24.1 C
Bogor
Sunday, April 12, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 1536

Hadits Hari Ini

0

07 Juli 2020
15 Dzul-Qa’dah 1441 H

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

قَالَ الزُّهْرِيُّ وَحَدَّثَنِي حُمَيْدٌ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ عَنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ دَخَلَتْ امْرَأَةٌ النَّارَ فِي هِرَّةٍ رَبَطَتْهَا فَلَا هِيَ أَطْعَمَتْهَا وَلَا هِيَ أَرْسَلَتْهَا تَأْكُلُ مِنْ خَشَاشِ الْأَرْضِ حَتَّى مَاتَتْ هَزْلًا قَالَ الزُّهْرِيُّ ذَلِكَ لِئَلَّا يَتَّكِلَ رَجُلٌ وَلَا يَيْأَسَ رَجُلٌ حَدَّثَنِي أَبُو الرَّبِيعِ سُلَيْمَانُ بْنُ دَاوُدَ حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ حَرْبٍ حَدَّثَنِي الزُّبَيْدِيُّ قَالَ الزُّهْرِيُّ حَدَّثَنِي حُمَيْدُ بْنُ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ عَوْفٍ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ أَسْرَفَ عَبْدٌ عَلَى نَفْسِهِ بِنَحْوِ حَدِيثِ مَعْمَرٍ إِلَى قَوْلِهِ فَغَفَرَ اللَّهُ لَهُ وَلَمْ يَذْكُرْ حَدِيثَ الْمَرْأَةِ فِي قِصَّةِ الْهِرَّةِ وَفِي حَدِيثِ الزُّبَيْدِيِّ قَالَ فَقَالَ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ لِكُلِّ شَيْءٍ أَخَذَ مِنْهُ شَيْئًا أَدِّ مَا أَخَذْتَ مِنْهُ

Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Rafi’ dan Abd bin Humaid, Abd berkata; telah mengabarkan kepada kami, dan Ibnu Rafi’ berkata; -dan lafadh ini miliknya-, telah menceritakan kepada kami Abdurrazzaq, telah mengabarkan kepada kami Ma’mar dia berkata; Az Zuhri berkata; dan telah menceritakan kepadaku Humaid dari Abu Hurairah dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam berkata:

Seorang wanita masuk Neraka karena seekor kucing yang diikatnya hingga akhirnya mati. Dia tidak memberinya makan, dan tidak pula membiarkannya lepas hingga dapat mencari makan dari serangga-serangga di bumi.

Az Zuhri berkata: “Hal itu supaya seseorang tidak berdiam diri saja tanpa beramal (pasrah), dan tidak pula berputus asa”.
Telah menceritakan kepadaku Abu Ar Rabi’ Sulaiman bin Dawud, telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Harb, telah menceritakan kepadaku Az Zubaidi, Az Zuhri berkata; telah menceritakan kepadaku Humaid bin Abdurrahman bin Auf dari Abu Hurairah dia berkata; aku mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:
“Seorang hamba telah melampaui batas atas dirinya…” sebagaimana hadits Ma’mar.
Dan dalam hadits Az Zubaidi dia berkata; maka Allah Ta’ala berfirman kepada setiap sesuatu yang telah mengambil dari yang bukan miliknya: “Tunaikan apa yang telah kamu ambil darinya”.

HR Muslim No. 4951.

Redenominasi Diwacanakan Lagi

0

Rp 1.000 Jadi Rp 1

Jakarta | Jurnal Inspirasi
Wacana penyederhanaan nilai rupiah alias redenominasi muncul lagi. Kementerian Keuangan memasukkan rencana redenominasi ke daftar beleid yang akan dibahas pada 2020-2024. Intinya, redenominasi akan membuat nominal rupiah lebih sederhana. Nantinya Rp 1.000 akan diubah menjadi Rp 1, menyederhanakan tiga digit.

Dikutip dari CNBC, Senin (6/7), pada 2017, pemerintah dan Bank Indonesia (BI) sempat mengajukan Rancangan Undang-undang (RUU) tentang Perubahan Harga Rupiah ke Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). Namun RUU itu masih nyangkut di Senayan, belum ada pengesahan sampai sekarang.

Padahal andai disahkan, maka Rp 1.000 menjadi Rp 1 akan mulai berlaku pada 1 Januari 2020. Setelah masa transisi selama lima tahun, redenominasi bakal berlaku penuh pada 2025. Apa yang menjadi latar belakang pemerintah dan BI memandang redenominasi sebagai sebuah hal yang penting?

