34.9 C
Bogor
Sunday, November 8, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 19

Kades Cigudeg: Kesampingkan Ego, Bangun Komunikasi

0

‎‎Cigudeg l Jurnal Bogor
‎Kepala Desa Cigudeg H.Andi Supriadi memiliki pandangan yang bijak perihal tugasnya sebagai kepala desa. Dia mampu mengesampingkan ego dan membangun komunikasi demi terciptanya Desa Cigudeg, Kecamatan Cigudeg, Kabupaten Bogor yang kondusif. Selain itu juga membuka ruang diskusi melalui bermusyawarah yang menjadi jalan terbaik  dalam mengambil keputusan.

‎”Kita harus saling menghargai perbedaan. Sebagai orang timur, karena  musyawarah bagian budaya identitas yang luhur,” kata dia.

‎‎Menurut Kades Supriadi atau yang akrab dipanggil Bram,  berbeda pandangan atau pendapat itu hal wajar. Tanpa menyela atau ego pribadi, tentu kita harus menghargai perbedaan atau pendapat orang lain.

‎”‎Tentu jangan alergi dengan kritik, sepanjang tidak menyerang personal. Karena kritik itu bentuk berdemokrasi untuk membangun. ‎Kesampingkan egosentris. Fokus  apa yang disampaikan , akan tetapi bukan sibuk menyiapkan bantahan atau kalimat yang mengarah  personal,” jelasnya.

‎‎Sebab itu, lembaga desa kata dia, memiliki peranan penting untuk menyerap aspirasi sesuai potensi desa. Tak hanya itu, Pemerintah Desa selain mengurus secara administrasi juga menyiapkan dan menyusun beragam  program  teknis maupun nonteknis.

‎‎Termasuk persiapan dengan dibuatnya Rencana pembangunan jangka menengah Desa atau  RPJMDes. “‎Membuka ruang dialog perbedaan pendapat bukan untuk memenangkan suatu argumen, akan tetapi tujuan  untuk membuka jalan dengan runtut alasan dengan rincian pemaparan,” tandasnya.

(Arip Ekon)

‎

‎

‎

‎

‎

‎

‎

‎

‎

Garesi FC Juara Pordes Cup Bantarkaret 2026

0

Nanggung | Jurnal Bogor
Garesi FC asal Kampung Sidempok berhasil menjuarai turnamen Pordes Cup Bantarkaret 2026 setelah mengalahkan Aremci FC 1-0 pada partai final yang digelar di Lapangan GBK, Desa Bantarkaret, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor, Minggu (30/8/2026).

Laga puncak turnamen antar kampung itu berlangsung sengit dan meriah. Ribuan penonton dari berbagai wilayah memadati area stadion untuk menyaksikan langsung perebutan gelar juara.

Antusiasme masyarakat terlihat sejak awal pertandingan hingga peluit panjang dibunyikan. Atmosfer pertandingan semakin hidup dengan dukungan penuh dari suporter kedua tim yang hadir di tribun dan sisi lapangan.

Sekretaris Desa Bantarkaret, H. Sastra, mengucapkan rasa syukur atas suksesnya pelaksanaan Pordes Cup 2026. Ia memberikan apresiasi kepada seluruh unsur Muspika Kecamatan Nanggung yang telah mendukung penuh kegiatan tersebut.

“Peran aparat keamanan, khususnya jajaran Polsek dan Koramil Nanggung, serta seluruh unsur Muspika sangat membantu kelancaran turnamen sejak awal hingga final,” ujar H. Sastra.

H. Sastra menilai Pordes Cup Bantarkaret tidak hanya menjadi ajang olahraga dan hiburan masyarakat, tetapi juga memberikan dampak positif terhadap perekonomian warga.

“Ramainya penonton di setiap pertandingan membuat para pedagang dan pelaku UMKM mendapatkan manfaat dari meningkatnya aktivitas masyarakat di sekitar lapangan,” jelasnya.

Pemerintah Desa Bantarkaret berkomitmen menjadikan Pordes Cup sebagai agenda tahunan yang bermanfaat bagi masyarakat sekaligus wadah pembinaan generasi muda.

