23.5 C
Bogor
Wednesday, April 8, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 1444

Bima Sebut Profesi Wartawan Adalah Pengabdian

0

OKK yang Digelar PWI Kota Bogor Diikuti Puluhan Wartawan

Bogor | Jurnal Inspirasi

Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Bogor menggelar Orientasi Kewartawanan dan Keorganisasian (OKK) di Hotel Bogor Valley, Sabtu (31/10).  OKK dengan tema “Memahami Produk Jurnalistik, Menjalankan Kode Etik di Tengah Kemerdekaan Pers,” diikuti puluhan wartawan Kota dan Kabupaten Bogor.

Bima Arya bersama, perwakilan DPRD Kota Bogor, PWI Kota Bogor dan Jabar

Ketua PWI Kota Bogor Arihta Utama Surbakti mengatakan, OK baru digelar kembali di masa pandemi Covid-19.  Meski demikian, tidak mengurangi secara kualitas, karena pemateri dari PWI Jabar kompeten di bidangnya. Ari berharap organisasi PWI tidak diisi oleh orang-orang yang dalam tanda kutip untuk kepentingan pribadi.

“Karena itu ada ujian yang harus dijalani dan merupakan syarat mutlak. Saya harap teman-teman yang ditunjuk saat ini dan ikut serta teman-teman yang sudah bekerja di media mainstream. Sehingga tidak kesulitan dalam menulis berita. Semoga teman-teman tidak ada kesulitan dalam OKK dan kedepan PWI ibaratnya akan diisi air yang masih bersih,” ungkap Ari.

Ari menambahkan, sehingga nantinya teman-teman wartawan mengetahui apa itu manfaat dan untuk apa di PWI Kota Bogor. Jadi tidak asal masuk, yang terpenting adalah teman-teman mengetahui adanya Peraturan Dasar (PD) dan Peraturan Rumah Tangga (PRT).

Sementara itu, Wali Kota Bogor Bima Arya mengatakan, ada persamaan atap antara wartawan dan politisi. Karena pekerjaan itu terbagi dua, yaitu satu orientasinya pada pencaharian dan pekerjaan pengabdian.

“Sepanjang sejarah politisi dan wartawan masuk dalam pengabdian. Saat orang bercita-cita menjadi politisi dan wartawan orientasi sejatinya kepada pengabdian. Dalam sejarah terjadi irisan politisi menjadikan jurnalis menjadi sarana perjuangan. Tidak sedikit juga jurnalis menjadi politisi dan berkiprah dipolitik,” ungkap Bima.

Bima menjelaskan, dalam perjalanan banyak hal berbeda karena tantangan yang cenderung bergeser kepada mata pencaharian. Dari mulai kiprah awal dari pendahulu politisi dan wartawan marwahnya dijaga sampai diujung.

“Karena mereka berhasil menjaga idealisme dan pragmatisme, wartawan idealisme tapi owner-nya politisi karena bisanjadi wartawan hati nuraninya A tapi perintah owner B bertentangan dengan owner. Kadang juga ada kejadian karena kerabat, teman sodara dan kolega. Mereka menitip berita karena kepentingan dan cair,” jelasnya.

Ketua PWI, panitia acara dan moderator

Bima memaparkan, tidak mudah sekarang bagi politisi dan wartawan karena terancam sektarian, promodia serta Suku, Adat, Ras dan Agama (SARA). Banyak politisi memainkan isu SARA, tetapi harus ada kemampuan media menjadikan edukasi secara presisi.

“Jangan sampai yang penting eksis dahulu. Masalah akurasi dan fakta belakangan. Kalau tidak mampu berkreasi termakan arus, bagaimana dunia digital mengancam televisi besar. Ini menunjukkan inovasi kreasi. Bagaimana ada narasi televisi saat ini,” paparnya.

Bima juga mengusulkan, dengan adanya OKK ini bisa menjadikan bagaimana media menjadi pilar demokrasi. Kalau ada kepala dinas memanipulasi asal base-nya, nurani dirinya dukung temen-temen kritis, tetapi kalau teman-teman wartawan bermain, dia akan bela kepala dinas.

