23.5 C
Bogor
Tuesday, April 7, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 430

Pedagang Korban Kebakaran Pasar Leuwiliang Ramai-ramai Bangun Lapak dengan Biaya Sendiri

0

Leuwiliang | Jurnal Bogor
Pascakebakaran Pasar Leuwiliang yang terjadi pada Rabu (27/9/2023) malam, tiga pekan lalu telah membuat trauma ribuan pedagang.

Terhitung lebih dari 2000 kios dan los milik pedagang yang menempati pasar tradisional terbesar di Bogor Barat Kabupaten Bogor itu, semua hangus tak tersisa mulai dari lantai 1 maupun lantai 2, termasuk kantor pengelola Perumda Pasar Tohaga, turut dilalap si jago merah.

Data kerugian akibat kebakaran yang melanda pasar tersebut ditaksir mencapai lebih dari Rp20 miliar, namun demikian tak membuat pedagang korban kebakarannya, putus asa.

Buktinya, sepekan kebelakang ini, tercatat lebih dari 300 pedagang yang masih semangat menggantungkan nasibnya berjualan di pasar tersebut. Semua berinisiatif mendirikan lapak baru terbuat dari kayu untuk dipakai menjual sisa sisa dagangannya yang selamat dari amukan api.

“Lapak kayu disamping Pasar Leuwiliang yang terbakar ini saya bangun dari biaya saya sendiri, dan bukan bantuan dari pihak pasar,” kata Lilis, pedagang pakaian yang mengaku baru lima hari menempati lapak kayunya kepada Jurnal Bogor.

Lucunya kata Elis, meski biaya pembangunan lapak yang ditempatinya berasal dari kocek pribadi, tapi kok malah dipungut retribusi. “Orang baru kena musibah, kok malah dipungut biaya,” keluhnya.

Dari pantauan Jurnal Bogor, ratusan bangunan lapak yang terbuat dari kayu dipastikan dalam waktu dua hari kedepan akan terisi penuh oleh penghuninya, lantaran masih ada sebagian lapak yang belum rampung pekerjaannya.

Tapi sayangnya saat Jurna lBogor mencoba mengkonfirmasi hal serupa kepada salah seorang pedagang lainnya yang ada di area Pasar Leuwiliang tersebut, dengan tegas ia menolak memberikan keterangan. “No comment,” pungkasnya.

** Bayup

Sanan Ingin Terus Tingkatkan Kualitas Wasit Kabupaten Bogor

0

Sukaraja | Jurnal Bogor
Ketua Awapsi Kabupaten Bogor periode 2023-2027, Sanan Santoso mengatakan pihaknya akan terus melakukan pembenahan dan peningkatan kinerja wasit sepakbola di Kabupaten Bogor.

Sanan

Sanan yang juga tercatat sebagai salah satu ASN di Dinas Satpol PP Kabupaten Bogor menginginkan semua wasit sepakbola di bawah naungan Awapsi Kabupaten Bogor mempunyai attitude yang baik di dalam maupun luar lapangan.

Selain itu, tambah Sanan, para wasit yang ada di Kabupaten Bogor benar benar mengikuti perkembangan aturan dan tata cara memimpin dan memgambil keputusan yang fair play selama menjalankan tugas sebagai pengadil di Lapangan.

” Intinya Visi dan Misi Awapsi Kabupaten Bogor adalah menciptakan wasit yang profesiona dan memiliki atitude yang baik didalam dan diluar lapangan,” ujar Sanan Santoso, Senin, 23 Oktober 2023

Lebih lanjut, kata Sanan, semua wasit yang ada di Kabupaten Bogor diharapkan dapat berkontribusi untuk persepakbolaan Kabupaten Bogor khususnya dan Nasional pada umumnya.

Makanya, kata Sanan, Awapsi Kabupaten Bogor akan selalu mengirimkan para wasit Kabupaten Bogor atau menggelar kursus wasit lanjutan seperti C2 dan C1 di Kabupaten Bogor.

” Saat ini kami tengah menggelar kursus wasit C3 dan diikuti 42 peserta yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia. Bahkan ada juga peserta yang datang dari Lombok, NTB,” pungkasnya.

