25.2 C
Bogor
Monday, April 13, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 495

Dua Warga Cisarua Butuh Perhatian, Nining dan Farish Perlu Kursi Roda

0

Cisarua | Jurnal Bogor
Keinginan untuk mendapatkan alat bantu seperti kursi roda atau kaki palsu agar dapat melakukan aktivitas seperti biasanya, diharapkan oleh Nining, warga Kampung Batu Kasur RT 05 RW 03 Desa Batulayang, Cisarua, Kabupaten Bogor.

Nining saat ini hanya bisa diam di tempat, segala aktivitasnya dibantu oleh keluarga. Ekonomi Nining juga perlu ada perhatian dari pemerintah. Sebab, Nining bersama keluarganya tinggal di rumah kontrakan. Dijelaskan oleh tetangganya Desy, awalnya Nining seperti kebanyakan orang memiliki fisik yang sempurna. Tetapi terkena tumor sehingga kaki kirinya harus diamputasi.

“Beliau pernah kena tumor dan kakinya diamputasi. Nining memiliki 6 anak, tiga diantaranya sudah menikah. saat ini beliau tinggal di rumah kontrakan dan suami hanya kerja serabutan,” jelasnya, Kamis (31/08/2023).

“Sudah tiga tahun, bahkan saat diamputasi biayanya dulu dari gotong royong warga karena benar-benar orang  gak mampu,” tambahnya.

Sehingga dia berharap, ada para dermawan yang dapat memberikan bantuan kursi roda maupun bantuan lainnya.

Tak hanya Nining, bocah 12 tahun M. Farish Alfiyandi, warga Kampung Babakan RT 03 RW 03 Desa Tugu Utara, Cisarua pun demikian. Faris anak dari pasangan Ade Yandi dan Atik Sulastri ini tidak bisa jalan sejak usinya belum genap dua tahun.

“Awal sakit sepertinya jatuh waktu duduk saat masih kecil baru bisa jalan pas usia menjelang 2 tahun dan tidak bisa jalan sampai sekarang,” kata Desy yang juga merupakan kerabat kedua orangtuanya itu.

Ditambah, di usia 5 tahun M. Faris terjatuh dari tangga, sehingga memperparah sakitnya tersebut. Bahkan, untuk aktivitas ke pendidikannya dia harus digendong oleh orang tuanya.

“Di usia 5 tahun sempat jatuh dari tangga dan dibawa ke dokter anak dan dokter syaraf di Ciawi, jadi dia ada sakit Epilepsi juga, dengan tidak punyanya alat pembantu anak ini sekolah harus digendong,” pungkasnya.

** Andres

Warga tak Khawatir Lagi, TPT Huntap Malasari Dibangun

0

Dianggarkan DPKPP, Pokmas Malasari Bangun Tebingan yang Diterjang Longsor

Nanggung l Jurnal Bogor
Pascalongsor di lokasi hunian tetap (huntap) di Desa Malasari, Nanggung, Kabupaten Bogor pada tahun 2022, kini Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPKPP) Kabupaten Bogor membangun Tembok Penahan Tanah (TPT) di lokasi huntap tersebut.

Kepala Bidang (Kabid) Prasana dan Utilitas (PSU) DPKPP Kabupaten Bogor Dede Armansyah mengatakan, saat ini pihaknya tengah fokus membangun TPT akibat dampak bencana alam tepatnya di lokasi huntap di Kampung Keramat Banteng, Malasari.

Diketahui huntap itu dibangun sejak tahun 2019 oleh BPBD dengan skema bantuan sosial (bansos), Namun saat itu pembangunan huntap, tidak disertai dengan pembangunan TPT sehingga pada tahun 2022 tebingan yang berada di Kampung Keramat Banteng tersebut mengalami longsor dan mengakibatkan sejumlah bangunan huntap hingga sekarang kurang lebih ada 20 rumah tidak bisa dihuni karena statusnya terancam.

“Pada tahun ini DPKPP menganggarkan pembangunan TPT  di lokasi huntap,” kata Dede Armansyah kepada Jurnal Bogor, Kamis (31/8/2023).

Dede menjelaskan pembangunan TPT tersebut dilaksanakan dengan pola  swakelola dengan tipe empat sistem berkontrak dengan keterlibatan kelompok kerja masyarakat (pokmas) pembangunan TPT.