“Bahwa pada saat ini pecahan Rupiah memiliki jumlah digit yang terlalu banyak, sehingga untuk efisiensi transaksi perekonomian dan meningkatkan kredibilitas Rupiah, perlu dilakukan penyederhanaan jumlah digit pada denominasi uang rupiah tanpa mengurangi daya beli, harga, atau nilai tukarnya,” sebut konsiderans huruf c RUU Perubahan Harga Rupiah.

Ya, rupiah memang agak keterlaluan. Di Asia, hanya don Vietnam yang punya kurs lebih panjang di hadapan dolar AS. Akibatnya, pencantuman nominal rupiah, terutama dalam jumlah besar, menjadi sangat tidak praktis.

Misalnya dalam kasus Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Dalam Peraturan Presiden (Perpres) No 72/2020 tentang Perubahan Postur dan Rincian APBN Tahun Anggaran 2020, penerimaan negara ditargetkan Rp 1.669.948.459.678.000. Kalau dibaca nominalnya akan berbunyi satu kuadriliun enam ratus sembilan puluh sembilan triliun sembilan ratus empat puluh delapan miliar empat ratus lima puluh sembilan juta enam ratus tujuh delapan ribu rupiah.

Sementara belanja negara diperkirakan sebesar Rp 2.739.165.851.403.000. Kalau dibaca menjadi dua kuadriliun tujuh ratus tiga puluh sembilan triliun seratus enam puluh lima miliar delapan ratus lima puluh satu juta empat ratus tiga ribu rupiah.  Redenominasi bukan barang baru, beberapa negara sudah menerapkannya. Ada yang berhasil ada pula yang gagal total.

Contoh negara yang bisa dibilang sukses adalah Turki. Pada 2003, pemerintah Turki mengesahkan UU redenominasi yang menghapus enam nol di mata uang lira. Bukan hanya tiga, seperti yang rencananya dilakukan Indonesia. Meski UU disahkan pada 2003, butuh dua tahun untuk memberlakukan kebijakan ini. Pada 2005 Turki menerbitkan dua lira, yaitu yang lama dan yang baru. Kemudian baru pada Januari 2009 Turki memberlakukan lira baru secara penuh.

Langkah Turki melakukan redenominasi dinilai berhasil. Jeffey Kim, Profesor Sungkyunkwan University (Korea Selatan), dalam kolomnya di The Korea Times menyebut ada empat hasil positif dari redenominasi di Negeri Kebab. Pertama, kredibilitas mata uang meningkat. Kedua, penyusunan laporan keuangan menjadi lebih sederhana.

Ketiga, nilai nominal mata uang lira menjadi bisa disandingkan dengan mata uang lainnya. Misalnya, US$ 1 dan EUR 1 setara dengan sekira TRY 7. Tidak sampai belasan ribu sepert rupiah. Keempat, penyederhanaan harga mata uang juga mampu menjangkar ekspektasi inflasi. Sebelum redenominasi, inflasi Turki bisa mencapai puluhan bahkan ratusan persen. Selepas redenominasi, laju inflasi relatif bisa lebih terjaga.

“Turki adalah contoh sukses penerapan redenominasi di suatu negara. Pengalaman Turki memberi pelajaran bagi negara yang ingin menerapkan kebijakan serupa” sebut Profesor Kim. Namun tidak semua redenominasi berakhir manis. Di Zimbabwe, redenominasi malah gagal total dan dolar Zimbabwe kini punah.

Zimbabwe melakukan tiga kali redenominasi yaitu pada 2006, 2008, dan 2009. Pada 2006, harga dolar dolar Zimbabwe ‘disunat’ tiga digit. Uang ZWN 1.000 berubah menjadi ZWN 1, seperti yang rencananya diterapkan di Indonesia. Namun karena melimpahnya uang beredar akibat pencetakan uang gila-gilaan, inflasi Zimbabwe tidak terkendali. Pada 2007, inflasi Zimbabwe sempat mencapai 1.000%!

Belum lagi bank sentral sama sekali tidak punya independensi, dengan menyebut inflasi sebagai barang haram. Dunia usaha tidak boleh menaikkan harga, yang kemudian malah memicu merebaknya aktivitas ekonomi ‘bawah tanah’. Di pasar gelap, US$ 1 bisa dihargai sampai ZWN 600.000.

Kemudian pada 2008, redenominasi dilakukan kembali dan dolar Zimbabwe mengalami perubahan kode dari ZWN menjadi ZWR. Kala itu, ZWN 10.000.000.000 berubah menjadi ZWR 1.

