31.5 C
Bogor
Wednesday, April 8, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 451

Sukses Perjuangkan Aspirasi, Warga Cipaku Undang Syukuran DID

0

jurnalinspirasi.co.id – Wakil Ketua II DPRD Kota Bogor, Dadang Iskandar Danubrata (DID) berhasil memperjuangkan aspirasi warga RW 17 dan 10, Kelurahan Cipaku, Kecamatan Bogor Selatan, yang menginginkan adanya pembangunan jembatan penyebrangan orang (JPO) di jalur kereta Bogor-Sukabumi.

Alhasil, warga di dua RW itupun menggelar syukuran pada Sabtu (7/10) lantaran kedua wilayah tersebut kini terhubung dengan JPO sehingga memudahkan warga dalam beraktivitas.

Syukuran tersebut dihadiri oleh DID, perwakilan PT Dwi Tunggal Multi Karya selaku kontraktor yang membangun JPO tersebut

Ketua RW 17, Andi mengaku sangat berterimakasih kepada DID yang telah memperjuangkan dan mengawal aspirasi warga hingga JPO tersebut berhasil dibangun oleh PT Dwi Tunggal Multi Karya.

“Kami juga berterimakasih kelurahan dan kecamatan yang telah sama-sama berjuang agar JPO ini dapat teralisasi. Sekarang warga sudah tak terisolasi lagi akibat pembangunan double track (jalur ganda) kereta,” ucap Andi.

Sementara itu, DID mengatakan bahwa sebagai anggota DPRD menyerap dan memperjuangkan aspirasi warga merupakan kewajiban legislator.

“Ketika pembangunan double track, warga kehilangan akses untuk bisa ke jalan raya. Dengan adanya JPO ini, warga bisa terhubung ke jalan utama,” jelasnya.

Kata dia, selain dibangunkan JPO, warga juga memiliki akses jalan lain yang dapat dilalui kendaraan roda empat, sehingga lebih memudahkan mobilitas warga.

“Semoga warga bisa memelihara kebersihan JPO. Saya juga masih memperjuangkan agar warga dapat menikmati layanan air bersih dari Tirta Pakuan,” tandasnya.* Fredy Kristianto

Tidak Dapat PKH, Miris Balita Diduga Stunting Belum Tersentuh Bantuan

0

Cigombong | Jurnal Bogor
Disaat Pemerintah Kabupaten Bogor gencar memerangi kasus stunting, namun tak dirasakan Muri, anak balita usia 1,9 tahun yang diduga kuat kekurangan gizi. Pasalnya, di usianya yang hampir dua tahun tersebut selain belum bisa berjalan, berat badannya tidak sesuai dengan usianya. Anak dari pasangan Bani dan Rosita tersebut diduga belum terjamah program pengentasan kasus stunting di Desa Cisalada, Kecamatan Cigombong.

Bukan hanya belum terjamah, yang seharusnya keluarga tersebut menerima bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) balita, namun belum diusulkan sebagai penerima KPM PKH.

Dengan kondisi kedua orangtuanya yang hanya, pencari rongsokan keliling kampong, terpaksa anak yang seharusnya mendapat asupan gizi tersebut dengan pemberian ASI. Namun hanya diberikan teh manis dan makan dibawah kecukupan kadar gizi sehingga membuat anak tersebut terlihat kurus dan kurang berkembang.

Kepala Desa Cisalada Muhamad Datul Kahfi saat dikonfirmasi membantah tidak memperhatikan anak tersebut, bahkan dia mengaku, kader PKK dan posyandu sudah diminta untuk memperhatikan dan memberikan Pemberian Makanan Tambahan (PMT).

“Kalau tidak diperhatikan tidak benar, kami sudah meminta Kader Posyandu dan PKK untuk rutin memberikan PMT, agar membantu kesehatan dan perkembangan anak tersebut,” jelasnya.

Dia menegaskan, pihaknya akan melakukan pengecekan kepada kader-kader posyandu terkait anak tersebut, sehingga lebih intensif dalam memberikan PMT maupun pendampingan kepada orangtuanya.

“Coba nanti kami akan kembali melakukan pengecekan, apa saja yang sudah diberikan jangan sampai hanya satu kali atau tidak ada pendampingan,” tegasnya.

