30.1 C
Bogor
Saturday, June 27, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 42

Ratusan Siswa SD se-Kecamatan Tamansari Ikuti Ajang OSN hingga Pentas Seni PAI

0

Tamansari | Jurnal Bogor – Ratusan siswa-siswi Sekolah Dasar (SD) se-Kecamatan Tamansari mengikuti berbagai ajang perlombaan tingkat kecamatan yang diselenggarakan oleh Kelompok Kerja Kepala Sekolah Dasar (K3SD) Kecamatan Tamansari, Selasa (31/3/2026).

Kegiatan tersebut meliputi Olimpiade Sains Nasional (OSN), Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN), Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS3N), Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI), serta pentas seni Pendidikan Agama Islam (PAI).

Pembukaan kegiatan dilakukan oleh Camat Tamansari, Yudi Hartono. Sebelumnya, para peserta telah melalui tahapan seleksi di tingkat sekolah masing-masing. Para pemenang di tingkat kecamatan ini selanjutnya akan mewakili Kecamatan Tamansari pada ajang serupa di tingkat Kabupaten Bogor.

Dalam sambutannya, Yudi Hartono menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia berharap kegiatan ini dapat menjadi motivasi bagi siswa maupun tenaga pendidik dalam meningkatkan kualitas pendidikan.

“Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini. Semoga menjadi motivasi bagi siswa dan para guru dalam mendidik serta mempersiapkan anak-anak agar lebih berprestasi,” ujarnya.

Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan mampu mendorong peningkatan budaya literasi di lingkungan sekolah maupun di rumah sebagai bagian dari pembentukan karakter dan kebiasaan positif bagi para siswa.

Sementara itu, Ketua K3SD Kecamatan Tamansari, Adang Rohendi mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan agenda rutin yang bertujuan untuk menggali potensi serta bakat siswa di berbagai bidang, baik akademik maupun non-akademik.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin memberikan ruang bagi siswa untuk berkompetisi secara sehat sekaligus mengembangkan kemampuan mereka. Harapannya, para juara dapat berprestasi di tingkat kabupaten hingga provinsi Jawa Barat,” ungkapnya.

Ketua Panitia O2SN tingkat SD-MI Kecamatan Tamansari, Jaenal Abidin menambahkan, kegiatan O2SN bertujuan sebagai wadah aktualisasi pengembangan prestasi murid secara menyeluruh, baik akademik maupun non-akademik.

“Hari ini pembukaan O2SN yang secara langsung dibuka oleh Camat Tamansari bersama unsur Forkopimcam. Alhamdulillah berjalan lancar. Untuk yang dilombakan hari ini di antaranya Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) dan literasi numerasi atau calistung,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, para siswa dari sekolah negeri maupun swasta menampilkan kemampuan terbaik mereka untuk meraih juara dan berkesempatan mewakili Kecamatan Tamansari ke tingkat Kabupaten Bogor.

Diketahui, terdapat 33 Sekolah Dasar se-Kecamatan Tamansari yang mengikuti kegiatan ini. Rangkaian lomba dilaksanakan pada 31 Maret hingga 1, 2, dan 4 April 2026. Sebelumnya, lomba OSN juga telah digelar pada 24 Februari 2026. Yudi

Otak Reptil

0

Pernyataan Presiden Prabowo yang menyamakan bahwa kelapa sawit dan pohon-pohon di hutan adalah pohon yang sama. “Gak usah takut, apanya itu katanya.. menbahayakan.. apa itu.. deforestation? Namanya kelapa sawit ya pohon! Ada daunnya kan?”

Menyamakan pepohonan di hutan dengan kelapa sawit sebagai pohon monokultur mendapat banyak kritik. Presiden dianggap mendukung perubahan lahan hutan tropis di Indonesia menjadi lahan kelapa sawit dengan satu tujuan yaitu mencari keuntungan ekonomis semata. Besarnya tuntutan pasar akan kelapa sawit sebagai bahan pendukung makanan dan kosmetik serta produk bahan bakar minyak nabati.

Di atas adalah tulisan C Bayu Risanto, Ph.D dalam tulisannya yang dinuat di majalah Basis edisi nomor 03-04, Tahun ke 75, 2026 dengan judul Hutan Bukan Sekedar Kumpulan Pohon. Bayu Risanto menamai dirinya sebagai Vatican Observatory. Tulisan ini mengutip sejumlah hasil riset biologi sejak tahun 1980 hingga 2024.

