33.2 C
Bogor
Friday, July 10, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 252

Dukungan Pemilih Prabowo, Anies hingga Mahasiswa untuk Dokter Rayendra – Eka Maulana

0

jurnalinspirasi.co.id – Gelombang dukungan untuk pasangan calon (Paslon) wali kota Bogor 2024 nomor 5, Dokter Rayendra – Eka Maulana tak berhenti mengalir.

Satu-satunya duet profesional dalam Pemilihan Wali Kota (Pilwalkot) Bogor 2024 itu dapat dukungan dari pemilih Prabowo, Anies hingga mahasiswa.

Pada Minggu (22/9/2024), Relawan Prabowo di Kota Bogor yang tergabung dalam Pragib menjatuhkan pilihannya ke Dokter Rayendra dan Eka Maulana untuk memenangkan Pilwalkot Bogor 2024 pada 27 November mendatang.

Relawan Pragib mendeklarasikan dukungan untuk Dokter Rayendra dan Eka Maulana di Pilwalkot Bogor itu di Markas Juang Pragib Bersatu di Yasmin, Bogor Barat, Kota Bogor.

Mereka juga menyerahkan langsung poin-poin deklarasi pada Dokter Rayendra dan Eka Maulana, untuk memenangkan paslon ini di Pilwalkot Bogor mendatang.

Naskah deklarasi dibacakan Sekjen Pragib, Dimas Munggara dan didampingi Ketua Umum Relawan Prabowo Gibran: R. Arief Darmawan S.

Pasangan Dokter Rayendra-Eka Maulana secara bergantian menyambut positif dukungan dan deklarasi ini.

Barisan Relawan Prabowo Gibran Bersatu menyatakan tetap Dalam kaitan dengan Pilwalkot Bogor 2024, Dewan Pengurus Pusat Barisan Relawan Prabowo Gibran Bersatu menyatakan dukungan secara aktif dan masif untuk kemenangan Dokter Rayendra – Eka Maulana.

Sementara Relawan Anies Baswedan yang mengatasnamakan Garda Nasional Anies (Garnies Kota Bogor) memberikan dukungan resmi kepada Calon Wali Kota Bogor Nomor 5, Dokter Rayendra dan Eka Maulana di Posko Aspirasi Bogor Glowing pada Rabu (9/10/2024).

Perwakilan Anak Abah Kota Bogor, Salmuhari mengatakan ketertarikan mereka terhadap Dokter Rayendra sudah sejak lama.

Menurut Ketua Garnies, salah satu contoh sosok figur yang menarik perhatian yang mirip dengan Anies Baswedan adalah Dokter Rayendra.

Selain itu, sosok Dokter Rayendra juga memiliki latar belakang pendidikan yang mengesankan, yang memungkinkannya memahami berbagai isu kompleks, baik dalam bidang pemerintahan maupun sosial.

Lanjutnya, Paslon Cawalkot Bogor Nomor Urut 5 ini adalah pilihan yang cocok untuk anak Abah di kota Bogor. Garnies percaya bahwa pasangan ini memiliki solusi konkret untuk masalah-masalah penting seperti pendidikan dan kesehatan gratis.

“Saya tertarik dengan gaya Kang Eka Maulana, yang seperti memutar waktu, mengingatkan kami pada Abah (Anies Baswedan). Visi misinya, terutama soal kesehatan dan pendidikan, membuat kami solid mendukung mereka,” tambah Salmuhari.

Tak ketinggalan ratusan mahasiswa yang tergabung Gerakan Pemuda Patriotik Indonesia (GPPI) Kota Bogor deklarasikan dukungan untuk Paslon Cawalkot nomor 5, Dokter Rayendra – Eka Maulana.

Deklarasi digelorakan di Posko Aspirasi Bogor Glowing, Senin (14/10/2024) malam.

Koordinator GPPI Kota Bogor, Zidan mengatakan ketertarikan mereka terhadap Dokter Rayendra sudah sejak lama.