“TPT yang dibangun oleh kelompok kerja masyarakat dari warga Desa Malasari.  Namun, perencanaan dan pengawasan dilakukan oleh DPKPP dengan melibatkan konsultan perencana,” terangnya.

Sementara itu Sekretaris Pokmas M Isak memaparkan pada pembangunan TPT tentu disambut baik sejumlah penerima manfaat huntap. M Isak yang akrab disapa Ambon menerangkan, lokasi huntap sejak dulu bernama Kampung  Keramat Banteng kini telah berubah dan berganti nama, yakni Kampung Legok Heulang.

“Alhamdulillah tebingan di lokasi huntap yang pernah diterjang longsor kini telah dibangun TPT. Ketika hujan pun, kini masyarakat tak begitu khawatir karena  TPT di lokasi huntap itu telah dibangun,” jelasnya.

** Arip Ekon

Fitri Taqiyah Hanifah Berpeluang Raih Medali di Popnas 2023

0

Palembang | Jurnal Bogor
Fitri Taqiyah Hanifah salah satu atlet Kempo andalan Kabupaten Bogor yang saat ini tengah membela Jawa Barat berpeluang meraih medali pada Popnas 2023 di Palembang, Sumsel.

Fitri Taqiyah Hanifah baru akan tampil pada babak penyisihan Popnas 2023 yang akan digelar Jumat, 1 September 2023.

Sebelumnya, Fitri Taqiyah Hanifah berhasil menyabet medali emas Popda Jabar 2023 di Bandung belum lana ini.

H Iswahyudi selaku Ketua Perkemi Kabupaten Bogor saat ini sudah berada di Palembang untuk memberikan mensuport kepada perjuangan salah satu atlet kempo masa depan Kabuapten Bogor itu.

” Saya sengaja datang dari Bogor untuk mendukung perjuangan Fitri Taqiyah Hanifah. Saya optimis Fitri akan meraih medali bagi Jawa Barat pada ajang Popnas 2023,” ujar Iswahyudi, Kamis, 31 Agustus 2023

Selanjutnya, kata Iswahyudi, peluang Fitri Taqiyah Hanifah sangat besar untuk memberikan konstribusi medali bagi Jawa Barat di Popnas 2023.

” Mudah mudahan Fitri akan lolos dari fase penyisihan hingga bisa tampil pada fase berikutnya dan mendulang medali di Popnas kali ini,” tukasnya.

** asep syahmid

125 SSB dari 35 Daerah Ramaikan GEAS Nasional Championship VI 2023

0

Cilodong | Jurnal Bogor
Sebanyak 125 SSB yang berasal dari 35 Kota/ Kabupaten se-Indonesia akan ambil bagian dalam event GEAS Nusantara Championship (GNC) VI tahun 2023.

Ariek SB dari EFSOD Management selaku Suporting Operator GNC VI 2023 mengatakan, ajang sepakbola usia dini ini termasuk salah satu event bergengsi.

” Event GNC VI tahun 2023 akan mulai dilangsungkan pada tanggal 2 sampai 3 September 2023 di Lapangan Cilodong,” ujar Ariek SB, Kamis, 31 Agustus 2023.

Ariek menambahkan GNC VI tahun 2023 ini akan diikuti oleh para pemain KU 11 dan KU 13 atau kelahiran 2011 dan 2013.

” Banyak sekali pesepakbola potensial yang ada di tanah air dan pernah ambil bagian pada event GNC VI tahun 2023 ini,” tegas Ariek SB.

Dalam kesempatan yang sama, sambung Ariek SB, ada beberapa klub atau SSB ternama yang ada di Indonesia ambil bagian pada event GNC VI tahun 2023.

” GNC VI 2023 adalah salah satu event sepakbola berskala nasional dan kami dari EFSOD Management merasa senang dan bangga bisa jadi bagian Suporting Operator dari GNC VI 2023 yang akan berlangsung akhir pekan ini,” pungkasnya.