Akan tetapi, redenominasi jilid II tidak mengubah kenyataan bahwa dolar Zimbabwe adalah uang yang tiada berharga. Sebab, bank sentral tetap harus mencetak uang gila-gilaan untuk membiayai rezim pemerintahan Presiden Robert Mugabe. Saat redenominasi jilid II berlaku, penggunaan mata uang asing menjadi semakin biasa di negara itu, karena dolar Zimbabwe yang nyaris tidak berharga sama sekali.

Lalu pada 2009, dolar Zimbabwe lagi-lagi mengalami redenominasi dengan perubahan kode dari ZWR menjadi ZWL. Bukan kaleng-kaleng, langsung 12 nol dipangkas. Jadi ZWR 1.000.000.000.000 setara dengan ZWL 1.

Redenominasi ketiga pun tidak sukses, karena ekonomi Zimbabwe praktis sudah menggunakan dolar AS sebagai mata uang yang berlaku sehari-hari. Uang beredar yang terlalu banyak membuat inflasi Zimbabwe pada 2008 sempat mencapai 250.000%. Mesin ATM sampai tidak bisa mengeluarkan uang karena jumlah nol yang kebangetan banyaknya.

Akhirnya Zimbabwe menyerah. Pada 2014, bank sentral Zimbabwe menyatakan bahwa dolar AS, rand Afrika Selatan, pula Botswana, poundsterling Inggris, euro, dolar Australia, yuan China, rupee India, dan yen Jepang adalah alat pembayaran yang sah. Kemudian pada pertengahan 2015, bank sentral Zimbabwe secara resmi ‘menyuntik mati’ dolar Zimbabwe dan beralih ke dolar AS sebagai mata uang utama.

Jadi, inti dari keberhasilan redenominasi adalah mengendalikan inflasi. Ketika inflasi bisa terkendali, maka redenominasi akan sangat membantu untuk menjangkar ekpektasi. Namun ketika rakyat hilang kepercayaan terhadap kondisi ekonomi, maka redenominasi tidak akan banyak membantu.

ASS|*

Golkar dan Gerindra Jajaki Koalisi

0

Jakarta | Jurnal Inspirasi
Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto menemui Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto di kediaman pribadi Prabowo, Jalan Kertanegara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (6/7). Keduanya bakal menjajaki koalisi di Pilkada serentak 2020.

Pertemuan antara kedua elite politik yang keduanya diketahui merupakan menteri di Kabinet Indonesia Maju. Prabowo menjabat sebagai Menteri Pertahanan, sedangkan Airlangga menduduki posisi Menteri Koordinator Perekonomian itu berlangsung selama kurang lebih satu jam.

Pertemuan itu tertutup untuk awak media. Usai pertemuan, Prabowo menyatakan salah satu agenda yang dibicarakan adalah terkait penjajakan kerja sama antara Gerindra dan Golkar di Pilkada serentak 2020. “Sampai dengan kemungkinan-kemungkinan di depan kita bagaimana kerjasama Golkar dan Gerindra, khususnya mungkin di Pilkada-pilkada [wilayah] tertentu,” kata Prabowo.

Prabowo menyampaikan bahwa Gerindra setuju untuk berkoalisi dengan Partai Golkar di beberapa wilayah di Pilkada 2020. Meski demikian, ia enggan menyebut wilayah mana saja Gerindra dan Golkar akan berkoalisi. “Di beberapa tempat kita cocok, di beberapa tempat kita setuju, berbeda, tidak ada masalah ini demokrasi Indonesia yang penuh kekeluargaan persaingan, perbedaan. Tapi di ujung kita semua komit pada persatuan bangsa,” kata Prabowo.

Senada dengan Prabowo, Airlangga mengakui banyak membahas seputar Pilkada tahun 2020 bersama Prabowo. Ia menyatakan banyak persamaan dan jua perbedaan dengan Prabowo di Pilkada tahun 2020. Meski begitu, Ia menekankan bahwa perbedaan dalam Pilkada merupakan sesuatu yang normal dan wajar dalam sistem politik demokrasi yang dianut Indonesia saat ini. 

“Jadi lebih banyak persamaan daripada perbedaan. Dan ini akan terus dijaga, dan kami akan berkomunikasi secara periodik. Dan sebetulnya tanpa resmi pun kita berbicara di kabinet juga cukup sering, tetapi di sini antarfraksi Golkar dan fraksi Gerindra, silaturahmi saat ini sangat lancar,” kata dia.