Lebih dalam, C Bayu Risanto bahkan dengan berani menyatakan bahwa pernyataan Presiden Prabowo terkait hutan dan kelapa sawit itu sebagai pandangan antroposentris an sich. “Pohon di hutan menghasilkan aerosols. Oksigen itu penting untuk hidup manusia, maka pengetahuan bahwa pohon menghasilkan oksigen itu penting. Tidak heran, hanya itu yang melekat dalam otak kita, termasuk otak reptil Presiden Prabowo. Padahal tumbuhan juga menghasilkan aerosol organik nan kecil yang bisa terbawa angin ke mana-mana.”

Mengejutkannya, Bupati Bogor Rudy Susmanto kemudian mengamplifikasi kembali pernyataan Presiden Prabowo yang menuai kritik itu dalam postingan media sosialnya. Dengan judul Topeng Kritik dan Manipulasi Iman: Melawan Narasi Kebencian di Balik Stabilitas Negeri.

Rudy dalam postingan 16 poster halaman itu pada intinya ingin menyatakan bahwa kebijakan yang dikeluarkan Presiden Prabowo sudah benar dan menganggap kritik pada presiden adalah kerikil kecil dalam menjalankan kebijakan pro rakyat kecil di tengah situasi ekonomi politik dunia yang diwarnai perang di sejumlah negara.

Pada postingan halaman 8 sampai 13, Rudy menjelaskan kelapa sawit ada benteng utama keunggulan Indonesia dalam krisis energi dunia. “Kita perlu melihat sisi lain dari industri sawit yang selama ini dipandang negatif. Selain membantu ketahanan energi nasional, sawit adalah komoditas yang sangat kompetitif di pasar dunia, hingga memicu kampanye hitam dari kompetitor global.”

Meskipun beda konteks dalam membaca kelapa sawit, antara sains – aktivis lingkungan dan pemimpin pemerintahan, kita musti menempatkan pemikiran tersebut dalam konteksnya.

Bayu Risandi menggiring pembaca perlu mengetahui bahwa hutan adalah ekosistem yang saling berkaitan. Pohon di hutan berkomunikasi dengan hewan. Bagaimana kelelawar hinggap di kantung semar dengan cara yang sangat elegan dan mulia lalu saling memberi manfaat (simbiosis mutualisme).

Sementara Rudy menelurkan gagasannya dalam motif politik adanya kekuatan asing yang terus menggerogoti kekuasaan Presiden Prabowo dengan topeng agama, berita menyudutkan dan postingan media sosial. Hanya contoh kelapa sawit saja yang diambil sebagai bagian dari benteng ketahanan energi nasional meskipun kita belum merasakannya.

Buat kita warga sipil biasa tanpa jabatan, kekuasaan dan harta melimpah, hanya menganggap jangan-jangan otak kita saja yang justru menjadi otak reptil dengan berbagai kecurigaan dan prejudice tendensius pada orang dengan jabatan tertentu. Tabik!

Polsek Kemang Kolaborasi Sinergi Lintas Sektoral Lewat Halal Bihalal

0

Kemang | Jurnal Bogor

Kepolisian Sektor Kemang gelar Halal Bihalal Idul Fitri 1447 Hijriah di Mapolsek Kemang, Jalan Raya Parung, Kabupaten Bogor. Acara yang penuh kehangatan dan kebersamaan tersebut mengundang berbagai elemen masyarakat serta lembaga pemerintahan setempat

Kegiatan yang diadakan pada Sabtu pekan lalu itu menjadi ajang mempererat silaturahmi lintas sektoral di wilayah Kecamatan Kemang. Hadir jajaran Forkopimcam, di antaranya Camat Kemang Imam Mahmudi, Danramil Kemang Kapten Iwan, Ketua MUI Kecamatan Kemang H. M. Zein, para kepala desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, hingga perwakilan organisasi kemasyarakatan dan kepemudaan.

Tak hanya menjadi ajang silaturahmi pasca Lebaran, kegiatan ini juga diisi dengan aksi sosial berupa santunan kepada anak yatim. Puluhan anak yatim tampak hadir dan merasakan kebahagiaan, terlebih saat mereka diajak makan bersama dengan para tamu undangan.

Momentum tersebut menjadi gambaran nyata bahwa kebersamaan antara aparat dan masyarakat tidak hanya terjalin dalam urusan keamanan, tetapi juga dalam kepedulian sosial.

