaan akrabnya kepada Jurnal Bogor, Rabu (11/10/23).

Kang Ipul yang juga menjadi Calon Legislatif dari Partai Demokrat untuk Provinsi Jawa Barat akan berupaya membantu memberikan inovasi-inovasi kreatif kepada pengurus dan anggota PP Kabupaten Bogor. Karena dengan begitu, menurut dia, pandangan masyarakat terhadap ormas itu bisa berubah.

“Harus ada upaya dari kita terlebih dahulu, kita semua tahu dan sadar begitu minimnya pandangan masyarakat terhadap ormas. Pasti mainset mereka itu menuju ke arah yang negatif, ” tuturnya.

Lebih lanjut, Kang Ipul mengatakan, dirinya bersama pengurus dan anggota sepakat untuk mengubah pola kepemimpinan PP dimasa depan. Jangan sampai, kepemimpinan demi kepemimpinan tidak ada perubahan.

” Sudah kita siapkan formula-formula untuk itu, nanti tinggal diperhatikan insya Allah kedepannya PP Kabupaten Bogor lebih baik, ” tuturnya.

** Nay Nur’ain

Tak Kunjung Diperbaiki, Warga Minta Tiang Listrik yang Miring Dipindahkan

0

Hanya Berjarak 2 Meter dari Rumah Warga

Nanggung l Jurnal Bogor
Warga Kampung Pasirgintung Bawah di lingkungan RT 02 RW 04 Desa Batutulis, Nanggung, Kabupaten Bogor kembali  meminta petugas PLN untuk segera memperbaiki tiang listrik yang miring.

Keberadaan tiang listrik berukuran besar dengan ketinggian sekitar 20 meter itu sudah sejak lama mengalami kemiringan yang mengarah ke pemilik rumah bernama Halimi (57).

Halimi menyebut sejak diusulkan perbaikan ke petugas PLN, tiang listrik miring itu diakuinya pada Sabtu (7/10/2023) belum lama ini petugas PLN kembali datang mengecek maupun survei tiang listrik yang miring. Namun, setiap  petugas PLN datang ke lokasi cuman dicek dan disurvei saja setelah itu tidak ada kejelasan lagi.

“PLN datang cuman ngecek  atau survei doang. Belum ada kejelasan, kapan PLN  perbaiki tiang listrik yang miring itu,” keluh Halimi kepada Jurnal Bogor, Rabu (11/10).

Halimi yang merupakan mantan ketua RW 04 membeberkan, tiang listrik miring yang mengarah ke rumahnya hanya berjarak 2 meter, begitu juga jarak tiang listrik ke bibir tebing.

“Bila tiang listrik yang miring itu masih berada di lahan pribadinya silahkan perbaiki untuk diluruskan. Termasuk tembok penahan tebingnya harus dibangun juga,” kata dia

Tetapi, kalau liang listrik masih dibiarkan dan belum juga diperbaiki, kami minta kepada petugas PLN tiang listrik yang miring untuk segera dipindahkan.

“Bila mana tidak sesuai harapan, silahkan tiang listrik itu, diangkat dan pindahkan ke tempat lain,” kata Halimi dengan nada kesal.

“Kami tidak mau keberadaan tiang listrik itu bisa berdampak buruk baginya atau keluarga. Khawatir tiang listrik sewaktu waktu bisa ambruk karena kemiringannya  sangat berdekatan dengan rumah,” jelasnya lagi.

Tak hanya itu, sebelum ada listrik KWH yang menggunakan token pulsa, dia selama ini telah  melaksanakan  kewajiban untuk membayar listrik tersebut. Namun pihak perusahaan listrik negara juga harus bijaksana dan keluhan masyarakat tentunya harus didengar.

“Tiang listrik yang sudah lama miring itu untuk segera diperbaiki saja,” tegasnya.

Sementara Manager ULP Leuwiliang Setiadi ketika dikonfirmasi tak memberikan tanggapan perihal keluhan warga tersebut.

