23.5 C
Bogor
Sunday, April 5, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 345

Yuk! Cobain Blackforest Bolu Kukus Siliwangi yang Lagi Hit

0

Bogor | Jurnal Bogor
Black Forest Bolu Siliwangi sedang digandrungi warga Bogor, khususnya di wilayah Tanah Baru. Hal itu terlihat dari melonjaknya penjualan produk tersebut. Demikian disampaikan oleh Risa, pimpinan Store Bolu Kukus Siliwangi Tanah Baru.

Bolu Kukus Siliwangi yang berlokasi di Ruko Hollywood Residence jalan Pangeran Asogiri, Bogor Utara, Kota Bogor ini telah buka sejak 3 bulan lalu, tepatnya sejak September 2023.

Hadir pertama kali  di Stasiun Bogor pada bulan Oktober 2019, sekarang sudah banyak tersebar di wilayah Bogor seperti di Cikaret dan Pakansari-Cibinong, Cimandala jalan Raya Bogor, dan juga  kini telah banyak store di luar Bogor seperti di Bandung, Serang, Sukabumi, Semarang, dan sampi keluar pulau jawa juga telah hadir seperti di Palembang.

“ Blackforest kami sangat digandrungi, banyak pelanggan yang memilih balckforest, dan banyak pelanggan lama yang dulu sebelum kami buka store di Tanah Baru mereka merupakan pelanggan yang langsung ke pabrik kami yang berdekatan dengan wilayah Tanah Baru,” jelasnya.

Jurnal Bogor mencoba rasa Black Forest tersebut dan terasa begitu yummy,  paduan bolu coklat dilapisi dengan selai blueberry didalamnya juga tambahan toping coklat premium diatas terasa larut di lidah perlahan lahan, nikmatnya terasa.

Selain Blackforest, Alpukat Mentega dan Talas Bogor, Bolu Kukus Siliwangi juga memiliki  varian rasa yang lain seperti Matcha Latte, Black Pink, Tiramisu dan lain lain.

Selain Bolu Kukus Siliwangi, di store tersedia juga Bak Pia kukus dengan brand Mataram. Bak Pia ini juga dibuatnya dengan cara dikukus, makanya disebut Bak Pia Kukus. Varian Rasanya pun bermacam macam seperti Bak Pia Kukus Alpukat Mentega, Bak Pia Kukus Black Forest dan lain lain. 

“Andalan lain dari Bolu Kukus Siliwangi yaitu varian rasa Alpukat Mentega dan Talas Bogor yang laris manis juga, oh ya follow ya IG kami, @siliwangibolukukus, “ pungkas Risa.

(prast)

Direspons DPUPR, Jalan Panyaungan Nanggung Diperbaiki

0

Nanggung l Bogor
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Bogor Iwan Irawan merespons kerusakan jalan Panyaungan-  Nanggung – Curugbitung. Mantan Sekretaris  DPKPP Kabupaten Bogor ini menjelaskan jalan Panyaungan Nanggung kini  dalam perbaikan.

“Saat ini berlangsung perbaikan,” kata Iwan Irawan via WhatsApp kepada Jurnal Bogor, Kamis (11/1/2024)

Sebelumnya disebutkan, ruas jalan Panyaungan – Nanggung – Curugbitung tepatnya di Kampung Lukut, Desa Parakanmuncang, Nanggung, Kabupaten Bogor sudah mengalami banyak kerusakan.

Di sepanjang jalan yang dibangun oleh penyedia CV Lima Saudara Mandiri dan Konsultan Pengawas dari PT Nasuma Putra tersebut terlihat puluhan keretakan, selain keretakan yang memanjang juga terdapat dua titik jalan itu sudah terkelupas dan menimbulkan debu.

Pengerjaan jalan kabupaten dengan menelan biaya hampir Rp 2 miliar itu disayangkan warga sekitar dan pengguna jalan.

“Sangat disayangkan dengan menelan biaya 1,8 miliar belum satu bulan selesai dikerjakan sudah alami kerusakan,” kata warga sekitar, Rofiudin kepada Jurnal Bogor, Rabu (3/1/2024).

