25.2 C
Bogor
Friday, March 27, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 18

Tanpa APBD, Plt Camat Sukaraja Gencar Tanam Pohon

0

Sukaraja | Jurnal Bogor
Wilayah Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor, yang dikenal dengan kepadatan penduduk serta tingginya volume kendaraan roda dua dan roda empat, kini mendapatkan angin segar melalui program pembangunan hutan kota yang diinisiasi oleh Bupati Bogor, Rudy Susmanto.

Program ini mewajibkan setiap kecamatan di Kabupaten Bogor untuk memiliki hutan kota minimal seluas satu hektare. Khusus Kecamatan Sukaraja, hutan kota yang direncanakan memiliki luas sekitar 1,2 hektare dan berlokasi di Desa Cijujung.

Pembangunan hutan kota ini merupakan langkah positif yang membutuhkan dukungan dari semua pihak, baik pemerintah daerah, jajaran Polsek dan Koramil, pemerintah desa, pihak swasta, maupun masyarakat secara umum. Kolaborasi lintas sektor ini menjadi kunci keberhasilan program penghijauan di wilayah Sukaraja.

Di tengah kebisingan dan aktivitas perkotaan yang padat, keberadaan hutan kota diharapkan menjadi oase yang menghadirkan ketenangan sekaligus keindahan alam.

Selain itu, manfaat paling nyata dari hutan kota adalah peningkatan kualitas udara. Pepohonan yang ditanam mampu menyerap polusi, mengurangi kadar karbon dioksida, serta meningkatkan kadar oksigen sehingga lingkungan menjadi lebih sehat dan nyaman.

Pelaksana Tugas (Plt) Camat Sukaraja, Yudi menyampaikan bahwa pihaknya telah melaksanakan rapat koordinasi bersama jajaran aparatur kecamatan, kapolsek, danramil, serta para kepala desa terkait pelaksanaan program penanaman pohon.

Dalam rapat tersebut disepakati bahwa penanaman akan dilakukan secara bertahap. Setiap desa diimbau untuk melakukan penanaman pohon sepanjang 100 meter di sisi kanan dan kiri alur sungai yang mengalir di wilayah masing-masing. Langkah ini bertujuan untuk menghijaukan kembali Kabupaten Bogor sekaligus menjaga kelestarian lingkungan dan mencegah erosi di bantaran sungai.

Program kerja internal juga membagi tanggung jawab penanaman kepada unsur masyarakat, pemerintah desa, serta jajaran polsek dan koramil. Adapun jenis pohon yang akan ditanam antara lain pohon mangga dan rambutan.

Selain memberikan manfaat ekologis, pohon-pohon buah ini diharapkan ke depannya dapat menjadi daya tarik wisata dan memberikan nilai ekonomi bagi masyarakat sekitar.

Dengan sinergi dan komitmen bersama, program hutan kota ini diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang lebih hijau, sehat, dan berkelanjutan bagi masyarakat Sukaraja dan Kabupaten Bogor secara keseluruhan.

** Leonita

Jalan Cidokom Hancur, Pengendara Lapor ke Gubernur

0

Cisarua | Jurnal Bogor
Kondisi jalan alternatif Cikopo Selatan di Cidokom, Desa Kopo, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor yang kini kondisinya mengalami kerusakan, dikeluhkan oleh warga juga para pengendara.

Bahkan keluhan pengendara sepeda motor termasuk yang dominan melayangkan keluhannya akan kondisi badan jalan yang berlubang membuat pengendara sepeda motor banyak yang mengalami kecelakaan.

Terkait hal itu, warga kini tidak lagi mengadu ke Pemerintah Desa atau ke Pemerintah Kabupaten Bogor, melainkan mengadu ke Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi alias KDM.

Seperti yang dilakukan seorang pengendara bernama Saiful, ia melaporkan kondisi jalan rusak tersebut melalui Tiktok. Saat berada di lokasi ia mengatakan, dirinya mewakili para pengendara lain harus hati-hati saat melintasi kawasan itu.

“Mengadu ke desa, atau ke bupati sudah berkali-kali. Tetapi kondisi jalan ini terus saja bertambah rusak. Dengan demikian, keluhan kita ke pemerintah daerah tidak didengar. Untuk ini kami akan mengadu ke Gubernur KDM. Mudah-mudahan, mengadu ke KDM jalan tersebut bisa diperbaiki, ” ujar Saiful.

