29.2 C
Bogor
Monday, October 12, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 392

PWI Pusat Terima Bantuan Serum Anti Bisa Ular dari RS Siloam Hospitals untuk Warga Badui

0

jurnalinspirasi.co.id – Ketua Umum PWI Pusat Hendry Ch Bangun didampingi Sekjen PWI Pusat, Sayid Iskandarsyah menerima bantuan berupa serum anti bisa ular (Sabu) dari RS Siloam Hospitals Group yang diwakili oleh Head Of Public Affairs, Jimmy Rambing beserta timnya di Resto Apung Muara Angke, Jakarta, Jumat 16 Februari 2024.

Saat itu juga Hendry Ch Bangun  langsung menyerahkan serum tersebut kepada Muhammad Arif Kirdiat dari Sahabat Relawan Indonesia yang nantinya akan menyerahkan bantuan itu kepada masyarakat Badui Dalam, Lebak, Banten. Serum itu akan digunakan warga Badui untuk pengobatan jika ada warganya yang menjadi korban gigitan ular. 

Dalam kesempatan tersebut, Hendry Ch Bangun mengapresiasi RS Siloam yang memberikan perhatiannya kepada masyarakat Badui melalui PWI Pusat. 

“Kami ucapkan terimakasih untuk perhatian dari RS Siloam Hospitals yang memberikan serum anti bisa ular ini. Serum ini sangat dibutuhkan warga Badui karena kasus gigitan ular di sana cukup banyak. Kita berharap kerjasama ini akan terus berlanjut ke depannya,” kata Hendry Ch Bangun  yang diamini oleh Sayid Iskandarsyah.

Head  Of Public  Affairs RS Siloam Hospitals Karawaci Jimmy Rambing dalam sambutannya mengatakan, serum anti bisa ular yang disumbangkan ini jumlahnya  lima fiul yang satuan fiulnya bisa digunakan untuk dua orang korban gigitan ular.

“Kami berharap  ini bisa membantu masyarakat yang terkena gigitan ular. Dan ke depan tidak menutup kemungkinan untuk bisa memberikan kembali serum ini. Kami harap bantuan ini bermanfaat  untuk warga Badui dalam,” ungkap Jimmy. 

Sementara itu Arif Kirdiat bersama perwakilan warga Badui yang akrab disapa Kang Nip menyampaikan  terimakasih kepada RS Siloam dan PWI Pusat yang telah membantu memberikan  serum anti bisa ular yang memang dibutuhkan warga Badui baik dalam maupun Badui luar.  

“Saya mewakili warga Badui luar dan dalam mengucapkan terimakasih atas bantuan serum ini. Kita sudah melihat langsung kondisi riil masyayakat Badui yang saat ini jumlahnya 15 ribu jiwa. Karena lokasi Puskesmas jauh dari Badui maka serum ini penting untuk antisipasi warga di sana (Badui) yang mengalami gigitan ular,” ucap Arif.

(yev/r)

Curi Kabel PLN, Pelaku Dilaporkan ke Pihak Berwenang

0

jurnalinspirasi.co.id – Pelaku pencurian kabel listrik Jalan Swakarsa, Jatibening Baru Pondok Gede dilaporkan ke pihak berwenang karena kedapatan mencuri kabel listrik pada Minggu, 11 Februari 2024. Saat ini pelaku masih dalam proses investigasi.

General Manager PLN Unit Induk Distribusi Jakarta Raya mengatakan PLN akan gerak cepat melaporkan tindak pencurian kabel listrik ke pihak berwenang bila mengetahui adanya tindakan tersebut.

“Kami tidak segan untuk membuat laporan apabila ada tindakan pencurian terhadap aset PLN seperti kabel listrik,” kata Lasiran.

Lasiran juga menghimbau kepada masyarakat untuk segera melaporkan kepada pihak berwenang apabila mengetahui indikasi tindak pencurian aset PLN seperti kabel.

Pencurian kabel listrik PLN membahayakan pelaku dan merugikan masyarakat sekitar. Bagi masyarakat, pencurian listrik bisa menyebabkan aliran listrik terputus. Tidak hanya merugikan masyarakat sekitar, pencurian kabel juga berpotensi terkena sengatan listrik, bahkan bisa mengakibatkan kematian. Tindakan pencurian kabel listrik juga dapat dikenakan pidana sesuai Pasal 362 dan 363 KUHP dengan ancaman pidana penjara maksimal 9 tahun.