“Kami berharap turnamen ini dapat kembali digelar pada tahun 2027 apabila tidak terdapat kendala,” kata H. Sastra.

Melalui turnamen seperti Pordes Cup, ia berharap dapat muncul bibit-bibit pesepak bola potensial dari Desa Bantarkaret dan sekitarnya yang mampu berkembang hingga ke jenjang kompetisi yang lebih tinggi.

Keberhasilan Garesi FC sebagai juara Pordes Cup Bantarkaret 2026 sekaligus menutup rangkaian turnamen yang berlangsung meriah dengan antusiasme besar dari masyarakat Kecamatan Nanggung dan sekitarnya.

(Rahman Amang
)

Maulid Nabi di MIN 1 Bogor Tanamkan Kecintaan Kepada Rasulullah

0

Leuwisadeng l Jurnal Bogor
MIN 1 Bogor Leuwisadeng Kabupaten Bogor menggelar Maulid Nabi Muhammad SAW, Jumat (28/8/2026). Peringatan Maulid Nabi diikuti sejumlah murid, tenaga pendidik, wali murid hingga unsur komite sekolah.‎

‎‎Pada Maulid Nabi tersebut juga dibacakan Mahalul Qiyam mengiringi suasana khidmat sebagai bentuk kecintaan dan penghormatan kepada Nabi Muhammad. Sebelumnya dilakukan pPembiasaan shalat Dhuha mengawali jalannya acara sekaligus upaya menanamkan nilai religius kepada murid.‎

Suasana Mauliad Nabi di MIN 1 Bogor

‎Kreativitas siswa ditampilkan pada peringatan Maulid Nabi yang bukan sekadar seremonial, tetapi menjadikan momentum penting bagi seluruh siswa untuk mengenal, mencintai, dan meneladani akhlak Rasulullah SAW.‎

‎”Anak-anak agar bisa meneladani akhlak Nabi Muhammad dalam kehidupan sehari hari,” ujar Kepala MIN 1 Bogor Ating M.Pd.i.‎

‎‎Menurutnya, keteladanan Nabi Muhammad SAW sangat relevan untuk diterapkan terhadap para siswa, terutama dalam membentuk karakter yang santun, jujur, disiplin dan bertanggung jawab.‎

‎”‎Tentunya  menghormati guru dan kedua orang tua,” tandasnya.‎

‎pada kesempatan itu, Ketua Komite MIN 1 Bogor H. Didin Hapidudin yang juga sebagai Kepala Desa Sibanteng mengapresiasi semaraknya  Maulid Nabi yang menjadi sarana untuk mempererat dan silaturahmi yang menjadi bagian keluarga besar MIN 1 Bogor.‎

“‎Kegiatan keagamaan seperti  Maulid Nabi diharapkan untuk terus dilaksanakan dan memberikan dampak positif bagi  pembentukan karakter peserta didik,” tukasnya.

(Arip Ekon)

‎

‎

‎

Perkuat Kemampuan, Pesilat PSHT Bogor Barat Latihan Bersama di Cijeruk

0

Cijeruk | Jurnal Bogor
‎‎Bertempat di area Pondok Pesantren Siti Dhumillah Cijeruk, Kabupaten Bogor puluhan pesilat Persatuan Setia Hati Terate (PSHT) Cabang Bogor Barat dan  Selatan menggelar pelatihan bersama, Minggu (30/8/2026).

‎Dewan Ranting  PSHT Kecamatan Caringin Bogor Selatan Gusnarto mengatakan, latihan pencak silat  bersama merupakan agenda rutin yang melibatkan pesilat di lingkungan Pondok Pesantren Siti Dhumillah.‎

‎Tak hanya itu, agenda  latihan rutin  bersama siswa maupun warga pesilat yang datang dari berbagai wilayah sebagai wujud kebersamaan dan  persaudaraan dalam organisasi PSHT tersebut.