Susunan Pengurus AWAPSI periode 2023-2027
PELINDUNG : Ketua umum Askab PSSI Bogor
PENASEHAT:

  1. M. Sunhaji
  2. Anang Suryana
  3. H. Kusprianto
  4. Odik Sodikin Spd

Ketua Umum: Sanan Santoso
Wakil : Dwi Apriliadi
Sekretaris: Galih. R
Bendahara : H. Yayan Mulyana

Ketua Bidang :

  1. Hukum dan Disiplin
  • Acep Gurning SH
  • H. Tommy Akbar
  • H. Misnen Wijaya
  1. Peningkatan prestasi
  • Graha Pramudya dan wasit C1 Askab Bogor
  1. Kode Etik dan SDM wasit
  • M. Syafei
  1. Kesra
  • Devi Sugiana
  • Selo Galih Spd
    Koordinator wilayah
  1. Wilayah Barat
    Devi Sugiana
  2. Wilayah Timur
    Madi Darmadi
  3. Wilayah Selatan
    Zaenal
  4. Wilayah Utara
    Dwi. AP

** asep syahmid

PPOPM Terjunkan 18 Atlet Terbaik di Kejurnas Atletik

0

Cibinong | Jurnal Bogor
PPOPM Kabupaten Bogor menerjunkan 18 atlet terbaiknya dalam Kejurnas Atletik antar PPLP/ PPLPD dan SKO Atletik 2023.

Kejurnas Atletik antar PPLP/ PPLPD dan SKO 2023 akan dilangsungkan pertandingannya dari tanggal 25 sampai 27 Oktober 2023 di Lintasan Atletik Stadion Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor dan Lapangan PASI Kabupaten Bogor (Nomor Teknik).

Sekdispora Kabupaten Bogor Hendarsah mengatakan, para atlet Atletik PPOPM Kabupaten Bogor sudah siap bertanding dalam Kejurnas Atletik 2023 di Pakansari.

Menurutnya, pada Kejurnas Atletik 2023 ini pihaknya akan menrjunkan 18 atlet terbaik yang sudah menjalani latihan rutin selama ini dan akan tampil pada semua nomor yang dipertandingkan.

” Mayoritas para atlet PPOPM yang akan tampil dalam Kejurnas kali ini adalah para atlet yang tampil pada event Popda, Popnas 2022,” tegas Hendarsah, Senin, 23 Oktober 2023.

Hendarsah menegaskan pada Kejurnas Atletik 2023 ini PPOPM mentargetkan 2 medali emas dari 19 Nomor yang dipertandingkan.

” Mudah mudahan semua atlet Atletik PPOPM Kabupaten Bogor bisa tampil all out dan meraih medali melebihi yang ditargetkan,” tegasnya.

Lebih lanjut, kata Hendarsah, saat ini Tim Atletik Kabupaten Bogor sudah ada di salah satu hotel yang ada di Kabupaten Bogor sampai beres event Kejurnas Atletik antar PPOP/ PPLPD dan SKO Atletik 2023.

Daftar Atlet Atletik PPOPM Kabupaten Bogor di Kejurnas 2023

1.Ghina Millaty Azka
2.Tasya Azura Kasya Warman
3.Ramadhan Dwi Kurniawan
4.Maulana Agil Nafisha
5.Ria Magdalena Pariama
6.Ade Fadzli Kurniawan
7.Muhammad Ayub
8.Jnnosensia Chika Firgia S
9.Anang Jery Pratama
10.Marvel Arsenal
11.Brigitta Clarissa Pontoh
12.Anasatasia Retno Ayu Ningtyas
13 Cyantiaranjani
14.Shasya Agustien Maunuputy
15.Muhammad Nur Fauzan
16.Salwa Maulida
17.Eksamayla Ningtyas
18.Samuel Lintang Patih


** asep syahmid

Inilah Sosok Arnoldy Salim Calon Ketua Pengcab Taekwondo Kabupaten Bogor

0

Sentul | Jurnal Bogor
Sosok Arnoldy Salim saat ini namanya sangat familiar di kalangan insan taekwondo di Kabupaten Bogor.

Arnoldy Salim adalah seorang entrepreneur yang berdedikasi dan bermotivasi tinggi pada bidang pariwisata dan perhotelan.

Ayah dari dua orang anak ini dikenal sangat mahir dalam membawa perpaduan unik antara kemampuan berbisnis, managemen, kepemimpinan dan kolaborasi dalam mewujudkan komitmennya terhadap kehidupan keluarganya yang seimbang.