Dia menjelaskan, pada saat pembangunan berjalan pengecoran memang sudah merugikan masyarakat dan membahayakan pengguna jalan.

“Ada 25 keretakan yang memanjang, belum keretakan yang kecil. Dugaan kita pengerjaan jalan itu dikerjakan asal-asalan dan hanya menimbulkan kerugian kepada masyarakat,” jelasnya.

Dia berharap, instansi terkait untuk segera turun dan melihat langsung hasil pengerjaan jalan tersebut serta untuk diberikan teguran kepada pemborong.

“Dinas terkait diharapkan untuk turun dan melihat langsung hasil pengerjaan yang belum lama ini dikerjakan sudah alami kerusakan pada bagian jalan yang baru dicor beton,” jelasnya.

Di tempat terpisah Ketua Diaspora Mahasiswa Muhammadiyah Nanggung (DMMN) Refi mengatakan, melihat hasil dari pengerjaan tersebut sangat disayangkan, seharusnya DPUPR Kabupaten Bogor melakukan pengawasan terhadap pembangunan jalan yang ada di wilayahnya.

“Seharusnya, Dinas PUPR segera meninjau ke lokasi dan cek pembangunan fisik di lapangan. Karena ini sangat disayangkan dengan menelan biaya yang cukup besar akan tetapi hasilnya merugikan masyarakat,” pungkasnya.

(arip ekon/andres)

Pengembang Cuek, Puluhan Rumah di Amanah Asri 2 Tergenang Banjir

0

Leuwiliang | Jurnal Bogor
Akibat hujan deras yang malanda kawasan Bogor bagian barat pada Kamis (11/1/2024) sore, membuat puluhan rumah di Perumahan Amanah Asri 2 di Desa Leuwiliang, Kecamatan leuwiliang, Kabupaten Bogor tergenang banjir.

“Setiap kali hujan sebanyak tiga blok diantaranya A, B dan C perumahan disini tergenang banjir, karena saluran air di hulunya kecil sehingga kalau air meluap ke area perumahan,” kata penghuni Perumahan Amanah Asri 2 Iwong kepada Jurnal Bogor.

Dia mengatakan, banjir setinggi mata kaki ini masuk ke dalam rumah. Warga setiap kali hujan harus membersihkannya, bahkan dampak dari itu menimbulkan banyak kerugian pemilik rumah.

“Air masuk kedalam rumah. Pernah hujan deras dan lama air mencapai ketinggian selutut kaki orang dewasa, sehingga banyak barang barang seperti kursi lemari dan peralatan elektronik alami kerusakan,” ungkanya.

Dia membeberkan, dalam hal ini ketidakpedulian pihak pengembang terhadap  perumahan tersebut. Padahal pihaknya sudah beberapa kali membuat laporan dan meminta pertanggung jawaban ke pihak pengembang namun tidak ada jawaban sampai saat ini.

“Warga banyak yang kecewa terhadap pengembangan, karena keluhan warga agar segera diperbaiki saluran air tidak pernah direspons,” pungkasnya.

(andres)

Polisi Tangkap Pelaku Pamer Kelamin di Tanah Baru

0

jurnalinspirasi.co.id – Polisi menciduk pelaku eksibisionis atau pamer kelamin terhadap siswi yang viral di media sosial berhasil ditangkap Satreskrim Polresta Bogor Kota.

Pelaku berinisial AS (16) diamankan polisi di wilayah Kelurahan Tanah Baru, Kecamatan Bogor Utara, Rabu (10/1). Pelaku kini ditahan di Polresta Bogor Kota.

“Pelaku sudah kita amankan, sudah kita periksa, karena masih di bawah umur, kalau dalam sistem peradilan anak dengan sebutannya adalah anak berkonflik dengan hukum,” ujar Kasatreskrim Polresta Bogor Kota Kompol Luthfi Olot Gigantara kepada awak media, Kamis (11/1).

Menurut dia, pengungkapan kasus ini berawal dari informasi atas berita viral di akun X atau Twitter @Lukerika pada 9 Januari 2023.