Sementara menurut warga sekitar, keluarga balita tersebut memang sangat memprihatinkan, sehingga anak balita yang seharusnya mendapat perhatian baik dari pemerintah seolah tak tersentuh bantuan.

“Memang keluarga tersebut kasihan, suaminya pencari rongsokan, sehingga anak masih balita hanya diberikan teh manis saja. Dan seharusnya dapat bantuan PKH balita, tapi kayaknya gak dapat,” kata Mira, salah seorang warga.

** Dede Suhendar

Percepat Penurunan Stunting, BKKBN dan Anton Suratto Sosialisasi KIE

0

Gunung Putri | Jurnal Bogor
Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) menggencarkan Program Percepatan Penurunan Stunting melalui kegiatan sosialisasi Komunikasi Informasi dan Edukasi (KIE) bersama mitra kerja H. Anton SUkartono Suratto Anggota DPR RI Dapil Kabupaten Bogor.

Stunting merupakan Instruksi Presiden yang tertuang dalam Peraturan Presiden Nomor 72 Tahun 2021 Tentang “Percepatan Penurunan Stunting ” sehingga semua pihak memiliki peran penting dalam pelaksanaan program percepatan penurunan stunting.

Kegiatan ini dihadiri oleh perwakilan BKKBN Pusat dan Provinsi Jawa Barat, Kepala Desa Ciangsana dan H. Anton Sukartono Suratto, M.Si selaku mitra kerja Anggota Komisi I DPR-RI dapil Kabupaten Bogor, dan beberapa keluarga dan kelompok Bina Keluarga Balita (BKB) yang bersiko stunting serta tokoh masyarakat lainnya, Kegiatan ini dilaksanakan di Aula Kantor Desa Ciangsana, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Jumat (6/10/23).

Stunting merupakan salah satu penyebab terhambatnya upaya untuk mewujudkan Sumber Daya Manusia (SDM) unggul. Stunting yang terjadi pada masa anak selain menghambat pertumbuhan, juga mempengaruhi kemampuan kognitif dan perkembangan motorik, bahkan mempengaruhi kesehatannya ketika masa dewasa.

H. Anton Sukartono Suratto mengatakan, kegiatan yang dilakukan ini untuk memberikan Komunikasi, Informasi dan, Edukasi, kepada masyarakat terkait penurunan angka stunting yang ada di Kabupaten Bogor ini, juga kepada pemuda yang akan mulai berkeluarga.

“Guna mempercepat penurunan stunting perlu dilakukan Komunikasi Informasi Edukasi ini kepada kelompok Bina Keluarga Balita (BKB),” ucapnya.

Terkait penanganan stunting , pria yang akrab disapa Kang H. Anton juga berharap kepada pemuda-pemudi agar dapat menambah informasi terhadap stunting guna mempersiapkan diri.

“Saya berharap kepada pemuda khususnya pemuda yang akan menikah, untuk menambah informasi terkait masalah stunting ini, untuk mempersiapkan diri sebelum menikah nanti,” tutupnya.

** yev/rls

Kurang Parah, Pengajuan Rehabilitasi Ruang Kelas SDN 06 Wanaherang Ditolak Disdik Kabupaten Bogor

0

Gunung Putri | Jurnal Bogor

Penghuni Sekolah Dasar Negeri (SDN) 06 Wanaherang, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor menjerit. Pasalnya, genap sudah sudah 10 tahun sekolah tersebut tak kunjung mendapatkan perhatian untuk dilakukan rehabilitasi dari Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor.

Terlihat, plafon di 3 kelas SDN 06 Wanaherang, tampak rapuh dan keropos. Hal tersebut karena usia bangunan yang sudah lama, dan seringnya diguyur air hujan.

Haja Agustin Kepala SDN 06 Wanaherang menjelaskan, bangunan tiga kelas yang sudah lama ini, sangat memerlukan perbaikan atau rehabilitasi agar proses belajar mengajar tetap nyaman.

“ Ada 3 ruang kelas yang bangunannya sudah lama, kemungkinan bangunan ini berdiri sekitar tahun 2010-2012-an. Dan sempat mendapatkan rehab peratama dan terakhir kalinya tiga tahun setelah dibangun dan sampai sekarang belum mendapatkan rehab lagi,” ucap Haja Agustin kepada Jurnal Bogor.

