26.8 C
Bogor
Friday, July 24, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 494

Pabrik AQUA Cianjur Produksi Air Minum Dalam Kemasan Sehat Berkualitas dari Sumber Air Pegunungan yang Murni dan Terlindungi 

0

Cianjur | Jurnal Bogor
Berbincang santai di siang hari yang cukup panas di rumah H Iwan Tudi Hermawan, SH – seorang tokoh masyarakat dan Ketua Bumdesma (Badan Usaha Milik Desa Bersama) Kecamatan Gekbrong, Kabupaten Cianjur — terasa menyegarkan saat disuguhi sebotol AQUA kemasan botol 330 ml.

“AQUA adalah air minum dalam kemasan yang higienis dan berkualitas tinggi. Kami sekeluarga selalu mengkonsumsi AQUA baik di rumah maupun dalam perjalanan. Kami selalu yakin bahwa produk AQUA bermanfaat untuk kesehatan kami sekeluarga,” jelas H Iwan Tudi Hermawan yang juga adalah anggota Peradi (Perhimpunan Advokat Indonesia).

H Iwan Tudi Hermawan menambahkan bahwa AQUA menjalankan kontrol ketat terhadap semua aspek produksi.

“Mulai dari pemilihan sumber air terbaik yang terletak di dalam dan menyatu dengan Pabrik AQUA Cianjur, pengelolaan bahan baku, hingga pengemasannya berlangsung dengan sangat baik.”

Hal senada juga diungkapkan Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kabupaten Cianjur Hj Teni Hernawati, “Rasa AQUA yang sehat menyegarkan membuat saya dan keluarga selalu mengkonsumsi AQUA. Saya yakin AQUA adalah produk air minum yang berkualitas.”

AQUA mulai berproduksi di Cianjur sejak 2011 dan selama lebih dari satu dekade terus menghasilkan air minum dalam kemasan berkualitas tinggi guna memenuhi kebutuhan hidrasi sehat konsumen di Jawa Barat dan sekitarnya.

“Produk AQUA hasil Pabrik AQUA Cianjur adalah produk air minum dalam kemasan yang sehat dan berkualitas tinggi,” ungkap Kepala Pabrik AQUA Cianjur Asep Mawan Ruswandi.

“Untuk menghasilkan air minum dalam kemasan berkualitas tinggi itu Pabrik AQUA Cianjur menerapkan konsep ramah lingkungan di semua aspek operasional pabrik, baik di dalam maupun di sekitar pabrik, yang menitikberatkan pada efektivitas dan efisiensi produksi dengan fokus pada upaya penghematan air dan energi, pemanfaatan energi terbarukan, hingga daur ulang limbah. Dari situlah dihasilkan produk air minum dalam kemasan yang selalu terjaga kemurniannya, sehat dan berkualitas yang bermanfaat untuk kesehatan masyarakat luas,” papar Asep Ruswandi lebih jauh.

“Kualitas produk AQUA dimulai dari pemanfaatan air yang berasal dari sumber air terbaik yang terlindungi yang ada di dalam Pabrik AQUA Cianjur, diproses secara higienis, dan sekaligus tetap melindungi mineral-mineral alami yang terkandung dalam air. Dari situlah dihasilkan produk AQUA yang higienis, berkualitas, mengandung mineral alami yang seimbang, dan siap dikonsumsi secara aman oleh masyarakat luas,” tambah Asep.

Namun Pabrik AQUA Cianjur tidak hanya sibuk menjalakan kegiatan operasional bisnis semata. Pabrik AQUA Cianjur gencar menjalankan berbagai program pelestarian lingkungan untuk menjaga kualitas dan keseimbangan kuantitas air, bekerjasama dengan berbagai pihak dan berbasis masyarakat.

“Perlindungan sumber daya air yang dijalankan Pabrik AQUA Cianjur bertujuan untuk menjamin ketersediaan air, kemurnian dan kualitas sumber air, serta menjaga kelestarian sumber daya air,“ jelas Asep Ruwandi.

“Air yang dimanfaatkan AQUA selalu diuji dan dipantau, baik dari kualitas maupun volumenya, sehingga kualitas air dan keseimbangan alam tetap terjaga. Air adalah sumber daya yang terbarukan. Oleh karena itu kami perlu menjaga keseimbangan di dalam siklus air, yaitu antara proses pengambilan dan pengisian air Kembali,” tambah Asep.

