31 C
Bogor
Friday, April 10, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 455

Shin Tae-yong Panggil Jordi Amat dan Yance Sayuri

0

Jakarta | Jurnal Bogor
Dua pemain timnas Indonesia yakni Jordi Amat dan Yance Sayuri mengalami cedera jelang persiapan Kualifikasi Piala Dunia 2026 babak pertama melawan Brunei Darussalam. 

Yance Sayuri

Laga tersebut akan dimainkan pada tanggal 12 dan 17 Oktober mendatang. Indonesia mendapat jatah tuan rumah terlebih dahulu dan selanjutnya Brunei Darussalam menjadi tuan rumah. 

Untuk itu, pelatih Shin Tae-yong mengganti mereka dengan memanggil Fachruddin Aryanto (Madura United), Dzaky Asraf (PSM Makassar), dan Hokky Caraka (PSS Sleman). Dengan ini total jumlah pemain yang dipanggil menjadi 26 pemain.

“Alhamdulillah sangat bersyukur dan menjadi pengalaman yang luar biasa bagi saya. Apalagi ini pertama kali saya dipanggil di timnas Indonesia (senior). Saya akan berjuang keras dan maksimal supaya dapat bermain melawan Brunei Darussalam,” kata Hokky Caraka dilansir dari laman resmi PSSI, Kamis, 5 Oktober 2023.

** asep syahmid

Persib U-20 Incar Poin Penuh Saat Jumpa Arema FC U20

0

Bandung | Jurnal Bogor
Persib U-20 mengincar poin penuh ketika menjamu Arema FC U-20 pada pekan kedua Grup B Elite Pro Academy (EPA) Liga 1 2023/2024 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Sabtu, 7 Oktober 2023.

Saat ini, Persib U-20 berada di peringkat kedua klasemen sementara dengan koleksi 4 poin, hasil sekali menang dan sekali imbang lawan PSS Sleman pada pekan sebelumnya.

Pelatih Persib U-20 Budiman menyebut, persiapan tim asuhannya berjalan baik. Menurutnya, kemenangan 3-0 pada pertandingan pertama melawan PSS juga telah memompa semangat tim asuhannya.

“Dengan satu kemenangan di Sleman, kami punya bekal bagus untuk pertandingan melawan Arema FC. Dari beberapa kali latihan, saya lihat anak-anak sangat antusias dan siap untuk pertandingan nanti,” kata Budiman, dilansir dari laman resmi klub, Kamis, 5 Oktober 2023.

Meski mampu meraih kemenangan telak, PERSIB U-20 juga tetap melakukan evaluasi. Itu terkait hasil imbang 2-2 dengan PSS pada pertandingan kedua.

“Di pertandingan kedua skor akhirnya 2-2. Ini menjadi evaluasi, terutama di dalam bertahan. Mudah-mudahan di pertandingan nanti, anak-anak bermain lebih fokus dan disiplin. Kami ingin ambil poin penuh di dua match ini, jadi jangan sia-siakan,” tegasnya.

Tekad yang sama juga disampaikan kapten tim Persib-20, Faris Abdul Hafizh. Pemain berposisi bek tengah itu mengatakan kesiapannya untuk tampil dengan penuh semangat dan fokus di sepanjang pertandingan.

“Kami dari pemain tentunya siap berjuang lagi di pertandingan dan fokus sampai akhir. Melawan Arema FC ini, kami akan bermain di kandang tentunya harus dimaksimalkan agar bisa mendapat tiga poin,” ujar bek asal Bogor ini.

** asep syahmid

Tidak Disentuh Satpol PP, PKL di Banjarsari Dikeluhkan

0

Ciawi | Jurnal Bogor
Pedagang kaki lima (PKL) di ruas Jalan Veteran Banjarwaru-Tapos, persisnya di wilayah Desa Banjarsari, Ciawi, Kabupaten Bogor, dikeluhkan pengguna jalan. Sebab, para pedagang makanan terutama buah-buahan yang menggunakan bahu jalan sebagai tempat parkir kendaraan pembeli, kerap menimbulkan kemacetan di ruas jalan tersebut.

Hermawan (26), pengguna jalan mengaku heran terhadap kinerja Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) yang diduga melakukan pembiaran terhadap keberadaan para PKL di sepanjang ruas Jalan Veteran Banjarwaru-Tapos. Padahal, pedagang tersebut berjualan di sekitar daerah milik jalan.