“Insya Allah godaan, tantangan dan peluang sama antara politisi serta wartawan. Karena itu ada penguatan kapasitas PWI Kota Bogor, sama hal nya seperti lurah, camat dan kepala dinas diupgrade. Makanya kompetensi ideal itu 40 persen dan karakter 60 persen. Karena itu saya selalu bercerita tokoh-tokoh pemimpin saat briefing staff,” tuturnya.

Bima berharap kedepan wartawan Kota Bogor menjadi wartawan idealis. Dirinya apresiasi dibawah Arihta Utama Surbakti bukan sekedar berdiri, tapi berlari dengan kelihatan dari aktivitas dan kegiatan yang ada. “Mudah-mudahan Kota Bogor akan mengorbitkan legenda jurnalis. Pemkot Bogor siap bersinergis,” pungkasnya.

Ditempat yang sama, dirinya secara pribadi memberikan pandangan bahwa wartawan yang ada dan sebagai salah satu penyampai informasi bagi masyarakat dalam bentuk berita tapi bisa mengedukasi dan mengubah pemikiran masyarakat. Menjaga norma-norma moral, bahwa seorang wartawan harus bisa mengemas bahasa agar informatif dan edukatif.

** Asep Saepudin Sayyev |

Mayora Ciherang Kembali Fogging Lingkungan Warga

0

Caringin | Jurnal Inspirasi

PT Tirta Frensindo Jaya (TFJ) Plant Ciherang (Mayora Group) kembali menunjukan kepeduliannya terhadap lingkungan warga sekitar pabrik dengan melakukan pengasapan atau fogging di sejumlah titik di Desa Ciherang Pondok, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor.

Herman Wijaya, DH IRGA PT TFJ Plant Ciherang menuturkan, fogging kali ini dilakukan di wilayah RW 02 yang meliputi RT 001, 002, 004, serta RT 005. “Sasarannya diantaranya pekarangan rumah warga, saluran parit atau got, serta sejumlah titik lainnya yang berpotensi menjadi sarang nyamuk aedes aegypti,” ujarnya disela kegiatan Sabtu, (31/10).

Terlebih, lanjut dia, saat ini sudah masuk musim penghujan yang berpotensi memunculkan berbagai jenis penyakit, salah satunya Demam Berdarah Dengeu (DBD) yang merupakan jenis penyakit mematikan yang kerap merenggut korban jiwa. “Karena itu sebagai langkah preventif, kami melakukan fogging untuk meminimalisir risiko tersebut,”  jelasnya.

Herman menjelaskan, fogging merupakan salah satu agenda rutin program Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan yang dilakukan secara berkala. “Ya kegiatan ini rutin kami lakukan setiap tahun. Selain fogging, kami pun konsisten menerapkan berbagai program CSR lainnya, mulai dari perbaikan rumah warga (bedah rumah), perbaikan sarana peribadatan serta kegiatan sosial lainnya,” paparnya.

Selain pihak perusahaan, kegiatan ini pun melibatkan warga sekitar serta unsur terkait lainnya. Herman berharap, fogging ataupun kegiatan CSR lainnya bisa memberikan manfaat bagi warga dan lingkungan sekitar pabrik.

“Tentunya kami berharap, apa yang sudah kami perbuat, bisa membawa banyak manfaat bagi warga dan lingkungan sekitar. Dan alhamdulillah, warga begitu antusias terhadap setiap kegiatan yang kami gelar,” tandasnya.

Menurutnya, hal itu menjadi bukti jika sinergitas antara perusahaan dengan warga selama ini terjaga dengan baik.

Saepuloh, Ketua RT 001 menyambut positif kegiatan yang dilakukan di wilayahnya. “Terima kasih Mayora Ciherang yang selalu konsisten memperhatikan wilayah kami melalui berbagai kegiatan CSR nya,” ungkapnya.

