25.7 C
Bogor
Thursday, April 23, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 1597

Desa Citeko Salurkan Beras Bulog Bantuan dari Bupati

0

Cisarua | Jurnal Inspirasi

Sebanyak 514 Kepala Keluarga (KK) warga Desa Citeko, Kecamatan Cisarua pada Selasa (2/5) menerima bantuan beras bulog dari Pemkab Bogor. Bantuan beras itu merupakan janji pemerintah kepada warga yang terdaftar sebagai penerima bantuan selama pandemi Covid-19 berlangsung. Masing-masing penerima mendapatkan dua kantong beras untuk satu kantongnya berisikan 5 kg.

“Itu beras bantuan dari Bupati untuk masyarakat yang tercatat didaftar penerima bantuan akibat adanya wabah Corona. Dan pendistribusian sudah kita laksanakan pada hari Selasa,” ujar Sekretaris Desa Citeko Firmansyah.

Sementara itu pantauan di lokasi, untuk pendistribusian beras itu, warga membawa foto kopi kartu keluarga. Selama pembagian, petugas dari Polsek dan Koramil juga aparat desa setempat melakukan pengawalan hingga selesainya pembagian beras itu.

Disisi lain, masih diberlakukannya waktu perpanjangan PSBB yakni hingga 4 Juni ini para petugas pencegahan Covid-19 terus melakukan penjagaan di wilayah Gadog. Hal itu dilakukan guna mencegah warga Jakarta masuk ke wilayah Puncak. Petugas dalam melaksanakan penyekatannya bersikap tegas. Tidak sedikit para pengendara asal Jakarta diputar balik dan dilarang masuk Puncak.

** Dadang Supriatna

Baru Dibangun, Jalan Desa Banyuresmi Rusak Lagi

0

Cigudeg l Jurnal Inspirasi
Warga Desa Banyuresmi, Kecamatan Cigudeg mengeluhkan kondisi Jalan desa yang berlokasi di Kampung Cisarua menuju Kampung Citempuan yang baru 2 minggu  dibangun kini sudah rusak lagi.

Salah satu ketua RT di wilayah itu, Gebeng, menyayangkan keberadaan jalan desa yang belum lama dibangun tetapi hampir di sepanjang jalan keadaannya sudah rusak lagi.”  Padahal jalan itu sangat  dinantikan warga, namun kualitas pengerjaannya terkesan asal-asalan,” kata Gebeng kepada Jurnal Bogor, baru baru ini.

Lanjut Gebeng membeberkan, bahwa jalan yang baru di aspal sudah terlihat hancur dan tidak sesuai dengan anggaran sebesar Rp 353.187.750. “Seharusnya pengerjaannya bisa sepanjang  900 meter, itu malah hanya dibangun 600 meter,” beber Gebeng.

Perlu diketahui, sebut Gebeng, warga desa dari dulu sangat mendambakan adanya jalan dengan kualitas bagus. “Akses jalan itu dibuka beberapa tahun lalu, karena warga Kampung Sirna, Cigaling dan Kampung Cisarua sebelumnya masih  terisolir,” kata dia.

Tak hanya itu, beber Gebeng lagi, jalan tersebut baru satu minggu diaspal namun terlihat sudah banyak yang rusak.” Sebelum rusaknya bertambah parah, kami harap pihak pemerintah desa untuk segera memperbaiki jalan tersebut,” harapnya.

Bukan hanya ketua RT, bahkan Sekretaris BPD Desa Banyuresmi Arip,  mempertanyakan transparansi kinerja Kepala Desa Banyuresmi lantaran dan kurang komunikasi dengan BPD sehingga terkesan tidak adanya keterbukaan.

Arip yang akrab dipanggil Ucu, mencontohkan seperti bangunan jalan Cisarua Citempuan. “Tahu tahu sudah muncul. Pihak desa terkesan tertutup masalahnya  informasi sekecil apapun kami tidak mengetahui,” ucap Ucu.

Padahal, lanjut Ucu, kepala Desa Banyuresmi pada masa kampanye pernah mengatakan, bersama membangun desa, terutama soal transparansi. “Nyatanya, jangankan masyarakat, BPD saja tidak tahu,” keluhnya. “Kami hanya ingin bersinergi untuk membangun desa bareng bareng sesuai bidang dan tugas fungsinya,” tutup Ucu.

