25.7 C
Bogor
Sunday, April 12, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 1534

Amerika Putuskan Keluar dari WHO

0

Washington | Jurnal Inspirasi
Setelah lebih dari 70 tahun keanggotaan, Amerika Serikat (AS) memutuskan untuk keluar dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengumumkan hal itu pada Selasa (7/7) waktu setempat. Keputusan itu diberlakukan setelah PBB menerima pemberitahuan resmi keputusan oleh Presiden AS, Donald Trump, lebih dari sebulan yang lalu.

“Sekretaris Jenderal … sedang dalam proses verifikasi dengan Organisasi Kesehatan Dunia apakah semua persyaratan untuk penarikan seperti itu dipenuhi,” kata juru bicara PBB, Stephane Dujarric dikutip dari RMOL, Rabu (8/7)

Presiden Trump menuduh badan kesehatan dunia menjadi boneka China di tengah pandemi virus Corona. Virus ini pertama kali muncul di kota Wuhan, China akhir tahun lalu.

Trump harus memberikan pemberitahuan satu tahun sebelum keluar atas keputusannya menarik AS dari lembaga PBB yang berbasis di Jenewa itu. Dalam resolusi bersama Kongres AS 1948, mewajibkan Washington membayar dukungan keuangan dan saat ini negara tersebut berutang kepada WHO lebih dari 200 juta dolar AS.

Presiden AS telah menghentikan pendanaan untuk organisasi beranggotakan 194 negara itu pada April. Dalam suratnya 18 Mei, dia memberi kesempatan kepada WHO selama 30 hari untuk berkomitmen melakukan reformasi. Dia mengumumkan AS akan berhenti dari keanggotaan WHO kurang dari dua pekan kemudian.

WHO adalah badan internasional independen yang bekerja dengan PBB. Sekretaris Jenderal PBB, Antonio Guterres, mengatakan bahwa WHO sangat kritis terhadap upaya dunia untuk memenangkan perang melawan Covid-19.

Trump telah lama mencela multilateralisme karena berfokus pada agenda “Amerika Pertama”. Sejak menjabat, dia telah keluar dari Dewan Hak Asasi Manusia PBB, badan budaya PBB, perjanjian global untuk menangani perubahan iklim, dan kesepakatan nuklir Iran. Dia juga telah memotong dana populasi PBB dan lembaga PBB yang membantu para pengungsi Palestina.

ASS|*

Fadli Zon Ungkap Awal Prabowo Dirikan Partai

0

Jakarta | Jurnal Inspirasi
Fadli Zon menceritakan tentang kedekatannya dengan sosok Prabowo saat diwawancarai oleh Pakar Hukum Tata Negara, Refly Harun yang diunggh ke Youtube berjudul ‘Fadli Zon: Leadership Jokowi Kurang Bisa Menyatukan Bangsa’. Wakil Ketua Umum Partai Gerindra ini mengaku sebagai salah satu penggagas partai tersebut. Menurut dia, Prabowo Subianto yang menjabat Ketua Umum Gerindra sempat menolak gagasan mendirikan partai politik.

Refly menanyakan beberapa fenomena ke Fadli kenapa tidak jadi Wakil Ketua DPR periode 2019-2024. Padahal, bisa dibilang ia dekat dengan Prabowo. Selain itu, Prabowo masuk dalam Kabinet Pemerintahan Joko Widodo-Ma’ruf Amin yang jadi rival pada Pemilu Presiden 2019.

Fadli menjawab kedekatannya dengan Prabowo memang cukup lama dari zaman mahasiswa. Saat mahasiswa, Fadli menjadi aktivis dan banyak menulis tentang gerakan mahasiswa awal tahun 1990-an.

“Waktu itu ada diskusi, saya ajak mahasiswa bertemu Pak Prabowo yang jadi pembicara menerangkan berbagai situasi politik. Itulah perkenalan pertama yang cukup intensif,” kata Fadli dikutip dari Vivanews, Rabu (8/7).

Fadli melihat sosok Prabowo pada waktu itu tentara yang reformis, karena tahun 90-an menggunakan kalimat reformasi dan berani berhadapan dengan kalangan sipil meskipun sipilnya kritis. Tampaknya, ada satu dasar demokratis dalam pemikiran beliau.

