30.4 C
Bogor
Tuesday, April 7, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 1453

Staf Desa di Jasinga Diamankan Polisi

0

Jasinga  | Jurnal Inspirasi

Satuan Narkoba Polres Bogor mengamankan tiga orang yang diduga menjadi target operasi terkait penyalahgunaan narkoba. Dari ketiga pelaku, salah satunya bekerja sebagai staf desa di wilayah Kecamatan Jasinga.

Menanggapi hal ini, Kasat Narkoba Polres Bogor AKP Chandra Eka Mulyana membenarkan pihaknya mengamankan terduga pelaku penyalahgunaan narkoba atas dasar laporan dari masyarakat.

“Iya benar kita amankan, tapi tidak ada barang bukti makanya akan kita serahkan ke BNN untuk di rehabilitasi,” jelasnya kepada wartawan kemarin.

Ia mengatakan, dari tiga orang yang diamankan ada dua orang dinyatakan positif dari hasil tes urine. “Info yang saya terima ada dua orang positif tapi saya belum tahu apakah itu semuanya staf desa atau bukan,” katanya.

Kades Kalong Sawah Nurjanah bahwa membenarkan ada anak buahnya yang ditangkap polisi terkait penyalahgunaan narkoba.

“Ya betul, tapi itu bukan Sekdes, ada  3 orang, Kasie Kesra, Kaur Pemerintahan dan operator yang diamankan,” singkatnya.

** Cepi Kurniawan

Tekan Covid-19, GMPI Bagikan APD

0

Bogor | Jurnal Inspirasi

Generasi Muda Pembangunan Indonesia (GMPI) Kota Bogor menyelenggarakan Forum Group Discussion (FGD) bertajuk Sekolah Umum Kabogoran di Taman Khoiru Ummah, Kelurahan Tanah Baru, Kecamatan Bogor Utara, Rabu (21/10). Kegiatan tersebut adalah rangkaian HUT GMPI ke-27 dan dalam memperingati Hari Santri.

Dalam FGD yang mengangkat tema “Penanganan dan Pencegahan Covid-19 serta Pembagian Alat Protokol Kesehatan” ini menghadirkan pembicara Wakil Ketua Satgas Covid-19 DPRD, Akhmad Saeful Bakhri (ASB) serta H. Ambarwati selaku Staf Perencanaan dan Mutu Pelayanan RSUD Kota Bogor.

Pada kesempatan itu, ASB mengatakan bahwa selama pandemi Covid-19 Pemkot Bogor bersama DPRD terus menggencarkan imbauan mengenai penerapan social distancing dan melaksanakan berbagai kebijakan pencegahan penularan virus corona.

Diantaranya, kata ASB, telah dliburkannya sekolah sejak 16 Maret hingga saat ini dan membentuk Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Kota Bogor. Baik dipemkot dan DPRD.

“Kemudian kami juga menyiapkan anggaran biaya tidak terduga (BTT) melalui tiga organisasi perangkat daerah (OPD). Yakni, Dinas Kesehatan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan RSUD serta pergeseran anggaran dari semua OPD untuk penanganan Covid-19,” ujar ASB.

Selain itu, pemerintah pun telah menyiapkan ketersediaan pelayanan kesehatan dan RSUD untuk merawat OTG dan pasien positif Covid-19 dengan komorbid (penyakit penyerta).

“Kami juga menerbitkan 13 kebijakan terkait penanganan Covid-19 di Kota Bogor, termasuk imbauan kepada pelaku usaha dan masyarakat serta kesepakatan terhadap pembatasan kegiatan keagamaan,” jelasnya.

Dari sisi sosial, kata ASB, pemkot dan DPRD telah menganggarkan bantuan Jaring Pengaman Sosial (JPS) bagi warga miskin baru terdampak Covid-19 selama empat bulan, yakni senilai Rp46 miliar.

Sedangkan untuk penanganan pandemi virus corona telah dianggarkan senilai Rp214 miliar. “Ini adalah bukti komitmen bersama antara DPRD dan Pemkot Bogor untuk menangani pandemi,” ucapnya.