“Maka dari itu kami GPPI Kota Bogor berbondong-bondong hadir untuk mendeklarasikan dukungan kami, sekaligus berdialog dengan Dokter Rayendra dan Kang Eka Maulana,” ujar Zidan.

Lebih lanjut, Zidan menjelaskan alasan GPPI Kota Bogor mendukung pasangan pemimpin muda itu. Pihaknya menilai, Dokter Rayendra – Eka Maulana jadi satu-satunya paslon berlatar belakang murni profesional di Pilwalkot Bogor 2024.

Dokter Rayendra punya pengalaman panjang di dunia kesehatan lebih dari dua dekade. Di dunia pendidikan, Rayendra telah mengabdikan diri sebagai dosen ASN UIN Syarif Hidayatullah, Jakarta, selama 15 tahun. Dokter Rayendra juga punya pengalaman bidang ekonomi sebagai pengusaha sukses di bidang kesehatan kulit.

Eka Maulana pun punya pengalaman panjang di dunia ekonomi dan kepemudaan. Ia memulai karirnya 17 tahun silam sebagai fundraiser Greenpeace Indonesia. Hingga kini, Eka Maulana sukses memimpin berbagai perusahaan di bidang media advertising hingga swadaya.

“Kami yakin dan percaya bahwa paslon profesional ini punya kompetensi. Selain itu, komitmen kuat anti korupsi, kolusi dan nepotisme yang dipegang teguh Dokter Rayendra – Eka Maulana jadi alasan kami mendukung nomor 5,” kata Zidan.

“Hanya Dokter Rayendra – Eka Maulana yang dengan jujur membangun komunikasi dari hati ke hati pada anak muda. Nomor 5 jadi harapan kami para mahasiswa di GPPI,” tukasnya.

** Fredy Kristianto

Kantong Lober, Upaya Kota Bogor Percepat Penanganan ODF dan Stunting

0

Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor melalui Satgas Percepatan Pengentasan Open Defecation Free (ODF) membuat inovasi melalui Gerakan Pemotongan Paralon Bersama atau bisa disebut Kantong Lober di seluruh kelurahan di Kota Bogor.

Inovasi Kantong Lober menjadi perhatian dan komitmen bersama untuk mempercepat penanganan ODF atau tidak buang air besar sembarangan (BABS) di setiap wilayah kelurahan dengan adanya sanitasi aman melalui terobosan dan inovasi.

Pencanangan Kantong Lober dilakukan Penjabat (Pj) Wali Kota Bogor, Hery Antasari di Kelurahan Harjasari, Kecamatan Bogor Selatan, dengan melakukan pemotongan paralon yang mengarah ke kolam ikan atau empang yang menjadi tempat pemeliharaan ikan, pada Selasa (8/10/2024) lalu.

Berdasarkan data evaluasi Dinas Kesehatan (Dinkes), Pj Wali Kota Bogor menjelaskan bahwa ODF beririsan dengan angka stunting, di mana ketika angka ODF di suatu daerah tinggi, maka secara paralel di daerah tersebut juga memiliki angka stunting yang tinggi. Sehingga, Kantong Lober ini juga berkaitan dengan program intervensi sensitif dalam upaya percepatan pencegahan stunting di Kota Bogor.

“Maka dari itu, program yang hari ini kita canangkan harus kita lakukan sebaik-baiknya dengan menjalankannya secara aktif. Jadi, RT/RW harus tahu terkait program ini untuk memotong paralon pembuangan limbah domestik atau kotoran ke sungai, kali, ataupun kolam,” ujarnya.

Hery Antasari melanjutkan bahwa gerakan ini juga bertujuan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat, dengan harapan ke depan masyarakat secara sadar memotong paralon yang membuang limbah domestik atau kotoran sehingga terbebas dari ODF.

“Indikasi keberhasilan bukan seberapa banyak pemerintah memotong paralon, tapi seberapa banyak masyarakat yang dengan kesadaran sendiri memotong dan tidak lagi memasang paralon. Itu merupakan keberhasilan edukasi,” ujarnya.