Pada saat-saat tertentu, Fadli mengatakan Prabowo kadang kala berada di puncak, di bawah dan sempat berada di luar negeri setelah reformasi. Saat itu, Fadli dianggap menjadi Juru Bicara Prabowo. “Pak Prabowo saya kira punya pandangan yang besar tentang Indonesia, satu visi jauh ke depan. Setelah kembali dari luar negeri, Pak Prabowo ikut politik dan kompetisi konvensi Golkar pada 2003-20024, tapi kalah,” ujar Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen (KSAP) DPR.

Fadli mengaku ikut mendirikan Partai Bulan Bintang (PBB), tapi tidak lama karena sekolah di Inggris. Setelah pulang dari Inggris, ia punya gagasan untuk mendirikan partai politik. Makanya, Fadli mengklaim Gerindra itu pada mulanya gagasan dia. “Gerindra itu pada mulanya gagasan saya, bukan saya ngarang-ngarang. Saya bicara dengan Pak Hashim,” katanya.

Saat itu, kata Fadli, Prabowo menolak gagasan mendirikan partai. Karena, beliau saat itu menjadi Anggota Dewan Penasehat Golkar sehingga merasa masih bisa untuk merebut Golkar pada kompetisi berikutnya. “Saya katakan, tidak mungkin berhadapan ketika itu Ketua Umum Golkar Pak Jusuf Kalla. Jadi sebaiknya membuat parpol sendiri, lalu saya ikut mulai pembuatan AD/ART. Saya pimpin tim kecil merumuskan manifesto perjuangan kemudian menjadi namanya Partai Gerindra,” katanya.

Soal tidak jadi Wakil Ketua DPR, Fadli mengatakan itu merupakan keputusan Prabowo sebagai Ketua Umum Gerindra. Menurut dia, Prabowo mungkin dapat masukan-masukan entah dari mana dan orang-orang yang berada dalam pimpinan legislatif juga bisa bekerja sama dengan pemerintah. “Saya kan orang dianggap kritis. Saya menerima itu dengan kebahagiaan, tidak ada sedikit pun down. Saya menjalani takdir. Tapi hubungan baik-baik saja, enggak ada apa-apa juga kok,” kata dia.

ASS|*

Wacana Pembubaran OJK Mengemuka

0

Jakarta | Jurnal Inspirasi
Wacana pembubaran Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mulai menyeruak. Mantan Menteri BUMN, Dahlan Iskan mengomentari isu sensitif yang hangat di Indonesia. Dahlan bicara, bukan soal kapan waktunya, namun lebih kepada penyebab munculnya isu tersebut dan seberapa urgen langkah itu dilakukan. Dia menilai, banyak sebab yang membuat isu itu mencuat.

“Misal, lemahnya pengawasan oleh OJK itu. Sampai-sampai terjadilah mega skandal. Seperti kasus Jiwasraya,” ujar Dahlan dari catatannya di Disway.id dikutip dari Vivanews, Rabu (8/7).

Selain itu, maraknya kasus pembobolan kartu kredit juga jadi penyebabnya. Salah satunya dialami oleh Ilham Bintang. “Tapi bukan hanya dua api itu yang membuat asap hitam OJK membumbung tinggi. Isu pembubaran itu lebih terkait dengan program penyelamatan ekonomi nasional. Terutama akibat Covid-19,” kata dia. 

Menurut Dahlan, Presiden Jokowi sudah memutuskan perlunya stimulus ekonomi, termasuk untuk usaha kecil yang nilai totalnya di atas Rp100 triliun. “Sampai sekarang, dana yang sudah cair baru sekitar 1 persen. Inilah yang melatarbelakangi ucapan presiden dalam marahnya pekan lalu: jangan sampai pengusaha dibiarkan mati dulu baru dibantu. Akan sia-sia,” ujar Dahlan. 

Dalam Perppu, Presiden Jokowi memang mempermudah prosedur pencairan stimulus. Terutama untuk pinjaman yang di bawah Rp10 miliar. Salah satu kemudahannya adalah pengusaha yang kredit bermasalah bisa mendapat stimulus itu. “Tentu OJK keberatan, meski tidak pernah diucapkan. Itu termasuk melanggar ‘rukun iman’ perbankan yang harus pruden,” kata dia.

Menurutnya, dari situlah awalnya wacana pembubaran OJK bermula, yaitu dari sebuah kemarahan yang tak tahu muncul dari mana. Seperti hukum karma saja, lanjut dia, OJK dulu dibentuk juga oleh kemarahan, ketika pengawasan yang dilakukan Bank Indonesia kurang baik yang puncaknya terjadi pada skandal Bank Century.