Pada kesempatan itu, GMPI pun membagikan tempat cuci tangan serta APD di delapan kelurahan yang ada di Kecamatan Bogor Utara.

Fredy Kristianto

JBB dan PWI Korwil Bobar Kecam Camat Cibungbulang

0

Cibungbulang | Jurnal Inspirasi

Pernyataan diduga melecehkan profesi jurnalis yang dikeluarkan oleh Camat Cibungbulang Yudi Nurzaman pada saat mediasi aksi demo yang dilakukan Forum Kepemudaan dan Warga Cibatok Satu di aula Kecamatan Cibungbulang, Rabu (21/10), dikecam organisasi wartawan yang ada di Bogor Barat.

Yudi Nurzaman menyinggung profesi wartawan kalau wartawan minta uang dan dia tidak punya uang tidak akan diberi yang disampaikannya pada saat mediasi terkait salah satu tuntutannya audit transfaransi anggaran program Pemerintah Desa Cibatok Satu.

Ketua Jurnalis Bogor Barat (JBB) Iman Abdurahman mengatakan, tidak sepantasnya seorang camat sebagai pimpinan di wilayah mengeluarkan kata yang menyingung  profesi jurnalis di forum saat melakukan mediasi.

“Kata kata menohok yang melecehkan profesi jurnalis membuat geram awak media yang berprofesi sebagai jurnalis,” kata Iman yang juga Jurnalis Mgstv itu.

“JBB dan PWI Kabupaten Bogor Korwil Bogor Barat mendesak Bupati Bogor ade Yasin untuk segera memutasikan camat dari Cibungbulang,” tegasnya.

Terpisah Camat Cibungbulang Yudi Nurjaman meminta maaf terkait kata-katanya yang jadi menyingung profesi wartawan. “Saya meminta maaf kepada seluruh insan pers terkait pernyataan saya yang sekiranya menyinggung para jurnalis yang sedang meliput kegiatan aksi unjuk rasa di kantor Kecamatan Cibungbulang. Saya keceplosan dan bercanda mengeluarkan kata-kata itu,” pungkasnya.

** Cepi Kurniawan

Rudi Andryanto: Setengah Armada Tidak Layak Pakai

0

Ciawi | Jurnal Inspirasi

Setengah dari armada pengangkut sampah di UPT Pengelolaan Sampah Wilayah III, kondisinya sudah memprihatikan. Selain, usia armada yang sudah tua, kondisi baknya pun sebagian telah hancur.

Kepala UPT Pengelolaan Sampah Wilayah III, Rudi Andryanto membenarkan setengah dari mobil pengangkut sampah yang ada di wilayah tugasnya, kondisinya sudah tidak layak pakai.

 “Dari jumlah 26 armada, 16 unit kondisinya sudah rusak. Bahkan ada dua unit yang tidak layak pakai karena keluaran tahun 2002 dan 2004,” ungkapnya kepada wartawan.

Menurutnya, kerusakan tidak hanya terdapat di bak saja. Tetapi dari mesin pun sudah sering masuk bengkel untuk dilakukan servis, sehingga khawatir saat beroperasi kendaraan mogok ditengah jalan. “Jadi menghambat pelayanan terhadap masyarakat,” ujar Rudi.

Rudi menjelaskan, untuk UPT Pengelolaan Sampah Wilayah III meliputi enam kecamatan, mulai dari Kecamatan Cisarua, Megamendung, Ciawi, Caringin, Cigombong dan Cijeruk.

 “Makanya kondisi wilayah kerja yang medannya naik turun, kondisi kendaraan harus benar-benar yang bagus dan layak pakai,” paparnya.

Mantan Kepala Seksi (Kasi) Pemuda pada Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Bogor itu pun mengaku, sudah mendapatkan bantuan armada sebanyak 10 unit pada tahun 2019 lalu.

 “Itu saat kepala UPT terdahulu, pernah mendapatkan bantuan kendaraan pengangkut sampah yang baru. Dan saya berharap di tahun 2021 nanti, UPT disini kembali mendapatkan bantuan serupa,” papar Rudi.