** Deny

HADITS HARI INI

0

31 Oktober 2020
14 Rabi’ul Awwal 1442 H

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

قَالَ أَبُو عَبْدِ الرَّحْمَنِ وَجَاءَ ثَلَاثَةُ نَفَرٍ إِلَى عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَمْرِو بْنِ الْعَاصِ وَأَنَا عِنْدَهُ فَقَالُوا يَا أَبَا مُحَمَّدٍ إِنَّا وَاللَّهِ مَا نَقْدِرُ عَلَى شَيْءٍ لَا نَفَقَةٍ وَلَا دَابَّةٍ وَلَا مَتَاعٍ فَقَالَ لَهُمْ مَا شِئْتُمْ إِنْ شِئْتُمْ رَجَعْتُمْ إِلَيْنَا فَأَعْطَيْنَاكُمْ مَا يَسَّرَ اللَّهُ لَكُمْ وَإِنْ شِئْتُمْ ذَكَرْنَا أَمْرَكُمْ لِلسُّلْطَانِ وَإِنْ شِئْتُمْ صَبَرْتُمْ فَإِنِّي سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ إِنَّ فُقَرَاءَ الْمُهَاجِرِينَ يَسْبِقُونَ الْأَغْنِيَاءَ يَوْمَ الْقِيَامَةِ إِلَى الْجَنَّةِ بِأَرْبَعِينَ خَرِيفًا قَالُوا فَإِنَّا نَصْبِرُ لَا نَسْأَلُ شَيْئًا

Berkata Abu Abdurrahman: Tiga orang mendatangi Abdullah bin Amru bin Al Ash dan aku berada di dekatnya, mereka berkata:
“Wahai Abu Muhammad, sesungguhnya kami, demi Allah, tidak bisa apa-apa, tidak punya nafkah, binatang dan barang”.
Ia berkata pada mereka: Terserah kalian, bila kalian mau, silahkan kembali ke kami lalu kami memberi kalian sesuatu yang dimudahkan Allah untuk kalian, bila kalian mau, aku akan melaporkan urusan kalian ke penguasa dan bila kalian mau, bersabarlah karena aku pernah mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasalam bersabda:

Sesungguhnya orang-orang fakir muhajirin mendahului orang-orang kaya pada hari kiamat ke Surga selama empat puluh tahun.

Mereka berkata:
“Kami bersabar saja, kami tidak minta apa pun”.

HR Muslim No. 5291

وَعَلَيْكُمْ السَّلاَمُ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

Pemkot Bidik 23 Bangunan Biang Kerok Banjir

0

Bogor | Jurnal Inspirasi

Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor melalui Kecamatan Bogor Utara akan mengumpulkan warga pemilik Pemerintah bangunan yang berdiri di atas aliran Sungai Cibala, Kelurahan Tegal Gundil dan Tanah Baru, yang selama ini menjadi biang kerok banjir lintasan di kawasan tersebut pada Sabtu (31/10/2020).

“Kami ingin mengetahui, apakah warga memiliki dokumen-dokumen yang sah. Apabila mereka tak mempunyai legalitas yang sah, tentunya bangunan tersebut akan ditertibkan,” ujar Camat Bogor Utara, Marse H. Saputra kepada wartawan, Sabtu (31/10/2020).

Menurut Marse, sedikitnya terdapat 23 bangunan seperti, toko dan rumah yang berdiri di atas aliran sungai tersebut. Sehingga, tak heran apabila banyak sampah yang menyumbat saluran air dan menyebabkan terjadinya banjir lintasan saat hujan tiba.

“Ada sekitar 10 kubik sampah yang berhasil kami angkut. Macam-macam ada ranting, sampah rumahtangga dan lain-lain. Sehingga menyumbat juga pintu air,” ucap Marse.

Lebih lanjut, kata Marse, Kampung Bojong Enyod RW 16, Kelurahan Tegal Gundil dan RW 05 Kelurahan Tanah Baru merupakan salah satu daerah yang terdampak paling parah akibat dari banjir lintasan tersebut.

“Kami akan melakukan normalisasi sungai dan pembukaan pintu-pintu air di kawasan tersebut,” tandasnya.

Fredy Kristianto

MUI Pertanyakan Kerap Terjadi Serangan ke Pemuka Agama Islam

0

Jakarta | Jurnal Inspirasi

Majelis Ulama Indonesia (MUI) mempertanyakan penyerangan terhadap ustadz asal Aceh, Muhammad Zaid Maulana (37). Selain penyerangan terhadap ulama dinilainya saat ini cukup masif, putusan hukum yang tidak jelas pun masih memiliki ketidakjelasan.

“Saya benar-benar bingung mengapa kok mereka menyerang pemuka agama Islam,” ujar Sekretaris Jenderal MUI Anwar Abbas dikutip dari RMOL, Jumat (30/10).