Arnoldy Salim juga dikenal sebagai sosok yang sangat fokus dalam pengembangan bisnis usahanya seperti mengembangkan usaha Bell’s Place Sentul (Hotel, Rooftop Resto, Coffee Shop), KM Zero Sentul, Zero Point Outbond, Gaya Rimba Resto Alam, Jelajah Sentul dan Jelajah Bogor.

Pada tahun 2012 lalu, Arnoldy Salim tercatat sebagai IT Analyst, Orang Tua Grup dan pada tahun 2013 ia juga tercatat sebagai Product Development Spesialist, Panin Bank.

Ditengah kesibukannya dalam menjalankan bisnis dan usahanya itu, alumni Jurusan Sistem Informasi Akuntansi, Universitas Bina Nusantara ini masih menyempatkan waktunya untuk berolahraga Golf dan Badminton.

Sejak tiga tahun belakangan ini , Arnoldy Salim menjadi suporter nomor satu bagi anaknya yang sedang meniti karir sebagai atlet Taekwondo.

Bahkan, nama Arnoldy Salim digadang-gadang sebagai salah satu calon Ketua Pengcab Taekwondo Kabupaten Bogor periode 2023-2027

Tak hanya itu, ia juga sudah menyiapkan visi dan misi jika diberikan amanah sebagai Ketua Pengcab Taekwondo Kabupaten Bogor menggantikan Yudi Santosa yang saat ini masuk dalam kepengurusan TI Jabar.

Arnoldy Salim punya visi mewujudkan organisasi pengurus cabang taekwondo Indonesia Kabupaten Bogor yang solid, kreatif, inovafif, produktif, berprestasi dan modern.

Selain itu, misi yang akan ia jalankan ketika mendapat amanah jadi Ketua Pengcab Taekwondo Indonesia Kabupaten Bogor adalah membangun komunikasi, koordinasi serta kerjasama yang baik antar Pengcab TI Kabupaten Bogor dengan seluruh unit TI Kabupaten Bogor,

Disamping itu, kata Arnoldy Salim, misi lain yang akan dilakukanya adalah menciptakan ide-ide kreatif dan inovatif sehingga meningkatkan produktifitas pengcab TI Kabupaten Bogor.

” Misi yang ketiga adalah menciptakan program sponsor dengan mendorong BUMN, BUMD dan perusahaan swasta untuk menjadi orang tua angkat/ asuh pembiayaan pembinaan atlet taekwondo Kabupaten Bogor,” tegas Arnoldy Salim, Senin, 23 Oktober 2023

Saat ini, Arnoldy Salim mau memberikan pembuktian,yakni untuk mengembangkan taekwondo Kabupaten Bogor semaksimal yang bisa ia lakukan.

” Dan pastinya saya harus banyak dibantu oleh rekan-rekan sekalian karena saya bukan superman, jadi butuh tim yang kuat dan kompak, kita bentuk supertim untuk mengembangkan Taekwondo Kabupaten Bogor,” pungkasnya.

** asep syahmid

Amar Rayhan Bangga Perkuat Timnas U17

0

Jakarta | Jurnal Bogor
Striker Amar Rayhan Brkic merasa bahagia bisa membela tim U-17 Indonesia. Apalagi tim ini dipersiapkan untuk tampil di Piala Dunia U-17 di Indonesia.

Pemain kelahiran Frankfurt, Jerman, 11 Juni 2007 ini sebenarnya baru bergabung pada 8 Oktober 2023. Namun, ia sudah menunjukkan talenta luar biasa, meskipun baru beberapa hari berlatih bersama.

“Latihan saya bersama tim sangat luar biasa karena semua pemain dan pelatih baik terhadap saya . Sangat seru bersama dan waktu yang menyenangkan bersama mereka,” ucap Amar dilansir dari laman resmi PSSI, Senin, 23 Oktober 2023

Saat ini Amar membela TSG Hoffenheim U-17. Di tim U-17 Indonesia, Amar sudah dua kali diturunkan pelatih Bima Sakti saat uji coba melawan Mainz U-19 dan SV Meppen U-17. Amar pun sudah mencetak satu gol ketika melawan SV Meppen U-17.

Kini perasaan Amar lega dan bahagia karena akan membela negaranya, Indonesia, di kancah dunia. “Perasaan saya sangat campur aduk. Bahagia tentunya karena akan bermain di Piala Dunia U-17 untuk negara saya, Indonesia,” tambahnya.

Indonesia masih tersisa satu pertandingan uji coba lagi sebelum kembali pada 23 Oktober. Mereka akan berhadapan dengan FC Koln U-17 pada 20 Oktober 2023.