Berbagai upaya telah dilakukan Pabrik AQUA Cianjur untuk menjaga keberlanjutan alam dan lingkungan, termasuk melakukan upaya-upaya peningkatan kesehatan masyarakat.

“Sejak 2017 Pabrik AQUA Cianjur bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Cianjur dalam upaya peningkatan kesehatan masyarakat, melalui penyediaan sarana air bersih dan sanitasi di Kecamatan Gekbrong dan Warungkondang,” kata Ketua Bidang Kesehatan Masyarakat – Dinas Kesehatan Kabupaten Cianjur Hj Teni Hernawati.

“Kami juga bekerjasama dalam upaya pencegahan stunting di Kabupaten, yaitu berupa pemberian edukasi, pelatihan, dan pemberian makanan tambahan kepada kelompok masyarakat yang rentan terahdap stunting,” tambah Hj Teni Hernawati.

“Tak mengherankan Pabrik AQUA Cianjur selalu memperoleh penghargaan dari Dinas Kesehatan Kabupaten Cianjur atas kepedulian Pabrik AQUA Cianjur terhadap peningkatan kesehatan masyarakat.”

Keberadaan Pabrik AQUA Cianjur memang memberikan manfaat kepada masyarakat sekitar. Hal itu diungkapkan oleh H Iwan Tudi Hermawan.

“Keberadaan AQUA Cianjur membawa manfaat untuk masyarakat Gekbrong dan Kabupaten Cianjur pada umumnya, yaitu berupa perekrutan tenaga kerja dari masyarakat sekitar.”

“Pabrik AQUA juga ikut membantu perbaikan jalan di Kecamatan Gekbrong. Pokoknya hubungan Pabrik AQUA Cianjur dengan masyarakat sekitar sudah terjalin dengan sangat baik,” tambah H Iwan Hermawan.

Pabrik AQUA Cianjur bertekad terus meningkatkan kinerja produksi dan prestasi dalam menghadirkan berbagai produk berkualitas, sekaligus bersama berbagai pihak terkait terus menjaga keberlanjutan lingkungan melalui pelaksanaan program-program tanggung jawab sosial lingkungan.

Tentu saja dukungan dan kerja sama dari berbagai pihak menjadikan upaya pelestarian sumber daya air akan semakin berkembang dan memberi manfaat untuk masyarakat luas.

“Kami yakin melalui kolaborasi multipihak, kita akan mampu melestarikan sumber daya air dan menjalankan berbagai kegiatan sosial lingkungan dengan baik di kabupaten Cianjur,” pungkas Senior External Relations Manager Danone-AQUA di Jawa Barat Murtijo.

** yev/rls-cc

Pejabat Eselon I dan II Kementerian Pertanian Tandatangani Pakta Pemulihan Integritas Pegawai

0

Jakarta | Jurnal Bogor
Pejabat eselon I dan II di lingkungan Kementerian Pertanian melakukan penandatanganan pakta integritas ‘Pemulihan Integritas Pegawai dan Kepercayaan Publik’. Penandatanganan dokumen itu dilakukan di ruangan Auditorium F Kementerian Pertanian, Pasar Minggu, Jakarta, Kamis (12/10/2023). Pelaksana tugas (Plt) Menteri Pertanian Arief Prasetyo dan Wakil Menteri Harvick Hasnul Qolbi hadir dalam acara ini

Arief mengatakan seluruh pejabat di Kementerian Pertanian harus bisa menjaga integritas.

“Siapapun orangnya bisa jadi tentunya mungkin bukan saya ya Pak Wamen atau yang lain atau siapapun bapak tetap menjaga integritas,” kata Arief dalam sambutannya.

Dia menyebut segala yang dikerjakannya di Kementerian Pertanian akan dilaporkan ke Presiden Joko Widodo (Jokowi).

“Kemudian kenapa ada penunjukan Plt-Plt karena ini emergency. Siapa yang bilang ini tidak dalam kondisi kritis berarti tidak paham apa yang namanya integritas,” ujar Arief.

Sebelum Arief menyampaikan sambutan, para pejabat yang diwakili eselon I mengucapkan komitmen mereka.