Dia melanjutkan, dalam setiap penyerangan terhadap pemuka agama, alasan kejiwaan saat ini juga seakan menjadi andalan. Meskipun, pelaku dalam kasus di Aceh ini, ia nilai masih membutuhkan proses.

Dirinya tak menampik adanya kemungkinan tersangka mengalami gangguan kejiwaan. Namun, jika hal itu memang fakta, kata dia, tersangka adalah penyerang yang sempurna.

“Cuma akan  muncul pertanyaan kok bisa begitu ya? Ini yang belum bisa saya jawab dan jelaskan,” ungkap dia.

Sebelumnya, Seorang ustadz bernama Muhammad Zaid Maulana (37 tahun) diserang oleh seorang pria saat sedang berceramah di Masjid Al Husna, Desa Kandang Mbelang Mandiri, Kecamatan Lawe Bulan, Kabupaten Aceh Tenggara pada Kamis (29/10) malam. Meski selamat dari serangan itu, ustadz tersebut masih menjalani perawatan medis di sebuah rumah sakit di Kutacane, Kabupaten Aceh Tenggara.

Pelaku diduga penyerang ustadz tersebut berinisial MA (37) warga Desa Kandang Mbelang Mandiri, Kecamatan Lawe Bulan, Kabupaten Aceh Tenggara. Kapolres Aceh Tenggara Wanito Eko Sulistyo mengatakan, korban diduga diserang oleh pelaku saat sedang memberi ceramah pada Peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW di masjid.

Berdasarkan pemaparan, tiba-tiba pelaku berinisial MA masuk ke dalam masjid melalui jendela dan berusaha melakukan penganiayaan terhadap korban yang sedang berceramah di depan para jamaah. Namun, saat diserang oleh pelaku, korban sempat menghindar tetapi mengalami luka di bagian tangan sebelah kiri karena diduga terkena senjata tajam yang digunakan oleh pelaku.

** ass

Petani di Cigudeg Senang, Irigasi Akhirnya Diperbaiki

0

Cigudeg l Jurnal Inspirasi

Para petani di Desa Cigudeg dan Wargajaya, Kecamatan Cigudeg akhirnya mulai bisa tersenyum. Pasalnya, beberapa tahun lalu bangunan irigasi  yang berlokasi di Kampung Lebak Pasar di wilayah RW 02 Desa Cigudeg yang sempat mengalami kerusakan, kini telah diperbaiki Dinas PUPR melaui UPT Insfrastruktur dan Irigasi Wilayah V.

Kepala Desa Cigudeg Andi Supriyadi mengatakan, pasokan air yang bersumber dari saluran irigasi setu Cigudeg beberapa waktu lalu jebol membuat areal pesawahan di dua desa kekurangan air.

“Sumber air dari saluran setu Cigudeg pemanfaatannya juga bukan hanya untuk mengairi pesawahan saja, melainkan  biasa digunakan untuk kebutuhan sehari terutama bagi warga Kampung Lebak Pasar,” kata Andi kepada Jurnal Bogor, Jumat (30/10).

Menurutnya, akibat jebolnya bangunan irigasi tersebut saluran air untuk mengaliri sawah petani tersumbat. ” Irigasi yang jebol itu, kini sedang dalam penanganan oleh UPT Insfrastruktur Irigasi dipastikan selesai pengerjaan saluran air  mulai kembali lancar,” ujar Andi.

Andi yang akrab disapa Bram itu mengungkapkan perbaikan irigasi tersebut salah satu bentuk respon pihak UPT Irigasi terhadap petani. ” Sebelumnya  tidak sedikit warga yang datang kedesa meminta irigasi yang jebol itu untuk segera diperbaiki. Mengingat keadaannya urgen, pada dasarnya ajuan desa pun di respon  UPT Irigasi  akhirnya dilakukan pengerjaan,” ungkapnya.