Sementara itu ditegaskan Yanto pengawas dari UPT JJ Ciawi untuk wilayah Cisarua, ruas jalan Cidokom itu akan diperbaiki di tahun ini.

“Jalur Cidokom tersebut akan diperbaiki melalui betonisasi oleh pihak ke-3. Untuk waktunya ditahun ini. Mudah-mudahan program tersebut bisa terlaksana,” pungkasnya.

** Dadang Supriatna

Trantib Megamendung Bersihkan Spanduk dan Bangunan Liar

0

Megamendung | Jurnal Bogor
Pemerintahan Kecamatan Megamendung masih menjalankan instruksi Bupati Rudy Susmanto untuk terus melakukan penataan wilayah. Setelah beberapa waktu lalu menertibkan sejumlah bangunan PKL yang dianggap berdiri melanggar aturan, kini anggota trantibnya bergerak melakukan pembersihan spanduk-spanduk yang terpampang di tepi jalan raya Puncak.

“Sejumlah spanduk yang dipasang seenaknya oleh perusahaan makanan, minuman dan iklan produk makanan lainnya, kita lakukan penertiban. Langkah kita sebagai trantib di Kecamatan Megamendung menjalankan tugas dan fungsinya sebagai penegak Perda. Dan kegiatan ini juga menjalankan instruksi Bupati Rudy Susmanto,” tandas Kasi Trantib Megamendung, Momo, Selasa (24/2/2026).

Ia juga menjelaskan, selain spanduk yang membuat semerawut, ternyata perusahaan tersebut dalam mengiklankan produk di spanduk yang dipasangnya dinilai tidak membayar pajak.

“Dalam pemasangan spanduk itu ada aturan yang harus ditempuh oleh pihak perusahaan. Mulai dari jumlah spanduk yang dipasang hingga pajak yang sudah ditetapkan oleh Pemkab Bogor. Dan spanduk-spanduk yang ditertibkan hari ini dinilai telah melanggar peraturan tersebut, ” imbuhnya.

Selain itu, maraknya pemasangan spanduk di bulan puasa ini kerap mengganggu pengguna jalan.

“Tempo hari ada spanduk yang lepas, dan talinya menjuntai ke bawah, itu sangat membahayakan bagi para pengendara. Adanya penertiban yang dilakukan trantib Megamendung kami selalu warga juga pengendara mengapresiasi langkah yang dilakukan petugas, ” pungkas Iyus.

** Dadang Supriatna

AMBS Kritik Menu MBG di Bogor Selatan

0

Megamendung | Jurnal Bogor
Menu Makan Bergizi Gratis (MBG) di bulan puasa ini disorot Aliansi Masyarakat Bogor Selatan (AMBS) setelah banyak orang tua murid mengkritik menu MBG yang masih minim gizi. Sekretaris AMBS, Azet Baesuni menegaskan, program MBG yang menguras dana besar hingga saat ini dinilai tidak sebanding dengan fakta di lapangan.

“Menu yang disajikan lebih besar pasak dari pada tiang. Artinya, anggaran yang dikucurkan dengan menu yang diterima siswa banyak potongannya. Siswa hanya menerima sekitar 25 persen dari anggaran per porsi,” tandas Azet, Selasa (24/2/2026).

Ia juga mengkritik pelaksanaan program yang dinilai hanya mengejar formalitas tanpa memperhatikan kualitas makanan.

“Yang penting program berjalan, tapi kualitas makanan tidak dijaga,” ujarnya.

Adanya hal tersebut, Azet meminta supaya Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), khususnya di wilayah selatan Kabupaten Bogor, untuk lebih memperhatikan kualitas dan kandungan gizi di menu makanan tersebut.

“Perlu diperhatikan oleh mereka yang menangani hal ini. Mulai dari menu hingga ke kandungan gizinya, ” pungkas Azet.

Sebelumnya para orang tua mempertanyakan kualitas gizi MBG. Sebagai bentuk protes, sebagian orang tua murid memposting menu MBG yang dibawa oleh anaknya ke rumah.

Salah satu orang tua murid di SDN 2 Cipayung, Eni mengaku anaknya kerap membawa pulang makanan MBG ke rumah selama bulan puasa.