General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jakarta Raya mengungkapkan bahwa pencurian kabel listrik atau aset PLN lainnya ini sangat berbahaya, baik bagi pencuri itu sendiri maupun masyarakat sekitar.

Masyarakat bisa melaporkan adanya gangguan listrik melalui aplikasi PLN Mobile dan Contact Center 123 sesegera mungkin. Petugas akan segera datang untuk melakukan pengecekan. Apabila gangguan listrik tersebut terjadi karena ada indikasi pencurian kabel, masyarakat bisa langsung melaporkan ke pihak berwenang.

“Keselamatan pelanggan menjadi hal yang utama. Oleh karena itu, petugas PLN selalu siaga mengamankan dan menindaklanjuti laporan-laporang yang masuk kepada PLN,” jelas Lasiran.

Lebih lanjut Lasiran menegaskan akan menindak kasus pencurian kabel listrik PLN, agar kejadian pencurian listrik tidak terulang lagi karena memiliki resiko bagi pelaku maupun masyarakat.

(yev/r)

Siapkan Pasokan Listrik Berlapis, PLN Sukses Kawal Proses Pemungutan hingga Penghitungan Suara

0

jurnalinspirasi.co.id – PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jakarta Raya siapkan pasokan listrik berlapis di lokasi-lokasi vital Pemilu 2024, seperti di Komisi Pemilihan Umum (KPU), Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), Mahkamah Konstitusi (MK), kantor Kecamatan/Kelurahan, hingga Tempat Pemungutan Suara (TPS) khusus yang dihadiri oleh Presiden, Wakil Presiden, dan juga para Pasangan Calon Presiden-Wakil Presiden, dan TPS lainnya yang tersebar di Jakarta dan sekitarnya.

Pasokan listrik berlapis disiapkan dari berbagai sumber, menghadirkan Automatic Change Over Tegangan Menengah dan Tegangan Rendah, menyiapkan Uninterruptible Power Supply (UPS), serta petugas yang standby di lokasi-lokasi vital Pemilu untuk memastikan keandalan pasokan listrik pada pesta demokrasi hari ini dapat berjalan dengan lancar dan aman.

General Manager PLN UID Jakarta Raya, Lasiran mengungkapkan PLN telah berkoordinasi dengan instansi-instansi pemerintahan yang terlibat langsung dalam kegiatan Pemilu 2024 untuk melakukan pemetaan kebutuhan listrik saat Pemilu berlangsung.

“Kami telah berkoordinasi dengan KPU, Bawaslu, MK, hingga panitia di berbagai TPS untuk menyiapkan kebutuhan kelistrikan yang dibutuhkan sejak jauh-jauh hari,” jelas Lasiran.

Berdasarkan pantauan PLN, ada sebanyak 38.291 TPS yang tersebar di seluruh wilayah kerja PLN UID Jakarta Raya, dengan 9 TPS menjadi titik pantuan utama psokan kelistrikannya.

Lasiran menambahkan bahwa pasokan listrik dari pembangkit hingga gardu-gardu dalam kondisi aman dan normal. Pantauan pasokan listrik secara menyeluruh tersebut terpusat di control center PLN UID Jakarta Raya.

“Sempat ada TPS yang terendam banjir, sehingga terpaksa aliran listrik harus kami padamkan demi keselamatan warga. Namun setelah genangan air surut dan aman untuk dialiri listrik, petugas PLN segera melakukan penormalan kembali,” tambah Lasiran.

(yev/r)

Kawal Pemilu di Jakarta, PLN UID Jakarta Raya Siapkan Posko Siaga Kelistrikan Pemilu

0

jurnalinspirasi.co.id – Sebanyak 17 posko siaga kelistrikan kawal keandalan listrik 38.291 Tempat Pemungutan Suara (TPS) Pemilu 2024 yang tersebar di seluruh wilayah kerja PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jakarta Raya.

Sebanyak 2.418 personil PLN bersiaga dan tersebar di seluruh posko kelistrikan Pemilu 2024, lokasi vital Pemilu, hingga Tempat Pemungutan Suara (TPS) di wilayah Jakarta dan sekitarnya.