Oleh karena itu, penyuluhan dan sosialisasi terkait peraturan daerah maupun program inovasi harus dilakukan secara masif oleh kelurahan maupun kecamatan, di antaranya dengan memasang spanduk-spanduk Kantong Lober yang harus segera dilaksanakan di seluruh kelurahan di Kota Bogor.

Pencanangan Kantong Lober ini juga dilaksanakan berbarengan dengan Gerakan Serentak Pemberantasan Sarang Nyamuk (Gertak PSN) yang dilaksanakan secara serentak di 25 RT. Sehingga, RT lainnya juga harus segera bersiap melakukan kegiatan yang sama.

Sekretaris Daerah (Sekda) sekaligus Ketua Satgas Percepatan Pengentasan ODF, Syarifah Sofiah mengatakan bahwa dari upaya yang dilakukan dalam percepatan pengentasan ODF, sebanyak 14.663 rumah telah bebas dari ODF dan akan terus dilanjutkan dengan target tahun ini di 18 kelurahan.

Kantong Lober, lanjut Syarifah, merupakan salah satu perlakuan yang dilakukan dengan konsep pemilahan penanganan ODF yang dikelompokkan antara warga yang mampu dan tidak mampu.

Untuk warga kurang mampu, akan diberikan perlakuan melalui CSR ataupun program dari pemerintah kota dalam pembuatan septictank individu atau IPAL Komunal.

“Jadi, tahun ini kita melakukan secara menyeluruh, karena sudah banyak juga kelurahan-kelurahan yang melakukan aksi terkait percepatan pengentasan ODF,” katanya.

Dalam kegiatan yang dirangkaikan dengan Gertak PSN ini, juga dilakukan pengecekan sarang nyamuk di rumah warga serta penempelan stiker bahwa rumah tersebut telah diperiksa.

Jelang Pilkada Serentak, Puluhan Satlinmas Tamansari Ikuti Apel dan Bimtek

0

Tamansari | Jurnal Bogor – Menjelang pilkada serentak pada 27 November 2024 puluhan Sat linmas dan Pol-PP Kecamatan Tamansari, Kabupaten Bogor menggelar Apel dan Bimbingan Teknis kesiapan Pilkada, pada Senin pagi (14/10).

Kepala Seksi Trantib Kecamatan Tamansari Loli hidayat mengatakan, bahwa apel sekaligus Bimtek dilaksanakan untuk memberikan pemahaman terkait menjaga kondusifitas di wilayah saat Pilkada.

“Ada 80 anggota linmas yang di kumpulkan dan di apelkan terkait kesiap siagaan dalam menghadapi pengamanan di pilkada,” ujarnya.

Kendatipun, Pilkada 27 November 2024 mendatang Kabupaten Bogor menargetkan 85% Pemilih dan di Kecamatan Tamansari Khususnya 90% pemilih.

“Linmas merupakan ujung tombak dari Pol-PP Kabupaten Bogor yang bertugas di wilayah untuk selalu menjaga kondusifitas yang diharapkan Linmas selalu berkoordinasi dengan, PPK, Panwas, Pol-PP, Polsek dan Koramil saat bertugas di wilayah masing-masing,” kata Kasat Pol PP Kecamatan Tamansari,” Loli Hidayat, Selasa (15/10).

Sementara itu, Ketua PPK Kecamatan Tamansari, Ahmad Permana menjelaskan, kegiatan apel sekaligus Bimtek di prakarsai oleh Pol-PP Kecamatan Tamansari,

“Kami diminta menjadi narasumber di kegiatan apel untuk memberikan pemahaman dan pengetahuan terhadap linmas terkait pengamanan di TPS,” terangnya.

Lanjut Ahmad, Linmas merupakan garda terdepan dalam pengamanan tingkat desa dalam pelaksanaan Pilkada mendatang dan kegiatan ini sangat penting di laksanakan.

“Bimtek ini penting, karena linmas akan mengawal dan mengamankan datangnya kotak suara dari PPK hingga TPS maupun sebaliknya,” sambungnya.