Ketidakpuasan jalan desa juga dikeluhkan staf Desa Banyuresmi, Iyang. Dia mengaku tidak puas dengan pembangunan jalan desa yang kini tengah menjadi perbincangan warga. “Kami dari pihak desa juga keberatan dan menyayangkan dengan pembangunan tersebut sangat kurang bagus. Kami juga pernah komplain masalah mesin yang waktu itu pake baby roler yang kekuatannya hanya untuk jalan lingkungan,  kami juga kurang puas ini,” ujar Iyang.

Ditempat yang sama Sekretaris Desa Kiki mengatakan, pembangunan jalan desa yang keluhkan warga sudah dikonsultasikan dengan pihak pemborong. “Bangunan jalan tersebut belum ada serah terima antara pemborong  dengan pemerintah  desa, karena masih garansi   pihak pemborong siap untuk  memperbaiki jalan aspal hotmix tersebut,” janjinya.

Menurut Kiki, masalah jalan desa yang sudah mengalami kerusakan sudah disampaikan langsung dan dalam waktu dekat ini pihak pemborong dipastikan untuk segera memperbaikinya.

** Arip Ekon

Hadits Hari Ini

0


02 Juni 2020
10 Syawal 1441 H

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

و حَدَّثَنَا إِسْحَقُ بْنُ مُوسَى الْأَنْصَارِيُّ حَدَّثَنَا أَنَسُ بْنُ عِيَاضٍ حَدَّثَنَا عُبَيْدُ اللَّهِ حَدَّثَنِي سَعِيدُ بْنُ أَبِي سَعِيدٍ الْمَقْبُرِيُّ عَنْ أَبِيهِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِذَا أَوَى أَحَدُكُمْ إِلَى فِرَاشِهِ فَلْيَأْخُذْ دَاخِلَةَ إِزَارِهِ فَلْيَنْفُضْ بِهَا فِرَاشَهُ وَلْيُسَمِّ اللَّهَ فَإِنَّهُ لَا يَعْلَمُ مَا خَلَفَهُ بَعْدَهُ عَلَى فِرَاشِهِ فَإِذَا أَرَادَ أَنْ يَضْطَجِعَ فَلْيَضْطَجِعْ عَلَى شِقِّهِ الْأَيْمَنِ وَلْيَقُلْ سُبْحَانَكَ اللَّهُمَّ رَبِّي بِكَ وَضَعْتُ جَنْبِي وَبِكَ أَرْفَعُهُ إِنْ أَمْسَكْتَ نَفْسِي فَاغْفِرْ لَهَا وَإِنْ أَرْسَلْتَهَا فَاحْفَظْهَا بِمَا تَحْفَظُ بِهِ عِبَادَكَ الصَّالِحِينَ و حَدَّثَنَا أَبُو كُرَيْبٍ حَدَّثَنَا عَبْدَةُ عَنْ عُبَيْدِ اللَّهِ بْنِ عُمَرَ بِهَذَا الْإِسْنَادِ وَقَالَ ثُمَّ لْيَقُلْ بِاسْمِكَ رَبِّي وَضَعْتُ جَنْبِي فَإِنْ أَحْيَيْتَ نَفْسِي فَارْحَمْهَا

Dan telah menceritakan kepada kami Ishaq bin Musa Al Anshari, telah menceritakan kepada kami Anas bin Iyadh, telah menceritakan kepada kami Ubaidulah, telah menceritakan kepadaku Sa’id bin Abu Sa’id Al Maqburi dari bapaknya dari Abu Hurairah bahwasanya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam telah bersabda:

Apabila seseorang hendak berbaring, maka hendaklah ia mengambil alat pembersih untuk membersihkan alas tempat tidurnya dan sebutlah nama Allah, karena ia tidak tahu apa yang terdapat di atas kasurnya setelah dipakai tidur. Apabila seseorang hendak tidur, maka hendaknya ia tidur dengan miring ke kanan dan mengucapkan doa: SUBHAANAKA, ALLOOHUMMA ROBBII, BIKA WADHO’TU JANBII, WABIKA ARFA’UHU, IN AMSAKTA NAFSII FAGHFIR LAHAA WAIN ARSALTAHAA, FAHFAZH-HAA BIMAA TAHFAZHU BIHI ‘IBAADAKASH SHOOLIHIINA. Maha suci Engkau ya Allah, Tuhanku. Dengan nama-Mu aku baringkan tubuhku dan karena-Mu lah aku bangun dari tidur. Apabila Engkau mematikanku, maka berilah ampunan dan apabila Engkau menghidupkanku, maka peliharalah sebagaimana Engkau memelihara hamba-hamba-Mu yang shaleh.

Dan telah menceritakan kepada kami Abu Kuraib, telah menceritakan kepada kami Abdah dari Ubaidullah bin Umar dengan sanad ini. Dan Beliau shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

Kemudian ucapkanlah: BISMIKA ROBBII WADHO’TU JANBII FAIN AHYAITA NAFSII FARHAMHAA. Dengan menyebut nama-Mu, Ya Rabbku aku letakkan pinggangku ini, apabila Engkau hendak menghidupkan jiwaku, maka rahmatilah ia.

HR Muslim No. 4889.

وَعَلَيْكُمْ السَّلاَمُ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

‘New Normal’ KBM

0

>> Atur Mata Pelajaran dan Jumlah Siswa di Kelas

Bogor | Jurnal Inspirasi
Wakil Walikota Bogor Dedie A. Rachim tengah menghimpun berbagai informasi termasuk berkoordinasi dengan pemerintah pusat untuk menyiapkan kegiatan belajar mengajar (KBM) selama pandemi Covid-19. “Kira-kira untuk sektor pendidikan di tahun ajaran baru nanti ada semacam skenario untuk transisi, enam minggu pertama harus sistem shift,” paparnya, Senin (1/6).

Dedie A. Rachim

Dedie mengungkapkan, hanya pelajaran yang berkaitan dengan teori yang akan disampaikan di kelas melalui KBM. Sementara mata pelajaran olahraga, kantin sekolah, dan jajanan tetap ditutup sementara.

“Hal lain seperti jumlah siswa per kelas yang dibatasi sampai 50 persen dan jam pelajaran yang hanya 4 jam per hari, termasuk 3 hari kelas, 2 hari daring dan seterusnya,” paparnya.

Dedie mengatakan, pihaknya mempertimbangkan guru yang berusia di atas 45 tahun untuk mengajar di rumah secara daring. Pasalnya, mereka masuk dalam orang yang rentan tertular Covid-19. “Jadi, masih banyak hal yang perlu dibahas secara berjenjang dari daerah sampai pusat,” tandasnya.

Sementara Wakil Ketua Satgas Covid-19 DPRD Kota Bogor, Akhmad Saeful Bakhri (ASB) meminta Pemkot Bogor tak hanya fokus menyiapkan formula new normal pada sektor pendidikan saja, melainkan melakukan evaluasi capaian pembelajaran selama belajar online di rumah masing-masing.

Akhmad Saeful Bakhri

“Soal Penilaian Akhir Tahun (PAT) bagaimana skenarionya saat belajar di rumah juga belum dibahas oleh Dinas Pendidikan (Disdik),” ucap ASB kepada wartawan, Senin (1/6).

Menurut dia, akan lebih bijak Pemkot Bogor menyampaikan kepada publik hasil evaluasi pola pembelajaran dan pencapaian tatanan pelaksanaan pendidikan siswa selama masa PSBB oleh Dinas Pendidikan.

“Jangan fokus menyiapkan new normal di sektor pendidikan, tapi konsentrasi evaluasi capaian pmbelajaran selama belajar online dan bagaimana PAT dan Penilaian Akhir Semester (PAS) juga belum pernah dibahas,” kata pria yang juga Anggota Komisi IV DPRD itu.

ASB mengatakan, masyarakat perlu mendapat informasi dari pemkot atas evaluasi capaian pembelajaran online learning. “Masyarakat, khususnya orang tua siswa perlu mengetahui, apa saja yang sudah  dilakukan. Kemudian seperti apa hasilnya? Apakah sudah merata sebarannya di seluruh jenjang sekolah,” ungkapnya.