Pertama, berperan secara pro aktif dalam upaya pencegahan dan pemberantasan korupsi, kolusi, dan nepotisme serta tidak melibatkan diri dalam perbuatan tercela.

Kedua, tidak meminta dan menerima pemberian secara langsung atau tidak langsung berupa suap, hadiah, bantuan atau bentuk lainnya yang tidak sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Ketiga, bersikap transparan, jujur, objektif, dan akuntabel dalam melaksanakan tugas.

Keempat, menghindari pertentangan kepentingan dalam pelaksanaan tugas.

Kelima, memberi contoh dalam kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan dalam melaksanakan tugas terutama kepada karyawan yang berada di bawah pengawasan saya dan sesama pegawai di unit kerja secara konsisten.

Keenam, akan menyampaikan informasi penyimpangan integritas di Kementan serta turut menjaga keterangan ahli saksi atas pelanggaran peraturan yang dilaporkan.

Ketujuh, bila saya melanggar hal-hal tersebut di atas saya siap menghadapi konsekuensinya.

** bbpmkp

Opsir (Operasi Sisir) dan Mobling (Mobil Keliling) PBB

0

Mudahkan Bayar Pajak Dapat Diskon 10 Persen

Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor memudahkan warganya untuk membayar pajak. Sekarang warga Kota Bogor tak usah datang ke bank atau kantor Bapenda Kota Bogor, tapi cukup menunggu mobil keliling (Mobling) pajak bumi dan bangunan (PBB) yang akan menyambangi ke setiap kelurahan yang ada di Kota Bogor.

Cara mudah bayar pajak. Ini motto yang Pemkot melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Bogor kepada warganya. Terlebih saat ini, Bapenda sedang membiasakan warga Kota Bogor taat membayar pajak PBB. Hal ini penting karena pajak sejatinya dikembalikan lagi kepada masyarakat dalam bentuk pelayanan kepada masyarakat.

Upaya Bapenda ini dengan menggencarkan operasi sisir (Opsir) dan Mobling di 68 kelurahan yang ada di Kota Bogor. Seperti yang terlihat pada Senin (9/10/2023), satu unit minibus terparkir di halaman Masjid Al Muttaqien, Kecamatan Bogor Utara.

Beberapa warga Kota Bogor mengantre dan menunggu giliran. Beberapa petugas melayani para peserta yang bergantian mendatangi pos-pos di sekitar mobil itu.
Mobil itu ternyata bukan kendaraan biasa. Kendaraan tersebut menjadi layanan terbaru yang dihadirkan Pemkot Bogor untuk menjemput bola bagi para pembayar pajak. Seperti layanan mobile lainnya, warga bisa membayar pajaknya dari kendaraan yang terparkir itu.

“Saya terbantu dengan layanan Mobling ini karena tidak harus antre panjang dan pelayanan cepat dalam membayar pajak,’’ kata J Kurniawan (46), warga Perumahan Bukit Cimanggu City.

Hal senada juga diungkapkan Zaenal Abidin (48). Warga Cimanggu ini mengapresiasi upaya Pemkot Bogor yang melakukan Opsir Mobling ke setiap kelurahan. Terlebih dirinya sibuk bekerja di Tangerang Selatan (Tangsel), jadi memudahkan mengatur waktu yang pas untuk membayar PBB.

“Kelihatannya remeh cuma bayar pajak, tapi bagi saya sangat penting membayar pajak tepat waktu, apalagi ada diskon atau pemotongan bayar pajak,” kata Zaenal.

Sementara itu, Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), Deni Hendana menjelaskan, program ini merupakan upaya Pemkot Bogor menagih PBB pokok tahun 2023 dan mencairkan tunggakan-tunggakan di tahun-tahun sebelumnya.

Hal ini dilakukan untuk mengoptimalkan pendapatan daerah dari sektor pembayaran PBB. Bapenda mencetak tagihan PBB masyarakat, hotel, restoran, parkir, air tanah, dan reklame kemudian disebarkan melalui masing-masing kelurahan.

Sementara itu, untuk pembayarannya dapat dilakukan melalui loket yang dibuka melalui Mobling. Loket pembayaran tersebut dibuka setiap harinya di 5 titik pada 10 kelurahan yang telah ditentukan.