Namun ketika ditanya soal perombakan kabinet atau reshuffle, keduanya memilih bungkam. Airlangga dan Prabowo hanya melempar senyum, sembari mengayunkan tangannya ke kerumunan media yang berkumpul di teras rumah Menteri Pertahanan itu. Namun Airlangga menegaskan, ia dan Prabowo fokus dalam kerjanya dalam Kabinet Indonesia Maju. Khususnya, dalam penanganan pandemi Covid-19.

“Partai Golkar dan Gerindra sama-sama di pemerintah, sama-sama di Kabinet Indonesia maju. Tentunya dalam situasi pandemi Covid-19 menjadi penting stabilitas politik,” ujar Airlangga.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mulai mengeluarkan wacana reshuffle atau perombakan kabinet. Ancaman reshuffle ditujukan kepada menteri-menteri yang dianggap tidak bisa bekerja cepat dan extraordinary dalam penanganan pandemi Covid-19. Penanganan yang dimaksud tak hanya dari aspek kesehatan, namun juga kaitannya dalam perekonomian, dan penyaluran bantuan sosial.

Tak hanya merombak kabinet, Jokowi juga menyatakan kemungkinan adanya pembubaran lembaga. Namun ia tak menjelaskan lembaga seperti apa yang berpotensi untuk dibubarkan.

ASS |*

Hari Ini, Kebun Raya Bogor Dibuka Lagi

0

Bogor | Jurnal Inspirasi
Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) menyatakan dua dari empat Kebun Raya di bawah pengelolaannya  yaitu Kebun Raya Bogor dan Kebun Raya Cibodas akan dibuka kembali untuk kunjungan umum mulai Selasa (7/7) hari ini. Pembukaan Kebun Raya ini merujuk pada Surat Keputusan Kepala LIPI Nomor 155/F/2020 tentang Pembukaan Kembali Layanan Kebun Raya di Lingkungan LIPI. 

Kepala LIPI Laksana Tri Handoko mengatakan, pembukaan itu setelah pihaknya mempersiapkan secara matang terkait penyiapan sarana dan prasarana sesuai protokol pencegahan penularan Covid-19 yang ditetapkan oleh otoritas kesehatan juga koordinasi intensif dengan pemerintah daerah setempat.

“LIPI akan membuka kembali Kebun Raya yang dikelola untuk kunjungan umum dengan Kebun Raya Bogor dan Kebun Raya Cibodas sebagai tahap awal dengan protokol kunjungan yang baru,” ujarnya dalam keterangan tertulisnya, Senin (6/7). 

 Handoko berharap pengunjung dapat mengikuti protokol kunjungan yang berlaku di Kebun Raya untuk bersama-sama membantu mencegah penyebaran virus Corona. “Mari ciptakan lingkungan Kebun Raya yang aman, nyaman, juga ramah lingkungan di semua aspek,” ucapnya.

ASS |*

Achmad Fathoni Pertanyakan Ketersediaan Bansos

0

Cibinong | Jurnal Inspirasi
Anggota DPRD Kabupaten Bogor dari Komisi III Fraksi PKS, Achmad Fathoni kembali mempertanyakan perihal ketersediaan beras Bansos Pemerintah Kabupaten Bogor untuk masyarakat yang terdampak Corona (Covid-19), Senin (6/7). Menurutnya, masih belum ter-cover beberapa kecamatan untuk ketersediaan beras bansos tersebut, Bupati Bogor Ade Yasin harus mencari solusi lain atau bahkan jangan terpaku kepada Bulog semata.

“Masyarakat sangat membutuhkan bantuan ditengah Pandemi ini. Oleh karena itu saya berharap kehati-hatian dan proses evaluasi tidak menjadikan penyaluran bantuan tertunda-tunda apalagi rencana awalnya bansos yang 3 tahap dilaksanakan selama bulan Mei-Juni-Juli 2020,” jelas Achmad Fathoni.

“Setelah ramai mengenai kualitas beras yang buruk pada realisasi tahap 1 Bansos Pemerintah Kabupaten Bogor, menyebabkan Pemkab Bogor lebih berhati-hati dan melakukan evaluasi besar-besaran untuk rencana penyaluran tahap selanjutnya, Disini saya mengingatkan bahwa masyarakat terus menunggu bantuan tahap selanjutnya segera turun.”

Dirinya berharap, agar Pemkab Bogor serius dalam menangani ini, kejadian buruknya penyaluran beras tahap 1 jangan sampai terulang lagi. Untuk penyaluran kali ini harus dipastikan mutunya baik, disalurkan dengan tepat waktu, cepat dan tepat sasaran. Serta sangat berharap pengadaan beras bansos ini sekaligus dapat membantu pedagang, pengusaha dan petani lokal. Sehingga membantu bangkitnya ekonomi masyarakat Kabupaten Bogor.