Camat Kemang, Imam Mahmudi, menyampaikan apresiasinya terhadap kegiatan yang digelar Polsek Kemang. Ia menilai sinergi antara pemerintah, TNI, Polri, dan masyarakat merupakan pondasi penting dalam menjaga stabilitas wilayah.Dukungan serupa juga datang dari para kepala desa di Kecamatan Kemang.

Ketua Paguyuban Kepala Desa Wilayah Utara (Pakuwu), Entang Suana, menegaskan pentingnya komunikasi dan kerja sama antara aparat keamanan dengan pemerintah desa. “Aparatur keamanan baik TNI maupun Polri tentu harus dapat berkomunikasi, bersinergi, dan berkolaborasi dengan para kepala desa agar kondisi kamtibmas kondusif,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa sinergitas tersebut selama ini telah diwujudkan melalui berbagai kegiatan nyata di tingkat desa, seperti penguatan sistem keamanan lingkungan (siskamling) hingga penyelenggaraan lomba pos ronda.

Menurutnya, upaya menjaga keamanan menjadi semakin penting mengingat Kecamatan Kemang merupakan wilayah penyangga Ibu Kota Jakarta yang memiliki dinamika masyarakat cukup tinggi.

Melalui kegiatan Halal Bihalal ini, diharapkan hubungan baik antara aparat keamanan, pemerintah, dan masyarakat dapat terus terjaga dan ditingkatkan. Kebersamaan yang terbangun menjadi modal utama dalam menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan harmonis. (A Usman Tobias)

Pabrik Helm di Rumpin Bogor Terbakar, Satu Titik Api Masih Dalam Penanganan

0

Rumpin | Jurnal Bogor
Kebakaran melanda sebuah pabrik helm di wilayah Rumpin, Kabupaten Bogor, pada Senin (30/3/2026). Hingga saat ini, petugas pemadam kebakaran masih berjibaku memadamkan sisa api yang belum sepenuhnya padam.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Bogor, Yudi Santosa, mengungkapkan bahwa masih terdapat satu titik api yang menjadi fokus penanganan, yakni di area penyimpanan bahan mudah terbakar seperti cat dan thinner.

“Masih ada satu titik, tempat penyimpanan cat dan thinner,” ujarnya.

Dalam upaya pemadaman, sedikitnya delapan unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi. Proses ini melibatkan sekitar 40 personel gabungan dari Damkar Sektor Leuwiliang, Parung Panjang, Parung, serta bantuan dari Damkar Kabupaten Tangerang.

“Total 8 unit dengan anggota sekitar 40 orang,” tambahnya.

Selain petugas, warga sekitar juga turut membantu proses pemadaman dengan peralatan seadanya. Mereka menggunakan ember dan mengambil air dari kolam ikan di sekitar lokasi pabrik untuk membantu menjinakkan api.

Hingga kini, petugas masih berupaya memastikan api benar-benar padam guna mencegah terjadinya kebakaran susulan.

**Leonita

Indibiz Jabar Gelar JOIN Insight “Promosi Melalui Suara”, Dorong UMKM Optimalkan Voice Over untuk Tambah Cuan

0

Bogor | Jurnal Bogor
Program edukasi bisnis JOIN Insight Indibiz Jawa Barat kembali digelar melalui seminar bertema “Promosi Melalui Suara!” yang berlangsung pada Minggu (1/3) di Indibiz Experience Center (INDEX) Priangan Barat, Bogor. Kegiatan ini merupakan kolaborasi antara tim Digital Marketing Operation (DMO) Indibiz Jawa Barat dan DMO Witel Priangan Barat dalam memberikan literasi pemasaran digital kepada pelaku usaha dan mahasiswa.

Seminar ini menghadirkan Gilang Pramudita sebagai narasumber yang membagikan wawasan mengenai strategi memanfaatkan voice over sebagai media promosi di platform digital dan media sosial.

Dalam pemaparannya, Gilang menjelaskan bahwa perkembangan konten digital saat ini membuka peluang baru bagi pelaku usaha untuk mempromosikan produk melalui kekuatan suara. Voice over dinilai mampu meningkatkan daya tarik konten, memperkuat storytelling brand, serta menjadi peluang monetisasi baru bagi individu yang memiliki kemampuan komunikasi vokal.

“Promosi tidak selalu harus melalui visual yang kompleks. Dengan suara yang tepat dan storytelling yang kuat, pelaku usaha dapat membangun identitas brand sekaligus membuka peluang penghasilan tambahan dari voice over,” jelasnya dalam sesi materi.