Ia menuturkan bahwa yang menjadi pertanyaan saat ini adalah, apakah setiap sekolah semuanya mnyelenggarakan online learning. Lantas apakah seluruh murid memiliki perangkat belajar online. Begitupun dengan guru di sekolah masing-masing. “Bagaimana cara mengukur tingkat keberhasilan pmbelajarannya dan bagimana Disdik mmpersiapkan tatanan sektor pendidikan pasca PSBB,” kata ASB.

Kata dia, hal itu penting dilakukan agar standar pencapaian hasil pmbelajaran dapat dipertanggungjawabkan. ASB pun mengingatkan, agar Pemkot lebih berhati-hati karena 1/3 jumlah penduduk Kota Bogor adalah anak- anak.

“Dalam kalender pendidikan bulan ini memasuki masa akhir semester, bagaimana mekanisme pelaksanaan PAS dilakukan. Jadi pemkot harus mengekpsose dan mengevaluasi pencapaian pembelajaran di seluruh tingkatan pendidikan.

n Fredy Kristianto

Bayi 6 Hari Positif Covid-19

0

Mataram | | Jurnal Inspirasi

Bayi berusia 6 hari ditemukan positif Covid – 19 di Nusa Tenggara Barat (NTB). Ini merupakan kasus pertama di Indonesia, di mana bayi baru berusia dini terinfeksi virus mematikan itu. Kepala Dinas Kesehatan Provinsi NTB Nurhandini Eka Dewi mengungkapkan, kasus ini sangat jarang terjadi dan disebutkan mungkin menjadi kasus yang pertama di Indoneisia.
Meski demikian, dia belum bisa memastikan bayi itu tertular corona di luar proses kelahiran atau vertikal dari ibunya. “Kasus seperti ini dikatakan sedikit sekali ditemukan di dunia dan belum bisa dipastikan terjadi penularan vertikal,” tandas Nurhandini.

Nurhadini juga menyatakan belum bisa menyimpulkan, termasuk dirinya sebagai Tim Satgas Covid– 19 NTB terkait kasus ini. Dia mengaku akan melakukan pertemuan dengan Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) dan Perkumpulan Obstetri dan Ginekologi Indonesia (POGI) untuk merapatkan dan menentukan opsi terbaik bagi bayi berusia 6 hari itu.
Sementara itu, data Satgas Covid-19 Provinsi NTB menyebutkan, dengan bertambahnya satu positif bayi berusia 6 hari itu, maka total bayi positif Covid– 19 di NTB menjadi 87 anak.

Asep Saepudin Sayyev |*

Covid-19 di Bogor ‘Kuning’, 15 Daerah di Jabar Mulai ‘New Normal’

0

Bogor | Jurnal Inspirasi

Kasus Covid-19 di Kota Bogor pasang surut, setelah empat hari tidak ada penambahan kasus positif baru. Senin (1/6), jumlah pasien terkonfirmasi positif corona bertambah dua sehingga menjadi 113 orang.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bogor, dr. Sri Nowo Retno mengatakan bahwa selain ada dua penambahan kasus baru, namun jumlah kasus kematian akibat Covid-19 tak bertambah, yakni 15 orang. “Jumlah pasien sembuh juga belum ada penambahan, tetap 48 orang. Sedangkan yang dirawat di rumah sakit ada 50 orang,” ujarnya melalui keterangan tertulisnya.

Kendati demikian, kata Sri, jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) berkurang tujuh pasien, sementara 61orang masih dalam perawatan rumah sakit. “Untuk Orang Dalam Pemantauan (ODP) jumlahnya 68, atau berkurang dua kasus,” ungkapnya.

Lebih lanjut, kata Sri, kasus Orang Tanpa Gejala (OTG) Covid-19 mengalami penambahan sebanyak lima orang. “Sedangkan yang masih dalam pemantauan berjumlah 36 orang,” tandas Sri.