** asep syahmid

Bisnis Kuliner dan Restaurant Bermunculan, Simpang Tiga JLD Dramaga Bakal Macet Parah

0

Dramaga | Jurnal Bogor
Bak tumbuh bagai jamur di musim hujan, serba serbi bisnis kuliner yang dikelola mulai dari kelas rumah makan sederhana, hingga restaurant papan atas, kini marak bermunculan di sepanjang kiri kanan jalan mulai dari pertigaan Jalan Raya Caringin Dramaga, hingga merambah ke Jalan Lingkar Dramaga (JLD), menuju pertigaan jalan Desa Babakan, Dramaga, Kabupaten Bogor.

Dipastikan kemunculan bisnis kuliner dan restaurant yang tumbuh bagai jamur di musim hujan tersebut, kawasan jalan nasional Dramaga yang jauh jauh hari sebelumnya sudah diprediksikan oleh banyak pihak, akan bakal mengalami peningkatan volume kendaraan yang lebih signifikan lagi dari waktu-waktu sebelumnya, akan terjadi pada hitungan waktu beberapa minggu kedepan.

Ibrahim Adnan, warga Desa Dramaga mengatakan, tidak perlu ia sebutkan satu persatu nama nama rumah makan dan restaurant yang bermuculan di kiri kanan jalan raya nasional Dramaga mulai dari rumah makan kelas anak tangga hingga papan atas.

“Yang pasti Jalan Raya Dramaga dalam hitungan beberapa hari hingga dua bulan kedepan sampai awal tahun baru 2024, akan mengalami kemacetan lalu lintas yang lebih parah dari sebelumnya,” kata Ibrahim Adnan kepada Jurnal Bogor.

Dengan semakin suburnya pertumbuhan bisnis kuliner, restaurant dan rumah makan di kawasan tersebut, kondisi lebar badan jalan raya nasional Dramaga, ia nilai sudah tidak layak lagi dengan lebar badan jalannya yang ada saat ini. Menurutnya, minimal lebar badan jalan nasional Dramaga sama dengan Jalan Raya Kemang atau jalan raya depan perumahan Bilabong.

“Saya yakini ya, semakin hari jalan raya nasional Dramaga, mulai dari jalan Raya Margajaya, tidak akan sanggup menampung fenomena tingginya volume kendaraan dalam beberapa waktu kedepan. Alias jalan raya ini akan mengalami kemacetan lalu lintas yang semakin parah, terlebih pada hari Sabtu dan Minggu, bahkan di hari-hari besar nantinya,” tukasnya.

Kanit Lantas Polsek Dramaga Ipda Herlis saat ditemui di Pos Bodali Babakan Raya Kampus IPB menambahkan, memang ada resiko tinggi volume arus lalu lintas akibat pertumbuhan binis di Jalan Raya Nasional Dramaga.

“Kami petugas Lantas Polsek Dramaga akan siap melakukan antisipasinya di lapangan.” tegasnya.

Sedangkan jika nantinya bakal terjadi kemacetan yang lebih parah kata Ipda Herlis, pihaknya sudah siap melakukan rekayasa arus lalu lintas setiap harinya.

“Dimana jalan satu-satunya jika kemacetan parah terjadi di jalan raya nasional Dramaga, khusus bagi kendaraan dari arah Bogor menuju Leuwiliang, akan kami alihkan masuk ke JLD melalui depan Hotel Duta Berlian, selanjutnya akan belok kanan menuju jalan raya Desa Sinarsari, kemudian akan kami arahkan masuk ke jalan alternatif di Desa Neglasari menuju Desa Cihideung Ilir, Ciampea”, tandasnya.

Sementara dari pantauan Jurnal Bogor pada Senin (23/10/2023) pukul 12:00 wib siang hari, arus lalu lintas di pertigaan JLD depan Hotel Duta Berlian terlihat ramai lancar, namun meski terjadi kemacetan kecil, itupun hanya berlangsung sebentar mulai dari Pertigaan Caringin, Pertigaan Jalan Haji Brabas maupun di Pertigaan Jalan Desa Babakan Dramaga.

** Bayup

Diterpa Angin Kencang, Atap Rumah di Kampung Kaum Ambruk

0

Kemang| Jurnal Bogor
Angin kencang yang disertai hujan deras pada Sabtu (21/10/2023) membuat atap rumah di Kampung Kaum RT 01 RW 2, Desa Semplak Barat, Kemang, Kabupaten Bogor ambruk.