Menurutnya perekrutan pengamanan linmas TPS sudah berjalan sampai tanggal 5 November 2024 dan di tanggal 7 November akan diberikan SK oleh kepala Desa dan di laporkan ke KPU kemudian di Lantik berbarengan dengan Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS).

“Tapi Linmas desa tidak dimasukkan kedalam linmas TPS, untuk linmas TPS ada perekrutan yang nantinya di tiap-tiap TPS di tugaskan 2 orang linmas,” tutup Ahmad. Yudi

Ironi Kota Hujan, Saat Warga Kesulitan Air Bersih

0

jurnalinspirasi.co.id – Dalam acara Ngariung Sehat yang digelar di kawasan Bubulak, Kota Bogor, Dokter Rayendra menerima langsung keluhan warga tentang sulitnya mendapatkan air bersih dari Perusahaan Umum Daerah Tirta Pakuan.

Keluhan ini menjadi sorotan dalam sesi tanya jawab saat seorang warga dengan penuh emosi menyuarakan keresahannya.

“Di mana-mana enggak ada air, padahal Bogor kan airnya melimpah! tapi airnya kok susah?” ujar warga dengan nada kecewa.

Menanggapi hal ini, Dokter Rayendra mengakui bahwa masalah air memang sudah meresahkan banyak pihak.

“Ibu, betul sekali. Air itu sumber kehidupan. Kalau tidak ada air, bagaimana kita bisa mandi, beribadah, apalagi menjaga kesehatan? Ini memang masalah serius,” ujar Dokter Rayendra yang juga jebolan S3 di IPB Universty.

Dokter Rayendra menambahkan bahwa keluhan serupa telah ia dengar di berbagai titik, seperti di Cipaku dan Sukaresmi, di mana air PDAM bahkan tidak mengalir sama sekali.

“Bukan hanya air netes, tapi di beberapa tempat, air PDAM sama sekali tidak masuk ke rumah warga,” jelas Dokter Rayendra.

Menurut Dokter Rayendra, masalah air ini bukan hanya tentang infrastruktur, tetapi juga soal bagaimana PDAM sebagai BUMD mengelola sumber daya alam yang ada.

“Ini harus menjadi perhatian utama. BUMD seperti PDAM Tirta Pakuan seharusnya bisa lebih tanggap, tidak hanya fokus di pusat kota, tetapi juga di pinggiran. Masyarakat Bogor semuanya berhak mendapatkan akses air bersih,” kata Dokter Rayendra.

Lebih jauh lagi, Dokter Rayendra menyentil tentang pentingnya memanfaatkan potensi sumber air lokal dengan baik.

“Sumur bor bisa jadi solusi sementara, tapi tanah Bogor ini sebenarnya kaya air. PDAM seharusnya bisa mengelola ini dengan lebih efektif.”

Sebagai calon Wali Kota Bogor, Dokter Rayendra juga berjanji akan membawa perubahan nyata jika terpilih nanti.

“Insya Allah, kalau kami diberi amanah untuk memimpin, PDAM akan menjadi prioritas kami. Bukan hanya soal debit air, tapi bagaimana air bisa sampai ke seluruh warga. Ini tanggung jawab kami untuk memastikan Bogor benar-benar menjadi kota yang nyaman untuk semua,” ucap Dokter Rayendra.

Dengan pernyataan tersebut, Dokter Rayendra kembali menegaskan komitmennya untuk menjadikan Bogor sebagai kota yang lebih baik, di mana akses air bersih bukan lagi sebuah kemewahan, melainkan hak dasar setiap warganya.

** Fredy Kristianto

Menyala! Penampilan The Band’Els Pada Malam Puncak Acara Pengembangan Kompetensi Pegawai BBPMKP Ciawi

0

JURNAL Inspirasi – Keseruan malam puncak Pengembangan Kompetensi Pegawai Balai Besar Pelatihan Manajemen dan Kepemimpinan Pertanian, (BBPMKP)  Ciawi ikut dimeriahkan oleh grup band The Band’Els.

Kegiatan yang diadakan di Hotel Grage Sangkan Kabupaten Kuningan, Jawa Barat 11 – 13 Oktober 2024, diikuti seluruh pegawai.