“Kalau saya lihat menunya, ada susu, somay, jeruk, kadang kurma, dan gorengan,” tutur Eni.
Sebagai ibu rumah tangga, Yani mempertanyakan kandungan gizi dari menu yang disajikan, khususnya gorengan.

“Saya orang kampung sedikitnya tahu tentang gizi, tapi kalau gorengan kandungan gizinya apa ya,” ujarnya.

Di salah satu SD di Ciawi pun mengeluhkan hal serupa, murid di SDN 2 Ciawi, Kecamatan Ciawi, menilai menu MBG selama Ramadan terlihat minimalis dan tidak sebanding dengan kebutuhan gizi anak.

“Satu menu MBG per hari isinya hanya tiga macam seperti susu, mie, dan pisang. Kalau dihitung, biayanya paling sekitar lima ribu rupiah,” tutur seorang ibu yang menolak disebut namanya.
Tidak hanya di Ciawi dan Megamendung saja, di Kecamatan Cisarua pun terjadi hal serupa.

** Dadang Supriatna

Ada Promo Khusus Ramadan di Grand Opening Kopi Jurang 7 Maret 2026

0

Ciawi | Jurnal Bogor

Cafe Kopi Jurang by Atok di Jalan Raya Cibedug, Ciawi, Bogor, akan menggelar grand opening pada 7 Maret 2026 dengan menghadirkan promo potongan harga 20 persen.

‎Pembukaan ini bertepatan dengan Ramadan, sehingga konsep sajian difokuskan untuk kebutuhan berbuka puasa.


Diskon 20 persen berlaku untuk seluruh menu, kecuali nasi timbel ayam. Menu tersebut dipatok Rp40 ribu per pax dan disiapkan sebagai paket berbuka dengan tambahan takjil serta air mineral di setiap pesanan.

‎Skema ini diterapkan untuk menjaga kualitas sekaligus memberi nilai tambah bagi pengunjung.

Nasi timbel ayam menjadi menu utama dengan sajian lengkap dan rasa khas rumahan. Hidangan disajikan hangat, cocok untuk berbuka bersama keluarga maupun kolega.


Selain itu, pengunjung tetap dapat menikmati aneka kopi, minuman segar, dan ragam makanan ringan hingga berat yang tersedia.

‎Seluruh menu di luar nasi timbel ayam mendapatkan potongan harga 20 persen selama momentum pembukaan.

‎Pengelola menargetkan Cafe Kopi Jurang by Atok menjadi salah satu destinasi berbuka puasa yang nyaman, dengan suasana santai dan pelayanan optimal pada hari perdana operasional. Arie Surbakti


Yoshua Kecam dan Usut Tuntas Prilaku Brutal Penagihan Pada Seorang Advokat di Tangerang

0

Tangerang | Jurnal Bogor

Pasca terjadinya penagihan brutal yang dilakukan oleh debt collector pada seorang Pengacara di Tangerang Selatan. Hingga terjadinya dugaan tertusuknya korban setelah menolak penarikan kendaraan yang dinilai tidak sesuai prosedur

Yoshua Agung YT SH CTL Founder Covenant Law Firm Ketua Angkatan AdvoKAI AK 25, mengatakan jika dirinya sangat mengecam keras tindakan main hukum sendiri dan harus segera diusut hingga tuntas apalagi hingga ada korban luka seperti ini
.
“Saya sangat mengecam prilaku brutal penagihan seperti ini, apalagi hingga jatuhnya korban yang diduga di tusuk, polisi harus segera mengusut tuntas ini, insiden ini sangat memicu kemarahan para penegak hukum lainnya, termasuk saya.”tegasnya

Menurutnya, cara-cara brutal semacam itu bukan lagi ranah perdata, tetapi sudah masuk kategori tindak pidana berat.

“Jangan berlindung di balik istilah penagihan. Kalau sudah memaksa masuk pekarangan rumah, melakukan tekanan, bahkan menganiaya, itu bukan penagihan. Itu premanisme. Negara tidak boleh memberi ruang bagi tindakan seperti ini,” ucapnya.