** asep syahmid

Empat Atlet Dancesport Kabupaten Bogor Perkuat Jabar di BK PON XXI 2023

0

Jogjakarta | Jurnal Bogor
Empat atlet Dancesport Kabupaten Bogor bertolak ke Kota Jogjakarta untuk mengikuti Babak Kualifikasi (BK) Pekan Olahraga Nasional XXI tahun 2023.

Ketua IODI Kabupaten Bogor Doris Sundari mengatakan empat atlet Dancesport Kabupaten Bogor ini akan bergabung dengan para atlet lainnya yang ada di Jawa Barat selama BK PON XXI 2023

Lebih lanjut, kata Doris, semua atlet Dancesport binaan IODI Kabupaten Bogor sudah bertolak ke Jogjakarta.

” BK PON XXI 2023 ini akan dilangsungkan di Sleman City Hall dari tanggal 1 sampai 3 September 2023,” ujar Doris Sundari, Kamis, 31 Agustus 2023.

Menurutnya, para atlet Dancesport Kabupaten Bogor yang membela Jabar di BK PON XXI 2023 akan bertanding pada Zona C yang terdiri dari DIY, Jawa Barat, Kalimantan Selatan, Sulawesi Selatan, Riau dan Sulawesi Utara.

“Untuk BK PON cabor Dancesport Zona C akan dilangsungkan di Sleman City Hall, Yogyakarta dan Yogjakarta sebagai tuan rumahnya,” tegas Doris Sundari.

Ia menambahkan, daerah lainnya peserta BK PON XXI cabor Dancsport akan berlaga di Zona A dan B.

” Mohon doa dan dukungannya semoga para atlet Dancesport Kabupaten Bogor bisa memberikan nama harum bagi Jawa Barat dan bisa lolos serta tampil pada ajang PON XXI 2024 di Sumut- Aceh,” tegasnya.

** asep syahmid

Ingin Lakukan Aktivitas, Warga Cijeruk Butuh Kaki Palsu

0

Cijeruk | Jurnal Bogor
Wahyu Illahi, warga Kampung Totopong RT 05 RW 01, Desa Cipicung, Cijeruk, Kabupaten Bogor mengalami cacat sejak lahir, karena tidak memiliki kaki kanan.

Pria kelahiran 1985 ini tak banyak aktivitas yang dia lakukan terlebih  pekerjaan yang berat. Satu-satunya untuk mengurangi beban dalam aktivitas sehari-harinya itu adalah menggunakan kaki palsu.

Saat ini Wahyu hanya hanya menggunakan kaki palsu yang sudah tidak layak. Sehingga harapan demi harapan dia inginkan kaki palsu ada yang memberinya.

Menurut tetangganya Jaja, Wahyu adalah seorang buruh tani. Kendati tidak dapat melakukan aktivitas pekerjaan yang berat, namun yang dia harapkan ada para dermawan untuk memberikan bantuan kaki palsunya.

“Cacat sejak lahir, sekarang Wahyu membutuhkan kaki palsu, dia juga tidak bisa melakukan pekerjaan yang berat,” katanya, Kamis (31/08/2023).

Selain itu, ekonomi juga yang jadi alasan. Kata Jaja, Wahyu sudah lama bercerai bersama istrinya, untuk tinggal dia menumpang di rumah saudaranya.

“Kerja Wahyu hanya kuli tani, sementara, untuk tinggal dia numpang di rumah  uwaknya,” katanya.

** Andres

Muhammad Luthfi Pamungkas Layak Masuk Pelatih PPOPM

0

Palembang | Jurnal Bogor
Prestasi dua emas dan satu perak yang diraih para atlet Taekwondo binaan Pengcab Taekwondo Kabupaten Bogor tak lepas dari tangan dingin dan kerja keras sosok M Luthfi Pamungkas, pelatih Tim Taekwondo Jabar dalam Popnas 2023 di Palembang, Sumsel.

Sosok M Luthfi Pamungkas bukanlah orang baru dalam kancah Taekwondo di Kabupaten Bogor. Pasalnya, alumni SMAN 1 Cigombong ini termasuk salah satu atlet peraih medali emas bagi Kabupaten Bogor pada Porprov Jabar 2010 dan 2014 dan berbagai prestasi lainnya di ajang Kejurda dan Kejurnas saat masih jadi atlet.

