Caringin | Jurnal Bogor AQUA Wilayah Bogor Selatan yang terdiri dari PT Tirta Investama Pabrik Ciherang, Caringin dan Site Lido menjelang lebaran, Ramadhan ini mereka terjun ke tengah tengah masyarakat. Yakni untuk melakukan penyaluran takjil, santunan anak yatim dan pemberian paket sembako.
Dikatakan Jaka Sumarna selaku Manager PT. Tirta Investama Bogor Selatan, kegiatan tersebut merupakan kegiatantan rutin tahunan sebagai bentuk kontribusi kepedulian terhadap warga sekitar.
“Alhamdulillah pada Ramadhan 1447 H tahun ini, kami dari AQUA wilayah Bogor Selatan memberikan berkah kebaikan berupa pembagian 350 paket takjil buka puasa, santunan kepada 600 anak yatim dan 1600 paket sembako kepada warga sekitar. Semoga semua ini bisa menambah kebahagiaan selama menjalankan ibadah puasa dan menjelang Idul Fitri 1447 H,” ujar Jaka.
Kegiatan yang melibatkan berbagai pihak, sebagai bukti kontribusi dari Karyawan, Majelis Taklim AQUA Karisma, Komite Olahraga KORA, Serikat Pekerja, Koperasi Karyawan dan CSR AQUA disambut gembira oleh pemerintahan desa Muarajaya.
“Kami ucapkan terimakasih kepada PT Tirta Investama AQUA Group Danone yang senantiasa peduli dengan menyalurkan bantuan sosial berupa pembagian takjil berbuka, santunan anak yatim dan paket sembako kepada warga, “ungkap Awan Hermawan, SE, Kepala Desa Muarajaya.
Sementara itu, dikatakan Ketua MUI Desa Muarajaya Ustad Deden, langkah yang dilakukan pihak perusahaan di bulan ramadhan tersebut dirasakan manfaatnya.
“Semoga perusahaan AQUA yang senantiasa peduli kepada anak yatim dan warga dilimpahkan keberkahan sehingga menjadi perusahaan yang maju, berkembang dan sukses, ” pungkas. Ketua MUI Desa Muarajaya.
Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor telah menerima peraturan dari pemerintah pusat yang mengatur pemberian Tunjangan Hari Raya (THR) untuk Aparatur Sipil Negara (ASN). Peraturan tersebut juga mengatur cara penentuan alokasi anggaran THR untuk Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).
Aturan ini berlaku untuk seluruh jenis PPPK, baik yang bekerja penuh waktu maupun paruh waktu, sehingga semua ASN akan mendapatkan THR tahun ini.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor, Denny Mulyadi, menjelaskan bahwa PPPK saat ini merupakan bagian dari ASN yang memiliki hak dan kewajiban yang sama, termasuk hak menerima THR.
“Aturannya sudah jelas. PPPK sekarang merupakan bagian dari ASN, sehingga memiliki hak dan kewajiban yang sama, termasuk hak menerima THR,” ujarnya, di Balai Kota Bogor, Jumat (13/3/2026).
Ia menambahkan, bahwa Pemkot Bogor memahami adanya berbagai pertanyaan maupun keresahan yang muncul di kalangan PPPK terkait mekanisme pemberian THR ini.
“Kami memastikan seluruh prosesnya mengacu pada regulasi pemerintah pusat, sehingga pelaksanaannya tetap adil dan sesuai ketentuan,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kota Bogor (BKPSDM) Kota Bogor, Dani Rahadian, menjelaskan bahwa berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 9 Tahun 2026, pemberian THR dan gaji ketiga belas bagi PPPK dilakukan secara proporsional, khususnya bagi PPPK yang masa kerjanya kurang dari satu tahun.
Hal tersebut diatur dalam Pasal 9 ayat (14) huruf a yang menyebutkan bahwa PPPK dengan masa kerja kurang dari satu tahun diberikan THR dan gaji ketiga belas secara proporsional sesuai dengan jumlah bulan bekerja, yang mengacu pada besaran penghasilan satu bulan yang diterima.