“Loket Mobling kami buka pada hari Senin sampai Kamis dan hari Sabtu, pukul 08.00-14.00 WIB. Sejak tanggal 9 Oktober-24 Desember 2023. Setiap kelurahan akan mendapatkan delapan kali kesempatan dikunjungi Mobling,” terangnya.

Deni menyebut, jadwal dan lokasi Mobling dapat dilihat melalui akun Instagram @bapendakotabogor dan website resmi Pemkot Bogor. Program Opsir dan Mobling PBB 2023 ini perlu dimanfaatkan semaksimal mungkin oleh masyarakat. Sebab, Pemkot Bogor memberikan bebas denda dan diskon sebesar 10 persen untuk pajak di bawah tahun 2018.

Deni menjelaskan, besaran PBB yang mesti dibayarkan masyarakat berbeda-beda tergantung luasan dan Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) per meter setiap wilayah.

“PBB ada unsur bumi dan bangunan. Bumi terkait luas tanah, kalau bangunan luas bangunannya. Selain itu ada unsur NJOP per meter persegi yang ditetapkan,” katanya.

Hidden Agenda Dibalik Kepindahan IKN dari Jakarta ke IKN Nusantara Kaltim

0

jurnalinspirasi.co.id – Wah, menarik perpindahan IKN dari DKI Jakarta ke daerah Penajam Paser Utara, Kaltim yang diberi nama IKN Nusantara.

Walaupun UU IKN telah disahkan DPR RI, tetapi wacana. IKN makin marak, yang juga panen kritik dari para ilmuwan atau pakar tetapi tidak dihiraukan para elite politik. Bak pepatah “Anjing menggonggong kafilah tetap berlalu.”

Contoh sebuah public policy atau keputusan politik berupa UU IKN yang diproduksi dengan metode ” it’snot sciencitific”, diputuskan tergesa-gesa, dalam proses pengambilan keputusannya termasuk kategori tak bermakna sebagaimana diputuskan MK RI, sangat minim partisipasi publik, terutama aspirasi main stakeholders yang paham akan makna dan dampak IKN.

Memang tampak ada distorsi memarjinal peran tokoh Islam dalam berkehidupan bernegara, dengan cara-cara menyebarkan opini publik “Islamic fobia” dari sebagian elite politik Indonesia.

Memang ada “hidden agenda” dibalik keputusan pindahnya ibu kota negara ke IKN secara politik memarginal peran politik umat Islam,  ingin meninggalkan dan melupakan sejarah Fatahillah dan Jayakarta. Simpul-simpul kekuatan kontrol dari para tokoh ulama dan cendekiawan muslim di kawasan Jabodetabek akan diperlemah, baik kini maupun kedepan.

Tetapi bangsa Indonesia yang mayoritas umat Islam banyak yang tak sadar sejarah peran jihad para ulama, habaib, sultan kerajaan Islam Nusantara, ustadz dan santri merebut, mempertahankan kemerdekaan dan membangun NKRI. Kini secara sistematis oleh rezim yang berkuasa ini, mereka mau geser ke pusar animisme di Kalimantan itu, itu yang saya sebut ada hidden agenda dan dipaksakan walaupun tidak layak dianalisis dari berbagsi perspektif,  terutama secara geopolitik berpotensi besar ancaman kedaulatan negara,  etc etc.

Ada 3-4 artikel saya, AA dimedsos 1-2 tahun lalu yang mengkritik keputusan politik IKN. MPP ICMI sudah waktunya mulai aktif melakukan kajian-kajian atau seminar untuk mengkoreksi Naskah Akademik IKN yang banyak pihak menyatakan kualitasnya “abal-abal”.

Berbicara tentang nasib dan keberlanjutan Indonesia Raya, kaum intelektual muslim Indonesia seharusnya mengambil peran dan fungsi terdepan untuk menyelamatkan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Sebab bangsa Indonesia yang plural ini, mayoritas lk 85 persen adalah penganut agama Islam (muslim). Selayaknyalah kaum intelektuil muslim bersuara keras demi menjaga keutuhan dan keberlangsungan kedaulatan NKRI.

Kita paham bahwa konsep NKRI lahir tahun 1950-an, ketika perdebatan dan bahkan konflik elite politik di era Orde Lama, dibawa kepemimpinan Presiden RI pertama Soekarno, tidak kunjung usai dan selesai, sehingga berpotensi besar terjadinya disintegrasikan bangsa. Maka  muncullah konsep mega karya NKRI yang diinisiasi dan diprakarsai oleh Ketua Umum Partai Masyumi, Pahlawan Nasional dan Perdana Menteri, Allahyarham Bpk Dr.Muhammad Natsir di parlemen RI, di masa itu.