“Fungsi pengawasan Bank Indonesia dianggap lemah. Maka perlu dibentuk lembaga di luar BI, khusus untuk memperkuat pengawasan. Terbentuklah OJK itu. Ternyata masih terjadi skandal seperti Jiwasraya,” jelas dia.

Saat itu, Inggris menjadi contoh pemisahan BI dan OJK yaitu antara pengaturan moneter dengan pengawasan bank. Pada tahun 2013, akhirnya terbentuklah OJK.  “Lucunya Inggris berubah sikap. Di tahun 2013 itu Inggris kembali menyatukan fungsi pengawasan ke bank sentralnya,” beber Dahlan.

Ibarat kapal yang lagi berlayar, lanjut dia, kapal itu sedang diguncang badai. “Janganlah di saat kapal lagi oleng justru kita hantam dengan pukulan. Rakyat pada umumnya sebenarnya tidak peduli ada atau tidak adanya OJK. Rakyat tidak tahu mengapa dulu OJK dibentuk dan mengapa pula kini harus dibubarkan,” tutup Dahlan.

ASS|*

Sempat Unggul, Nyonya Tua Takluk

0

Milan | Jurnal Inspirasi
AC Milan menaklukan tamunya Juventus, sang pemuncak klasemen Serie A pada Rabu (8/7) dini hari WIB dengan skor telak 4-2. Bomber AC Milan, Zlatan Ibrahimovic menjadi momok menakutkan si Nyonya Tua. I Rossoneri meraih kemenangan dramatis yang awalnya sempat tertinggal 0-2, mereka bangkit dan akhirnya memenangkan pertandingan. Ibra menjadi salah satu pemain yang berkontribusi menyumbang gol dan assist. 

Pemain jangkung dengan tinggi badan 1,95 meter ini mencetak gol perdana untuk Milan di menit ke-62 lewat titik putih. Dan memberikan assist untuk gol Franck Kessie di menit ke-66. Usai laga, pemain asal Swedia ini buka suara. Menurutnya, Milan bisa saja menjadi kampiun Serie A musim ini jika dia sudah bergabung sejak awal musim. 

“Bukan rahasia lagi, saya memang tua tapi itu hanyalah angka. Saya masih baik bermain dan saya mendapat kesempatan bermain lebih lama saat ini,” kata Ibra dikutip dari Vivanews. “Saya adalah Presiden, pemain dan juga pelatih, hanya saja saya dibayar sebagai pemain. Jika saya sudah berada di sini sejak awal musim, mungkin kita akan mendapatkan scudetto,” lanjut dia. Untuk diketahui, Ibra bergabung dengan AC Milan pada Januari 2020 lalu. Sejauh ini dia sudah tampil di 11 laga dan mencetak lima gol di ajang Serie A. 

Sementara bintang Juventus, Cristiano Ronaldo menjadi salah satu pemain yang kecewa. Dia melakukan blunder dan berujung gol. Tampil di Stadion San Siro, Juve unggul lebih dulu melalui gol dari Adrien Rabiot dan Cristiano Ronaldo. Tapi mereka kehilangan fokus dan empat gol berbalik bersarang di gawang Wojciech Szczesny.

Satu kesalahan yang dibuat oleh Ronaldo adalah gol ketiga yang diciptakan oleh Milan. Itu terjadi di menit ke-63. Diawali dari Ronaldo yang menguasai bola di tengah lapangan. Dia dihadang oleh dua pemain lawan, kondisi tersudut membuatnya melepaskan bola dengan memberikan umpan ke sisi kanan. Sayang umpannya bisa dipotong dan Milan melakukan serangan balik cepat. 

Kerjasama Calhonaglu, Ante Rebic dan Rafael Leao membuat lini pertahanan Nyonya Tua ketar-ketir. Rebic  yang memegang bola sempat terjatuh karena mencoba melewati Daniele Rugani. Bola masih dikuasai Milan dan Rafael Leao menggiring bola menusuk dari sisi kanan pertahanan Juventus dan melepaskan tendangan keras. Sepakan itu gagal diantisipasi Szczensny dan berujung gol. 