Dalam penjelasan pasal tersebut disebutkan bahwa yang dimaksud dengan pemberian THR dan gaji ketiga belas secara proporsional adalah perhitungan berdasarkan jumlah bulan bekerja dengan formula (n/12) dikalikan dengan penghasilan satu bulan, di mana n merupakan jumlah bulan bekerja sebagai PPPK.
Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai NasDem Kota Bogor menggelar kegiatan buka puasa bersama yang dirangkaikan dengan santunan anak yatim, pembagian bingkisan sembako kepada pengurus partai, serta konsolidasi organisasi, sebagai momentum mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat soliditas kader di bulan suci Ramadan.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh jajaran pengurus DPD, DPC, hingga kader Partai NasDem se-Kota Bogor dalam suasana penuh kebersamaan dan kekeluargaan.
Ketua DPD Partai NasDem Kota Bogor, Benninu Argoebie, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya memperkuat kebersamaan antar kader sekaligus menumbuhkan kepedulian sosial kepada masyarakat.
“Momentum Ramadan ini menjadi kesempatan bagi kita untuk mempererat silaturahmi, memperkuat soliditas partai, sekaligus berbagi dengan sesama, khususnya kepada anak-anak yatim,” ujar Benninu.
Dalam kesempatan tersebut, DPD Partai NasDem Kota Bogor juga memberikan santunan kepada anak yatim serta membagikan bingkisan sembako kepada para pengurus partai sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan kerja keras dalam membesarkan Partai NasDem di Kota Bogor.
Selain itu, kegiatan ini juga dimanfaatkan sebagai konsolidasi internal partai, guna memastikan seluruh struktur organisasi tetap solid dan siap menjalankan berbagai program serta agenda partai ke depan.
Melalui kegiatan ini, Partai NasDem Kota Bogor berharap semangat kebersamaan, kepedulian sosial, serta komitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat dapat terus terjaga.
Cisarua | Jurnal Bogor – Program Bupati Bogor Rudy Susmanto terkait penanganan sampah terpadu di setiap desa hingga kini belum terdengar lagi perkembangannya. Sampah di setiap desa saat ini masih diangkut oleh Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bogor.
Sementara itu, sampah liar atau sampah yang tidak memiliki penanggung jawab masih banyak ditemukan dan mengotori sejumlah ruas jalan di wilayah Cisarua.
Beberapa tokoh masyarakat mempertanyakan kelanjutan program pembangunan sistem penanganan sampah terpadu di setiap desa tersebut. Mereka berharap program yang sempat disampaikan pemerintah daerah itu dapat segera direalisasikan.
“Dulu kami sempat mendengar akan ada penanganan sampah terpadu di setiap desa. Namun sekarang kabarnya tidak terdengar lagi. Jika program itu benar-benar direalisasikan tentu sangat baik, karena sampah di setiap desa bisa tertangani dengan lebih baik,” ujar Indra, Minggu (15/3/2026).
Sementara itu, penanganan sampah yang dilakukan desa hingga kini masih mengandalkan armada pengangkut dari DLH Kabupaten Bogor. Dalam pelaksanaannya, pengangkutan tersebut kerap mengalami kendala, mulai dari keterlambatan pengangkutan hingga persoalan administrasi keuangan.
“Sampah dari tempat wisata di setiap desa diangkut oleh DLH. Pengelola wisata dikenakan iuran setiap bulan. Namun jika terjadi persoalan keuangan, sampah sering tidak diangkut. Hal seperti ini bisa membuat sampah dibuang sembarangan atau bahkan ke sungai,” ungkap Omen.
Ia berharap pembangunan fasilitas pengelolaan sampah terpadu di setiap desa dapat segera dilaksanakan agar persoalan sampah, khususnya di wilayah Cisarua, bisa tertangani dengan lebih baik. Dadang Supriatna.