Selain membahas teknik dasar voice over, peserta juga mendapatkan wawasan mengenai strategi pemasaran di media sosial, pembangunan personal branding, serta pemanfaatan konten audio untuk memperluas jangkauan promosi bisnis. Peserta turut diajak memahami bagaimana peluang ekonomi kreatif berbasis suara dapat dimanfaatkan sebagai sumber pendapatan tambahan di era digital.

Kegiatan ini diikuti oleh peserta dari kalangan pelaku UMKM serta mahasiswa kewirausahaan dari Universitas Terbuka, yang antusias mengikuti sesi diskusi dan tanya jawab seputar peluang bisnis di bidang voice over dan pemasaran digital.

Melalui program JOIN Insight ini, Indibiz berharap dapat terus menjadi ruang berbagi inspirasi dan pengetahuan bagi para pelaku usaha dalam mengembangkan strategi bisnis yang adaptif di era digital, sekaligus mendorong terciptanya ekosistem kewirausahaan yang semakin kreatif dan berdaya saing.

(yev/cc)

Telkom Priangan Barat Tingkatkan Daya Saing UMKM Lewat Pelatihan Perencanaan Produk

0

Bogor | Jurnal Bogor
Telkom Witel Priangan Barat melalui Indibiz Experience Center (INDEX) menggelar pelatihan bertajuk “Meningkatkan Produktivitas, Akses, dan Daya Saing UMKM” yang diikuti para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di wilayah Priangan Barat.

Kegiatan yang diselenggarakan bekerja sama dengan komunitas SRC Witel Priangan Barat ini bertujuan meningkatkan kapasitas pelaku usaha dalam memahami perencanaan produk sebagai fondasi pengembangan bisnis yang berkelanjutan.

Dalam sesi materi, Pandu Giandisal selaku Digital Marketing Operation menjelaskan bahwa perencanaan produk merupakan proses penting mulai dari penciptaan ide hingga produk siap diperkenalkan ke pasar. Dengan perencanaan yang tepat, pelaku usaha dapat menentukan target pasar secara jelas, menyusun strategi usaha yang lebih terarah, serta memprediksi peluang keberhasilan bisnisnya.

Dalam sesi materi, Pandu Giandisal selaku Digital Marketing Operation menjelaskan bahwa perencanaan produk merupakan proses penting mulai dari penciptaan ide hingga produk siap diperkenalkan ke pasar. Dengan perencanaan yang tepat, pelaku usaha dapat menentukan target pasar secara jelas, menyusun strategi usaha yang lebih terarah, serta memprediksi peluang keberhasilan bisnisnya.

Peserta juga dibekali pemahaman mengenai tahapan analisis perencanaan produk, seperti mengenali peluang pasar, menentukan tujuan produk, menetapkan sasaran pasar, hingga melakukan evaluasi strategi sebelum implementasi. Pendekatan ini membantu UMKM agar mampu menyesuaikan produk dengan kebutuhan konsumen serta meningkatkan daya saing di tengah persaingan bisnis yang semakin ketat.

Selain itu, pelatihan turut membahas pentingnya penyusunan business plan, penentuan harga jual yang tepat, serta strategi pemasaran digital sederhana yang dapat langsung diterapkan pelaku usaha dalam operasional sehari-hari. Pemahaman ini diharapkan dapat membantu UMKM meningkatkan produktivitas sekaligus memperluas akses pasar melalui pemanfaatan teknologi digital.

(yev/cc)

Pascalebaran, Tohaga Pastikan Kebutuhan Pokok Cukup

0

Cibinong | Jurnal Bogor
Direktur Umum Perumda Pasar Tohaga, M. Zakie Hanifan, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Pasar Cibinong pada Senin (30/3/2026) guna memantau harga dan ketersediaan bahan pokok pasca-Hari Raya Idulfitri.

Dalam sidak tersebut, sejumlah komoditas utama diperiksa, mulai dari beras, daging sapi, daging ayam, telur, minyak goreng, hingga cabai. Hasil pemantauan menunjukkan bahwa harga bahan pokok relatif stabil dan tidak mengalami kenaikan signifikan.

Adapun rincian harga di lapangan antara lain beras medium sekitar Rp13.000 per kilogram, meski beras SPHP terpantau sulit diperoleh.

Daging sapi berada di kisaran Rp140.000 per kilogram, daging ayam Rp43.000 hingga Rp45.000 per kilogram, minyak goreng curah Rp23.000 per liter, serta minyak goreng kemasan non “Minyak Kita” sekitar Rp18.000 per 800 mililiter. Sementara itu, harga cabai juga terpantau stabil.