‎”Pesilat tak hanya diajarkan secara materi saja, akan tetapi bagian penting dites fisik dan mental,” ujarnya.‎

‎”Untuk menumbuhkan percaya diri juga,” tambah salah satu Pengurus Ranting PSHT Kecamatan Caringin Nani Nurhayati ditemui usai latihan bersama.‎

‎Selain pengurus di PSHT Nani yang juga sebagai guru di sekolah yang aktif  memberikan materi ekstrakurikuler pencak silat di setiap sekolah di Kecamatan Caringin. ‎Pencak silat salah satu pelajaran esktrakurikuler  untuk membangun fisik dan mental anak sejak dini.‎

‎Perkembangan minat akan pencak silat dimasyarakat kini terus mengalami peningkatan. “Selain siswa prestasi, ditambah kepengurusan  organisasi PSHT pencak silat yang begitu luas, hingga perkembangan PSHT  terus mengalami peningkatan,” tambah Perwakilan PSHT Cabang Sukabumi Teguh Prayoga.‎

‎Sementara pelatih PSHT yang berasal Ranting Kecamatan Nanggung Rena Zaqiah mengatakan, latihan   keluar wilayah Nanggung sengaja dilakukan, agar mereka  dapat  beradaptasi dan berbagi pengalaman dengan para pesilat lainnya.‎

‎”Untuk   mengasah kemampuan dan mentalitas peserta silat, sebab ruang lingkup saat latihan  diluar dan didalam itu jelas berbeda. Mentalitas terbangun, karena peserta pun bisa latihan lebih serius lagi,” tandasnya.‎

‎Sementara keberadaan olahraga seni beladiri pencak silat ini mendapat dukungan dari  Forkopimcam Nanggun, Koramil 2117, Mapolsek hingga PT Antam.‎

‎Bahkan Ketua Koordinator Olahraga Kecamatan Nanggung (KOK) Kasim mendukung latihan di luar wilayah  karena bisa menambah pengalaman dan  memperkuat mentalitas.‎

‎”Mereka dapat merasakan kolaborasi latihan bersama sehingga pelatih bisa mengukur kekurangan para pesilat secara objektif,” pungkasnya.

(Arip Ekon)

‎

‎

Pramuka Kwarcab Kota Bogor Tanam Pohon di Dramaga

0

Dramaga | Jurnal Bogor
Gerakan Pramuka Kwartir Cabang (Kwarcab) Kota Bogor menegaskan komitmen nyata menjaga kelestarian lingkungan. Sebagai rangkaian peringatan Hari Pramuka ke‑65, pihaknya melaksanakan kegiatan bakti penghijauan berupa penanaman pohon di lahan aset Pemerintah Kota Bogor yang terletak di Desa Sukadamai, Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor, Minggu (30/8/2026).

Langkah ini bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan wujud tanggung jawab moral dan kepedulian mendalam generasi muda terhadap bumi yang kita tinggali.

Penanaman pohon dipimpin langsung oleh Kak Eko Prabowo, Wakil Ketua Bidang Saka dan Gugus Darma Kwarcab Gerakan Pramuka Kota Bogor. Turut hadir dan menyemangati langkah bakti ini Anggota Komisi IV DPR RI, Endang Setyawati Thohari, serta Kepala Desa Sukadamai H. Pepen Supendi.

Dalam kesempatan tersebut, H. Pepen Supendi juga mewakili Camat Dramaga hadir mendampingi sepenuhnya pelaksanaan kegiatan penghijauan ini.

Kepala Desa Sukadamai H. Pepen Supendi menyampaikan apresiasi sekaligus harapan besar atas pelaksanaan kegiatan ini. Menurutnya, penanaman pohon yang dilakukan di wilayah ini akan menjadi awal yang baik untuk menumbuhkembangkan penghijauan secara menyeluruh di lahan tersebut.

“Penanaman pohon yang dilakukan di sini diharapkan dapat menumbuhkembangkan penghijauan secara utuh di lahan ini. Kita tanam jenis pohon keras sekaligus pohon‑pohon buah, sehingga nantinya tidak hanya menjadi penghijauan semata, tetapi juga bermanfaat menyejukkan sekaligus memberi manfaat nyata bagi warga sekitar,” ungkapnya

Aksi penghijauan ini menjadi bukti bahwa semangat Pramuka tidak hanya teruji di lapangan baris‑berbaris atau kemah semata, melainkan juga terwujud dalam tindakan nyata melestarikan alam. Semangat bakti seluruh anggota Gugus Darma se‑Kwarcab Kota Bogor tercurah penuh saat menanam satu per satu bibit pohon—menanam harapan, menanam masa depan, demi lingkungan yang tetap hijau, sejuk, asri, dan lestari bagi anak cucu kita kelak.