Menjelang Hari Raya Idul Fitri, semangat berbagi menyelimuti Kelurahan Kedung Waringin, Kecamatan Tanah Sareal. Pada Sabtu (14/3), Gerakan Masyarakat Kota Bogor (GMKB) menggelar aksi sosial bertajuk Program SAYURAN (Santunan Yatim Sambut Lebaran).
Acara yang dihadiri langsung oleh Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, ini menjadi momentum spesial bagi 50 anak yatim dari warga sekitar. Tidak hanya mendapatkan santunan berupa uang tunai dan bingkisan lebaran, anak-anak tersebut juga dimanjakan dengan sajian mie gratis dari Wings Food serta ditutup dengan agenda buka puasa bersama yang penuh kehangatan.
Ketua GMKB, R Ridho mengatakan, kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian komunitas terhadap sesama, khususnya dalam memastikan anak-anak yatim turut merasakan kegembiraan menyambut lebaran.
“Program SAYURAN ini adalah ikhtiar kami di GMKB untuk hadir di tengah masyarakat. Kami ingin memastikan bahwa adik-adik kita, para anak yatim, tidak merasa sendirian dalam menyambut hari kemenangan. Senyum yang terpancar dari wajah mereka hari ini adalah energi bagi kami untuk terus berbuat baik,” ujar Ridoes di sela-sela acara.
Kehadiran Wali Kota Bogor beserta jajaran pejabat Pemkot Bogo seperti Kepala Badan Kesbangpol Hidayatullah, Sekcam Tanah Sareal Johan, hingga Lurah Kedung Waringin, Ari menambah bobot dukungan moril bagi gerakan ini. Tercatat lebih dari 100 orang hadir memadati lokasi acara, termasuk seluruh Ketua RW se-Kelurahan Kedung Waringin.
Keberhasilan acara ini tidak lepas dari sinergi kuat antara masyarakat dan sektor privat. Ridho mengungkapkan apresiasi setinggi-tingginya kepada para donatur dan sponsor yang terlibat.
“Kegiatan ini bisa terlaksana berkat gotong royong luar biasa dari para pelanggan niaga GMKB, anggota, serta dukungan penuh dari RSUD Kota Bogor, PDAM, Bank Kota, Perumda Pasar Pakuan, PT Rivi Utama, Air Pasundan, dan Wings Food. Terima kasih juga untuk Ibu Dewi yang telah memfasilitasi tempat,” tambah Ridho.
Dengan kolaborasi ini, diharapkan semangat SAYURAN dapat terus berlanjut di wilayah lain, menebar manfaat lebih luas bagi warga Kota Bogor yang membutuhkan.
Bogor Selatan | Jurnal Bogor – Pengurus RW 009 bersama lima RT menggelar kegiatan buka puasa bersama warga jamaah Masjid Jami Nurul Hidayah Warung Limus, Kelurahan Mulyaharja, Kecamatan Bogor Selatan, Minggu (15/3/2026).
Kegiatan yang berlangsung penuh kebersamaan tersebut dihadiri para tokoh agama, kasepuhan, pengurus DKM Masjid Jami Nurul Hidayah, serta warga sekitar RW 009 Warung Limus.
Menjelang waktu berbuka puasa, acara diisi dengan tausiyah yang disampaikan Ketua DMI Kecamatan Bogor Selatan, Ustadz M. Kodariah. Dalam tausiyahnya, ia mengajak seluruh jamaah memanfaatkan bulan suci Ramadan sebagai momentum untuk meningkatkan keimanan, memperbanyak amal ibadah, serta mempererat tali silaturahmi antar sesama.
Ketua RW 009, Tirta Wiguna mengatakan, kegiatan buka puasa bersama ini merupakan agenda kebersamaan warga yang bertujuan mempererat hubungan silaturahmi antarwarga di lingkungan RW 009.
