30.5 C
Bogor
Monday, April 6, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 425

Tiga Calon Pj Bupati Bogor akan Dihadirkan

0

DPRD akan Gelar Diskusi Publik

Jurnal Inspirasi – Tiga dari empat nama calon Penjabat (Pj) Bupati Bogor, yang akan menggantikan posisi Bupati Iwan Setiawan, mulai 1 Januari 2024 mendatang akan dihadirkan dalam diskusi publik yang digelar DPRD.

“Diskusi publik yang akan dihelat ini, tujuannya untuk menguji tiga calon Pj Bupati Bogor, usulan DPRD,” kata Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Rudy Susmanto, Jum’at (27/10/2023).

Rudy mengatakan, diskusi publik ini akan digelar terbuka, sejumlah panelis dari unsur civil society, akademis, serta tokoh-tokoh Kabupaten Bogor, nanti akan mendengar paparan langsung disampaikan empat calon Pj Bupati Bogor.

“Nah, dari diskusi publik ini nantinya diharapkan tiga nama calon Pj Bupati Bogor mengetahui harapan publik terhadap pembangunan Kabupaten Bogor ke depan. Sesuai temanya, kegiatan itu digelar secara terbuka dan mempertemukan calon Pj Bupati dengan masyarakat,” ujar politisi Partai Gerindra itu.

Rudy pun berharap, dari diskusi publik ini, DPRD Kabupaten Bogor, bisa mendapat masukan dan saran,agar dapat menyaring tiga nama calon Pj Bupati Bogor berdasarkan suara masyarakat. “Nama-nama calon itu akan diserahkan kepada Kemendagri melalui Gubernur Jabar,” jelas Rudy.

Rudy memambahkan, diskusi publik tentang pemilihan calon Pj Bupati Bogor juga bertujuan untuk menetralisir kecurigaan masyarakat, atas keberpihakan DPRD terhadap figur tertentu. “Meski belum mendapat surat dari Kemendagri, kami akan melakukan kegiatan ini. Sebab, masa jabatan Bupati segera berakhir,” tegas Rudy.

Sebagai informasi, tercatat ada tiga nama calon Pj Bupati Bogor, yang akan menggantikan posisi Bupati Iwan Setiawan, terhitung pukul 00 : 00, tanggal 1 Januari 2024. Ketiga nama tersebut mantan Kepala Kepolisian Resort Bogor Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) AKBP Iman Imannudin, mantan Sekretaris Daerah (Sekda) di era pemerintahan Bupati Rachmat Yasin dan Nurhayanti, Asep Engkus Sutisna, seorang pejabat di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Barat, serta satu lagi seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) yang berdinas di salah satu kementerian di Jakarta.

Penulis: Mochamad Yusuf

Apresiasi Terhadap Program Pendidikan Lansia Perempuan ICMI

0

Jurnalinspirasi.co.id – Saya share  video ucapan selamat Hari Lansia Nasional dari Dr.dr H.Andi Sofyan, yang menurut saya sungguh menarik informainya buat sahabat saya Ketum Perempuan ICMI Pusat, dkk sebagai pemerhati dan peduli kehidupan lansia di Indonesia yang kian membesar populasinya. Hal ini akibat semakin meningkat usia harapan hidup rakyat Indonesia, kini rata-rata sudah mencapai 73-75 tahun.

Saya sungguh tertarik dengan diskusi kita soal persoalan masa depan dan tantangan kehidupan lansia Indonesia.

Berbagai Ide kreatif dan inovatif yang kita diskusikan sepanjang perjalan pulang ke Bogor via tol Jagorawi, kemarin 25 Oktober 2023, sepulang rapat panitia Silaknas ICMI 2023 di ICMI Centre Jakarta, menarik untuk kita tindak lanjuti menjadi program unggulan ICMI.

Jika memungkinkan isu-isu strategis pembinaan pembinaan lansia bisa dikedepankan dan diperbincangkan dalam forum Silaknas ICMI tahun 2023, pada 2-6 November 2023 di Makassar Sulsel, nanti.

Selama ini kita sudah sedemikian banyak waktu, tenaga, pikiran dan biaya untuk pengembangan  program pendidikan Paud, Dikmen dan Pendidikan Tinggi serta Ponpes, tapi khusus pendidikan orang lanjut usia (lansia) masih jarang terdengar, amat langka, bahkan mungkin belum ada di tanah air.