Sementara sebanyak 15 daerah di Jawa Barat menerapkan ‘New Normal’ atau adaptasi kebiasaan baru. Puluhan ribu personel gabungan dikerahkan untuk mengawal pelaksanaan new normal yang terdiri dari Polri hingga TNI. “Total kekuatan personel ada 29 ribu,” ucap Kabid Humas Polda Jabar Kombes Saptono Erlangga Waskitoroso via pesan singkat, kemarin.

Erlangga mengatakan personel yang dikerahkan tersebut terdiri dari personel gabungan. Untuk Polri sendiri, ada 17 ribu personel. Sedangkan TNI ada 4 ribu personel. “Sementara instansi terkait seperti Satpol PP dan kesehatan ada delapan ribu,” katanya.

Pengawalan sendiri disesuaikan dengan aturan yang dikeluarkan Gubernur Jawa Barat. New normal tahap pertama sendiri, dilakukan untuk tempat ibadah. “(Untuk lokasi pengawalan) kita sesuaikan apa yang jadi kebijakan daerah,” tutur Erlangga.

Sebelumnya, pemberlakuan new normal atau adaptasi kebiasaan baru (AKB) di Jawa Barat akan tetap dilakukan pada Senin 1 Juni 2020. Namun, penerapan new normal hanya akan dilakukan di 60 persen zona biru atau 15 daerah di Jabar. Sementara 12 daerah di zona kuning melanjutkan pembatasan sosial berskala besar (PSBB).

n Fredy Kristianto | Asep Saepudin Sayyev |*

Daftar daerah yang masuk zona biru dan kuning
(Zona Biru diizinkan new normal atau adaptasi kebiasaan baru) :

1. Kabupaten Bandung Barat
2. Kabupaten Ciamis
3. Kabupaten Cianjur
4. Kabupaten Cirebon,
5. Kabupaten Garut
6. Kabupaten Kuningan
7. Kabupaten Majalengka
8. Kabupaten Pangandaran
9. Kabupaten Purwakarta
10. Kabupaten Sumedang
11. Kabupaten Tasikmalaya
12. Kota Banjar
13. Kota Cirebon
14. Kota Sukabumi
15. Kota Tasikmalaya

Ade Armando Disomasi

0

Jakarta | Jurnal Inspirasi
Dosen Universitas Indonesia Ade Armando mendapat somasi dari Pemuda Muhammadiyah Jawa Tengah (Jateng) terkait unggahannya yang menyebut Muhammadiyah menggulirkan isu pemakzulan presiden. Ade Armando bakal dilaporkan secara pidana jika tak mencabut pernyataannya dan meminta maaf secara terbuka dalam tempo 7 hari ke depan.

Akun facebook Ade Armando, mengunggah pamflet webinar bertemakan ‘Menyoal Kebebasan Berpendapat dan Konstitusionalitas Pemakzulan Presiden di Era Pandemi Covid-19′. Ade menyertakan komentarnya dalam unggahan itu. “Isu pemakzulan Presiden digulirkan Muhammadiyah. Keynote Speaker-nya Din Syamsudin, si dungu yang bilang konser virtual Corona menunjukkan pemerintah bergembira di atas penderitaan rakyat” demikian tulis Ade.

Namun pernyataan itu mendapat respon Pemuda Muhammadiyah Jateng. “Postingan tersebut mengandung unsur fitnah dan pencemaran nama baik yang sangat menyakitkan bagi warga Muhammadiyah,” demikian bunyi somasi yang ditandatangani Wakil Ketua Pemuda Muhammadiyah Jateng, Andika Budi Riswanto, Senin (1/6).

Dalam surat somasinya, Pemuda Muhammadiyah Jateng menyebut Ade Armando telah memfitnah Muhammadiyah menggulirkan isu pemakzulan Presiden. “Konteks bahasa pemakzulan yang dipelintir hanya diarahkan kepada Muhammadiyah. Padahal bahasa pemakzulan ada pada konstitusi kita,” kata Andika.

Ade Armando juga disebut menghina dan mencemari nama baik Prof. Din Syamsudin. Din adalah mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah Ketua Dewan Pertimbangan MUI Pusat. “(Unggahan itu) dirangkai dengan bahasa yang tidak beradab dengan menyebut dungu kepada Prof. Din Syamsudin,” ujar Andika.