Disamping itu, M Luthfi Pamungkas juga adalah pelatih asli Kabupaten Bogor yang semasa atletnya binaan Pengcab Taekwondo Kabupaten Bogor.

Meskipun Pelatih Taekwondi Kabupaten Bogor pada Porprov Jabar 2018 dan 2022 sudah membuktikan totalitas dan loyalitas serta bukti nyata dari prestasinya, namun Luthfi Pamungkas saat ini masih kurang mendapatkan apresiasi dari Pemkab Bogor dalam kepastian kesejahteraan (Pekerjaan).

Idealnya, M Luthfi Pamungkas masuk dalam jajajaran pelatih atau tenaga kerja dalam tata kelola di PPOPM Kabupaten Bogor.

Dalam Popnas 2023 ini ada 4 atlet Taekwondo Kabupaen Bogor yang memperkuat Kontingen Jabar seperti Oktavia Dewi peraih emas U59 Kg Putri, Bagas Adyatma U63 Putra, Yudi Permana (Poomsae Freestyle Putra) dan Ana Bunga Octaviani yang akan turun pada U49 Putri

Ketua Pengcab Taekwondo Kabupaten Bogor, Yudi Santosa mengatakan sangat bangga dengan capaian prestasi para atlet Taekwondo Kabupaten Bogor asuhan M Luthfi Pamungkas dalam Popnas 2023.

” Luar biasa dan spektakuler prestasi para atlet Taekwondo Kabupaten Bogor asuhan M Luthfi Pamungkas di Popnas kali ini. Ini akan jadi gairah baru bagi kebangkitan Taekwondo Kabupaten Bogor,” ujar Yudi Santosa, Kamis, 31 Agustus 2023.

Intinya, Kata Yudi, sosok M Luthfi Pamungkas punya potensi besar untuk kembali membangkitkan Taekwondo Kabupaten Bogor.

“Harapan saya semoga apa yang telah dilakukan M Luthfi Pamungkas ini bisa mendapatkan perhatian dari stakholder keolahragaan di Pemkab Bogor,” paparnya.

Hal yang sama dikatakan Asep Saripudin alias Azzoen selaku Sekum TI Kabupaten Bogor yang berharap ketika totalitas dan loyalitas sudah diberikan untuk daerahnya, tinggal bagaimana pemangku kebijakan dapat memberikan apresiasi yang layak bagi M Luthfi Pamungkas yang sudah 2 kali Porprov memberikan medali emas bagi Kabupaten Bogor baik selaku atlet maupun pelatih.

” Sehingga mata rantai pembinaan dapat terus berjalan dan akan lahir regenerasi atlet atlet secara berkesinambungan dengan kualiatas yang bagus,” tuntasnya.

** asep syahmid

10 Tahun tak Bisa Jalan, Warga Ciampea Ini Butuh Kursi Roda dan Berobat

0

Ciampea | Jurnal Bogor
Warsih, warga Kampung Cicadas RT 01 RW 08 Desa Cicadas, Ciampea, Kabupaten Bogor. tidak bisa jalan semenjak ditinggal suaminya 10 tahun lamanya.

Warsih ingin bisa berjalan dan  berobat sampai saat ini belum kecapaian. Sehingga dia harapkan terhadap para dermawan ada yang berkenan untuk memberikan sebuah alat membantu dirinya berjalan.

Hal itu di katakan tetangga Warsih, Ahmad Yani, bahwa Warsih dia tidak bisa jalan semenjak ditinggal oleh suaminya selama 10 tahun.

Karena kata dia, kondisi perekonomiannya sehingga tidak bisa berobat. Bahkan, kondisi

fisik Warsih cukup memprihatinkan dengan tubuhnya mengecil.

Dia berharap pemerintah memberikan bantuan kursi roda terhadap tetangganya itu agar bisa beraktivitas seperti yang lainnya.

“Warsih ini kondisinya sudah sepuh dan tidak bisa jalan selama tahunan,” jelasnya.

Sementara Warsih termasuk keluarga menengah kebawah yang membutuhkan kursi roda, tetapi belum melakukan pengajuan ke pemerintah desa dan Warsih juga sudah terdaftar di BPJS.