Sementara, pengawas irigasi wilayah Cigudeg dan Parungpanjang dari UPT Insfrastruktur Irigasi wilayah V Asep Pudin, menerangkan  bangunan irigasi setu Cigudeg dari 2018 hingga awal tahun 2020 secara berturut turut mengalami kerusakan. ” Beberapa kejadian, seluruhnya  36 meter pada bangunan irigasi itu jebol,” jelasnya

Menurutnya, guna mempercepat pengerjaan irigasi tersebut, pihak Pemerintah Desa Cigudeg pun berinisiatif untuk berswadaya dengan melibatkan UPT Jalan dan Jembatan Cigudeg yaitu pengadaan alat berat untuk mengeruk material tanah yang menutup saluran irigasi akibat diterjang longsor waktu itu. “Sepanjang 100  meter saluran irigasi itu dikeruk,” paparnya.

“Pemanfaatan saluran air dari Irigasi ini sangat penting, pertama untuk mengairi ke pesawahan blok Cicopong dan Lebak Pasar seluas 10 hektar. Ditambah untuk mengairi di Blok Pasirangin di wilayah Desa Wargajaya sekitar 25 hektar,” kata dia.

Meski begitu, warga desa masih bercocok tanam padi walaupun hanya mengandalkan air tadah hujan serta memanfaatkan pembuangan air dari pegunungan Cigudag dan Cianger.

**Arip Ekon

PSM dan Pendamping Lansia Berikan Bantuan Perlengkapan Tidur

0

Nanggung l Jurnal Inspirasi

Pekerja Sosial Masyarakat (PSM) dan pendamping lansia Kecamatan Nanggung memberikan bantuan bagi warga lansia. Bantuan yang diberikan antara lain tempat tidur seperti kasur, bantal, guling, lemari dan perlengkapan rumah lainnya.

Pendamping Lansia Kecamatan Nanggung Uum Kosasih menuturkan, upaya ini dilakukan dalam rangka mendukung dan memuliakan para lansia. Hal ini sejalan dengan  dukungan Pemerintah Kabupaten Bogor bahwa bantuan tersebut didapat dari Bupati Bogor melalui Dinas Sosial (Dinsos).

“Kegiatan bakti social ini agar para lansia betul-betul ada perhatian khusus,” ujar Uum kepada Jurnal Bogor, Jumat (30/10)

Menurutnya, kolaborasi dengan pemerintah dan  bersama elemen lainnya bahwa pihaknya berkomitmen dalam menjalankan tugas kemanusiaan di masyarakat. “Dengan didorong keberpihakan terhadap para lansia kegiatan bisa terus berjalan,” imbuhnya.

Pemberian bantuan terhadap para lansia dilakukan di dua wilayah yaitu Desa Batutulis dan Kalongliud. “Mudah-mudahan  kedepan penyaluran bantuan bagi lansia tersebut bisa dilaksanakan secara merata. Secara berkala kegiatan terus berjalan, sehingga kebutuhan lansia terutama penerima manfaat berekonomi lemah bisa ter- cover,” tukasnya.

Dia berharap perhatian pihaknya itu agar ada kebahagiaan bagi warga lanjut usia. “Kalau alat bantu seperti tongkat kursi kami ajukan sesuai kebutuhannya. Karena memang fasilitas    bantuan tersebut masih terbatas, tetapi hal ini kami upayakan agar kebutuhan untuk lansia bisa terakomodir,” tandasnya.

Menurutnya para lansia ini tidak hanya memperpanjang usia harapan hidup, namun bagaimana para lansia bisa terberdayakan dan mempermudah dalam aktivitas sehari-hari. “Mewujudkan kesejahteraan lansia itu bukan hanya tugas pemerintah saja, melainkan harus bersama- sama dengan stakeholder di setiap wilayah,” ungkapnya.

Salah satu penerima bantuan sosial warga asal Kampung Cipetir RT 03 RW06 Desa Batutulis, Madi mengaku tidak menyangka dirinya bakal mendapat bantuan.” Rasa syukur, terimakasih pada PSM dan pendamping lansia bantuan yang disalurkan dari Bupati Bogor akan dimanfaatkan sebaik mungkin,” tutupnya.

 ** Arip Ekon

‘Harga Teman’ Giant Indonesia Bantu Warga Hadapi Pandemi

0

Tangerang | Jurnal Bogor  

Dalam pernyataan terbarunya di awal Oktober, Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PC-PEN) menjelaskan bahwa melemahnya daya beli masyakat ditunjukkan oleh penurunan tingkat konsumsi. Situasi lemahnya daya beli masyarakat yang sejalan dengan laju inflasi ini diidentifikasi sebagai salah satu dampak pandemi COVID-19 di Indonesia.