The Band’Els  adalah band  dengan personil terdiri dari Winstone sebagai vocalist, Hiyjaz Iwata Ramdan pada keyboard, Cibob pada gitar dan Dede pada drum. Mereka adalah para Aparatur Sipil Negara (ASN) di BBPMKP Ciawi. 

The Band’Els menggebrak panggung kegiatan Pengembangan Kompetensi Pegawai dengan tampil memainkan lagu – lagu hits. Pembawaan mereka yang fun membuat penonton yang melihat mereka tampil live secara otomatis ingin bernyanyi dan berjoget bersama.

Sejarah berdirinya Grup Band The Band’Els  ini diawali secara tidak sengaja. Berawal sering kumpul selepas jam kerja sambil iseng memainkan musik, akhirnya mulai diseriusi dengan berlatih secara rutin.

”Pada awalnya mengusir penat sehabis melaksanakan aktivitas, kami yang punya minat pada musik  ngumpul – ngumpul menyalurkan hobby bermain musik dan nyanyi – nyanyi iseng. Seiring berjalannya waktu, kita kembangkan dengan berlatih secara rutin dan serius, “terang Winstone.

Kedepan kata Winstone The Band’Els akan terus dikembangkan sehingga dapat menjadi penampil utama pada kegiatan – kegiatan internal BBPMKP Ciawi dan secara luas di event Kementerian Pertanian serta umum.

(Regi/BBPMKP)

Jaro Ade Berikan Bibit Pohon Kemenyan Kepada Kelompok Tani untuk Jaga Kelestarian Gunung

0

JURNAL Inspirasi – Merawat dan menjaga gunung merupakan tanggungjawab bersama. Kalimat itu yang diucapkan calon wakil bupati Bogor, saat memberikan bibit pohon Kemenyan kepada kelompok tani di Desa Gunung Menyan, Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor.

“Kita semua punya tanggungjawab untuk menjaga kelestarian gunung, jangan sampai pepohonan di gunung ditebang tapi tidak ditanami kembali, dampaknya akan terjadi longsor,” kata Jaro Ade saat pemberian simbolis bibit pohon Kemenyan, Senin (14/10/2024).

Jaro Ade bercerita, Gunung Menyan terkenal di Bogor, namun anehnya sudah tidak ada pohon Menyan di gunung tersebut. Untuk itu, politisi Golkar itu menyerahkan bibit pohon Menyan untuk ditanam kembali agar mengembalikan marwah gunung Menyan.

“Saya miris mendengarnya, terkenal dengan sebutan gunung Menyan tapi pohon Kemenyannya sudah tidak ada. Ini saya serahkan bibit Kemenyan, tanam di gunung Menyan, jaga pohon tersebut, agar kedepan anak cucu kita tahu seperti apa pohon Kemenyan itu,” kata Jaro Ade.

Jaro Ade menambahkan, dalam momen peringatan maulid nabi Muhammad SAW, dirinya mengajak masyarakat agar selalu mengikuti suri tauladan Nabi Muhammad SAW yang suka tolong menolong sesama manusia bahkan sesama mahluk.

“Nabi Muhammad SAW mengajarkan kita harus selalu menjaga kedamaian dan ketentraman sesama umat, termasuk menjaga kelestarian lingkungan dan menjaga pepohonan atau tumbuhan,” tuturnya.

Musim pilkada tentunya momentum lima tahunan yang harus dijaga dari hal-hal yang menimbulkan perpecahan di masyarakat. Jangan mudah percaya informasi maupun pemberitaan hoaks.

“Jaga kondusifitas Pilkada Kabupaten Bogor 2024 ini, karena itu juga yang diajarkan nabi kita. Saya minta partisipasi masyarakat untuk datang ke TPS tanggal 27 November nanti, karena satu suara menentukan arah pembangunan Kabupaten Bogor,” pungkasnya.