ASS|*

Hadits Hari Ini

0

08 Juli 2020
16 Dzul-Qa’dah 1441 H

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ الْمُثَنَّى حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرٍ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ عَمْرِو بْنِ مُرَّةَ قَالَ سَمِعْتُ أَبَا عُبَيْدَةَ يُحَدِّثُ عَنْ أَبِي مُوسَى عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِنَّ اللَّهَ عَزَّ وَجَلَّ يَبْسُطُ يَدَهُ بِاللَّيْلِ لِيَتُوبَ مُسِيءُ النَّهَارِ وَيَبْسُطُ يَدَهُ بِالنَّهَارِ لِيَتُوبَ مُسِيءُ اللَّيْلِ حَتَّى تَطْلُعَ الشَّمْسُ مِنْ مَغْرِبِهَا و حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ بَشَّارٍ حَدَّثَنَا أَبُو دَاوُدَ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ بِهَذَا الْإِسْنَادِ نَحْوَهُ

Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Al Mutsanna, telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Ja’far, telah menceritakan kepada kami Syu’bah dari Amru bin Murrah dia berkata; aku mendengar Abu Ubaidah bercerita dari Abu Musa dari Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam Beliau bersabda:

Allah Subhanahu wa Ta’ala akan senantiasa membuka lebar-lebar tangan-Nya pada malam hari untuk menerima taubat orang yang berbuat dosa pada siang hari dan Allah senantiasa akan membuka tangan-Nya pada siang hari untuk menerima taubat orang yang berbuat dosa pada malam hari. Dan yang demikian itu terus berlaku hingga matahari terbit dari barat.

Dan telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Basysyar, telah menceritakan kepada kami Abu Dawud, telah menceritakan kepada kami Syu’bah dengan sanad ini yang serupa dengan hadits tersebut.

HR Muslim No. 4954.

وَعَلَيْكُمْ السَّلاَمُ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

RUU HIP Juga Ditolak Mahasiswa Bogor

0

Bogor | Jurnal Inspirasi
Rancangan Undang Undang Haluan Ideologi Pancasila ( RUU HIP) yang kini tengah digodok di Prolegnas, terus menuai penolakan. Setelah akhir pekan lalu ormas Islam di Kota Bogor menolak, kini pada Selasa (7/7), puluhan mahasiwa yang tergabung dalam berbagai aliansi sejumlah kampus di Bogor  melakukan aksi unjukrasa di depan Istana Bogor Jalan Ir Juanda Kota Bogor.

Diketahui, aksi tersebut diikuti 15 aliansi antara lain KAMMI Bogor, HMI Kota dan Kabupaten Bogor, IMM Bogor, BEM Universitas Djuanda, BEM Universitas Pakuan serta BEM STKIP Muhammadiyah. Selain itu juga BEM AKA Bogor, BEM STAIM Al-Mukhlisin, BEM Binaniaga, BEM Universitas Nusa Bangsa, Himpunan Mahasiswa Bogor Barat, HIMA STIE MBI, BEM STEI Tazkia, Keluarga Mahasiswa Lewikaret.

Dalam aksinya, demonstran membawa atribut lengkap, bendera serta kertas yang bertulisan tuntutan menolak RUU HIP, sambil dikawal ketat aparat kepolisian.

Koordinator Umum Aksi Herdiansyah Iskandar mengatakan bahwa unjukrasa dilakukan lantaran mahasiswa ingin mengingatkan keutuhan persatuan bangsa Indonesia. “Kami mendesak DPR RI mencabut RUU-HIP dari prolegnas dan mengutuk keras perpecahan kebhinekaan yang di timbulkan oleh adanya RUU-HIP,” kata dia.

Iapun mengajak seluruh elemen masyarakat untuk selalu menjaga keutuhan NKR. Mahasiwa menegaskan bahwa Pancasila sudah final dan siapapun tidak berhak mengutak-ngatik karena akan berdampak terhadap timbulnya perpecahan bangsa. “Kami tidak ingin karena RUU-HIP ini bangsa indonesia yang sudah di ikat oleh pita kebhinekaan itu retak kembali, sebab kita tetap sepakat menganyam indonesia bersatu selama 75 tahun,” tegasnya.

Kata dia, mahasiswa tidak ingin Pancasila menjadi alat gebuk untuk lawan politik dan nilainya pun tidak didegradasi. Pancasila ini merupakan falsafah hidup bangsa yang sudah digali dari nilai-nilai leluhur bangsa indonesia.