Dalam keterangan di akun Instagram Pusdalops-PB BPBD Kabupaten Bogor, dampak dari kejadian alam tersebut membuat 1 unit rumah mengalami rusak berat.

“Dikarenakan hujan dengan intensitas tinggi disertai angin kencang ditambah struktur bangun yang sudah rapuh sehingga menyebabkan rumah roboh pada bagian ruang tamu, dapur, kamar mandi dan tembok pondasi utama,” tulis akun tersebut dikutip Senin (23/10/2023).

Kejadian itu pihaknya telah berupaya melakukan koordinasi dengan aparatur setempat dan tindakan sesuai standar operasional prosedur (SOP) kebencanaan, kaji cepat bencana, analisa di TKM, serta memberikan edukasi kebencanaan dan imbauan.

“Untuk sementara bagian rumah yang mengalami kerusakan belom diperbaiki oleh pemiliknya,”

Akun itu juga melaporkan, bahwa dari kejadian tersebut agar pihak terkait untuk segera bertindak dalam penanganan lebih lanjut.

“Kejadian itu perlu penangan lebih lanjut dari pihak terkait, karena apabila hujan turun disertai dengan angin dikhawatirkan kerusakan semakin bertambah,” tulisnya.

**Andres

Tiga Sumber Mata Air Menyusut, Pasokan Air dari Perumda Tirta Kahuripan Ciomas ke Pelanggan Terganggu

0

Ciomas | Jurnal Bogor
Para pelanggan Perumda Tirta Kahuripan Ciomas yang berdomisili di wilayah Pagelaran, Laladon, di Kecamatan Ciomas, Kabupaten Bogor maupun di Kecamatan Dramaga dan sekitarnya, termasuk pelanggan yang bermukim di Bogor Barat, Kota Bogor, mengeluhkan aliran air yang tidak lancar.

Rupanya penyebab pasokan air ledeng dari Perumda Tirta Kahuripan Ciomas ke semua pelanggannya dalam empat bulan terakhir ini terkendala surutnya tiga sumber mata air utama hingga mencapai 50 persen, diantaranya sumber mata air Ciburial Pintu Ledeng Ciomas, Binong, serta mata air Kahuripan Kelapa 7 di Desa Sukadamai, Dramaga.

“Betul, sejak beberapa bulan ini air ledeng dari Perumda Tirta Kahuripan Ciomas yang mengalir ke rumah saya tidak lancar, bahkan pada siang hari, air ledengnya nyaris tidak ada, wah bagaimana ini?”, kata Andri warga Desa Laladon pelanggan air Ledeng Perumda Tirta Kahuripan kepada Jurnal Bogor.

Keluhan Andri soal pasokan air ledeng dari Perumda Tirta Kahuripan Ciomas ke kediamannya di Laladon Regency yang sering mati pada siang hari, dijawab H. Haeroni Manager Perumda Tirta Kahuripan Ciomas.

“Memang benar, selama kurang lebih empat bulan ini pasokan air ledeng dari Perumda Tirta Kahuripan Ciomas ke rumah rumah pelanggan kami yang ada di Laladon, Pagelaran, Dramaga, sampai ke pelanggan di Bogor Barat Kota Bogor mengalami kendala”, kata H. Haeroni.

Apa penyebabnya, terang H. Haeroni, tak lain akibat faktor alam, karena selama hampir kurang lebih 4 bulan ini kawasan Bogor dan serkitarnya mengalami kemarau panjang.

“Jadi, saat pertama kali kami mendapat keluhan dan pengaduan dari pelanggan di Laladon khususnya di Ciomas soal pasokan air ledengnya menyusut, kami langsung melakukan pengecekan pada debit air di sumber mata air utama Ciburial, ternyata mengalami penyusutan 50 persen”, ungkapnya.

Selain memantau kondisi debit air di Ciburial, tim teknik Perumda Tirta Kahuripan Ciomas juga melakukan monitoring ke sumber mata air Binong, termasuk ke sumber mata air di Kahuripan Kelapa 7.

“Ternyata kondisi penyusutan debit airnya sama dengan yang di Ciburial, yakni mencapai lima puluh persen. Dan masalah ini terjadi akibat faktor alam, ditambah sistem panyaluran air ke rumah pelanggan tidak menggunakan sistem pompa, melainkan memakai sitem gravitasi”, bebernya.