(yev/rls)

Pemdes Sukamantri Manfaatkan Anggaran Dana Desa Betonisasi Jalan Lingkungan

0

Tamansari | Jurnal Bogor – Pemerintah Desa Sukamantri, Kecamatan Tamansari manfaatkan anggaran dana desa (DD) tahap 2 tahun 2024 betonisasi jalan lingkungan.

Sekdes Sukamantri Fuja Aditiya Suryadiningrat mengatakan, betonisasi jalan lingkungan dari sumber dana desa dengan total panjang 1400 meter semua titik, hanya di RW 06 430 meter.

“Pembangunan dan betonisasi jalan lingkungan ini guna mempermudah akses serta untuk mempermudah mobilitas warga,” ujarnya.

Kata dia, sebelumnya kita mengadakan rapat pengurus di wilayah untuk menganggarkan bantuan dana desa ini untuk pembangunan dan betonisasi jalan lingkungan tersebut.

“Saya berharap dengan pembangunan jalan tersebut bisa lebih nyaman melintas,” ucap Fuja, Senin (14/10).

Dirinya sangat berterima kasih kepada pemerintah pusat. “Semoga dengan bantuan ini bisa bermanfaat bagi khalayak umum khususnya masyarakat desa Sukamantri, Kecamatan Tamansari,” pungkasnya. Yudi

Knalpot Bising dan Penggunaan HP Saat Berkendara Jadi Sasaran Operasi Zebra Lodaya

0

jurnalinspirasi.co.id – Kapolresta Bogor Kota Kombes Bismo Teguh Prakso memimpin apel Gelar pasukan Operasi “Zebra Lodaya-2024” di Mako Polresta Bogor Kota, Jalan Kapten Muslihat, Senin (14/10/2024).

“Kegiatan ini bertujuan untuk mengecek kesiapan personil sebelum pelaksanaan operasi Zebra Lodaya-2024, dimana dalam operasi ini Sat Lantas Polresta Bogor Kota bersama pemerintah memiliki tanggung jawab menjaga keamanan dan kelancaran serta menurunkan titik kemacetan dan fatalistas korban laka guna terciptanya kamseltibcarlantas aman dan kondusif,” ujarnya Kombes Pol Bismo kepada wartawan.

Menurut dia, Operasi Zebra Lodaya 2024 dilaksanakan selama 14 hari terhitung mulai 14 hingga 27 Oktober 2024 dan Polresta Bogor Kota menerjunkan sebanyak 150 personil gabungan dengan instansi terkait.

Kapolresta menyatakan bahwa ada 9 sasaran prioritas dalam Operasi Zebra tahun ini. Di antaranya pengendara dan penumpang sepeda motor yang tidak menggunakan helm SNI, pengendara yang melawan arus, menggunakan handphone pada saat berkendara, berkendara dalam pengaruh alkohol, berkendara melanggar batas kecepatan telah ditentukan,” jelasnya.

Selain itu, pengendara yang belum cukup umur, pengendara roda empat atau lebih yg tidak menggunakan safety belt, pengendara sepeda motor dengan penumpang lebih dari satu orang, knalpot bising atau tidak sesuai dengan spesifikasi teknik.

Kata dia, agar terciptanya Kamseltibcarlantas memerlukan upaya dan kerja keras.

“Kegiatan ini meliputi preemtif dan preventif serta di dukung Gakkum Lantas dengan menggunakan ETLE statis dan mobile serta teguran yang humanis,” ucapnya.

Ia menegaskan bahwa COperasi Zebra Lodaya-2024 dalam rangka cipta kondisi dan meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat kepada peraturan Lalu Lintas serta Kamseltibcar Lantas dalam rangka Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden.

Dalam giat apel gelar pasukan ini turut di hadiri Kapolresta Bogor Kota, Denpom III/I Bogor, Sekdis Dishub Kota Bogor, Satpol PP Kota Bogor, PJU Polresta Bogor Kota dan Personil Polresta Bogor Kota.

** Fredy Kristianto

Sendi-Melli Janji Bangun Pusat Kesenian dan Kebudayaan di Kota Bogor

0

jurnalinspirasi.co.id – Pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bogor Sendi Fardiansyah-Melli Darsa (Sendi-Melli) ingin membuat pusat kesenian, kebudayaan dan kuliner mirip dengan Taman Ismail Marzuki (TIM) di Kota Bogor.