“Ibu Warsih memang keluarga menengah kebawah, namun tidak bisa berobat lanjut, meski beliau sudah terdaftar di BPJS,” kata Kasi Kesra Desa Cicadas Shella beberapa waktu lalu.

Dia berharap, apabila warganya membutuhkan kursi roda agar dapat mengajukan ke pemerintah desa, dan pemerintah desa dapat mengusulkan terkait keinginan warga tersebut.

Selain sakit, faktor usia yang sudah senja menjadi alasan warga ini tidak bisa jalan. Kendati begitu, Pemerintah Desa Cicadas menyatakan akan memberikan pelayanan terbaik bagi warganya tersebut.

** Andres

Hadits Hari Ini

0

Istintsar Ketika Bangun Tidur

Sahih al-Bukhori:3052

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ، عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ:

إِذَا اسْتَيْقَظَ أُرَاهُ أَحَدُكُمْ مِنْ مَنَامِهِ فَتَوَضَّأَ فَلْيَسْتَنْثِرْ ثَلاَثًا، فَإِنَّ الشَّيْطَانَ يَبِيتُ عَلَى خَيْشُومِهِ.

Dari Abu Hurairah ra, dari Nabi saw bersabda:

Jika terbangun, ia mengira beliau mengatakan: salah seorang dari kalian dari tidurnya kemudian dia berwudhu, maka hendaklah ia beristinsyar (memasukkan air ke hidung dan mengeluarkannya) sebanyak tiga kali, karena sesungguhnya setan bermalam pada batang hidung orang itu.

Pesan :
Anjuran untuk berwudhu dan beristintsar setelah bangun dari tidur, karena setan bermalam pada batang hidung manusia.

Penghuni Mengungsi, Huntara di Sukajaya Longsor

0

Sukajaya | Jurnal Bogor
Tebingan hunian sementara (huntara) di wilayah Desa Sukamulih, Sukajaya, Kabupaten Bogor mengalami longsor. Akibatnya belasan orang harus mengungsi.

Longsornya tebingan sepanjang 25 meter dengan lebar 20 meter tersebut terjadi pada Minggu (27/08/2023) sekitar pukul 15.30 Wib.

Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops) BPBD Kabupaten Bogor melaporkan, kejadian tersebut diakibatkan oleh intensitas curah hujan yang tinggi sehingga tebingan di sekitar huntara berpenghuni mengalami longsor.

“Dikarenakan hujan deras dalam satu hari sehingga mengakibatkan tanah longsor,” di kutip dalam laporan keterangan BPBD Kabupaten Bogor, Rabu (30/8/2023)

Akibat kejadian itu, 3 unit rumah terancam terbawa longsor dan satu keluarga 13 jiwa tidak ada pilihan lain harus mengungsi di wilayah yang sama. Hal itu dikatakan oleh Sekretaris Desa Sukamulih Abdul Hafiz, satu keluarga besar atas nama Sarta dengan jumlah 13 jiwa harus dipindahkan ketempat yang tidak jauh dengan rumah yang awal.

“Jadi Keluarga besar itu dipindahkan dulu, jadi nggak ngungsi hanya digeser, di tempat itu ada empat kamar yang memang rawan di lokasi itu,” katanya saat dihubungi, Rabu (30/08/2023).

Dia menjelaskan, lokasi longsor tersebut akibat alam yang mana awalnya mengalami retak-retak akibat kemarau panjang dan longsor kecil sehingga ketika hujan cukup deras terjadi longsor cukup besar.

“Awalnya, itu longsor kecil-kecil namun pada kemarin sehabis kemarau lalu hujan seharian sehingga terjadi longsor cukup besar,” jelasnya.

Dia berharap, pemerintah daerah dapat melakukan penanganan lebih lanjut, dikhawatirkan apabila hujan kembali dapat menambah parah longsoran dan mengancam penghuni rumah lainnya.

Kendati begitu, dikatakannya, huntap yang telah lama dinantikan oleh warganya tersebut baru akan direalisasikan pembangunannya pekan ini.

“Saya sudah dorong sampaikan ke dinas DPKPP untuk disegerakan karena situasi tempat sudah rawan. Alhamdulillah sih sudah ada pencerahan, minggu besok atau minggu kedepan kita sudah mulai realisasikan pembangunan huntap,” pungkasnya.

** Andres