Korban penusukan Debt Collector dikunjungi Kapolres Tangerang Selatan (Tangsel) AKBP Boy Jumalolo menjenguk korban penusukan oleh kelompok debt kolektor di RSUD Kabupaten Tangerang.

Ia juga pertanyakan tanggung jawab perusahaan pembiayaan yang tidak boleh cuci tangan terhadap tindakan pihak yang membawa nama institusinya.

“Pemberi kuasa wajib bertanggung jawab secara moral dan hukum. Jika terjadi kekerasan, ada kelalaian dalam sistem pengawasan. Ini harus dievaluasi total,” katanya.

Founder Covenant Law Firm menyampaikan rasa keprihatinan dan Mengecam keras atas insiden yang menimpa rekan sejawat mereka.

“Kami Covenant Law Firm prihatin dan sangat mengecam keras serta mendoakan agar rekan kami segera pulih dan mendapatkan keadilan yang seadil-adilnya.” ucap Yoshua.

Covenant Law Firm mendorong aparat penegak hukum menerapkan pasal-pasal dalam KUHP terbaru, yakni Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023, yang lebih komprehensif dalam menindak kekerasan.

Melalui kasus ini kiranya bisa menjadi perhatian seluruh masyarakat apakah aparat penegak hukum benar-benar hadir untuk melindungi warga, apakah negara akan menegakkan supremasi hukum tanpa kompromi, publik menanti.Erwin

Wali Murid 4 Sekolah di Nanggung Keluhkan Menu MBG

0

Nanggung l Jurnal Bogor
Sejumlah orang tua siswa dari empat sekolah, yakni sekolah SDN Bandasari, Pasirsari, SDN Nanggung serta SMP N 1 Nanggung, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor mengeluhkan kualitas menu Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dinilai tidak layak konsumsi, terutama saat bulan Ramadan.

Keluhan itu disampaikan Sarah, salah satu orang tua siswa di sekolah Bandasari pihaknya menganggap kualitas menu MBG yang diterima anaknya sepertinya tidak layak konsumsi.

Menu MBG seperti ubi kacang rebus buah jambu biji, termasuk telur, namun telurnya tak layak konsumsi karena belum matang sehingga menimbulkan bau tak sedap.

“Telor yang agak bau gitu, sepertinya belum matang, karena tak layak konsumsi ada juga yang dibuang telor itu.” kata salah satu wali murid SDN Bandari, Sarah kepada Jurnal Bogor, Selasa (24/2/2026).

Dari dua bungkus menu MBG , kata Sarah yang satu buahnya apel, tetapi apel juga sama tak layak karena terlihat dari warna buah apel itu ada yang kehitam- hitamaan.

“Kami menilai apel termasuk telor tak layak konsumsi makanya kami buang.”keluhnya.

Kami buang karena tak layak konsumsi, menu MBG yang tersisa itu hanya Ubi kacang rebus berikut Jambu biji.

Satahu kami menu MBG yang diirim dari dapur SPPG yang berlokasi di Kampung Pakapuran Desa Parakanmuncang, Nanggung.

“Kami sebagai orang tua murid tidak minta lebih, tolonglah menu MBG kualitasnya untuk diperhatikan.”

Terus dari menu MBG itu, bukan kami menolak dikasih ubi, tahu sendiri di Kampung coba jangan ubi, kan masih banyak menu makanan untuk mendukung pertumbuhan anak selain ubi.

Sebab setahu kami menu MBG yang kirim ke SDN Bandasari, SDN Pasirsari, SDN Nanggung berikut ke SMP 1 Nanggung katanya menunya sama semua salah satu telurnya kurang matang.

Sementara Kepala Sekolah di SDN Bandasari Hamidi membenarkan adanya keluhan wali murid terkait salah satu menu MBG kondisi telor yang belum matang.

Terkait komplain wali murid sudah kami sampaikan ke pengelola MBG untuk adanya penggantian.” singkatnya.

** Arip Ekon

Seleksi OSN SD 2026 se-Kecamatan Tamansari Dipusatkan di SDN Sukamantri 01

0

Tamansari | Jurnal Bogor – Olimpiade Sains Nasional (OSN) 2026 tingkat Sekolah Dasar (SD) se-Kecamatan Tamansari digelar di SDN Sukamantri 01, Selasa (24/2/2026).