** Arip Ekon

Pariwisata Meningkat, Simak 5 Destinasi Tempat Wisata yang Wajib Dikunjungi di Jawa Barat

0

Bogor | Jurnal Inspirasi
Provinsi Jawa Barat (Jabar) memiliki banyak tempat wisata yg sangat terkenal karena dengan adanya legenda yang memperkaya destinasi wisata, Jawa Barat dan Indonesia pada umumnya semakin menarik bagi wisatawan yang ingin mengeksplorasi lebih dari sekadar panorama alam dan atraksi wisata.

Berikut ini 5 tempat wisata di Jawa Barat:

  1. Puncak Bogor

Jika kalian ingin merasakan berkemah ditempat yang masih alami atau bernuansa alam tanpa perlu repot membawa perlengkapan kemah. Maka Puncak Bogor adalah tempat yang cocok untuk berkemah bersama keluarga dan teman-teman. Disana terdapat D’Jungle Private Camp yang menyediakan fasilitas berkemah yang eksklusif. Lokasinya yang dekat dengan hutan lindung dan jauh dari pemukiman penduduk, akan menambah kesan liburan dengan suasana alam yang sejuk. Selain itu, di Puncak Bogor juga terdapat rumah bambu VIP yang disediakan untuk rombongan wisata.

  1. Taman Bunga Nusantara, Cianjur

Destinasi selanjutnya kita berpindah sedikit keatas lagi yaitu Taman Bunga Nusantara yang berlokasi di Cianjur. Disini, kalian dapat menikmati udara sejuk dan hamparan bunga warna-warni yang cantik. Tempat ini sangat cocok untuk para orang tua yang ingin mengajak anak-anaknya bermain di taman bunga yang indah.

Untuk harga tiket, pengunjung dipungut biaya sebesar Rp. 30.000 per orang. Selain taman bunga, pengunjung juga dapat menikmati wahana permainan lain seperti taman air, taman dino, taman Perancis, taman Jepang dan masih banyak lagi.

  1. Kawah putih, Bandung

Pasti sebagian besar orang sudah mengenal destinasi wisata yang satu ini. Kawah Putih ini lokasi berada di puncak pegunungan, tepatnya Gunung Patuha, Ciwidey dan memiliki keindahan serta menawarkan udara sejuk dengan suhu 8-22 derajat celcius. Jika berkunjung ke Kawah Putih, kalian akan disuguhi pemandangan yang sangat indah dan romantis, karena diatas danau kawah biasanya dipenuhi dengan kabut tebal. Warna danau kawahnya sendiri berwarna putih, namun ketika cuaca terik, warna danau akan berubah menjadi biru kehijauan.

  1. Stone Garden, Padalarang

Berlokasi di Gunung Masigit, Stone Garden begitu menawan dengan adanya gugusan bebatuan alamiah bekas danau pada zaman purba. Pengunjung juga dapat menikmati matahari terbit ataupun senja dari atas bukit stone garden. adanya sebuah taman batu di dataran tinggi serta hamparan pemandangan bukit-bukit yang tersaji, akan menambah kesan seperti sedang berwisata ke luar negeri.

  1. Pantai Ujunggenteng, Sukabumi

Selain memiliki tempat wisata di Jawa Barat dengan keindahan alamnya, Jawa Barat juga memiliki deretan pantai yang indah dan berpasir putih. Salah satu rekomendasi pantai yang bisa anda kunjungi adalah Pantai Ujunggenteng yang berlokasi di Sukabumi.

Jika berkunjung ke Pantai Ujunggenteng, kalian dapat menikmati sebuah pemandangan sunset yang indah. Moment sunset ini sudah menjadi surga tersembunyi yang hanya bisa kalian temukan di kawasan tersebut.