Alasan ingin kembali mendapatkan bantuan kendaraan pengangkut sampah, lanjutnya, agar pelayanan optimal terhadap masyarakat dapat terwujud dengan baik.

 “Tak hanya pelayanan saja yang optimal, tapi pendapatan dari retribusi pengelolaan sampah pun dapat mencapai target,” imbuh Rudi.

Akibat kondisi kendaraan pengangkut sampah di UPT Pengelolaan Sampah Wilayah III banyak yang tidak layak pakai, pelayanan terhadap masyarakat sering terhambat. Itu terjadi saat jadual pengangkutan sampah di wilayah RW 09, Desa Ciderum, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor.

 “Biasanya dalam satu minggu dua kali pengangkutan, gara-gara mobil sampah nya mogok jadi pengangkutan di hari Selasa tidak dilakukan petugas Dinas Lingkungan Hidup (DLH) yang bertugas di Wilayah III,” tukas Anang Sopian, Koordinator Bidang Kesehatan Kebersihan Lingkungan Hidup (KKLH) RW 09.

** Dede Suhendar

11 Desa di Nanggung Terima BSB dari Kemensos

0

Nanggung l Jurnal Inspirasi

Ribuan Keluarga Penerima Manfaat (PKM) dari peserta Program Keluarga  Harapan (PKH) untuk 11 desa se- Kecamatan Nanggung telah menerima bantuan Kementrian Sosial (Kemensos) dalam program Bantuan Sosial Beras (BSB).

Pendamping PKH Kecamatan Nanggung Ropik Hidayat menuturkan,  program BSB Kemensos diberikan kepada 5.884 KPM yang ada di 11 desa di Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor sudah tersalurkan. Menurutnya,  pada penyaluran tahap pertama ini masing-masing KPM mendapatkan 2 karung beras sebanyak 30 Kg per dua bulan.

“Ada 5.884 KPM PKH, untuk bantuan tambahan beras sebanyak 2 karung, yang satu karungnya ini 15 kg, jadi 30 kg untuk bulan Agustus dan september, jadi tahap pertama dulu nanti tahap kedua di akhir Oktober ini,” kata Rofik kepada wartawan, kemarin.

Tak hanya itu, tambahnya,  BSB tersebut untuk 3 bulan sekaligus, namun ada pihak yang tidak membolehkan untuk itu. “Kami sendiri sudah mendorong setidaknya ingin sekaligus 3 bulan yakni Agustus, September dan Oktober. Berhubung ada pihak yang tidak membolehkan untuk sekaligus maka harus 2 bulan, tahap 1 dan tahap 2 sehingga kita mengikuti prosedur,” jelasnya.

Untuk kualitas beras menurut Ropik, ada empat katagori diantaranya beras putih, beras kuning ada juga yang langsung dari para petani dan juga dari Bulog. “Untuk kualitas beras alhamdulillah cukup baik. Adapun misalnya kurang baik atau kurang bagus itu nanti bisa dikomunikasikan lagi dan bisa ditukar,” pungkasnya.

Rofik berharap, bantuan tambahan tersebut dapat membantu kebutuhan sehari-hari para KPM. “Mudah-mudahan ini bisa membantu kebutuhan sehari-hari,” pungkas dia.

** Arip Ekon

Emily In Paris, Film Berlatar Paris yang Menuai Kecaman

0

Bogor | Jurnal Inspirasi

Sudahkah kalian menonton serial Emily In Paris yang ada di Netflix? Yang tayang dalam 10 episode. Kalau belum begini sinopsisnya. Emily Cooper yang diperankan oleh Lily Collins merupakan seorang karyawan marketing yang berkesempatan menggantikan atasannya, Madeline yang diperankan oleh Kate Wash, bekerja di perusahaan marketing di Paris.

Ia dipercayakan ke Paris untuk berbagi pandangan marketing dari sudut pandang AS kepada karyawan di Paris. Lalu, Emily terbang ke Paris dan meninggalkan kekasihnya, Doug yang diperankan oleh Doug Hertrampf di Chicago.