“Melalui kegiatan ini kami ingin memperkuat kebersamaan dan kekompakan warga, khususnya dalam suasana bulan suci Ramadan,” ujarnya.
Perwakilan DKM Masjid Jami Nurul Hidayah, Ahmad Subadri, menyampaikan bahwa kegiatan buka puasa bersama ini juga menjadi sarana mempererat hubungan antara pengurus masjid dan masyarakat. Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan setiap tahun sebagai bagian dari upaya memperkuat ukhuwah di lingkungan warga.
Sementara itu, tokoh agama Warung Limus, Ustadz Masduki, mengapresiasi kekompakan warga dalam menyelenggarakan kegiatan tersebut. Menurutnya, kegiatan seperti ini sangat positif untuk menjaga ukhuwah Islamiyah serta memperkuat rasa kebersamaan di tengah masyarakat.
Acara kemudian ditutup dengan doa bersama dan dilanjutkan dengan buka puasa bersama seluruh jamaah yang hadir dalam suasana penuh kehangatan dan kebersamaan. Yudi
Megamendung | Jurnal Bogor UPT DPU Jalan dan Jembatan Kelas A Wilayah 2 Ciawi melakukan perbaikan ruas jalan Cikopo Selatan. Ruas jalan yang masuk dari Simpang Gadog hingga keluar di wilayah Cisarua merupakan jalur alternatif yang banyak dilintasi para pemudik.
Tampak menjelang beberapa hari lagi Lebaran, kondisi jalan Cikopo Selatan diperbaiki agar aman dilalui para pemudik.
Kepala UPT JJ Ciawi Heru Haerudin mengatakan, jalan milik kabupaten Bogor yang dilintasi oleh para pemudik, kini dalam kondisi aman.
“Perbaikan sudah dilakukan di setiap jalan milik Kabupaten Bogor yang ada dalam pengawasan kami. Khususnya, untuk jalan alternatif Cikopo Selatan yang mulai masuk dari Gadog dan keluar di Cisarua, dari Seuseupan melintasi Megamendung dan keluar di Cisarua, kini dalam kondisi aman untuk dilalui. Jadi, bagi para pemudik dan masyarakat tidak perlu khawatir lagi saat silaturahmi lebaran nanti, ” ujar Heru Haerudin, Minggu (15/3/2026).
Ia menambahkan, selain sudah dilakukan perbaikan terhadap badan jalan yang tadinya berlubang, pihaknya juga mulai dari arus mudik dan sebaliknya akan dilaksanakan pemantauan dengan menyiagakan para petugas di setiap jalur rawan.
“Kita juga menyiagakan petugas dan armada di beberapa jalur yang dinilai rawan. Ini dilakukan, beberapa kawasan seperti jalur Puncak merupakan kawasan yang rawan terjadinya bencana alam,” pungkasnya.
Cisarua | Jurnal Bogor Rehabilitasi lingkungan kawasan hulu yang ada di wilayah Cisarua, Kabupaten Bogor belum mampu menampung air di musim hujan. Buktinya, baru saja 3 hari tidak turun hujan dengan matahari yang bersinar terik menjadikan kali atau sungai yang ada di kawasan hulu mengalami penyusutan airnya. Seperti kali Ipus, Ciliwung, dan beberapa sungai yang ada di perbukitan mengalami hal serupa.
Tidak hanya itu, lahan pertanian sayur mayur, para petaninya harus melakukan penyiraman untuk tanamannya.
“Ya padahal baru 3 hari kemarau, tidak ada hujan sedikit pun, dan matahari bersinar cukup terik menjadikan tanaman bawang daun kita mengalami kekeringan dan hangus daunnya akibat teriknya sinar matahari. Untuk menghindari kematian, kita lakukan penyiraman setiap pagi dan sore, ” tutur Yadi.