Kemudian, sambung dia, unit PPA melakukan pengecekan ke tempat kejadian perkara (TKP) untuk mencari informasi terkait berita viral tersebut.

Berdasarkan informasi, pelaku sering berada di sekitar lokasi, namun tidak diketahui identitas dan peristiwa yang terjadi.

Kemudian penyelidikan dilanjutkan esok harinya atau 10 Januari 2024 hingga pelaku berhasil diamankan di wilayah Kelurahan Tanah Baru.

“Korban juga berhasil ditemukan oleh tim ketika melakukan penyelidikan ke sekolah-sekolah di sekitar TKP yang selanjutnya diberikan pelayanan untuk dibuatkan laporan polisi,” bebernya.

Kata dia, kejadian itu terjadi ketika dua korban DP (13) dan KF (14) dalam perjalanan pulang sekolah tiba-tiba mendapati pelaku memperlihatkan alat kelaminnya kepada korban.

Saat pelaku melakukan aksi eksibisionis tersebut salah satu korban sempat memfotonya dan diunggah menggunakan akun @Lukerika.

Peristiwa itu terjadi di Jalan Raya Pajajaran, Kelurahan Babakan, Kecamatan Bogor Tengah, pada 8 Januari 2024 sekira pukul 16.00 WIB. Sebelumnya diberitakan di Jalan Sancang.

Menurutnya, berdasarkan pemeriksaan, motif pelaku nekat melakukan perbuatan tersebut lantaran terpengaruh nonton ‘blue film’ atau film porno.

“Kalau sasarannya random, korban dan pelaku tidak saling kenal dan tidak ada hubungan,” ungkapnya.

Polisi menjerat pelaku dengan Pasal 82 (1) UU Nomor 35 Tahun 2014 tentang perubahan UU Perlindungan Anak dan atau Pasal 5 UU Nomor 12 Tahun 2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual.

“Pada Pasal 76E dipidana dengan pidana penjara paling singkat lima tahun dan paling lama 15 tahun dan denda paling banyak lima miliar rupiah,” tandasnya.* Fredy Kristianto

Derry Drajat Menyapa Warga Bogor

0

Nomor Urut 5 Bukan Beban, Optimis Melaju ke Senayan

Bogor | Jurnal Bogor
Caleg DPR RI Nomor Urut 5 Dari Partai Gerindra Derry Drajat kembali menyapa warga Bogor pada Kamis (11/1/2024). Derry yang juga dikenal sebagai aktor dan pesinetron ini, berjuang untuk meraih suara terbanyak di Dapil Jabar III Kota Bogor dan Kabupaten Cianjur.

“Saya mohon doa restu dan dukungan warga Kota Bogor dan Cianjur, ijinkan saya untuk mengabdi dan melayani bapak ibu semua,” ujar Derry.

Menuju ke titik lokasi sapa masyarakat, Derry berkendara sepeda motor, dibonceng Caleg Gerindra Kota Bogor dari Dapil Bogor Barat Eko Irianto dan sejumlah kader simpatisan Gerindra. Di beberapa tempat, Derry berhenti. Dia turun menemui warga, termasuk kumpulan ibu-ibu orangtua murid yang sedang menunggu putra-putri mereka mengaji di TPQ Izzatul Qur’an.

Sontak ibu-ibu dan juga warga yang ada di sekitar TPQ Izzatul Qur’an semringah. Mereka pun langsung berswafoto bersama caleg artis dari Gerindra itu. Pada momen itu, Derry pun menyempatkan untuk berdialog dengan Pimpinan TPQ Izzatul Qur’an, Ustad Rahmat.

“Silaturahmi ini tanpa diagendakan sebelumnya. Mudah-mudahan ini adalah Kehendak Allah. Tadi saya berdialog dengan Pak Ustad Rahmat. Mohon doa dan dukungan beliau,” ujar Derry kepada Jurnal Bogor.

Namun demikian, lanjut Caleg DPR RI dari Partai Gerindra Nomor Urut 5 Dapil Jabar III Kota Bogor dan Cianjur ini, kalau untuk urusan agama, apalagi ini lembaga pendidikan qur’an, tidak bicara jadi atau tidak jadi.