Gagasan ibu Dra Hj Welya Sawitri M.Pd., Ketum MPP Perempuan ICMI untuk masuk ke persoalan pendidikan lansia di tanah air kita, sangat patut kita dukung.

Saya sudah pernah menyaksikan pelaksanaan Pesantren Kilat orang usia laniut  (Sanlat Lansia) di salah hotel mewah di Jakarta Pusat, dan saya hadir sekaligus memberikan sambutan atas nama MPP ICMI. Saya menilai kegiatan Sanlat Lansia tersebut sangat bermanfaat dan dibutuhkan umat Islam Indonesia, terutama keluarga-keluarga muslim yang bercita-cita dalam kehidupannya berbahagia yang dirahmati Allah SWT, dan insya Allah diakhir hayatnya, hidup sehat, selalu berbahagia bersama keluarganya, rajin beribadah. Jika sudah waktunya husnul khotimah. Aamiin YRA.

Saya share video, informasi peringatan Hari Lansia Nasional, yang disajikan oleh Dr.dr.H.Andi Sofyan H, beliau bicara soal kondisi kesehatan orang lain yang mengandung banyak bahan pelajaran. Dengan adanya isi video lansia ini, hendaknya semakin tergerak untuk melakukan program dan kegiatan pendidikan lansia oleh ormas Batom MPP Perempuan ICMI, dibawah pimpinan aktivis Muslimah Indonesia yang gigih ibu Welya Sawitri.

Kemarin, saya dengan ibu Welya mengalokasikan waktu setelah rapat panitia Silaknas ICMI 2023, di lantai 3 ICMI Center, kemudian saya dan ibu Welya berpindah ngobrol dan berdiskusi ke ruang kantor Perempuan ICMI Pusat di lantai 2 ICMI Center Jln Warung Jati no.1 Jaksel.

Begitu banyak gagasan ibu Welya yang saya dengar dan serap, sepanjangan jalan kami pulang menuju ke Kota Bogor pada sore itu, kami sharing ide dan informasi. Dan saya tertarik dan terkesan serta bisa memetik pelajaran (lesson learned) dan bahkan tampak peluang dan tantangan yang besar, serta sangat mulia, agar MPP ICMI ikut memotori program-program pemberdayaan lansia berbasis Dinul Islam (Al Quran dan Sunnah Rasullullah, Muhammad SAW).

Pertanyaan dan bahan perenungan kita, sudahkan paham dan mengerti apa dan bagaimana konsepsi pola dan strategi  pembinaan dan pendidikan ldalam perspektif Dinnul Islam?.

Lantas kemudian sudah adakah “Sekolah Lansia” agar para orangtua lansia bisa hidup sehat walaffiat,  berbahagia dan husnul khotimah, saya belum mendapat beritanya soal itu, apakah sudah ada atau belum?

Yang saya tahu, baru ada program Sanlat Lansia, yang telah dikerjakan sejak lama oleh seorang sosok kreatif dan inovatif ibu Welya Sawitri, aktivis sosial-politik Indonesia, pernah aktif di DPP MUI dan DPP PAN dll.

Semoga share video tentang lansia, bisa pemberi penyemangat agar ICMI terus bergerak untuk pengembangan program 5 K ICMI, terutama peningkatan kualitas rumah tangga sakinah mawaddah warohmah dimana pendidikan lansia menjadi elemen terpenting.

Saya mengappresiasi terhadap pendidikan lansia, yang kini digagas Perempuan DPP Perempuan ICMI.
Selamat beramar makruf dan nahi mungkar.
Selamat Hari Lansia Nasional tahun 2023.
Syukron barakallah.
Wassalam

===✅✅✅

Penulis:
Dr.Ir.H.Apendi Arsyad,M.Si
Dosen (Assosiate Profesor) dan Pendiri Universitas Djuanda Bogor, Pendiri dan Wasek Wankar ICMI Pusat merangkap Ketua Wanhat MPW ICMI Orwil Khusus Bogor, Konsultan, K/L negara, Pegiat dan Pengamat Sosial

Ditanya Soal Pekerjaan Jalan Tunggilis – Bondol, UPT Jalan dan Jembatan Cileungsi Ngaku tak Punya Peran

0

Cileungsi | Jurnal Bogor
Rekontruksi Pekerjaan Jalan Tunggilis – Bondol Kecamatan Cileungsi yang dikerjakan oleh CV Cipta Widya Dharma dan PT Angelia Oerip Mandiri sebagai Konsultan Pengawas dengan memakan  anggaran sebesar Rp1,4 miliar menghasilkan pekerjaan yang tidak memuaskan bahkan terkesan janggal.