Sementara itu dikatakan Manuy, lelaki yang punya hobi lintas alam ini menuturkan, resapan air hujan di wilayah hulu belum mampu menyerap air hujan.
” Kali yang ada di wilayah hulu sungai seperti Ciliwung dan beberapa kali lainnya kini mulai menyusut volume airnya. Hal ini karena di kawasan hulu masih banyak areal terbuka yang perlu dilakulan rehabilitasi dengan terus dilakukan penanam pohon,” ujarnya.
Sementara dampak dari menyusutnya volume air tersebut, pemandangan kotor mulai terlihat di kawasan aliran sungai Cisarua. Sampah kembali mengotori sepanjang aliran yang berada di tengah-tengah pemukiman penduduk.
Adanya hal tersebut, pemerintah kini terus dituntut untuk melakukan penanganan lingkungan kawasan Puncak secara menyeluruh.
“Dinas Lingkungan Hidup harus benar benar berfungsi. Jangan hanya bisa mengangkut sumpah yang berbayar, tetapi harus terjun juga untuk penganan yang sifatnya bagi kegiatan penyelamatan lingkungan, ” pungkas Manuy.
Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim membuka Rapat Kerja Cabang (Rakercab) Gerakan Pramuka Kota Bogor Tahun 2026 di Paseban Sri Baduga, Balai Kota Bogor, Kamis (12/3/2026).
Kegiatan diawali dengan pelantikan badan kelengkapan Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kota Bogor.
Dalam sambutannya, Dedie Rachim yang juga Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab) Gerakan Pramuka Kota Bogor berharap Rakercab menjadi momentum transformasi bagi Gerakan Pramuka agar semakin maju, profesional, dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Ia juga mengingatkan agar dana hibah yang diterima Kwarcab Gerakan Pramuka Kota Bogor digunakan sesuai perencanaan, transparan dan akuntabel.
Pada kesempatan itu ia menyinggung kebijakan pembatasan penggunaan gadget bagi anak di bawah usia 16 tahun dapat menjadi peluang bagi Gerakan Pramuka untuk merekrut lebih banyak pelajar mulai dari tingkat sekolah dasar hingga sekolah menengah.
“Gerakan Pramuka bisa menjadi kegiatan alternatif bagi anak-anak yang mungkin kurang berminat di bidang olahraga. Dengan informasi yang tepat kepada orang tua, diharapkan semakin banyak anak yang tertarik mengikuti kegiatan kepramukaan,” kata Dedie Rachim.
Ia juga menyampaikan adanya Basarnas membentuk Satuan Karya SAR (Saka SAR). Untuk itu, ia meminta BPBD dan Dinas Pendidikan Kota Bogor berkoordinasi dengan Kantor Cabang Dinas (KCD) Pendidikan Provinsi Jawa Barat untuk merekrut anggota Pramuka maupun pelajar yang berminat mengikuti kegiatan tersebut.
Sementara itu, Wakil Ketua Bidang Organisasi dan Kelembagaan Kwartir Daerah Jawa Barat, Baim Setiawan yang mewakili Ketua Kwarda Jawa Barat menegaskan agar program kerja Kwarcab selaras dengan program pembangunan Pemerintah Kota Bogor.
Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Kota Bogor, Denny Mulyadi mengatakan Rakercab bertujuan membahas dan menetapkan program kerja Kwarcab Tahun 2026 serta merumuskan rekomendasi program kerja tahun 2027.
Menurutnya, program yang disusun harus berorientasi pada manfaat nyata bagi anggota muda Gerakan Pramuka maupun masyarakat Kota Bogor secara luas.
Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim secara resmi membuka kegiatan Balkot Ramadan Festival 2026 yang berlangsung di Halaman Perpustakaan dan Galeri Kota Bogor, 12 – 14 Maret 2026.
Kegiatan tersebut menjadi agenda tahunan Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor dalam menyambut bulan suci Ramadan sekaligus menghadirkan ruang bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk memasarkan produknya kepada masyarakat.