Untuk kalian yang hobi berselancar, di Pantai Ujunggenteng yang dikenal memiliki ombak yang besar ini kalian dapat menikmati berselancar yang tidak kalah dengan sensasi berselancar di Pantai Bali. Disini, kalian juga dapat melihat penangkaran penyu hijau dan menyaksikan saat hewan tersebut bertelur.

** herman/cc-uik

Jelang Porprov Jabar 2026, FPTI Fokus Andalkan Atlet Binaan

0

Cibinong | Jurnal Bogor
Perhelatan Porprov Jabar 2026 memang masih 3 tahun lagi dan akan digelar di Kota Bogor.

Namun waktu 3 tahun tentunya bukan waktu yang lama. Karena semua cabor pada akhir 2024 atau awal 2025 harus ikut BK Porprov Jabar.

Ketua Umum FPTI Kabupaten Bogor Trian Turangga mengatakan skuad FPTI Kabupaten Bogor sejak tahun lalu sudah membuat dan melaksanakan program nyata dan tidak mengada ngada dengan menggulirkan Liga Panjat Tebing antar klub anggota FPTI Kabupaten Bogor.

Berbicara stok atlet, kata Trian, pihaknya sudah punya bank data atlet binaan maupun atlet daerah lain yang berpotensi jadi rival di Porprov Jabar 2026.

” FPTI tetap berkomitmen menerjunkan atlet lokal binaan semua klub yang sudah masuk dalam data base atlet potensial untuk membela Kabupaten Bogor pada Porprov Jabar 2026, ” ucap Trian Turangga yang saat ini menempati jabatan anyarnya sebagai Sekdinsos Kabupaten Bogor, Rabu, 11 Oktober 2023.

Trian menambahkan, FPTI Kabupaten Bogor akan all out pada Porprov Jabar 2026 mendatang.

Namun, kata Trian, saat ini belum bisa bicara target. Karena regulasi dan jumlah nomor juga belum diketahui.

Disamping itu, sambung pria yang dikenal selalu memakai peci hitam pada tahun 2024 sampai 2025 pihaknya akan sering menerjunkan para atlet dalam kejurnas atau event bergengsi panjat tebing.

” Kami akan terus memantau mental bertanding dan limit waktu para atlet dengan sering menerjunkan pada event panjat tebing,” pungkasnya.

** asep syahmid

NPCI Siapkan 30 Atlet Ikuti Seleksi Pelatda Jabar Tahap 2

0

Cibinong | Jurnal Bogor
Ketua NPCI Kabupaten Bogor, M Misbach mengatakan pihaknya sudah menyiapkan sekitar 30 Atlet binaan NPCI untuk mengikuti seleksi tahap kedua Pelatda Jabar untuk Peparnas 2024 di Sumut- Aceh.

Rencananya, selekda tahap kedua Jabar ini akan dilakukan pada bulan November 2023 di Bandung

” Saat ini para atlet binaan NPCI Kabupaten Bogor yang akan ikut selekda tahap kedua tengah fokus latihan di Cibinong,” ucap Misbach, Rabu, 11 Oktober 2023.

Misbach menambahkan, sekitar 30 atlet binaan NPCI Kabupaten Bogor itu berpeluang jadi bagian dalam skuad Kontingen Jabar pada Peparnas 2024.

Untuk sekarang lebih dari 20 atlet NPCI Kabupaten Bogor yang sudah mengikuti Pelatda Peparnas di Bandung.

” Karena NPCI Jabar akan membuka kembali program selekda atau promosi dan degradasi maka kami sudah siapkan para atlet yang akan ikut selekda tahap dua,” tegasnya.

Ia merasa yakin para atlet NPCI Kabupaten Bogor akan kembali berjaya pada ajang Peparnas 2024 di Sumut- Aceh.

Pasalnya, selama ini NPCI Kabupaten Bogor selalu menjadi langganan penyumbang medali bagi Kontingen Jabar pada tiap pelaksanaan Peparnas.

” Saya yakin akan ada wajah wajah baru atlet NPCI Kabupaten Bogor yang bakal menyumbang medali bagi Jabar pada Peparnas 2024,” pungkasnya.