General Manager PLN UID Jakarta Raya, Lasiran mengatakan PLN telah menyiapkan pengamanan pasokan berlapis untuk beberapa lokasi vital Pemilu 2024 seperti Kantor Pemilihan Umum (KPU), Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), dan juga Mahkamah Konstitusi (MK), mulai dari tingkat Pusat, Provinsi, hingga Kota.

“Pengamanan berlapis yang disiapkan PLN di beberapa lokasi vital Pemilu dan TPS diantaranya standby UPS, UGB, hingga ACO TR/TM,” jelas Lasiran.

Berbagai peralatan siaga kelistrikan juga disiapkan di antaranya, 10 unit Uniterruptible Power Supply (UPS) total kapasitas 3.200 kVA, 9 Unit Kabel Bergerak (UKB) total kapasitas 6.400 meter, 38 unit Unit Gardu Bergerak (UGB) total kapasitas 23.240 kVA, 3 Unit Trafo Bergerak (UTB) total kapasitas 5.450 kVA, 3 Unit Diesel Bergerak (UDB), 8 unit mobil crane, 4 unit mobil deteksi, 3 unit mobil assessment kabel, serta Automatic Change Over Jaringan Tegangan Menengah dan Tegangan Rendah (ACO TM/TR).

General Manager PLN UID Jakarta Raya, Lasiran juga memastikan bahwa total pasokan daya PLN saat ini berada di angka 9.062 Mega Watt (MW) dengan beban puncak 5.800 MW.

Masyarakat bisa melaporkan adanya gangguan kelistrikan, keluhan terkait layanan, maupun permintaan informasi seputar kelistrikan melalui aplikasi PLN Mobile atau Contact Center 123.

“Pasokan listrik pada Pemilu kali ini dalam kondisi aman dan cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Jakarta serta TPS-TPS yang ada di Jakarta,” tutup Lasiran.

(yev/r)

Pengurus DPD Golkar Datangi Rumah Duka Anggota KPPS yang Meninggal di Desa Sibanteng

0

jurnalinspirasi.co.id – Pengurus DPD Partai Golkar Kabupaten Bogor menyambangi rumah duka  anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) di Desa Sibanteng, Leuwisadeng, Kabupaten Bogor yang meninggal dunia yakni Sinta Maharani.

Pengurus DPD Golkar itu datang juga mewakili Ravindra Airlangga dengan memberikan sejumlah bantuan dan dukungan terhadap keluarga korban.

“Tentunya saya dan Ravindra Airlangga turut belasungkawa atas meninggalnya saudari Sinta Maharani, semoga amal ibadah beliau diterima Allah SWT,” ungkap Anggota DPRD Kabupaten Bogor, Aan Triana Al Muharom, Jumat (16/2/024).

Ia menilai, Sinta Maharani salah satu pejuang demokrasi yang harus diberikan penghargaan dan penghormatan, bahkan harus rela kehilangan nyawanya demi melancarkan pesta demokrasi yang terjadi lima tahun sekali.

“Tentunya almarhumah salah satu pejuang demokrasi dan mengabadikan dirinya kepada negara hingga akhir hayatnya, dedikasi yang diberikan tentunya sangat menginspirasi kita semua,” paparnya Sekretaris DPD Partai Golkar itu.

Ia juga mengatakan, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bogor  sudah berupaya secara penuh agar pesta demokrasi ini tidak menimbulkan korban jiwa, bahkan tim tenaga kesehatan pun sudah diterjunkan untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.

“Tentunya KPU sudah mengantisipasi dengan kejadian lima tahun lalu dan nampaknya hari ini bentuk antisipasi itu sudah dilakukan oleh KPU, seperti mengirim tim kesehatan cuman yang namanya takdir sudah tidak bisa dipungkiri,” jelasnya.

Lebih lanjut, dengan peristiwa ini keluarga besar Partai Golkar turut prihatin dan turut berduka cita sedalam-dalamnya.

“Apapun itu yang pasti KPU dalam hal ini sudah berupaya untuk meminimalisir berjatuhannya  banyak korban,” pungkasnya.