“Dan ini terjadi saat hari lahir Pancasila, sungguh suatu yang sangat merendahkan,” imbuh Andika. Lebih lanjut, Ade Armando dinilai melanggar Pasal 27 ayat (3) UU ITE. Sebab, secara sengaja menyerang kehormatan dan nama baik Persyarikatan Muhammadiyah dan pribadi Prof. Din Syamsudin.

Oleh karena itu, Pemuda Muhammadiyah Jateng dan Kokam PWPM Jawa Tengah mengutuk keras tindakan tersebut. Mereka menuntut pemilik dan admin akun facebook Ade Armando untuk mencabut unggahan itu. 

Mereka juga menuntut Ade Armando menyampaikan permintaan maaf secara terbuka kepada Persyarikatan Muhammadiyah dan Prof Din Syamsudin. Permintaan maaf disampaikan di halaman media sosial Ade Armando. Ditambah penyampaian maaf di 5 media televisi nasional, 5 media cetak nasional, dan 5 media berbasis daring nasional.

Jika tuntutan itu tak diindahkan dalam tempo 7 hari ke depan, Pemuda Muhammadiyah Jateng akan menempuh jalur hukum. Salah satunya dengan melaporkan Ade Armando secara pidana. “Tidak boleh ada warga negara yang terkesan kebal hukum. Indonesia negara hukum,” kata Andika menegaskan.

Asep Saepudin Sayyev |*

PODSI dan POSSI Harus Segera Muscab

0

>> EF Joy Pendhita: Habis Masa Bhakti Kepengurusan

Cibinong | Jurnal Inspirasi
JELANG pelaksanaan Porda Jabar  2022 yang akan  digelar di kawasan Tasuba (Tasikmalaya, Subang dan Bandung Barat)  KONI Kabupaten Bogor saat ini terus memonitor  sejumlah cabang olahraga yang akan memasuki habis jabatannya atau masa bakti kepengurusannya.

“ Kami sudah inventarisir  ada sekitar 12  cabor di tahun 2020 ini akan habis masa baktinya. Bahkan, dua cabor yakni PODSI dan POSSI kabupaten Bogor   sudah lewat  masa baktinya,” ujar Ketua I KONI Kabupaten Bogor, Joy Pendhita 

Lebih lanjuut, kata Joy,  untuk dua cabor seperti POSSI dan PODSI diminta harus segera menggelar Muscab kepengurusannya ketika Pandemi Covid 19 berangsur hilang.

“Siapapun calon ketua umum yang akan diusung masing masing cabang olahraga, KONI Kabupaten Bogor  tidak akan melakukan intervensi. Asalkan semua calon ketua umum cabor minimal paham, mengerti dan siap mengembangkan prestasi  cabornya masing masing,” tegasnya.

Selain itu,  tambah Joy,  kandidat Ketua Umum cabor juga harus mau menunjukan dedikasi dan loyalitas  tinggi untuk kemajuan dunia olahraga di Kabupaten Bogor.

Ketua Umum KONI Kabupaten Bogor, Junaidi Samsudin secara tegas meminta  kepada semua cabor yang akan habis masa baktinya dari saat ini harus segera menyiapkan mekanisme Muscabnya .     

 “Tidak gampang jadi Ketua Umum Cabor saat ini. Karena kami akan menekankan agar semua pengurus cabor bisa memahami dan sanggup all out terkait target pencapaian medali emas  yang akan diusung oleh KONI Kabupaten Bogor di ajang Porda Jabar 2022 mendatang,” pungkasnya.

** Asep Syahmid

Benninue Pantau Talenta Atlet Kota Bogor

0

Bogor | Jurnal Inspirasi
KETUA Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Bogor, Moch Benninu Argoebie, memastikan jika lebih dari 50 atlet asal ‘Kota Hujan’ yang masuk dalam skuat Jawa Barat untuk Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua, tetap dipantau perkembangannya oleh KONI Kota Bogor. Karena sebagai induk olahraga pembinaan dan prestasi di ‘Kota Hujan’, para atlet selalu diawasi, dan dimintai perkembangan hasil latihan mereka. Terutama bagi para atlet yang masuk ke dalam Pemusatan Latihan Daerah (Pelatda) Jawa Barat, maupun Pemusatan Latihan Nasional (Pelatnas).