Seperti hal yang terjadi pada kondisi beton jalan tersebut yang baru digelar dan belum dilintasi tapi sudah patah, hal lain yang menyayangkan ialah cincin dudukan tie bar pada besi yang umumnya berjarak 30 Cm, dalam proyek rekontruksi jalan Tunggilis – Bondol ini justeru berjarak 75 Cm.

Kepala UPT Jalan dan Jembatan Cileungsi Entus mengatakan UPT hanya sebagai pengamat yang lebih berperan adalah Konsultan Pengawas. “ Jangan selalu menyalahkan atau mempertanyakan kepada UPT. Kami ini perannya hanya mengamati, silahkan tanya konsultan pengawas,” ketusnya.

Sementara, I (36) salah satu pekerja mengatakan tidak pernah melihat konsultan datang ke lokasi. “Mungkin datang, cuma pas saya lagi tidak ada. Kalo ditanya kenal atau tidak, saya belum pernah lihat orangnya seperti apa,” ungkapnya kepada Jurnal Bogor, Kamis (26/10/23).

Terpisah, Heri HK Pemerhati Kontruksi dan Tata Ruang mengatakan lucu jika seorang Kepala UPT saat ditanya media justeru melempar kembali kepada Konsultan Pengawas. Sedangkan mereka sendiri sebetulnya punya peran jika pekerjaan tersebut tidak sesuai dengan spek.

“ Apalagi saat saya melihat gambarnya itu cincin dudukan tie bar yang berjarak cukup jauh, tidak pada aturan yang seharusnya,” kata dia.

Kita ulas sedikit, sambung Heri, pertama ialah peran UPT yang saat PLB sudah pasti hadir dan jika tidak ada kesesuain maka mereka bisa menyampaikan kepada tingkat yang lebih atas untuk menjadi temuan. Karena sejatinya UPT itu kepanjangan tangan dari Dinas PUPR.

“ Jika bicara tidak ada peran, terus ngapain diamati. Lebih baik seperti Disdik tidak ada UPT, jika UPT sendiri berkata tidak ada peran,” tuturnya.

Untuk Konsultan Pengawas, Heri berani bertaruh jika konsultan itu datangnya Senin – Kamis. Apalagi jika proyek banyak, jika mengikuti aturan satu pekerjaan itu harus diawasi oleh satu konsultan pengawas. Fakta di lapangannya adalah mereka mengutus 1 konsultan untuk 3 atau 4 pekerjaan.

“ Dan seperti hanya menggugurkan kewajiban, yang mereka setorkan hanya foto yang merupakan benda mati. Jadi jika satu pekerjaan itu tidak benar, jangan hanya menyalahkan pelaksana, tapi juga pertanyakan peran konsultan dan UPT serta dinas terkait karena mereka masih dalam satu jaringan,” pungkasnya.

“ Masalahnya adalah Pemda kadang takut dan manut sama pengusaha. Hingga sanksi yang diberikan itu malu-malu,” tambahnya.

** Nay Nur’ain

Dilema Soal PKL di Alun-alun Jonggol, Kanit Pol PP Kecamatan Jonggol Curhat ke Kasat

0

Jonggol | Jurnal Bogor
Rapat koordinasi Pol PP Kabupaten Bogor yang dilaksanakan di D’Saung Teteh, Desa Sukamaju, Gunung Putri, Kabupaten Bogor dipimpin langsung oleh Kasat Pol PP Kabupaten Bogor Cecep Imam Nagarasid. Rapat tersebut dibanjiri pertanyaan dan keluhan para Kanit Pol PP yang bertugas di masing-masing kecamatan.

Seperti Kanit Pol PP Kecamatan Jonggol, Dadang mempertanyakan perihal fasilitas milik Pemda yang sudah dikerjasamakan oleh pihak ketiga seperti Bumdes. Namun dengan banyaknya keluhan yang disampaikan oleh masyarakat, dirinya menjadi dilema karena kedua belah pihak sudah berkomitmen.

“ Jadi terkadang saya sendiri menjadi dilema, disini lain memang itu fasilitas milik Pemda namun dipenuhi oleh PKL. Hingga membuat pemandangan Alun-alun Jonggol yang tadinya indah jadi semraut, tapi disisi lain pun sudah ada komitmen resmi yang dibuat,” ungkap Dadang kepada Jurnal Bogor, Kamis (26/10/23).