(andres)

Keluarga Ceritakan tak Ada Firasat Buruk, Sinta Anak yang Mandiri dan Suka Bantu Keluarga

0

jurnalinspirasi.co.id – Diduga kelelahan saat menjalankan tugas, salah satu petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) di Kampung Jambu, Desa Sibanteng, Leuwisadeng, Kabupaten Bogor meninggal dunia.

Kejadian tersebut terjadi pada Kamis (15/02/24) sekitar pukul 06.00 wib. Korban menghembuskan napas terakhirnya, setelah mengalami muntah darah.

Korban bernama Sinta Maharani (19) merupakan alumni di Sekolah Menengah Atas (SMK) Pelita, belum lama ini baru lulus sekolah. Dengan niat sendiri gadis cantik ini  bertugas di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 7.

Keluarga Sinta saat disambangi di kediamannya, Jumat (16/02/2024) tidak bisa menahan tangis. Dia menceritakan, pada saat sebelum berangkat bertugas kondisi putrinya tersebut masih dalam keadaan baik-baik saja. Dimata sang ibu anak pertamanya itu orangnya sangat baik dan rajin.

“Dia (Sinta) rajin, bahkan waktu sekolah juga sering bantuin keluarga dia pernah jadi sales rokok, saat sekolah juga mandiri keinginannya selalu dia hasil keringat sendiri,” kata ibu korban, Suryana sambil mengusap air mata.

Didampingi sang Suami dia menjelaskan, tidak  ada firasat buruk terhadap keluarga. Namun mendapatkan kabar pada pagi seusai penghitungan suara korban alami muntah darah.

“Setelah bangun jam 06:00 pagi langsung muntah darah dan langsung minta tolong serta teriak bapak, mamah cepetan kaka bawa ke rumah sakit dan gak kuat,” ujarnya.

Korban yang hendak minta tolong dan berteriak ke keluarganya tergeletak lemas dan dipenuhi darah di sekujur tubuhnya.

“Setelah itu tergeletak di pekerangan rumah dengan dipenuhi darah di lantai dan baju korban,” bebernya.

Korban dilarikan kerumah sakit terdekat oleh keluarga. Namun nyawa korban tidak tertolong.

“Setelah itu kita larikan ke rumah sakit tapi diperjalanan sudah meninggal dunia,” paparnya.

“Gak ada firasat sama sekali, karena sudah inisiatif sendiri dan gak ada paksaan, bahkan sudah siap serta fisiknya juga prima,” tambahnya.

Menurutnya, korban mengalami riwayat penyakit lambung kronis sudah dideritanya sejak lama.

“Emang almarhumah memiliki riwayat lambung kronis sudah sejak lama,” tungkasnya.

(andres)

Gerak Cepat PLN Siaga Kelistrikan Pemilu di Tengah Banjir

0

jurnalinspirasi.co.id – Hujan lebat yang mengguyur Jakarta dan sekitarnya sejak semalam menyebabkan banjir di beberapa wilayah di Jakarta Barat. Demi keselamatan pelanggan agar terhindar dari bahaya, PLN terpaksa memutus aliran listrik sementara karena air merupakan konduktor listrik yang baik.

Sejumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang terendam banjir juga terdampak. Setelah genangan air surut dan dinyatakan aman untuk dialiri listrik, petugas PLN gerak cepat untuk melakukan penormalan kembali.

Petugas PLN bersiaga di Posko serta patroli ke TPS untuk memastikan listrik ke pelanggan bisa terdistribusi dengan optimal. Pada pukul 14.00 WIB terdapat 2 gardu distribusi yang terpaksa dipadamkan aliran listriknya karena wilayah sekitar terendam banjir dan kondisi tidak aman untuk dialiri listrik. Wilayah yang terdampak yaitu Joglo, Pesing Koneng, dan sekitarnya.

Lasiran, General Manager PLN Unit Induk Distribusi Jakarta Raya meminta masyarakat untuk segera mematikan listrik dari kWh meter apabila listrik sudah memasuki rumah. PLN akan memadamkan aliran listrik dari sumber gardu distribusi maupun jaringan tegangan rendah.

“Kondisi gardu distribusi PLN sudah tinggi dan tidak tergenang, namun karena masyarakat banjir maka demi keselamatan terpaksa dipadamkan supaya tidak ada bahaya kesetrum,” kata Lasiran.