Terlebih, lanjut warga yang berdomisili di Kecamatan Caringin itu, keberadaan pedagang buah dan pedagang makanan lainnya yang ada di Desa Banjarsari, menggunakan lahan irigasi maupun jalan milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor sebagai tempat usahanya.

 “Dampak adanya pedagang buah dan lainnya di wilayah Banjarsari, bukan hanya menyebabkan kemacetan saja, tapi juga banyak terdapat sampah di kali yang berada di belakang tempat usaha mereka,” ungkap Hermawan kepada Jurnal Bogor saat melintas di ruas Jalan Veteran Banjarwaru-Tapos, Kamis (5/10).

Hermawan pun menyikapi tindakan tegas yang pernah dilakukan Satpol PP dengan melakukan pembongkaran terhadap para pedagang di sepanjang jalan veteran itu. Namun, tindakan penegakan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 4 Tahun 2015 Tentang Ketertiban Umum (Tibum) tersebut, tidak dilaksanakan Satpol PP kepada para pedagang yang ada di wilayah Desa Banjarsari.

 “Yang saya tahu pembongkaran hanya berlaku untuk pedagang, mulai dari Seuseupan sampai lewat SMAN 1 Ciawi Banjarwaru dan Banjarwangi. Kalau pedagang di wilayah Banjarsari tidak disentuh sama sekali, jadi Satpol PP terkesan tebang pilih dalam menegakan aturan,” paparnya.

Hermawan berharap, Pemkab Bogor terutama Satpol PP ada tindak lanjut setelah melakukan penertiban terhadap para pedagang di ruas jalan alternatif yang bisa ke wilayah Megamendung Cisarua maupun Caringin dan Sukabumi itu.

 “Sekarang saja mulai dari SMPN 1 Ciawi, pedagang makanan sudah mulai menjamur lagi. Saya pernah nanya ke salah satu pedagang makanan di sekitar SMAN 1 Ciawi, meraka berjualan lagi setelah tahu kalau pedagang di wilayah Banjarsari masih tetap ada dan tidak ditertibkan,” imbuhnya.

Sementara Bisri, Ketua RW Desa Banjarwaru yang sebelumnya pernah menjadi penanggung jawab para pedagang di wilayahnya mengungkapkan, setelah dilakukan penertiban oleh Satpol PP, pihaknya tidak lagi terlibat sebagai pengurus pedagang yang masuk kedalam wilayah Banjarwaru tersebut.

 “Sebelumnya saya yang menjadi penanggung jawab mereka (pedagang,red), tapi sekarang informasinya pedagang dipegang oleh salah satu organisasi masyarakat (Ormas),” tukasnya.

** Dede Suhendar

Pabrik Pembuatan Helm di Rumpin Terbakar

0

Rumpin | Jurnal Bogor
Kobaran api dan asap hitam membumbung tinggi ke langit membakar sebuah bangunan terekam kamera warga beredar diperpesan WhatsApp, Kamis (5/10/2023).

Diketahui peristiwa tersebut terjadi di pabrik pembuatan helm di kampung Nawing RT 01 RW 03 Desa Sukamulya, Rumpin, Kabupaten Bogor.

Kanit Satpol PP Kecamatan Rumpin Suwardi membenarkan adanya musibah kebakaran tersebut terjadi di wilayahnya.

“Iya tadi kejadian sekitar pukul 11.30 WIB, ada laporan masuk soal kejadian kebakaran,” katanya.

Pria yang akrab dipanggil Awang ini menambahkan, peristiwa kebakaran masih ditangani petugas pemadam kebakaran (Damkar) Kabupaten Bogor dibantu aparat gabungan dan warga. Namun, dalam pemadaman tersebut terkendala dengan sumber air di sekitar lokasi.

“Saat ini api belum dapat padam karena terkendala keterbatasan alat pemadam dan kondisi ketersediaan air di lokasi yang sangat terbatas,” bebernya.

Sementara, keterangan yang dihimpun, petugas Damkar Sektor Parungpanjang dan Damkar Tangerang Selatan masih berjibaku memadamkan kobaran api. Pihak damkar dalam hal ini belum dapat memberikan keterangan lebih jauh.

Sementara itu Rico Wibisono,  Subkor Pemadaman Dinas Damkar Kabupaten Bogor juga mengkonfirmasi terjadinya peristiwa kebakaran tersebut

“Kami belum bisa sampaikan keterangan karena masih dalam penanganan,” kata Rico.