Ketua HMI Kota Bogor itu juga menegaskan, jangan sampai nilai-nilai tersebut dikotori oleh kepentingan politik. “Mahasiswa tidak ada dikanan ataupun di kiri tapi ada di wilayah pemersatu, kami tidak ingin adanya perpecahan yang timbul karena RUU HIP ini oleh karena itu RUU ini harus segera dicabut dari Prolegnas, karena masih banyak persoalan bangsa yang harus dipikirkan,” tuturnya.

Herdi menuturkan bahwa pihaknya takkan berhenti menggelar aksi sebelum RUU itu dicabut. “Kami akan turun dengan massa yang lebih banyak sebelum RUU itu dicabut,” paparnya.

** Fredy Kristianto

PKS Heran Gugatan Rachmawati Baru Dirilis

0

Jakarta | Jurnal Inspirasi
Sudah 9 bulan berlalu, namun Mahkamah Agung (MA) baru merilis putusan sengketa Pilpres terkait Peraturan KPU Nomor 5 Tahun 2019 pasal 3 ayat 7 yang diajukan Rachmawati Sukarnoputri dan enam orang pemohon lainnya. Hal ini pun membuat heran Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera. Dia pun mempertanyakan alasan gugatan itu diputus MA pada 28 Oktober 2019, namun baru mengunggah salinan putusan itu ke situs resmi mereka pada Jumat (3/7).

Mahkamah Agung mengabulkan gugatan Rachmawati Soekarnoputri dan kawan-kawan dalam perkara melawan Komisi Pemilihan Umum (KPU). Pasal tersebut menyatakan apabila terdapat dua pasangan calon dalam pemilu presiden dan wakil presiden, KPU menetapkan paslon yang memperoleh suara terbanyak sebagai paslon terpilih. “Apresiasi pada MA yang bekerja profesional. Catatannya kenapa baru dikeluarkan sekarang keputusannya,” kata Mardani, Selasa (7/7).

Mantan Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi itu meminta Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk segera menindaklanjuti putusan MA. Dia berharap KPU memperbaiki kinerja di masa mendatang. Mardani mengaku PKS belum mengambil sikap apa pun terkait putusan ini. Mereka masih akan mengkaji dampak putusan tersebut. “PKS akan terus mendorong semua pihak berpegang pada ketentuan perundang-undangan,” tutur Mardani.

Sebelumnya, (MA) membatalkan Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Nomor 5 Tahun 2019 atas gugatan sengketa pilpres yang diajukan Rachmawati Sukarnoputri dan enam orang pemohon lainnya. Putusan itu dibuat pada 28 Oktober 2019, tapi baru diunggah di situs Direktori MA pada Jumat (3/7).

Rachmawati dkk menggugat Pasal 3 ayat (7) PKPU yang mengatur soal penetapan pemenang Pilpres. Aturan itu menyebut jika pemilu diikuti dua paslon, maka KPU menetapkan paslon yang memperoleh suara terbanyak sebagai paslon terpilih.

Aturan itu dinilai bertentangan dengan UU Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu yang ada di atasnya. UU Pemilu mensyaratkan jika ada dua paslon, maka pemenang pilpres harus lebih dari 50 persen dari jumlah suara, dengan sedikitnya 20 persen suara di tiap provinsi yang tersebar di lebih dari setengah jumlah provinsi di Indonesia.

KPU sudah angkat suara ihwal gugatan yang dikabulkan MA tersebut. Komisioner KPU Hasyim Asy’ari mengatakan gugatan tersebut tidak mempengaruhi hasil Pilpres 2019 yang telah ditetapkan pihaknya.

“Putusan MA 44/2019 tidak berpengaruh terhadap keabsahan penetapan paslon presiden dan wapres terpilih hasil Pemilu 2019,” kata Hasyim dalam keterangan resminya kepada wartawan, Selasa (7/7).

Ia menjelaskan bahwa perolehan suara Jokowi-Ma’ruf di Pilpres 2019 lebih dari lima puluh persen secara nasional. Jumlah perolehan suara sah bagi Jokowi-Ma’ruf pada Pilpres 2019 adalah 85.607.362 suara atau 55,50 persen.

Hasyim menegaskan Jokowi-Ma’ruf telah mendapatkan suara sedikitnya dua puluh persen suara di setiap provinsi yang tersebar di lebih dari setengah jumlah provinsi di Indonesia. Jokowi-Ma’ruf saat Pilpres 2019 lalu diketahui mengantongi kemenangan di 21 Provinsi dengan perolehan suara lebih dari 50 persen di setiap provinsi. Dengan demikian, hasil tersebut menunjukkan pasangan Jokowi-Ma’ruf telah memenuhi syarat yang diwajibkan UUD 1945 Pasal 6A.