Lebih lanjut Lasiran mengatakan dalam rangka Pemilu 2024, PLN UID Jakarta Raya menyiagakan 2.418 personel tersebar di 17 posko. Pelanggan bisa menghubungi PLN melalui PLN Mobile atau Contact Center 123 untuk pengaduan gangguan, meminta listrik dipadamkan saat banjir, atau mendapat informasi kelistrikan lainnya.

“Dalam kondisi apapun kami siap mengamankan listrik Pemilu dan memastikan keamanan masyarakat terutama di musim hujan ini. Mohon kerjasama juga dari masyarakat,” ungkap Lasiran.

(yev/r)

Dana BOSP 2024 Tahap I Tercatat sebagai Penyaluran Tercepat

0

jurnalinspirasi.co.id – Kemendikbudristek menyalurkan dana Bantuan Operasional Satuan Pendidikan (BOSP) lebih cepat pada tahun ini telah mencapai penyaluran sebangak 402.831 (96%) dari total 419.218 satuan pendidikan.

Hal tersebut disampaikan secara langsung oleh Nandana Aditya Bhaswara sebagai Ketua Tim Kerja Perencanaan Evaluasi & Transformasi Digital Sekretariat Direktorat Jenderal PAUD, Dikdas, dan Dikmen Kemendikbudristek via online YouTube pada Kamis (15/2/2024).

“Betul, pencairan BOSP 2024 menjadi tercepat dalam sepanjang dan langsung sampai ke rekening satuan pendidikan,” ujar Nandana dikutip dari YouTube Kemendikbud RI, Jumat (16/2/2024).

Menurut Nandana, upaya mempercepat pencairan dana BOSP sudah dilakukan sejak tahun 2020. Percepatan penyaluran dana BOSP dilakukan oleh Kemendikbudristek, Kementerian Dalam Negeri, dan Kementerian Keuangan.

“Pada tahun sebelumnya, pencairan BOSP baru bisa berjalan di bulan Februari atau Maret,” ujar Nandana.

Ketua Tim Dana Alokasi Khusus Nonfisik Kementerian Keuangan Doni Suryatmo Priyandono juga mengatakan bahwa salah satu upaya mempercepat penyaluran dana BOSP dilakukan dengan mentransfer langsung ke rekening sekolah untuk tetap menjaga akuntabilitas.

“Keterlibatan bukan hanya unsur sekolah dan pemerintah pusat, namun satu sisi juga pemerintah daerah. Walaupun disalurkan secara langsung tetap ada pemdampingan serta pembinaan dari pemerintah daerah,” tutur Doni.

Sementara Heny Leiwakabessy sebagai Kepala SD Negeri 257 Maluku Tengah, Kabupaten Maluku Tengah, Provinsi Maluku mengaku tidak menyangka bahwa BOSP Tahap I Gelombang I tahun ini lebih cepat dari perkiraannya.

“Tapi yang lebih cepat itu kemarin bulan Januari 2024, sangat cepat sekali. Kami tidak pernah terbayangkan secepat ini. Jadi tidak membebani sekolah kami lagi karena sudah ada anggaran dan kami siap melakukan program-program unggulan kami,” testimoni Heny.

Selain Heny, Azizah sebagai Kepala SMP Negeri 1 Sabang, Kota Sabang, Provinsi Aceh juga merasakan hal yang sama dari dampak penyaluran cepat dana BOSP.

“Sebelumnga kami tidak pernah menerima di awal tahun seperti ini dan hal itu membuat beban bagi sekolah kami, kepikiran bagaimana membiayai sekolah kita tahun-tahun sebelumnya. Tapi tahun ini kita bisa langsung melaksanakan kegiatan yang sudah kita rencanakan ini di ARKAS BOS,” ucap Azizah.

Bantuan Operasional Satuan Pendidikan (BOSP) merupakan salah satu bentuk bantuan keuangan dari pemerintah yang diberikan kepada satuan pendidikan. Program bantuan ini bertujuan untuk mendukung operasional sekolah agar dapat menyelenggarakan kegiatan yang berkaitan dengan pendidikan dengan baik.