** asep syahmid

Satpol PP Akan Tertibkan Bangunan Liar di Lahan Garuda Tiara

0

Cileungsi | Jurnal Bogor
Makin maraknya bangunan liar dan cafe di lahan bekas wisma atlet Garuda Tiara Cileungsi menjadi perhatian khusus Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Bogor. Dalam waktu dekat pihak Pol PP akan segera berkoordinasi untuk melakukan langkah penertiban di lahan tersebut.

“Kami sudah mendapat informasi terkait maraknya bangunan liar dan cafe di lokasi tersebut. Nanti akan segera kami tindaklanjuti,” kata Kepala Bidang Ketertiban Umum Satpol PP Kab. Bogor, Rhama Khodara.

Menurut dia, pembangunan rumah tinggal dalam satu wilayah harus memenuhi proses perizinan yang berlaku di Kabupaten Bogor guna mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan ke depan.

“Paling tidak ada IMB sebagai dasar hukum bangunan tersebut legal dan telah diizinkan oleh Pemda,” ujarnya.

Sementara itu salahsatu warga Cileungsi, Faisal mengatakan, kini di lahan bekas wisma Garuda Tiara sudah menjadi kawasan pemukiman lengkap dengan sarana hiburan seperti cafe. Ia pun mengaku heran mengapa hal tersebut bisa terjadi di lahan yang kerap menjadi masalah tersebut.

“Informasi yang saya dengar ya memang gak ada izinnya cuma mengandalkan koordinasi dan kepercayaan aja makanya banyak yang bangun rumah di situ,” ujarnya.

Faisal mengatakan, jika tidak segera ditangani oleh pemerintah daerah dalam hal ini Pol PP maka persoalan bangunan liar ini akan menjadi bom waktu dan menjadi masalah yang akan sulit diselesaikan.

“Mumpung sekarang belum terlalu banyak bangunannya pemerintah harus turun tangan dan mengambil tindakan tegas,” tukasnya.

Menurut dia, di wilayah Cileungsi sudah terlalu banyak masalah yang menyangkut keberadaan bangunan liar ataupun penyalahgunaan lahan yang menjadi permukiman. Hal ini akan membuat Cileungsi ke depan akan semakin semrawut dan sulit ditata jika tidak segera ditertibkan.

“Disinilah sikap tegas pemerintah diuji untuk menyelesaikan suatu persoalan,” tandasnya.

** fk-cc/jb

Mobil Sedan Tabrak Tiang Listrik Hingga Nyaris Roboh

0

Kemang | Jurnal Bogor
Kendaraan roda empat jenis sedan mercy berwarna putih mengalami kecelakaan di jalan raya Kemang, Kabupaten Bogor, tak jauh dari kantor ULP PLN Bogor Barat.

Dalam foto yang beredar, kendaraan tersebut berada di bahu jalan dengan kondisi menabrak tiang listrik hingga nyaris roboh.

Menurut warga sekitar, Keling, kecelakaan tunggal tersebut terjadi pada Rabu (11/9/10/2023) pukul 04.00 Wib. Mobil tersebut melaju dari arah simpang Salabenda menuju Parung.

“Kejadian sekitar jam 4 subuh. Mobil dari arah Bogor menuju Parung. Mobil sedan putih menabrak tiang listrik hingga posisinya miring ke tengah jalan,” katanya.

Bahkan, akibat kejadian itu jalan di sekitar lokasi mengalami kemacetan.

“Petugas kepolisian dan Dishub sudah ada di TKP dan melakukan rekayasa lalu lintas. Adapula petugas dari PLN yang memperbaiki tiang listrik serta kabel jaringan listrik,” ujarnya.

Sementara itu, Manager ULP PLN Bogor Barat Sumargono menuturkan, pihaknya masih terus melakukan perbaikan pada gardu listrik serta jaringan listrik yang terganggu akibat adanya tiang listrik yang tertabrak kendaraan tersebut.