Kepribadian yang amat positif dan terbuka membuatnya sama sekali tak memikirkan kendala ketika bekerja terutama jika saja terjadi cultural shock. Emily memutuskan ke Paris meski tak mengerti Bahasa dan cara bekerja di Prancis sama sekali.

Namun, permasalahan pun dimulai ketika para pekerja di Paris menyadari bahawa ia merupakan karyawan pengganti Madeline dari Amerika dengan segala pendapatnya bahwa orang Amerika arogan, terlebih lagi ia tak bisa berbahasa Prancis.

Tidak hanya masalah di kantor, namun terdapat juga permasalahan diluar kehidupan pekerjaan seperti percintaan dan persahabatan. Karena ia sempat terjaring dalam cinta segitiga bersama kekasih sahabatnya.

Bagi kalian yang sudah menonton serial film Emily In Paris. Nampaknya ada banyak hal-hal yang mencolok dari sosok Emily yang diperankan oleh Lily Collins. Yakni, baju bermerk terkenal dunia hingga kemudahan yang dialami oleh Emily itu sendiri.

Karena ia hanya seorang karyawan pemasaran, tetapi pakaian yang ia kenakan dari ujung kepala hingga ujung kaki merupakan pakaian bos-bos besar karena harga yang berharga fantastis. Belum lagi kemudahan dalam bekerja, apakah Emily tidak merasakan lembur sampai malam? Atau Emily tidak pernah merasakan deadline pekerjaan penyebab bergadang di malam hari, lalu besoknya harus kembali bekerja?.

Ya, Emily selalu terlihat segar dan tidak pernah terlihat lelah. Walaupun Emily In Paris banyak menuai kecaman dari berbagai pihak karena dianggap menghina Paris, tetap saja serial yang dapat anda tonton di Netflix ini worth to watch.

** Dhi Adjeng Widyasti [MG]

Polres Gelar SIM Keliling di Puncak

0

Bogor | Jurnal Inspirasi

Layanan SIM Keliling diadakan Polres Bogor di Pos Polisi Gadog, Puncak, Kabupaten Bogor, Rabu (21/10). Jadwal SIM Keliling diberlakukan mulai dari pukul 09.00 WIB sampai 14.00 WIB. Hal ini untuk mempermudah warga yang hendak memperpanjang SIM.

Layanan yang diberikan yakni permohonan perpanjangan SIM A untuk kendaraan roda empat dan SIM C untuk kendaraan roda dua sebelum masa berlaku habis. Apabila masa berlaku sudah habis dari waktu yang ditentukan, maka harus diberlakukan penerbitan SIM baru.

Biaya perpanjangan sesuai dengan PP Nomor 60 Tahun 2016 tentang Penerimaan Negara Bukan Pajak adalah Rp 80.000,- untuk perpanjangan SIM A dan Rp. 75.000,- untuk perpanjangan SIM C. Setiap orang yang mengemudikan kendaraan dijalan raya wajib mengantongi Surat Izin Mengemudi sesuai dengan jenis kendaraan yang dikemudikan. Ketentuan berlaku untuk pengendara yang tidak memiliki SIM diatur dalam Pasal 281.

Syarat perpanjangan SIM A atau C:
1. Foto Kopi KTP yang masih berlaku atau Surat Keterangan
2. Foto Kopi SIM lama dan SIM asli
3. Bukti Cek Kesehatan

** Dhi Adjeng Widyasti [MG]

Hujan Mulai Turun, Petani Carita Semangat Lakukan Gerakan tanam

0

Pandeglang | Jurnal Inspirasi

Hujan sudah mulai turun, petani di desa Sukajadi kecamatan Carita Kabupaten Pandeglang dengan semangat melakukan Gerakan Tanam. Gerakan tanam  dihadiri koordinator penyuluh Kostratani kecamatan Carita dan penyuluh pertanian lapangan (PPL).