“Jangan lagi ada kesalahan yang mengakibatkan semakin bertambahnya penderitaan masyarakat dengan Pandemi Covid ini masyarakat kecil cukup sangat menderita,” pungkasnya mengakhiri.

** Nay Nur’ain

Ketua Dewan Jenguk Kondisi Nila

0

Cibungbulang | Jurnal Inspirasi
Setelah ramai dalam pemberitaan, Nila Sari (35) yang diduga kurang gizi, warga Kampung Gandarasa RT 01, RW 09 Desa Situ Udik Kecamatan Cibungbulang akhirnya dirawat di RSUD Leuwiliang. Penderitaan yang dirasakan Nila juga membuat banyak pihak prihatin. Ketua DPRD dan sebagian anggota dewan misalnya menyambangi Nila untuk menjenguk dan melihat kondisinya, Senin (6/7).

Namun usai tiba di RSUD, rombongan wakil rakyat itu tak bisa melihat langsung. Pasalnya menurut pihak rumah sakit karena statusnya merupakan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) dan dilakukan isolasi tidak bisa dijenguk.

“Tadi kami setelah dari Sukajaya serah terima hunian sementara korban longsor langsung ke RSUD untuk melihat kondisi Nila warga Cibungbulang yang kemarin sempat menarik perhatian, namun Nila tidak bisa dijenguk karena menurut pihak rumah sakit statusnya pasien PDP, selain itu juga kami memberikan bantuan kepada keluarga Nila dan APD untuk RSUD Leuwiliang,” kata Ketua DPRD Kabupaten Bogor Rudy Susmanto kepada Jurnal Bogor.

Lebih lanjut Rudy mengatakan, DPRD Kabupaten Bogor akan selalu merespon setiap informasi yang ada. Meskipun perlu diketahui Kabupaten Bogor ini begitu luas sehingga perlu ada kerjasama, gotongroyong dan tidak apatis terhadap sesama.

“Luasnya kabupaten Bogor apapun informasi akan kita tanggapi. Jangan apatis dengan tetangga saling membantu, agar tidak terulang harus ada komunikasikan yang baik antar pemerintah desa, kecamatan hingga dinas -dinas terkait, ” kata Rudy.

Sementara Direktur RSUD Leuwiliang dr Hesty mengaku, pihak rumah sakit sudah melakukan penanganan secara prosedur terhadap pasien yang hasil pemeriksaan mengalami penyakit TB paru atau tuberculosis (TBC). Bahkan hasil radiologi pun pasien yang statusnya ini tidak bisa dijenguk.

“Penangan sesuai prosedur kita sarankan untuk tidak ditengok dulu karena kondisi kurang bagus dan sedang istirahat. Pasien ini statusnya PDP,” kata dokter Hesty.

Pihak rumah sakit sambung Hesty meminta pihak keluarga untuk tidak bepergian ke tempat keramaian dan menyarankan untuk isolasi mandiri terkait Nila yang saat ini statusnya masih PDP. “Terkait rapid tes terhadap keluarga tentu kita akan berkoordinasi dengan puskesmas setempat, “ujarnya.

Sementara itu Pjs Desa Situ Udik, Ade Salahudin mengatakan selaku kepala desa menyatakan sudah meresponnya. “Yang beredar kan busung lapar tapi ternyata kan bukan, tapi itu dari kecil ada yang bilang ketergantungan mental. Beberapa bulan sakit tapi bukan busung lapar tapi itu bawaan dari kecil itu kodrat, ” kata Ade.

Ade pun berkilah karena baru dua bulan menjabat Pjs Kades, ia pun sebelumnya mengatakan sudah memberikan bantuan. “Selaku pjs baru dua bulan karena ketidaktahuan karena saya baru dua bulan saya langsung respon kok, yang bawa ke sini (RSUD) itu pihak desa, ” pungkasnya.

** Cepi Kurniawan

Hunian Sementara di Sukajaya Diserahterimakan

0

Sukajaya | Jurnal Inspirasi
Setelah beberapa bulan dikerjakan oleh Korem 061/Suryakencana, hunian sementara korban bencana alam di Kampung Nyomplong, Desa Kiarapandak, Kecamatan Sukajaya, pada Senin (6/7) diserahterimakan secara simbolis kepada masyarakat korban terdampak bencana alam yang terjadi di awal tahun 2020.