Jadi kepeloporan tokoh muslim Indonesia telah memberikan tauladan kepada kita warga bangsa untuk menjaga NKRI berdasarkan Pancasila dan UUD 1945 agar tetap berdiri kokoh dan berperadaban maju.

Cendekiawan muslim Indonesia harus mampu menganalisa dinamika politik nasional, apakah sesuai dengan sistem nilai dan norma sila-sila Pancasila?.

Jujur kita berkata, jika kita lihat dan pelajari pada sejumlah indikator kinerja proses dan hasil pembangunan di segala bidang Ipoleksusbudhankam masih dibawa standar, ukuran rasio seharusnya, artinya banyak yang abnormal. Sebut saja misalnya indikator seperti indeks persepsi korupsi, indeks demokrasi, penegakan dan pelanggaran HAM, rasio kemiskinan, angka ketimpangan sosial dilihat angka gini rasio semakin timpang, rasio stunting cukup tinggi masih berkisar 27 persen,  indeks IPM yang masih rendah yang menggambarkan rendah daya beli-tingkat kesehatan dan pendidikan masyarakat yang belum mengembirakan, carut marut pelaksanaan hukum, piutang negara yang semakin membesar diluar batas kewajaran, sementara beban pajak rakyat semakin meningkat akibat jor-joran membangun sarana infrastruktur seperti jalan tol, bandara, kereta api cepat yang kurang cermat perhitungan kelayakannya, ketahanan dan kedaulatan pangan belum tercapai, faktanya impor pangan masih besar, dan lain-lain.

Jadi sederet problems sedang mendera kehidupan rakyat. Hal ini harus dicarikan solusi yang cerdas oleh kaum terdidik dan terpelajar yakni kaum Cendekiawan, agar problem bangsa ini terpecahkan, dengan rumusan public policy yang baik berbasis saintific. Jangan dibiarkan problem negara- bangsa dibiarkan, itu akan menghambat pencapaian tujuan dan cita-cita bernegara sebagaimana Pembukaan UUD 1945 alinea ke 4 yakni melindungi, memajukan, mencerdaskan dan ikut menciptakan perdamaian abadi sebagai warga dunia.

Demikian narasi sebagai bahan perenungan dan penyadaran untuk meningkatkan kewaspadaan nasional. Save NKRI, save Rakyat Indonesia. Syukron barakallah.
Wassalam

====✅✅✅

Penulis:
Dr.Ir.H.Apendi Arsyad, M.Si
(Pendiri dan Wasek Wankar ICMI Pusat merangkap Ketua Wanhat ICMI Orwil Khusus Bogor, Pendiri dan Dosen Senior Universitas Djuanda Bogor, Konsultan K/L negara, Pegiat dan Pengamat Sosial)

Sekdispora Canangkan Program Sinergitas PPOPM

0

Cibinong | Jurnal Bogor
Sekdispora Kabupaten Bogor, Hendarsah mengaku sangat rindu dengan suasana PPOPM seperti beberapa waktu lalu

Saat itu, kata Hendarsah, PPOPM Kabupaten Bogor benar benar jadi pusat kunjungan berbagai daerah di Indonesia yang ingin belajar dan membentuk PPOP atau PPLPD di daerahnya.

” Untuk mengembalikan kembali marwah PPOPM Kabupaten Bogor tentunya harus ada sinergitas atau kesepahaman visi dan juga pembenahan fasilitas, sarana prasarana pendukung PPOPM untuk latihan para atlet PPOPM itu sendiri,” ujar Hendarsah disela sela kunjungan ke Wisma Atlet PPOPM, Rabu, 11 Oktober 2023.

Makanya, sambung Hendarsah, ia sengaja datang ke PPOPM dan bertemu dengan Kepapa UPT dan Kasubag TU UPT PPOPM serta pengelola lainnya untuk sama sama kembali membangun nama besar PPOPM Kabupaten Bogor sebagai mesin pencetak atlet masa depan.