** Andres

Kemarau Berkepanjangan, PUPR Melalui BBWSCC Keliling Distribusikan Air Bersih di 5 Kecamatan

0

Nanggung l Jurnal Bogor
Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane (BBWSCC) mendistribusikan air bersih karena akhir- akhir ini warga Kabupaten Bogor terdampak kekeringan akibat kemarau berkepanjangan selama hampir empat bulan.

Petugas Bagian Operasi dan Pemeliharaan BBWSCC Iwan mengatakan, distribusi air bersih tersebar di 5 kecamatan di Kabupaten Bogor. Menurut Iwan, selama kemarau yang berkepanjangan ini, bantuan air bersih yang diberikan BBWSCC kepada warga desa di Kabupaten Bogor semakin banyak.

“Kali ini  penyaluran air bersih dilakukan bagi warga Desa Kalongliud, Hambaro hingga Desa Batutulis Kecamatan Nanggung,” ujar Iwan kepada Jurnal Bogor, Kamis (5/10).

Truk tangki  menyalurkan bantuan air bersih terutama kepada masyarakat yang mengalami krisis air bersih di Kecamatan Pamijahan, Leuwisadeng, Parung, Jasinga dan Kecamatan Nanggung.

“Kami berkomitmen mendistribusikan air  bersih  bagi warga yang terdampak kekeringan secara kontinue terus dilakukan. Selama masih membutuhkan, terlebih Pemerintah Desa setempat mengajukan tentu kami merespons untuk melakukan penyaluran air bersih,” jelas Iwan.

Dia menjelaskan, pendistribusian air bersih merupakan permintaan masyarakat melalui pengajuan pemerintah desa ke BBWSCC yang ditembuskan ke BPBD Kabupaten Bogor. Tak hanya di Kabupaten Bogor, BBWSCC juga melayani pendistribusian air bersih di Tangerang dan Bekasi.

Sementara Kepala Desa Batutulis Ade Supriatna mengakui hadirnya bantuan air bersih dari BBWSCC  sangat bermanfaat. “Memang akhir akhir ini masyarakat kesulitan untuk mendapatkan air bersih,” tandasnya.

** Arip Ekon

KBRI Malaysia Sambut Hangat Rombongan YTSS

0

Kuala Lumpur | Jurnal Bogor
Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Kuala Lumpur menyambut hangat kedatangan 35 pemain usia muda dari Youth Tiger Soccer School (YTSS) Bogor yang sedang melakukan kunjungan di Malaysia sejak tanggal 3 Oktober 2023.

Bahkan, saat berkunjung ke kantor KBRI Malaysia, owner dan CEO YTSS, Muhammad Wiratama Hadi Prayogo diterima langsung oleh Ibu Frini selaku Kepala Sekolah Indonesia Kuala Lumpur.

” Kepada Ibu Frini kami memperkenalkan YTSS dan kami akan membangun kerjasama dalam bidang Formal seperti melanjutkan studi bagi siswa siswi yang akan melanjutkan studi di Malaysia,” ucap Muhammad Wiratama Hadi Prayogo atau yang akrab disapa Wira, Kamis, 5 Oktober 2023

Selain itu, kata Wira, pihaknya juga akan bekerja sama antar 2 negara Indonesia dan malaysia atau (Connection Between Two Nation)

“Jadi jika ada siswa Indonesia yang bersekolah di Malaysia dapat berlatih bersama kami Jika mereka sedang berada di Indonesia,” paparnya.

Intinya, kata Wira, pihaknya sangat bangga dengan sambutan hangat KBRI Malaysia di Kuala Lumpur saat menerima 35 pemain YTSS dari KU 8 dan KU15.

” Selama di Malaysia anak anak mengikuti Coaching Clinic dan melakukan pertandingan dengan tim yang ada di Malaysia,” pungkasnya.

** asep syahmid

Penilaian BKRL, Tim Monev DLH Kabupaten Bogor Sambangi 6 KRL di Desa Tlajung Udik

0

Gunung Putri | Jurnal Bogor
Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bogor melalui Pelaksana Bidang PPK Endin Abidin, melakukan monitoring evaluasi terhadap KRL Monalisa yang berada di Perumahan Griya Bukit Jaya, RT 12 RW 28, Desa Tlajung Udik, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Kamis (5/10/23).

” Hari ini kami melakukan kunjungan untuk menilai KRL (kampung ramah lingkungan) yang ada di wilayah Kabupaten Bogor. Dimana, untuk KRL di RW 28 ini memang ada yang berbeda, ” ungkap Abidin kepada Jurnal Bogor.