Oleh karena kondisi pasokan air saat ini dari Perumda Tirta Kahuripan Ciomas terkendala karena faktor alam selama 4 bulan lebih kemarau, katanya.

“Kami menghimbau kepada semua pelanggan Perumda Tirta Kahuripan Ciomas, apabila ketika air ledeng pada malam hari menyala dan ada, sekiranya mau menampung airnya menggunakan bak besar maupun toren air, supaya ketersediaan air pada siang hari di rumah bisa terpenuhi, terutama pada saat air mati tidak mengalir,” imbaunya.

Dari pantauan Jurnal Bogor di lokasi sumber mata air Ciburial yang merupakan tinggalan era kolonial Belanda tahun 1922 itu, tercatat barometer penunjuk angka debit air nyaris kurang dari angka separuh, alias berkurang dari 50 persen.

** Bayup

Hadiri Rakor di Kemendagri, Kementan Paparkan Strategi Hadapi Inflasi

0

Jakarta | Jurnal Bogor
Mewakili Pelaksana Tugas (Plt) Menteri Pertanian Arief Prasetyo Adi, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP), Dedi Nursyamsi, hadir dalam rapat koordinasi pengendalian inflasi yang diadakan di Kementerian Dalam Negeri, Senin (23/10/2023).

Plt Menteri Pertanian, Arief Prasetyo Adi, menyampaikan pentingnya menggenjot produksi untuk menjaga inflasi.

Arief menginstruksikan kepada jajarannya di Kementerian Pertanian (Kementan) untuk menggenjot produksi beras nasional yang sebelumnya 31 juta ton menjadi 35 juta ton.

Hal ini juga sejalan dengan antisipasi menghadapi El Nino sekaligus mencukupi kebutuhan beras nasional dan mengendalikan laju inflasi.

Dalam kesempatan itu, Kepala BPPSDMP, Dedi Nursyamsi, menyampaikan strategi Kementan dalam mengantisipasi inflasi.

“Beras penyumbang inflasi terbesar dibanding komoditas lain. Solusi  untuk menghadapi inflasi dengan meningkatkan produksi, dengan target dari 5,2/ Ha menjadi 5,4 5,5 bahkan 5,7 Ton per Ha,” paparnya.

Dedi menambahkan, kenaikan harga cabe rawit dan cabe merah dapat diatasi tidak hanya dengan keterlibatan petani dalam produksi.

“Tetapi juga dapat melibatkan partisipasi masyarakat untuk menanam cabe dengan di bantu penyuluh di lapangan. Selain itu, memastikan penyediaan pupuk di 26.000 outlet pupuk,” katanya.

Selain itu, Dedi mengatakan jika peran penyuluh menjadi penting. Sehingga sinergi Kementan dan Kemendagri di mana Pemerintah daerah yang sekarang menaungi para penyuluh sesuai amanat Undang Undang

“Strategi lainnya adalah percepatan Gerakan Nasional (Gernas) penanganan dampak EL Nino, dengan menyiapkan sarana prasarana, benih, pupuk, air dan alsintan dan teknologi,” ujarnya.

“Sekali lagi kami butuh kerjasama  pemerintah daerah dalam upaya luas tanam Gernas penanganan El Nino,” imbuhnya.

Dedi juga menyebut jika total penyuluh nasional 47.606 dari 80 ribu. Dan 75 ribu punya potensi pertanian dengan ratio jumlah penyuluh sekarang, satu penyuluh menangani dua desa. Untuk mencukupi kebutuhan satu penyuluh satu desa maka masih kurang 28.000.

“Kita juga baru bebas dari PMK untuk itu butuh support pemerintah daerah akselerasi vaksin PMK untuk mencegah outbreak wabah,” ujarnya.

Sementara Inspektur Jenderal Kementerian Dalam Negeri, Komjen Pol Tomsi Tohir, menyampaikan ada 10 provinsi dengan angka inflasi tertinggi, Babel, Sultra, Maluku Utara, DIY, Maluku, Kaltim, Jatim, Kalsel, Papua Barat, Jateng, Sulteng dan Bali.

“Ini menjadi perhatian bersama. Kenaikan harga gula pasir, beras, cabe rawit ayam perlu menjadi perhatian dari pemerintah daerah. Mengingatkan Pemda untuk aktif memantau pergerakan harga dari hari ke hari,” ujarnya.