Hadir dalam prosesi ini  Menteri Sosial, Juliari P. Batubara yang didampingi Danrem 061/Suryakencana, Bigjend (TNI) Agus Subiyanto, Danlanud Atang Sendjaja, Bupati dan Wakil Bupati Bogor, Pimpinan DPRD Kabupaten Bogor, Kapolres dan Dandim.

Dalam sambutannya Danrem 061/Suryakencana yang diberi tugas oleh Bupati Bogor untuk melakukan pembangunan hunian sementara ini mengaku bersyukur bisa menyelesaikan pekerjaan ini dalam waktu cepat.

“Terima Kasih kepada Bupati Bogor yang memberikan kepercayaan kepada TNI untuk berbakti kepada masyarakat korban bencana alam dengan cara membantu membangunkan hunian sementara ini dan hari ini TNI berhasil menjawab kepercayaan ini dengan menyelesaikan pekerjaan yang diamanahkan kepada kami sehingga hari ini bisa dilaksanakan acara serah terima kunci hunian sementara kepada masyarakat, saya juga berpesan kepada masyarakat agar di jaga dan dirawat huntaranya mudah-mudahan segera ada hunian tetap sehingga bisa lebih baik lagi kualitasnya”. ungkap Jenderal Bintang satu ini.

Bupati Bogor, Ade Yasin dalam paparannya mengucapkan terima kasih yang tak terhingga kepada semua pihak yang ikut serta membantu pemulihan bencana alam di Kabupaten Bogor.

“Saya melalui Pak Mensos mengucapkan Terima Kasih yang sebesar besarnya atas segala perhatian yang diberikan oleh pemerintah Republik Indonesia kepada Kabupaten Bogor, seingat saya Pak Jokowi juga sudah dua kali ke lokasi bencana dan itu menandakan beliau cinta kepada masyarakat Kabupaten Bogor,” ujar Ade Yasin.

Sambung Ade Yasin sebagai Bupati pun  curhat ke  Mensos bahwa luasnya wilayah Kabupaten Bogor dan jumlah penduduknya yang mencapai 5,8 juta jiwa juga sangat menyulitkan bagi Pemerintah Daerah untuk membagi fokus anggaran.

“Maka dalam hal ini kebetulan ada Pak Menteri sekalian saja saya curhat dan berusaha meyakinkan pemerintah agar membantu kami di Kabupaten Bogor dengan menurunkan bantuan-bantuan anggaran dari pusat agar bisa membantu maksimalnya pembangunan di Kabupaten Bogor,” ungkapnya.

Menteri Sosial RI, Juliari P. Batubara menyatakan bahwa inilah bentuk perhatian pemerintah kepada korban bencana alam, dimanapun itu dan ke depan diharapkan Pemerintah Daerah membentuk team riset khusus dalam menentukan mana lokasi rawan bencana dan mana yang tidak.

“Untuk hari ini kita serah terimakan hunian sementara hasil kerjasama Pemkab Bogor dengan TNI, ke depan pemerintah berharap kepada pemda untuk membentuk tim khusus yang handal agar bisa memetakan wilayah-wilayah yang rawan disini (Sukajaya) agar jika terjadi bencana alam seperti ini lagi kita bisa menghindari korban berjatuhan yang lebih banyak, kalau bencana alamnya apalagi tinggal di Indonesia memang tidak bisa dihindari, tapi upaya pencegahannya harus tepat agar juga menghemat anggaran,” terang Mantan Ketua PP IMI ini.

Selanjutnya ia juga  berpesan kepada pemda untuk tetap secara maksimal melakukan pencegahan Covid-19 di tempat pengungsian ini yang rawan terhadap penularan Covid-19. “Kita semua harus saling menjaga diri dan terus menjalankan protokol kesehatan agar kurva penyebaran Covid-19 bisa terus kita tekan,” tutup Juliari.

** Cepi Kurniawan

Corona Mengintai Pasar, Pemkab Gencar Swab Test di Pasar

0

Parung  | Jurnal Inspirasi
Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Bogor terus melakukan upaya memutus rantai penyebaran Covid-19 dari pasar, terminal dan stasiun. Upaya tersebut dilakukan dengan melakukan swab test di sejumlah pasar yang ada di wilayah Kabupaten Bogor.

Dari 27 pasar tradisional plat merah milik Pemkab, sudah 7 pasar yang digelar swab test, termasuk pasar Tradisional Parung, Senin (6/7). “Pasar tradisional Parung ini pasar ke-7 yang sudah dilakukan gelar upaya memutus Covid 19. Untuk yang di Pasar Parung ada tiga titik itu semua langsung swab, dengan target 250 orang, ” kata Ketua Harian Gugus Tugas Penanganan Percepatan Covid-9 Kabupaten Bogor, Burhanuddin kepada  wartawan, kemarin.