Eli Safitri Penyuluh kecamatan Carita menuturkan gerakan tanam padi Inpari 42, dilahan seluas  15 ha dilakukan kelompok tani (poktan) Cipandan mulya memanfaatkan benih bantuan. “ Hari ini kita ada gerakan tanam, tanam musim tanam II, Oktober – Maret, dengan benih bantuan,” ungkapnya, Rabu (21/10).

Eli melanjutkan poktan Cipandan Mulya menerapkan tandur jajar legowo, 2 : 1 dan 3 : 1. Pengairan sawah memanfaatkan irigasi didukung hujan yang sudah mulai turun. “ Pengairannya irigasi, hujan juga sudah hampir setiap hari turun, “ ucapnya.

Pada MT I April – September kecamatan Carita menghasilkan produksi 5.242 ton dari luas areal panen 952 ha dan rata – rata produksi 5,5 ton/ha. Harapannya MT ini bisa lebih baik dari musim lalu, dengan dukungan  pupuk subsidi yang memadai dan tepat waktu serta tidak ada lagi serangan OPT semisal wereng batang coklat (WBC).

“ Petani sebagian besar sudah memiliki kartu tani sehingga bisa membeli pupuk bersubsidi. Namun pupuk subsidi di kios lagi kosong untuk saat ini, semoga segera turun, “ katanya.

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL) menuturkan pandemik covid 19 menyebabkan semua negara di dunia mengalami krisis yang menyebabkan kontraksi ekonomi untuk itu Kementerian Pertanian (Kementan)  melaksanakan program optimalisasi lahan sawah.

Langkah tersebut merupakan upaya meningkatkan produksi untuk memenuhi kebutuhan pangan bagi 267 juta jiwa di samping pemberian bantuan sarana produksi, alat pra panen dan pasca panen, serta mendorong para petani untuk menggunakan fasilitas kredit usaha rakyat (KUR) dan pengembangan pertanian berbasis korporasi dan klaster.

Sektor pertanian menurut Mentan SYL menjadi penyumbang tertinggi terhadap pertumbuhan ekonomi nasional pada triwulan II 2020. Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumberdaya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Kementan Dedi Nursyamsi menegaskan, peran pertanian sangat penting buat sebuah bangsa.

Karena, sebuah bangsa membutuhkan pangan, dan hal itu hanya bisa dipenuhi oleh pertanian. Kata Dedi krisis di suatu negara umumnya diawali dari krisis pangan. Akibat krisis pangan bisa terjadi distabilitas, disintegrasi, dan lainnya. Suatu bangsa eksis bisa kalau bisa menjaga pangannya. Pertanian mampu menjaga stabilitas nasional.

** Regi/PPMKP

Isu Kesetaraan dan Implementasi Merdeka Belajar Dibahas

0

> PGMI UIKA Adakan Webinar Bersama Kepala Dinas Pendidikan Kota Bogor

Bogor | Jurnal Inspirasi

Webinar Annual Conference On Madrasah Studies menjadi kegiatan yang dilaksanakan Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah UIKA Bogor, kegiatan ini dihadiri oleh rektor UIKA serta Kepala Dinas Pendidikan Kota Bogor sebagai keynote speaker.

Juga ada beberapa narasumber  seperti Ketua Perkumpulan Dosen Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah(PD-PGMI), dosen UIN Sunan Kalijaga Andi Prastowo dan Ending Bahruddin selaku dosen Fakultas Agama Islam UIKA Bogor.

Webinar ini dilaksanakan dengan mengusung tema “Kebiajakan Pemerinrah Terhadap Kesetaraan PGMI dan Tantangan Implementasi Merdeka Belajar di Masa Pandemik”, kegiatan ini telah dilaksanakan Selasa (20/10).

Dalam sambutannya Mujahidin selaku rektor UIKA menjelaskan bagaimana lulusan PGMI mampu dan berkompeten dalam aspek kognitif ,selain itu hal spiritual menjadi nilai lebih yang dimiliki lulusan PGMI. “Secara yuridis memenuhi syarat, secara substantif lebih kompeten,” jelasnya.