“Kami selalu memonitor perkembangan dari latihan para atlet. Meski hanya bisa mengawasi dari rumah, tapi tidak jadi kendala bagi kami karena ada media sosial, untuk bisa memantau langsung program latihan dari masing-masing atlet,” Moch Benninu Argoebie, kemarin.

Pria yang akrab disapa Benn ini menuturkan, saat ini seluruh aktivitas di gedung KONI Kota Bogor, maupun Jawa Barat dihentikan sejak pertengahan Maret lalu. Bahkan diperpanjang kembali selama masa pembatasan sosial berskala besar (PSBB) diterapkan oleh pemerintah. Jadi semua tempat-tempat pemusatan latihan atlet juga ikut ditutup, sehingga mereka harus menjalani program latihan secara mandiri dirumah masing-masing atlet. Baik itu atlet Pelatda Jawa Barat, Pelatnas, ataupun atlet binaan cabor Kota Bogor.

“Kendati demikian, bukan berarti tidak ada pemantauan yang dilakukan KONI Kota Bogor. Justru sebaliknya kita intens memantau perkembangan atlet melalui media sosial,” tegasnya.

Lebih lanjut pria yang akrab disapa Benn itu menambahkan, bahwa sampai saat ini jumlah secara keseluruhan atlet Kota Bogor yang masuk tim Jawa Barat, untuk PON Papua, yang harusnya digelar tahun 2020 kemungkinan besar diatas 50 atlet. Karena dari hasil monitoring yang dilakukan KONI Kota Bogor, kebeberapa tempat Pelatda cabang olahraga yang ada di Bandung untuk memastikan kondisi atlet dari cabor judo, taekwondo, menembak, dan cabor-cabor lainnya sebelum penyebaran virus Covid-19 ada, kondisi atlet tetap sehat hingga saat ini.

“Alhamdulillah para atlet Kota Bogor yang tergabung dalam tim Pelatda PON Jawa Barat, dalam keadaan sehat, dan baik semua, dan saya berharap dimasa-masa pandemi ini mereka juga harus bisa menjaga kesehatan, dan performa mereka selama berlatih mandiri,” pungkasnya.

** Asep Syahmid

Setelah Libur Lebaran, KONI Mulai Aktif Lagi

0

Cibinong | Jurnal  Inspirasi
KETUA umum KONI Kabupaten Bogor,  Junaidi Samsudin secara tegas mengatakan,  KONI Kabupaten Bogor mulai  kembali beraktifitas  pada 4 Juni 2020  atau  Kamis mendatang.

“KONI Kabupaten Bogor dan masuk kembali pada tanggal 4 Juni 2020,” tegas  Junsam yang juga tercatat sebagai politisi dari PPP Kabupaten Bogor ini, kemarin  petang via ponselnya.

Junsam menambahkan, hal yang wajar jika  belum lama ini KONI Kabupaten Bogor meliburkan  kepada para pengurusnya karena  mereka  merayakan  lebaran  Idul Fitri 1441 Hijriah  beberapa waktu lalu.   

Lebih jauh, kata Junsam,  pengurus KONI Kabupaten Bogor selama ini tetap memantau aktifitas latihan semua cabor di masa puasa atau saat  libur lebaran kemarin.  

“ Masing-masing pengurus sudah ada job nya untuk memantau dan monitoring latihan  para atlet dari semua cabang olahraga. Karena ini sebagai bentuk kesiapan KONI Kabupaten Bogor dalam menghadapi Porda Jabar 2022 mendatang di tasuba ,” paparnya.    

Dalam kesempatan yang sama, sambung Jusam, saat ini  KONI Kabupaten Bogor juga tengah mengkaji beberapa cabor baru yang akan dibentuk KONI Kabupaten Bogor  yang akan dipertandingkan di Porda Jabar 2022

“ Kami masih mantau di Jabar soal potensi dan peluang  sejauh mana cabor baru akan di gelar di Porda yang akan datang . Disamping itu, kami juga akan melihat apakah ada kans bagi Kabupaten Bogor meraih medali emas atau tidak jika membentuk cabor baru ,” sergahnya.

** Asep Syahmid