Dadang menanyakan apakah PKL disana masih bisa ditertibkan, atau seperti apa?. Dan penjelasan seperti apa yang harus diberikan kepada masyarak saat meminta Pol PP untuk menertibkan, karena dia sendiri tidak ingin disebut tutup mata atau tidak bekerja.

“ Dan alhamdulilah dalam raker tersebut saya akhirya mendapatkan pencerahan yang langsung di paparkan oleh Kasat Pol PP Kabupaten Bogor,” tuturnya.

Sementara Kasat Pol PP Kabupaten Bogor, Cecep Imam Nagarasid mengatakan jika yang berdiri di lahan milik Pemda tanpa izin apalagi tidak ada komitmen yang terjalin dengan Pemda, itu bisa dilakukan penertiban sesuai dengan aturan dan ketentuan.

“ Namun jika sudah ada komitmen, apalagi Bumdes itu legalitasnya jelas, hanya butuh pemahaman saja. Mungkin lebih ditingkatkan dari kebersihan dan kerapiannya, mungkin itu salah satu faktor yang membuat warga risih saat alun-alun yang mereka banggakan dipenuhi PKL dan kotor,” cetus Cecep Imam.

“ Lebih kepada komunikasi yang ditingkatkan, saya pun tidak setuju jika segala sesuatu hal itu yang disalahkan hanya Satpol PP saja. Sedangkan yang memiliki peran soal trotoar itu ada Dishub, soal taman itu ada DPKPP, jadi semua punya peran. Dan Satpol PP melaksanakan perannya saat ada pengaduan langsung dari dinas terkait,” pungkasnya.

** Nay Nur’ain

Totalitas Wayadi Sukseskan Kejurnas Atletik PPLP 2023

0

Cibinong | Jurnal Bogor
Event Kejurnas Atletik PPLP, PPLPD dan SKO Atletik 2023 di Pakansari berjalan lancar dan semua Kontingen sangat puas dengan kondisi Lintasan Atletik yang ada di Stadion Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor.

Adalah sosok Wayadi atau Yadi Supriadi selaku Kasubag UPT Sarpras Dispora yang benar benar sukses jadi komando pelayanan kepada panitia dan kontingen terkait Sapras yang ada di Stadion Pakansari.

” Kami selalu memberikan pelayanan maksimal kepada semua pihak pengguna Stadion Pakansari termasuk kepada panitia dan Kontingen Atletik dari semua PPLP, PPLPD dan SKO dalam Kejurnas kali ini,” ujar Wayadi, Kamis, 26 Oktober 2023.

Menurut mantan Petinju Tim Porda Kabupaten Bogor ini selalu memberikan pengarahan kepada semua petugas kebersihan dan keamanan untuk selalu memberikan pelayanan maksimal kepada semua pengguna Pakansari.

” Alhamdulilah semua Kontingen tampak puas dengan pelayanan yang diberikan semua petugas dari UPT Sarpras Dispora di Pakansari,” bebernya.

Intinya, kata Wayadi, ia selaku menekan kan kepada semua tenaga kerja yang ada di UPT Sarpras Dispora untuk mensukseskan semua event seperti Kejurnas Atletik PPLP 2023.

” Pakansari adalah Icon kebanggaan nasional milik warga Kabupaten Bogor. Makanya kami secara totalitas akan mendukung semua event di Pakansari,” pungkasnya.

** Asep Syahmid

Soal Aparat Bentak Warga yang Menolak Pembangunan Pasar Gunung Putri, Ini Penjelasan Kapolsek Gunung Putri

0

Gunung Putri | Jurnal Bogor
Adanya kabar terkait bentakan yang dilakukan aparat kepada warga Griya Bukit Jaya yang menolak dibangunkannya Pasar Gunung Putri, Kapolsek Gunung Putri, Kompol Bayu Tri Nugraha Hidayat angkat bicara. Ia mengaku bahwa bentakan kepada warga dilakukan olehnya karena ketidaksopanan dan arogansi yang dilakukan salah satu warga Griya Bukit Jaya tersebut.

“Ya betul yang membentak itu adalah saya, bahkan ingin saya masukan kedalam bui karena ketidaksopanan dan ancaman yang dilakukannya tanpa alasan,” kata Kompol Bayu kepada Jurnal Bogor, Kamis (26/10/23).