Kegiatan ini sekaligus menegaskan makna mendalam semboyan Pramuka yang dipegang teguh: “SATYAKU KUDHARMAKAN, DHARMAKU KUBAKTIKAN”. Kesetiaan dan pengabdian ini tidak hanya ditujukan bagi bangsa dan negara, melainkan juga bagi alam semesta, lingkungan hidup, serta segala apa yang Tuhan titipkan kepada kita untuk dijaga sebaik‑baiknya. Menjaga hutan, menjaga tanah, menjaga udara bersih—adalah juga bagian tak terpisahkan dari kewajiban dan pengabdian sejati seorang Pramuka.

Hadirnya pemimpin wilayah, serta masyarakat setempat memperkuat pesan bahwa penghijauan adalah tugas bersama. Pohon keras dan pohon buah yang ditanam hari ini diharapkan tumbuh subur, berakar kuat, menjadi pelindung tanah, pemberi kesejukan, sumber hasil bumi, sekaligus pengingat abadi: bahwa kemajuan sejati harus berjalan beriringan dengan kelestarian alam. Tanpa lingkungan yang sehat, tak akan ada masa depan yang layak bagi siapa pun.

Gerakan Pramuka Kwarcab Kota Bogor melalui langkah ini menyatakan sikap tegas: akan terus hadir, bergerak, dan berkontribusi nyata menjaga bumi. Bakti bagi alam adalah bakti bagi kehidupan selamanya.

(Wawan Hermawanto)

Festival Kemerdekaan Sentul City 2026 Jadi Ajang Silaturahmi

0

Babakan Madang | Jurnal Bogor
 Acara Puncak Festival Kemerdekaan Sentul City 2026 sajikan kemeriahan perayaan kemerdekaan Republik Indonesia (HUT RI) ke-81. Ratusan warga dari berbagai cluster meluapkan kegembiraan bersama di Taman Budaya Sentul City, Kabupaten Bogor.

Momentum HUT RI ke-81 tahun ini juga menjadi ajang silaturahmi antar warga perumahan dari berbagai cluster kawasan Sentul City saat mengikuti acara kreativitas serta permainan hiburan sejak pagi hingga sore hari. Sejumlah stand juga ramai dikunjungi warga, diantaranya Stand Sate Kambing Madura, Stand Jungleland Adventure Theme Park, dan stand produk lainnya.

“Acara ini jadi ajang silaturahmi buat kita karena kesibukan masing-masing jadi jarang kumpul-kumpul seperti ini meski kita bertetangga sebenarnya. Kalau yang paling berkesan itu permainan gladiator ada lucunya juga, pokoknya berkesan hari ini,” kata Imam, warga Cluster Venesia Sentul City, di Taman Budaya Sentul City, Minggu (30/8/2026) siang.

Selain para undangan dan warga Sentul City juga terpantau sejumlah warga dari perkampungan sekitar kawasan perumahan elit tersebut yang ikut hadir menyaksikan kemeriahan acara. “Saya dan istri dapat kupon doorprize, tapi pas mau masuk taman budaya disuruh parkir motor di parking area lumayan jauh jalan laki dari lokasi acara,” ujar H Oding, warga RW 02 Desa Bojong Koneng. 

Sementara, pengamanan di sekitar lokasi festival terpantau cukup ketat demi kenyamanan undangan yang hadir, mulai dari area masuk sampai ke area Taman Budaya dan area VVIP panggung hiburan utama yang melibatkan unsur aparat keamanan dan sekuriti Sentul City.

Untuk diketahui, salah satu tujuan Festival Kemerdekaan Sentul City 2026, diantaranya untuk menggelorakan semangat nasionalisme melalui berbagai aktivitas yang mempertemukan warga, menampilkan kreativitas, serta menghadirkan hiburan bagi masyarakat.