” Intinya semua elemen yang ada di PPOPM harus bersinergi dan harus punya pemikiran yang sama mau dibawa kemana arah PPOPM itu nantinya,” beber Hendarsah.

Lebih lanjut, tambah Hendarsah, ia ingin PPOPM Kabupaten Bogor bisa memberikan kontribusi atlet atlet potensial dari Kabupaten Bogor supaya bisa berjaya di pentas olahraga internasional.

Hendarsah juga ingin di PPOPM Kabupaten Bogor dilakukan Piket Malam bagi semua Samapta dan Tim Medis.

** asep syahmid

Metode Musik Motivasi Revolusioner dari ROE Bisa Tingkatkan Potensi Individu dan Organisasi

0

Cipanas | Jurnal Bogor
Pelatihan meningkatkan potensi individu dan organisasi ternyata dapat dikemas dengan metode musik motivasi revolusioner dari Rhythm of Empowerment (ROE).

Dimana pelatihan motivasi dan konser musik ini merupakan dua hal yang berbeda, namun dapat disatukan dengan metode unik dan pertama di Indonesia, yaitu ROE.

Upaya ini untuk menjawab permasalahan dalam organisasi seperti kinerja tim yang kurang optimal, kekurangan ambisi dan fokus, serta usaha lembaga atau perusahaan mengadakan pelatihan yang berujung nihil, telah mampu diatasi dengan sangat impresif oleh ROE.

Budi Bagus Prasetyo sebagai Founder ROE yang juga sebagai Motivator merasa bersyukur, pasalnya Metode ROE ini mampu memberikan kesan dan rasa gembira, serta analogi musik ROE-nya dapat diterima dengan sangat baik, seperti oleh 200 pegawai dalam kegiatan Rapat Koordinasi Peningkatan Layanan Prima UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

“Motivasi yang diberikan berupa analogi musik dan ROE mengambil istilah-istilah dalam musik yang dianalogikan,” ujarnya.

Sebagai contoh, dalam musik yang dimainkan oleh band terdapat istilah aransemen. Dia menjelaskan, sebuah musik tidak akan terdengar sempurna atau fals jika seluruh anggota band tidak memainkan musik dengan satu aransemen.

Begitu pula dengan kinerja atau visi misi dari sebuah organisasi, jika dalam sebuah organisasi ada beberapa orang yang tidak memiliki visi misi yang sama dengan yang lain maka untuk menuju impian atau tujuan dalam sebuah organisasi tidak akan optimal.

Sementara itu Prof. Dr. H. Aden Rosadi, M.Ag., selaku Wakil Direktur Pascasarjana UIN Sunan Gunung Djati Bandung, mengatakan, “Luar Biasa! Excellent dan sangat memberikan inspirasi serta motivasi bagi semua yang mengikuti acara ini,” katanya.

Sebagai informasi, ROE telah merilis karya berupa lagu terbaru “Semua Ada Masa” yang dinyanyikan dan diciptakan oleh Founder ROE yaitu “Bagus ROE” melalui sub divisinya ROE Entertainment dan ROE Music yang sudah dapat didengarkan diberbagai Platform musik seperti Spotify, Joox dan Youtube Musik.

** yev/rls-cc

Ketua dan Pengurus MPC Pemuda Pancasila Kabupaten Bogor Dilantik Ingin Lebih Santun dan Humanis

0

Cibinong | Jurnal Bogor
Jajaran pengurus Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila (PP) Kabupaten Bogor Periode 2023-2027, dibawah komando ketua terpilih, Daulat S Harahap resmi dilantik di gedung Tegar Beriman, Kabupaten Bogor, Rabu (11/10/23).

Pelantikan Pengurus MPC PP Kabupaten Bogor dipimpin langsung oleh Ketua Majelis Pimpinan Wilayah (MPW) Pemuda Pancasila Provinsi Jawa Barat (Jabar), Dian Rahadian.

Hadir pada acara pelantikan tersebut, Bupati Bogor Iwan Setiawan, yang dalam kesempatan itu, ia diangkat dan dilantik menjadi Ketua Majelis Pertimbangan Organisasi (MPO) Pemuda Pancasila Kabupaten Bogor.

Dalam sambutannya, Bupati Bogor Iwan Setiawan mengapresiasi deklarasi Pemilu damai yang dilakukan oleh 3.000 anggota ormas Pemuda Pancasila yang dilakukan di lapangan Tegar beriman.