Dengan kedekatannya yang erat di hati warga Indonesia, Giant memahami situasi yang terjadi di masyarakat dan untuk itu menghadirkan kembali program “Harga Teman” yang berfokus kepada bahan pokok yang diganjar dengan harga murah namun tetap berkualitas, serta ratusan produk berkualitas buah, sayur segar, dan berbagai produk kebutuhan lain dengan harga yang kompetitif dan terjangkau.

Head of Marketing Giant Indonesia Tulus Prasetio mengatakan, Program “Harga Teman” pada periode kali ini tidak hanya sekadar menghadirkan bahan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.  Lebih jauh lagi, Tulus menjelaskan komitmen Giant Indonesia dalam menghadirkan program Harga Teman yang terjangkau setiap hari pada bahan pokok serta berbagai produk segar hingga 6 Januari 2021. Dengan demikian, selama masa program ini pelanggan tetap dapat memperoleh harga terbaik. Semua ini Giant hadirkan untuk mendukung kebutuhan masyarakat di masa sekarang.

“Giant Indonesia juga memberikan pengalaman berbelanja serba praktis dengan menghadirkan rangkaian produk sembako yang dalam paket dua ukuran. Paket pertama dengan harga Rp50,000 terdiri dari 220 ml Kecap Manis kemasan pouch, 1 liter minyak goreng, 4 bungkus mie goreng instan, 1 kaleng sardines, dan 1kg gula pasir lokal premium. Sementara itu paket kedua seharga Rp100.000 berisikan 5 kg beras super, 1 kg gula pasir lokal premium, 1 liter minyak goreng sawit, 275ml kecap manis dalam kemasan pet, serta 5 bungkus mie instan”, ungkap Tulus.

Dengan akhir tahun yang tak lama lagi akan hadir, Program Harga Teman membawa ratusan produk baru untuk menemani pelanggan dalam menyambut Tahun Baru. Untuk produk ikonik pada program “Harga Teman”, Giant Indonesia menghadirkan Paket Daging Ekonomis dengan harga spesial, produk segar buah Mangga Harum Manis juga hadir dalam harga yang lebih murah. Serta ratusan item kebutuhan rumah tangga dengan diskon mulai dari 20 persen sampai 30 persen.

Program Harga Teman juga menghadirkan kebutuhan yang mendukung Era Adaptasi kebiasaan baru saat ini, dengan menghadirkan Program Tebus Masker Kain Ekslusif di Giant yang hadir dengan karakter lucu Emoji, yang akan berlangsung selama 8 minggu mulai dari pertengahan November 2020. Giant juga memberikan pengalaman berbelanja yang lebih menyenangkan dan hemat dengan menghadirkan potongan belanja hemat, senilai Rp 10.000 dengan syarat dan ketentuan yang mudah.

Di samping menghadirkan produk berkualitas dengan harga yang terjangkau serta rangkaian promo menarik, di masa pandemi seperti saat ini, Giant Indonesia sebagai bagian dari PT Hero Supermarket Tbk (HERO Group) tetap mengedepankan keamanan dan kenyamanan pelanggan dengan penerapan protokol kesehatan COVID-19.

Diky Risbianto, Head of Corporate and Consumer Affairs PT Hero Supermarket Tbk  menyatakan bahwa “Giant Indonesia menempatkan komitmen serius dalam upaya mendukung masyarakat untuk mencegah penyebaran COVID. Salah satunya dengan menyediakan masker wajah (face mask) edisi khusus berdesain menarik. Dengan ilustrasi emoji dalam ekspresi tersenyum, kami berharap masyarakat tetap dapat memperoleh pengalaman yang positif dan menyenangkan dalam upaya mencegah penyebaran COVID-19,” tukasnya.