Haja Agustin mengaku, sudah mengajukan rehabilitasi tiga ruang kelas sejak 2020-2021 ke Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) dan Reses DPRD Kabupaten Bogor, namun usulan tersebut ditolak, karena kerusakan kelas ini masuk dalam kategori ringan usai ditinjau oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor.

“ Bahkan sempat juga orang Disdik ke sini tapi hasilnya ditolak usulan kita, karena kerusakan tiga ruang kelas ini masuk dalam kategori ringan. Jadi tidak bisa mendapatkan rehab, sehingga kita mengalihkan usulannya ke penambahan ruang kelas baru,” cetusnya.

Jika tak jua mendapatkan bantuan dari Pemda, Haja Agustina akan berkomitmen untuk memperbaiki tiga ruang kelas tersebut menggunakan dana bantuan operasional sekolah (BOS) senilai Rp 20 juta yang akan dikerjakan pada tahun 2024 mendatang.

“Karena di tiga ruang kelas ini ada 120 siswa lebih, lalu kondisi bangunannya sudah rapuh dan kropos maka kita akan memperbaiki ruang kelas ini dengan dialihkan ke dana BOS di tahun 2024 mendatang. Dan perbaikan tiga ruang kelas itu pada bagian atap seperti, plafon, kayu kusen, genteng dan lain-lainnya,” paparnya.

Meskipun begitu, menurutnya jika anggaran dana bantuan operasional sekolah (BOS) senilai Rp 20 juta tidak mencukupi untuk perbaikan tiga ruang kelas, maka dirinya akan mengusulkan kembali ke tahun berikutnya.

“Yah kalau dananya kurang, harus dimuat-muatin. Tapi kalau tetep masih gak cukup, ditahun 2025 kita perbaiki lagi dan mengusulkan kembali dana BOS,” pungkasnya.

** Nay Nur’ain

Rumah Aspirasi Saiful Amari Siap Tampung Aspirasi Masyarakat

0

Gunung Putri | Jurnal Bogor

Saiful Amari, ST, Caleg DPRD Provinsi Jawa Barat yang berangkat dari Partai Demokrat yang masuk Daerah Pemilihan (Dapil) 6, mendirikan rumah aspirasi guna menampung keluh kesah dan aspirasi masyarakat yang didirikan di Perumahan Griya Bukit Jaya, Desa Tlajung udik, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor.

Ketua tim pemenangan Saiful Amri, Firman menyebut tujuan didirikannya Rumah Aspirasi ini nantinya sebagai saksi tempat berjuangnya para tim sobat Kang Iful, yang menginginkan perubahan dan mensukseskan Saiful Amri, untuk menjadi anggota DPRD Provinsi jawa barat.

“Rumah inilah, yang nanti akan menjadi tempat aspirasi Caleg Saiful Amri, dan sebagai saksi para tim kemenangan untuk memperjuangkan Saiful Amri menjadi anggota DPRD Provinsi Jawa Barat,” ucap Firman kepada Jurnal Bogor, Minggu (8/10/23).

Firman yang akrab disapa Qimung menjelaskan, rumah Aspirasi perjuangan ini, nantinya akan terbuka, bagi segenap elemen masyarakat Kabupaten Bogor.

“Pintu rumah Aspirasi perjuangan selalu terbuka lebar untuk masyarakat Kabupaten Bogor, yang ingin melakukan sharing dan berdiskusi, serta informasi tentang program apa yang akan dikerjakan nanti dan sekaligus agar mengenal Saiful ST lebih dekat lagi,” papar Qimung.

Qimung berharap, dengan dibukanya rumah Aspirasi perjuangan Saiful Amri ini, agar masyarakat tidak sungkan untuk datang dan mengenal lebih dekat lagi tentang dirinya.

“Ya, didirikannya rumah aspirasi ini, agar masyarakat bisa mengenal lebih dekat lagi sosok Saiful Amri,” jelasnya.

Lebih lanjut Qimung, menyampaikan, rumah Aspirasi perjuangan Saiful Amri berdiri secara permanen. Dimana, nantinya setelah duduk di kursi DPRD Provinsi Jawa Barat tetap dibuka sebagai rumah aspirasi.