Ajang seleksi ini mempertandingkan tiga mata pelajaran, yakni Matematika, Ilmu Pengetahuan Alam (IPA), dan Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS). Kegiatan tersebut diikuti oleh seluruh sekolah dasar di wilayah Kecamatan Tamansari.

Ketua Panitia OSN tingkat SD se-Kecamatan Tamansari, Jaenal Abidin, mengatakan seluruh sekolah diminta mengirimkan siswa terbaiknya untuk mengikuti seleksi tingkat kecamatan.

“Setiap sekolah mengirimkan siswa terbaiknya. Pendaftaran dilakukan melalui sistem registrasi online untuk OSN tingkat Kabupaten Bogor. Hari ini kita melaksanakan seleksi untuk mencari yang terbaik, dan seluruh sekolah ikut berpartisipasi,” ujarnya.

Jaenal menjelaskan, kegiatan ini merupakan rangkaian pelaksanaan lomba Olimpiade Sains di tingkat Kecamatan Tamansari untuk menjaring siswa terbaik pada mata pelajaran IPA, IPS, dan Matematika.

“Dari seleksi ini akan dipilih siswa terbaik tingkat kecamatan yang nantinya mewakili Tamansari pada OSN tingkat Kabupaten Bogor,” jelasnya.

Ia berharap, para siswa yang terpilih mampu bersaing dengan sekolah-sekolah lain di tingkat kabupaten. Rencananya, lomba OSN tingkat Kabupaten Bogor akan dilaksanakan pada 8 Juni 2026 mendatang secara daring.

Sementara itu, Ketua K3S Kecamatan Tamansari, Adang Suhendar, menyampaikan apresiasinya atas terselenggaranya kegiatan tersebut.

“Kami sangat mengapresiasi kegiatan lomba OSN tingkat kecamatan ini sebagai upaya meningkatkan motivasi, prestasi, dan daya saing siswa. Semoga siswa yang terpilih dapat memberikan hasil terbaik saat mengikuti OSN di tingkat Kabupaten Bogor,” pungkasnya. Yudi

Gratis Cek AC, Gratis Jasa Ganti Oli, Gratis Fogging Hanya di Sentral AC Bogor

0

Bogor | Jurnal Bogor
Pada bulan suci Ramadhan, Sentral AC, bengkel resmi AC mobil Denso mengadakan promo 3 In 1  untuk mendukung kenyamanan dalam berkendara yang tidak lepas dari performa AC mobil yang optimal.

AC yang berfungsi baik tidak hanya memberikan udara sejuk di dalam kabin, tetapi juga mendukung keseluruhan pengalaman berkendara. Saatnya waktu yang tepat untuk melakukan servis AC mobil, mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi kinerja AC, dan memberikan panduan mengenali tanda-tanda bahwa AC memerlukan perhatian khusus.

Manager Operasional Sentral AC , Yuke menjelaskan, Sentral AC sangat peduli dan mensupport customer dengan mengadakan promo AC special  di bulan suci Ramadhan untuk  customer yakni 3  In 1 (Gratis Cek AC, Gratis Fogging Disinfektan dan Gratis Jasa Ganti Oli).

“Promosi special  di bulan suci Ramadhan sebagai bagian dari pelayanan Sentral AC untuk customer dalam rangka  upaya perawatan AC,” ujarnya kepada Jurnal Bogor, Senin (23 /2/2026).

Yuke mengingatkan AC harus dirawat, faktor seperti freon yang berkurang, filter yang kotor, atau kebocoran sistem dapat mempengaruhi efisiensi AC. Dengan memahami perubahan-perubahan ini, pemilik mobil dapat menjaga performa AC dalam kondisi prima.

AC mobil termasuk salah satu kebutuhan agar kita merasa nyaman pada saat perjalanan jarak jauh maupun jarak dekat. Jika AC mobil kita rusak, pastinya akan sangat berbahaya bagi kita yang setiap harinya melakukan perjalanan dengan mobil.

Banyak dari kita yang sudah sering merasakan kerusakan AC mobil, seperti AC tidak dingin, AC hanya mengeluarkan angin panas, AC mobil kita bau dan masih banyak lagi gejala-gejala pada kerusakan AC mobil.