Burhan yang juga Sekda Kabupaten Bogor ini mengatakan, sengaja menargetkan pasar, stasiun dan terminal karena ketiga tempat tersebut merupakan titik keramaian yang potensi penyebaran pandemi itu sangat tinggi. “Jadi semua pasar, stasiun dan terminal yang ada di Kabupaten Bogor akan kita gelar rapid dan swab dan itu gratis tidak dipungut biaya, ” ujarnya.

** Cepi Kurniawan

Mau Iphone 11, CCM Suguhkan Undian ‘Big Holiday Sale’

0

Cibinong | Jurnal Bogor
Setelah membuka kembali layanan di hampir seluruh tenant pada 8 Juni 2020 lalu, Cibinong City Mall memberikan penawaran spesial untuk pengunjung setianya dengan menggelar program belanja “Big Holiday Sale”.

Dikatakan Yunati Alinda, Marcomm Coordinator Cibinong City Mall, belum lama ini, dalam program ini hampir seluruh tenant yang diizinkan untuk beroperasi berpartisipasi. Partisipasi yang diberikan berupa diskon produk hingga 80%, special price hingga produk gratis untuk minimal pembelian tertentu.

“Kami menyelenggarakan acara Big Holiday Sale tentunya agar pengunjung setia kami mendapatkan penawaran terbaik dari tenant-tenant terbaik kami, juga sebagai sarana agar tenant kami kembali semangat menyambut pengunjung. Tentunya dengan selalu memperhatikan protokol kesehatan, utamanya jaga jarak. Kami dapat pastikan tidak ada pengunjung yang berdesakan di dalam area kami sehingga pengunjung dapat berbelanja dengan aman dan nyaman” Ujarnya.

Periode program sendiri berlangsung 25 Juni – 5 Juli 2020. Sebagian besar tenant memberikan diskon hingga 50%, lainnya memberikan diskon 70% dan beberapa diskon hingga 80%. Tenant yang berpartisipasi diantaranya Electronic City yang memberikan diskon 10% dan program belanja berhadiah, Nobby Hijab yang memberikan diskon 50%, Wakai diskon 50% all item, D’Paris Silver yang memberikan diskon hingga 80% dan masih banyak yang lainnya. Selain diskon yang didapatkan, pengunjung setia Cibinong City Mall juga dapat meraih kesempatan memenangkan iPhone 11, TV Samsung 40”, Vivo V19, Logam Mulia, Instax Mini, dan Voucher belanja total jutaan rupiah.

“Cara mendapatkan hadiah di atas cenderung mudah, yaitu cukup berbelanja minimal Rp 1.000.000,- (satu juta rupiah) di tenant-tenant manapun di Cibinong City Mall (kecuali pameran), berlaku struk gabungan pada hari yang sama. Struk belanja diserahkan ke Customer Service Desk lantai ground floor atau Redeemption Booth lantai 1 untuk ditukarkan dengan poin undian,” lanjutnya.

Poin dapat digandakan sesuai dengan jumlah pembelanjaan (kelipatan Rp 1.000.000,-). Poin yang ada akan diundi pada 5 Juli 2020 dan disiarkan secara live di instagram Cibinong City Mall. Peserta undian tidak diwajibkan hadir untuk dapat memenangkan undian.

Selain itu kata Yunia, “Khusus pemegang City Mall Privilege Card berkesempatan mendapat hadiah lebih banyak karena selain mendapat poin dalam Big Holiday Sale juga sekaligus mendapatkan poin untuk program Grand Lucky Draw 6 dengan hadiah utama 1 unit mobil,” terangnya.

Undian Big Holiday Sale digelar hari ini, Minggu 5 Juli 2020 di ruang tertutup di area kantor management Cibinong City Mall dan disiarkan secara langsung melalui akun instagram resmi Cibinong City Mall. Hal ini dilakukan untuk menghindari kerumunan pengunjung yang penasaran siapa yang mendapat hadiah-hadiah menarik tersebut. Pengunjung yang namanya keluar sebagai pemenang akan dihubungi langsung oleh management Cibinong City Mall.

Walaupun menyelenggarakan event, management Cibinong City Mall tentunya tetap menerapkan protokol kesehatan di area mall. Pengukuran suhu tubuh, kewajiban memakai masker, penyediaan sarana cuci tangan dan handsanitizer dan selalu mengingatkan tentang jaga jarak selalu dilakukan oleh petugas-petugas Cibinong City Mall.

