Cigudeg l Jurnal Bogor
Kepala Desa Cigudeg H.Andi Supriadi memiliki pandangan yang bijak perihal tugasnya sebagai kepala desa. Dia mampu mengesampingkan ego dan membangun komunikasi demi terciptanya Desa Cigudeg, Kecamatan Cigudeg, Kabupaten Bogor yang kondusif. Selain itu juga membuka ruang diskusi melalui bermusyawarah yang menjadi jalan terbaik dalam mengambil keputusan.
”Kita harus saling menghargai perbedaan. Sebagai orang timur, karena musyawarah bagian budaya identitas yang luhur,” kata dia.
Menurut Kades Supriadi atau yang akrab dipanggil Bram, berbeda pandangan atau pendapat itu hal wajar. Tanpa menyela atau ego pribadi, tentu kita harus menghargai perbedaan atau pendapat orang lain.
”Tentu jangan alergi dengan kritik, sepanjang tidak menyerang personal. Karena kritik itu bentuk berdemokrasi untuk membangun. Kesampingkan egosentris. Fokus apa yang disampaikan , akan tetapi bukan sibuk menyiapkan bantahan atau kalimat yang mengarah personal,” jelasnya.
Sebab itu, lembaga desa kata dia, memiliki peranan penting untuk menyerap aspirasi sesuai potensi desa. Tak hanya itu, Pemerintah Desa selain mengurus secara administrasi juga menyiapkan dan menyusun beragam program teknis maupun nonteknis.
Termasuk persiapan dengan dibuatnya Rencana pembangunan jangka menengah Desa atau RPJMDes. “Membuka ruang dialog perbedaan pendapat bukan untuk memenangkan suatu argumen, akan tetapi tujuan untuk membuka jalan dengan runtut alasan dengan rincian pemaparan,” tandasnya.
(Arip Ekon)