Hadir dalam acara ini Camat Babakan Madang R. Makmun Nawawi, undangan VVIP lainnya, dan sejumlah pengusaha.  Acara dilanjutkan pada malam hari menampilkan Donnie Sibarani sebagai guest start (mantan personil Ada Band) untuk menghibur warga masyarakat yang hadir.

(Sabilillah)

Empat SSB Putri Adu Bakat di Alwan Mini Soccer Cup

0

Megamendung | Jurnal Bogor – Turnamen sepakbola putri antar-Sekolah Sepak Bola (SSB) bertajuk Alwan Mini Soccer Cup Championship berlangsung meriah. Kompetisi tersebut menjadi ajang silaturahmi sekaligus wadah untuk mengasah bakat para pesepakbola putri usia 10 hingga 15 tahun.

Turnamen diikuti empat tim putri yang berasal dari sejumlah kecamatan di Kabupaten Bogor, yakni Yacis Putri, Persachi Putri, Bina Citra Putri, dan Yudistira Putri.

Kompetisi menggunakan sistem setengah kompetisi dengan format setiap tim saling bertemu dan mengumpulkan poin. Para peserta memperebutkan Piala Alwan Mini Soccer, sementara panitia juga menyiapkan piala dan piagam penghargaan bagi para juara.

Ketua Panitia, Hendra, mengatakan turnamen tersebut tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sebagai sarana mempererat silaturahmi antarpemain, pelatih, dan SSB.

“Ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus untuk mengasah bakat anak-anak perempuan dalam olahraga sepakbola,” kata Hendra, Sabtu (29/8/2026).

Dari hasil pertandingan, Bina Citra Putri berhasil keluar sebagai juara pertama. Posisi kedua ditempati Yacis Putri, sedangkan Persachi Putri meraih juara ketiga.

Pelatih Yacis Putri, Erwan Setiawan, menyambut positif digelarnya turnamen sepakbola putri. Menurutnya, semakin banyak kompetisi seperti ini akan membuka kesempatan bagi para pemain muda perempuan untuk mendapatkan pengalaman bertanding.

“Semoga semakin banyak momen seperti ini. Selain memperkenalkan sepakbola putri, turnamen ini juga menjadi wadah untuk menampung dan mengembangkan bakat siswa YPC,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Pelatih Yudistira Putri, Saipul Hadi. Ia menilai keberadaan turnamen khusus SSB putri sangat penting karena kompetisi sepakbola putri masih relatif jarang digelar.

“Dengan adanya turnamen SSB putri, mudah-mudahan sepakbola putri bisa lebih berkembang. Selama ini SSB yang memiliki tim putri masih jarang,” ungkapnya.

Saipul berharap setiap SSB mulai memberikan perhatian lebih terhadap pembinaan pemain putri sehingga regenerasi pesepakbola perempuan dapat terus berjalan.

“Saya berharap setiap SSB bisa membina dan membimbing tim-tim putri agar semakin berkembang. Mudah-mudahan dari pembinaan di tingkat SSB ini bisa lahir pemain-pemain yang nantinya memperkuat persepakbolaan putri, bahkan Timnas Putri Indonesia ke depannya,” pungkasnya. Yudi

Dari Haornas Menuju Tuan Rumah Porprov XV Jabar 2026

0

Peringatan Hari Olahraga Nasional (Haornas) Tahun 2026 di Kota Bogor tidak hanya akan dikemas sebagai agenda seremonial, tetapi menjadi momentum untuk membangkitkan semangat olahraga sekaligus memperkuat kesiapan Kota Bogor menyambut Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XV Jawa Barat 2026.

Rangkaian Haornas dijadwalkan akan dilaksanakan pada Sabtu, 12 September 2026, diawali dengan apel bersama dan senam, dilanjutkan dengan pemberian penghargaan kepada insan olahraga berprestasi dan berdedikasi, serta syukuran sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi berbagai pihak dalam memajukan olahraga di Kota Bogor.