“Doakan saya sehat, ada rezekinya. Insya Allah saya support semampunya,” pungkas Derry.

Lembaga TPQ Izzatul Quran saat ini memiliki murid sebanyak 300 orang, berasal dari semua wilayah di Kota Bogor.

“Dari semua kecamatan ada. Dari Bogor Utara, Bantarjati ada. Dari Bogor Timur, Bogor Tengah dan Selatan juga banyak selain dari sekitaran Bogor Barat,” jelas Ustad Rahmat.

(tjahyadi ermawan)

Targetkan Puluhan Ribu Suara, H Narya Caleg No 3 Terus Silaturahmi Sambangi Warga

0

Nanggung l Jurnal Bogor
Jelang Pemilu 2024, calon anggota legislatif (caleg) DPRD Kabupaten Bogor H Narya dari Partai Amanat Nasional (PAN) gencar melakukan sosialisasi pencoblosan. Caleg asal Desa Cisarua, Nanggung, Kabupaten Bogor dengan nomor urut 3 ini terus memperkuat silaturahmi dengan menyambangi warga di wilayah Dapil 5 di 8 kecamatan.

Upaya sosialisasi dengan melebarkan  sayap ke masyarakat di pelosok Kampung dengan agenda silahturahmi diakuinya disambut antusias warga dan para tokoh masyarakat yang hadir.

“Sosialisasi dengan menyapa warga tujuannya bisa berinteraksi langsung sekaligus pengenalan masing – masing wilayah di Dapil 5. Tentu saja, meminta doa dan restu agar ikhtiarnya pada tanggal 14 Februari 2024  nanti dimudahkan,” ucap H Narya saat ditemui usai menyambangi warga di wilayah Kecamatan Sukajaya, Kamis (11/1/2024).

“Diharapkan usaha ini membuahkan hasil dengan menargetkan minimal 20 ribu suara. Maksimalnya 30 hingga 50 ribu suara,” harapnya lagi.

Menurutnya, dengan banyaknya doa serta dukungan masyarakat, maka  ikhtiar akan lebih mudah dan  kegiatan silaturahmi dengan menyambangi warga ke setiap desa terus  lakukan.

(arip ekon)

Disdik Batal Tutup Kelas Olahraga

0

jurnalinspirasi.co.id – Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bogor, Irwan Riyanto memastikan bahwa pihaknya takkan menghapus Kelas Olahraga yang berada di SMPN 3. Hal itu menyusul adanya wacana penutupan kelas tersebut sehingga mengakibatkan polemik.

Menurut Irwan, wacana penutupan Kelas Olahraga memang terlontar saat rapat Bidang SMP. Namun, setelah dibahas, rupanya Kota Bogor masih membutuhkan kelas tersebut.

“Jadi kami memutuskan untuk tidak melanjutkan wacana tersebut. Sebab, secara regulasi kelas olahraga diatur di pusat,” kata Irwan kepada wartawan, Kamis (11/1).

Saat disinggung apakah Disdik akan melakukan intervensi anggaran terhadap Kelas Olahraga. Irwan mengatakan bahwa hal itu bisa saja dilakukan asalkan adanya sinergitas antara Pemkot Bogor dan DPRD. “Ya bisa saja, kalau dewan mendorong untuk dianggarkan kenapa tidak,” katanya.

Irwan menyebut bahwa Pemerintah Provinsi Jawa Barat telah menentukan bahwa setiap daerah memiliki satu Kelas Olahraga. Kendati demikian, jumlahnya dapat ditambah sesuai dengan kebutuhan.

“Kalau ada kebutuhan soal usulan itu bisa saja. Tapi sejauh ini belum ada,” ucapnya.

Sebelumnya, Wakil Ketua I DPRD Kota Bogor, Jenal Mutaqin mengatakan bahwa kelas olahraga dibentuk berdasarkan Undang Undang nomor 3 tahun 2005 tentang sistem keolahragaan nasional dan diperkuat oleh SK Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan nomor 2187 tahun 2011 mengenai penetapan sekolah penyelenggara kelas olahraga.