ASS |*

Garuda Ungkap Sinyal Kebangkrutan Maskapai Nasional

0

Jakarta | Jurnal Inspirasi
Sinyal kebangkrutan maskapai nasional akibat pandemi Covid-19 diungkap Direktur Utama Maskapai Garuda Indonesia Irfan Setiaputra. Kebangkrutan ini sudah dialami lebih dulu oleh maskapai di sejumlah negara. “Bapak Ibu mengetahui juga banyak maskapai yang menyatakan kebangkrutan. Di dekat kita ada Thai Airways. Jadi nggak usah terlalu kaget kalau dalam waktu dekat ada maskapai di Indonesia yang tidak tahan lagi,” kata Irfan dalam rapat dengar pendapat (RDP) dengan Komisi X DPR di Jakarta, Selasa (7/7).

Pernyataan tersebut menanggapi usulan diskon yang dinilai tidak mungkin diberikan lagi karena maskapai kondisi keuangan maskapai sendiri sudah terpuruk akibat pembatasan penumpang selama pandemi Covid-19. “Betul penting untuk memperoleh harga murah, tapi mohon dipahami hari ini industri penerbangan mengalami pukulan yang sangat besar, kita jumlah penumpang tinggal 10 persen. Kalau diminta diskon lagi harga yang rendah mungkin klasifikasi kita sebentar lagi menjadi makin sulit,” katanya.

Salah satu sektor yang erat kaitannya dengan industri penerbangan adalah sektor pariwisata di mana maskapai Garuda sendiri kehilangan penumpang wisatawan mancanegara (wisman) dari sejumlah negara penyumbang terbesar wisman, salah satunya Australia.

Namun, Australia sudah memberlakukan pelarangan bagi warganya untuk bepergian hingga akhir tahun, termasuk ke Bali. Dia menyebutkan jumlah wisman turun drastis akibat pandemi Covid-19 sebesar 87 persen di April 2020 dan semakin anjlok menjadi 90 persen di Mei 2020.

“Kita berharap pariwisata ini mulai meningkat di bulan Juli 2020 ini, namun kami saksikan ada beberapa yang perlu kita perhatikan dalam recovery (pemulihan) pariwsata ini. Ini kerja sama penting. Karena begitu industri ini pulih, pariwisata akan pulih dengan cepat,” katanya.

Untuk itu, Irfan mengatakan pihaknya berfokus pada wisatawan dalam negeri dan mengupayakan agar masyarakat kembali percaya diri untuk melakukan penerbangan dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat meskipun berdampak ke pendapatan.

“Jadi, Garuda dan teman-teman di industri operator penerbangan, fokus memastikan new normal dalam pesawat karena penting meningkatkan confidence masyarakat untuk berpergian. Garuda menekankan sekali soal ini. Kita fokus sekali ke physical distancing. walaupun kita tahu dari sisi operasi dan pendapatan ini punya pengaruh yang besar. Tapi, buat kami lebih penting lagi yakinkan publik yakin terbang lagi sehingga pulih dari industri lebih cepat,” ujarnya.

Upaya kedua yang dilakukan, yakni kerja sama dengan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif untuk melakukan promosi. “Jadi kita akan raise teaser kembali ke Bali. kedua mendorong masyarkaat indonesia, apabila memutuskan untuk berlibur lagi, berlibur lah di indonesia saja,” katanya.

Irfan menambahkan pihaknya juga bekerja sama dengan operator bandara, yakni PT Angkasa Pura I an II serta Kementerian BUMN untuk menginisiasi membuat holding aviasi. “Di mana AP I dan AP II Garuda Pelita digabungkan jadi satu digabungkan jadi satu mempermudah aksi-aksi peningkatan pariwisata satu pintu. Bisa berharap situasi seperti Dubai maupun Qatar dengan kerja sama stakeholders holding aviasi,” ujarnya.

ASS |*

Peserta UTBK IPB University Ikuti Rapid Test

0

Dramaga | Jurnal Inspirasi
Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor melakukan rapid test bagi peserta dan panitia pelaksana Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) di wilayah Pusat UTBK IPB University, Selasa (7/7).  Rapid test dilakukan di lokasi pelaksanaan UTBK Kampus IPB Dramaga, Kabupaten Bogor.  Sebanyak 68 orang telah diambil sampel dan dilakukan rapid test tersebut.