Meski harga relatif terkendali, terdapat beberapa komoditas yang ketersediaannya masih terbatas, khususnya beras SPHP dan minyak goreng subsidi “Minyak Kita”.

“Sejauh ini setelah Lebaran Idulfitri, harga-harga di pasar masih relatif stabil dan tidak ada kenaikan yang signifikan. Memang ada beberapa komoditas yang sudah tidak tersedia di pasaran, seperti beras SPHP dan Minyak Kita. Padahal, ada pedagang yang siap menjual jika barangnya tersedia,” ujar Zakie.

Ia menambahkan, pihaknya akan terus melakukan pemantauan secara berkala guna memastikan stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok tetap terjaga, terutama pada periode pasca Lebaran yang rawan fluktuasi.

“Perumda Pasar Tohaga berkomitmen untuk terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan pihak terkait agar distribusi bahan pokok berjalan lancar dan merata,” lanjutnya.

Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk tetap berbelanja secara bijak dan tidak melakukan panic buying, mengingat kondisi pasar secara umum masih terkendali.

Sidak ini merupakan bagian dari upaya Perumda Pasar Tohaga dalam menjaga stabilitas harga serta memastikan kebutuhan pokok masyarakat Kabupaten Bogor tetap terpenuhi pasca perayaan hari besar keagamaan.

Penulis: Leonita

Ketua Dewan Ingatkan Amanah kepada Rakyat pada Momentum Halal Bihalal DPRD Kabupaten Bogor

0

Cibinong | Jurnal Bogor
DPRD Kabupaten Bogor, Jawa Barat menggelar halal bihalal dan silaturahmi di Gedung Paripurna, Senin (30/3/2026). Dalam kesempatan itu, Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Sastra Winara, mengingatkan seluruh jajaran dewan dan pegawai agar senantiasa menjaga amanah yang diberikan rakyat.

Acara tersebut diikuti oleh seluruh pegawai di lingkungan DPRD Kabupaten Bogor, mulai dari pimpinan hingga petugas kebersihan. Sastra menegaskan, kebersamaan seluruh elemen tanpa terkecuali menjadi fondasi penting dalam menjaga keharmonisan kerja di lembaganya.

“Halal bihalal ini menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi dan kebersamaan di keluarga besar DPRD Kabupaten Bogor,” ujar Sastra.

Lebih jauh, Sastra mengingatkan bahwa seluruh anggota dewan dan pegawai mengemban tanggung jawab besar sebagai wakil rakyat yang tidak boleh disia-siakan. Ia pun secara terbuka meminta maaf kepada masyarakat Kabupaten Bogor.

“Kita ini diberikan amanah oleh rakyat, dan jangan sampai melukai hati rakyat. Meski tidak bisa menyenangkan dan membahagiakan rakyat, maka di momen yang baik ini kita harus meminta maaf kepada rakyat,” katanya.

Sastra berharap momentum silaturahmi pascalebaran itu tidak hanya mempererat hubungan internal, tetapi juga berdampak nyata pada peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat Kabupaten Bogor.

(yev)

Situ Daun Waterpark, Wahana Air yang Murah Meriah

0


‎Tenjolaya l Jurnal Bogor
Situ Daun Waterpark di Desa Situ Daun, Tenjolaya, Kabupaten Bogor menjadi salah satu destinasi rekreasi yang menjadi tujuan pengunjung dari berbagai daerah di Bogor Barat.

Pada libur lebaran 2026, lonjakan pengunjung terpantau sejak pagi hingga sore hari. Antrean panjang terlihat di loket masuk, dengan pengunjung datang silih berganti.

‎Suasana ramai terlihat di berbagai sudut, terutama di wahana permainan air. ‎Area kolam didominasi anak-anak yang bermain air dan mencoba berbagai wahana, termasuk seluncuran. Keceriaan tampak dari aktivitas pengunjung yang menikmati fasilitas yang tersedia.
‎‎
‎Salah satu pengunjung, Wahyu mengaku mengunjungi Situ Daun Waterpakr bersama keluarga dan kerap datang ke tempat wisata kolam renang tersebut.

Ia menilai tempat ini nyaman, luas, dan cocok untuk keluarga dengan disuguhkan pemandangan alam yang masih asri.

‎Menurutnya, fasilitas yang tersedia cukup lengkap, harga tiket terjangkau, serta kondisi lokasi yang bersih menjadi daya tarik utama. Selain itu, jarak tempuh yang relatif dekat dari tempat tinggalnya juga menjadi pertimbangan.