“Mohon doa dan dukungannya serta memberi support kepada Saiful Amri, mudah-mudahan cita-cita beliau beserta hajatnya dapat terwujud menjadi anggota DPRD Provinsi Jawa Barat,” pungkasnya.

** Nay Nur’ain

Sudah Banyak Lahirkan Atlet, PSI SC Belum Miliki Lapangan Latihan Tembak

0

Gunung Putri | Jurnal Bogor
Persatuan Sengin Indonesia (PSI) SC, melakukan kopi darat dengan pengurus dan anggota PSI SC untuk persiapan tournament yang akan digelar pada Januari 2024 mendatang. Kopdar antara pengurus dan anggota PSI SC diadakan di Kafe Papah Mamah yang berada di Kp.Sanding, Desa Bojong Nangka, Kecamatan Gunung Putri, Sabtu malam (8/10/23).

Dalam kesempatan tersebut, Ketua PSI SC N.Sumarna mengatakan kondisi saat ini PSI SC masih berdiri di Kota Bogor karena saat itu belum ada Perbakin di Kabupaten Bogor dan baru ada di Kota Bogor saja.

” Karena sekarang Perbakin Kabupaten Bogor sudah ada, maka kami berencana akan menarik legalitas PSI SC untuk masuk wilayah Kabupaten Bogor,” ungkapnya kepada Jurnal Bogor.

Mengingat, sambung N.Sumarna, anggota dan pengurus PSI SC kebanyakan ada di wilayah Gunung Putri. Bukan hanya itu saja, lebih lanjut N.Sumarna mengatakan, jika PSI SC itu sampai saat ini belum memiliki lapangan latihan tembak sendiri.

” Kami sudah berdiri sejak tahun 2018, dimana untuk atlet sendiri kami sudah punya 10 atlet yang berkualitas dan sudah mengikuti lomba sampai Porprov. Hanya saja, kami belum mendapatkan dukungan full dari pemerintah minimal memiliki lapangan latihan sendiri,” jelasnya.

” Semoga kedepannya, jika legalitas kami sudah pindah ke Kabupaten Bogor. Kami berharap, Pemkab dan donatur lainnya bisa membantu PSI SC untuk memiliki lapangan tembak sendiri, ” tambahnya.

Sementara, Ketua Bidang Berburu Aman Samodro mengatakan saat ini memang yang belum dimiliki PSI SC hanya lapangan latihan tembaknya saja. Padahal, peminat yang ingin mengikuti PSI SC ini cukup banyak, begitupun atlet yang dilahirkan dari PSI SC ini juga sudah ada beberapa dan banyak yang ditarik oleh klub’ lain untuk mengikuti lomba.

” Sejauh ini, untuk kegiatan klub kami masih subsidi dari kantong masing-masing. Dan mudah-mudahan nanti, setelah bergabung di Perbakin Kabupaten Bogor, Kecamatan Gunung Putri punya lapangan tembak untuk PSI SC,” harapnya.

** Nay Nur’ain

IKEA Sentul City Gandeng Dishub Kabupaten Bogor Adakan Uji Emisi Gratis

0

Babakan Madang | Jurnal Bogor
Sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan sekitar, serta untuk mengetahui tingkat kesehatan mesin kendaraan, IKEA Sentul menggandeng Dinas Perhubungan Kabupaten Bogor melakukan uji emisi untuk 100 kendaraan, Sabtu (7/10/23).

Tim uji emisi dari Dinas Perhubungan Kabupaten Bogor, Sudarto mengatakan tujuan uji emisi untuk kendaraan memang sudah seharusnya dilakukan, pasalnya selain untuk menekan pencemaran udara karena asap yang dikeluarkan dari kendaraan. Uji emisi juga bisa mengecek kadar kesehatan pada kendaraan.

“Hari ini, ada 100 kendaraan roda 4 yang kita lakukan, dan kita digandeng oleh IKEA Sentul sebagai bentuk kepeduliannya untuk lingkungan,” ungkap Sudarto kepada Jurnal Bogor.

Sudarto menyebut, Dinas Perhubungan Kabupaten Bogor bersedia untuk bekerjasama dengan siapa pun untuk melakukan uji emisi pada kendaraan, dan diharapkan kepada warga yang memiliki kendaraan untuk rutin melakukan uji emisi agar mengetahui kondisi kesehatan pada kendaraannya.