Kompol Bayu menjelaskan, kejadian berawal saat dirinya bersama kepala desa, camat, dan rombongan menghadiri undangan Kampung Ramah Lingkungan (KRL) di Perumahan Griya Bukit Jaya. Namun Camat juga belum mengetahui lokasi Pasar Gunung Putri yang akan dibangun, akhirnya berdasarkan kesepakatan menengok bersama kesana selagi bisa kumpul.

“ Saat sampai di lokasi kami sedang melihat dan ada alat berat disana, tiba-tiba ada pria datang menghampiri dengan suara lantang dan sambil menunjuk-nunjuk serta mengancam akan membakar alat berat jika pembangunan Pasar Gunung Putri tetap dilangsungkan,” jelas Kompol Bayu.

“ Saya tidak tahu tujuan dia menunjuk dan marah-marah itu kepada siapa, tapi sebagai aparat yang ada disana saya merasa tersinggung dan seolah tidak dianggap. Karena tindakan yang dia lakukan secara tiba-tiba, ujug-ujug marah-marah seperti orang kesurupan. Dan saya coba menenangkan hanya dengan nada yang agak tinggi juga, mengingat, pria tersebut nadanya tidak bisa direndahkan,” sambung mantan Kapolsek Cibinong tersebut.

Lebih lanjut Kompol Bayu menjelaskan, jadi cerita yang beredar bahwa dirinya datang untuk melakukan mediasi dengan warga terkait pembangunan pasar tersebut, kemudian karena ada warga yang  tidak setuju lalu saya bentak, itu tidak benar dan cerita yang direkayasa.

“ Karena saya dengan Muspika datang ke lokasi tersebut, bukan sengaja tapi sekalian saat undangan KRL di Perumahan Griya Bukit Jaya,” bebernya.

Kompol Bayu berharap, masyarakat jangan mudah terprovokasi akan isu-isu yang beredar. Pasalnya peran polisi dalam pembangunan pasar itu tidak ada. “ Kami akan hadir ketika terjadi chaos atau hal-hal yang memungkinkan akan terjadi mengarah kepada kericuhan, selain dari itu kami tidak punya peran apapun. Tugas kami hanya pengamanan,” tutur Kompol Bayu.

Oleh karenanya, Kompol Bayu mengimbau kepada masyarakat untuk mendukung pembangunan yang dilakukan oleh pemerintah. Karena apa yang dilakukan oleh pemerintah itu untuk kepentingan masyarakat bersama juga.

“ Saya pun sudah mengingatkan kepada pemborong untuk memenuhi apa yang dikhawatirkan masyarakat, yaitu banjir. Maka itu saya ingatkan untuk dibuatkan saluran yang besar guna antisipasi banjir, dan lengkapi amdal dan lain sebagainya saat mulai operasi nanti,” pesannya.

** Nay Nur’ain

Persikabo 1973 Bertekad Putus Tren Negatif

0

Banjarmasin | Jurnal Bogor
Persikabo 1973 akan menandai perjalanan mereka di akhir putaran pertama BRI Liga 1 2023/24 dengan bertandang ke markas PS Barito Putera, di Stadion Demah Lemang, Jumat (29/10) malam WIB.

Pelatih Aji Santoso mengakui rentetan hasil minor memberikan pengaruh terhadap kondisi psikis anak asuhnya.

Bagaimana tidak, kekalahan dari PSIS Semarang di laga terakhir, menggenapi catatan 10 laga tanpa kemenangan untuk Laskar Padjajaran.

Hal itu yang membuat posisi Persikabo 1973 masih terbenam di papan bawah. Mereka terdampar di peringkat ke-17 dengan koleksi 10 poin.

Untuk itu, ia berharap tim asuhannya bisa membawa pulang paling tidak satu poin ke Kabupaten Bogor.

“Ini pertandingan terakhir, mudah-mudahan kita bisa mendapatkan poin, satu cukup, tapi kalau tiga meskipun berat, karena situasi dan kondisi psikis pemain memang belum pernah menang juga menjadikan suatu kendala,” ungkap Aji dilansir dari laman resmi PT Liga Indonesia Baru, (LIB) Kamis, 26 Oktober 2023.

Meski Laskar Antasari belum pernah menang di lima laga terakhir, namun Aji tetap melihat Barito sebagai tim kuat, yang punya peluang masuk ke empat besar. 