“Perbaikan masih berjalan. Untuk gardu yang padam ada satu, gardu khusus. Aliran listrik untuk pelanggan umum normal, hanya satu yang padam yaitu pabrik garmen di sekitar lokasi kejadian. Informasi sudah kami sampaikan ke para pelanggan,” katanya.

Terpisah, Kepala Unit Penegakan Hukum (Kanit Gakkum) Satlantas Polres Bogor Ipda Angga Nugraha saat dihubungi belum memberikan keterangan lebih jauh perihal kecelakaan tersebut. “Kami cek dahulu,” singkatnya.

** Andres

Kementan Latih Peternak Dan Penyuluh Negara Kepulauan Solomon Beternak Ayam Broiler

0

Batu | Jurnal Bogor
Kementerian Pertanian (Kementan) sebagai penanggungjawab kegiatan Training on Broiler Rearing for Farmers and Agricultiral Extension Officials hasil kerjasama Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian dengan Lembaga Dana Kerja Sama Pembangunan Internasional – Kementerian Keuangan kembali menggelar pelatihan tematik bagi insan pertanian. Kali ini melalui Balai Besar Pelatihan Peternakan (BBPP) Batu yang merupakan salah satu sebagai Unit Pelaksana Teknis (UPT) kegiatan tersebut.

Pelatihan Budidaya Ayam Broiler bagi Peternak dan Penyuluh Pertanian Kepulauan Solomon bertujuan untuk meningkatkan kapasitas budidaya ayam broiler dan mendesiminasikan pengetahuan tersebut di Kepulauan Solomon, salah satu kegiatan bimbingan tindak lanjut pelatihan di Indonesia adalah dispatch of expert Tahun 2024.

Sejak 1980-an, Indonesia mulai beralih menjadi menjadi negara donor dan terus berkomitmen untuk memperkuat Kerjasama Selatan – Selatan Triangular (KSST).

Pelatihan Budidaya Ayam Broiler dilaksanakan selama 28 hari (9 Oktober-5 November 2023), peserta akan mendapatkan materi dari narasumber, praktisi serta fasilitator yang berkompeten di bidangnya yang terdiri dari Menerapkan Prosedur Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), Melakukan Biosekuriti, Menyiapkan Kandang Produksi, Mengelola Unggas Periode Starter, Mengelola Unggas Periode Finisher, Menghitung Jumlah Kebutuhan Pakan, Menyimpan Bahan Pakan dan Pakan, Melakukan pemanenan serta Menghitung Hasil Usaha. Metode pelatihan meliputi : tatap muka, diskusi dan kunjungan (praktek). Lokasi pelatihan meliputi Jawa Tengah, DIY, dan Jawa Timur.

Peserta pelatihan sebanyak 20 orang yang terdiri dari 10 petani dan 10 penyuluh pertanian, berasal dari 9 provinsi di Kepualaun Solomon, meliputi: Guadalcanal, Malaita, Central, Honiara, Western, Temotu, Choiseul, Renbel, dan Isabel. Kehadiran seluruh calon peserta pada kegiatan pelatihan dapat meningkatkan hubungan baik dan kerja sama di bidang sosial – ekonomi antara Indonesia dan Kepulauan Solomon, serta mempererat people to people contact antar kedua negara.

Pelatihan dibuka oleh Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian, Dedi Nursyamsi pada Senin (09/10/2023). Dalam arahannya, Dedi menyampaikan bahwa program pelatihan ini berfungsi sebagai wadah untuk berbagi pengalaman, best practice serta inovasi dalam peternakan ayam.

“Sebagai industri yang sedang berkembang di wilayah pasifik, produksi unggas tentunya dapat berkontribusi terhadap keamanan pangan, mata pencaharian di pedesaan serta pertumbuhan ekonomi secara menyeluruh” ujar Dedi.