Senada dengan rektor, Kepala Dinas Pendidikan Kota Bogor Fachrudin juga mempersilakan lulusan PGMI untuk berkompetisi sehingga akan tampil dan terjaring orang-orang yang bermutu dalam hal penerimaan ASN karena memang setara. “Gelar S.Pd (Sarjana Pendidikan) adalah salah satu bukti kesetaraan,” ungkapnya.

Dalam sesi lain, pembicara yang diundang adalah ketua Perkumpulan Dosen Pendidikan Guru Madrasah Indonesia (PD-PGMI) Indonesia, Fauzan yang memaparkan materi terkait Peluang dan Tantangan PGMI. Secara kelembagaan harus terus dibenahi agar keberadaan PGMI memiliki daya saing yang kuat serta bermutu dan secara tidak langsung diakui keberadaanya.

“Guru-guru MI atau lulusan PGMI harus memiliki kompetensi dan keterampilan abad 21 agar dapat membuktikan bahwa kita adalah PGSD Plus,” ungkapnya.

Pembicara lain yaitu Andi Prastowo yang memaparkan terkait konsep merdeka belajar, tantangan penerapan serta strategi penerapan merdeka belajar di masa pandemik mengungkapkan bahwa kebijakan merdeka belajar adalah kebijakan yang harus dapat diimplementasikan.

”Kebijakan tersebut adalah riil dan sistematis yang harus diadaptasi oleh lembaga pendidikan di tingkat dasar,” pungkasnya.

Adapun pembicara yang ketiga yaitu Ending Bahruddin menyampaikan terkait kepemimpinan lembaga pendidikan di masa pandemik. Menurutnya figur seorang pemimpin salam sebuah lembaga pendidikan sangat dibutuhkan dan dapat mencontoh karakter-karakter Rasulullah dalam hal kepemimpinan.

** Enggar Syahbar [cr]

Salahi Prosedur, Penggiat Demokrasi Minta Syahganda Cs Dibebaskan

0

Jakarta | Jurnal Inspirasi

Sejumlah aktivis demokrasi menuntut pembebasan Syahganda cs. Pasalnya, penangkapan dan status tersangka terhadap aktivis Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) seperti Syahganda Nainggolan dan Jumhur Hidayat menyalahi prosedur.

“Mereka ditangkap dulu, baru dicari buktinya,” kata salah satu aktivis, Satyo Purwanto dalam sebuah diskusi di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan dikutip dari Viva, Rabu (21/10).

“Ini kalau dari pengakuan keluarganya ya. Jadi ditangkap, baru kemudian dicek isi handphone-nya,” ujar dia.

Selain itu, menurut dia, penangkapan Syahganda dan Jumhur bertentangan dengan nilai-nilai demokrasi. Keduanya, kata Satyo, hanya menyampaikan pendapat di ruang publik, dalam hal ini media sosial.

“Itu kan tulisan ya. Apa karena tulisan kemudian seseorang langsung tersulut? Kita khawatir jika aktivis seperti Syahganda dan Jumhur ditangkap, ini bertentangan dengan nilai-nilai demokrasi,” tuturnya.

Sejumlah aktivis demokrasi pun meminta kepada kepolisian untuk membebaskan para aktivis KAMI tersebut.

Sebelumnya, Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri merilis penetapan tersangka petinggi Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) Syahganda Nainggolan pada Kamis, 15 Oktober 2020. Selain Syahganda, ada juga Jumhur Hidayat, dan beberapa aktivis KAMI lainnya. Saat dirilis oleh Bareskrim, mereka memakai baju tersangka berwarna oranye dan diborgol.

Syahganda ditangkap polisi di Jakarta pada Selasa, 13 Oktober 2020 karena diduga melanggar Pasal 14 ayat 1 dan 2 dan atau Pasal 15 UU Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana dan atau Pasal 45A ayat 2 Jo Pasal 28 ayat 2 UU Nomor 19 Tahun 2016 tentang perubahan atas UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang ITE.

Selain Syahganda, dua petinggi KAMI lainnya yaitu Jumhur Hidayat dan Anton Permana juga ditangkap. Pun, lima aktivis KAMI lain yang diamankan di dua tempat berbeda yaitu Jakarta dan Medan. 

** ass