Momentum tersebut sekaligus menjadi ruang bagi Pemerintah Kota Bogor melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) untuk menggaungkan posisi Kota Bogor sebagai salah satu tuan rumah utama Porprov XV Jawa Barat 2026. Dengan status tersebut, Haornas diharapkan mampu menjadi titik awal untuk membangun atmosfer olahraga yang lebih kuat di tengah masyarakat.

Persiapan Haornas sendiri mulai dimatangkan Dispora Kota Bogor. Langkah awal dilakukan melalui rapat persiapan internal yang dipimpin langsung Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Bogor, Anas S. Rasmana pada Jumat (14/8) lalu.

Rapat tersebut menjadi forum konsolidasi untuk menyusun konsep, teknis pelaksanaan, hingga pembagian tugas antar bidang. Koordinasi dilakukan untuk memastikan seluruh rangkaian Haornas dapat berlangsung tertib, semarak, dan mampu memberikan dampak positif bagi masyarakat.

Pesan besar yang ingin dibangun adalah Haornas bukan sekadar peringatan tahunan, tetapi menjadi momentum menuju penyelenggaraan PORPROV XV Jawa Barat 2026.

“Kota Bogor ingin menunjukkan kesiapan bukan hanya dari sisi penyelenggaraan, tetapi juga dalam membangun ekosistem olahraga yang sehat, inklusif, berprestasi, dan melibatkan masyarakat,” kata Anas.

ITB Dewantara Sosialisasikan Tugas Akhir Proyek Bagi Mahasiswa Angkatan 36 dan 38

0

Cibinong • Jurnal Bogor- Institut Teknologi dan Bisnis (ITB) Dewantara menggelar Sosialisasi Tugas Akhir Mahasiswa Angkatan 36 dan 38 Program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL). Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman kepada mahasiswa tingkat akhir mengenai panduan, ketentuan, serta alur pelaksanaan tugas akhir sebagai salah satu tahapan penting menuju kelulusan.

Kegiatan yang dilaksanakan Sabtu, 29 Agustus 2026 di Ruang 1201 ITB Dewantara tersebut dihadiri 130 mahasiswa semester akhir membahas berbagai ketentuan terbaru terkait pelaksanaan tugas akhir, termasuk perubahan bentuk tugas akhir yang sebelumnya berupa skripsi menjadi Tugas Akhir Proyek.

Materi sosialisasi disampaikan oleh Dr. Muhlis, S.Pt., MM, selaku Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan ITB Dewantara. Ia menjelaskan bahwa perubahan kebijakan tersebut merupakan bagian dari upaya kampus menyesuaikan pelaksanaan tugas akhir dengan kebutuhan mahasiswa dan perkembangan dunia kerja.
Melalui konsep Tugas Akhir Proyek, mahasiswa tidak hanya dituntut menghasilkan karya akademik dalam bentuk tulisan, tetapi juga mampu menghasilkan proyek yang aplikatif dan relevan dengan bidang keilmuan masing-masing. Dalam pelaksanaannya, Tugas Akhir Proyek juga dapat dikerjakan secara berkelompok, dengan pembagian tugas dan tanggung jawab yang jelas bagi setiap anggota.

Dalam sosialisasi tersebut, mahasiswa juga diberikan penjelasan mengenai alur pelaksanaan tugas akhir, mulai dari menentukan ide atau topik proyek, penyusunan proposal, proses bimbingan, pelaksanaan dan pengembangan proyek, hingga penyelesaian dan evaluasi akhir.

Pada kesempatan yang sama, Dr. Zeze Zakaria Hamzah, SE., MM, selaku Wakil Rektor I Bidang Akademik ITB Dewantara, menekankan pentingnya mahasiswa tingkat akhir untuk memiliki target penyelesaian studi yang jelas.
“Mahasiswa harus memiliki target yang jelas dan berkomitmen untuk menyelesaikan studinya tepat waktu. Jangan menunda pengerjaan tugas akhir dan manfaatkan setiap kesempatan untuk melakukan bimbingan.

Sementara itu, Dr. Syaiful Anwar, S.Sos., MM, memberikan motivasi kepada mahasiswa agar menjadikan Tugas Akhir Proyek sebagai kesempatan untuk menunjukkan kemampuan dan kompetensi yang telah diperoleh selama menjalani perkuliahan.