‎“Kalau ada waktu, ingin berkunjung lagi. Tiket masuknya juga terjangkau dan lengkap fasilitasnya,” ungkapnya

‎Sementara itu, Susan, warga Kecamatan Cibungbulang yang kerap mengantar anaknya berenang di lokasi tersebut, berharap adanya penambahan fasilitas permainan anak.

‎“Kalau bisa wahananya bermain anak-anak diperbanyak supaya pengunjung lebih banyak memiliki area main,” ungkapnya.

‎Admin Situdaun Waterpark, Ulfi ‎menyatakan jumlah pengunjung terus meningkat sejak akhir pekan lalu. Dua hari sebelum Lebaran sampai dengan saat ini pengunjung ke Situ Daun Waterpark sudah 3000 pengunjung dan dalam sehari mencapai 500 tiket yang terjual .

‎”Pengunjung kebanyakan dari luar seperti dari Jakarta, Bekasi Depok dan wilayah sekitar. Harga tiket Situdaun Waterpark untuk weekday Rp 7.000 ribu dan Weekend Rp 10.000 per orang,” ujarnya.

‎Selain itu, pengelola menyediakan berbagai fasilitas pendukung seperti seluncuran, gazebo untuk beristirahat, serta area bermain anak di sekitar kolam, resort dan penginapan .

‎Untuk memastikan keselamatan pengunjung, sebanyak 6 petugas water rescue disiagakan di seluruh area kolam, termasuk di kolam dewasa.

‎‎Di sisi lain, aspek kebersihan juga menjadi perhatian. Petugas kebersihan dikerahkan secara bergantian sepanjang hari guna menjaga area tetap bersih di tengah tingginya jumlah pengunjung.

‎”Pekerja di Situ Daun Waterpark kebanyakan warga sekitar dan kita berharap wisatawan yang datang ke wilayah Tenjolaya semakin meningkat setiap tahunnya,” jelas Ulfi.

** Arip Ekon



Terduga Penerima Uang Hasil Judi Online Abaikan Pemanggilan Bareskrim

0

Jakarta | Jurnal Bogor
Upaya aparat kepolisian dalam mengungkap jaringan tindak kriminal judi online tampaknya menghadapi kendala. Sejumlah saksi yang diduga menerima aliran dana dari praktik ilegal tersebut hingga kini belum memenuhi panggilan penyidik Direktorat Tindak Pidana Umum (Dittipidum) Bareskrim Mabes Polri.

Kasus ini bermula dari pengungkapan jaringan judi online dan pornografi internasional yang terhubung dengan jaringan Taiwan pada Juni 2024. Saat itu, Direktur Dittipidum Mabes Polri, Djuhandani, menyampaikan bahwa pihaknya telah menangkap tujuh tersangka yang terlibat dalam sindikat tersebut.

Dari hasil pengembangan kasus, terungkap adanya tiga orang yang diduga turut menikmati aliran dana hasil judi online. Ketiganya adalah Quanli Li, Enday Sugiarti, dan Jaya Rahman.

Berdasarkan temuan tersebut, kepolisian telah melayangkan surat pemanggilan kepada ketiga nama tersebut guna kepentingan penyidikan. Namun, hingga kini—dua tahun sejak pemanggilan pertama pada 2024—ketiganya belum pernah memenuhi panggilan penyidik.

Pemanggilan terhadap Quanli Li sendiri didasarkan pada keterangan seorang terdakwa kasus judi online bernama Wilhelmus, yang mengungkap sejumlah nama penerima aliran dana, termasuk Quanli Li.

Sumber internal yang enggan disebutkan identitasnya menyebutkan bahwa pemanggilan tersebut merupakan prosedur resmi, sebagaimana tertuang dalam surat bernomor S-5/816N/2024/Dittipidum/Bareskrim dengan nomor laporan LP/A/6/IV/2024.

Pihak kepolisian menilai keterangan dari para terduga penerima dana sangat penting untuk mengembangkan dan mengungkap secara menyeluruh jaringan judi online tersebut.

“Namun sangat disayangkan, hingga saat ini yang bersangkutan belum memenuhi panggilan penyidik,” ujar sumber tersebut.

Sementara itu, Kasubdit 3 Dittipidum Bareskrim, Doni Alexander, yang menangani perkara ini, belum memberikan tanggapan saat dikonfirmasi oleh awak media.

(Leonita)