Handy Mehonk | ***

HADITS HARI INI

0

30 Oktober 2020
13 Rabi’ul Awwal 1442 H

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

حَدَّثَنِي مُحَمَّدُ بْنُ حَاتِمٍ حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ سَعِيدٍ عَنْ يَزِيدَ بْنِ كَيْسَانَ حَدَّثَنِي أَبُو حَازِمٍ قَالَ رَأَيْتُ أَبَا هُرَيْرَةَ يُشِيرُ بِإِصْبَعِهِ مِرَارًا يَقُولُ وَالَّذِي نَفْسُ أَبِي هُرَيْرَةَ بِيَدِهِ مَا شَبِعَ نَبِيُّ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَأَهْلُهُ ثَلَاثَةَ أَيَّامٍ تِبَاعًا مِنْ خُبْزِ حِنْطَةٍ حَتَّى فَارَقَ الدُّنْيَا

Telah menceritakan kepadaku Muhammad bin Hatim, telah menceritakan kepada kami Yahya bin Sa’id dari Yazid bin Kaisan, telah menceritakan kepadaku Abu Hazim berkata: Aku melihat Abu Hurairah menunjuk dengan jarinya berkali-kali, ia berkata:

Demi Dzat yang jiwa Abu Hurairah berada ditangan-Nya, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam dan keluarga Beliau tidak pernah kenyang selama tiga hari berturut-turut dengan roti gandum hingga Beliau meninggal dunia.

HR Muslim No. 5287

وَعَلَيْكُمْ السَّلاَمُ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

Warga Sambut Baik Pekerjaan Drainase Dinas PUPR

0

Gunung Putri | Jurnal Inspirasi

Proyek pekerjaan drainase yang dilakukan Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (DPUPR) Kabupaten Bogor disambut baik warga. Seperti perbaikan drainase dan turap di wilayah RW 33 dan 32 Desa Bojongkulur, Kecamatan, Gunung Putri.

Pembuatan drainase di Bojongkulur, Gunung Putri

“Atas nama warga RW 33 Desa Bojongkulur kami mengucapkan banyak terima kasih dan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada Ibu Bupati dan Dinas PUPR yang sedang melaksanakan perbaikan drainase di wilayah RW 33 dan 32, serta rencana perbaikan beberapa titik turap yang ambruk di wilayah RW 33,” ujar Muhammad Syamsu Hadi, Ketua RW 33.

Dia mengatakan, proyek tersebut bermanfaat bagi masyarakat atau warga sekitar karena pekerjaan infrastruktur di beberapa titik di wilayah Desa Bojongkulur tersebut merupakan salah satu upaya meminimalisasi banjir di Bojongkulur.

“Mudah-mudahan kedepan akan banyak lagi pekerjaan-pekerjaan infrastruktur yang bermanfaat bagi masyarakat Desa Bojongkulur yang dapat disetujui anggarannya dan dapat terlaksana dengan baik oleh tim Dinas PUPR terutama program Desa Bojongkulur bebas banjir,” jelas Syamsul Hadi.

semoga dapat bermanfaat bagi masyarakat/warga RW 33 dan sekitarnya, serta juga proyek2 infrastruktur lainnya yg sedang di jalankan saat ini oleh team Dinas PUPR di beberapa titik di wilayah Desa Bojongkulur.

Sementara Komunitas Peduli Sungai Cileungsi Cikeas (KP2C) Puarman, juga menyambut baik pekerjaan dari Dinas PUPR Kabupaten Bogor. “Pekerjaan drainase oleh DPUPR sangat bermanfaat untuk mengatasi genangan yang diakibatkan oleh hujan local. Jika selama ini air tergenang, kini mengalir dengan lancar menuju ke sungai,” kata dia.

“Kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Bupati Bogor, Ibu Ade Yasin dan Dinas PUPR Kabupaten Bogor yang memberikan perhatian khusus pada program- program pencegahan banjir di Bojongkulur,” tandasnya.

Pembuatan drainase atau saluran air di Desa Nanggerang, Tajurhalang

Sebelumnya, Dinas PUPR Kabupaten Bogor telah merespon keluhan masyarakat dengan membangun saluran drainase lingkungan di Desa Nanggerang, Kecamatan Tajurhalang, Kabupaten Bogor sepanjang 265 meter. Saluran ini awalnya masih tanah dan telah mengalami longsong hingga saluran air tidak berfungsi dengan baik. Dengan dibangunnya memakai pengerasan, saluran air menjadi aman dan meminimalisasi bahaya longsor karena air telah menggerus permukaan tanah dan menyebar ke tanah warga.

** Asep Saepudin Sayyev