“Tugas akhir jangan hanya dipandang sebagai kewajiban untuk mendapatkan gelar. Jadikan proyek akhir sebagai kesempatan untuk menghasilkan karya terbaik sekaligus menjadi portofolio yang dapat dibawa ketika memasuki dunia kerja.”

Ia juga mendorong mahasiswa untuk membangun pola kerja yang terencana, aktif melakukan konsultasi dengan dosen pembimbing, serta memanfaatkan kerja kelompok untuk menghasilkan proyek yang lebih kreatif dan solutif.
Perubahan kebijakan dari skripsi menjadi Tugas Akhir Proyek mendapat respons positif dari mahasiswa. Mirna, mahasiswa Program Studi Manajemen, menyampaikan kegembiraannya terhadap kebijakan tersebut.

Menurutnya, konsep Tugas Akhir Proyek memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk menerapkan ilmu yang telah dipelajari secara lebih nyata.

“Saya merasa senang dengan kebijakan baru ini karena lebih aplikatif. Kami bisa menerapkan ilmu yang sudah dipelajari selama kuliah ke dalam sebuah proyek yang nyata.”

Melalui kegiatan sosialisasi ini, ITB Dewantara berharap mahasiswa Angkatan 36 dan 38 RPL dapat memahami seluruh ketentuan pelaksanaan Tugas Akhir Proyek dan segera mempersiapkan diri untuk menyelesaikan tahapan akhir studinya

(Wawan Hermawanto)

Borong 2 Emas, SDN Bubulak 1 Juara Umum Invitasi Olahraga Tradisional Bogor Barat 2026

0

Bogor | Jurnal Bogor – SDN Bubulak 1 Kota Bogor kembali mengharumkan Kecamatan Bogor Barat. Dalam ajang Invitasi Olahraga Tradisional Tingkat Kecamatan Bogor Barat Tahun 2026, tim perwakilan sekolah ini berhasil mendapat gelar juara umum setelah meraih 2 medali emas.

Prestasi gemilang itu diraih pada dua cabang lomba yaitu dagongan dan egrang. Kedua tim berhasil keluar sebagai juara 1 setelah menunjukkan kekompakan, kecepatan, serta semangat pantang menyerah di arena pertandingan.

Pelatih dan guru pembina turut bangga atas pencapaian anak didiknya.

“Semangat berani, jujur, percaya diri yang selama ini ditanamkan sekolah terlihat nyata dalam setiap gerakan para siswa,” kata pelatih dan guru olahraga di SDN Bubulak 1 Kota Bogor, Nena, Jumat (28/08/2026).

Kepala SDN Bubulak 1 Kota Bogor, Sri Waryana menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang terlibat. “Terima kasih kepada seluruh siswa, pelatih, guru, dan orang tua yang telah mendukung dan memberikan semangat hingga meraih prestasi ini. Ini bukan hanya kemenangan tim, tapi kemenangan kita semua,” ujarnya.

Lebih lanjut, pihak sekolah berpesan agar prestasi ini menjadi motivasi untuk terus berproses. “Teruslah berlatih, berproses, dan berprestasi untuk mengharumkan nama SDN Bubulak 1Kota Bogor serta menjadi kebanggaan kita semua,” tulisnya dalam pengumuman resmi.

Kemenangan ini juga menjadi bukti bahwa pelestarian budaya melalui olahraga tradisional dapat berjalan seiring dengan peningkatan prestasi. Dengan moto Berprestasi, Berkarakter, Berbudaya, SDN Bubulak 1 Kota Bogor berkomitmen mencetak generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga cinta budaya bangsa.

Prestasi hari Ini, inspirasi untuk esok hari. Kalimat itu menjadi pengingat bahwa setiap usaha keras hari ini akan menjadi pijakan untuk melangkah lebih jauh ke depan. Diharapkan, keberhasilan di tingkat kecamatan ini menjadi awal bagi SDN Bubulak 1 untuk melaju ke tingkat Kota Bogor dan membawa nama baik daerah di kancah yang lebih luas.

(Wawan Hermawanto)