Maka dari itu, anda harus rutin melakukan perawatan AC mobil agar AC mobil anda dalam keadaan prima dan siap untuk digunakan dalam segala cuaca. Perawatan meliputi beberapa hal yang harus di periksa ataupun harus dilakukan.

Berikut ini perawatan berkala AC mobil untuk menghindari kerusakan mahal

Rutin membersihkan filter udara
Filter yang bersih memastikan aliran udara yang lancar dan mengurangi beban kerja pada kompressor. Bersihkan atau ganti filter setiap hari 10.000 – 15.000 kilometer.

Periksa dan bersihkan kondensor
Kondensor yang kotor dapat menyebabkan tekanan tinggi dan mengurangi efisiensi pendinginan. Bersihkan kondensor secara berkala dari debu dan kotoran yang menempel.

Pastikan dan cek level refregeran (freon) dalam sistem AC selalu optimal
Kekurangan refrigeran dapat menyebabkan kerusakan pada kompressor. Isi ulang jika diperlukan oleh tekhnisi profesional.

Periksa komponen AC secara berkala
Lakukan pemeriksaan rutin pada komponen AC seperti selang, sambungan dan kompressor untuk mendeteksi kebocoran atau kerusakan sebelum menjadi masalah besar.

Gunakan AC secara bijak
Hindari penggunaan AC saat mesin mobil mati dan kurangi penggunaan AC pada suhu yang sangat rendah secara terus menerus untuk mengurangi beban kerja kompressor.

Lakukan service  AC mobil secara berkala
Servis di bengkel resmi atau spesialis AC mobil, mencakup pemeriksaan menyeluruh dan penggantian komponen yang sudah aus.

Dalam melakukan perawatan berkala pada AC mobil, anda dapat memastikan sistem AC tetap berfungsi dengan baik. Untuk memilih bengkel AC mobil terbaik, bisa datang langsung ke bengkel Sentral AC Denso di Jalan Sholeh Iskandar, RT 01/RW 11, Kedungbadak, Tanah Sareal, Kota Bogor, Jawa Barat.

Sentral AC memberikan Promo 3 In 1 di bulan suci Ramadhan, anda sudah bisa melakukan perawatan AC mobil Anda.

** Wawan Hermawanto

Kenalkan Panca Indra Sejak Dini, RSUD R Moh Noh Nur Gelar ”SIKANCIL”

0

Leuwiliang | Jurnal Bogor
RSUD R Moh Noh Nur Leuwiliang, Kabupaten Bogor kembali melaksanakan program SIKANCIL (Edukasi Anak Kecil) dengan tema “Mengenal Panca Indra” di area bermain anak rumah sakit. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya promotif dan preventif yang rutin dilakukan kepada masyarakat, khususnya anak-anak, Jumat (20/02/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Promotor Kesehatan RSUD R Moh Noh Nur menyampaikan materi secara interaktif dengan pendekatan belajar sambil bermain. Anak-anak diajak mengenal lima panca indra beserta fungsinya melalui tanya jawab dan praktik sederhana agar lebih mudah dipahami.

Narasumber menjelaskan bahwa pengenalan panca indra sejak dini sangat penting untuk mendukung tumbuh kembang anak. Ia menyampaikan bahwa dengan memahami fungsi dasar tubuhnya, anak-anak akan lebih peduli terhadap kesehatan dan keselamatan diri dalam aktivitas sehari-hari.

Sementara itu, Lina Marlina, S.KM selaku Promotor Kesehatan RSUD R Moh Noh Nur menyampaikan bahwa edukasi kesehatan untuk anak perlu dikemas secara sederhana dan menyenangkan agar mudah dipahami.

“Kami ingin anak-anak merasa senang saat belajar tentang kesehatan. Dengan suasana yang nyaman, materi akan lebih mudah diterima dan diingat,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa program SIKANCIL akan terus dilaksanakan secara berkala sebagai bentuk komitmen rumah sakit dalam memberikan pelayanan kesehatan yang tidak hanya berfokus pada pengobatan, tetapi juga pada pencegahan melalui edukasi sejak usia dini.

Melalui kegiatan ini, RSUD R Moh Noh Nur berharap dapat menumbuhkan kesadaran kesehatan sejak dini serta membentuk generasi yang lebih peduli terhadap kesehatan dirinya dan lingkungan sekitar.

(yev/cc)