Ia menambahkan, dengan akan datangnya masa kampanye, yang harus diantisipasi adalah kenaikan harga.

Menanggapi paparan dari Kementerian Pertanian, ia mengatakan hal itu harus menjadi perhatian dari pemerintah daerah untuk dapat memperhatikan penugasan para penyuluh sampai ke tingkat desa

“Kita mengingatkan pemerintah daerah untuk mendorong pelaksanaan vaksinasi PMK sebagai upaya preventif untuk mencegah wabah,” katanya.

Kepala Divisi Perencanaan Operasional dan Pelayanan Publik Perum Bulog, Epi Sulandari, mengatakan data Bulog per 20 Oktober Stok beras Bulog 1,507,198 ton.

“Salah satu upaya dalam pengendalian inflasi, Perum Bulog sejak 13 September 2023 dengan melakukan Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) dengan mulai memasok beras ke Pasar Induk Beras Cipinang (PBIC) dan juga Food Station,” katanya.

Kedua dengan mendukung Gerakan Pangan Murah (GPM) yang telah dilaksanakan pada 25 Juni 2023 dan 16 Oktober 2023.

“Selain itu, Perum Bulog sejak 28 Agustus 2023 melakukan gerakan Siap Jaga Harga Pasar dengan SPHP (SIGAP SPHP) dengan menambah pasokan beras ke pasar melalui SPHP dengan harga jual maksimal HET CBP di pengecer di pasar tradisional dan ritel modern,” paparnya.

Menurutnya, realisasi SPHP 854.285 Ton (71,19% dari rencana SPHP tahun 2023 sebanyak 1,2 Juta Ton)

Deputi Bidang Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan Badan Pangan Nasional, I Gusti Ketut Astawa, menuturkan langkah dalam pengendalian inflasi dengan  membanjiri PIBC dengan stok beras Bulog, yang merupakan arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

“Dan pertanggal 20 Oktober 2023, harga beras medium (IR64 III) mulai turun secara gradual dikisaran Rp 10.996/Kg. Kita juga melakukan Stabilisasi Harga Beras melalui Gerakan Pangan Murah se Indonesia, dan gerakan pangan murah 430 titik 38 provinsi 267 Kabupaten/Kota,” katanya lagi.

** bbpmkp

Ini Keren Bro!, Tahun 2024 APBD Kabupaten Bogor Diprediksi Capai Rp 10 Triliun

0

Cibinong | Jurnal Inspirasi
Ini baru keren bro ! tahun 2024 nanti Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Bogor, diprediksi bisa mencapai Rp 10 triliun. Peningkatan APBD ini menggembirakan bagi rakyat Kabupaten Bogor.

Ketua DPRD Kabupaten Bogor Rudy Susmanto mengatakan, prediksi APBD 2024 bisa mencapai Rp 10 triliun ini, karena adanya kenaikan Dana Alokasi Umum (DAU) dan Dana Alokasi Khusus (DAK) dari pemerintah pusat, serta dana bagi hasil dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

“Saat ini, kami di Badan Anggaran, bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) sedang melakukan pembahasan Kebijakan Umum APBD dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) untuk APBD tahun anggaran 2024,” kata Rudy, Senin (22/10/2023).

Rudy menjelaskan, DPRD Kabupaten Bogor telah menyelesaikan defisit anggaran dalam KUA-PPAS. DPRD kini fokus kepada pembahasan program-program prioritas. “Alhamdulillah, sekarang ini defisit sudah nol dan proses pembahasan masih berlangsung, ini sedang membahas KUA-PPAS 2024 yang kita targetkan pekan depan selesai,” ujar Rudy.

Jika pembahasan KUA-PPAS selesai, lanjut Rudy Susmanto, DPRD akan segera membahas rancangan APBD 2024 pada pekan selanjutnya. Dalam pembahasan KUA-PPAS 2024, sebut Rudy, masih ada beberapa program prioritas masuk dalam APBD 2024. “Nah, salah satunya adalah program bantuan keuangan infrastruktur desa atau Satu Miliar Satu Desa (Samisade),” tutup Rudy.

Sebagai informasi,APBD Kabupaten Bogor, mengalami peningkatan, seperti pada 2022 APBD Kabupaten Bogor mencapai Rp7,76 triliun, lalu pada 2023 mencapai Rp 9,14 Triliun dan untuk APBD Perubahan 2023 mencapai Rp9,72 triliun. *

** Mochamad Yusuf