Salah satu perbedaannya adalah, sambung Abidin, di KRL RESIK ini pencegahan kebakaran dengan memiliki alat pemadam, APAR. Serta ada 2 rumah yang menggunakan tenaga surya, itu merupakan satu langkah yang berbeda dari KRL lain.

” Untuk 4 poin yang harus dinilai ini memang sudah terpenuhi untuk KRL Monalisa ini, dari mulai bank sampah, resapan air, biopori dan penataan lingkungan itu sudah terpenuhi semua. Adapun tambahan seperti APAR dan penggunaan tenaga surya itu akan jadi penilaian tambahan dari kami,” paparnya.

Lebih lanjut Abidin mengatakan, untuk pengumuman pemenangnya sendiri akan diumumkan pada November mendatang, dan untuk para juara nanti agar tidak terlena dengan apa yang diraih. Melainkan, teruslah untuk melakukan perbaikan guna melestarikan lingkungan.

Sementara Kepala Desa Tlajung Udik Yusuf Ibrahim mengatakan, ada 6 RW yang dilakukan penilaian BKRL. Semua ada tingkatan masing-masing di tingkat kabupaten yakni ada yang Madya dan Pratama.

” Saya berharap, RW mana pun yang mewakili, agar semakin keras dalam menjaga lingkungan. Apalagi masalah kita yang komplek saat ini adalah persoalan sampah, dengan Desa Tlajung Udik yang padat penduduk persoalan sampah ini menjadi persoalan yang belum terselesaikan,” paparnya.

Oleh karena itu, sambung Dede sapaan akrabnya, dia ingin agar warga di Desa Tlajung Udik, bisa bertanggung jawab untuk mengelola sampahnya sendiri.

” Terus tingkatkan kepedulian terhadap lingkungan, karena dengan kita bisa menjaga alam, alam akan menjaga kita,” pungkasnya.

** Nay Nur’ain

Twins Sportainment Gelar Festival Sepakbola Piala Sumpah Pemuda 2023

0

Cibinong | Jurnal Bogor
Sebanyak 64 Tim SSB dari berbagai daerah akan mengikuti event Festival Sepakbola Piala Sumpah Pemuda 2023.

Event tersebut digelar oleh Twins Sportainment salah satu operator kompetisi/Festival sepakbola yang berdomisili di Pasar Lama RT 02, RW 06 Desa Bojonggede, Kecamatan Bojonggede, Kabupaten Bogor

Erwin Kadarusman, selaku Ketua Twins Sportainment mengatakan, event ini dilakukan untuk menjalin silaturahmi dan sinergitas generasi muda serta menggali potensi pesepakbola usia dini yang ada di Indonesia.

” Peserta Piala Sumpah Pemuda yang kami lakukan ini ada yang berasal dari berbagai Provinsi luar Jawa Barat,” tegas Erwin Kadarusman, Kamis, 5 Oktober 2023.

Lebih lanjut, kata Erwin, Piala Sumpah Pemuda ini akan dilakukan pada tanggal 28 sampai 29 Oktober 2023 di Lapangan Yon Armed, Sukaraja, Kabupaten Bogor.

” Ada empat Kelompok Usia ( KU) yang akan dipertandingkan dalam Piala Sumpah Pemuda 2023 yakni KU 12, KU 13, KU 14 dan KU 15, ” paparnya

Erwin menambahkan, setiap KU ada 16 tim dan setiap pemain dari yang juara tiap KU akan mendapatkan sertifikat yang ditandatangani oleh Ketua PSSI Askab Bogor dan Kadispora Kabupaten Bogor.

Juman Pelupessy, salah satu pegiat sepakbola di Kabupaten Bogor sangat bangga dengan adanya event Piala Sumpah Pemuda 2023 yang dilakukan Twins Management.

Apalagi, kata Juman, personil yang ada di Twins Sportainment ini adalah para pemuda atau generasi muda yang memang butuh ruang untuk berkreatifitas.

” Jujur saya bangga dengan banyaknya operator kompetisi yang menggelar event festival sepakbola usia dini. Tentunya ini akan menambah motivasi dan atmosfir yang sangat bagus,” pungkas Juman.

** asep syahmid

YTSS Lakukan Try Out dan Coaching Clinic di Malaysia

0

Kuala Lumpur | Jurnal Bogor
Manajemen Youth Tiger Soccer School (YTSS) memberangkatkan 35 pemainnya dari KU-8 dan KU-15 untuk menimba ilmu dan menggelar pertandingan di Malaysia sejak 3 Oktober 2023 lalu.