(Lia Puspitasari/mg-uik)

Penggemar Boikot HYBE LABELS Terkait Kerjasama dengan Scooter Braun

0

CEO HYBE America Dituduh Sebagai Pendukung Zionis dan Israel

jurnalinspirasi.co.id – Kontroversi di industri hiburan mencuat setelah HYBE LABELS yang berasal dari Korea Selatan menuai kritik karena bekerjasama dengan Scooter Braun yang juga merupakan CEO HYBE America.

Scooter Braun adalah seorang zionis besar dan pendukung keras Israel serta kejahatan perang mereka.

Para penggemar K-POP dari HYBE LABELS tidak ingin pria yang pro-israel ini bekerjasama dengan HYBE. Maka aksi dari boikot ini kemudian dilakukan oleh para penggemar K-POP HYBE LABELS di aplikasi X.

Pada Rabu (14/2/2024) sekitar pukul 11.00 WIB, beberapa akun penggemar yang mendukung Palestina memposting ajakan untuk menolak aksi kerjasama antara HYBE LABELS dengan Scooter Braun dan para penggemar juga menjelaskan tata cara memboikot kepada HYBE dengan mengirim e-mail penolakan beserta mentrendingkan hashtag #HybeOutWithZionism dan #FebruaryBoycott di media sosial X.

“Saya akan meminta semua fans dari HYBE untuk tidak membeli merchandise untuk artis manapun dari HYBE sekarang” cuitan salah satu penggemar dari media sosial X.

Terpantau dari story di akun instagram Scooter Braun bahwa dia ingin aksi boikot dihentikan. Namun cuitan dari seorang penggemar di media sosial X mengatakan bahwa kami akan memboikot lebih keras lagi.

Bahkan sampai saat ini aksi memboikot dan mentrendingkan hashtag #HybeOutWithZionism dan #FebruaryBoycott masih berlangsung.

(wardah arrasyidah hanifah/mg-uik)

Warga Kampung Adat Urug Antusias Nyoblos, Kades: Seperti Lebaran

0

jurnalinspirasi.co.id – Ribuan masyarakat adat di Kampung Urug, Desa Urug, Sukajaya, Kabupaten Bogor antusias datang ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) pada Pemilu 2024, Rabu (14/02/2024). Seperti diketahui, Desa Urug mayoritas masyarakatnya masih terus mempertahankan tradisi adat dan budaya.

Kepala Desa Urug Sukarma mengatakan, di wilayah desanya Pemilu lima tahunan ini bukan hal yang baru bagi masyarakat adat. Bahkan pesta demokrasi tersebut dianggap seperti lebaran yang mana masyarakat pekerja di luar daerah akan pulang ke kampung halamannya.

“Warga masyarakat antusias dalam pemilu ini, bahkan masyarakat yang bekerja di luar mereka pada pulang kampung, seperti lebaran aja,” katanya.

Dia menjelaskan, tidak sulit mensosialisasikan kepada masyarakat tentang pemilu. Karena banyaknya kegiatan di kampung adat tersebut memudahkan sosialisasi tentang pemilu kepada masyarakat adat.

“Masyarakat sudah pada paham akan dengan pemilu ini. Alhamdulillah kami di setiap kegiatan baik seperti di majlis ta’lim, pengajian maupun dalam kegiatan adat. Kita sosialisasikan dan mengajak  mensukseskan tentang pemilu,” jelasnya.

“Sejak dari dulu juga masyarakat sudah ikut pemilu. Meski di desa urug mayoritas  masyarakatnya adat tapi tidak seperti Baduy dalam,” tambahnya.

Sekitar ada 3.607 DPT di desanya dengan 18 TPS. Kades Sukarma sebelumnya telah menghimbau kepada masyarakat tentang pemilu ini untuk menentukan pemimpin lima tahun kedepan Indonesia. Karena nasib bangsa Indonesia ini ada di tangan rakyat.

“Pemilu di Kampung Urug tidak ada bedanya dengan masyarakat luar Urug. Bedanya di Kampung Urug itu ada kegiatan tradisi yang tidak bisa ditinggalkan, salah satunya Seren Taun maupun sedekah bumi di Urug masih bertahan budaya-budaya adat leluhur kita ini,” pungkasnya.

(andres)