“Kelas olahraga juga banyak melahirkan atlet-atlet handal di Polda, Porprov, bahkan hingga level internasional,” ucapnya kepada wartawan.

Sehingga, kata dia, tak ada alasan bagi Disdik untuk menutup kelas tersebut. Apalagi, selama ini kelas olahraga berjalan tanpa adanya intervensi APBD.

“Artinya Disdik tak perlu khawatir kelas itu akan menjadi sumber pengeluaran anggaran. Kalau bicara kewajiban harusnya kita berikan porsi. Kelas olahraga hanya sekali mendapat bantuan dari APBN itupun sekali,” jelas politisi Gerindra itu.

Menurutnya, Kepala Disdik harus bijak menyikapi permasalahan ini, sebab di Kabupaten Bogor saja terdapat tujuh kelas olahraga. Sedangkan di Kota Bogor hanya satu.

“Kepala Disdik harus bijak. Saya sudah konfirmasi langsung melalui telepon, menurut pengakuannya tidak ada keputusan menutup kelas itu. Informasi penutupan itu baru lisan dari salah satu kasi di Disdik ke Kepsek SMPN 3,” ucapnya.

Kata dia, DPRD berharap kelas olahraga tetap ada. Bahkan, apabila perlu jumlahnya harus ditambah di sekolah lain.* Fredy Kristianto

Polisi Tangkap Lima Anggota Gangsterl

0

jurnalinspirasi.co.id – Polresta Bogor Kota menciduk lima anggota gangster di putaran Terminal Baranangsiang pada Kamis (11/1) pukul 01.00 WIB.

Kepada wartawan, Kasubsi PIDM Polresta Bogor Kota Ipda Eko Agus mengatakan, kelima orang tersebut ditangkap lantaran kedapatan hendak tawuran. Dalam kesempatan itu, polisi juga mengamankan sebilah senjata tajam jenis celurit.

“Jadi saat ditangkap ada salah satu orang yang kedapatan membawa celurit,” ucapnya.

Menurut dia, saat ini kelimanya telah ditahan di Polsek Bogor Timur untuk diperiksa lebih lanjut.

“Yang memenuhi unsur membawa sajam tentunya akan diproses lanjut,” pungkasnya.* Fredy Kristianto

Elly Rachmat Yasin Sampaikan Klarifikasi ke Bawaslu Kabupaten Bogor

0

Cibinong | Jurnal Bogor
Ketua DPC PPP Kabupaten Bogor, Elly Rachmat Yasin yang juga Caleg DPR RI, akhirnya memenuhi panggilan untuk klarifikasi ke Bawaslu Kabupaten Bogor, Kamis (11/1/2023).

Elly menjelaskan, bahwa terkait yang ditanyakan Bawaslu tersebut, dirinya bersama tim sudah mengklarifikasi soal dugaan permasalahan itu.

“Itu kan acara silaturahmi saya ke Kiai Memed Pimpinan Ponpes Tarbiyatul Awaliyah, karena pak kiai pulang umroh. Itu bukan rangakaian agenda sosialisasi,” ujar Elly Rachmat Yasin usai memenuhi panggilan Bawaslu Kabupaten Bogor.

Politisi PPP ini menambahkan bahwa soal dugaan terkait hadirnya kepala desa tersebut, dirinya tidak tahu menahu dan tidak ada undangan untuk hadir di ponpes tersebut.

“Mungkin saya datang dengan pak RY, barang kali mereka mau bertemu dengan pak RY dan kiai Memed. Kalau pada acara sosialisasi, saya pasti tim saya akan memberikan pencegahan atau imbauan untuk melarang kepada mereka agar tidak hadir,” tegasnya.

“Sekali lagi saya jelaskan, karena itu bukan mengikuti acara sosialisasi atau kampanye, mereka memang silaturahmi ke pimpinan pondok pesantren dengan bertemu kiai dan pak RY. Masa harus disuruh keluar mereka untuk bersilaturahmi,” jelasnya.