“Saya yakin dibawah kepemimpinan Kang Daulat, PP Kabupaten Bogor akan lebih besar, lebih baik lagi dan tadi saya terimakasih ada deklarasi damai, ada pernyataan sikap bahwa besarnya organisasi tidak bisa kita nafikan, harus bersinergi dengan pemerintah,” kata Iwan, Rabu (11/10/23).

Iwan menyebut, ideologi Pancasila perlu dijaga, karena di era sekarang ini, banyak yang ingin mengubah Pancasila. “Mungkin garda terdepan dari ormas yang akan mempertahankan paling depan adalah Pemuda Pancasila. Jadi, kalo ada permasalahan Pancasila abadi itu dibuktikannya bilamana ada yang makar terkait azas ideologi, itu paling depan adalah PP,” tegasnya.

Ditempat yang sama, Ketua MPW Pemuda Pancasila Jabar, Dian Rahadian meminta agar jajaran pengurus MPC PP Kabupaten Bogor dibawah komando Daulat Harahap terus membesarkan ormas yang dikenal loreng orange.

“Saya minta agar Pemuda Pancasila semakin besar, dan dibawah komando Daulat Harahap semua itu akan terlaksana. Pemuda Pancasila akan semakin berkibar dan semakin dicintai, karena di kepengurusan MPC ini saya lihat ada dari berbagai golongan, dan sikap memimpin santun yang ditunjukkan bung Daulat pasti menjadikan PP Kabupaten Bogor terus dihormati,” ucapnya.

Ketua MPC PP Kabupaten Bogor, Daulat Harahap berjanji akan menjalankan amanah yang diembannya hingga akhir masa jabatan tanpa ada cacat. Menurutnya, hadirnya berbagai unsur partai di kepengurusannya menjadikan PP menarik.

“Kita semua beda pandangan politik, makanya saya tak mau membahas politik. Yang saya mau kita selalu bersama-sama menjaga Kabupaten Bogor agar kondusif. Apalagi ini tahun politik, beda pilihan hal biasa tanpa harus saling menjatuhkan,” ujarnya.

“Untuk itu, dalam kepemimpinan saya, yang kita utamakan adalah humanis, santun dan lebih dekat dengan masyarakat,” pungkasnya.

** Nay Nur’ain

Cegah Penularan Penyakit DBD, Achmad Fathoni Fogging di Perumahan Griya Jaya Cileungsi

0

Gunung Putri | Jurnal Bogor
Musim panas sudah hampir 4 bulan melanda beberapa wilayah di Kabupaten Bogor. Bukan hanya berdampak pada pasokan air bersih bagi warga, namun juga berbagai macam penyakit sudah mulai menyerang, seperti halnya Demam Berdarah Dengue (DBD).

Guna mengantisipasi penularan DBD pada warga, Angggota DPRD Kabupaten Bogor Achmad Fathoni berinisiatif melakukan fogging di area RW 018 Perumahan Griya Jaya Cikeas, Desa Cicadas, Kecamatan Gunung Putri.

” Karena adanya pengaduan dari warga, terkait beberapa warga Perumahan GJC mulai terjangkit penyakit DBD. Oleh karena itu, saya menyarankan kepada ketua RW setempat untuk melakukan fogging guna mengantisipasi penularan DBD,” ungkap Fathoni sapaan akrab kepada Jurnal Bogor, Rabu (11/10/23).

Fathoni menyebut, dia dengan warga GJC sudah lama berinteraksi. Pernah ikut hadir dalam penanaman jahe merah, dan juga dia membantu baktor dan beberapa alat untuk Kampung Ramah Lingkungan (KR) Harapan.

” Kedepan saya akan bantu komplek ini dari bencana banjir tahunan, dan saya berharap dengan fogging ini juga menjadi bagian kepedulian dan pelayanan kami kepada warga Cicadas, khususnya GJC,” pungkasnya.

Sementara Ketua RW 018 Perum GJC, Marshudi mengucapkan terimakasih atas kehadiran dan partisipasi dari Achmad Fathoni yang melakukan kegiatan fogging. Perhatian-perhatian seperti inilah yang diharapkan warga.