Owner dan CEO YTSS Muhammad Wiratama Hadi Prayogo yang akrab disapa Wira mengatakan, alhamdulilah YTSS bisa menjalankan programnya untuk melakukan Try Out ke Malaysia tahun ini.

” Kami membawa 2 tim yakni KU-8 dan KU-15 dan total ada 35 pemain yang ikut serta dalam Try Out ke Malaysia kali ini,” ujar Wira, Kamis, 5 Oktober 2023.

Selain membawa 35 pemain, kunjungan YTSS ke Malaysia kali ini juga didampingi jajaran pelatih dan orang tua siswa.

Selama di Malaysia, kata Wira, para pemain YTSS juga mengikuti Coaching Clinic bersama Raja Isa mantan pelatih Persikabo dan Nizam pelatih kiper dari KLFA.

Pelaksanaan Coaching Clinic yang diikuti 35 pemain YTSS dilakukan di Sky Arena Football Field Genting Higland.

” Alhamdulilah anak anak sangat antusias mengikuti program Coaching Clinic di Malaysia,” papar Wira

Mudah mudahan, tambah Wira, hasil Try Out dan Coaching Clinic di Malaysia ini akan menjadi energi positif bagi semua pemain dan pelatih yang ada di YTSS.

** asep syahmid

Mafia Tanah Gerilya Jual Lahan Bekas Gedung Garuda

0

Cileungsi | Jurnal Bogor
Praktik jual beli lahan milik negara hingga kini masih terus berlangsung di lahan bekas gedung Garuda di Kecamatan Cileungsi. Lahan yang dulu berdiri wisma atlet yang diberi nama Garuda Tiara kini berubah wujud jadi kawasan permukiman yang diduga ilegal.

Hal itu dapat dilihat dari banyaknya rumah tinggal yang tidak berizin dan bangunan tempat hiburan yang berdiri kokoh lantaran menggunakan bahan bangunan permanen.

Ironisnya praktik jual beli lahan negara ini seakan luput dari perhatian pemerintah lantaran tidak adanya tindakan apa pun guna mengantisipasi semakin menjamurnya kawasan permukiman di lokasi tersebut.

“Dulu lokasi ini adalah gedung atlet yang jelas punya negara. Otomatis lahannya juga punya negara karena tidak dikelola oleh swasta. Walaupun gedungnya sudah tidak ada tetapi tanahnya kan masih ada dan tetap punya negara. Lalu kenapa tanah negara ini bisa diperjual belikan. Apa namanya kalau bukan mafia yang bisa menjual lahan negara,” kata salahsatu Warga Cileungsi, Imran kepada Jurnal Bogor.

Menurut dia, praktik jual beli lahan tersebut dilakukan secara sistematis dan termanajemen dengan baik. Hal itu lantaran proses jual beli tidak dilakukan secara sporadis melainkan dikelola oleh sekelompok orang. Sejauh ini, lanjutnya sudah terdapat puluhan bagunan ilegal yang menjadi bukti proses jual beli lahan tersebut terjadi dan tetap berlangsung.

“Sekarang bagaimana mungkin orang berani bangun rumah secara permanen kalau tidak merasa memiliki lahan tersebut. Berati memang yang menjual tanah ini benar-benar bisa meyakini pembelinya kalau lahan tersebut tidak bermasalah. Dan ini nantinya akan menjadi bom waktu dan akan menjadi potensi konflik di masa yang akan datang,” ujarnya.

Imran menegaskan, keberadaan kawasan permukiman ilegal tersebut harus segera mendapat penanganan dari pemerintah. Hal itu perlu dilakukan agar proses penjualan lahan negara tersebut tidak terus terjadi.  Karena jika didiamkan, maka yang akan terjadi adalah semakin banyak bangunan liar yang berdiri, kepala keluarga semakin banyak dan akan menyulitkan jika dilakukan penertiban.

“Pemerintah harus segera turun tangan dan melakukan tindakan tegas. Jangan sampai masalah ini semakin membesar dan sulit untuk ditertibkan,” tukasnya.

Sementara itu, Pengawas Bangunan Cileungsi, Agus mengatakan, pihaknya akan berkordinasi dengan instansi terkait seperti BPN dan Satpol PP untuk menentukan langkah yang akan diambil oleh pemerintah daerah.

“Nanti kita agendakan sidak ke lokasi untuk melakukan pendataan terkait bangunan liar tersebut dan akan kita kordinasikan dengan instansi lain untuk langkah selanjutnya,” ujar Agus.

** fk