“Dan soal masalah tersebut, saya sudah sampaikan kepada keempat Komisioner Bawaslu Kabupaten Bogor termasuk ketua Bawaslu. Di antaranya ada pak Ridwan, Tiyo, Rahmat, dan Burhanudin,” ungkapnya.

(asep syahmid)

Pemkab Bogor Komunikasi Intens dengan Tangerang Terkait Jalur Tambang

0

Cibinong | Jurnal Bogor
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor dan Tangerang mulai melakukan komunikasi intens terkait persoalan jalur tambang di perbatasan kedua wilayah.

Salah satu hal yang menjadi pemantik kedua pemerintahan itu adalah peristiwa keributan yang melibatkan personel Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bogor dengan sopir truk tambang di Parungpanjang belum lama ini.

Kepala Bidang (Kabid) Lalu Lintas Dishub Kabupaten Bogor Dadang Kosasih menjelaskan, komunikasi yang dibangun Pemkab Bogor dengan Tangerang membahas soal rencana operasi gabung truk tambang melanggar operasional.

Sesuai Peraturan Bupati (Perbup) Bogor Nomor 56 Tahun 2023, operasi gabungan itu akan menindak truk tambang yang beroperasi di luar jam operasional yang telah ditentukan. Yakni mulai pukul 22.00 WIB hingga 05.00 WIB.

“Ya itu sudah kami bahas bersama. Intinya dari Perbup sudah sesuai dengan Tangerang, sehingga mau ada operasi gabungan kita dengan Tangerang. Ini sesuatu yang bagus jadi nanti tindaklanjuti dengan operasi gabungan,” ungkap Dadang kepada wartawan, Kamis , 11 Januari 2024

Menurut Dadang, kebijakan soal operasi gabungan oleh Dishub Kabupaten Bogor dan Tangerang sangat tepat untuk mengurai para pelanggar Perbup terkait jam operasional.

Selain untuk meminimalisir hal serupa seperti beberapa hari lalu, operasi tersebut juga untuk mengurangi angka kecelakaan yang kerap terjadi di jalur tambang.

“Jadi kami telah sepakat untuk melaksanakan operasi gabungan. Ini untuk meminimalisir persoalan di jalur tambang,” jelasnya.

Namun, kata Dadang, pelaksanaan operasi gabungan itu dilakukan setelah pemerintah mendapati kembali terjadi pelanggar jam operasional saat pembangunan kantong parkir telah mencapai 80 persen.

“Pokoknya kalau sudah mengerucut 80 persen sudah ada pergerakan, kendaraan sudah masuk (ke kantong parkir), kita akan melakukan operasi gabungan dengan Tangerang,” terangnya.

Sebelumnya diketahui, personel Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bogor terlibat keributan dengan sopir truk tambang di wilayah Kecamatan Parungpanjang.

Peristiwa yang diketahui terjadi pada Kamis 4 Januari 2024 sekitar pukul 16.10 WIB itu bermula saat petugas memutar balik truk yang masuk dari wilayah Tangerang pada saat penegakkan Perbup Nomor 56 Tahun 2023 tentang Pembatasan Waktu Operasional Kendaraan Angkutan Barang Khusus Tambang selesai.

Kepala Dishub Kabupaten Bogor, Agus Ridho menjelaskan, kejadian tersebut berawal saat personelnya tengah melaksanakan tugas penegakkan Perbup Nomor 56 Tahun 2023 tentang Pembatasan Waktu Operasional Kendaraan Angkutan Barang Khusus Tambang.

Penegakkan tersebut, kata dia, dilaksanakan karena saat itu waktu telah menunjukkan pukul 16.10 WIB atau aturan itu selesai. Yang dimana kegiatan itu juga dilakukan sesuai Berita Acara Nomor 551.11/14913/DISHUB/2023.

“Personel saat itu tengah menjalankan tugasnya soal uji coba memasukan kendaraan tidak bermuatan dari Kabupaten Tangerang ke Kabupaten Bogor yaitu pada pukul 13.00-16.00 WIB,” ungkap Agus dalam keterangan tertulis yang diterima wartawan belum lama ini.

(asep syahmid)