” Semoga dengan dilakukan fogging ini, minimal bisa mengurangi penularan DBD terhadap warga kami. Dan kami berharap segera masuk musim penghujan dalam waktu dekat ini, mengingat ketersediaan air bersih untuk warga juga agak sedikit berkurang,” tuturnya.

** Nay Nur’ain

Makam Syekh Muhyiddin Ramai Dikunjungi Peziarah

0

Jasinga | Jurnal Bogor
Makam Syekh Muhyiddin yang dikenal masyarakat setempat dengan nama Embah Muhyiddin selalu ramai dikunjungi peziarah. Makam tersebut berlokasi di Kampung Parungsapi RT 02 RW 10, Desa Sipak, Jasinga, Kabupaten Bogor. Setiap harinya pengunjung bisa mencapai ratusan orang.

Bahkan, warga sekitar menyebutkan bahwa makam itu jadi wisata religi karena tampak paling ramai dikunjungi dan banyak peminat dari para wisatawan.

“Ini salah satu tempat wisata religi yang dapat dikatakan paling banyak dikunjungi wisatawan lokal maupun non lokal  di wilayah Kecamatan Jasinga,” kata Ra Dien.

Menurut dia, hampir setiap hari satu lokasi wisata religi di wilayah Kecamatan Jasinga setiap hari disambangi pengunjung. Pengunjung wisata religi tersebut terdiri dari berbagai kalangan yang berasal dari Bogor maupun luar Bogor.

Dia menjelaskan, untuk mencapai ke lokasi  tersebut cukup mudah tinggal klik Makam Syekh Muhyiddin di google maps  akan langsung diarahkan ke lokasi tersebut.

** Andres

Gerindra Jangan Jadi Penonton di Pilwalkot

0

jurnalinspirasi.co.id – Jelang Pemilihan Wali Kota (Pilwalkot) Bogor pada 2024, Partai Gerindra Kota Bogor rupanya enggan menjadi penonton. Pasalnya, arus bawah partai besutan Prabowo Subianto itu menginginkan agar kader internalnya turun gelanggang dalam kontestasi lima tahunan itu.

Ketua OKK DPC Partai Gerindra Kota Bogor, Said Mochammad Mohan mengatakan bahwa arus bawah Gerindra sudah enggan bila partainya kembali mengusung kader eksternal pada pilwalkot mendatang.

“Banyak aspirasi dari arus bawah yang menginginkan agar Gerindra memajukan kader internal dalam pertarungan pilwalkot. Sejak 2009 kami selalu jadi penonton, sekarang saatnya sudah saatnya kader internal yang maju,” ujar Mohan kepada wartawan, Rabu (11/10).

Menurut Mohan, Gerindra memiliki banyak kader qualified yang sudah teruji. Di antaranya, Jenal Mutaqin yang telah terpilih menjadi legislator selama tiga periode. Kemudian, H Zenal Abidin yang juga sudah menjadi wakil rakyat dua periode.

“Gerindra juga memiliki Pak Ibnu Ariwibowo yang merupakan anggota DPRD Jawa Barat dapil Kota Bogor. Selain itu ada juga Pak Sopian Ali Agam, yang telah tiga periode menjabat sebagai anggota DPRD. Artinya Gerindra tak kekurangan kader,” tegas Mohan.

Dengan demikian, sambung dia, tak salah bila arus bawah menginginkan agar Gerindra tak lagi menjadi penonton atau pengusung dalam pilwalkot 2024.

“Kader Gerindra adalah petarung, dan Pak Prabowo pernah berkata jika pelaut tangguh tidak dilahirkan di samudera yang tenang,” ucap Mohan.

Sementara itu, salah seorang pengurus Gerindra wilayah Kecamatan Tanah Sareal, Achmadin mengatakan, bila grass root sudah bersepakat agar partai tak mengusung sosok di luar kader internal Gerindra. “Intinya mengusung kader internal adalah harga mati, nggak bisa ditawar lagi,” ucapnya.

Kata dia, sebagai partai yang memiliki delapan kursi di DPRD Kota Bogor, Gerindra harus berani mengusung kader internal.

“Gerindra bukan kaleng-kaleng. Buktinya bisa raih delapan kursi, karena itu kami optimis Gerindra bisa memenangkan Pilwalkot bila mengusung kader internal, dan saya yakin arus bawah akan bekerja all out memenangkan kadernya,” tandasnya.* Fredy Kristianto