Hal itu diungkapkan calon Wali Kota Bogor Sendi Fardiansyah saat diundang sebagai tokoh muda dalam diskusi berjudul Pentingnya Literasi Digital di Era Digital.

Dalam diskusi tersebut, para mahasiswa yang hadir menyampaikan soal kurangnya ruang publik untuk menyampaikan kebebasan berekspresi.

Mereka melihat, ruang publik untuk menyampaikan kebebasan berekspresi sulit didapat di Kota Bogor. Sehingga mereka merasa terbatas dalam menyalurkan hak demokrasi.

Menanggapi hal ini, Sendi Fardiansyah mengatakan bahwa dirinya akan membangun Pusat Kesenian dan Kebudayaan serta Kuliner di Katulampa yang saat ini sedang dibangun sebagai pusat pemerintahan Kota Bogor, yang akan pindah dari Balai Kota di Jalan Juanda.

“Insyaallah, kita sudah kaji dan masukkan dalam program, bahwa untuk menampung segala ekspresi kesenian dan kebudayaan, kita akan bangun gedung pusat kesenian dan kebudayaan seperti TIM di Jakarta,” beber Sendi.

Sendi Fardiansyah sendiri menilai urgensi dari wacana pemindahan pusat pemerintahan Kota Bogor sebagai hal yang tidak esensial. Terlebih jika melihat kondisi kantor Balai Kota masih cukup baik.

“Saya tidak melihat urgensi pemindahan pusat pemerintahan Kota Bogor ke Katulampa. Balai Kota sendiri menurut saya masih dalam kondisi baik,” kata dia.

“Biaya Pembangunan dan pemindahan pusat pemerintahan Kota Bogor ke Katulampa juga kan membutuhkan biaya yang tidak sedikit,” imbuh Sendi.

Ia berharap, Pusat Kesenian dan Budaya serta Kuliner di Katulampa jika difungsikan dan dikelola dengan baik, akan dapat menyaingi Taman Ismail Marzuki Jakarta.

** Fredy Kristianto

Warga Mulai Rela Berikan Tanah Untuk Pelebaran Jalan

0

Jurnalinspirasi.co.id, Megamendung
Rencana tata ruang Kabupaten Bogor yang merespon pemerintahan Kecamatan Megamendung terhadap pengajuan pelebaran jalan alternative Cikopo Selatan disambut antusuas oleh para pemilik tanah yang berada di tepi jalan tersebut. Yang terpantau, sebuah perusahaan yang bergerak di bidang agribisnis setelah mendangar akan dilebarakannya badan jalan tetsebut, mereka meresponnya dengan bukti yang nyata.

Yakni, pihak perusahaan itu kini tengah menggali tanah sepanjang 100 meteran untuk memindahkan pagar temboknya supaya kondisi badan jalan itu menjadi lebar. “Iya saya sudah mendengar jalan ini akan diperlebar. Untuk ini, kita sedang menggali sepanjang 100 meter dengan lebar dua meter. Ini merupakan bukti kita respon dan mendukung terhadap program pemerintah tersebut,” ujar Iwan Darmawan SH, kuasa dari sebuah perusahaaan agrobisnis.

Adanya langkah positip yang dilakukan oleh pemilik tanah untuk pelebaran jalan Cikopo ini, Camat Megamemdung, Ridwan S.os, sangat mengapresiasi. “Luar biasa partisipasi yang dilakukan oleh bapak Iwan Darmawan, selain sudah merelakan tanahnya untuk pelebaran jalan, pihaknya juga kini sedang beraktipitas menggali tanah untuk memundurkan pagar temboknya. hal ini yang perlu ditiru oleh pemilik tanah lainnya, khususnya mereka yang berekonomi mapan atau pemilik villa. Karena, dengan kondisi badan jalan yang lebar itu akan mendorong perekonomian warga ke arah yang lebih baik,” pungkas camat. Dadang Supriatna.