Selain menghadirkan bazar UMKM, Balkot Ramadan Festival juga menyediakan berbagai layanan publik yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat secara langsung di satu lokasi yang meliputi penukaran uang, pemeriksaan kesehatan gratis, perpanjangan SIM, pembuatan, pembaharuan dan perpanjangan Paspor, KTP serta KIA, hingga pembayaran zakat, pajak, dan PDAM.
Dedie Rachim menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan tradisi tahunan Pemkot Bogor yang tidak hanya mendorong perputaran ekonomi masyarakat, tetapi juga memudahkan warga dalam mengakses berbagai layanan publik.
“Hari ini sebagaimana tradisi di Kota Bogor kita membuka kesempatan kepada seluruh UMKM yang terdaftar dan yang ada di Kota Bogor untuk ikut dalam ramadan festival,” ujar Dedie Rachim, Kamis (12/3/2026).
Ia menambahkan bahwa kegiatan tersebut menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk memanfaatkan layanan sekaligus berbelanja kebutuhan menjelang Idulfitri.
“Ini kesempatan untuk masyarakat untuk memanfaatkan bazar Ramadan ini sebagai sarana menyelesaikan permasalahan layanan. Di sisi lain, karena kita sudah menghadapi Idulfitri, masyarakat juga bisa berbelanja kebutuhan untuk Idulfitri,” katanya.
Sementara itu, Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kota Bogor, Dewi Sondari Denny, menyampaikan bahwa penyelenggaraan Balkot Ramadan Festival diharapkan dapat dimanfaatkan oleh masyarakat sekaligus mendorong peningkatan transaksi UMKM.
Ia menjelaskan bahwa pada tahun ini jumlah tenant memang dibatasi, karena melalui proses kurasi, namun layanan publik yang tersedia justru semakin diperbanyak.
“Tahun ini kita mengkurasi tenant dan hanya ada 63, tetapi layanan publik meningkat. Jadi diharapkan layanan publik ini bisa dimanfaatkan oleh masyarakat dengan mudah, karena semuanya terintegrasi di sini,” jelasnya.
Ia mengajak masyarakat Kota Bogor untuk meramaikan kegiatan Balkot Ramadan Festival yang digelar selama tiga hari tersebut dan memanfaatkan segala layanan yang diberikan serta turut meningkatkan ekonomi kreatif UMKM Kota Bogor.
“Diharapkan masyarakat bisa memanfaatkan Balkot Ramadan festival ini, harapannya transaksinya lebih tinggi dari tahun kemarin ya,” katanya.
63 Tenant UMKM Ramaikan Balkot Ramadan Festival 2026. Berbagai macam produk ditawarkan oleh para pelaku UMKM yang berpartisipasi dalam kegiatan Balkot Ramadan Festival 2026. Mulai dari produk kerajinan tangan, jajanan tradisional, makanan ringan untuk takjil dan makanan berat, hingga gebyar sembako murah dan sayur-mayur.
Usai membuka acara, Dedie Rachim menyempatkan untuk mengelilingi tiap-tiap tenant dan memborong produk-produk makanan yang dijual oleh para pelaku UMKM.
“Alhamdulillah ini tradisi yang pemerintah daerah Kota Bogor lakukan setiap tahun meliputi memberikan kesempatan kepada UMKM untuk berjualan di sekitaran,” ujar Dedie Rachim.
Ia mengatakan bahwa salah satu tenant yang paling diminati oleh masyarakat adalah penukaran uang baru. Banyak masyarakat yang mengantre dari pagi hari untuk bisa menukarkan uang baru sebagai kebutuhan mereka di hari Idulfitri.
“Banyak masyarakat antre dari jam 2 pagi ya. Jadi saya minta ke BJB untuk laksanakan layanan, karena masyarakat sudah antre dari pagi. Ini kan kebutuhan ya, kalau kebutuhannya banyak tentu harus dilayani,” katnya.