Dedi menambahkan bahwa pelatihan ini merupakan salah satu bentuk kerjasama Pemerintah Indonesia kepada Negara Kepulauan Solomon guna meningkatkan perekonomian melalui sektor pertanian.

“Tahap pertama peternak dan penyuluh Indonesia datang dan belajar di Indonesia, tahap kedua pakar/ahli peternakan akan hadir langsung di Kepulauan Solomon untuk meningkatkan pengetahuan serta keterampilan para peternak disana,”ungkap Dedi.

Sementara itu, dalam sambutannya, Kepala BBPP Batu, Sabir, mengatakan bahwa pelatihan ini sebagai jawaban pemenuhan kebutuhan pangan akibat pandemi covid-19 yang melanda Indonesia, begitu pula dengan Negara Kepulauan Solomon.

“Pelatihan ini merupakan simbol kerjasama antara Indonesia dan Kepulauan Solomon untuk menjawab tantangan ketahanan pangan serta mendorong kemajuan ekonomi” ujar Sabir.

Turut serta hadir pada acara pembukaan pelatihan di BBPP Batu, Koordinator Fungsi Kerjasama Internasional Kawasan Asia Pasifik Kementerian Luar Negeri, Kepala Divisi Organisasi dan SDM Lembaga Dana Kerjasama Pembangunan Internasional Kementerian Keuangan, General Manager Technical Information System dan General Manager Marketing Feed PT. Charoen Pokphand Indonesia serta Kepala BBPP Ketindan Malang.

Salah satu peserta pelatihan yang merupakan penyuluh pertanian dari Provinsi Western Kepulauan Solomon, Margaret Telemahua mengungkapkan bahwa di Kepulauan Solomon, mereka masih memiliki akses yang sangat sulit untuk mengembangkan peternakan keluarga di desa-desa. “Harapan saya ketika saya mendapat ilmu di sini, saya bisa membagikan kepada peternak di wilayah saya mengenai sistem, teknologi, dan sebagainya untuk mempermudah kami” ucapnya.

Dalam pelatihan ini Sekretaris Badan PPSDMP Siti Munifah juga memberikan overview program pengembangan SDM Pertanian sbg lesson learn bagi peserta yang bisa direplikasi di masing2 lokasi tugasnya peserta di Kepulauan Solomon.

** bbpmkp

Rehab Wisma Atlet, Upaya Dispora Bangkitkan Marwah PPOPM

0

Cibinong | Jurnal Bogor
Upaya Dinas Pemuda dan Olahraga mengangkat marwah PPOPM sebagai mesin pencetak atlet potensial masa depan Kabupaten Bogor sudah mulai terlihat lagi.

Dispora Kabupaten Bogor sudah mulai melakukan rehabilitasi sarana dan prasarana atlet yang ada di Wisma PPOPM belum lama ini.

” Alhamdulilah rehab gedung atau wisma atlet PPOPM Kabupaten Bogor sudah dilakukan beberapa waktu lalu dan akan rampung pada pertengahan desember 2023,” tegas Sujana, Kepala UPT PPOPM Dispora Kabupaten Bogor, Rabu, 11 Oktober 2023

Sujana menambahkan, rehab wisma atlet PPOPM ini dilakukan dari lantai 1 sampai 3 dan fokus pada penataan kamar kamar atlet dan ruangan yang bocor.

Selain itu, kata Sujana, ada juga perubahan desain yang tujuannya agar ada tempat jemur pakaian atlet di lantai atas.

” Rehab juga dilakukan pada beberapa ruangan lain sepeti kamar mandi dan ruangan lain yang ada kerusakan atau kebocoran,” papar Sujana.

Ia berharap dengan adanya program rehab wisma atlet PPOPM ini nantinya akan membuat para atlet lebih aman dan nyaman.

” PPOPM Kabupaten Bogor ini sebagai destinasi studi banding daerah lain. Makanya kami akan terus berusaha menjaga marwah itu,” tuturnya.

** asep syahmid