Protokol ini berlaku tidak hanya untuk pengunjung juga untuk karyawan tenant. Untuk aturan jaga jarak secara khusus di area tenant dilakukan dengan meminimalisir jumlah orang dalam toko. Di depan toko selain wajib menyediakan handsanitizer juga wajib mencantumkan jumlah maksimum kapasitas pengunjung, sehingga tak heran jika terlihat karyawan tenant menghentikan pengunjung yang akan masuk ke dalam area toko dan menyarankan untuk melakukan kegiatan lain terlebih dahulu atau menunggu di dalam antrian.

Penyemprotan dan pengelapan fasilitas-fasilitas umum dengan disinfektan juga masih rutin dilakukan secara berkala. Pemasangan rambu-rambu antrian, pengingat jaga jarak, dan tata aturan yang berlaku di dalam mall dilakukan sejak mall dibuka kembali 8 Juni lalu.

Handy Mehonk| **

Gawat, Covid-19 Bisa Menular Lewat Udara

0

Jakarta | Jurnal Inspirasi
200 ilmuwan lebih dari seluruh dunia menyampaikan surat terbuka ke Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Mereka menentang pandangan resmi tentang penyebaran virus corona. Para ilmuwan itu memperingatkan makin banyak bukti virus tersebut dapat menular melalui udara.

Para ilmuwan mengatakan, virus corona mungkin dapat bertahan sebagai partikel-partikel kecil di udara dalam waktu yang lama dan mengambang beberapa meter. Ruang tertutup dengan ventilasi yang buruk seperti transportasi publik menjadi tempat yang paling mengkhawatirkan.

Sebab, walaupun masyarakat mematuhi peraturan pembatasan sosial seperti jaga jarak, penyebaran virus dapat tetap terjadi. Dalam surat terbuka itu, para peneliti menuduh WHO gagal menyampaikan risiko penularan dengan tepat.

Dilansir dari the New Daily, Minggu (5/7), 239 peneliti mengirimkan surat terbuka ke WHO. Mereka mengatakan bahwa pedoman pencegahan penularan yang dikeluarkan organisasi kesehatan PBB itu mengabaikan bukti penularan di udara.

Selama ini, WHO selalu mengatakan publik hanya perlu memperhatikan dua tipe penularan. Pertama, dari tetesan air liur orang yang terinfeksi sehingga masyarakat harus jaga jarak satu sama lain. Lalu penularan tipe kedua dari permukaan benda yang di mana virus berada sehingga masyarakat diminta tidak menyentuh wajah, mata, hidung, atau mulut saat sedang berada di ruang publik.

Para peneliti yang mengirim surat ke WHO meyakini ada tipe penularan ketiga yang berada dibalik peristiwa yang disebut ‘penyebaran-super’. Penyebaran yang ditemukan terjadi di restoran-restoran di China di awal pandemi.

Pengunjung yang duduk di meja yang terpisah tetap tertular. Penyebaran yang sama juga terjadi pada paduan suara Negara Bagian Washington, Amerika Serikat (AS). Padahal, mereka sudah mengambil tindakan pencegahan.

Para peneliti mengatakan, sejumlah penelitian menunjukkan tetesan air liur yang sangat kecil atau yang dikenal partikel aerosol dapat bertahan di udara dalam waktu yang lama. Partikel tersebut juga dapat mengambang beberapa meter. Hal itu membuat ruangan tertutup dengan ventilasi yang buruk seperti bus sangat berbahaya walaupun masyarakat sudah menjaga jarak 2 meter satu sama lain. “Kami 100 persen yang mengenai ini,” kata profesor ilmu atmosfer dan rekayasa lingkungan  Queensland University of Technology, Lidia Morawska.

Ia salah satu pakar dari 32 negara yang mengirimkan surat terbuka tersebut. Temuan mereka akan dipublikasikan di jurnal ilmiah pekan depan. Surat itu dikirimkan ketika WHO melaporkan pertambahan tertinggi jumlah kasus infeksi dalam satu hari. Dalam 24 jam, WHO melaporkan 212.326 kasus  baru di seluruh dunia.

AS, Brasil, dan India menjadi negara dengan jumlah kasus baru terbanyak. Kasus kematian tetap bertahan di angka 5.000 per hari. Surat terbuka para peneliti itu mengingatkan betapa pentingnya penggunaan masker. Pemakaian masker dapat mencegah aerosol keluar dari mulut atau menghindari partikel-partikel mikroskopis di udara terhirup. 

ASS*