Sementara Customer Relation Manager IKEA Sentul, Irfi Ariyani mengatakan latar belakang mengadakan uji emisi adalah kepedulian IKEA Sentul City terhadap lingkungan dan membantu program pemerintah untuk mengedukasi masyarakat Sentul khususnya agar peduli terhadap pencemaran udara yang disebabkan oleh kendaraan bermotor.

” Kegiatan uji emisi ini kami menggandeng Dinas Perhubungan Kabupaten Bogor. Dengan tujuan agar bisa memberikan edukasi dan pemahaman kepada masyarakat akan manfaat dari melakukan uji emisi kepada kendaraan,” papar Irfi.

Irfi menyebut, kegiatan uji emisi yang diinisiasi oleh IKEA Sentul City tak luput dari izin dan peran penting Store Manager Sentul Putu Gede Putra Widhiyaksa.

“Semoga upaya-upaya yang kami berikan ini bisa memberikan manfaat untuk lingkungan dan masyarakat sekitar khususnya. Pesan kami, mari kita sayangi lingkungan dari asap kendaraan dan jangan lupa jika ingin membeli furnitur di IKEA Sentul aja,” ungkap Irfi.

Ditempat yang sama, salah satu peserta yang mengikuti uji emisi kendaraan Ferdy mengaku sangat beruntung sekali saat berkunjung ke IKEA Sentul bertepatan dengan adanya kegiatan uji emisi.

“Beruntung ya, apalagi uji emisi ini bisa mengetahui kondisi kesehatan kendaraan kita, untuk menghindari terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” tuturnya.

“Saya dari Wanaherang, dan alhamdulilah jauh-jauh kesini dapet uji emisi gratis, terimakasih IKEA Sentul City dan Dinas Perhubungan Kabupaten Bogor,” pungkasnya.

** Nay Nur’ain

Selamat dan Sukses Musda ICMI Orda Kota Bogor Tahun 2023

0

Jurnalinspirasi.co.id – Sabtu sore tanggal 7 Oktober 2023, pukul 18 wib saya tiba di rumah, baru selesai menghadiri Musyawarah Daerah (Musda) ICMI Orda Kota Bogor, bertempat di Hotel Suite Pajajaran Kota Bogor.

Di pagi harinya digelar seminar nasional hibrid, temanya “strategi menuju Indonesia Emas 2045: Pengentasan Kemiskinan Ektrem dan Stunting’.  Seminar menarik mengundang beberapa nara sumber Kepala Pusat Riset dan Pengabdian IPB, dan dari Kedeputian Kemenko PMK RI, bpk.Dr.Suprayoga Hadi.

Sebagai ormas Islam, ICMI juga cukup peka mengkaji permasalahan sosial kemiskinan dan stunting, yang serius yang menghambat keberhasilan Indonesia mencapai usia 100 tahun, tahun emas.

Siangnya di tempat yang sama diselenggarakan Musda ICMI Orda Kota Bogor, yang sukses menyusun program strategis dan memilih Ketua ICMI Orda Kota Bogor, yakni Dr.H.Arif Rahman  Badruddin, beserta tim formaturnya, yang akan bertugas menyusun kepemgurusan MPD ICMI Orda Kota Bogor periode 2023-2028.

Selamat dan sukses acara ICMI Orwilsus Bogor, untuk konsolidasi Orsat-orsat dan Musda Orda Kota Bogor. Selama kurun waktu lk 2-3 bulan telah melakukan aktivitas organisasi seperti pertemuan-pertemuan pra Musorsat, Musorsat di 6 wilayah Kecamatan se Kota Bogor dan Musda Orda Syukron Ketua dan Sekretaris P2SDM IPB University bang Dr.Amir Shaleh dan add Dr.Warcito.

Tak lupa ucapan terima kssih dan selamat buat Sekum ICMI Orwilsus Bogor, add Audillah Azizi SP MSi, dkk kang Ace, bu Dr.Tience dll, yg telah sukses mengkosolidasi potensi SDM ICMI Kota Bogor.

Mereka telah berkerja dgn tekun dan keras, profesional dan ikhlas.
Luar biasa hebat dan kreen hasil-hasilnya.
Semoga Allah SWT memberkahi, Aamiin.