“Tetapi mudah-mudahan pertandingan terakhir kita bisa dapatkan poin. Barito sekarang tim bagus, mereka salah satu tim yang punya kesempatan lolos ke Championship Series,” jelasnya.

** asep syahmid

Indonesia Punya Banyak Talenta Atletik

0

Cibinong | Jurnal Bogor
Kejurnas Atletik antar PPLP, PPLPD, SKO Atletik 2023 yang digelar di Lintasan Atletik Stadion Pakansari dan Lapangan PASI Kabupaten Bogor diikuti ratusan atlet atletik yang berasal dari semua daerah di Indonesia.

Lebih dari 400 atlet pelajar dari PPLP, PPLPD dan SKO Atlettik di Indonesia ambil bagian dalam Kejurnas kali ini yang dilangsungkan dari 25 sampai 27 Oktober 2023.

Event Kejurnas Atletik PPLP, PPLPD dan SKO Atletik 2023 ini mempertandingkan 19 nomor perlombaan lari dan nomor perlombaan teknik.

” Luar biasa Kejurnas Atletik PPLP 2023 karena diikuti ratusan atlet potensial binaan PPLP, PPLPD dan SKO yang ada di Indonesia, ” ujar Diki Dompas, salah satu mantan atlet Atletik ketika ditemui awak media di Lintasan Atletik Pakansari, Kamis, 26 Oktober 2023.

Diki Dompas sendiri sangat menikmati jalannya perlombaan lari dalam Kejurnas Atletik kali ini.

” Indonesia kaya akan potensi dan talenta atletik masa depan. Ini bisa terlihat dari peserta yang ambil bagian dalam Kejurnas Atletik kali ini,” paparnya.

Hal yang sama dikatakan Kadispora Kabupaten Bogor, Asnan AP yang sangat bangga melihat motivasi para atlet atletik PPLP, PPLPD dan SKO dalam kejurnas kali ini.

Asnan AP optimis ratusan pelari yang ikut dalam Kejurnas kali ini nantinya akan menjadi atlet masa depan Indonesia.

Dilain pihak, Ketua PASI Kabupaten Bogor Al Gusri melihat para pelari yang tampil pada Kejurnas Atletik 2023 ini nantinya akan menjadi andalan daerahnya masing masing kedepannya.

Makanya, kata Al Gusri, PASI Kabupaten Bogor juga akan terus memantau perkembangan para atlet atletik binaan PPOPM Kabupaten Bogor.

” Secara keseluruhan saya merasa puas pelaksanaan Kejurnas Atletik 2023 di Pakansari berjalan lancar dan ini menandakan Kabupaten Bogor benar benar sangat siap jadi Venue Kejurnas Atletik PPLP, PPLPD dan SKO 2023,” pungkasnya.

** asep syahmid

Meski 2023 tak Dapatkan RTLH, Pemprov Jabar Tambah Kuota RTLH di Cihideung Udik

0

Menyisakan 163 RTLH di Cihideung Udik

Ciampea l Jurnal Bogor
Pemerintah Desa Cihideung Udik (Cihud), Ciampea, Kabupaten Bogor tahun 2023  ini tak mendapatkan alokasi bantuan program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dari Pemerintah Kabupaten Bogor.

Meski  tak mendapatkan program tersebut, namun kuota alokasi pembangunan RTLH bagi warga kurang mampu di Desa Cihideung Udik bertambah 20 unit rumah.

Kepala Desa Cihideung Udik H. Denny menjelaskan, bantuan RTLH itu datang  melalui dana aspirasi DPRD Provinsi Jabar dari Fraksi Partai Golkar.

“Bantuan aspirasi tentunya sangat berarti bagi masyarakat Cihud. Kita berharap tidak hanya dari Fraksi Golkar saja, namun semua anggota dewan juga bisa membantu persoalan RTLH yang ada di desa,” ujarnya, kemarin.

Denny menambah sejak pertama dirinya menjabat kepala desa, sesuai dengan data yang ada di desa, ada sekitar 200 unit rumah warga yang kondisinya rusak dan perlu dibangun. Namun lewat bantuan RTLH  dari Pemkab Bogor dan aspirasi DPRD Jawa Barat persoalan rumah warga yang tidak layak huni bisa teratasi. Saat ini, rumah warga yang belum tersentuh bantuan RTLH menyisakan 163 unit.