Ketua Pusat UTBK IPB University, Dr Drajat Martianto mengatakan, rapid test ini merupakan salah satu bentuk komitmen bersama untuk mencegah penyebaran Covid-19 di wilayah Bogor. “Pelaksanaan rapid test itu merupakan tindak lanjut dari rekomendasi Pemerintah Provinsi Jawa Barat terkait pelaksanaan UTBK di Bogor,”katanya dalam siaran persnya.

Dia menjelaskan, Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi bekerjasama dengan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Bogor dan Kota Bogor juga akan melakukan pemantauan dan random sampling untuk rapid test atau swab test bagi peserta dan petugas. “Rapid test ini melibatkan sedikitnya 33 tenaga medis dari Pemprov Jabar maupun Pemkab Bogor.  Hasil seluruh rapid test menunjukkan tidak ada satupun yang reaktif,” pungkasnya.

** Cepi Kurniawan

Kolaborasi BBPP Batu dengan Polbangtan Malang Dampingi BPP Kepanjen

0

Malang | Jurnal Inspirasi
Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) melalui Balai Besar Pelatihan Peternakan (BBPP) Batu terus berupaya untuk meningkatkan produksi dan produktivitas pertanain di wilayah pendampingannya yaitu Kabupaten Malang, Kota Malang, Kota Batu dan Kabupaten Lamongan. 

Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang, salah satu wilayah pendampingan BBPP Batu terus berupaya meningkatkan layanan dalam mendampingi petani guna meningkatkan produksi pertanian di Kabupaten Malang.

Ketersediaan pangan di tengah pandemi Covid-19 sangat vital untuk memenuhi kebutuhan manusia sekaligus menjaga stabilitas nasional. Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) selaku Komando Strategis Pembangunan Pertanian (KostraTani) pun perlu didorong agar para penyuluh berperan aktif mengembangkan potensi pertanian wilayah binaannya, dalam meningkatkan produksi dan produktivitas pertanian.

Program ini bertujuan untuk membangun BPP menjadi pusat pembangunan pertanian di tingkat kecamatan. Sesuai arahan Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo, bahwa BPP merupakan pusat pembangunan pertanian yang melibatkan seluruh pelaku pertanian yang ada di kecamatan.

Demikian juga yang diamanatkan Kepala BPPSDMP bahwa gerakan Kostratani bertujuan untuk menjadi motor penggerak pembangunan pertanian di tingkat kecamatan. Dengan kostratani, pembangunan pertanian akan dikoordinasikan dengan instansi terkait guna mewujudkan pertanian yang maju mandiri dan modern, ungkap Dedi Nursyamsi. 

Arah kebijakan yang sudah digariskan Kementerian Pertanian itu, direspon positif oleh Kepala Balai Besar Pelatihan Peternakan (BBPP) Batu Dr. Wasis Sarjono, S.Pt, M.Si.  dengan melakuan kunjungan dan  memaduserasikan kegiatan dengan Youth Entrepreneurship and Employment Support Services (YESS) yang ditukangi oleh Dr. Bambang Sudarmanto, S.Pt, MP.Direktur Polbangtan Malang.

Melalui program YESS, akan terwujud regenerasi pertanian, meningkatnya kompetensi sumberdaya manusia dari perdesaan, meningkatnya jumlah wirausaha muda di bidang pertanian.  Sehingga pertanian akan menjadi lapangan kerja menarik, prospektif dan menguntungkan. dan dapat berdampak pada penurunan angka pengangguran serta terjadinya urbanisasi. 

Jika saja BPP  bersinergi dengan program YESS maka akan muncul generasi milenial yang tangguh memahami teknologi, dan daya kreativitas yang tinggi dari generasi milenial, peluang menjadi wirausaha sektor pertanian menjadi sangat terbuka.

Jiwa kemandirian untuk mencari sebuah sumber penghasilan dengan membuka usaha ataupun menyalurkan kreatifitas yang dimiliki sesorang untuk kemudian dijadikan sebuah lahan untuk mencari penghasilan, jiwa kewirausahaan ditanamkan sejak seseorang mulai sadar bahwa uang itu penting dan seseorang tersebut memiliki keterampilan atau sesuatu hal seperti barang atau jasa yang bisa dijual, sesorang akan belajar untuk lebih mandiri, berpikir kritis, dan maju.

T2S/WH