Alhamdulillah panji-panji kebesaran organisasi ICMI di Wilayah Bogor nampaknya tumbuh mekar lagi. Saya amati banyak warga pendukung kepengurusan ICMI Orsat-orsat dan Orda wajah-wajah baru yang segar, intelek dan dari kalangan ulama dan santri Alumni Ponpes terkenal spt ponpes Gontor, alumni PT yg bergelar master dan doktor dll.

Smg ICMI Kota Bogor dibawah nauangan MPW ICMI Orwil Khusus Bogor bisa bangkit lagi dalam menjalankan program 5 K ICMI, insyaAllah
Syukron barakallah
Jayalah ICMI Kita.
Wassalan

====✅✅✅

Penulis: Apendi Arsyad
(Pendiri dan Kawanhat ICMI Orwilsus Bogor

ASKI UIKA Bogor Support 35 Mentor Dalam Program B2QI

0

Bogor | Jurnal Bogor
Dalam rangka mendukung program B2QI yang dikelola oleh Mata Kuliah Umum (MKU) UIKA Bogor, 35 mentor terpilih Asisten Kajian Islam (ASKI) UIKA Bogor menghadiri pembekalan kegiatan B2QI yang diselenggarakan di aula gedung Prof. Dr. H. Abdullah Siddik UIKA Bogor, Jumat (06/10/23).

Ketua Umum ASKI, Andrian mengaku antusias dan mendukung program tersebut.

“Program B2QI ini sangat bagus, pada tahun ini ASKI mengirimkan 35 mentor. Kami dari ASKI sangat mendukung adanya program tersebut, karena sangat sejalan dengan visi misi ASKI. Dan dengan adanya program B2QI ini mahasiswa baru UIKA juga bisa lebih dekat dengan Al-Qur’an, dan kita bisa sama-sama untuk memberantas buta huruf Al-Qur’an di lingkungan kampus,” jelasnya.

Lebih lanjut Andrian menyampaikan harapan dengan terlibat ASKI menjadi mentor.

“Saya berharap dengan terlibatnya ASKI dalam program B2QI bisa menjadi inisiator kebaikan dan menjadi garda terdepan dalam memberantas buta huruf Al-Qur’an,” tambahnya.

** Maria Ulfah/cc-uik-jb

Pembangunan Rumah Duka Cileungsi Diduga tak Kantongi Izin

0

Cileungsi | Jurnall Bogor
Progres Pembangunan Rumah Duka di Desa Cileungsi Kidul hngga kini terus berjalan. Padahal, pembangunan tersebut belum mengantongi izin dari Pemda Bogor dan lingkungan. Oleh karena itu, warga mendesak agar pembangunan rumah duka tersebut dihentikan sampai pihak pengelola menyelesaikan seluruh proses perizinan yang berlaku di Kabupaten Bogor.

“Kami tidak pernah dimintai persetujuan. Bahkan tadinya kami juga tidak tahu bangunan itu untuk apa. Karena pemilik bangunan tidak pernah sosialisasi atau meminta izin ke lingkungan,” kata salahsatu warga sekitar lokasi pembangunan, Burhan kepada wartawan.

menurutnya, Informasi terkait pembangunan rumah duka tersebut diketahui dari informasi mulut ke mulut lantaran tidak ada informasi dari pemilik bangunan. Mendengar hal itu, warga langsung menyatakan penolakan dan mendesak agar pemerintah segera menghentikan proses pembangunan rumah duka tersebut.

“Biasanya kalau ada pembangunan ada informasi akan dibangun apa. Tapi ini tidak ada informasi apa-apa di lokasi pembangunan, karena yang ada hanya pekerja saja,” ujarnya.

Menanggapi hal itu, Pengawas Tata Bangunan Cileungsi, Agus mengatakan pihak UPT belum pernah menerima berkas pengajuan izin pembangunan rumah duka dari wilayah Cileungsi.

“Untuk berkas kami belum pernah terima terkait pengajuan izin pembangunan rumah duka,” ujarnya.

Ia menegaskan, akan menindaklanjuti masalah tersebut ke lapangan dan akan mengirimkan surat teguran kepada pemilik agar menghentikan proses pembangunan.

“Segera kami akan tindaklanjuti,” tukasnya.

** fx-cc