“Saya berharap bantuan RTlH tidak hanya dari pemkab Bogor, namun dari Provinsi Jawa Barat dan kuota RTLH ditambah,” ujarnya.

Sementara anggota LPM Desa Cihud, Koswara mengaku jika melihat kondisi rumah warga yang perlu dibangun dengan nilai bantuan senilai Rp20 juta tentunya tidak mencukupi. Sehingga bantuan RTLH tersebut merupakan renovasi bukan pembangunan. Untuk itu perlu adanya swadaya agar bisa tercukupi.

“Kebanyakan rumah warga kondisinya rusak parah. Namun, dengan bantuan yang ada kita maksimalkan agar bisa tercukupi dan rumah warga bisa terbangun,” tukasnya.

** Arip Ekon

Tak Ada Poktan di Purwasari, Pemdes Ambil Alih Manajemen Irigasi

0

Dramaga | Jurnal Bogor
Tak mau program ketahanan pangan di Desa Purwasari, Dramaga, Kabupaten Bogor, gagal total lantaran terkendala irigasi, Pemerintah Desa Purwasari dikomando Yusuf Mustopa selaku kepala desanya, langsung mengambil alih manajemen irigasi pengairannya agar tertata rapi.

Desa Purwasari merupakan lumbung pertanian di Dramaga, didukung aktifnya beragam industri pertanian dan perkebunan berupa persawahan (padi), hortikultura, palawija, sayuran, hingga perikanan, ditambah masih terbentangnya lahan kosong seluas 150 hektare yang segera disulap untuk pengembangan program ketahanan pangannya.

Kepala Desa Purwasari Yusuf Mustopa mengatakan, saluran irigasi yang ada di desanya, merupakan saluran hulu yang manajemennya harus benar-benar dikelola dengan baik, terutama untuk pengairan di Desa Purwasari, maupun bagi desa tetangga, yakni Desa Petir.

“Karena pentingnya irigasi bagi Desa Purwasari maupun bagi desa tetangga, untuk itu kami langsung terjun mengambil alih manajemen irigasi pengairannya guna mengatur sistemnya yang lebih baik,” kata Yusuf Mustopa kepada Jurnal Bogor, Kamis (26/10/2023).

Masih kata Yusuf Mustopa, irigasi di Desa Purwasari, merupakan salurah irigasi hulu bagi irigasi di desa desa tetangga.

“Mengingat beberapa waktu lalu aliran irigasi di Purwasari alami kekeringan, ternyata begitu dicari tau apa penyebabnya, diketahui ada kebocoran di bagian hulunya yang berjarak 3500 meter (3,5 km) dari kantor desa,” ungkapnya.

Karena ada kebocoran itulah tambah Kades, Pemerintah Desa Purwasari  mengambil alih penanganan perbaikan salurannya. Sebagai bentuk apreasi desa, pihaknya menggelontorkan dana tambahan berasal dari dana desa.

“Pertama untuk pembangunan irigasi hulu yang bocor, kedua untuk penanaman mina padi seluas 1 hektare, dan yang ketiga untuk program Padat Karya Tunai Desa (PKTD) yang diperuntukan bagi biaya pembangunan normalisasi saluran irigasi ke semua penjuru desa,” bebernya.

Kini kata Kades, di Desa Purwasari sudah tidak ada lagi Poktan dan Gapoktan, melainkan hanya petani desa yang diatur oleh desa.

“Mengapa demikian, karena saat petani Purwasari galau terkait masalah pertaniannya, maka di situlah pemerintah desa hadir membantu menyelesaikan masalah dengan solusinya,” terang kades.

Kades Menambahkan, di Kabupaten Bogor ada 80 desa yang mendapat tambahan Dana Desa sebesar Rp 139 juta guna kebutuhan dampak El Nino, penurun produksi, serta musibah kekeringan susah air bersih.

“Jadi  program ketahanan pangan yang kini berjalan di Desa Purwasari khususnya di bidang hatchery (pembibitan ikan nila), bertujuan merangsang masyarakat agar mau berdaya upaya dalam mengembangkan perekonomiannya,” pungkasnya.

Sekedar diketahui, tahun 2023 program ketahan pangan yang sedang berjalan di Desa Purwasari, diantaranya satu paket breeding plus kandang domba, kemudian pembagian bibit lele 50 ribu ekor plus pakan sampai panen, dan terakhir, pembangunan hatchery (pembibitan ikan nila) dengan penyediaan  kelengkapan pada kolam terpalnya.

** Bayup